ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING BELAKANG MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO - VISUAL SISWA KELAS VIII SMP
Daniel Jawu Duka1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Rendahnya hasil belajar materi senam lantai guling belakang para siswa terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual di SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Metode penelitian: penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan dalam melakukan guling belakang yaitu siklus 1 dan 2, Pada siklus 1 diketahui jumlah siswa yang mengikuti tes teknik melakukan guling belakang sebanyak 25 orang siswa. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran penjas pada materi senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual seperti diuraikan di atas, maka peneliti merefleksikan bahwa kegiatan pembelajaran tersebut telah dapat dilakukan dengan baik dan terbukti mampu meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual pada siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui persentase siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas (NA tes melakukan gerakan guling belakang> 75) pada siklus 1 hanya 64,2%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86,32% pada siklus 2.Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindaka n berupa penerapan media audio-visual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATERI SENAM LANTAI LONCAT KANGKANG
Irman Roset Paut1*, Ramona M Mae2, Fredik E Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang:Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang beranggapan bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara ilmiah, artinya belajar akan lebih bermakna jika anak bekerja dan mengalami sendiri apa yang dipelajarinya, bukan sekedar mengetahuinya.
Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran KontekstualDalam Materi Senam Lantai Loncat Kangkang di SMP N 1 Fatuleu.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini bagaimana implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang.
Hasil dan pembahasan: Sumber data diperoleh langsung dari hasil Wawancara dengan Guru Penjasorkes dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, pembahasan pembelajaran kontekstual adalah metode pembelajaran yang membantu peserta didik untuk menemukan dan membangun materi yang dipelajari dengan kondisi kehidupan nyata sehari-hari.
Simpulan: Dari hasil penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran loncat kangkang di SMP N 1 Fatuleu, guru penjasorkes masih menggunakan metode ceramah, diskusi dan Tanya jawab, alangkah lebih baiknya guru penjasorkes mencoba metode pembelajaran yang lebih afektif untuk membuat siswa-siswi juga turut aktif dalam mengikuti pembelajaran loncat kangkang, karena itu metode pembelajaran yang cocok untuk membuat pembelajaran loncat kangkang lebih menyenangkang adalah metode pembelajaran kontekstual.
Katakunci: Kompetensi guru; Implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perekembangan anak.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes senam lantai roll depan pada masa pendemi covid-19 di SD Inpres Lasiana.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan di atas, atau peristiwa tertentu (Maksum 2008:16).
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan guru penjasorkes, siswa dan orang tua siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran senam lantai roll depan pada masa pandemi kurang efektif karena ada beberapa faktor yaitu: Pembelajaran menggunakan sistem online dan ketersediaanya handpone android dikalangan siswa, kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam lantai roll depan cukup beresiko ketika siswa tidak dituntun langsung oleh guru.
Simpulan: Pembelajaran senam lantai roll depan harus dipraktekan langsung dan dituntun langsung oleh guru penjasorkes
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam proses pembelajaran, seorang guru harus mempunyai kreativitas yang tinggi merupakan suatu keharusan, terutama bagi guru Penjasorkes agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah agar siswa selalu semangat dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran, dengan demikian maka tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Kreativitas Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Materi Senam Lantai di Masa Pandemic Covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data meliputi tiga tahapan, yakni reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 20 Kota Kupang yang merupakan lembaga pendidikan, melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring atau online dan offline atau tatp muka terbatas di masa pandemic covid-19. Pelaksanaan pembelajaran senam lantai dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran, baik itu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan.
Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjasorkes, memiliki kreativitas yang baik merupakan suatu keharusan pada masa pandemic covid-19 baik secara online maupun offline. Kegiatan pembelajaran roll depan dan roll belakang, salah satu kreativitas yang dibuat ialah mengharuskan setiap siswa menaruh kotak kertas pada leher yang dijepit oleh dagu. Tujuannya agar siswa dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan tersebut dan gerakan dapat dilakukan dengan tepat
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Senam lantai merupakan cabang olahraga yang kurang begitu popular di masyarakat, sehingga kurang diminati oleh anak-anak sekolah dalam pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah. Gerakan dalam senam lantai membutuhkan keberanian, kelentukan tubuh serta teknik yang benar, di samping itu olahraga ini sangat membosankan bagi anak sekolah khususnya SMP karena anak usia Sekolah Menengah Pertama sangat menyukai olahraga yang mengandung permainan dibanding senam lantai. Pembelajaran senam lantai yang diberikan di sekolah menengah pertama atau anak usia remaja. Dalam hal ini peneliti ingin mengambil satu pokok bahasan penelitian yaitu Guling depan (Forward roll).
Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui apakah dengan tinjauan keterampilan dapat meningkatkan keterampilan guling depan senam lantai pada siswa kelas VII SMP N 10 Kota Kupang.
Metode penelitian: adalah Pedekatan dalam penelitian ini adalah metode Tindakan Kelas.
Hasil dan pembahasan: Keterampilan Guling Depan Siswa Kelas VII di SMP Negeri 10 Kota Kupang, hasil pra siklus terdapat 3 siswa yang tuntas (20%) sedangkan 12 orang siswa yang tidak tuntas (80 %), hasil siklus I terdapat 9 orang siswa yang tuntas (60%) dan 6 orang siswa tidak tuntas (40%) dan pada siklus II terdapat 13 orang siswa yang tuntas (83%), 2 orang siswa tidak tuntas (13%).
Simpulan: Kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan pada pra siklus yang presentase ketuntasannya sebesar 20% (3 siswa) namun setelah diterapakan model pembelajaran explicit instruction pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan dengan presentase ketuntasannya sebesar 60% (9 siswa).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI MODIFIKASI MATRAS
Marthen Lot Bani1*,David Loba 2, Jimmy Ch. Atty3
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang bahwa minimnya pembelajaran senam lantai yang diajarkan oleh guru karena keterbatasan media atau sarana seperti matras sehingga pembelajaran senam lantai jarang dilakukan.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahuiketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk Mendukung Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Amarasi Timur.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan Hasil Penelitian sebagai unsur penunjang, jika tidak ada sarana dan prasarana yang memadai, maka pembelajaran olahraga tidak akan berjalan optimal. Penyelenggaraan pembelajaran PJOK di dan memenuhi syarat akan memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dan sekolah membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dari jenis maupun jumlahnya. Secara psiklogis, kondisi sarana dan prasarana sekolah yang cukup meningkatkan prestasi belajar siswa. Tersedianya sarana dan prasarana yang mencukupi juga akan memperlancar proses pembelajaran.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil keadaan sarana dan prasarana menunjukkanbahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi diSMP Negeri 2 Amarasi Timur dalam kategori kurang memadai.
Katakunci:Efektivitas pembelajaran senam lantai, modifikasi matras
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian: Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran senam lantai pada siswa kelas IV sekolah dasar negeri Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang di saat pandemi. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Senam lantai yang seharusnya praktek di lapangan akan tetapi pandemi sehingga proses pembelajaran berjalan dikelas. Pembelajaran senam lantai pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Jadi proses pembelajaran senam lantai di Sekolah Dasar Negeri Muke pada siswa kelas IV dilakukan di kelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Simpulan: Kesimpulanya adalah pembelajaran senam lantai yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan dikelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab