ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTI SARI
Judul Skripsi penulis adalah: Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Informasi Dan Transaksi Elektronik (Ite). Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa, dan pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan, serta pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik (ITE). Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian Yang Dilakukan diperoleh jawaban yaitu:
1. Dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa karena :
a. Perbuatan terdakwa tidak tebukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan.
b. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana.
2. Dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa karena:
a. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta memenuhi unsur-unsur dakwaan.
b. Putusan Judex Facti salah menerapkan hukum.
3. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali karena:
Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana tidak memenuhi ketentuan Pasal 263 Ayat (2) dan Ayat (3) KUHAP maka berdasarkan ketentuan Pasal 266 Ayat (2) huruf a KUHAP.
Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
FRIDOLINUS BRIA (16383509). Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Motain, Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Alfred G. O. Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D dan Imanuel J. Emola, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Salah satu sumberdaya alam wilayah pesisir yang cukup penting adalah gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu biota laut yang hidup diwilaya pesisir yang memeiliki karakteristik khas dan berbeda. Keberadaan gastropoda di kawasan pesisir secara ekonomis dapat berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat dan lain sebagainya. Masyarakat Desa Motaain melakukan penangkapan gastropoda untuk memenuhi kebutuhan hidup baik dengan cara dijual maupun utntuk dikonsumsi keperluan sehari-hari.
Penelitian ini telah dilaksanankan selama 1 bulan yaitu pada bulan Mei tahun 2020 yang berlokasi di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan adalah metode Observasi (pengamatan langsung) dan studi pustaka yaitu dengan pengamatan langsung dilokasi untuk mengetahui bagaimana struktur komunitas gastropoda pada ekosistem mangrove dan metode studi pustaka dapat diperoleh dari sumber baca buku, internet maupun jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis spesies gastropoda yang terdapat pada mangrove di pesisir pantai Motaain, Desa Motaian Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka yakni pada ke 3 transek Nerita articulata, Syncera brevicula, Chicocerus capunicus, Columbella scripta, Cerithidae cingulata, Littorina scabra dan Cassidula mustelina dan spesies yang banyak ditemukan yaitu adalah Syncera brevicula. Indeks kelimpahan gastropoda yang terdapat pada mangrove di pesisir pantai Motaain, Desa Motaain Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, spesies terbanyak terdapat pada Syncera brevicula dengan total keseluruhan pada ketiga transek yakni dengan kelimpahan total 21,73 individu/m2. Keanekaragaman berkisar antara 1,58-1,83, keseragaman pada lokasi penelitian berkisar antara 0,40-0,46 pada kondisi ini, jenis-jenis gastropoda yang dijumpai jumlahnya seragam relatif sama. sedangkan nilai indeks dominansi berada dalam rentang 0,16-0,18 menandakan adanya jenis yang mendominasi.
Kata Kunci : Struktur Komunitas, Gastropoda, Ekosistem Mangrove, Desa Motaain
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional pada tahun 2017 menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia tahun 2017 menduduki titik terendah selama hampir dua dekade, yaitu sebesar 10,12 persen. Prosentase tersebut menunjukkan bahwa masyarakat miskin di Indonesia telah berkurang sebanyak 1,18 juta jiwa dari tahun 2016. Meskipun demikian, jumlah masyarakat miskin saat ini masih di atas 28 juta jiwa. Kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di satu daerah saja, akan tetapi hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami permasalahan tersebut Masalah penelitian ini adalah Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas dan Partisipasi Masyarakat Dalam PengelolaanDana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat DesaTuakau, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang. Berdasarkan masalah peneltian tersebut, maka persolan penelitian ini adalah (a) Apakah transparansi dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di DesaTuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang?. (b)Apakah akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang?, dan (c) Apakah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang? Konsep teori dalam penelitian ini adalah: (1) Transparansi yang berasal dari kata transparency adalah prinsip untuk membuka diri kepada hak masyarakat untuk memperoleh akses informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif mengenai penyelenggaraan organisasi dengan memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara. (2) Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban untuk menjawab dan menerangkan kinerja seseorang, badan hukum, dan atau pimpinan suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau wewenang untuk menerima dan/atau meminta keterangan atau pertanggungjawaban. (3) partisipasi adalah bentuk peran serta dan/atau keikutsertaan dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan secara proaktif. Adisasmita menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan keterlibatan dan pelibatan masyarakat dalam pembangunan, meliputi kegiatan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek/program yang dikerjakan oleh masyarakat lokal. (4) Pemberdayaan merupakan suatu cara dimana komunitas dalam suatu organisasi diarahkan agar dapat berkuasa atas kehidupannya. Sedangkan pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep yang lahir sebagai bagian dari perkembangan alam pikiran masyarakat. Pemberdayaan masyarakat juga diartikan sebagai konsep pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan positif terhadap kinerja pembangunan yang selanjutnya akanmeningkatkan kesejahteraan masyarakat. Populasi penelitian ini adalah seluruh Masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang.jumlah penduduk Desa Tuakau adalah sebanyak 2.283 jiwa. Sedangkan sampel penelitian ini seluruh perangkat Desa Tuakau. berjumlah 26 orang 1 orang kepala desa, 1orang sekretaris desa,4 orang kepala dusun, 3 orang kepala urusan, 3orang kepala seksi, 5 orang tua adat dan 9 orang masyarakat desa. Data penelitian ini diperoleh menggunakan kuesiber berskala likert. Data penelitian yang dihilpin selanjutnya dianalisis melalui dua tahap yaitu analisis penedahuluan dan analisis lanjutan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dengan didahului analisis uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (a) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang. (b) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang. (c) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti menyarankan sebagai berikut: (1) Karena trasparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat, maka transparansi dalam pengelolaan dana desa harus ditingkatkan, demikian pula akuntabilitas dan partsipasi masyarakat. (2) Partisipasi masyarakat ternyata memiliki pengaruh paling besar dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah desa harus tetap melibatkan masyarakat dalam mengelola dana desa. Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas Partisipasi Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Belajar dari rumah melalui pendidikan jarak jauh adalah tantangan baru bagi guru untuk tetap profesional melaksanakan pembelajaran serta membentuk karakter dan kehidupan sosial peserta didik selama masa pandemic Covid 19.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kompetensi profesional guru PJOK selama melaksanakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di SD Negeri Lederaga.
Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang diguanakan adalah deskriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Guru PJOK SD Negeri Lederaga menguasai materi, struktur, dan konsep keilmuan yang mendukung pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, menguasai kompetensi inti dan kompetensi dasar pembelajaran, mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri pada masa pandemi Covid-19. Namun, masih kurang dalam mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif. Ini disebabkan karena kegiatan belajar mengajar yang terbatas. Dalam pembelajaran PJOK, guru melakukan pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung dan bersifat fleksibel. Akan tetapi pembelajaran tidak dapat dilakukan secara menyenangkan dengan menggunakan prinsip belajar sambil bermain karena terbatasnya sarana dan prasarana pembelajaran secara daring dan luring.
Simpulan: Secara teoritis kompetensi profesional guru PJOK SD Lederaga sudah maksimal. Namun dalam pelaksanaannya belum maksimal karena masih kurang mampu dalam mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kualitas layanan adalah suatu bentuk produk yang terdiri dari kegiatan, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Keputusan pembelian merupakan serangkaian proses yang berawal dari konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi tentang produk atau merk tertentu dan mengevaluasi produk atau merk tersebut seberapa baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya,yang kemudian serangkaian proses tersebut mengarah kepada keputusan pembelian. Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang dan Penelitian ini dilakukan pada Carol Salon di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang. Teknik analisis data yang di gunakan penelitian ini adalah analisis korelasi. Korelasi adalah studi yang membahas tentang derajat hubungan antara dua variabel atau lebih. Besarnya tingkat keeratan hubungan antara dua variabel atau lebih dapat di ketahui dengan mencari besarnya angka korelasi yang biasa di sebut dengan teknik korelasi lugas atau korelasi sederhana. Tetapi dalam hal atau memperhitungkan variabel koefisien korelasi. Untuk mempelajari hubungan antara satu variabel atau bebas dengan variabel terikat tanpa memperdulikan kemungkinan adanya pengaruh ataupun kaitan dengan variabel variabel lain. Dalam analisis korelasi yang di cari adalah koefisien korelasi yaitu angka yang menyatakan derajat hubungan antara variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y) atau untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis ini maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Kualitas Layanan (X) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian(Y) pada Carol Salon di Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki etos kerja yang baik dapat dipengaruhi dari, tingkat pengetahuan, dan pengalaman kerja. Faktor yang mempengaruhi etos kerja yang baik adalah yang pertama tingkat pengetahuan karyawean. Masyarakat meyakini bahwa orang yang latar belakang pendidikannya tinggi maka keterampilannya juga bagus (Basyit., 2020). Latar belakang pendidikan seseorang tidak menjamin keterampilannya baik. Banyak orang memiliki keterampilan bagus walaupun latar belakang pendidikannya rendah. Hal ini terjadi karena adanya kemauan dari dalam diri untuk terus mengasah kemampuan yang dimilikinya tidak harus menempuh pendidikan yang tinggi.
Selain latar belakang pendidikan, pengalaman kerja juga mempengaruhi etos kerja. Pengalaman kerja berkaitan dengan lama atau tidaknya bekerja di suatu tempat. Pengalaman kerja dari karyawan yang telah memiliki keahlian pada pekerjaannya yang banyak dan diharapkan akan mempunyai pengalaman dalam memecahkan berbagai masalah, sesuai dengan kemampuan pribadi masing-masing karyawan (Wahyuni., 2018). Pengalaman kerja dapat mempengaruhi tingkat kerja dari setiap karyawan. Semakin lama pengalaman kerja seorang karyawan maka semakin tinggi kemampuan kerjanya.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 orang dari jumlah populasi sebanyak 46 orang karyawan yang bekerja di Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang dan pengelaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Sedangkan secara simultan pengetahuan dan pengelaman kerja berpengaruh terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstana sebesar 2.870 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.632, b² adalah 0.239. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengetahuan (X1) dan pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 2,870 + 0,632 X1 + 0,239 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengetahuan (X1) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengetahuan (X1) diperoleh t hitung sebesar 4,064 lebih besar t table = 1,699 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja karyawan (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengelaman kerja (X2) diperoleh t hitung sebesar 2.063 lebih besar t table yaitu 1,699 dan tingkat Sig. = 0,048. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja pegawai (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 25,030 lebih besar F tabel = 2,95 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan dan variable pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap etos kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2 ) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.633 atau 63,3%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan adalah 63,3%. Sedangkan pengaruh sebesar 36,7% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee.
Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Populasi pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sebamyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y=10,037+0,217+ 0,446+e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 10,037,sedangkan koefisien b1 adalah 0,217 dan b2 adalah 0,446. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 10,037 artinya jika nilai kepuasan (X1) dan Kepercayaan Pelanggan (X2) sama dengan nol, Niat beli ulang (Y) memiliki nilai sebesar 10,037. Sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,217 artinya jika kepuasan (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka Niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan (X1) dan niat beli ulang (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,446 artinya jika kepercayaan pelanggan (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepercayaan pelanggan (X2) dengan niat beli ulang(Y).
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa kepuasan dan kepercayaan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
3) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan Kepuasan dan kepercayaan pelanggan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
Kata Kunci: Kepuasan, Kepercayaan Pelanggan, Niat Beli Ulang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH
Yuncimia Taemnanu )* Fransina Th.Nomleni ) ** Agus Maramba Meha)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa scrapbook bagi siswa kelas XI di SMA Kristen Tarus Tengah sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk scrapbook pokok bahasan sistem peredaran darah penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Devolopment) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari ahli media 94% dengan presentase sangat baik, uji ahli desain 97%, uji ahli materi 72% dengan presentase baik, uji kelompok kecil 97% dan uji kelompok besar 95%, total keseluruhan yaitu 91% maka media scrapbook layak untuk diujicobakan di SMA Kristen Tarus Tengah. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa media pembelajaran scrapbook materi sistem peredaran darah layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa terdapat gambar yang jelas, terlihat sederhana tetapi praktis, memperjelas penyajian agar tidak telalu verbalistis, serta membantu otak untuk mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan antar sub pokok bahasan dengan sub pokok bahasan lainnya pada materi sistem peredaran darah secara keseluruhan memperoleh penilaian yang termasuk dalam kriteria sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat dilihat menggunakan media scrapbook sehingga bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media scrapbook ini valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran di SMA Kristen Tarus Tengah.
Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran scrapbook, sistem peredaran darah.
Keterangan *: Peneliti
**: Pembimbing
ABSTRACT
DEVELOPMENT OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON THE CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL IN TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SHCOOL
Yuncimia Taemnanu)* Fransina Th. Nomleni )** Agus Maramba Meha)**
This research aims to develop a learning media in the form af a scrapbook for 11th-grade students at tarus tengah christian high school. The research focuses on producing a scrapbook product related to the topic of the circlatory system. The research employs a research and development (R&D) design. The development process of this learning media consists of several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data obtained from this research are analyzed qualitatively and qauntitavely. The research resulth indicate that the developed scrapbook media received positive feedback from media experts, with an agreement rate of 94%, degign experts provided an agreement rate of 97%, while content experts gave an agreement rate of 72%, both indicating a good level. Additionally, small-group testing resulted in an agreement rate of 97%, while large-group testing yielded an agreement rate of 95%. Thus, overall, the scrapbook media obtained an agreement rate of 91%, indicating its suitability for piloting at tarus tengah christian high school. Based on the research findings, it can be concluded that the scrapbook learning media on the circulatory system in suitable for use as a learning motivation through clear and visually appealing illustrations. The simple yet practical scrapbook format facilitates the presentation of materials, avoiding excessive reliance on verbal explanations. Moreover, the scrapbook media assists students’ brains in organizing, remembering, comparing, and establishing connections between different subtopics within the circulatory system. Overall, the scrapbook media received an excellent evaluation, indicating its high quality and suitability as a learning media. furthermore, its utilizations allows for learning to take place anywhere and anytime. Therefore based on the research findings, it can be concluded that this scrapbook media is valid and appropriate for use in the teaching and learning process at tarus tengah christian high school.
Keywords: Development of scrapbook learning media, circulatory system.
Description: * Researcher
** Mentor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, mengetahui bagian tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah, mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat, mengetahui jenis penyakit yang disembuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kelaisi Tengah ditemukan 30 jenis tumbuhan obat yaitu: Awar-awar, balakacida, brotowali, cocor bebek, daun Kacang merah, jarak, jeruk purut, kayu putih, kemiri, kenari, kencur, lempuyang wangi, lidah buaya, maniran, okra, peragis, patikan cina, patikan kebo, pecah beling, pisang liar, pohon afrika, pulai, rumput besi, rumput kasar, rumput liar, sambiloto, seleguri, serei merah, temu kunci, temulawak, vanili. Bagian-bagian (Organ) tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah,getah dan kulit. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, direbus, dibakar dan direndam. Penyakit yang pernah disembuhkan yaitu demam, sakit perut, batuk pilek, bisul, sakit ngeri, kudis, lambung. Saran Diharapkan agar ada peneltian lanjutan terkait kandungan yang dimiliki dari setiap tumbuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG
Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik.
Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Gama Agro Investama adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian yang memperkerjakan karyawan yang cukup banyak. Hal ini menyebabkan biaya gaji yang dikelurakan perusahaan cukup besar jumlahnya dan merupakan salah satu unsur yang memiliki banyak resiko kemungkinan terjadinya manipulasi dan pemborosan . tujuan pene;itian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman penerapan sistem penggajian untuk pengendalian biaya pada gama agro invesatama kabupaten sumba barat daya.metode penelitaian yang digunakan adalah metode diskritif kualitataif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan ibu manajer keuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penggajian pada perusahaan tersebut menerapkan duan fungsi penggajian yaitu fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan, sehingga fungsi tersebut belum sesuai dengan teori. Dokumen akuntansi penggajian perusahaan sudah menerapkan semua dokumen sistem penggajian prosedur dalam sistem penggajian pada perusahaan tersebut. prosedur pencatatan waktu hadir, prosedur pembuatan daftar gaji, dan prosedur pembayaran gaji. Catatan akuntansi yang digunakan adalah jurnal umum dan kartu penghasilan sehingga akuntansi penggajian belum sesuai dengan teori. Jaringan prosedur sistem penggajian tersebut dinyatakan belum sesuai dengan proses prosedur yang ada dalam perusahaan. Pengendalian biaya pada perusahaan untuk sistem penggajian sudah cukup baik dikarenakan pada karyawan sudah mengikuti ketentuan sistem otorisasi perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Dalam Sengketa Transasksi perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi. Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah 1.Apa dasar Pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim Peninjauan Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak
2. Apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan. Tujuan penelitian ini adalah
1.Untuk menegtahui dasar Pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim
Peninjauan Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak. 2. Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan Hukum primer yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, putusan Hakim dan kaida dasar. Variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Variabel bebas yaitu Alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Peninjaun Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak serta hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan dalam Sengketa Transasksi Perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi, variabel terikat dalam penelitian ini adalah penyelesaian sengketa transaksi kontrak berjangkakomuditi Hasil penelitian ini penulis menemukan 2 (dua) alasan Putusan Hakin yang menyatakan gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan dalam Sengketa Transasksi Perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi, sebagai berikut :1. a) Gugatan para Penggugat sempurna secara formil. b) Para Penggugat tidak mampu membuktikan dalil gugatannya. 2. a) Gugatan para Penggugat sempurna secara formil. b) Para Pengguga mampu mendalilkan dalil gugatanya.
Kata kunci: Putusan Pengadilan, Tentang Sengketa Transaksi Perdagangan
Kontrak Berjangka Komuditi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja karyawan sebagai salah satu aset penting bagi perusahan harus dikelola dan dipelihara dengan baik, salah satu upayanya yaitu dengan memberikan tambahan motivasi serta pemberian insentif. Untuk itu perusahaan berusaha, memberikan sorotan lebih banyak terhadap Sumber Daya Manusia yang berada dalam ruang lingkup perusahaan tersebut. Memenuhi kebutuhan tersebut, perusahaan dapat menempuh dengan beberapa cara, cara yang paling efektif adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada dalam perusahaan, mulai dari staf perusahaan sampai karyawan tetap maupun karyawan honorer. Sumber daya manusia merupakan bagian yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan untuk mengembangkan suatu usaha. Sumber daya manusia yang baik mencerminkan tujuan perusahaan akan tercapa i, sumber daya manusia senantiasa harus meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan globalisasi (Ambarita, 2012). Perusahaan di tuntut untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat bersaing dalam bisnis. Sumber Daya Manusia menitik beratkan pada kenyataan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang saling berintraksi satu sama lain dalam pencapaian suatu tujuan.
Motivаsi mеrupаkаn hаl yаng sаngаt pеnting untuk dipеrhаtikаn olеh pеrusаhааn аgаr sеtiаp sumbеr dаyа mаnusiа dаpаt mеmbеrikаn kontribusi positif tеrhаdаp tujuаn pеrusаhааn. Untuk mеndаpаtkаn sumbеr dаyа mаnusiа yаng dihаrаpkаn olеh pеrusаhааn, sеtiаp sumbеr dаyа mаnusiа dihаrаpkаn mеmiliki motivаsi kеrjа yаng tinggi sеhinggа nаntinyа аkаn mеningkаtkаn kinеrjа yаng tinggi.
Lingkungan kerja adalah kehidupan sosial, psikologi, dan fisik bagi perusahaan yang berpengaruh terhadap pekerja dalam melaksanakan tugasnya kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai keadaan lingkungan sekitarnya, antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan yang sangat erat.
Kinerja karyawan adalah apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja karyawan mempengaruhi keberlangsungan perusahaan tersebut dalam mencapi tujuan perusahaan.
Berdasarkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas motivasi kerja dan lingkungan kerja dan kinerja karyawan bepengaruh terhadap kinerja karyawan Pada Yayasan Pelayayan Dan Pengembangan Masryakat Alfa Omega Tarus.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan divisi/bagian motivai karyawan Pengaruh Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kierja Karyawan Pada Yayasan Pelayayan Dan Pengembangan Masryakat Alfa Omega Tarus berjumlah 35 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 35 orang.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan lingkungan terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada yayasan pelayanan dan pengembangan alfa omega tarus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan yayasan pelayanan dan pengembangan masryakat alfa omega taurus . Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan kinerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan pelayayan dan pengembangan dan pengembangan masryakat alfa omega.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 8.614 sedangkan koofisien regresi b1 = 0,409 dan b2 = 0,350. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 8,614 + 0,409 (X1) + 0,350 (X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel motivasi kerja (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel motivasi kerja (X1) di temukan t hitung = 2,317 lebih besar dari t tabel = 2, 03693 dan tingkat signifikan = 0,027. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah yaitu variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel lingkungan kerja (X2) ditemukan t hutung = 1,756 lebih kecil dari t tabel = 2,03693 dan tingkat sig. = 0,089. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditermia dan Ha (b1 ≠ 0) ditolak yaitu variabel lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 17,716 lebih besar dari F tabel = 3,29 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah artinya variabel motivasi kerja (X1) dan variabel lingkungan kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,525 atau 52,5% . Hal ini berarti besar pengaruhnya motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan adalah 52,5%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,5% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
penelitian ini dilakukan untuk menjawab dua pertayaan: 1) Apa jenis makna yang ditemukan dalam lirik lagu daerah sumba? 2) apa fungsi yang ditemukan pada lirik lagu daerah sumba? Penulisan ini berfokus pada makna dan fungsi lagu sumba penelitian ini adalah semua lirik dan kalimat dari tiga lirik lagu sumba penulisan menggunakan metode kualitatif, dimana datanya ada pada lirik ketiga lagu yang memeliki makna dalam liriknya data dianalis secara kualitatif berdasarkan analisis diketahui bahwa dua jenis makna yang yang satu ini yaitu makna lexical dan kontextual, sedangkan fungsi lagu adalah mendidik, menghibur dan menasehati sebagai nilai moral
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh struktur modal dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan? Dan Apakah kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan dan tujuan kedua adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah nilai perusahaan, struktur modal dan kinerja keuangan. Nilai perusahaan adalah nilai presepsi investor terhadap tingkat keberhasilaan perusahaan yang terkait erat dengan harga sahamnya.Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaa juga tinggi, dan meningkatkan kepercayaan pasar tidak hanya terhadap kinerja perusahaan saat ini namun juga pada prospek perusahaan di masa mendatang. Struktur modal adalah bagian dari struktur keuangan yang mencerminkan rasio (absolut atau relatif) antara seluruh modal eksternal (baik dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang) dengan total sendiri. yang diwakili hutang, saham preferen dan ekuitas saham biasa. kinerja keuangan adalah suatu analisis yang bertujuan untuk memahami sejauhmana suatu perusahaan menerapkan aturan pelaksanaan keuangan dengan benar. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dn minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan sampel pada penelitian ini adalah 33 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan hasil uji determinasi nilai R2 adalah 0,166 atau 16,6%. Hal ini menunjukan bahwa pengaruh struktur modal (X1) dan kinerja keuangan (X2) terhadap nilai perusahaan (Y) sebesar 16,6% sedangkan sisanya sebesar 83,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial struktur modal (H1) menunjukkan nilai Koefisien (β1) adalah 0,009 dengan tingkat signifikansi 0,741 lebih dari 0.05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diitolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya hasil uji regresi secara parsial kinerja keuangan Menunjukkan nilai Koefisien (β2) sebesar 0,519 yang berarti terdapat hubungan positif kinerja keuangan dengan nilai perusahaan dengan tingkat signifikansi 0,024 lebih kecil dari 0.05 maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diiterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PASING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN METODE BERPASANGAN DI SMP NEGERI 1 KOTA KUPANG
Himel Agrianus Ngara1*, Andereas J.F Lumba2, Pnatmo Welhelmina Masi3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat berjalan sukses dan lancar sangat ditentukan oleh beberapa unsur antara lain: guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana, tujuan, metode, lingkungan yang mendukung, dan penilaian. dalam proses pemebelajaran guru harus mampu memahami karakter siswa .seorang guru dapat mengunakan bermacam - macam metode dalam proses pembelajaran yang di hadapinya
Tujuan penelitian: Untuk Meningkatkan Pembelajaran Pasing Bawah Permainan Bola Voli Dengan Metode Berpasangan di SMP Negeri 1 Kota Kupang
Metode penelitian: penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahapan dalam penelitian tindakan tersebut adalah membentuk siklus, jadi satu siklus adalah dimulai dari tahapan perencanaan sampai refleksi.
Hasil dan pembahasan: Kegiatan pembelajaran penjasorkes dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup dengan pendinginan. Kegiatan pembelajaran di lakukan di luar ruangan dengan menggunakan pembelajaran pasing bawah permainan bola voli dengan metode berpasangan
Simpulan: Penggunaan metode pembelajaran pasing bawah dengan metode berpasangan di SMP Negeri 1 Kota Kupang sudah berjalan dengan baik . Dengan berpartisipasinya siswa dalam pembelajaran bola voli sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
Kata kunci: pembelajaran pasing bawah dengan metode berpasangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul: Analisis Yuridis Penyertaan Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana”. Permasalahannya adalah sebagai berikut, Bagaimakah bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana? Dan Bagaimanakah penjatuhaan sanksi pidana kepada para pelaku penyertaan dalam pembunuhan berencana? Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana dan untuk mengetahui Penjatuhan sanksi pidana terhadap para pelaku penyertaan dalam pembunuhan berencana. Manfaat dari penelitian ini secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana dan variabel terikat yaitu: putusan pengadilan tentang pembunuhan berencana dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis putusan diketahui bahwa:
1. Bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana terdiri dari:
a. Orang yang melakukan (pleger).
b. Orang yang menyuruh melakukan (Doenpleger).
c. Orang yang turut serta melakukan (medepleger)
d. Terdakwa menganjurkan atau menggerakan melakukan (uitlokker)
2. Penjatuhan saksi pidana terhadap para pelaku penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana yaitu:
a. Terdakwa dijatuhkan pidana penjara
b. Terdakwa dibebankan membayar biaya perkara oleh hakim.
Mendasasi pada kesimpulan diatas dapat disarankan beberapa hal yaitu:
1. Penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana perlu dilakukan dan ditingkatkan guna mencari kebenaran materill yang sebenarnya bagi pelaku pembunuhan berencana.
2. Bagi pelaku yang turut serta melakukan perlu menghindari agar tindak dikenakan sanksi pemidanaan dengan melakukan perbuatan yang sama dan dijadikan sebagai pembelajaran setelah menjalani sanksi pemidanaan.
3. Bagi hakim yang menjatuhkan pemidanaan perlu memperhatikan aspek hak asasi manusia baik dari sisi korban maupun terdakwa dalam menjatuhkan pemidanaan dengan memperhatikan aspek kemanfaatan bagi terdakwa.
Kata Kunci: Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, Penyertaan dan Putusan Hakim
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pemasangan Tv Kabel Tanpa Izin.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah motif tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin? (2) Bagaimanakah modus tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin? (3) Bagaimanakah akibat hukum bagi korban dan pelaku tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin?
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui motif tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin. (2) Untuk mengetahui modus tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin. (3) Untuk mengetahui akibat hukum bagi korban dan pelaku tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin. Metode penelitian penulisan ini bersifat “Deskriptif” dan berjenis “Normatif”.
Hasil penelitian penulis terhadap permasalahan penelitian ini antara lain sebagai berikut:
1. Motif tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin yang dilakukan oleh terdakwa adalah:
a. Mencari keuntungan.
b. Memenuhi kebutuhan.
2. Modus tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin yang dilakukan oleh terdakwa adalah:
a. Pelaku menawarkan pemasangan TV Kabel kepihak lain.
b. Adanya kesepakatan pemasangan TV Kabel.
c. Pelaku menyalurkan siaran.
d. Pelaku menerima pembayaran.
3. Akibat hukum yang diperoleh terdakwa dalam tindak pidana pemasangan TV kabel tanpa izin adalah:
a. Terdakwa dikenai pidana percobaan;
b. Terdakwa dikenai pidana denda;
c. Terdakwa membayar biaya perkara.
Adapun saran dari penulis terhadap konteks permasalahan penelitian ini antara lain:
1. Diharapkan penegak hukum dapat mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang yang melakukan tindak pidana pemasangan TV Kabel tanpa izin.
2. Diharapkan penegak hukum dapat memberantas tindak pidana pemasangan TV Kabel tanpa izin dengan cepat dan tepat.
3. Diharapkan penjatuhan hukuman lebih tegas sehingga masyarakat atau pun pelaku usaha pemasangan TV Kabel dapat melakukan izin terlebih dahulu sebelum dilakukan usaha pemasangan TV Kabel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Peredaran senjata api di kalangan masyarakat sipil adalah fenomena global. Kurang tertatanya pengawasan terhadap tindak pidana kepemilikan senjata api baik legal maupun ilegal yang dimiliki oleh masyarakat sipil merupakan salah satu penyebab timbulnya kejahatan-kejahatan dengan penyalahgunaan senjata api di Indonesia. Peredaran senjata api yang sangat mudah untuk didapatkan menyebabkan tidak terkontrolnya peredaran senjata api baik legal mapun ilegal sehingga menyebabkan kekhawatiran masyarakat dari segi keamanan. Oleh karna itu penulis tertarik untuk meneliti hal tersebut dengan mengangkat judul: “TINJAUAN YURIDIS MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA KEPEMILIKAN SENJATA API” dengan 3 (tiga) permasalahan yaitu Apa motif pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api?, Bagaiamanakah modus pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api? dan Apa akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api terhadap pelaku dan barang bukti? terhadap pelaku. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api, mengetahui modus pelaku melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api dan untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api terhadap pelaku dan barang bukti. penelitian ini bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis, Sifat deskriptif dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan motif, modus, dan akibat hukum dari tindak pidana kepemilikan senjata api.. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder belaka, Maka penelitian ini menurut Soerjono Soekanto dinamakan penelitian normatif atau penelitian hukum kepustakaan.
Faktor yang menyebabkan tindak pidana kepemilikan senjata api menjadi suatu yang meresahkan dilingkup masyarakat ialah pemilik senjata api yang belum dapat dipastikan telah mengatahui sepenuhnya prosedur pemakain senjata api tersebut, sehingga dikhawatirkan tejadi peristiwa peluru nyasar dan pemakaian senjata api secara bebas.
Kata Kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana, Kepemilikan Senjata Api
.