Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

33 hasil
Subjek: Pengembangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA EDUCATION GAMES MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN TINGKAT SEL SMP NEGERI 5 AMARASI BARAT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran education games pada pokok bahasan organisasi kehidupan tingkat sel di SMP Negeri 5 Amarasi Barat sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk education games organisasi kehidupan tingkat sel yang layak digunakan sebagai media pembelajaran. Manfaat media pembelajaran ini adalah memperlancar interaksi antara guru dan siswa untuk mengoptimalkaan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D).Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil uji ahli media 91%, dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 92%, hasil uji ahli materi 89%, hasil uji kelompok kecil 94% dan hasil uji kelompok besar 98%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran education games pada materi organisasi kehidupan tingkat sel layak digunakan sebagai media pembelajaran karena media education games dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, karena terdapat materi yang disajikan dalam bentuk permainan, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi yang sesuai, di desain khusus untuk siswa jenjang SMP, dan dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media education games valid dan layak digunakan pada materi organisasi kehidupan tingkat sel di SMP Negeri 5 Amarasi Barat.Media education games ini bisa diterapkan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH Yuncimia Taemnanu )* Fransina Th.Nomleni ) ** Agus Maramba Meha)** Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa scrapbook bagi siswa kelas XI di SMA Kristen Tarus Tengah sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk scrapbook pokok bahasan sistem peredaran darah penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Devolopment) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari ahli media 94% dengan presentase sangat baik, uji ahli desain 97%, uji ahli materi 72% dengan presentase baik, uji kelompok kecil 97% dan uji kelompok besar 95%, total keseluruhan yaitu 91% maka media scrapbook layak untuk diujicobakan di SMA Kristen Tarus Tengah. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa media pembelajaran scrapbook materi sistem peredaran darah layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa terdapat gambar yang jelas, terlihat sederhana tetapi praktis, memperjelas penyajian agar tidak telalu verbalistis, serta membantu otak untuk mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan antar sub pokok bahasan dengan sub pokok bahasan lainnya pada materi sistem peredaran darah secara keseluruhan memperoleh penilaian yang termasuk dalam kriteria sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat dilihat menggunakan media scrapbook sehingga bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media scrapbook ini valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran di SMA Kristen Tarus Tengah. Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran scrapbook, sistem peredaran darah. Keterangan *: Peneliti **: Pembimbing ABSTRACT DEVELOPMENT OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON THE CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL IN TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SHCOOL Yuncimia Taemnanu)* Fransina Th. Nomleni )** Agus Maramba Meha)** This research aims to develop a learning media in the form af a scrapbook for 11th-grade students at tarus tengah christian high school. The research focuses on producing a scrapbook product related to the topic of the circlatory system. The research employs a research and development (R&D) design. The development process of this learning media consists of several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data obtained from this research are analyzed qualitatively and qauntitavely. The research resulth indicate that the developed scrapbook media received positive feedback from media experts, with an agreement rate of 94%, degign experts provided an agreement rate of 97%, while content experts gave an agreement rate of 72%, both indicating a good level. Additionally, small-group testing resulted in an agreement rate of 97%, while large-group testing yielded an agreement rate of 95%. Thus, overall, the scrapbook media obtained an agreement rate of 91%, indicating its suitability for piloting at tarus tengah christian high school. Based on the research findings, it can be concluded that the scrapbook learning media on the circulatory system in suitable for use as a learning motivation through clear and visually appealing illustrations. The simple yet practical scrapbook format facilitates the presentation of materials, avoiding excessive reliance on verbal explanations. Moreover, the scrapbook media assists students’ brains in organizing, remembering, comparing, and establishing connections between different subtopics within the circulatory system. Overall, the scrapbook media received an excellent evaluation, indicating its high quality and suitability as a learning media. furthermore, its utilizations allows for learning to take place anywhere and anytime. Therefore based on the research findings, it can be concluded that this scrapbook media is valid and appropriate for use in the teaching and learning process at tarus tengah christian high school. Keywords: Development of scrapbook learning media, circulatory system. Description: * Researcher ** Mentor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGEMBAGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR BEA CUKAI ATAMBUA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENGEMBAGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR BEA CUKAI ATAMBUA ABSTRAK NAMA : ANGELINO SOARES ALVES NIM : 18410044 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN TAHUN PENULISAN : 2023 Suatu organisasi yang mempunyai tujuan yang jelas dan dilengkapi dengan fasilitas, sarana prasarana yang canggih tetapi tanpa didukung oleh sumber daya manusia, maka kemungkinan besar akan sulit mencapai tujuan organisasi yang diharapkan. Cardoso Gomes (2002:3) Sumber daya manusia adalah suatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial yang perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya. Lingkungan kerja mencakup hubungan kerja yang terbentuk antara sesama pegawai dan hubungan kerja antara bawahan dan atasan serta lingkungan fisik tempat pegawai bekerja. Bernaddin dan Russel (2011) menyatakan kriteria utama yang dinilai Pegawai yaitu kualitas dimana proses atau hasil dari suatu kegiatan yang sempurna atau melaksanakan kegiatan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kuantitas dimana besaran yang dihasilkan dalam bentuk uang, sejumlah unit atau kegiatan yang diselesaikan. Teknik penelitian ini menggunakan Kuesioner dalam angket tertutup dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Dalam penelitian ini peneliti akan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang penulis ajukan. Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antar variabel bebas pengembangan sumber daya manusia dan lingkungan kerja terhadap variabel terikat Peningkatan kinerja pegawai. Penulis telah melakukan analisis regresi linier berganda dan didapati Koefisien regresi (b1) sebesar 0,008 artinya pengembangan sumber daya manusia (X1) tidak mengalami kenaikan sebesar 0% maka peningkatan kinerja pegawai (Y) tidak mengalami peningkat sebesar 0,008. Koefisisen tidak bernilai signifikan artinya tidak terjadi hubungan signifikan antara pengembangan sumber daya manusia (X1) dengan peningkatan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan tidak ada hubungan pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) ditemukan t hitung : 0,073 ˂ t tabel : 1,991 dan tingkat signifikan 0,942 ˃ 0,05. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,322 artinya jika lingkungan kerja (X2) mengelami kenaikan sebesar 1% maka peningkatan kinerja pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,322. Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara lingkungan kerja (X2) dengan peningkatan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya hubungan pengaruh lingkungan kerja (X2) terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar : 4,232 ˃ t tabel : 1,991 dan tingkat signifikan : 0,000 ˂ 0,05. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial pengembangan sumber daya manusia (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y) di kantor bea cukai atambua.Secara parsial lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y) di kantor bea cukai atambua. Dan secara simultan pengembagan sumber daya manusia dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai di kantor bea cukai atambua. Kata Kunci : Pengembangan Sumber Daya Manusia, Lingkungan Kerja, Penigkatan Kinerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUBUNGAN STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN ( PERSERO ) UNIT INDUK WILAYAH NTT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia yang merupakan motor penggerak serta ujung tombak dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki peran penting demi tercapainya tujuan yang telah di rencanakan. Tanpa adanya SDM yang berkualitas serta memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan dari sebuah organisasi tentunya akan sangat merugikan dan membuat perusahaan tersebut sulit untuk berkembang dan mencapai tujuannya (Sihombing, dan Verawati, 2020:389). Setiap lembaga, Intansi maupun perusahaan mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut akan menuntun sebuah usaha dan kompetensi untuk mencapai tujuan secara efetif. Hal ini berkaitan dengan perkembangan di sector bisnis, ekonomi bahkan teknologi yang begitu cepat, mengakibatkan persaingan untuk dapat bertahan atau mengembangkan sumber daya yang dimiliki. Tanpa adanya ketahanan, ketangguhan dalam menghadapi persaingan tersebut maka akan terjadi penurunan, kerugian pada perusahaan. Human resource development: performance is the key teori disampaikan oleh Richard Swanson ( 2018:187 ). Dimana menyatakan Pengembangan sumber daya manusia merupakan sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Permasalahan yang terkait sumber daya manusia selalu menjadi topik utama bagi organisasi agar tetap terus bertahan dalam persaingan di era modern ini. Walaupun dukungan sarana. Prasarana, serta sumber dana yang memadai, akan tetapi tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kegiatan perusahaan tidak dapat diselesaikan secara baik. Sebagai ujung tombak, SDM akan menentukan keberhasilan dalam setiap langkah yang dilakukan organisasi. Tuntutan organisasi untuk mempertahankan, mengembangkan serta memperoleh SDM yang berkualitas di era globalisasi yang penuh persaingan semakin ketat diperlukan sesuai dengan dinamika usaha suatu organisasi atau perusahaan didalamnya terdapat kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan, selain mengarah pada pencapaian tujuan, kualitas kerja secara operasional harus dapat memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna atau pelanggan (Herawati, 2018:95). Menyadari begitu pentingnya Sumber Daya Manusia bagi perusahaan, maka suatu perusahaan harus memiliki karyawan yang punya keahlian serta keterampilan di bidangnya, sesuai dengan pendidikan yang mereka dapat. Selain itu juga sumber daya manusia saat ini memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus memperhatikan Sumber Daya Manusia baik dari segi strategi pengembangan sumber daya manusia agar dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Jenis data penelitian adalah Deskriptif Kualitatif. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 87 orang dari jumlah populasi 112 orang karyawan. Teknik pengambilan data berupa penyebaran kuesioner kepada karyawan. Sampel penelitian ini sebanyak 87 orang karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT. Hasil tersebut dihitung menggunakan Korelasi Product moment dengan Adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (Y) dengan kinerja karyawan (X1) dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,94, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,94 < 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja karyawan dengan strategi pengambangan SDM. dengan jumlah responden yang diteliti berjumlah 87 orang karyawan PT. PLN ((Persero) Unit Induk Wilayah NTT” Berdasarkan hasil penelitian dan landasan teori menyatakan adanya hubungan yang erat signifikan kedua variabel kinerja karyawan dengan strategi pengembangan SDM Adapun Implikasi teoritis yang digunakan dalam penelitian ini yakni: Pengembangan Sumber Daya Manusia menurut Richard Swanson (1998) adalah sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Kinerja karyawan menurut Mangkunegara (2016:9) yakni kinerja karyawan merupakan hasil kerja seseorang secara kualitas yang telah dicapai oleh karyawan dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka peneliti memberikan saran yakni kepada pihak PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT agar mengembangkan pendidikan, pelatihan serta kemampuan dan ketrampilan bagi karyawan agar mereka dapat meningkatkan skill demi tercapainya kualitas kerja yang maksimal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR IMIGRASI KELAS 1 TPI KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTARAK ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk menganalsisi pengaruh pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan organisasi. Sebagai kunci pokok, sumber daya manusia akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan organisasi. Tuntutan organisasi untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas semakin mendesak sesuai dengan dinamika lingkungan yang selalu berubah. Dengan keadaan seperti itu, maka sangat perlu bagi suatu instansi pemerintah melaksanakan suatu kegiatan yang dapat memberikan manfaat dan kontribusi besar terhadap kinerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia mengandung tugas untuk mendayagunakan sumber daya manusia yang dimiliki oleh suatu lembaga secara optimal, sehingga sumber daya manusia dapat bekerja secara maksimal untuk bersama-sama mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi organisasi. Pada organisasi pemerintahan, kinerja pegawai dalam melakukan tugas atau pekerjaan, sering tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Mereka sering melakukan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi, misalnya 2 sering tidak masuk kerja dan tidak sungguh-sungguh mematuhi peraturan jam kerja. Hal ini akan berakibat tidak baik bagi organisasi karena pekerjaan menjadi sering tidak dapat selesai pada waktu yang ditentukan atau banyak waktu yang tidak terpakai dengan baik. Selain itu, fenomena masih adanya pegawai yang memanfaatkan waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain di luar pekerjaannya. Hal ini berakibat pada rendahnya kinerja pegawai karena perhatiannya terbagi dengan aktifitasnya di luar dari kewajibannya sebagai pelayan publik, sehingga pegawai tersebut tidak secara total memberikan pengabdian diri pada organisasi. Organisasi merupakan proses menghimpun pekerjaan yang orang-orang atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, sehingga kewajiban-kewajiban yang dilakukan demikian itu memberikan saluran-saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan, jumlah aparatur sipil negara pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang berjumlah 55 (lima puluh lima) orang. Pegawai atau karyawan dapat mendapat Pendidikan dan pelatihan sebagai instrumen utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mencakup peningkatan pengetahuan, peningkatan keahlian dan keterampilan, perubahan sikap dan perilaku, serta koreksi terhadap kelemahan kinerja. Dengan kata lain pendidikan dan pelatihan dianggap sebagai instrumen kebijakan yang paling efektif untuk mencapai kompetensi kerja yang dipersyaratkan oleh suatu jabatan, berikut jumlah data aparatur sipil negara yang mengikuti. Dengan hasil penelitian Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi sederhana dengan pengujian secara parsial diketahui variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) diperoleh koefisien sebesar 0.032 Thitung 0.900 dan nilai signifikan 2.372 yang berarti jika varaibel pengembangan sumber daya sesuai dengan harapan maka akan meningkat pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Dengan kata lain pengembangan sumber daya manusia akan sesuai akan sesuai dengan kinerja pegawai. Ini di buktikan dengan t-hitung > t- tabel (2.372 > 1,674) hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho ditolak maka membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan yaitu pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut Penelitian menunjukan bahwa pengembangan sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kinerka pegawai pada pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor POS Indonesia Cabang Kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI “ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR POS INDONESIA CABANG KUPANG” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pos Indonesia Cabang Kupang, baik secara persial maupun simultan. Pegawai yang ada pada kantor pos tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini besar sampelnya adalah 45 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode slovin. Metode slovin merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah sampel apabila perlu dari sebuah populasi yang tidak diketahui secara pasti. Variabel bebasnya adalah Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta variabel terikat adalah Kinerja Pegawai. Analisis data yang dilakukan melalui analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan r² menggunakan data primer berupa hasil kuesioner tentang pelatihan, pengembangan SDM dan kinerja pegawai. Empat metode data ini guna mencari pengaruh pelatihan dan pengembangan SDM. Hasil yang diperoleh yakni pada variabel bebas pelatihan (X1) didapatkan Thitung (3,001) > Ttabel (2,018), variabel pengembangan (X2) Thitung (3,338) > Ttabel (2,018) maka variabel pelatihan (X1) berpengaruh secara persial terhadap variabel kinerja pegawai (Y), variabel pengembangan (X2) berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja pegawai. Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (30,028) > Ftabel (3,220), dan signifikansi 0,000 alpha, dan taraf signifikansi 0,05, maka tolak Ho dan terima Ha yaitu variabel bebas (pelatihan dan pengembangan) secara bersama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen (kinerja pegawai) secara positif dan signifikan.Hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan penyesuaian R-squared sebesar 0,588 atau 58,8% yang berarti variasi variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel pelatihan dan pengembangan, dan sisanya sebesar 41,2% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel penelitian. Akhirnya bahwa Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pos Indonesia Cabang Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pengaruh beban kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Kantor Bappeda Kabupaten Malaka. Skripsi ini ditulis oleh Meyanti Joelina Klau NIM 18410203 Fakultas Ekonomi, program studi manajemen jalur minat manajemen sumber daya manusia, Universitas Kristen Arta Wacana Kupang. Penelitioan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dan juga mengetahui pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, sampel yang berdasarkan pada karyawan bappeda kabupaten malaka di peroleh sampel 35 orang. teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) (uji f) dan uji koefisien determinasi(R2) dari hasil penelitin yang dilakukan beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) secara mutlak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) pada bappeda hall ini membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisis regresi linear berganda dan nilai konstanta sebesar –2,652 sedangkan nilai koefisien b1 0,752, b2 : 0,330 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan beban kerja (X1) dan Pengembangan karir (X2) terhadap kepuaan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut Y = -2,652+0,752+0,330+e . dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstantan -2,652 artinya jika nialai beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) sama dengan nol maka kepuasan kerja karyawan menurun sebesar -2,652 poin.koefisien regresi b1 sebesar 0,752 artinya jika beban kerja (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan kerja karyawan (Y) bakan meningkat sebesar 0,752. Dengan asumsi variable lain konstanyan .koefisien regresi b2 sebesar 0,330 artinya jika pengembangan karir mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,330 poin dengan asumsi variable lain konstantan. Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUBUNGAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN NASABAH PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG SOE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sumber daya manusia yang merupakan motor penggerak serta ujung tombak dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki peran penting demi tercapainya tujuan yang telah di rencanakan. Tanpa adanya SDM yang berkualitas serta memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan dari sebuah organisasi tentunya akan sangat merugikan dan membuat perusahaan tersebut sulit untuk berkembang dan mencapai tujuannya (Sihombing, dan Verawati, 2020:389). Permasalahan yang terkait sumber daya manusia selalu menjadi topik utama bagi organisasi agar tetap terus bertahan dalam persaingan di era modern ini. Walaupun dukungan sarana. Prasarana, serta sumber dana yang memadai, akan tetapi tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kegiatan perusahaan tidak dapat diselesaikan secara baik. Sebagai ujung tombak, SDM akan menentukan keberhasilan dalam setiap langkah yang dilakukan organisasi. Tuntutan organisasi untuk mempertahankan, mengembangkan serta memperoleh SDM yang berkualitas di era globalisasi yang penuh persaingan semakin mutlak di perlukan sesuai dengan dinamika usaha yang selalu ada. Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan di dalamnya terdapat kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan, selain mengarah pada pencapaian tujuan, kualitas kerja secara operasional harus dapat memberikan pelayanan yang bisa memberikan kepuasan kepada nasabah atau pelanggannya (Herawati, 2018:958). Menyadari begitu pentingnya Sumber Daya Manusia bagi perusahaan, maka suatu perusahaan harus memiliki karyawan yang punya keahlian serta keterampilan di bidangnya, sesuai dengan pendidikan yang mereka dapat. Selain itu juga sumber daya manusia saat ini memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus memperhatikan Sumber Daya Manusia baik dari segi pelayanannya untuk mengoptimalkan kepuasan nasabah. dengan pelayanan yang baik tentunya akan memberikan kontribusi dalam mencapai tujuan sebuah perusahaan lebih dari itu pelayanan yang baik yang diberikan juga merupakan nilai jual yang lebih untuk menarik minat nasabah dalam melakukan transaksi diperusahaan. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul “Analisis Hubungan Pengembangan Sumber daya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Nasabah (Studi Kasus Pada Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Soe” Adapun yang menjadi persoalan mendasar dalam penelitian ini yakni Bagaimana Hubungan Pengembangan Sumber Daya manusia dengan meningkatnya kualitas pelayanan nasabah Bank BRI Cabang Soe serta Bagaimana Hubungan Pengembangan Sumber Daya manusia dengan kepuasan nasabah Bank BRI Cabang Soe. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dengan menggunakan analisis Koreasi Product Momen Berdasarkan Persoalan yang telah dijabarkan diatas maka hipotesis dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara pengembangan Sumber Daya Manusia (Y) dengan kualitas pelayanan (X1) dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,014, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,014 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan pengambangan SDM. 2. Adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara pengembangan Sumber Daya Manusia (Y) dengan Kepuasan Nasabah (X2) dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,009, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,009 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan nasabah dengan pengambangan SDM 3. Berdasarkan nilai korelasi kualitas layanan dan pengembangan SDM ditemukan nilai korelasi sebesar 0.328 dimana lebih kecil dari 0.5 maka dapat kategorikan korelasinya rendah. 4. Berdasarkan nilai korelasi kepuasan nasabah dan pengembangan SDM ditemukan nilai korelasi sebesar 0.347 dimana lebih kecil dari 0.5 maka dapat kategorikan korelasinya rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengembangan SDM (Y) dengan kualitas pelayanan (X1) dan Kepuasan nasabah (X2) hal tersebut dapat dilihat dari hasil Koreasi Product moment dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,014, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,014 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan pengambangan SDM, dan dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,009, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,009 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan nasabah dengan pengambangan SDM, dengan jumlah responden yang diteliti berjumlah 56 orang Pegawai BRI Cabang Soe. Berdasarkan hasil peelitian dan landasan teori menyatakan adanya hubungan yang erat dan signifikan kedua variabel kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap Pengembangan SDM. Adapun Implikasi teoritis yang digunakan dalam penelitian ini yakni: Pengembangan Sumber Daya Manusia menurut Richard Swanson (1998) adalah sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Kualitas pelayanan menurut Hermawan (2018) yakni rangkaian bentuk istimewa dari suatu produksi atau pelayanan yang mampu memberikan kemampuan untuk memuaskan kebutuhan serta keinginan masyarakat, kepuasan nasabah menurut Kotler (2004:10) yakni tingkatan dimana anggapan kerja (perceived performance) produk akan sesuai dengan harapan seorang pelanggan. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka peneliti memberikan saran yakni kepada pihak BRI Cabang Soe agar kepastian pemberian jaminan rasa keamanan kepada nasabah saat melakukan transaksi di kantor lebih ditingkatkan lagi demi keamanan dan kenyamanan nasabah terkait kemudahan layanan pada kepuasan nasabah memiliki skor rendah sehingga peneliti mengharapkan pihak BRI Cabang Soe agar setiap jenis pelayanan yang ada di buat menjadi lebih mudah untuk diakses oleh para nasabah. Kata Kunci: Pengembangan SDM, Kualitas Layanan, Kepuasan Nasabah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PARAWISATA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada pengembangan Pariwista untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Kabupaten Belu merupakan wilayah dari Provinsi NTT yang mempunyai potensi pariwisata dimulai dari wisata Budaya, wisata Alam, kesenian tradisional, upacara tradisional serta tempat-tempat bersejarah lainnya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui atraksi apa saja yang ada di pariwisata Kabupaten Belu. Selanjutnya Untuk mengetahui pengembangan aksesbilitas pariwisata untuk menuju ke objek wisata yang ada di Kabupaten Belu dan Untuk mengetahui pengembangan amenitas atau fasilitas apa saja yang menunjang pariwista di Kabupaten Belu.Untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah ( PAD ) di Kabupaten Belu Strategi pengembangan pariwisata sendiri merupakan sarana pariwista dan sarana pariwista yang meliputi atraksi, aksesbilitas, dan amenitas serta faktor pendorong dan faktor penghambat pengembangan objek wisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Yang termasuk dalam teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan dan analisis lanjutan serta menggunakan analisis swot. Dalam metode penelitian populasi, sampel dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam strategi pengembangan pariwisata meliputi atraksi, aksesbilitas, amenitas, dan pendapatan asli daerah, di dalam atraksi terdapat wisata alam, wisata buatan dan wisata budaya pengembang atraksi pariwisata alam dimulai dari kecamatan kakuluk mesak terdiri dari pantai pasir putih, kolam susuk, teluk gurita, air terjun atapupu, pantai afuik pantai sukaerlaran, pantai berluli, dan hutan mangrove di kecamatan tasifeto timur pantai motaain dari kecamatan lasiolat ada air terjun mauhalek dan panorama gunung lakaan sedangkan dari kecamatan lamaknen ada benteng tujuh lapis dana padang sabana fulan fehan dalam pariwisata buatan ada bendungan rotiklot, pos lintas batas Negara dan mangrove pantai aidila desa dualaus dalam pariwista budaya ada ksadan fatubesi, benteng tujuh lapis ( ranu hitu) dan perkampungan adat nualain. Aksesbilitas tersedianya tersedianya moda transportasi darat dan udaa yang disediakan pemerintah sedangkan swasta seperti Billy Travel, Timor Travel dan paradise Travel selain itu menggunakan transportasi pribadi dan amenitas itu sendiri adanya restoran atau rumah makan, toko cendra mata, hotel dan penginapan, puskesmas dan rumah sakit didalam penelitian ini menggunakan analisis swot menggunakan faktor internal dan eksternal dalam faktor internal itu sendiri ada faktor kekuatan dan faktor kelemahan sedangkan dalam faktor eksternal ada faktor peluang dan ancaman. Untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata itu sendiri realisasi pendapatan asli daerah dibagi pendapatan asli daerah di kali seratus persen untuk mengetahui kontribusi itu efektif atau tidaknya dapat dilihat dari hasil pembagian antara realisasi pendapatan asli daerah dibagi pendapatan asli daerah dikali seratus persen Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Pariwisata, Pendapatan Asli Daerah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA PANTAI LODIK KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LOZITO PIRES. Skripsi Tahun 2022, dengan judul: Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Lodik Kabupaten Malaka, Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini akan difokuskan pada strategi pengembangan agar dapat menarik minat wisatawan untuk dapat berkunjung serta mengetahui apa permasalahaan yang sedang di hadapi agar dapat mencari jalan keluar permasalahan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengembangan objek wisata pantai Loodik Kabupaten Malaka, serta dapat mengetahui strategi apa yang dapat dilakukan oleh Pemerintah dalam upaya mengembangkan objek wisata dan juga menarik minat wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Pantai Loodik Kabupaten Malaka. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yakni suatu metode analisis yang digunakan agar dapat mengetahu, menggambarkan atau memecahkan masalah secara sistematis dengan menggunakan metode analisi SWOT yang dimana sebagai instrument yang penting untuk mengetahui serta mengukur lingkungan untuk memperoleh strategi kekuatan, kelemahan, peluang dan juga ancaman yang diperlukan untuk dalam hal pengembangan lokasi pantai wisata Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dengan Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam hal mengembangkan pariwisata pantai Loodik dibutuhkan kesadaran kerja sama dari semua pihak terkait baik itu pemerintah sebagai pendorong atau penggerak yang memberikan kewenangan yang penuh kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka dan pengelola lokasi pantai wisata Loodik agar dapat melakukan pengembangan dengan strategi-strategi pengembangan, pemeliharaan dan inofasi sehingga dapat mempertahankan yang sudah ada dan melengkapi hal yang menjadi penunjang agar menarik minat dari wisatawan. Kata Kunci : Pengembangan wisata, Pantai Loodik, Analisi SWOT

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perencanaan dan Pengembangan Sumber daya manusia di desa Raenalulu Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA RAENALULU, KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA Oleh: WANSRI PUTRI LAY TUDE NIM : 18410191 Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, karena Peneliti menemukan bahwa terdapat Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di desa Raenlulu, Kecamatan Sabu Barat, kabupaten Sabu Raijua belum mencapai 100% karena kurangnya pemahaman aparat desa. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Menurut Jhon B. Miner dan Mary Green Miner Dalam Hasibuan (2013) Perencanaan Sumber Daya Manusia Sebagai suatu proses yang berusaha menjamin dan jnis pegawai yang tepat akan tersedianya pada tempat yang tepat pada waktu yang kan datang, mampu melakukan hal-hal yang diperlukan agar organisasi dapat terus mencapai tujuannya. Simammora 2012 mengatakan Bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia biasanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan intelektual atau emosi yang di perlukan untuk melaksanakan pekerjaan yang lebih baik. Penelitian ini merupakan Deskriptif kualitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini 6 orang pegawai yang ada di desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik Wawancara terhadap Responden, kemudian data di analisis menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif di ketahui bahwa Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di desa Raenlulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua sangat baik. Indicator dari masing-masing variabel tersebut juga di deskripsikan dengan menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskripsi di ketahui bahwa Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Desa Raenalulu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua salah satu kontribusi pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan secara etis dan social merespon kebutuhan masyarakat dan tantangan melalui tindakan-tindakan terhadap masyarakat yang di berikan oleh desa dengan membantu pegawai dalam pencapaian tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi masyarakat. Kata kunci: Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

strategi pengembangan fasilitas wisata dalam peningkatan kunjungan wisatawan pada objek wisata pantai tablolong kabupaten kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA PANTAI TABLOLONG KABUPATEN KUPANG Pengembangan amenitas atau Fasilitas wisata merupakan kunci dalam keberhasilan suatu objek pariwisata, dimana secara keseluruhan kebutuhan wisatawan sangat erat dengan kualitas dan kuantitas pengembangan amenitas, dan di era globalisasi ini wisatawan tentu lebih memilih objek wisata yang memiliki daya tarik, fasilitas, dan akses yang lebih baik, sehingga para instansi/organisasi yang bergerak pada bidang pariwisata harus meningkatkan kualitas produk dari objek wisatanya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi pengembangan fasilisata wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang dalam peningkatan kunjungan wisatawaan, strategi pengembangan yang dibutuhkan oleh Wisata Pantai Tablolong kecamatan Kupang Barat dengan cara menidentifikasi komponen pengembangan wisata dengan mengggunakan analisis SWOT. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan Dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini Dokumentasi dan wawancara sampel menggunakan Dokumen RENSTRA. Hasil wawancara atau pernyataan diolah menggunakan analisis SWOT. Analsis SWOT menghasilkan total bobot dan skor pada masing-masing faktor Internal (Kekatan dan Kelemhan), faktor Eksternal (Peluang dan Ancama). Total skor IFAS dan EFAS tersebut dimasukan kedalam diagram Cartesius untuk mengetahui pengembangan Wisata Pantai Tablolong berada pada posis berkembang atau bertumbuh. Untuk mengetahui bagaimana posisi Wisata Pantai Tablolong berdasarkan strategi yang didasarkan pada strategi kekuta dan peluang ( strategi SO), srategi kelemahan dan peluang (strategi WO) , strategi kekuatan dan ancaman (ST), dan strategi kelemahan dan ancaman(strategi WO). Faktor startegi internal dan eksternal dimasukan kedalam tabel IFAS( Internal Facktor Analysis Summary)dan EFAS ( Internal Factor Analysis Summary) untuk mengetahui posis dan strategi yang dibutuhkan. Hasil skor IFAS adalah 3,24 dan skor EFAS 3,54. Skor IFAS dan EFAS dimasukan ke kuadaran matrik internal dan ekternal, Hasilnya bahwa wisata Pantai Tablolong berada pada posisi kudaran I yaitu posisi pertumubuhan (urgen). Matrik space menyebutkan bahwa Wisata Pantai Tablolong berada pada posisi Agresif (berkembang).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG Sumber daya manusia adalah individu yang bekerja dalam suatu organisasi, baik perusahaan maupun instansi yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga perlu adanya pelatihan dan pengembangan untuk kemampuanya. Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting bahkan tidak bisa dilepaskan dalam suatu organisasi. Sumber daya manusia juga menjadi salah satu kunci penentu berkembangnya organisasi. Karakteristik pekerjaan merupakan sifat dari tugas yang meliputi tanggung jawab, macam tugas dan tingkat kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan itu sendiri. Pengembangankarir adalah eksplorasi, pemantapan, keberhasilan dan pemenuhan karir seseorang.Loyalitas atau kesetiaan merupakan salah satu unsur yang digunakan dalam penilaian karyawan yang mencakup kesetiaan terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasi.Populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang ada. Sampel pada penelitian kali ini adalah seluruh pegawai Pada Kantor Camat Maulafa Kupangyang berjumlah 23 orang. Analisis Pendahuluan dilakukan untuk mendeskripsikan berbagai karakteristik masing-masing indikator untuk menjelaskan konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel karakteristik pekerjaan (X1) memiliki pengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,480 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel pengembangan karir (X2) berpengaruh terhadap loyalitas pegawai (Y) pada pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,372 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengembangan karir berpengaruh signifikan secara parsial terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Diketahui bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2.Diketahui bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Variabel karakteristis pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Hasil penelitian ini itdak sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Charlos Alexander Lumiu dalam penelitiannya dengan judul Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Terhadap Loyalitas karyawan, berdasarkan hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Pengembangan Karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Artinya semakin tinggi Pengembangan Karir tidak akan mengakibatkan tinggi rendahnya Loyalitas Karyawan. dan juga hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Kompensasi memiliki hubungan secara langsung dengan variabel loyalitas karyawan. Artinya semakin tinggi kompensasi akan mengakibatkan semakin tinggi loyalitas karyawan.Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh tehadap loyalitas pegawai maka disarankan kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang untuk selalu memperhatikan karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir agar para pegawai merasa puas dan nyaman serta terus menjadi pegawai yang tetap maupun setia kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECI DAN MENENGAH DI KELURAHAN OESAPA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Strategi adalah rencana untuk memperbesar pengaruh terhadap pasar, baik dalam jangka pendek maupun dijangka panjang, yang di dasari pada riset pasar, penilaian, perencanaan produk, promosi, dan perencanaan penjualan, serta distribusi. Pengembangan UMKM perlu mendapatkan perhatian yang serius baik dari pemerintah maupun masyarakat agar dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya. Usaha jasa di Kelurahan Oesapa kota kupang tidak lepas dari usaha yang keras di bidang pemasaran. peneliti lebih fokus meneliti UMKM (usaha di bidang jasa) Khusus di kelurahan Oesapa. Alasannya karena ingin mengetahui bagaimana proses perkembangan usaha jasa tersebut dan strategi apa yang akan di gunakan dalam proses pengembangan usaha tersebut. Pengembangan usaha adalah setiap usaha memperbaiki pelaksanaan pekerjaan yang sekarang maupun yang akan datang, dengan memberikan informasi mempengaruhi sikap-sikap atau menambah kecakapan (Hafsah, 2004) Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner yang merupakan suatu cara pengumpulan data dengan mengajukan pernyataan secara tertulis kepada responden yaitu usaha jasa kelurahan oesapa. Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis SWOT, yakni, streangth (kekuatan), weak ness (kelemahan), opportunities (peluang) dan threat (ancaman). Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara otomais untuk merumuskan strategi perusahaan atau Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan Matriks Swot yakni, 1) Strategi SO menggunakan kekuatan internal usaha untuk memanfaatkan peluang eksternal. 2) Strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal denganmemanfaatkan peluang eksternal. 3) Strategi ST menggunakan kekuatan usaha untuk menghindari atau mengurangi pengaruh dari ancaman eksternal 4) Strategi WT adalah taktik defensive yang diarahkan pada pengurangan kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal. 1) Aspek Internal Aspek internal merupakan aspek kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan, dan bengkel motor.) Di Kelurahan Oesapa. Kekuatan dan kelemahan di tentukan berdasarkan hasil analisis dan kuesioner pada responden UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor, salon kecantikan, dan bengkel motor.) di kelurahan Oesapa. Aspek eksternal merupakan aspek peluang dan ancaman yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan,dan bengkel motor.) di Kelurahan Oesapa. Yang termasuk peluang dalam UMKM bidang jasa adalah lokasi yang sangat startegis, sarana prasarana yang digunakan dalam usaha foto copy dan print. Yang menjadi ancaman dalam UMKM bidang jasa pada umumnya adalah banyaknya pesaing. Berdasarkan dari hasil penelitian menggunakan analisis SWOT dalam mengembangkan UMKM dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Faktor internal dan eksternal sangat memberikan dampak dan pengaruh yang besar terhadap perkembangan suatu usaha dikarenakan meliputi faktor penghambat maupun faktor pendukung di dalamnya yang memegang peranan penting bagi perkembangan suatu usaha .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK MATERI GENETIK KELAS IX DI SMP NEGERI SATAP EKIN II KABUPATEN BELU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Pop-up Book Materi Genetik Kelas IX di SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu Ati, Y. G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran pop-up book yang dapat membantu dan memudahkan siswa dalam mempelajari biologi, bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah R&Datau penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan model ADDIE dengan tahapan yaitu 1) Analisis 2) Desain 3) Pengembangan 4) Implementasi 5) Evaluasi. Rangkaian tahapan tersebut meliputi validasi ahli (ahli materi, ahli media dan ahli bahasa), uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Berdasarkan validasi para ahli media diantaranya ahli materi memperoleh 80,0% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli media memperoleh 78,3% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli bahasa memperoleh 97,7% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok kecil memperoleh 94,9% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok besar memperoleh 92,6% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi. Total keseluruhan hasil validasi media pembelajaran pop-up book yaitu 88,7% dengan kriteria sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran biologi karena media ini sudah memenuhi standar isi materi, kebahasaan, desain dan tampilan visual yang bisa menarik perhatian siswa untuk belajar. Untuk melihat efektivitas minat dan motivasi dengan menggunakan angket uji coba kelompok kecil memperoleh 4,80 dengan kategori sangat tinggi dan uji coba kelompok besar memperoleh 4,62 dengan kategori sangat tinggi karena pada saat siswa menggunakan media pembelajaran pop-up book ini banyak siswa yang merasa senang, kagum, dan bersemangat untuk membuka tiap halamannya karena adanya bentuk tiga dimensi atau gambar timbul. Berdasarkan hasil penilaian dari hasil validasi ahli dan uji coba lapangan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pop-up book untuk materi genetik dikatakan layak dan valid sebagai media pembelajaran biologi, sebagai sumber belajar bagi siswa kelas IX SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu, juga meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Genetik, Minat, Motivasi, Pengembangan, pop-up book, Keterangan: *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT Development of Pop-up Book Learning Media for Class IX Genetic Material at SMP Negeri SATAP Ekin II, Belu Regency Ati, Y.G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** This research aimed to produce pop-up book learning media products that can help and facilitate students in learning biology, can increase students' interest and motivation to learn. The type of research is R&D or development research. This study used the ADDIE model development model with stages, namely 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. The series of stages includes expert validation (subject matter experts, media experts and linguists), small group tests and large group tests. Based on the validation of media experts, including material experts obtained 80.0% with valid criteria without revision, media experts obtained 78.3% with valid criteria without revision, linguists obtained 97.7% with very valid criteria without revision, small group trials obtained 94.9% with very valid criteria without revision, large group trials obtained 92.6% with very valid criteria without revision. The total validation results of the pop-up book learning media are 88.7% with the criteria that are very feasible to be used as a learning medium in biology subjects because this media has met the standards of material content, language, design and visual appearance that can attract students' attention to learn. To see the effectiveness of interest and motivation using a small group trial questionnaire, 4.80 with a very high category and a large group trial obtained 4.62 with a very high category because when students use this pop-up book learning medium, many students feel happy, amazed, and excited to open each page because of the three-dimensional shapes or embossed images. Based on the results of the assessment from the results of expert validation and field trials, it can be concluded that the pop-up book learning media for genetic material is said to be feasible and valid as a biology learning medium, as a learning resource for grade IX students of SMP Negeri SATAP Ekin II Belu Regency, as well as increasing students' interest and motivation to learn. Keywords: Genetics, Interest, Motivation, Development, pop-up book, Information: *) : Researcher **) : Supervisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI NTT Pada setiap organisasi besar maupun organisasi kecil dapat dikatakan bahwa salah satu sumber daya yang sangat penting adalah manusia yang berkedudukan sebagai karyawan, buruh ataupun pekerja. Bagaimanapun majuSnya teknologi dewasa ini yang mampu menggantikan sebagaian besar tenaga kerja manusia, namun masih banyak kegiatan yang tidak dapat menggunakan alat perlengkapan mekanis dan sepenuhnya otomatis tersebut. Dikatakan paling berharga karena dari seemua sumber yang terdapat dalam suatu organisasi, hanya sumber daya manusialah yang mempunyai harkat dan mertabat yang harus dihargai dan dijunjung tinggi. Selain itu sumber daya manusialah yang memiliki kemampuan berpikir secara rasional (Prabu Mangkunegara 2011). Menurut,Rumawas 2018 pengembangan sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan kemajuan teknologi yang cepat dan persaingan secara global, dengan segala upaya pelatihan dan pengembangan karyawan dipersiapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan dan tentunya peningkatan kinerja menjadi tujuan akhir. Menurut Mulyadi dan Veithzal Rivai (2011) menerangkan bahwa gaya kepemimpin merupakan pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang pemimpin dalam rangka mencapai sasaran organisasi. Menurut Husein Umar (2012) pengertian kinerja pegawai adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawab dengan hasil seperti yang diharapkan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 59 orang dari jumlah populasi sebanyak 59 orang pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT.teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh pengembangan sumber daya manusia dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Persial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji Koefisien Determinasi, dari hasil peneliti yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara persial pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, secara persial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 14,324 sedangkan koefesien regresi b1ˡ = 0,453, b² adalah 0,225.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) gaya kepemimpinan (X2) kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 14,324+ 0,453 X1 + 0,225 X2 +e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengembngan sumber daya manuisa(X1) ditemukan t hitung = 5.091 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh gaya kepemimpinan (X2) terhadap kinerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X2) ditemukan t hitung = 3.139 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,00. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 32.830 lebih besar F tabel = 3,16 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.540 atau 54,0%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pegembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah 54,0%. Sedangkan pengaruh sebesar 46% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Pengembangan sumber daya manusia, Gaya kepemimpinan, Kinerja Pegawai

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MICROSOFT OFFICE POWER POINT PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN MAKHLUK HIDUP

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran interaktif microsoft office power point pada pokok bahasan sistem organisasi kehidupan makhluk hidup sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk microsoft office power point pokok bahasan sistem organisasi kehidupan makhluk hidup yang layak di uji coba sebagai media pembelajaran interkatif microsoft office power point. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Lee and Owens. Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil uji ahli media 98% dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 95%, hasil uji ahli materi 100%, hasil uji kelompok kecil 95% dan hasil uji kelompok besar 96%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran interaktif microsoft office power point layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, terdapat gambar yang jelas dan menarik, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi sesuai dengan bahan ajar, didesain khusus untuk siswa pada jenjang SMP, dan dapat ditampilkan dengan menggunakan lcd atau proyektor sehingga memungkinkan siswa dapat melakukan proses belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media interaktif microsoft office power point valid dan layak untuk digunakan pada materi sistem organisasi kehidupan makhluk hidup

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 3 FATULEU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 3 FATULEU Wandira, A) * Nomleni, F.Th.) ** Koroh, T. D) ** Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada pokok bahasan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan di SMA Negeri 3 Fatuleu sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk audio visual berbasis life skill pokok bahasan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Lee and Owens. Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil uji ahli media 96% dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 94%, hasil uji ahli materi 92%, hasil uji kelompok kecil 97% dan hasil uji kelompok besar 95%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis life skill layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan Kreatifitas belajar siswa, terdapat gambar yang jelas dan menarik, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi sesuai dengan bahan ajar, didesain khusus untuk siswa pada jenjang SMA, dan dapat ditampilkan dengan menggunakan android sehingga memungkinkan siswa dapat melakukan proses belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis life skill valid dan layak untuk digunakan pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkugan di SMA Negeri 3 Fatuleu. Kata Kunci : Pengembangan Media, Pemebelajaran Audio Visual, Life Skill. Keterangan : *Peneliti **Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, PENGEMBANGAN KARIR DAN KREATIVITAS KERJA PEGAWAI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Penempatan Kerja, Pengembangan Karir Dan Kreativitas Kerja Pegawai Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang Dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan, pihak manajemen perusahaan harus dapat memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya prestasi kerja karyawan. Adapun program dan kebijakan perusahaan pada bidang sumber daya manusia merupakan peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi kerja karyawan. Salah satu kebijakan yang dapat mempengaruhi prestasi kerja karyawan adalah pengembangan karir dan penempatan kerja (Puspitasari, Djali, & Pambelum,2015). Salah satu cara yang dapat dilakukan suatu organisasi atau instansi pemerintah untuk menjaga dan memelihara sumber daya manusia yang dimiliki yaitu dengan cara penempatan kerja dan pengembangan karir. Penempatan pegawai ini dilakukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan apa yang diharapkan baik secara ideal. Hal ini penting mengingat penempatan pegawai pada suatu kedudukan akan mempengaruhi terhadap pelaksanaan pekerjaan. Tidak jauh dari pentingnya penempatan kerja, pengembangan karir juga merupakan salah satu kunci meraih kinerja kerja yang optimal dari setiap pegawai, baik kreativitas dan prakarsanya akan berkembang. Pengembangan karir berkaitan dengan penyusunan jalur karir yang merupakan urut-urutan posisi (jabatan) yang mungkin diduduki oleh seorang pegawai mulai dari tangkat terendah hingga tingkat teratas dalam struktur organisasi. Prabowo dan Herawati (2007), mengutarakan bahwa prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang digapai karyawan untuk mengetahui sejauh mana karyawan mencapai hasil kerja yang diukur atau dinilai. Hasil kerja juga merupakan Penempatan kerja adalah proses pemberian tugas dan pekerjaan kepada karyawan yang lulus seleksi untuk dilaksanakan sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, serta mampu mempertanggung jawabkan segala resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas tugas dan pekerjaan, wewenang, serta tanggung jawabnya (Sastrohadiwiryo,2001). Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Stimultan dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 57.399 sedangkan regresi X1= -0,377, X2= -0,016 dan X3 = -0,275. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan kerja(X1), pengembangan karir(X2) dan kreativitas kerja pegawai(X3) terhadap prestasi kerja adalah sebagai berikut : Y =57.399 -0,377 X1 -0,016 X2 -0,275 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu tidak ada pengaruh variabel penempatan kerja (X1) terhadap variabel prestasi kerja(Y). Diketahui bahwa untuk variabel penempatan kerja(X1) di temukan t hitung = -1.821 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu variabel penempatan kerja(X1) tidak berpengaruh terhadap variabel prestasi kerja pegawai(Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu tidak ada pengaruh pengembangan karir(X2) terhadap prestasi kerja pegawai(Y) diketahui bahwa variabel pengembangan karir(X2) ditemukan t hitung = -0,076 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu variabel pengembangan karir(X2) memiliki pengaruh negatif terhadap prestasi kerja (Y). Sedangkan hasil uji hipotesis ketiga yaitu tidak ada pengaruh kreativitas kerja pegawai(X3) terhadap prestasi kerja pegawai(Y). Diketahui bahwa variabel kreativitas kerja pegawai(X3) ditemukan t hitung = -1,173 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dann Ha ditolak yaitu variabel kreativitas kerja pegawai(X3) tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja(Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung = 1.165 lebih kecil dari F tabel = 3,35 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya variabel penempatan kerja(X1), pengembangan karir(X2) dan kreativitas kerja pegawai(X3) tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai(Y). Dan terakhir berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R Square Adjusted adalah = 0,017 atau 17%. Hal ini berarti kontribusi dari variabel penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja pegawai adalah = 17%. Sedangkan sisanya 83% oleh variabel lain diluar yang tidak diteliti. Kata kunci :Penempatan Kerja, Pengembangan Karir, Kreativitas Kerja Pegawai, Prestasi Kerja Pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang ABSTRAK Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan cara memperhatikan pengembangan sumber daya manusia pegawai, kepuasan kerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai merupakan komponen penting dalam memberikan motivasi bagi pegawai dalamberkerja. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah pengembangan sumber daya melalui pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah , pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, dan kinerja pegawai. Menurut Simamora (2003:45), kinerja adalah ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai misinya. Sedangkan Riniwati (2011:50) mendefinisikan kinerja adalah unsur pencatatan hasil kerja SDM dari waktu kewaktu sehingga diketahui sejauh mana hasil kerja SDM dan perbaikan apa yang harus dilakukan agar di masa mendatang lebih baik. Untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan, organisasi disusun dalam unit-unit kerja yang lebih kecil, dengan pembagian kerja, sistem kerja dan mekanisme kerja yangjelas. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang mengunkan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa pengaruh pengembangan sumberdayamanusia melalui pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang berada dalam kategori rendah. pengembangan sumber daya manusia Pegawai dalam kategori rendah dan Kinerja Pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang mengunakan teknik analisis regresi linear sederhana diketahui bahwa pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,073 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,083 yang berarti sema tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya. pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,083 yang berarti semakin baik pengembangan sumber daya manusia kinerja pegawai semakin tinggi pula kinerjapegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail