Abstrak
Cabai rawit (C. frutescens L) adalah salah satu tanaman holtikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Selain buahnya, bagian lain dari tanaman cabai rawit seperti batang, daun, dan akarnya juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) perlakuan 1 = 0 mL POC sabut kelapa, perlakuan 2 = 100 mL POC sabut kelapa, perlakuan 3 = 200 mL POC sabut kelapa, perlakuan 4 = 300 mL POC sabut kelapa, perlakuan 5 = 400 mL POC sabut kelapa yang masing-masing diencerkan dalam 5.000 mL air dan kelas kontrol (tanpa perlakuan) = air tanpa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun, jumlah buah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari sabut kelapa terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 400mL memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya.