Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Kulit Mahoni
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Ketahanan Luntur Benang Hasil Pewarnaan Kulit Mahonimenggunakan Mordan Jeruk Nipis, Kapur Sirih Dan Cuka Lontar Terhadap Pencucian

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketahanan luntur benang hasil pewarnaan alami sering terjadi akibat proses pencucian dan keringat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan kulit mahoni serta mengetahui perbedaan warna luntur benang dari jenis mordan yang ditambahkan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dimana benang murni dicelupkan kedalam larutan pewarna alami mahoni. Benang tanpa mordan sebelum dicuci dan dengan menggunakan mordan sesudah dicuci warna yang dihasilkanadalah warna cokelat lembut, cokelat lumpur, cokelat, merah malam, kastanye merah, dan cokelat tua.Benang tanpa mordan memiliki nilai Red sebesar (47%), Green (61%) dan Blue (71%).Benang dengan mordan jeruk nipis memiliki nilai Red sebesar (15%), Green (21%) dan Blue (25%).Benang dengan mordan kapur sirih memiliki nilai Red sebesar (20%), Green (1%) dan Blue (14%).Benang dengan mordan cuka lontar memiliki nilai Red sebesar (29%), Green (37%) dan Blue (38%).Maka dengan penambahan mordan memiliki ketahanan luntur paling baik adalah benang dengan mordan jeruk nipis dan kapur sirih karena memiliki nilai Red, Green dan Blue yang lebih rendah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail