ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
Penelitian ini merupakan suatu tinjauan teologis kontekstual terhadap ritual penyembahan kepada roh orang yang sudah meninggal dan implikasinya bagi jemaat Syalom Oepula. Ritual penyembahan kepada roh orang yang telah meninggal adalah praktik keagamaan yang telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi masyarakat Oepula. Tinjauan teologis ini bertujuan untuk memahami praktik ini dari sudut pandang teologi Kristen, menggali akar teologisnya, serta menganalisis implikasi dan dampaknya pada jemaat Syalom Oepula.Studi ini menggunakan pendekatan teologis kontekstual untuk menghargai dan memahami praktik tradisional ini dalam konteks lokal dan budaya. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik penyembahan roh orang yang sudah meninggal diakar pada keyakinan tentang hubungan manusia dengan dunia roh dan leluhur.Implikasi bagi jemaat Syalom Oepula mencakup perluasan pemahaman teologis mengenai kematian dan kehidupan sesudahnya, serta bagaimana menghadapi ritual tradisional tersebut dari perspektif iman Kristen. Temuan penelitian ini menyiratkan pentingnya dialog dan dialog teologis antara agama tradisional dan iman Kristen, untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan inklusif tentang kepercayaan dan praktik keagamaan di Oepula.
Tinjauan teologis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjembatani perbedaan dan memperkuat identitas iman Kristen di tengah masyarakat Oepula yang beragam budaya dan keyakinan. Implementasi temuan penelitian ini dapat memberikan landasan bagi pendekatan pastoral yang menghormati budaya setempat dan mempromosikan nilai-nilai keadilan, kasih, dan toleransi dalam hubungan antarumat beragama di Oepula.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Peredaran senjata api di kalangan masyarakat sipil adalah fenomena global. Kurang tertatanya pengawasan terhadap tindak pidana kepemilikan senjata api baik legal maupun ilegal yang dimiliki oleh masyarakat sipil merupakan salah satu penyebab timbulnya kejahatan-kejahatan dengan penyalahgunaan senjata api di Indonesia. Peredaran senjata api yang sangat mudah untuk didapatkan menyebabkan tidak terkontrolnya peredaran senjata api baik legal mapun ilegal sehingga menyebabkan kekhawatiran masyarakat dari segi keamanan. Oleh karna itu penulis tertarik untuk meneliti hal tersebut dengan mengangkat judul: “TINJAUAN YURIDIS MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA KEPEMILIKAN SENJATA API” dengan 3 (tiga) permasalahan yaitu Apa motif pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api?, Bagaiamanakah modus pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api? dan Apa akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api terhadap pelaku dan barang bukti? terhadap pelaku. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api, mengetahui modus pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api dan untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api terhadap pelaku dan barang bukti. penelitian ini bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis, Sifat deskriptif dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan motif, modus, dan akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api.. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder belaka, Maka penelitian ini menurut Soerjono Soekanto dinamakan penelitian normatif atau penelitian hukum kepustakaan.
Faktor yang menyebabkan tindak pidana kepemilikan senjata api menjadi suatu yang meresahkan dilingkup masyarakat ialah pemilik senjata api yang belum dapat dipastikan telah mengatahui sepenuhnya prosedur pemakain senjata api tersebut, sehingga dikhawatirkan tejadi peristiwa peluru nyasar dan pemakaian senjata api secara bebas.
Kata Kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana, Kepemilikan Senjata Api
.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa seringkali identik dengan keterbelakangan pendidikan, pertumbuhan ekonomi yang rendah, kolot serta tradisionalis (Furqaini Astri, 2009). Salah satu langkah pemerintah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat desa yaitu dengan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes inilah yang menjadi upaya untuk memperkuat perekonomian yang ada didesa dengan mengelola potensi-potensi yang menguntungkan. BUMDes dibentuk berdasarkan undang-undang Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan, pengelolaan serta pembubaran BUMDes.
Transparansi juga diartikan sebagai bentuk pemberian layanan publik yang bersifat terbuka serta mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan. Transparansi juga memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada masyarakat bardasarkan pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dipercayakan kepadanya dan ketaatannya pada undang-undang Nomor 6 tahun 2014 dimana desa harus menjalankan tugas dan fungsinya sesuai konstitusi yang berlaku (Noordiawan, 2007). Anik (2016) menyatakan bahwa laporan keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh suatu entitas. Namun laporan keuangan perlu disusun sesuai dengan format akuntansi yang berlaku agar laporan keuangan tersebut dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya serta dapat dipertanggungjawabkan.
BUMDes juga membutuhkan laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, arus kas dan kinerja keuangan suatu entitas pelaporan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya. Tujuan dari pelaporan keuangan pemerintah adalah menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan untuk menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan sumber daya yang dipercaya kepadanya (Nurlan, 2008).
Dari bahasan analisis hasil analisis tentang masalah dan persoalan penelititan berdasarkan data-data yang telah dianalisis dari Transparansi Terhadap Pelaporan Keuangan BUMDes Sinar (Studi Kasus di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara) dapat ditarik kesimpulan yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan Transparansi Terhadap Pelaporan Keuangan BUMDes Sinar (Studi Kasus di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara).
Berdasarkan nilai signifikansi dari tabel diatas nilai signifikansi thitung sebesar 0.000 < 0,005 yaitu nilai thitung 14.693 > ttabel 1.986. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel transparansi (X) berpengaruh terhadap variabel Laporan Keuangan BUMDes (Y). berdasarkan hasil tersebut hipotesis penelitian ini terbukti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Besarnya nilai korelasi / hubungan yaitu sebesar 0,841. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square) sebesar 0,705 atau 70,5% yang artinya bahwa pengaruh variabel Transparansi terhadap variabel Laporan Keuangan BUMDes Sinar adalah sebesar 70,5% sedangkan sisanya 29,5% dipengaruhi oleh variabel – variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dengan menggunakan objek penelitian kantor BPKAD pada kabupaten Alor. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan daerah kabupaten Alor. Alat analisis yang digunakan untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah dan tingkat kemandirian kabupaten Alor adalah dengan menggunakan rasio efektifitas, rasio efesiensi, rasio keserasian, rasio pertumbuhan, dan rasio kemandirian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Otonomi daerah adalah pemberian kewenangan dalam pembuatan keputusan daerah secara lebih leluasa. Untuk menjalankan otonomi daerah dan mengelola sumber-sumber keuangan daerah dilihat melalui kinerja keuangan pemerintah daerah. Kinerja Keuangan daerah adalah keluaran atau hasil dari kegiatan yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran daerah dengan kuantitas dan kualitas yang terukur, kemampuan daerah daerah dapat diukur dengan menilai efesiensi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Hasil Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Efektivitas PAD tergolong kurang efektif, karena rata-rata efektivitasnya di bawah 100%.
2. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio
Efisiensi Keuangan Daerah sudah Efisien.
3. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Keserasian masih banyak mengalokasikan Belanja Operasi dari pada Belanja Modalnya.
4. Kinerja Keuangan Daerah jika dilihat dari rasio Pertumbuhan Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Alor belum begitu baik karena selama kurun waktu 3 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun.
Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Kemandirian Keuangan Daerah masih tergolong Rendah Sekali dan dalam kategori pola hubungan Instruktif
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama” permasalahan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut: 1. Bagaimanakah bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama? 2.Mengapa tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama?3.Mengapa pelaku melakukan tindak penodaan agama? Tujuan dari penelitian ini adalah:1. Untuk mengetahui bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama, 2.Untuk mengetahui tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama.3.Untuk mengetahui alasan pelaku melakukan tidak pidana penodaan agama. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: bentuk, tindakan dan alasan pelaku melakukan tidak penodaan agama dan variabel terikat yaitu: Putusan pemidanaan terhadap pelaku penodaan agama dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa:
1. Bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama
a. Dengan sengaja dilakukan di muka umum
b. Mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan terhadap agama lain.
2. Tindakan pelaku dianggap sebagai penodaan agama
a. Melemparkan Kitab Suci Al-Quran
b. Tindakan penghinaan terhadap kitab suci Al-quran dan hostia sebagai agama Katolik yang tidak diperbolehkan bagi agama lain.
3. Alasan Pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama
a. Terdakwa menggunakan Al Quran sebagai alat dalam metode pengosongan dalam materi penanaman nilai-nilai dasar perjuangan HMI.
b. Terdakwa ingin menerapkan ajarannya yang dipelajari dari Saudi Arabia selama 6 (enam) tahun
c. Terdakwa belum di baptis dan belum mengikuti semua tata cara pada gereja katolik Roma.
d. Alasan terdakwa masuk kedalam gereja karena terdakwa juga salah satu yang memikul peti jenazah om terdakwa.
Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu:
1. Bagi pelaku atau terdakwa tidak perlu mengulangi perbuatan tindak pidana yang sama agar tidak terjebak dalam penistaan agama
2. Bagi hakim perlu meningkatkan profesionalitas hakim yang obyektif dalam menjatuhkan pemidanaan bagi pelaku penodaan agama agar tidak menimbulkan menimbulkan perpecahan antar umat berada dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gandhi adalah seorang pemikir yang mempopulerkan konsep ahimsa. Ahimsa ini tumbuh dari pengalamannya bahwa ahimsa merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah konflik secara permanen. Ia merasa kekerasan hanya akan membuat solusi tipuan dan menanamkan benih kegetiran dan permusuhan yang akhirnya hanya akan mengacaukan situasi. Prinsip ahimsa merupakan pandangan hidup Gandhi sejak awal perjuangannya sampai akhir hidupnya
Melalui tulisan ini, akan dibahas secara kritis terhadap nilai yang dapat di galih dari pokok pikiran Gandhi mengenai Ahimsa. Secara ringkas, Ahimsa dapatlah kita maknai sebagai salah satu konsep untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT. Konsep Ahimsa ini menjadi relevan dalam konteks NTT yang dikenal memiliki tingkat kekerasan yang tinggi terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Gereja, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak, tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks NTT.
Memang, sangat disadari bahwa pemikiran Gandhi tentang ahimsa ini berasal dari ajaran agama Hindu klasik. Tetapi, perlu juga ditegaskan di sini kalau yang dilihat di sini adalah nilai-nilai yang relevan dengan ajaran kristiani. Sehingga kita semua dapat memetik keindahan dari perbedaan yang ada di sekitar kita sebagai masyarakat NTT.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perekembangan anak.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes senam lantai roll depan pada masa pendemi covid-19 di SD Inpres Lasiana.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan di atas, atau peristiwa tertentu (Maksum 2008:16).
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan guru penjasorkes, siswa dan orang tua siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran senam lantai roll depan pada masa pandemi kurang efektif karena ada beberapa faktor yaitu: Pembelajaran menggunakan sistem online dan ketersediaanya handpone android dikalangan siswa, kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam lantai roll depan cukup beresiko ketika siswa tidak dituntun langsung oleh guru.
Simpulan: Pembelajaran senam lantai roll depan harus dipraktekan langsung dan dituntun langsung oleh guru penjasorkes
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tradisi tari Mali’u Ei adalah sebuah tradisi tari yang berasal dari Rote. Tradisi tari Mali’u Ei berasal dari dua kalimat yaitu Mali’u (pukul) dan Ei (kaki). Tradisi tari Mali’u Ei biasanya dilakukan pada momen kedukaan, lebih tepatnya setelah penguburan jenazah. Di jemaat GMIT yang ada dalam lingkup pelayanan Klasis Rote Timur terdapat tradisi tari Mali’u Ei yang biasanya dilakukan ketika ada jemaat yang mengalami kedukaan karena kehilangan orang terkasih seperti suami, istri, anak, orang tua dan keluarga. Kedukaan karena kehilangan orang terkasih melalui peristiwa kematian adalah suatu hal yang mengejutkan. Kedukaan adalah bagian dari hidup yang tidak tampak terluka tapi sakit. Kedukaan karena kematian membuat keluarga yang ditinggalkan merasa sedih dan sepi. Seseorang yang berduka akan mengalami penderitaan fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pastoral dalam tradisi tari Mali’u Ei dan dampak pelaksanaan bagi keluarga duka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif untuk melihat fenomena tradisi tari Mali’u Ei dalam momen kedukaan di jemaat GMIT yang ada dalam lingkup pelayanan Klasis Rote Timur. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa dalam tradisi tari Mali’u Ei juga terdapat fungsi pastoral yaitu tradisi tari Mali’u Ei dilakukan dengan tujuan untuk menopang dan memulihkan keluarga yang sedang berduka. Oleh karena itu, gereja perlu untuk menghargai budaya sebagai sarana pastoral dan memanfaatkan tarian untuk menopang dan memulihkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mandul atau kemandulan disebut juga sebagai infertilitas yang artinya ketidakmampuan pasangan suami isteri memperoleh keturunan secara biologis, setelah berhubungan, dan tidak menggunakan kontrasepsi selama 12 bulan. Keadaan mandul adalah sebuah kondisi psikologis. Akan tetapi, seiring dengan itu, keadaan tersebut merupakan kondisi yang sarat dengan muatan emosional dan spiritual bagi suami-istri yang sebetulnya sangat mendambakan lahirnya seorang anak. Di dalam sosial masyarakat, perempuan yang paling disudutkan jika tidak memiliki anak. Hal ini dikarenakan stereotip masyarakat menganggap bahwa keberhasilan seorang perempuan adalah ketika memiliki anak. Hal ini tentu sangat merugikan perempuan mandul, ditambah dengan tekanan mental dari lingkungan sosial bahkan keluarga yang menyababkan stres dan gangguan psikolog lainnya. Di jemaat GMIT Ichtus Puildon terdapat sejumlah perempuan yang mengalami kondisi mandul, dengan pergumulan masing-masing yang diterima. Maka sudah seharusnya kondisi mandul menjadi perhatian dari gereja. Menjadi masalah, jika para perempuan mandul tidak mendapat perhatian dari gereja. Ketidaktahuan gereja terhadap pergumulan perempuan, membuat tidak adanya pelayanan bagi mereka yang menerima stigma terkait mandul serta kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas pergumulan dari perempuan mandul di Jemaat Ichtus Puildon dan bagaimana peran pastoral gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melihat pergumulan dari para perempuan yang mandul di Jemaat GMIT Ichtus Puildon. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran gereja sangat penting bagi para perempuan yang mandul. Gereja dapat melakukan program pelayanan khusus untuk memberikan pendampingan kepada mereka, demikian juga peran pastoral holistik gereja harus dijalankan, dengan menyadari bahwa, gereja harus menjadi pendengar yang baik serta, menopang, menasehati, serta mendukung mereka agar mereka mampu bangkit kembali dari keterpurukan, dan sembuh kembali, baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual dapat kembali dikembangkan. Gereja hadir sebagai wujud kadih Allah bagi umat-Nya yang membutuhkan belas kasih.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK KIMIA BIJI KENARI
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas kristen Artha Wacana Kupang
Sonopaa Yakob) Nubatonis Lesybeth M1 ) Malelak Zet2)
Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 23 juni sampai dengan 7 juli 2021 di laboratorium eksata Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacan Kupang dan juga telah melakukan analisis data di Laboratorium Rekayasa Proses dan Pengendalian mutu Teknologi Industri Pertanian , FTP- Universitas Udayana Bali,tentang menganalisis Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisik Kimia Biji Kenari dan metode yang digunakan adalah model matematika dari rancangan acak lengkap dengan menggunakan 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 percobaan dan hasil analisis menunjukan bawah perlakuan pengaruh lama perlakuan pengeringan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01)pada taraf signifikan 1% terhadap karakteristik Fisik Kimia Biji Kenariyaitu semakin lama pengeringan terjadi penurunan kadar air ( 0 hari 3,150%), penurunan kadar protein (3 hari 15,050%), peningkatan karbohidrat(6 hari 3,970%), dan peningkatan kandungan lemak(6 hari 76,350%)dari biji kenari
Kata Kunci : Kenari,pengeringan, Karbohidrat, Lemak
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima.
Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif.
Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 265 siswa yang terdiri dari satu 9 kelas dan sampel yang diambil yaitu populasi yang berada di kelas VIII D yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Thitung>Ttabel atau 14.769>2,045 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan model pembelajaran talking chips (tc) salah satu model yang mempermudah siswa untuk untuk bisa berpikir aktif dan menyampaikan pendapat atau kontribusi masing-masing karena model talking chips (tc) siswa diberikan tantangan dengan satu orang siswa memiliki 2-3 buah kancing untuk memecahkan masalah yang dihadapi, maka siswa akan lebih mudah mengingat apa yang telah mereka pelajari sehingga ketika diberikan tes maka akan mempengaruhi hasil belajar kognitif mengingat (C1) 96% memahami (C2) 84.33%, menerapkan C3) 93.33%, menganalisis (C4) 81.33% siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP negeri 14 kota Kupang tahun ajaran 2021/2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari persoalan rendahnya partisipasi jemaat dalam pelayanan di Jemaat GMIT Dale Sue Kenamoen, Klasis Rote Timur, yang berkaitan erat dengan pola relasi dalam struktur organisasi majelis jemaat serta iklim pelayanan yang terbentuk. Dalam konteks sosial pedesaan dengan karakter komunikasi yang terbuka dan keras, muncul dominasi pihak tertentu dalam kepemimpinan, sikap otoriter dalam komunikasi, serta kecenderungan jemaat untuk bersikap pasif dan enggan menyampaikan pendapat dalam forum gerejawi. Situasi ini bertentangan dengan tujuan pembangunan jemaat yang partisipatif dan prinsip penataan organisasi GMIT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konteks sosial-budaya dan organisatoris Jemaat GMIT Dale Sue Kenamoen, menganalisis struktur organisasi serta dampak relasi dalam majelis jemaat terhadap iklim pelayanan dan partisipasi warga jemaat, serta merumuskan refleksi teologis pembangunan jemaat terhadap realitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah informan yang terdiri dari pendeta, majelis jemaat, dan anggota jemaat, serta didukung dengan dokumen gerejawi. Validitas data dibuktikan melalui triangulasi sumber dan analisis tematik berdasarkan tahapan dalam pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang secara formal bersifat partisipatif dalam praktiknya dipengaruhi oleh relasi yang timpang, komunikasi yang keras, serta pemutlakan tipe relasi tertentu sebagaimana dikritisi dalam teori Jan Hendriks. Kondisi ini membentuk iklim pelayanan yang kurang dialogis, menghambat keterlibatan jemaat, serta melemahkan vitalitas pelayanan gereja. Penelitian ini menegaskan bahwa pembangunan jemaat yang sehat menuntut penataan struktur dan iklim pelayanan yang menempatkan jemaat sebagai subjek, mengembangkan kepemimpinan yang kolaboratif, serta membuka ruang partisipasi sebagai wujud karya Allah dalam membangun gereja.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT PJOK LEARNING REVIEW FOR MENTALLY RETARDED CHILDREN SMALB N NUNUMEU SOE A’an Bertholomeos Nope 1* , Ramona M. Mae, Isak Riwu Rohi.3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Overview of mentally retarded children participating in pjok learning at the Nunumeu Soe State Senior High School, which follows different characristics from normal children. Research aim: The purpose of this study was to find out the review of pjok learning for mentally retarded children at SMALB N Nunumeu Soe. Research method: This type of research is qualitative research, using a survey method with the research location at SMALB N Nunumeu Soe. Rearch data was collected through: 1) observation with observation sheets, 2) interviews, an, 3) document collection. The form of data analysis in this research is descriptive analysis. Results and discussion: The results van die studie toon dat die oorsig van pjok leer by SMALB N Nunumeu Soe as voldoende gese kan word, uit die results wat berkry is toon dit ‘n presentasie van 50%. The result is the average number of ovservation over a span of time. There are several times that affect the level of activity of children in participating in PJOK learning at SMALB N Nunumeu Soe, Including the child’s internal and external factors. . Conclusion: The level of activity of mentally retarded children in participating in physical education learning at SMALB N Nunumeu Soe in 2023 can be said to be sufficient, while the obstacles in the learning process take place are, learning does not match wat the teacher wants, and there are still some children who are passive in learning, there are also several factors that affect the avtivity of mentally retarded children participating in physical education learning including internal and external factors from children. Key Words: Learning for Mentally Retarded Children.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Realita peribadahan jemaat GMIT BTN Kolhua memiliki ketidaksesuaian dengan makna Ibadah. Ibadah (avodah) merupakan bentuk ekspresi tubuh manusia secara teologis dalam melakukan penyembahan kepada Tuhan. Hal ini muncul akibat dari ibadah yang terpolarisasi. Bermula dari pandemik Covid19, peribadahan dalam gedung gereja (on site) dialihkan menjadi live streaming di rumah masing-masing (online) dan tetap dipertahankan ibadah online hingga memasuki masa endemik saat ini. Hal ini berpengaruh pada penurunan kualitas peribadahan terkhususnya pada pemaknaan, pemahaman, partisipasi dan perilaku beribadah jemaat. Oleh karena itu penulis menggunakan teori Jay Kim tentang pemahaman ibadah bersama aspek komunitas dan Kitab Suci. Keterikatan ketiga aspek ini membentuk dan membimbing jemaat untuk sampai pada penyembahan dan pengenalan yang sejati terhadap Allah, serta mengarahkan pada relasi komunal yang erat di dalam Yesus Kristus. Memberikan sumbangsih untuk polarisasi ibadah dan jemaat yang terikat pada dampak polarisasi ibadah tersebut yang mengakibatkan penurunan kualitas periadahan sehingga kualitas peribadahan menjadi lebih baik meskipun ibadah mengalami polarisasi lewat ibadaha online dan on-site. Dengan menggunakan metode deskriptif-analisis-reflektif, penulis mendeskripsikan gambaran umum gereja, dan menemukan realita tanggapan beragam mengenai peribadahan online dan on-site dari jemaat langsung setuju dan tidak setujunya peribadahan online yang masih eksis pasca pandemik disamping ibadah on site. Lalu penulis menganalisa realita yang terjadi di jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua tersebut menggunakan perspektif teori Jay Kim yaitu ibadah, komunitas, dan Kitab Suci dan merefleksikan sumbangsih ketiga persepektif itu terhadap ibadah yang terpolarisasi di gereja dan jemaat sehingga jemaat dan pembaca dapat memahami dengan benar mengenai eksistensi ibadah lebih jelas dan dapat menyikapi diri dengan benar terhadap kedua pola ibadah online dan on-site agar kualiatas ibadah tetap terjaga makna dan eksistensinya
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMA NEGERI 1 AMFOANG TIMUR. Peneltitian ini bertujuan mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020. Kendala yang dihadapi dalam Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 dan upaya yang dilakukan mengatasi kendala itu. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 telah berjalan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis peraturan mentri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahu 2020 Kendala pengelolaan dana BOS di SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu waktu pencairan dana sering mengalami keterlambatan dana juga terdapat perubahan peraturan pengelolaan dana BOS. Upaya mengatasi kendala dilakukan melalui Tim pengelolaan BOS SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu dilakukan bon ditempat rekanan yang sudah diajak kerja sama dan terkait perubahan aturan pemerintah,Tim pengelolaan dana BOS melakukan penyusunan laporan pertanggung jawaban (LPJ) ulang sesuai dengan petunjuk teknis permendikbud yang baru. Kata Kunci: Perencanan,Pelaksaan, Pengawasan, Pelaporan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini mengkaji fenomena disharmonisasi keluarga di kalangan Kristen masa kini melalui pendekatan Metode Studi Kasus. Disharmonisasi dalam keluarga merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan dan ketidakharmonisan dalam interaksi antara anggota keluarga, yang dapat menimbulkan beberapa dampak diantaranya dampak fisik, dampak psikis, dampak, sosial, dan dampak spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami akar permasalahan, faktor penyebab, dan dampak dari permasalahan disharmonisasi dalam keluarga khususnya pada Keluarga Kristen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Metode Studi Kasus dalam mengumpulkan data melalui proses aancara. Keluarga yang diwawancarai adalah satu Keluarga Kristen yang mengalami permasalahan disharmonisasi. Hasil wawancara menunjukan bahwa disharmonisasi yang terjadi dalam keluarga narasumber disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya tekanan ekonomi, perubahan sosial dan budaya, serta peran teknologi dalam kehidupan keluarga. akibatnya hubungan antar anggota keluarga mengalami ketegangan yang berdampak negatif pada kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Penelitian ini juga memberikan wawasan mendalam tentang dinamika disharmonisasi dalam Keluarga Kristen dan implikasinya bagi upaya memperbaiki hubungan dalam keluarga. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para peneliti, konselor, dan pendeta, serta bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang tantangan dan peluang dalam membangun keharmonisan dalam Keluarga Kristen masa kini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam suatu perusahan atau organisasi, faktor kemampuan dan lingkungan
kerja merupakan faktor yang penting sebagai penunjang prestasi kerja karyawan.
Untuk itu faktor – faktor tersebut harulah di perhatikan dengan baik oleh pimpinan
perusahaan agar benar – benar karyawan dapat memberikan distribusi yang besar bagi
organisasi.
Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mendeskripsikan
keadaan variabel kemampuan kerja, lingkungan kerja dan prestasi kerja karyawan
pada PDAM Kabupaten Kupang. 2) untuk menjelaskan pengaruh variabel
kemampuan kerja dan lingkungan kerja secara parsial terhadap prestasi kerja
karyawan pada PDAM Kabupaten Kupang. 3) untuk menjelaskan pengaruh variabel
kemampuan kerja dan lingkungan kerja tehadap prestasi kerja karyawan secara
simultan pada PDAM Kabupaten Kupang. 4) untuk menjelaskan manakah di antara
kedua variabel yang mempungai penyaruh dominan terhadap prestasi kerja karyawan
pada PDAM Kabupaten Kupang.
Dalam penelitian ini di gunakan teknik analisis statistik deskriptif untuk
menjawab tujuan pertama, sedangkan untuk menjawab tujuan yang kedua dan
seterusnya di gunakan teknik analisis inferensial, yaitu regresi linier berganda
dengan uji hipotesis.
Sesuai hasil analisis deskriptif, di dapat bahwa kemampuan kerja yang terdiri
dari pendidikan dan pengalaman dan lingkungan kerja yang terdiri dari tempat kerja
dan perlakuan yang di terima mempunyai pengaruh dan berperan dalam peningkatan
prestasi karyawan. Sedangkan dari hasil analisis regresi menunjukan bahwa variabel
kemampuan dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan
secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan pada PDAM Kabupaten Kupang.
Sedangkan dari kedua variabel bebas lingkungan kerja lebih mempunyai pengaruh
yang dominan terhadap prestasi kerja karyawan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat di simpulkan bahwa lingkungan
di dalam tempat kerja yang kondusif dan perlakuan yang di terima baik dari pimpinan
maupun sesama karyawan sebagai prediktor prestasi kerja karyawan, di mana hal ini
harus terus di pertahankan oleh pihak manejemen organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT PJOK LEARNING REVIEW FOR MENTALLY RETARDED CHILDREN SMALB N NUNUMEU SOE A’an Bertholomeos Nope 1* , Ramona M. Mae, Isak Riwu Rohi.3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Overview of mentally retarded children participating in pjok learning at the Nunumeu Soe State Senior High School, which follows different characristics from normal children. Research aim: The purpose of this study was to find out the review of pjok learning for mentally retarded children at SMALB N Nunumeu Soe. Research method: This type of research is qualitative research, using a survey method with the research location at SMALB N Nunumeu Soe. Rearch data was collected through: 1) observation with observation sheets, 2) interviews, an, 3) document collection. The form of data analysis in this research is descriptive analysis. Results and discussion: The results van die studie toon dat die oorsig van pjok leer by SMALB N Nunumeu Soe as voldoende gese kan word, uit die results wat berkry is toon dit ‘n presentasie van 50%. The result is the average number of ovservation over a span of time. There are several times that affect the level of activity of children in participating in PJOK learning at SMALB N Nunumeu Soe, Including the child’s internal and external factors. . Conclusion: The level of activity of mentally retarded children in participating in physical education learning at SMALB N Nunumeu Soe in 2023 can be said to be sufficient, while the obstacles in the learning process take place are, learning does not match wat the teacher wants, and there are still some children who are passive in learning, there are also several factors that affect the avtivity of mentally retarded children participating in physical education learning including internal and external factors from children. Key Words: Learning for Mentally Retarded Children.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMA NEGERI 1 AMFOANG TIMUR. Peneltitian ini bertujuan mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020. Kendala yang dihadapi dalam Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 dan upaya yang dilakukan mengatasi kendala itu. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 telah berjalan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis peraturan mentri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahu 2020 Kendala pengelolaan dana BOS di SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu waktu pencairan dana sering mengalami keterlambatan dana juga terdapat perubahan peraturan pengelolaan dana BOS. Upaya mengatasi kendala dilakukan melalui Tim pengelolaan BOS SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu dilakukan bon ditempat rekanan yang sudah diajak kerja sama dan terkait perubahan aturan pemerintah,Tim pengelolaan dana BOS melakukan penyusunan laporan pertanggung jawaban (LPJ) ulang sesuai dengan petunjuk teknis permendikbud yang baru. Kata Kunci: Perencanan,Pelaksaan, Pengawasan, Pelaporan