ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN
SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG ADA DI BURSA EFEK
INDONESIA TAHUN 2018-2021
NAMA : MARIA DEFIANA LURUK
NIM : 18190202
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : AKUNTANSI
TAHUN PENULISAN : 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2019.
Jenis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder. Proses pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu perusahaan perbankanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 sebanyak 40 perusahaandengan jumlah periode pengamatan selama 3 tahun sehinggal jumlah seluruh sample sebanyak 120 perusahaan.
Tenik analisisyang di gunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara persial variable inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham sedangkan variable tingkat suku bunga berpengaruh terhadap return saham. Secara simulta varabel inflasi dan tingkat suku bungan berpengaru terhadap return saham. Kemudian kofesian determinasi (R2) menujukan bahwa hanya 13,2% return saham di pengaruhi oleh variable inflasidan tingkat suku bunga.
Sedangkan sisanya 86,8% di pengaruh oleh variable lain yang tidak di teliti dalampenelitian ini, seperti kurs valuta asing, deposito laba usaha.
Kata Kunci : inflasi tingkat suku bunga dan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima.
Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif.
Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Adanya ketidak sesuaian antara teori menurut Suad Husnan yang menyatakan bahwa setiap perusahaan memilki kemampuan untuk meningkatkan laba, cenderung harga sahamnya juga akan meningkat. Artinya apabila perusahaan mendapatkan laba yang semakin besar maka secara teoritis perusahaan akan mampu membagikan deviden yang semakin besar dan akan berpengaruh positif terhadap return saham, dengan fenomena mengenai penurunan laba yang diimbangi dengan kenaikan return saham serta sebaliknya. Dan adanya ketidak konsisten akan hasil akhir yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya mengenai arus kas, maka dari itu dengan adanya perbedaan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lanjutan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Total Arus Kas terhadap Return Saham dan Laba Bersih terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017- 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2017-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan, metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Total Arus Kas tidak berpengaruh terhadap Return Saham (2) Secara parsial Laba Bersih tidak berpengaruh terhadap Return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan perbankan merupakan lembaga yang memegang peranan penting
dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Peningkatan kinerja perusahaan bank
di suatu negara dapat dijadikan tolak ukur bagi perkembangan pembangunan
negara tersebut. Semakin maju suatu negara maka semakin besar pula perannya.
Oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliliti akan menganalisis laporan
keuangan perusahaan perbankan untuk menggambarkan kondisi baik atau
buruknya kinerja keuangan suatu perusahaan perbankan.Kinerja keuangan adalah
gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil
yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Selain dari pada
itu kinerja keuangan merupakan pekerjaan formal yang dilakukan oleh
perusahaan, untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba,
sehingga dapat diketahui prospek, pertumbuhan dan potensi perusahaan untuk
perkembangan yang baik.Perusahaan mengandalkan sumber daya yang ada. Cara
Pengukuran kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan rasio
keuangan. Sehingga rasio keuangan menunjukkan perubahan dalam kondisi
keuangan perusahaan serta potensi perusahaan dalam mengelola kekayaan
perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan.
Berdasarkan penjelasan tersebut, untuk melihat nilai suatu perusahaan dapat
dilihat berdasarkan return saham yang diperoleh perusahaan dari investasi.Perlu
untuk diketahui bahwa Return saham merupakan salah satu dayatarik bagi investor dalam menanamkan modalnya dalam bentuk saham, dimana return dapat
memberikan keuntungan yang cukup besar, namun kadang juga mampu
memberikan kepuasan tersendiri. Selain dari pada itu return saham selalu
dijelaskan dengan variabel funda mental. Informasi funda mental secara umum
dapat digambarkan sebagai informasi yang berkaitan dengan data keuangan
historis suatu perusahaan. Rasio keuangan yang dapat digunakan untuk
memprediksi return saham adalah Loan to Deposit Ratio ( LDR), Net Profit
Margin (NPM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Oleh sebab itu dalam penelitian ini, penelitian bertujuan untuk menganalisis
apakah terdapat pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham pada
Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yaitu sebanyak 45 Perusahaan Perbankan. Dan sampel yang akan
diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 Perusahaan Perbankan yang
memenuhi kriteria yang diajukan oleh peneliti dengan menggunakan teknik
pengambilan sampel secara Purpose Sampling.
Dari hasilanalisis yang dilakukan peneliti menyatakan bahwa untuk Uji atau
secara parsial terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio (X1), Net Profit Margin
(X2), Capital Adequacy Ratio (X3) terhadap Return Saham (Y) pada Perusahaan
Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan Loan to Deposit Ratio (X1) nilai signifikan adalah
sebesar 0,001 < 0,05 dan nilaithitung 3,598 >1,679 , untuk variable Net Profit
Margin (X2) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,007 > 0,05 dan nilaithitung
2,864 >1,679 dan untuk variabel Capital Adequacy Ratio (X3) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,027 < 0,05 dan nilait hitung2,318 > 1,688.Untuk Uji F
atau secara bersama-sama atau simultan terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio
(X1), Net Profit Margin (X2), Capital Adequacy Ratio (X3)terhadap Return
Saham (Y). hal ini dibuktikan dengan perolehan tingkat signifikansi sebesar
0.000<0.05. Sedangkan untuk Uji Determinasi di dapati nilai R2 sebesar 0,628
yang artinya bahwa perolehan R2 sebesar 62,8% variable return saham (Y) dapat
dijelaskan oleh variable Loan to Deposit Ratio (X1) dan Net Profit Margin (X2)
dan Capital Adequacy Ratio (X3). Sedangkan selisihnya 37,2% dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Sehingga berdasarkan hasil analisis yang dilakaukan oleh peneliti maka
dalam penelitian ini peneliti dapat memberikan beberapa saran bagi perusahaan
dan penelitian selanjutnya. Saran bagi perusahaan diharapkan dari hasil analisis
yang dilakukan oleh peneliti bisa menjadi bahan pertimbangan untuk
pengambilan keputusan berkaitan dengan pengaruh kinerja keuangan yang
diantarnya terdiri dari Loan to Deposit Ratio, Net Profit Margin, Capital
Adequacy Ratio sebagai acuan dalam meningkatkan return saham. Saran yang
dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan dapat menambah
variable independen lainnya yang dapat mengukur return saham.