ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ pengaruh prestasi kerja dan karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Sumberdaya Sewatama Project dalam bidang tenaga listrik PLTMG (peaker) 40 MW kupang”. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah : pengaruh prestasi kerja dan karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prestasi Kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dan Untuk menganalisis pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Sumberdaya Sewatama Project Dalam Bidang Tenaga Listrik PLTMG (Peaker) 40 MW Kupang. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi dan sampel pada karyawan PT Sumberdaya Sewatama Project Dalam Bidang Tenaga Listrik PLTMG (Peaker) 40 MW Kupang sebanyak 30 karyawan yang terpilih sebagai responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner sedangkan teknis analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan koefisien determinasi (R2). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda Y= 18,791 + 0.453 X1 + 0.256 X2. Diketahui konstan regresi sebesar 18.791 sedangkan koefesien regresi (b1) sebesar 0,453 artinya jika nilai prestasi kerja (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,453 atau 45,3% maka terbukti hipotesisi yang menyatakan prestasi kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y).Artinya semakin baik prestasi kerja karyawan (X1) maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis uji parsial (uji t) variabel prestasi kerja (X1). Diketahui uji t, thitung = 3,939 dan ttabel =1,703 dapat disimpulkan bahwa Jika nilai thitung 3,939>ttabel 1,703 dan tsignifikan 0,0001
Kata kunci : Prestasi kerja,karakteristik pekerjaan, dan kepuasan kerja karyawan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah pada KSP Kopdit Timau Indah Kupang”. Masalah yang diambil dari penelitian ini adalah pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah. Ada pun persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah koperasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan koperasi terhadap kepuasan nasabah dalam melakukan simpan pinjam.
Kualitas pelayanan merupakan konsep yang abstrak dan sukar dipahami, karena kualitas pelayanan memiliki karakteristik tidak berwujud, bervariasi, tidak tahan lama. kepuasan merupakan fungsi dari persepsi atau kesan atau kinerja dan harapan. Jika kinerja berada dibawah harapan, pelanggan tidak puas.
Metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan sumber data yang digunakan adalah data primer. Objek dalam penelitian ini adalah Kantor KSP Kopdit Timau Indah Kupang yang berlokasi di jln. H.R KOROH Sikumana, Kabupaten Kupang. Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari 50 responden. Pengumpulan data melalui observasi langsung dan survei yang diperoleh dengan cara pembagian kuesioner kepada responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji valididas, uji reabilitas, uji regresi linear sederhana, uji determinan dan uji T(Parsial) dengan menggunakan MS. Excel.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah koperasi timau Kupang. Pengaruh yang diberikan kedua variabel bebas tersebut bersifat positif artinya semakin tinggi kualitas pelayanan maka mengakibatkan semakin tinggi pula kepuasan nasabah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel 27 responden yang bekerja di Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan deskriptif, regresi linear berganda dengan uji hipotesis yaitu uji t (Simultan), uji F (persial) dan koefisien determinasi (R2).
Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai Pengaruh Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variable bebas Modal Manusia, Komitmen Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu Kinerja Pegawai. Pengaruh modal manusia terhadap kinerja pegawai dari hasi perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi modal manusia sebesar 0,144 selain itu, signifikan 0,005 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel moadal manusia mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengaruh Komitmen kerja terhadap kinerja pegawai berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk komitmen kerja sebesar 0,442 selain itu, signifikan 0,001< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel komitmen kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengaruh Kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk komitmen kerja sebesar 0,766 selainitu, signifikan 0,000< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel kepuasan kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Dari hasil analisi regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama-sama variable independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadapat variable dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai f hitung 240.264 lebih besar dibandingkan nilai f table sebesar 2,99 dengan nilai signifikan 0,000 karena niali signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa modal manusia, komitmen kerja, kepuasan secara Bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai kantor kecamatan taebenu kabupaten kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Budaya organisasi merupakan sistem makna bersama yang dianut oleh seluruh anggota yang membedakan satu organisasi itu dari organisasi- organisasi lain. Penerapan budaya organisasi yang kondusif dan menyenangkan dapat menjadi kekuatan yang mampu mengarahkan perilaku karyawan pada pencapaian tujuan organisasi melalui kinerja yangdiberikan.
Budaya organisasi yang kuat berguna untuk mengarahkan perilaku, karena membantu karyawan untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik sehingga setiap karyawan diawalkarirnya perlu memahami budaya organisasi dan bagaimana budaya itu diterapkan didalam sebuah perusahaan/organisasi. Tanpa adanya budaya organisasi jalannya roda perusahaan tidak memiliki pedoman atau acuan dalam bertindak dan memecahkan masalah. Dengan adanya budaya organisasi perusahaan mencerminkan nilai dan norma penentu arah organisasi untuk mencapai visi dan misi perusahaan.
Selain Budaya organisasi yang mempengaruhi kepuasan karyawan, pemberian kompensasi juga mempengaruhi kepuasan karyawan. Kompensasi merupakan bagian dari hubungan timbal balik antara organisasi dengan sumber daya manusia. Faktor lain yang memengaruhi kinerja seorang karyawan adalah pemberian kompensasi. Kompensasi merupakan hubungan timbal balik antara organisasi dengan karyawan. Menurut Hasibuan dalam jurnal (Rizal & Surya, 2018) menyatakan bahwakompensasi sebagai semua pendapatan dalam bentuk uang, barang, baikyang diterima secara langsung atau tidak langsung oleh karyawan sebagaiimbalan atas layanan yang diberikan oleh perusahaan.
Selain berpegang pada budaya organisasi, pihak manajemen perlu memberikan kepuasan kerja pada setiap karyawannya seperti memberikan gaji yang dikenal menjadi signifikan, tetapi kompleks secara kognitif dan merupakan faktor multidimensi, kemudian promosi jabatan yang membuat karyawan berlomba-lomba dalam melakukan yang terbaik atas rekam jejak kinerjanya supaya mendapatkan reward naik jabatan atau promosi jabatan, dan kondisi kerja yang baik.
Pemberian kompensasi menurut Hasibuan (2017:119) merupakan semua pendapatan yang berbentuk uang barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Pembentukan system kompensasi yang efektif merupakan bagian penting dari manajemen sumber daya manusia karna membantu menarik dan mempertahankan pekerjaan- pekerjaan yang berbakat. Selain itu sistim kompensasi perusahaan memilki dampak terhadap kinerja strategis.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara budaya organisasi dengan pemberian kompensasi serta kepuasan kerja pada pegawai kantor Walikota Kupang di bagian tata pemerintahan.
Menurut Irma & Gawi, 2016, Faktor kepuasan kerja pegawai sangat pentingartinya bagi perusahaan karena dengan adanya kepuasan bagi pegawai,diharapkan nantinya akan semakin meningkatkan kinerja dan berimbas pada peningkatan produktivitas perusahaan secara menyeluruh, atau dalam ilmu manajemen jasa dikenal dengan istilah“happy employee,happy customer”,yang berarti sebelum memuaskan pelanggan, harus terlebih dahulu memberi kepuasan bagi pekerja, sehingga pekerja pun akan dengan senang hati dan tulus ikhlas memberi pelayanan yang optimal bagi customernya.
Metode dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menjadikan pegawai pada bidang tata pemerintahan kantor Walikota Kupang sebagai populasi dan sampel yang berjumlah 30 orang.
Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah penyebaran kuesioner dengan angket tertutup. Kuesioner ini berisi tentang sejumlah pertanyaan atau pernyataan mengenai variable penelitian yaitu budaya organisasi, pemberian kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai dengan teknik analisis data meliputi analisis pendahuluan, analisis lanjutan, yang mana kedua alat analisis ini mempresentasikan indicator empiric dari konsep budaya organisasi dan pemberian kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai, berdasarkan data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang selanjutnya dilakukan uji korelasi rank spearman merupakan bagian daristatistik non parametrik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel.
Uji korelasi ranks pearman dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan dasar pengambilan keputusan sebagai berikut: (1) Jika signifikansi < 0,05 maka H0 ditolak, dan Ha diterima, yang berarti terdapat hubungan antar variable budaya organisasi, pemberian kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai, (2) Jika signifikansi > 0,05 maka H0 diterima dan Ha ditolak, yangberarti tidak terdapat hubungan antar variabel budaya organisasi, pemberian kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai
Dari hasil penelitian yang dilakukan melalui analisis pendahuluan dan analisis lanjutan, maka penulis memberikan kesimpulan sesuai dengan persoalan penelitian yang telah dilakukan yaitu (1) berdasarkan hasil analisis hubungan budaya organisasi terhadap kinerja pegawaikantorWali Kota Kupang bagian tata pemerintahan memiliki hubungan tidak yang searah, (2) berdasarkan hasil analisis hubungan pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai kantor Wali Kota Kupang bagian tata pemerintahan memiliki hubungan tidak searah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia adalah salah satu faktor penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencapai suatu tujuan dan sasarannya melalui usaha kooperatif sekelompok orang didalamnya, sehingga dapat dikatakan sumber
daya manusia adalah salah satu faktor penentu berhasilnya atau tidak suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika kerja dan stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, pengaruh stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT.PLN (persero ) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur
yang berjumlah 112 orang teknik sampel yang di gunakan adalah teknik random atau sampling acak dengan demikian sampel yang digunakan dalam peneliti ini adalah 87 orang karyawan PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adaalah kuesioner.
Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Adapun penjelasan dari persaman regresi linear berganda adalah sebagai berikut Y=4,306+0,801+0,589, nilai konstanta kepuasan kerja (Y) = 4,306 artinya jika etika kerja (X1) dan stress kerja (X2) sama dengan nol maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 4,306, nilai koefsien etika kerja (X1) = 0,801 artinya etika kerja (X1) mengalami kenaikan satu poin maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 0,801, nilai koefiseien stress
kerja (X2) = 0,589 artinya apabila stress kerja (X2) mengalami kenaikan satu poin maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 0, 598. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, Dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien etika kerja (X1) sebesar 0.801 selain itu signifikan 0.000<0,05 sehinga dapat dikatakan bahwa variabel etika kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan . Dimana etika kerja
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan terdapat pengaruh singnifikan stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan , Berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koeefisien stress kerja (X2) sebesar 0,589, selain itu signifikan
xvii 0,000<0,05 sehinga dapat disimpulkan bahwa variabel stress kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Pada PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab IV sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Hasil penelitian membuktikan bahwa Etika kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan
pada PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa tenggara Timur, Hasil Penelitian membuktikan bahwa stress kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada pada PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Timur. Adapun
saran penelitian Yaitu Untuk meningkatkan kepuasan kerja, ada baiknya perusahaan lebih memperhatikan etika kerja setiap karyawannya, dengan selalu memperhatikan sikap kerja yang terjadi di antara karyawan agar kepuasan kerja dapat ditingkatkan.hendaknya stress kerja tersebut juga benar-benar diperhatikan seperti beban kerja yang berlebih, agar jangan terjadi tumpang tindih pekerjaan bagi karyawan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar penelitian ini dapat dijadikan
bahan referensi, untuk penelitian selanjutnya
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee.
Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Populasi pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sebamyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y=10,037+0,217+ 0,446+e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 10,037,sedangkan koefisien b1 adalah 0,217 dan b2 adalah 0,446. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 10,037 artinya jika nilai kepuasan (X1) dan Kepercayaan Pelanggan (X2) sama dengan nol, Niat beli ulang (Y) memiliki nilai sebesar 10,037. Sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,217 artinya jika kepuasan (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka Niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan (X1) dan niat beli ulang (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,446 artinya jika kepercayaan pelanggan (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepercayaan pelanggan (X2) dengan niat beli ulang(Y).
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa kepuasan dan kepercayaan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
3) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan Kepuasan dan kepercayaan pelanggan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
Kata Kunci: Kepuasan, Kepercayaan Pelanggan, Niat Beli Ulang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan pasien puskesmas weliman di kecamatan weliman kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 99 responden yang berobat dipuskesmas weliman kabupaten malaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultan), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap variabel terikat kepuasan pasien. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar 0,204 artinya kualitas pelayanan (X1) mengalamai kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) mengalami peningkatan sebesar
0,204.berdasarkan hasil uji hipotesisi yang dilakukan ada pengaruh kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan pasien (Y).hal ini dibuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) ditemukan t hitung 2.615 < t tabel: 1.661 dan tingkat signifikan 0,010<0,005. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,416 artinya jika fasilitas kesehatan (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) akan meningkat sebesar 0,416.koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap
kepuasan pasien (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar: 4,930
< t tabel:1.661dan tingkat signifikan: 0,000<0,05.
Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas pelyanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dipuskeskesmas Weliman Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Secara parsial fasilitas kesehatan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) di Puskesmas Weliman kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Dan secara simultan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas weliman Kabupaten Malaka.
Kata Kunci: Kualitas Pelayana, Fasilitas Kesehatan, Dan Kepuasan Pasien
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yaitu: Untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasional terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka dan Untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu populasi yakni 72 perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan Teknik analisis data menggunakan Analisi Regresi Linear berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda: Y= 0,331+0,643+0,552+e diketahui bahwa bahwa nilai konstan a sebesar 0,331, sedangkan koefisien b1 adalah 0,643 dan b2 adalah 0,552. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa Nilai konstan sebesar 0.331 artinya jika nilai komitmen organisasional (X1) dan kepuasan kerja (X2) sama dengan nol, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) memiliki nilai sebesar 0.331. Sedangkan Koefisien regresi (b1) sebesar 0.643 artinya jika komitmen organisasional (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.643. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara komitmen organisasional (X1) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y). Dan koefisien regresi (b2) sebesar 0.552 artinya jika kepuasan kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.552. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan kerja (X2) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y).
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasional dan kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
Kata Kunci : Komitmen Organisasional, Kepuasan Kerja, Perilaku Kewarganegaraan Organisasional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap laporan keuangan organisasi pemerintah daerah pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Timor Tengah Selatan”.
Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam sebuah organisasi yaitu komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja, organisasi dapat berjalan lancar dan baik apabila dibantu dan didukung oleh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja yang baik agar dapat mencapai mencapai kinerja pegawai yang efisien. Komitmen organisasi adalah derajat dimana karyawan terlibat dalam organisasinya dan berkeinginan untuk tetap menjadi anggotanya, dimana didalamnya mengandung sikap kesetiaan dan kesediaan karyawan untuk bekerja secara maksimal bagi organisasi tempat karyawan tersebut bekerja. budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai, dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan internal. kepuasan kerja adalah suatu sikap karyawan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi, kerja sama antar karyawan, imbalan yang diterima dalam kerja, dan hal-hal yang menyangkut faktor fisik dan psikologis.
Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Keungan dan Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang pegawai yang menjalankan sistem akuntansi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner kepada responden kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis linear berganda menggunakan SPSS.
Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif variabel diketahui bahwa komitmen organisasi berada pada nilai rata-rata terendah dengan deviasi tinggi sedangkan budaya organisasi berada pada nilai rata-rata tertinggi dengan deviasi rendah dan kepuasan kerja berada pada nilai rata-rata rendah dengan deviasi rendah. Dalam analisis lanjutan yang menggunakann teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama diketahui bahwa untuk komtmen organisasi (X1)ditemukan T hitung sebesar 0.105 lebih kecil dari T tabel 1,703 maka komitmen organisasi (X1) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). sedangkan untuk budaya organisasi (X2) di temukan T hitung sebesar 0.000 lebih kecil dari T tabel 1.703 maka variabel budaya organisasi (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). dan untuk kepuasan kerja (X3) ditemukan T hitung 3,344 lebih besar dari T tabel 1,703 maka variabel kepuasan kerja (X3) berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y).
Kata kunci: komitmen organisasi, budaya organisasi, kepuasan kerja, laporan keuangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang”. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? 2) Apakah harga perpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan rumah makan dibrutus chiken oesapa kupang. 2) pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.00 for windows. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan, Harga dan Kepuasan Pelanggan.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa, 1) Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. 2) Harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka saran yang diberikan adalah pada variabel kualitas pelayanan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang paling rendah sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel harga, pernyataan harga produk dirumah Makan Brutus Chiken yang rendah membuat konsumen ingin berbelanja kembali sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel kepuasan pelanggan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH CITRA MEREK DAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MOBIL SUZUKI DI PT. SURYA BATARA MAHKOTA KUPANG TIAGO ANJELOTINELSON LAY ABSTRAK Suzuki Indonesia merupakan kelompok usaha yang bergerak dibidang industri otomotif yang memproduksi, memasarkan, memperniagakan motor, mobil dan motor tempel (outboard- motor). Hal tersebut juga diidukung dengan pelayanan purna jual suku cadang serta perbaikan/pemeliharaan di seluruh Indonesia yang solid dan terintegrasi dalam melayani para pelanggan Suzuki. Suzuki terus berinovasi tidak hanya soal produk namun juga layanan purna jual. Terbukti selama 2019, sekitar 1,1 juta pengguna mobil Suzuki melakukan servis di bengkel resmi atau mengalami peningkatan 8 persen dibandingkan tahun 2018. Suzuki mengandalkan 339 outlet servis yang tersebar di Indonesia yang menyediakan layanan sales, servis dan spare part.( PT. Suzuki Indomobil Group ) Suzuki Indonesia telah memberikan kontribusi untuk bangsa dan masyarakat dengan memberikan produk-produk bermanfaat bagi perkembangan bangsa. PT. Surya Batara Mahkota Kupang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan kendaraan roda empat khususnya mobil Suzuki yang berdiri sejak tahun 2011 yang berlokasi di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Jln. Timor Raya No. 1 Oeba, Kec. Kota Lama. Adapun upaya dari PT. Surya Batara Mahkota Kupang dalam menarik minat beli konsumen yaitu dengan melakukan pemasaran langsung dengan membagikan brosur sebanyak mungkin terhadap masyarakat luas dan juga memasang stand penjualan mobil pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang di titik- titik keramaian pada pusat kota untuk mengsosialisasi produk yang mereka tawarkan secara langsung terhadap masyarakat. penjualan mobil suzuki ini berkembang cukup pesat, hal ini ditunjukan oleh penjualan mobil suzuki pada tahun 2018 sebanyak 2.128 unit mobil, sedangkan pada tahun 2019 terjadi peningkatan penjualan dengan total 2.194 unit mobil namun Pada tahun 2020 terjadi penurunan penjualan dengan total 1.329 unit mobil, Hal ini terjadi karena faktor pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil sehingga terjadi penurunan penjualan pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Citra Merek dan Atribut Produk terhadap kepuasan konsumen pada Mobil Suzuki di PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Objek dalam penelitian ini adalah PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Metode dalam menentukan sampel menggunakan teknik Slovin maka ditetapkan jumlah responden sebanyak 50 responden. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan yaitu kusioner. Teknik analisis data, analisis pendahuluan yaitu menggunakan teknik skor dan Analisis Lanjutan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Citra Merek pada produk Mobil Suzuki tidak berpengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen di PT. Surya Batara Mahkota Kupang, dan Atribut Produk pada produk Mobil Suzuki berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen di PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Kata Kunci: Citra Merek, Atribut Produk, Kepuasan Konsumen
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS OELABA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT
KABUPATEN ROTE NDAO
Puskesmas sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan yang paling penting untuk memberikan fasilitas dan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat. Puskesmas diharuskan untuk selalu menjaga kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang bermutu. Puskesmas berarti harus memberikan fasilitas pelayanan kepada pasien didasarkan pada standart kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, sehingga dapat memperoleh kepuasan yang ahkirnya dapat meningkatkan kpercayaan pasien terhadap Puskesmas Oelaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
Fasilitas adalah peralatan fisik harus ada sebelum suatu jasa yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Karena bentuk jasa tak bisa dilihat, tidak bisa dicium dan tidak bisa diraba maka wujud fisik penting sebagai ukuran dari pelayanan (Tjiptono, 2011:38).
Kualitas pelayanan adalah suatu tingkat keunggulan yang dirasakan seseorang terhadap suatu jasa yang suatu jasa yang diharapkan dari perbandingan atara keinginan dan kinerja yang dirasakan konsumen setelah membeli jasa tersebut. Menurut Arianto (2018:83) kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai berfokus pada memenuhi kebutuhan dan persyaratan, serta pada ketepatan waktu untuk memenuhi harapan pelanggan. Sedangkan menurut Kasmir (2017:470) adalah tindakan atau perbuatan seseorang atau suatu organisasi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, sesama karyawan dan juga pimpinan.
Kepuasan pasien terbentuk dari penilaian pelanggan terhadap mutu, kinerja hasil, dan pertimbangan biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari produk atau pelayanan yang diterima.. Dengan demikian kepuasan terjadi karena penilaian terhadap manfaat serta kenikmatan yang diperoleh lebih dari apa yang dibutuhkan atau diharapkan (Koencoro, 2007). Sedangkan Menurut Pohan dalam Anggriani, 2017 adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan tenaga kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan upaya.
Berdasrkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini penulis akan membahas Pengaruh Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao
Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua pasien rawat jalan yang berobat/mengunakan jasa Puskesmas Oelaba sebanyak 1381 orang pasien.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 23.903 sedangkan koefisien regresi b1 = 0.281 dan b2 = 0.-185 Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Fasilitas (X1) dan Kualitas pelayanan (X2) terhadap Kepuasan pasien adalah sebagai berikut : Y = 23.903+ = 0.281 X1 + 0.-185 X2 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Fasilitas (X1) terhadap variabel Kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa untuk variabel Fasilitas (X1) di temukan t hitung = 3.452 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat signifikan = 0.001. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel fasilitas (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kualitas pelayanan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) ditemukan t hutung = -2.917 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat sig. = 0.004. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 8.130 lebih besar dari F tabel = 3,10 dan tingkat Sig = 0.002 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel fasilitas (X1) dan variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0.134 atau 13.4%. Hal ini berarti besar pengaruhnya fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah 13.4%. Sedangkan pengaruh sebesar 87,6% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi yang terjadi tersebut disebut dengan komunikasi organisasi untuk menghasilkan suatu pemahaman, kesatuan pengalaman, dan satu pengertian dalam mencapai tujuan. Kesatuan pengalaman tersebut membentuk suatu iklim komunikasi yang merupakan persepsi-persepsi mengenai pesan dan peristiwa yang terjadi dengan pesan yang terjadi dalam organisasi.
Orang-orang yang menjadi anggota suatu organisasi hidup dalam lingkup organisasi dan berinteraksi membentuk sistem sosial yang dalam perkembangannya tidak lepas dari pengaruh lingkungan baik lingkungan eksternalnya maupun lingkungan internalnya. Artinya selain harus hidup dengan perubahan lingkungan yang terkadang susah diprediksi, anggota organisasi juga harus menghadapi perubahan yang ada dalam lingkungan organisasi tersebut. Organisasi selamanya unik seperti halnya sidik jari dan lapisan salju, masing-masing organisasi memiliki budaya, tradisi, dan metode tindakannya sendiri yang secara keseluruhan menciptakan iklimnya (Davis, 2001)
Kepuasan kerja merupakan sebuah keadaan emosi positf yang di hasilkan dari evaluasi pengalaman kerja seseorang (Mathias,2011:158), Suparyadi, (2015:473), kepuasan kerja merupakan hasil evaluasi dari membandingkan atau analisis oleh pikiran,dan merasakan antara harapan dengan kenyataan atau hasil dari upaya-upaya yang di lakukan oleh seseorang.Robbins,(2013:74) menyatakan bahwa kepuasan keja perasaan positif tentang pekerjaan,yang di hasilkan dari evaluasi kerateristiknya,seseorang dengan tingkat tingi kepuasan kerja memengang perasaan positif tentang pekerjaannya,sementara orang dengan tingkat rendah memengang perasaan negatif.
Kepuasan kerja adalah perasaan dan penilaian seseorang atas pekerjaannya, khususnya mengenai kondisi kerja menyangkut harapan, kebutuhan dan keinginan. Kepuasan kerja merupakan tingkat kesenangan yang dirasakan seseorang atas peranan atau pekerjaannya dalam organisasi yang bisa memicu kenyamanan kerja dan sebaliknya, pelatihan sebagai modal keahlian untuk melkukan sebuah pekerjaan dan kompensasi sebagai faktor pemenuhan kepuasan pekerja atas usaha yang telah dikontribusikan untuk organisasi.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis Pengaruh Iklim Organisasi, Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Kantor Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air Cabang Betun Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 31 orang dan jumlah Populasi sebanyak 31 orang karyawan pegawai. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui.Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-5 untuk mendapakan data yang bersifat ordinal dan di beri skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Iklim organisasi (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka, hal ini terlihat dari signifikansi iklim organisasi (X1) 0,278> 0,05 dan nilai t hitung 1,223> 2,05183 t tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada berpengaruh antara variabel iklim organisasi (X1) terhadap kepuasan kerja (Y) pada pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel kompensasi (X2) pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel kompensasi (X2) 0,670 > 0,05 dan thitung 2,287 < 2,05183 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel k0mpensasi (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Produktivitas karyawan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
NOFLIANA NEOLAKA; NIM: 17192105 “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntasi Kabupaten Kupang” dibawah bimbingan IBU MESRI W. N.MANAFE, SE,M.Sc selaku Pembimbing I dan Ibu HERNY APRILIA MANUBULU, S.Sos,M.Si selaku Pembimbing II.
Perkembangan sistem informasi akuntasi didukung oleh banyak faktor yang dapat memberikan keefektivitasan dalam pencapaian sistem tersebut, diantaranya sumber daya manusia yang dapat mengelolah data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditunjukan kepada pihak internal dan eksternal serta tidak lepas dari dukungan pimpinan manajemen. Untuk itu penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah kepuasan pengguna akhir berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi dan apakah dukungan manajemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Populasi yang dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Sampel yang digunakan yaitu 30 orang pegawai pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna akhir mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis pertama Ha1 diterima dan H01 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (5,635>1,703) untuk nilai signifikansi sebesar 0,001 < dari 0,05 kemudian dukungan manajemen puncak mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis KeduaHa2 diterima dan H02 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (2,711>1,703) untuk nilai signifikan sebesar 0,012 < dari 0,05.
Kata Kunci : Kinerja Sistem Informasi Akuntasi, Kepuasan Pengguna Akhir, Dukungan Manajemen Puncak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA RUMAH MAKAN GEPREK BENSU KOTA KUPANG Salah satu cara untuk menuju keberhasilan suatu kegiatan pemasaran adalah dengan memahami perilaku konsumen dan meningkatkan kualitas juga bersedia untuk melakukan tindakan untuk penyedia jasa. Hal yang terpenting bagi pihak perusahaan adalah mengetahui dan memahami kriteria penentu jasa yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membantu mereka dalam mempertahankan, memelihara dan meningkatkan kualitas jasa yang sudah ada. Informasi yang baik akan menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk maupun layanan jasa, hal ini dikarenakan pengalaman yang terbentuk pada memori konsumen terhadap suatu jasa dapat membantu rasa percaya seseorang.Apabila pihak perusahaan tersebut mampu memberikan kepuasan kepuasan bagi konsumen, maka hal itu akan berdampak pada tingkat kepercayaan dan kualitas pelayanan karena pelayanan yang berkualitas dapat menarik minat konsumen. Menurut Tjiptono (2018 : 247) Kualitas layanan berfokus pada upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta ketepatan penyampaiannya untuk menyeimbangi harapan konsumen.Morgan dan Hunt (2014 : 26) menyatakan bahwa kepercayaan hanya ada ketika salah satu pihak memiliki keyakinan dalam kehandalan dan integritas orang yang dipercaya.Menurut Kotler dan Kevin Lane(2017 : 196) menyatakan kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan harapannya. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini akan membahas tentang Pengaruh Kualitas Layanan Dan Kepercayaan Konsumen Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Rumah Makan Geprek Bensu Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 orang pada Rumah Makan Gepek Bensu Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan Kuesioner.Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi Linier Berganda, Uji T, Uji F, Uji Koefisien Determinasi (R2) dan olah data menggunakan SPSS Versi 16. Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam regresi linier berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 4.377. Pengaruh Kualitas Layanan(X1) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) diketahui bahwa Kualitas Layanan (X1) ditemukan t_hitung 3,102 >t_tabel 1,986 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y).Pengaruh Kepercayaan Konsumen (X2) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) diketahui bahwa variabel Kepercayaan Konsumen (X2) ditemukan t_hitung 3,599 >t_tabel 1,986 maka maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Kepercayaan Konsumen (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y). Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai F_hitung sebesar 104.713 dengan nilai F_tabel adalah 3,09 sehingga nilai F_hitung>F_tabel atau 104.713 > 3,09 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan(X1) dan Kepercayaan Konsumen (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Rumah Makan Geprek Bensu Kota Kupang. Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) diketahui bahwa besarnya koefisien determinasi (R2)adalah 0,686 atau 68,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan Konsumen adalah 68,6% sedangkan pengaruh sebesar 31,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kualitas Layanan, Kepercayaan Konsumen dan Kepuasan Konsumen
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul : Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Kantor Bappeda Kabupaten Malaka. Skripsi ini ditulis oleh Meyanti Joelina Klau NIM 18410203 Fakultas Ekonomi, program studi manajemen jalur minat manajemen sumber daya manusia, Universitas Kristen Arta Wacana Kupang. Penelitioan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dan juga mengetahui pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, sampel yang berdasarkan pada karyawan bappeda kabupaten malaka di peroleh sampel 35 orang. teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) (uji f) dan uji koefisien determinasi(R2) dari hasil penelitin yang dilakukan beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) secara mutlak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) pada bappeda hall ini membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisis regresi linear berganda dan nilai konstanta sebesar –2,652 sedangkan nilai koefisien b1 0,752, b2 : 0,330 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan beban kerja (X1) dan Pengembangan karir (X2) terhadap kepuaan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut Y = -2,652+0,752+0,330+e . dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstantan -2,652 artinya jika nialai beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) sama dengan nol maka kepuasan kerja karyawan menurun sebesar -2,652 poin.koefisien regresi b1 sebesar 0,752 artinya jika beban kerja (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan kerja karyawan (Y) bakan meningkat sebesar 0,752. Dengan asumsi variable lain konstanyan .koefisien regresi b2 sebesar 0,330 artinya jika pengembangan karir mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,330 poin dengan asumsi variable lain konstantan. Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TREHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM PENGGUNAAN JASA PENGIRIMAN BARANG PADA JALUR NUGRAHA EKAKURIR CABANG KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Dalam Penggunaan Jasa Pengiriman Barang. Sehinngga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah harga dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dalam penggunaan jasa pengiriman barang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif, dengan jumalh populasi yang digunakan adalah sebanyak 35 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa item dari tiap variabel dinyatakan valid, dilihat dari Korelasi Pearson tiap item lebih besar dari 0,3338dan tiap variabel dinyatakan reliabel, dilihat dari Cronbach’s Alpha lebih besar dari 60. Berdasarkan hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah Y = 0,037+ -0,010 X1+ 0,032X2+ε.
Berdasarkan perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel Harga secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Pengiriman Barang Jalur Nugraha Eka Cabang Kupang. Hal ini terlihat dari nilai t hitung -0,304 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 2,040 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak, yang berarti bahwa variabel Harga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.
Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel Kualitas Pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Pengiriman Barang Jalur Nugraha Eka Cabang Kupang. Hal ini terlihat dari nilai t hitung29.035 yang lebih besar dari t tabel sebesar 2,040 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa variabel Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.
Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis f diketahui bahwa variabel Harga dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Pengiriman Barang Jalur Nugraha Eka Cabang Kupang. Hal ini terlihat dari nilai F hitung (746.126) > F tabel (2,68) maka H0 di tolak, artinya bahwa Harga dan Kualitas Pelayanan berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Pelanggan.
Kata Kunci : Harga (X1), Kualitas Pelayanan (X2) dan Kepuasan Pelanggan (Y)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Kompensasi Karyawan terhadap Turnover intention, kepuasan kerja karyawan terhadap turnover dan juga mengetahui pengaruh komitmen organisasional karyawan terhadap turnover intention. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, sampel yang berdasarkan pada karyawan koperasi telekomunikasi seluler kisel kupang di peroleh sampel 50 orang. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh kompensasi (X1), Kepuasan Kerja (X2), dan Komitmen Organisasional (X3) terhadap Turnover intention (Y) (Uji f) dan Uji Koefisien determinasi (R2)) dari hasil penelitian yang dilakukan kompensasi (X1), kepuasan kerja (X2) dan komitmen organisasional (X3) secara multak berpengaruh positif terhadap turnover intention (Y) pada koperasi telekomunikasi seluler kisel hal ini membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisis regresi linear berganda dan nilai konstanta sebesar 19,200 Sedangkan nilai koefisien b1 0,763, b2 0,637, b3 0,525 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan kompensasi (X1), kepuasan kerja (X2) dan komitmen organisasional (X3) terhadap turnover intention (Y) adalah sebagai berikut Y = -19,200+0,763+0,637+0,525+e. dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstanta 19,200 artinya jika nilai kompensasi (X1) kepuasan kerja (X2) dan Komitmen organisasional (X3) sama dengan nol maka turnover intention menurun sebesar -19,200 poin.koefisien regresi b1 sebesar 0,763 artinya jika kompensasi mengalami kenaikan sebesarb 1 poin maka Turnover intention akan meningkat sebesar 0,752 dengan asumsi variabel lain konstannya koefisien regresi b2 sebesar 0,637 artinya jika kepuasan kerja mengalami kenaikanj sebesar 1 poin maka turnover intention akan meningkat sebesar 0,637 Koefisien regresi b3 sebesar 0,525 artinya jika komitmen organisasi meningkat sebesar 1 poin maka turnover intention akan meningkat sebesar 0,525.Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 5%=(a=0,05) sebagai batasan .keiteria t tabel =t(a/2:n-k-1=t(0,05 / 50-4-1=50=1,67591.kriteria pengujian hipotesis dalam uji koefisien secara parsial atau terpisa adalah sebagai berikut:jika Thitung>Ttabel :maka Ha diterima dan H0 ditolak jika Thitug Ttabel maka Ha ditolak dan Ho diterima. Pengujian hipotesis pertama pengaruh kompensasi X1 Terhadap Turnover Intention Y berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan 0,000 0,05 dan Thitung 4,606 >1,67591 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh yang singnifikan antara variabel kompensasi X1 terhadap turnover intention Y .pengujian hipotesisi kedua pengaruh kepuasan kerja X2 terhadap turnover intention Y berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan 0,006 0,05 dan Thitung 2,534>Ttabel 1,67591 sehinga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel kepuasan kerja terhadap turnover intention. Pengujian hipotesis ketiga pengaruh komitmen organisasi X3 terhadap turnover intention Y bedasarkan tabel diatas bahwa nilai signifikan 0,0040,05 dan Thitung 3.015 >Ttabel 1,67591 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel komitmen organisasi X3 terhadap turnover intention Y. Dapat dilihat dari adjusterd R aquare yang diperoleh sebesar 0,473.Hal ini menunjukan bahwa 47,3 % dapat dijelaskan oleh kompensasi X1 kepuasan kerja X2 dan Komitmen organisasi X3 dan sisanya 52,7 dipengaruhi oleh faktor yang tidak dimasukan dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI MASA PANDEMI COVID19
(STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT)
Setiaporganisasi/perusahaanpastimempunyaitujuan yang harusdicapai dan sumberdayamanusiamerupakansumberpentingdalammencapaitujuanperusahan. Saat ini, semuaorganisasibisnisharusmempersiapkandiridenganbenar agar mampuberadaptasi di era globalisasisekarangsehinggamampuuntukbersaing dan dapatmenjawabsemuatantangandimasa yang akandating.sumberdayamanusia yang berkualitasdapatmemberikankontribusi yang positifdenganbekerjaefektif dan efisienpegawai yang memilikikinerjapositifadalahpegawai yang kompetendimana proses belajarharusmenjadibudayadariperusahansehinggaketerampilanpegawaiterusterpeliharasehinggapegawaidapatbekerjasesuaiharapanperusahaan.
Tujuan penelitianiniuntukmengetahuiseberapabesarnyakepuasankerja, stress kerjapegawai, pada RSUD Naibonatsemakinmeningkatsehinggakinerjapegawaiakanikutmenurun. Dengansemakinbanyaknyapasien covid-19 makaakanmenimbulkanstres pada pegawaisehinggakepuasankerjapegawaiakanikutmenurunsertaberdampakburuk pada kinerjapegawai pada RSUD Naibonat.
Konseppenelitiandalamskripsiiniadalahkinerjapegawai, kepuasankerja dan stress kerja. Kinerja pegawaidalampenelitianiniadalahhasildarisuatu proses yang mengacu dan diukurselamaperiodewaktutertentuberdasarkanketentuanataukesepakatan yang telahditetapkansebelumnya. Menurut Wibowo (2015:141) kepuasankerjamempunyaipengaruhpositifmoderat pada kinerja. Orang yang mempunyaitingkatkepuasankerjalebihtinggicenderungmempunyaitingkatkinerjatugaslebihtinggii, tingkat citizenship behavior lebihtinggi dan tingkatperilakukontraproduktiflebihrendah. Streskerjadalampenelitianiniadalahhal-hal yang mengganggupikiranpegawaidalammelaksanakanpekerjaanyaitukekhawatiran, perasaangelisah, tekanan, dan frustasi yang dapatberdampak pada psikismaupunfisik.
Penelitianinimenggunakanmetodekuantitatif. Denganjumlahpopulasisebanyak 200 orang pegawai. Sampel dalampenelitianiniadalahsebanyak 100 orang pegawai.Denganmenggunakanrumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukandenganmenyebarkankuesioner pada responden, kemudian data dianalisismenggunakanteknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS.
Dari hasilpenelitian, dalamanalisislanjutan yang menggunakananalisisdeskriptifpresentasediketahuibahwakepuasankerja pada RSUD Naibonatberadadalamkategori sangat baik, streskerjakaryawandalamkategoricukuptinggi, dan kinerjapegawaidalamketegoribaik. Indikatordarimasing-masingvariabeltersebut juga dideskripsikandenganbantuantabeldistribusifrekuensi.
Dalam analisislanjutan yang menggunakanteknikanalisis uji korelasi rank spearman diketahuibahwakepuasankerjamempunyaihubunganpositifdengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,000 dan correlation coefficient sebesar 0,479 yang berartisemakinbaikkepuasankerja, semakintinggi pula kinerjapegawai, dan sebaliknya. Sedangkanstreskerjamempunyaihubungannegatif dengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,018 dan correlation coefficient sebesar -0,237 yang berartisemakintinggistreskerja, semakinrendahkinerjapegawai, dan sebaliknya.
Kata Kunci :KepuasanKerja, StresKerja, Kinerja Pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Salah satu hal penting untuk mendapatkan konsumen yang loyalitas diperlukan strategi dan pelayanan yang baik yang dapat membuat konsumen merasa terpuaskan dan tetap setiap menggunakan produk tersebut serta harga yang wajar sehingga nantinya konsumen dapat mempercayai produk yang digunakan tersebut yang kemudian akan membentuk suatu loyalitas dari para konsumen.
Tujuan penelitian ini adalah pengaruh kepercayaan merek dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan pada pengguna sepeda motor di kota kupang.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah kepercayaan merek,kepuasan konsumen,dan loyalitas pelanggan. Menurut Oliver 2013:99 menyatakan bahwa pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai pontensi untuk menyebabkan perubahan perilaku. Menurut Maharani (2010:44-49),kepercayaan adalah keyakinan satu pihak pada reliabilitas,durabilitas,dan integritas pihak lain dalam relationship dan keyakinan bahwa tindakannya merupakan kepentingan yang paling baik dan akan menghasilkan hasil positif bagi pihak yang dipercaya. Menurut Kotler Dan Keller (2017:196) menyatakan bahwa kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara kinerja (hasil) produk yang diperkirakan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor di kota kupang yang berjumlah 100 orang. teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan spss. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriprif persentase diketahui bahwa kepercayaan merek pada pengguna sepeda motor berada dalam kategori tinggi, kepuasan konsumen berada dalam kategori tinggi, dan loyalitas pelanggan berada dalam kategori tinggi. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi.
Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel kepercayaan merek berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung t hitung = 4.072 lebih besar t tabel 1.66071 dan tingkat sig.=0.000. oleh karena nilai sig. <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel kepercayaan merek (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Y). Sedangkan kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung = 7.521 lebih besar t tabel =1.66071 dan tingkat sig.=0.000. oleh karena itu nilai sig.< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel kepuasan konsumen (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan.
Kata Kunci : Kepercayaan Merek , Kepuasan Konsumen Dan Loyalitas Pelanggan.