Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: Kelapa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA MEMANEN HASIL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SECARA ILEGAL

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah motif pelaku melakukan tindak pidana memanen hasil perkebunan, bagaimanakah modus pelaku melakukan tindak pidana memanen hasil perkebunan dan bagaimanakah akibat hukum terjadinya tindak pidana memanen hasil perkebunan terhadap pelaku dan barang bukti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana memanen hasil perkebunan, untuk mengetahui modus pelaku melakukan tindak pidana memanen hasil perkebunan dan untuk mengetahui akibat hukum akibat hukum terjadinya tindak pidana memanen hasil perkebunan terhadap pelaku dan barang bukti. sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian normatif dan teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Motif pelaku adalah untuk mendapatkan keuntungan dan memenuhi kebutuhan hidup 2. Modus pelaku : a. Terdakwa membawa pisau egrek adalah untuk mengegrek buah kelapa sawit b. Terdakwa menggunakan pisau dodos yang bergagang kayu dan sebatang gancu adalah untuk memotng kelapa sawit c. Terdakwa menggunakan kerajang along-along untuk menyimpan buah kelapa sawit 3. Akibat hukum terhadap terdakwa dan barang bukti dalam tindak pidana memanen hasil perkebunan kelapa sawit secara ilegal : a. Terdakwa ditahan b. Terdakwa dipidana penjara dan dibebankan membayar biaya perkara c. Barang bukti disita atau dijadikan barang bukti diperkara lainnya Berdasrkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka saran yag dapat di kemukakan penulis yaitu : Diharapkan kepada pemerintah untuk lebih banyak membuka lapangan pekerjaan berupa proyek swadaya, dan diharapkan kepada hakim supaya bisa menciptakan kepastian hukum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa (C. nucifera) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (C. Frutenscens L)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cabai rawit (C. frutescens L) adalah salah satu tanaman holtikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Selain buahnya, bagian lain dari tanaman cabai rawit seperti batang, daun, dan akarnya juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) perlakuan 1 = 0 mL POC sabut kelapa, perlakuan 2 = 100 mL POC sabut kelapa, perlakuan 3 = 200 mL POC sabut kelapa, perlakuan 4 = 300 mL POC sabut kelapa, perlakuan 5 = 400 mL POC sabut kelapa yang masing-masing diencerkan dalam 5.000 mL air dan kelas kontrol (tanpa perlakuan) = air tanpa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun, jumlah buah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari sabut kelapa terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 400mL memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TANGGUNG JAWAB TERHADAP ORANG LAPAR: Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 9:10-17 dan Implikasinya Bagi Pelayanan Jemaat GMIT Efata Deme, Klasis Sabu Barat Rajiua Dalam Menyikapi Persoalan Stunting

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tulisan ini memfokuskan pembahasan pada menafsir teks untuk memberi sumbangan bagi gereja dalam mengatasi masalah stunting. Stunting adalah persoalan sosial yang mencolok di NTT dan didapati pada anak di usia prasekolah. Stunting disebabkan oleh berbagai hal yang bermuara pada kurangnya asupan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan gizi anak. Stunting memiliki dampak buruk yang dapat memengaruhi kehidupan pengidapnya di masa depan. Stunting perlu disikapi oleh berbagai pihak termasuk GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme sebagai persekutuan yang meniru Kristus. Dalam menyikapi stunting dibutuhkan sikap tanggung jawab. Tulisan ini berupaya memaknai sikap tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sesuai hasil penafsiran teks Injil Lukas 9:10-17 dengan menggunakan metode tafsir naratif. Kerygma teologis yang penulis temukan menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sebagaimana yang diperlihatkan dan diajarkan oleh Yesus, dapat dibawa dalam konteks GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme dalam menyikapi stunting. Dalam upaya mengatasi stunting sikap awal yang mesti dilakukan oleh gereja ialah melayankan hospitalitas. Hospitalitas ini akan melahirkan tanggung jawab terhadap penderita stunting baik di dalam maupun luar gereja. Lebih lanjut, tanggung jawab yang lahir dari hospitalitas ini harus diwujudkan dengan memberi makanan yang bergizi sampai kenyang kepada penderita stunting. Perwujudan tanggung jawab terhadap penderita stunting ini dilaksanakan oleh gereja dengan membangun kemitraan atau bekerja sama dengan pemerintah, tenaga kesehatan, agama dan denominasi lain serta lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Pada akhirnya, tulisan ini mengajak GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme untuk menyatakan tanggung jawabnya terhadap mereka yang menderita stunting.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM HIJAU (Amaranthus hybridus L.)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM (Amaranthus hybridus L.) Pandie J. P)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* Kelapa di Indonesia merupakan jumlah tanaman produktif mencapai 73,6%. Kelapa atau Cocos nucifera adalah tanaman yang mempunyai batang yang lurus tinggi dengan buah yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah αpenggunaan arang tempurung kelapa muda (Cocos nucifera L.) sebagai media tanam berpengaruh nyata atau tidak nyata terhadap produktivitas pertumbuhan bayam hijau (Amaranthus hybridus L.). Penelitian untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari arang tempurung kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman bayam hijau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 0= kontrol (tanpa arang tempurung kelapa muda), perlakuan 1= 250 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 2= 500 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 3= 750 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 4= 1000 gram arang tempurung kelapa muda. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan Uji Beda Nyata (BNT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun dan diameter batang. Berdasarkan hasil penelitian pemberian arang tempurung kelapa muda terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman (fhit 23,46 > 3,48 α 0,05%) dan jumlah daun (fhit 8,44 > 3,48 α 0,05%) sedangkan memberikan pengaruh berbeda nyata pada parameter pengukuran diameter batang (fhit 4,74 > 3,48 α 0,05%). Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 1000 gram memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman bayam hijau 80,60 cm, jumlah helaian daun sebanyak 84 helai dan diameter batang 3,82 dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci : Bayam, Arang Tempurung Kelapa Muda, Pertumbuhan. Keterangan :*) Peneliti, **) Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF USING YOUNG COCONUT SHELL CHARCOAL (Cocos nucifera L.) ON THE PRODUCTIVITY OF SPINACH (Amaranthus hybridus L.) GROWTH Pandie P. J)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* As a country located in the tropics, Indonesia is one of the largest coconut producers in the world. The area of coconut plantations in Indonesia in 2005 reached 3.29 million ha with 73.6% productive plants. Coconut or Cocos nucifera is a plant that has a tall, straight stem with large fruit . This study aims to determine whether the use of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) as a planting medium has a significant or no significant effect on the growth productivity of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). Research to determine the best concentration of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) on the growth of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). The method used in this study was an experimental method using a randomized block design (RAK ) with treatment 0= control (without young coconut shell charcoal ), treatment 1= 250 grams of young coconut shell charcoal, treatment 2= 500 grams of charcoal young coconut shell, treatment 3= 750 grams of young coconut shell charcoal , treatment 4= 1000 grams of young coconut shell charcoal . The data obtained were analyzed by Anova analysis of variance and then a follow-up test was carried out with the Significant Difference Test (LSD). at the level of 5%. Parameters with the average value and the overall treatment value of each repetition observed include plant height, number of leaf blades and stem diameter. Based on the results of the research giving young coconut shell charcoal to the measurement parameters had a significant effect on plant height, number of leaves and stem diameter. Fertilizer application in the 5th treatments with a concentration of 100 0 gram has a significant effect in increasing plant height growth with an average green spinach plant height of 80.60 cm, a total of 84 leaf blades and stem diameter of 3.82 compared to other treatments. Keywords :Spinach, Young Coconut Shell Charcoal, Growth Description :*) Researcher, **) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA DALAM PERKARA PERIZINAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah: deskripsi putusan pengadilan tata usaha negara dalam perkara perizinan perkebunan kelapa sawit.rumusan masalah penelitian penulis adalah: 1.mengapa hakim pengadilan tun mengabulkan gugatan untuk sebagian sedangkan pt-tun menyatakan batal putusan ptun dan gugatan penggugat tidak dapat diterima. 2.mengapa hakim kasasi menolak permohonan pemohon sedangkan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian,tujuan untuk mengatahui alasan hakim ptun mengabulkan gugatan untuk sebagian dan alasan hakim membatalkan putusan PT-TUN serta alasan hakim menolak kasasi serta alasan hakim pk mengabulkan gugatan untuk sebagian. jenis penelitian normatif,bersifat deskriftif variabel bebas.variabel terikat.sumber data sekunder,bahan hukum primer,bahan hukum sekunder,bahan hukum tersier,kamus dan ensiklopedia. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan a.pertimbangan hakim pengadilan tun mengabulkan gugatan sebagian adalah sebagai berikut. 1) tergugat dalam menerbitkan surat keputusan obyek sengketa bertentangan dengan peraturan perundang undangan 2) bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu:asas kepastian hukum, asas akuntabilitas,asas profesionalitas,asas tertib penyelenggaraan negara,asas kecermatan,asas larangan penyalagunaan.b.Pertimbangan Hakim PT-TUN menyatakan batal putusan P-TUN dan gugatan penggugat tidak dapat diterima:1) obyek sengketa bersifat declaratoir 2) tidak memenuhi syarat formil c. pertimbangan hakim kasasi menolak permohonan pemohon adalah sebagai berikut: putusan judex facti pengadilan tata usaha negara medan, sudah tepat dan tidak salah dalam menerapkan hukum d. pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dan mengabulkan gugatan penggugat sebagian adalah sebagai berikut. 1) adanya kehilafan hakim atau kekeliruan hakim dalam putusan PT-TUN dan hakim tingkat kasasi. 2) putusan P-TUN telah memberikan pertimbangan yang cukup jelas. saran: kepala daerah mengeluarkan keputusan atau kebijakan harus berdasarkan peraturan perundang-undangan.dan asas-asas umum pemerintahan yang baik. judex factie dan judex juris dalam memberikan pertimbangan memperhatikan fakta-fakta dalam persidangan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ADA PERBANDINGAN PEREKAT TERHADAP KUALITAS BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilitian telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan perekat pada pembuatan briket arang tempurung kelapa . Bahan yang di gunakan yaitu serbuk arang tempurung kelapa yang diolah menjadi partikel dengan di bakar . Penilitian dilakukan dengan 10% , 15% , 20 % , 25 % perlakuan dengan ukuran ayakan bahan baku 60 mesh, rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji duncan. Setiap perlakuan mengalami 4 ulangan dengan berat bahan baku 1000 gr. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan perekat memberikan pengaruh pada perbandingan , lama nyala, massa jenis, dan kadar air.Perlakuan (perekat 25%) adalah perlakuan terbaik dari setiap perlakuan yang menghasilkan nilai massa jenis tertinggi 15% 26,1 gr,lama waktu pembakaran tertinggi 2 j 40 m, massa jenis tertinggi namun berbeda nyata dengan perlakuan (perekat 25 %) kadar air terendah 6 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP TERDAKWA PENCURIAN KELAPA SAWIT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini ialah Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa pencurian kelapa sawit. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa pencurian kelapa sawit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa pencurian kelapa sawit.Sifat penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan jenis penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif.Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa pencurian kelapa sawit yaitu: hakim mempertimbangkan alat bukti yang diajukan dipersidangan ternyata bersesuaian antara satu alat bukti dengan alat bukti lainnya, hakim mempertimbangkan unsur-unsur pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP ternyata semuanya telah terbukti secara sah dan meyakinkan.Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut:kepada hakim yang memeriksa dan mengadili perkara pidana pencurian dengan pemberatan supaya memperhatikan fakta yang terungkap dipersidangan serta bukti-bukti yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa, kepada Jaksa Penuntut Umum diharapkan agar lebih teliti dalam menyusun dakwaan maupun tuntutan sehingga dapat dibuktikan unsur-unsur pidana yang terdapat dalam satu dakwaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK NOMOR 86 /PMK.03 TAHUN 2020 BAGI KEBERLANGSUNGAN UMKM DI TENGAH WABAH COVID 19 (STUDI PADA UMKM KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI UMKM atau yang sering disebut sebagai usaha mikro kecil dan menengah merupakan usaha ekonomi produktif perorangan atau badan usaha. Kondisi keuangan UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima selama pandemi covid-19 banyak yang mengalami keterpurukan, hal ini akan mengancam keberlangsungan usaha para pekau UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Pemerintah melalui PMK Nomor 86 Tahun 2020 sudah menetapkan pemberian insentif pajak bagi UMKM yang berdampak covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 bagi keberlangsungan UMKM ditengah wabah covid-19. Dengan konsep penelitian kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 dan keberlangsungan usaha UMKM . teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa covid-19 berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Semakin lama pandemi covid-19 tidak tertangani oleh pemerintah, maka akan berdampak pada keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Selain itu, penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Pemanfaatan PPh UMKM ditanggung pemerintah yang diperpanjang sampai Desember 2020 ternyata berdampak kecil terhadap keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima karena banyak pelaku usaha UMKM yang melakukan pembayaran pajak selama masa pandemi kepada KKP Pratama terdekat sedangkan berdasarkan kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 para pelaku usaha UMKM mendapatkan kebijakan pembebasan masa pajak atau pajak ditanggung pemerintah dari masa pajak April- Desember 2020. Para pelaku usaha UMKM sangat mengharapkan bantuan pemerintah terkait pembebasan masa pajak yang telah diberikan. Penelitian ini mengharapkan adanya sosialisasi atau pendampingan dari KKP Pratama terkait kebijakan pajak terbaru serta adanya pendampingan dari pihak terkait agar keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kepala Lima tetap terjaga dengan baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS TEMPURUNG KELAPA TIPE SEMI MEKANIS

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS TEMPURUNG KELAPA TIPE SEMI MEKANIS Nanggi L. Alosius* Bunga Habba, J. F** Dethan, J.J.S** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Penelitian ini telah di laksanakan di laboratirum mekanisasi pertanian, Univesitas Kristen Artha Wacana . Pada awal teknik pengupasan tempurung kelapa yang sering digunakan petani kelapa adalah menggunakan parang. Pengupasan tempurung kelapa menggunakan parang pun terbilang belum efektif apabila digunakan untuk mengupas tempurung kelapa dalam jumlah sedikit. Penggunaan parang membutuhkan tenaga dan waktu yang besar. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang rancang bangun alat pengupas tempurumg kelapa semi mekanis, agar dapat menghemat tenaga dan waktu pengupasan kelapa yang mengakibatkan kesulitan bagi petani kelapa dalam hal pengupasan tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan rancang bangun dan kapasitas kerja alat pengupas tempurung kelapa tipe semi mekanis. Rancang bangun alat pengupas tempurung menggunakan metode trial and error dimana setelah alat dirancang atau di desain di lakukan uji coba dan bila di temukan komponen komponen yang belum berfungsi dengan baik maka di lakukan perbaikan terhadap komponen tersebut sampai komponen tersebut berfungsi dengan baik,penelitian di lanjutkan dengan menghitung kinerja alat pengupas tempurung kelapa dengan jumlah ulangan tiga kali.kinerja alat pengupas tempurung kelapa di hitung dengan rerata ulangan tersebut uji kinerja(jam/buah)hasil penelitian terhadap kinerja alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa cukup maksimal baik, dari hasil uji kinerja mesin pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa kapasitas kerja mesin pengupas trmpurung semi mekanis sebanyak 9 buah dengan waktu rata – rata 0,20 detik dengan menghasilkan pengupasan 137 buah/jam.dalam rancngan alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis ini mengunakan tenaga penggerak yaitu motor listrik(Dinamo penggerak) dan bahan utama adalah buah kelapa kering. Kata kunci :Kelapa,pengupas,tempurung,semi,mekanis *peneliti **pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Dari Campuran Air Kelapa Dan Daun Gamal (Gliricidia sepium) Sebagai Pupuk Organik Cair Dan´Aplikasinya Pada Tanaman Cabai Lokal (Capsicum frutescens L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi seperti protein, gula, serat, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium dan juga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pemanfaatannya selain sebagai bumbu masak dapat dimanfaatkan juga sebagai bahan baku berbagai industri makanan, minuman serta dapat meningkatkan citarasa dan selera makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk cair dari campuran air kelapa dan daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap pertumbuhan tanaman cabai padi (Capsicum frutescens L.) dan untuk mengetahui konsentrasi pupuk cair dari campuran air kelapa dan daun gamal (Gliricidia sepium) yang memberikan hasil pertumbuhan paling baik pada tanaman cabai padi (Capsicum fretescens L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor dengan 5 pengulangan dan 5 perlakuan yaitu perlakuan 1 = 8% POC daun gamal dan air kelapa, perlakuan 2 = 12% POC daun gamal dan air kelapa, perlakuan 3 = 16% POC daun gamal dan air kelapa, perlakuan 4 = 20% POC daun gamal dan air kelapa, perlakuan 5 = 50% POC daun gamal dan air kelapa, dan kontrol = air tampa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Different) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dengan keseluruhan nilai perlakuan dan pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi batang, jumlah daun, dan lebar daun. berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari air kelapa dan daun gamal terhadap tumbuhan cabai, semua parameter pengukuran memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Pemberian pupuk pada perlakuan 4 dengan konsentrasi sebesar 20% memberikan pengaruh yang paling signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun dibandingkan perlakuan lainnya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Kelapa Pada Tepung Terigu Terhadap Sifat Sensorik Biskuit

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu terhadap tingkat penerimaan sensorik biskuit yang disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Adapun perlakuan sebagai berikut : A kontrol ( tanpa tepung ampas kelapa) B (5% tepung ampas kelapa), C (10% tepung ampas kelapa) dan D (15% tepung ampas kelapa). Substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu berpengaruh terhadap sifat sensorik biskuit. Perlakuan substitusi tepung ampas kelapa yang menggantikan sebagian tepung terigu dalam pembuatan biskuit yang diterima panelis adalah perlakuan D (substitusi 15%) dengan nilai rata-rata tekstur biskuit (3,933 %) warna biskuit (4,6 %) rasa biskuit (4,489 %) aroma biskuit (4,556 %).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN FOSFOR DAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN CENDANA (Santalum album L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Fosfor Dan Air Kelapa Terdap Pertumbuhan Cendana (Santalum album L.) Pandie, R.)* Refli,Dr, M.Sc)** Solle, H. R. L, S.Si, M.Sc)** Cendana (Santalum album L) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi sehingga sangat prospektif untuk dikembangkan dan diperdagangkan.Namun memiliki tingkat kesulitan dalam perkecambahan.Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh kombinasi fosfor dan dan air kelapa terhadap cendana pada fase perkecambahan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka metode yang di gunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fosfor dan air kelapa konsentrasi 1000 ml menghasilkan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan benih cendana (Santalum album L).Oleh karena itu disimpulkan bahwa pengaruh pemberian Fosfor dan Air kelapa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan cendana ( Santalum album L). Kata kunci : Fosfor, air kelapa, benih cendana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “ Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L)” (Modok, Y.N)* (Solle, H.R.L)** (Theedens, R.G.P.M)** Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang sangat kaya akan sumber bahan pangan yang sangat tinggi salah satunya adalah terung (Solanum melongena L.). Buah terong memiliki kandungan mineral dan vitamin yang cukup lengkap, namun buah terong memiliki kandungan fosfor yang rendah. Terung memiliki manfaat sebagai obat kanker, hipertensi, dan asma. Terung digunakan sebagai sayur karena mengandung protein, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dan air kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman terung ungu (Solanum melongena L.) dan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik cair dan air kelapa muda yang paling tepat untuk menigkatkan pertumbuhan tanaman terung ungu (Solanum melongena L). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Botani Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dari bulan November sampai bulan Desember 2020. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL), faktorial yang terdiri dari 2 faktor 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 48 unit percobaan. Selanjutnya akan dianalisis dengan anova dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair dan air kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman terung ungu (Solanum melongena L.) memberikan hasil yang signifikan dari semua parameter pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik cair dan air kelapa muda sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang daun tanaman terung ungu (Solanum melongena L). Dalam penelitian ini konsentrasi pupuk organik cair dan air kelapa muda yang tepat terdapat pada konsentrasi 150 ml dan konsentrasi 200 ml dengan perlakuan P3A3. Kata kunci : Pupuk Organik Cair NASA, Air Kelapa Muda Keterangan : * Penulis ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kombinasi Pupuk Gandasil dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Kombinasi Pupuk Gandasil Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.) (GOLE, A)* (Solle, H.R.L)** (Hendrik, A. Ch)** Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang memiliki nilai komersial yang cukup baik dan mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi setelah kubis krob, kubis bunga dan brokoli. Tanaman selada mengandung mineral, vitamin, antioksidan, potassium, zat besi, folat, karoten, vitamin C dan vitamin E. Pupuk gandasil merupakan pupuk daun yang lengkap berbentuk kristal dengan kandungan umum yaitu Nitrogen, Fosfor, Kalium dan Magnesium yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Air kelapa muda dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman dilihat komposisi kimia seperti mineral, vitamin, gula, asam amino, dan fito hormon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk gandasil dan air kelapa terhadap pertumbuhan selada dan berapakah konsentrasi pupuk gandasil dan air kelapa yang dapat memacu pertumbuhan selada. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu konsentrasi pupuk gandasil dan air kelapa muda dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 54 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam ANOVA, apabila terdapat pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan maka dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5 %. Beradasarkan hasil ANOVA, pupuk gandasil dan air kelapa muda berpengaruh signifikan (ρ0,05) terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun dilanjutkan uji DMRT menunjukkan tinggi tanaman paling baik terdapat pada perlakuan G2Ak 2gr/200ml dengan rata-rata tinggi tanaman 13,54 cm, jumlah daun 7 helai, panjang daun 4,84 cm dan lebar daun 2,4 cm. Dengan demikian pupuk gandasil dan air kelapa muda berpengaruh nyata pada setiap parameter pengamatan. Kata Kunci : Selada, Gandasil, dan Air kelapa. Keterangan : * Penulis ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN HORMON NAA (Naphthalene Acetic Acid) DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH CABAI RAWIT PADI (Capsicum frutescens L.) SECARA IN VITRO

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

“Pengaruh Pemberian Hormon NAA (Naphthalene Acetic Acid) Dan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Benih Cabai Rawit Padi (Capsicum frutescens L.) Secara In Vitro” Punuf , E. M. E) * Solle, H. R. L.) ** Hendrik, A. Ch.)** ABSTRAK Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) termasuk famili terong-terongan dan tergolong tanaman semusim atau tanaman berumur pendek. Setiap daerah mempunyai istilah untuk tanaman cabai rawit, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) cabai rawit dikenal dengan nama cabai rawit padi karena ukuranya kecil menyerupai padi, dan rasanya sangat pedas dari cabai rawit lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon benih cabai rawit padi terhadap pemberian hormon NAA dan air kelapa muda secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu hormon NAA dengan 4 taraf konsentrasi, dan Air kelapa muda dengan 4 taraf konsentrasi, sehimgga terdapat 16 kombinasi perlakuan, dan diulang sebanyak 3 kali. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam ANOVA, kemudian dilanjutkan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil ANOVA menunjukan bahwa hormon NAA dan air kelapa muda berpengaruh signifikan (ρ 0,05) terhadap parameter pengamatan daya kecambah, tinggi tanaman, dan jumlah daun, kemudian dilanjutkan uji DMRT menunjukan daya kecambah tertinggi pada perlakuan NAA 2 Mg/L dan Air kelapa muda 25% dengan daya kecambah 56,7%, tinggi tanaman 5,92 cm, dan jumlah daun 2,67 helai. Dengan demikian hormon NAA dan air kelapa muda berpengaruh nyata pada setiap para meter pengamatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI PANTAI PASIR PANJANG KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wilhelmus L. Ratu (14380086). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima, Kota Kupang dibawah bimbingan Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D, Pembimbing I dan Ir Izaak Angwarmasse sebagai Pembimbing II P.rogram studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang yang saat ini mengalami pengembangan di wilayah pesisir seperti pembangunan hotel, jalan dan kegiatan reklamasi. Kegiatan pembangunan tersebut akan berdampak pada ekosistem wilayah pesisir dan organisme perairan seperti gastropoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan komposisi jenis, kelimpahanan, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi gastropoda Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2021 di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima Kota Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman, Keseragaman dan Dominansi. hasil penelitian yang telah di lakukan di Pantai Pasir Panjang Kelapa Kota Kupang terdapat (9) jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Cypraea annulus sedangkan Nilai indeks keanekaragaman berdasarkan kriteria indeks Shannon-wiener dikategorikan rendah, Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. dan nilai indeks Dominansi sedang. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Induksi Giberelin(GA3) dan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Benih Kapas (Gossypium hirsutum L)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kapas (Gossypium hirsutum L.) Merupakan salah satu tanaman penghasil serat yang penting. serat kapas dapat dijadikan sebagai benang,bahan dasar baju dan kapas rumah sakit. salah satu kebiasaan masyarakat menanam bibit kapas secara langsung tanpa perlakuan apapun sehingga bibit kapas yang ditanam tidak tumbuh. Perlu adanya upaya yang dapat menghasilkan bibit dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat agar dapat mengatasi permasalahan yang ada. Salah satu upaya untuk meningkatkan bibit dan pertumbuhan tanaman kapas yaitu dengan pemberian giberelin dan air kelapa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi giberelin dan air kelapa muda terhadap pertumbuhan benih kapas. Penelitian ini menggunakan RAL pola faktorial. faktor pertama berupa giberelin dengan 2 taraf perlakuan terdiri atas 0 ppm 150 ppm 200 ppm. Faktor kedua berupa air kelapa muda dengan 2 taraf perlakuan terdiri atas 0 ppm 150 ppm 200 ppm. Setiap perlakuan dan kontrol dikombinasikan sehingga tercipta 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun. Data empiris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT, jika Fhitung

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail