Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

798 hasil
Penulis: Ari
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul “Skripsi Deskripsi Tentang Hakim Terhadap Anggota Nasional Indonesia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan”. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah:Mengapa Judex Facty menjatukan Putusan Pemidanaan Sedangkan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap Anggota Tentara Nasional Indonesia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk mengetahu Judex Facty Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Sedangkan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Bebas terhadapa Anggota Tentara Nasional Indonesia. Penelitian ini bersifat Deskriftif analisis artinya bahwa penelitian ini termasuk lingkungan penelitian yang menggambarkan,menelaah,menjelaskan secara tepat serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini yakni tindak pidana pemerkosaan Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif, karena dalam penelitian hukum normatif terutama menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa disebut dengan (liblarybsearch), Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variabel Bebas ( Independent Variabel) adalah variebal yang mempengaruhi variabel terikat, variabel bebas ini adalah peertimbangan judex facty menjatuhkan putuab pemidanaan sedangkan judex juris menjatuhkan putusab bebas terhadap Anggota Tentara Nasioanl Indonesia Yang melakukan tindak pidana pemerkosaan. Sedangkan Variabel Trikat ( Depedent Variabel) Adalah variabel yang tergantung pada varibel bebas oleh karenanya variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim Terhadapa Anggota Tentara Nasional Indonsia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan. Sumber data yang di gunakan adalah sumber sumer data Sekunder dengan 3 ( tiga) bahan yaitu Bahan Hukum Primer, Sekunder dan Tersier. Bahan Hukum Primer yaitu seperti putusan Nomor:48/PMIII18/AD/IV2015, PutusanNomor: 76/PMT.III/BDG/AD/IX/2015, Putusan Nomor : 297/K/MIL/2015. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka Alasan karena judex facti tedapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan bahwa Terdakwa dalam melakukan tindak pidana sebagaimana di atur dan di ancam menurut pasal 285 Kitab Undang-undang Hukum Acaera Pidana. Alasan judex juris/Mahkamah Agung berpendapat adanya kesalahan penerapan hukum dan Terdakwa tidak terbukti melakukan tinnak oidana seagaimana di dakwakan oleh Odittur Militer Yang menjadi akibat hukum dari putusan bebas terhadap nama baik dan penahanan yang telah dijalani terdakwa yaitu memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya. Kata Kunci : Pemerkosaan ,Judex Facti, Judex Juris

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA IZIN USAHA MINYAK DAN GAS BUMI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini adalah Kajian yuridis putusan hakim terhada pelaku tindak pidana izin usaha Minyak dan gas bumi. Rumusan masalah Megapa hakim judex facti memutus pidana sedangkan hakim judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim judex facti memutus pidana sedangkan hakim judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi. Sifat Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis artinya bahwa penelitian ini yang hendak menggambarkan, menelaah, dan menjelaskan suatu keadaan atau fenomena secara tepat dan terang benderang tanpa ada perlakuan dari objek yang diteliti yaitu pertimbangan hakim judex factie memutus pemidanaan sedangkan hakim judex juris memutus bebas. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian hokum normatif, menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa di sebut dengan (liblary search). Variabel bebas (independent variable) dari penelitian ini adalah alasan judex factie memutus pemidanaan sedangkan hakim judexjuris memutus bebas. Variabelterikat (dependent variable) dari penelitian ini adalah tindak pidana izin Usaha Minyak dan Gas Bumi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan 3 (tiga) bahan hukum yaitu Bahan Hukum Primer , sekunder dan tersier. Bahan hukum primer yang digunakan dari penelitian ini yaitu Undang-undang Dasar 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana, Putusan Nomor 880/Pid.Sus/2018/ PN.SMG, putusan Nomor 132/Pid.Sus/2019/PT SMG, putusan Nomor 3229K/Pid.Sus/2019. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis terhadap satu kasus dengan 4 (empat) putusan yaitu: Hakim judex facti memutus pidana terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi karena Dakwaan Jaksa Penuntut Umum sempurna, Terbukti unsur pasal yang didakwakan, Pertimbangan keadaan yang memberatkan dan meringankan. Sedangkan hakim Judex Juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi, disebabkan karena Terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan, Hakim judex facty telah salah dalam menerapkan hukum. Kata Kunci: Tindak Pidana; Judex Facty; Judex Juris; Minyak dan Gas Bumi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KOMBINASI KULIT PISANG KULIT TELUR DAN RUMPUT LAUT PADA PERTUMBUHAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L )

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Pupuk Organik Kulit Pisang Kulit Telur dan Rumput Laut Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Sah, F.A.) * Ngginak, J)** Bullu, N.I )** Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Kebutuhan bawang merah tidak dapat dihindari oleh konsumen rumah tangga sebagai bumbu masakan sehari-hari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kulit pisang kulit telur dan rumput laut pada pertumbuhan bawang merah (Allium ascalonicum L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) denganKontrol (tanpa PO), perlakuan K1 = 25 g PO kulit pisang, kulit telur dan rumput laut perlakuan K2 = 50 g, POkulit pisang kulit telur dan rumput laut, perlakuan K3 = 75 g POkulit pisang kulit telur dan rumput laut, perlakuan K4 = 100g PO kulit pisang kulit telur dan rumput laut. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%.Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helai daun, Lebar daun dan jumlah umbi. Berdasarkan hasil penelitian pemberian PO darikulit pisang kulit telur dan rumput laut terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun lebar daun jumlah umbi. Pemberian pupuk pada perlakuan K2 dengan konsentrasi sebesar 50 g pupuk organik kulit pisang, kulit telur dan rumput laut memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman bawang merah57,25 cm, jumlah helaian daun sebanyak 41,31, lebar daun 0,63 dan jumlah umbi sebanyak 19. Kata kunci :Bawang Merah, pupuk organik, kulit pisang, kulit telur, rumput laut. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing ABSTRACT Effect of Organic Fertilizer of Eggshell Banana Peel and Seaweed on Red Onion Plant Growth (Allium ascalonicum L) Sah, F.A.) * Ngginak, J)** Bullu, N.I )** Shallots (Allium ascalonicum L.) are one of the basic human needs. The need for shallots cannot be avoided by household consumers as a complement to daily cooking spices. This study aims to determine the response of banana peel and seaweed fertilizer on shallot growth (Allium ascalonicum L.). The method used in this research is experimental method using Randomized Group Design (RAL) with Control (without PO), treatment K1 = 25 g PO banana peel, eggshell and seaweed treatment K2 = 50 g, PO banana peel eggshell and seaweed, treatment K3 = 75 g PO banana peel eggshell and seaweed, treatment K4 = 100 g PO banana peel eggshell and seaweed. The data obtained were analyzed by ANOVA and then further tests were conducted with DMRT (Duncan Multiple Range Test) at the 5% level. Parameters with the average value and the overall treatment value of each repetition were observed including plant height, number of leaflets, leaf width and number of tubers. Based on the results of the study, the provision of PO from banana peel eggshell and seaweed on the measurement parameters gave a significant effect on plant height, number of leaves width of the number of tubers. Giving fertilizer to the K2 treatment with a concentration of 50 g of organic fertilizer banana peel, eggshell and seaweed has a significant effect in increasing plant height growth with an average shallot plant height of 57.25 cm, the number of leaflets as much as 41.31, leaf width 0.63 and the number of bulbs as many as 19. Keywords: Shallot, organic fertilizer, banana peel, eggshell, seaweed. Description: *) Researcher **) Supervisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG” Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kromus berspora yang memiliki karakteristik berupa daun muda yang menggulung seperti gagang biola. Tumbuhan paku dapat dimanfaatkan untuk kesejatraan makhluk hidup, yaitu bahan pangan, obat-obatan maupun tanaman hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan indeks keanekaragaman tumbuhan paku yang terdapat di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpose sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman, kerapatan relatif dan kelimpahan. Jenis tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang terdapat 9 jenis tumbuhan paku yaitu Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan paku masuk dalam kategori sedang yaitu 1,6043, nilai kerapatan relatif (Rdi) masuk dalam kategori rendah 1,6917 dan nilai kelimpahan tumbuhan paku kategori tertinggi yaitu 0,0084 dan terendah 0,0001. Demikian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu yaitu 9 jenis, 5 jenis teresterial dan 4 jenis epifit. Parameter lingkungan jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan air terjun Oesusu berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Tumbuhan Paku Keterangan : * ) Peneliti ** ) Pembimbing ABSTRACT “DIVERSITY OF FERNS (Pteridophyta) IN THE OESUSU WATERFALL AREA KUPANG DISTRICT’’ Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Ferns are spore chorus plants that have the characteristics of young leaves that curl like a violin handle. Ferns can be used for the welfare of living things, namely food, medicine, and ornamental plants. The purpose of this study was to determine the types and diversity index of ferns found in the Oesusu Waterfall area, Kupang Regency. The data collection technique used in this study was purposive sampling through the identification stage. The method used is the cruise method. Data analysis by calculating diversity index, relative density, and abundance. There are 9 types of ferns found in the Oesusu waterfall area, Takari District, Kupang Regency, namely: Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis Sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. The diversity index (H') value of ferns is in the medium category, namely 1.6043, the relative density value (Rdi) is in the low category, 1.6917 and the highest abundance value of ferns is 0.0084 and the lowest is 0.0001. Thus it can be concluded that the ferns found in the Oesusu waterfall area are 9 species, 5 terrestrial species, and 4 epiphyte species. The environmental parameters of fern species in the Oesusu waterfall area are based on temperature, humidity, and light intensity. Based on air humidity it is classified as high, based on temperature it is classified as moderate to cold and based on light intensity it is classified as moderate. Keywords: Diversity, Types of Ferns Information : * ) Researchers ** ) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GEREJA SITUS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Warisan Budaya adalah produk/hasil budaya fisik dari tradisi dan prestasi spiritual dalam bentuk nilai dari masa lalu. Menurut UNESCO, warisan budaya terdiri dari dua bagian yaitu tangible cultural dan intangible cultural. Tangible cultural seperti: monumen, artefak, cagar budaya dan kawasan, intangible cultural seperti: bahasa ritual dan tradisi. Warisan budaya sangat penting untuk dilestarikan, hal ini adalah upaya menjaga sejarah bangsa. Bangunan Situs Gereja Kota Kupang merupakan sebuah bangunan dilindungi oleh Undang-Undang Benda Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010. Dalam penelitian penulis menggunakan metode studi lapangan, dalam memenuhi kebutuhan akan data-data penulisan memilih penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk membuat deskripsi, gambaran/lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang akan diteliti. Saat cendana mulai dikenal sebagai komoditi perdagangan, Kupang telah dikenal oleh bangsa-bangsa asing terutama China. Kristen yang mula-mula hadir di Kupang adalah Kristen Katolik yang dibawa oleh pedagang Portugis. Setelah kehadiran Portugis datang juga Belanda menyebarkan agama Kristen Protestan, Belanda pertama kali memerintah pada tahun 1613 kemudian tahun 1614 Belanda menghadirkan seorang Pdt di Kupang untuk kebutuhan keimanan orang-orang Belanda sendiri. Kehadiran seorang Pdt Belanda membuat raja Kupang ingin mengkristenkan seluruh warga Kupang. Hasil kristenisasi oleh Belanda membuat Kupang memiliki sebuah gedung gereja dengan arsitektur Eropa abad pertengahan yang dinobatkan sebagai situs berdasarkan SK: KM.51/OT.007/MKP/2004. Bangunan gereja situs Kota Kupang masih aktif digunakan sebagai tempah ibadah oleh lembaga GMIT. Bangunan situs tidak hanya mendapatkan pelayanan dari GMIT tetapi oleh pihak pemerintah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LAJU PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN PERBANKAN GO PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Laba setiap tahun dapat mengalami kenaikan dan penurunan baik dalam jumlah besar maupun kecil. Dengan kondisi yang berubah-ubah, lembaga perbankan memperoleh tantangan dalam mengelola bisnisnya agar dapat bertahan. Berkaitan dengan kesinambungan dan stabilitas bisnis lembaga keuangan, laba menjadi faktor yang penting. Laba merupakan salah satu informasi potensial yang terkandung di dalam laporan keuang dan informasi yang sangat penting bagi pihak internal maupun eksternal perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM), terhadap Pertumbuhan Laba secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 yang berjumlah 48 perusahan perbankan. Peneliti ini menggunakan purposive sampling, dimana dari 48 perusahan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia hanya 10 perusahaan perbankan yang dapat menjadi sampel penelitian. Ada empat variabel independen yang dikaji dalam penelitian ini yaiti: Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) sedangkan Pertumbuhan Laba sebagai variabel dependen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis menggunakan alat bantu program SPSS. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keempat variabel bebas yaitu: Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) tidak mempunyai pengaruh secara simultan terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.sedangkan secara parsial bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margn (NPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT.INDOFARMA DAN PT.KALBE FARMA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan dapat mengembalikan investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan .Dalam kata lain semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan PT. Indofarma dan PT. Kalbe Farma Tbk dengan menggunakan rasio profitabilitas serta untuk mengetahui perbandingan kinerja perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan PT.Indofarma dan Kale Farma dilihat dari rasio Profitabilitas (Return On Aset) itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Kalbe Farma. Dilihat dari rasio profitabilitas pada rasio(return on equity), PT. Kalbe Farma itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Indofarma. Rasio Return On Assets (ROA) Kalbe Farma terdapat perbedaan secara signifikan antara PT.Indofarma dan PT. Indofarma serta Return On Equity terdapat perbedaan yang signifikan antara PT.Kalbe Farma dan Indofarma. Populasi dalam Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan analisis rasio keuangan.Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan PT Indofarma dan PT Kalbe Farma yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui situs www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan axcel .Hasil Profitabiltas ROA menunjukan Bahwa nilai tertingggi pada PT Indofarma dan Profitabilitas ROE menunjukan nilai tertinggi pada ROE

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH WILAYAH KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Efektivitas pajak PKB merupakan perbandingan antara penerimaan pajak PKB dengan target penerimaan untuk mengetahui Efektivitas dari pelaksanaan penerimaan pajak PKB, dengan membandingkan target yang ditetapkan dengan realisasinya. Penerimaan pajak PKB dapat membantu dalam peningkatan pendapatan suatu daerah, seberapa besar peningkatannya pajak PKB untuk memenuhi pendapatan asli daerah, melalui penerimaan pajak PKB yang tujuannya juga untuk mengukur potensi penerimaan pajak PKB yang sudah menunjukkan tingkat yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan suatu daerah dalam menigkatkan pendapatan asli daerah, dan digunakan untuk mengukur Efisiensi dalam penerimaan pajak PKB, dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Dokumentasi yaitu mengambil populasi dan sampel dengan melakukan Dokumentasi sebagai pengumpulan data. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Efektivitas pajak PKB, pendapatan asli daerah dan Efisensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Efektivitas Pemungutan pajak PKB di UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kota Kupang pada tahun 2019-2021 tergolong sangat Efektif dimana pemungutan pajak PKB rata-rata mencapai 80% - 90% atau rata-rata realisasi mencapai Rp. 977. 857.160.946 dari target yang ditetapkan. Rata-rata target pendapatan asli daerah tahun 2019 sampai tahun 2021 menjadi sebesar Rp 135.740.069.707 dan realisasi penerimaan pendapatan asli daerah di UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kota Kupang Menjadi sebesar Rp 145.387.269.396 dan rata - rata efektivitas tahun 2019 sampai dengan 2021 mencapai Rp 80% - 90% terbilang sangat efektif. Realisasi pendapatan asli daerah pada tahun 2019 sangat efektif dikarenakan penerimaan retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah sudah mencapai target yang direncanakan, hal ini dapat dilihat dari presentase efektifitas 99,68%. Efisiensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah dari tahun 2019 sampai dengan 2021 rata-rata mencapai 9,12% Efisiensi pajak PKB terhadap pendapatan asli daerah dikatakan sangat rendah karena kurang dari <10%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN MANAJEMEN ASET PROPERTI PEMERINTAH DAERAH PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAN ASET DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem pemerintahan daerah sangat erat kaitannya dengan otonomi daerah yang saat ini telah berlangsung di Indonesia. Dengan pelaksanaan otonomi daerah diharapkan pemerintah daerah mampu mengatur sistem pemerintahannya sendiri dengan memaksimalkan sumber daya yang di miliki. Dalam tahap perencanaan manajemen aset memastikan efektivitas dan koordinasi kegiatan manajemen aset yang disusun pemerintah serta mengawasi penggunaan dana dalam proses manajemen aset properti sangat berpengaruh terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Karena pada dasarnya kunci keberhasilan manajemen aset adalah memiliki potensi daerah yang efektif dan efisien. Salah satu bentuk pengelolaan aset yaitu konsep real property adalah suatu hak perorangan/badan hukum untuk memiliki dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, misalnya hak milik/hak guna bangunan berikut bangunan (permanen) yang didirikan diatasnya/tanpa bangunan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk megetahui seberapa efektif pengelolaan manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan kuantitatif dengan rasio efektivitas untuk menggambarkan secara akurat mengenai fakta-fakta perhitungan dan memberikan prediksi mengenai hasil penelitian guna mendapatkan suatu kesimpulan. Populasi yang dipakai peneliti ini adalah dokumen Laporan keuangan Badan Pendapatan dan Aset daerah Provinsi NTT. Dengan demikian maka untuk kepentingan analisis maka sampel dokumen Laporan keuangan yang diambil adalah Laporan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Tahun 2021-2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor badan pendapatan dan aset daerah provinsi NTT kurang efektif dan tidak efektif karena adanya pandemic covid-19 yang melanda dunia, Indonesia dan Nusa Tenggara Timur. Pengelolaan manajemen aset properti juga masih kurang efektif karena terdapat beberapa Permasalahan seperti :keterbatasan sumber daya, (SDM terbatas sedangkan jumlah aset itu banyak), ketersediaan anggaran untuk melakukan monitoring dan pengawasan itu minim sekali serta sistem aplikasi tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) belum maksimal. Hasil penelitian ini di harapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERBEDAAN LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL (BOOK-TAX DIFFERENCES) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KERAMIK, PORSELEN, DAN KACA PERIODE 2018-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Book tax differences adalah perbedaan besaran laba akuntansi atau laba komersial dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak. Martani menyatakan bahwa, laba akuntansi adalah laba atau rugi bersih selama satu periode sebelum dikurangi beban pajak yang dihitung berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum, sedangkan laba kena pajak atau laba fiskal (rugi pajak atau rugi fiskal) adalah laba (rugi) selama satu periode yang dihitung berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Pajak atas pajak penghasilan yang terutang (dilunasi). Persoalan Penelitian yang diteliti dalam skripsi ini yaitu (1) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? (2) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. (2) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang Pengaruh Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Fiskal (Book-Tax Differences) Terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan keramik, porselen, dan kaca dari tahun 2018-2021 di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 8 perusahaan. Data penelitian diperoleh dari data kuantitatif dengan metode dokumentasi, yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder berupa catatan-catatan, laporan keuangan tahunan pada perusahaan manufaktur sub sektor keramik, porselen, dan kaca yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2021. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 7 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis linear berganda. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah perbedaan permanen, perbedaan temporer, pertumbuhan laba yang merupakan proksi dari book tax differences. Pertumbuhan laba yang digunakan dihitung dengan cara mengurangkan laba periode berjalan dengan laba periode sebelumnya kemudian dibagi dengan laba pada periode sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permanen dan temporer berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Perbedaan permanen book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar 0,546. Perbedaan temporer book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar -1.056

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EKUALISASI PAJAK SPT MASA PPN DENGAN SPT TAHUNAN PPh BADAN PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI (Studi pada PT Gabriel Gabryela Jaya)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada tahun 2012, ekualisasi pajak diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2020.Peraturan ini mengatur mengenai Pedoman Penggunaan Metode dan Teknik Pemeriksaan untuk Menguji Kepatuhan Kewajiban Perpajakan. Namun, dua tahun setelahnya, yaitu tahun 2014, peraturan tersebut telah dicabut atau tak berlaku lagi. Dirjen Pajak mengeluarkan Peraturan Nomor PER-07/PJ/2014 tentang Pencabutan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2012.Maka dari itu, dasar hukum dari Ekualisasi Pajak mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak tahun 2017 yaitu Nomor SE-10/PJ/2017 yang menjelaskan tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Lapangan dalam Rangka Pemeriksaan untuk Menguji Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan. Ekualisasi pajak adalah mencocokkan data di SPT (mencocokkannya disajikan terperinci per transaksi ) dengan pos-pos yang terdapat di buku-buku pengeluaran/pembelian/penjualan yang memiliki hubungan dalam pembukuan dan atau laporan jenis pajak yang lain (baik sebagian maupun keseluruhan). Dapat disimpulkan ekualisasi pajak adalah proses menyamakan biaya/pendapatan yang merupakan objek pajak dengan surat pemberitahuan (SPT). Ekualisasi Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan proses pencocokan antara data yang dilaporkan Wajib Pajak pada Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT PPh) dan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Pertambahan Nilai (SPT PPN) berkaitan dengan jumlah omset yang dilaporkan Wajib Pajak pada kedua Surat Pemberitahuan tersebut berbeda atau tidak. Ekualisasi pajak dilakukan untuk mengetahui perbedaan nilai tersebut. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui ekualisasi pajak SPT masa PPN dengan SPT tahunan PPh badan perusahaan jasa konstruksi. Teknik pengumpulan data berupa data primer yang diperoleh dari wawancara dan dokumentasi, gunanya untuk menganalisis dan mengolah data pajak yang diperoleh, sehingga dapat melakukan perbandingan antara penghasilan dan PPN, biaya dan DPP PPN masukan serta biaya dan PPh potong pungut pada SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Masa PPN dari PT. Gabriel Gabryela Jaya kemudian diolah lebih lanjut untuk dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab perbedaan nilai yang ditimbulkan. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Ekualisasi Penghasilan dan PPN, Ekualisasi Biaya dan DPP PPN Masukan dan Ekualisasi Biaya dan PPh Potong Pungut. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis, serta menyajikan data secara deskriptif dengan berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara dan dokumentasi mengenai masalah yang diteliti yang terjadi di lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data perpajakan PT Gabriel Gabryela Jaya dari tahun berdirinya perusahaan sampai sekarang (tahun 2023) dan penentuan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono,2018). Sampel dari penelitian ini adalah data primer berupa; data perpajakan PT Gabriel Gabryela Jaya tahun 2020, 2021, dan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan : bahwa Selisih pada ekualisasi penghasilan dan PPN, ekualisasi biaya dan DPP PPN masukan, dan ekualisasi biaya dan PPh potong pungut disebabkan oleh; pembulatan pencatatan pada pembukuan dan penerbitan faktur pajak, kelalaian karyawan PT. Gabriel Gabryela Jaya yang tidak mencatat dan melaporkan beberapa biaya pembelian pada SPT Tahunan dan adanya pembelian non PPN seperti pengadaan alat suku cadang dari supplier non PKP, serta biaya yang bukan objek PPh pasal 21 seperti gaji karyawan yang penghasilannya belum mencapai PTKP. Pelaporan dan pencatatan SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan telah disampaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun dilihat dari hasil ekualisasi SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan terdapat ketidaksamaan antara kedua nilai tersebut dikarenakan pembelian non PPN seperti pembelian suku cadang (penyerahan barang kena pajak) dari supplier non PKP sehingga faktur pajak yang dibuat nihil dan tidak dapat dikreditkan karena lawan transaksi merupakan non PKP. Begitu juga dengan kelalaian karyawan dalam pencatatan dan penerbitan faktur pajak dan biaya yang bukan objek PPh 21 seperti gaji karyawan. Hal ini menjadi salah satu objek untuk dilakukannya ekualisasi pajak terhadap pencatatan dan pelaporan SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan sehingga terdapat perbedaan nilai dalam pencatatan dan pelaporannya, sehingga dapat diasumsikan bahwa ekualisasi pajak dilakukan sebagai suatu proses dimana perusahaan dapat meninjau kembali kewajiban yang telah dilaporkan sudah sesuai atau tidak dengan peraturan perundang-undangan sehingga perusahaan dapat terhindar dari pemeriksaan pajak dan penggelapan pajak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi PT. Gabriel Gabryela Jaya agar perusahaan dapat terhindar dari pemeriksaan dan penggelapan pajak, dengan melakukan pencatatan faktur masukan maupun keluaran dan mengarsip semua bukti pelaporan pajak guna membantu perusahaan dalam melakukan ekualisasi pajak sewaktu-waktu ada pemeriksaan pajak dan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan. Kemudian penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi kepentingan keilmuan dan dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang dengan memperoleh tingkat sampel yang sesuai dan lebih memperluas sampel penelitian sehingga peneliti mendapatkan hasil yang maksimal dan akurat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI KANTOR BANK BTPN CABANG KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga (goal) Bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat maksimal secara umum Pelatihan yang paling banyak dilakukan oleh Bank BTPN Cabang Kupang adalah Training Legal Audit and Writing yang bertujuan melakukan Penilaian terhadap tingkat keamanan perusahaan, terutama dalam hal Legal Risk Aspect. Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Kantor Bank BTPN Cabang Kupang”. Dalam penelitian ini Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteristik tertentu dari semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin mempelajari sifat-sifatnya. Oleh karena itu populasi dalam penelitian ini 56 karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Kuesioner dengan angket tertutup. Analisis ini dipakai untuk mengetahui pengaruh variablel independen yaitu pengaruh pendidikan (XI) dan pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap variabel dependen yaitu produktivitas kerja karyawan (Y). Adapun rumus analisis linear berganda adalah sebagai berikut :Y a+b1XI + b2X2. Dalam penelitian ini penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi(b1) sebesar 0,273 artinya jika pengaruh pendidikan (X1) Mengalami kenaikan1%, maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,273. Koofisien bernilai negatif artinya terjadi pengaruh yang negatif antara pengaruh pendidikan (X1) dengan produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila pengaruh pendidikan diperhatikan dengan baik oleh perusahaan agar menciptakan evektivitas organisasi dalam hal ini produktivitas kerja karyawan akan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan uji yang diperoleh sesuai dengan teori yang disampaikan, dimana teori Menurut (Hasibuan, 2019:10) Mengatakan manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungsn dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu mewujudkan tujuan perusahaan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di atas dapat dipahami bahwa suatu pengelolaan sumber daya manusia merupakan suatu proses yang berhubungan dengan implementasi indikator fungsi-fungsi pengelolaan atau manajemen yang berperan penting dan efektif dalam menunjang tercapainya tujuan individu, lembaga, maupun organisasi atau perusahaan. Berdasarkan pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruh pendidikan (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan variabel pengaruh pendidikan (X1) ditemukan Thitung 2,588 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,012 lebih besar dari 0,05. 2. Pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Kantor Bank Tabungan Pensiunan Cabang Kupang. Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi (b2) sebesar 0,316 artinya jika pelatihan tenaga kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,316. Koofisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila Pelatihan tenaga kerja memiliki gaji insentif dan tunjangan yang baik maka dapat meningkatkan tingkat produktivitas kerja karyawan. Peningkatan produktivitas merupakan masalah sistem dalam arti tertentu, karena ada banyak segi dari pekerjaan dan kegiatan perusahaan yang mempunyai dampak terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja. Definisi produktivitas menurut Nasution (2002:203) menjelaskan bahwa : Produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil (input). Dimana peningkatan produktivitas akan meningkatkan pendapatan karyawan yang akan menambah daya beli masyarakat. Berdasarkan penjelasan diatas menunjukan bahwa adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Sehingga apabila semakin tinggi tingkat pelatihan tenaga kerja semakin baik maka akan semakin meningkat produktivitas kerja karyawan. Selain itu berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) hal ini dibuktikan diperolehnya Thitung 0,316 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,348 lebih besar dari 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK, DIGITALISASI PAJAK, DAN KEPERCAYAAN KEPADA PEMERINTAH TERHADAP PENANGANAN DAMPAK COVID-19 BAGI UMKM PADA KPP PRATAMA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (2020) dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia. penerapan PSBB berdampak pada menurunnya perekonomian terutama pada swasta maupun masyarakat yang penghasilannya bersifat harian lepas, bahkan tidak sedikit pelaku usaha yang menutup usahanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuisioner yaitu dengan memberi pertanyaan tertulis kepada responden. Mulai tahun 2013, wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang mengalami perubahan sehingga meliputi empat wilayah yaitu Kabupaten Kupang dan Kota Kupang (di Pulau Timor), Kabupaten Alor (di Pulau Alor), Kabupaten Rote (di Pulau Rote), dan Kabupaten Sabu Raijua (di Pulau Sabu). Melalui hasil analisis regresi linear berganda, diketahui bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel insentif pajak, digitalisasi pajak dan kepercayaan kepada pemerintah terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM pada KPP Pratama Kupang yaitu sebesar 43,9% sementara sisanya 46,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti. Melalui hasil juga dapat diketahui bahwa ada hubungan yang positif antara variabel X dan variabel Y. Untuk lebih jelasnya dijelsakan sebagai berikut; Kebijakan insentif pajak mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel kebijakan insentif pajak (X1) adalah 0,00<0,05 atau 4,259>2,616 sehingga menunjukan bahwa kebijakan insentif pajak (X1) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018), bahwa Kebijakan insentif pajak Covid-19 berpengaruh positif terhadap dampak penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pelaku UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Bangka dan telah memanfaatkan insentif pajak cukup mengapresiasi kebijakan insentif pajak yang tertuang dalam PMK No. 86 Tahun 2020 karena kebijakan insentif pajak ini membantu pelaku UMKM untuk dapat bertahan di situasi pandemi Covid-19 dan di sisi lain tetap dapat melaksanakan kewajiban perpajakan nya. Selain itu kas yang seharusnya dipersiapkan untuk membayar pajak dapat dialihkan untuk mengembangkan usaha, seperti dengan membuat atau mengembangkan produk baru. Hasil penelitian menunjukan bahwa Digitalisasi Pajak (X2) mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel digitalisasi pajak (X2) adalah 0,00<0,05 atau 5,141>2,616 sehingga menunjukan bahwa digitalisasi pajak (X2) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022). Hasil penelitiannya menunjukan bahwa variabel digitalisasi pajak memiliki nilai t hitung 3,889 > t tabel 1,665 dengan nilai signifikansebesar 0,000 < 0,05. Sehingga variabel digitalisasi pajak berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covd-19. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018) bahwa Kepercayaan kepada pemerintah memiliki pengaruh positif terhadap penanganan dampak Covid-19. Hal ini mengindikasikan bahwa wajib pajak memberikan respon yang positif terhadap insentif pajak yang diberlakukan selama pandemi Covid-19 dan mempercayai kebijakan pemerintah tersebut dalam penanganan dampak Covid-19. Selain itu penelitian yang dilakukan oleh oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022) bahwa variabel kepercayaan kepada pemerintah memiliki nilai t hitung t tabel 1,665<6,168 dengan nilai signifikan sebesar 0,000> 0,05. Sehingga variabel kepercayaan kepada pemerintah t berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM ORANG PRIBADI DIKELURAHAN FATULULI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepatuhan perpajakan adalah upayah tanggung jawab wajib pajak kepada Tuhan bagi pemerintah dan rakyat sebagai kegiatan pemenuhan kewajiban dan hak perpajakannya..Kepatuhan wajib pajak memiliki kesediaan untuk memenuhi kewajiban pajaknya sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa perlu diadakannya pemeriksaan investigasi,peringatan ataupun ancaman dan penerapan sanksi baik hukum maupun administrasi).Kepatuhan wajib pajak menjadi aspek penting mengingat sistem perpajakan Indonesia menganut system self assesment,yang memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung,membayar,dan melaporkan kewajibannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi.Penelitian ini meupakan jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi di Kelurahan Fatululi dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pajak tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi sedangkan sanksi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia dalam sebuah koperasi adalah seluruh individu mulai dari bawahan sampai dengan atasan, yang bekerja dan menjadi anggota dalam koperasi. Manusia merupakan penggerak setiap proses pekerjaan yang ada didalam koperasi. Keberadaan manusia merupakan sumber daya yang paling istimewah, keistimewaan yang ada pada manusia adalah satu-satunya sumber daya didalam koperasi yang mempunyai pikiran, perasaan, dan kepribadian yang berbeda-beda. Moeheriono (2012:95) menyetakan kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategis organisasi. Murty dan Hudiwinarsih (2012) mengemukakan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi merupakan dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu atau tindakan yang mengarah pada tujuan. Menurut Mangkunegara (2010 : 67) mengatakan bahwa kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang di capai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja yang baik adalah kinerja yang optimal, yaitu kinerja yang sesuai standar organisasi dan mendukung tercapainya tujuan organisasi. Karakteristik individu adalah ciri-ciri khusus, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pakerti yang dimiliki seseorang yang membedakannya dengan orang lain. Menurut Umi Narimawati (2008:161) populasi adalah unit yang menjadi target penelitian yang ditetapkan oleh peneliti. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini seluruh pegawai ksp. Kopdit swasti sari oeba yang berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil uji t hitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai statistik t menunjukan -1.510 dengan tingkat signifikansi 0,140 > dari 0,05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa karakteristik individu Tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai . Berdasarkan hasil uji F hitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 21.341 dengan nilai Ftabel adalah 3,27 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 21.341>3,27 dan tingkat signifikan 0,000<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel karakteristik individu (X1) danmotivasi kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada KSP.Kopdit Swasti Sari Oeba. dengan besarnya koefisien determinasi (R2) totalnya. Hasil hitung menggunakan SPSS di peroleh nilai R adalah 0,549 atau 54,9%. Hal ini karakteristik individu dan motivasi kerja terhadap Kinerja Pegawai adalah 54,9%.Sedangkan pengaruh sebesar 45,1% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu hal yang dapat meningkatkan Indonesia adalah dengan adanya literasi keuangan dimana sangat membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas keuangan dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Oleh karena itu pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membantu dan mendorong masyarakat dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadinya. Literasi keuangan memiliki hal paling penting bagi mahasiswa dengan adanya literasi keuangan untuk dapat membantu mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadinya, apalagi untuk mahasiswa yang merantau yang jauh dari orangtua sangat diperlukan untuk dapat mengontrol keuangan pribadinya dengan bijak. Keberhasilan mahasiswa dalam literasi keuangan tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti pengelolaan keuangan pribadi. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah Literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW dalam pengelolaan keuangan pribadi. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh melalui kuesioner yang sebarkan kepada mahasiswa fakultas ekonomi semester 6 dan semester 8. Indikator dalam penelitian ini adalah: Literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam pengelolaan keuangan pribadi untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen) terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu alat uji statistik yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Excel 2016. Populasi yang dipakai oleh peneliti ini adalah mahasiswa aktif semester 6 dan semester 8 di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Sampel dari jumlah mahasiwa aktif Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana sebanyak 2.100 dengan menggunakan rumus roa purba sehingga peneliti mendapatkan 100 sampel. Dengan mahasiswa yang berpartisipasi semester 6 berjumlah 39 mahasiswa dan mahasiswa semester 8 berjumlah 61 orang dan terdapat 2 program studi yaitu mahasiswa program studi manajemen sejumlah 39 orang dari semester 6 dan semester 8 dan mahasiswa program studi akuntansi sebanyak 61 orang dari semester 6 dan semester 8. Penentuan sampel menggunakan metode random sampling adalah pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu yang dimana dianggap cocok oleh peneliti untuk dijadikan sebagai sampel atau responden menurut sugiyono (2019). Hasil penelitian ini menunjukkan variabel literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan hasil t hitung > r tabel dengan hasil 8,844 > 1,984 dari data ini menunjukkan besarnya pengaruh variabel literassi keuangan sebesar 44,4% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH LABORATORIUM PARAMETER FISIK DAN KIMIA DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air limbah laboratorium merupakan limbah yang berasal dari buangan hasil reaksi berbagai zat atau larutan yang digunakan dalam suatu eksperimen. Dalam penelitian ini jenis limbah yang digunakan adalah limbah cair domestik laboratorium DLHK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT berdasarkan parameter bau, warna, kekeruhan, suhu, TSS, dan amoniak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah arang aktif tempurung lontar (Borassus flabellifer L.), sabut kelapa, pasir dan zeolit. Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, kekeruhan, TSS, dan NH3, secara berurutan adalah; 27°C; 5,090; 75mg/L; dan 0,434mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 24°C; 5,990; 13mg/L; dan 0,019mg/L. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah laboratorium DLHK Provinsi NTT dengan parameter suhu, kekeruhan, TSS dan amoniak setelah filter jika dibandingkan dengan standar baku mutu mengacu pada peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.68 tahun 2016 nilai suhu, TSS dan amoniak sudah memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG NAMA : HILARIUS LONDA TOLA NIM : 17413624 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN Setiap perusahaan dewasa ini di tuntut untuk mengenal pasar atau konsumennya sebaik mungkin agar dapat sukses dalam persaingan. Ningsih (2008) mengtakan bahwa persaingan yang semakin ketat, dimana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen menyebabkan setiap perusahan harus menempatkan orientasi pada konsumen sebagai tujuan utama ( Purwanti 2019). Perilaku Konsumen dapat dilihat melalui keputusan pembelian konsumen, yang mana banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian yaitu “keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi”. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh took (Ambarwati 2020). Menurut Itta Masibbuk, 2019 tata letak merupakan suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi jangka panjang, tata letak memiliki banyak dampak starategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas ,proses, fleksibilitas, biaya dan kualitas lingkungan kerja, dan citra perusahaan. Penyedian produk yang bervariasi dan harga yang terjangkau akan memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang dagang, karena hal ini akan memberikan sebuah dorongan kepada konsumen untuk mengambil sebuah tindakan pembelian di perusahaan tersebut (Enos Korawa, 2018). Untuk menarik konsumen membeli salah satunya menawarkan kelengkapan produk yang cukup beragam meliputi variasi jenis produk yang dijual, merek yang standard sampai yang popular, tipe dan ukuran kemasan produk. Adanya kelengkapan produk dalam toko tentu akan menarik minat dan mempengaruhi keputusan konsumen untuk berbelanja. Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pemilihan Tata Letak Produk, Harga dan Kelengkepan Produk Terhdapa Keputusan Pembelian Pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh pemelihan tata letak produk terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Tata letak produk b. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di took d. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli di Coopmart PKPRI Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Tata Letak Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS WELIMAN DIKECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan pasien puskesmas weliman di kecamatan weliman kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 99 responden yang berobat dipuskesmas weliman kabupaten malaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultan), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap variabel terikat kepuasan pasien. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar 0,204 artinya kualitas pelayanan (X1) mengalamai kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,204.berdasarkan hasil uji hipotesisi yang dilakukan ada pengaruh kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan pasien (Y).hal ini dibuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) ditemukan t hitung 2.615 < t tabel: 1.661 dan tingkat signifikan 0,010<0,005. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,416 artinya jika fasilitas kesehatan (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) akan meningkat sebesar 0,416.koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar: 4,930 < t tabel:1.661dan tingkat signifikan: 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas pelyanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dipuskeskesmas Weliman Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Secara parsial fasilitas kesehatan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) di Puskesmas Weliman kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Dan secara simultan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas weliman Kabupaten Malaka. Kata Kunci: Kualitas Pelayana, Fasilitas Kesehatan, Dan Kepuasan Pasien

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BUDAYA ETIS ORGANISASI DAN ORIENTASI ETIKA TERHADAP SENSITIVITAS ETIKA AUDITOR PEMERINTAH PADA INSPEKTORAT KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif, tujuannya untuk mengetahui budaya etis organisasi dan orientasi etika berpengaru terhadap sensitivitas etika pada Kantor Inspektorat Kabupaten Belu. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, adapun alat analisisnya menggunakan SPSS. Hasil dari uji ini menunjukan bahwa variabel budaya etis organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sensitivitas etikauditor, dan orientasi etika berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sensitivitas etika. Budaya etis organisasi menurut Reskianti dan Fitrianti (2020) budaya etis organisasi akan berpengaruh organisasi etika aparatur Inspektorat dalam melaksanakan tugasnya dan juga akan berpengaruh pada sensitivutas etika. Dimana jika seorang auditor mencinti pekerjaannya, maka sudah pasti akan menjaga setiap sikap serta perbuatannya dalam hal yang merugikan profesinya.auditor dalam situasi ini akan toleran terhadap kualitas hasil audit, dalam artian melaksanakan seluruh prosedur audit, yang di tetapkan tanpa menganti merugikan atau menghentikannya. Orientasi etika menurut Riska (2017) orientasi etika dapat diartikan sebagai dasar pemikiran dalam menentukan sikap secara tepat dan benar yang berhubungan dengan dilemma etis sikap orientasi etika berhubungabn dengan factor eksternal seperti lingkungan budaya, lingkungan organisasi dan pengalaman pribadi yang merupakan factor internal individu.orienasi etika yang dimiliki oleh setiap individu menjadi suatu acuan serta dorongan bagi auditor untuk berprilaku etis dalam lingkungan mereka.Anjelin (2009).   Sensitivitas etika merupakan kemampuan yang terdapat dalam diri individu untuk dapat pekah terhadap nilai-nilai etika dan pengambilan keputusan Anggrianti dan Muslichah (2019) mengatakan bahwa sensitivitas etiaka merupakan kepekaan seorang terhaap nilai-nilai etika dan pengambilan sutu keputusan yang berdampak pada prilaku etis. Sensitivitas etika harus dimiliki oleh auditor sebelum melakukan pengambilan keputusan etis. Hal ini akan menemukan kualitas dari keputusan yang diambil oleh auditor. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Orientasi Etika Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis Regresi Linear Berganda. Untuk variable budaya etis organisasi terlihat bahwa thitung > ttabel yaitu -.041 < 864 , denga nilai signifikan sebesar 0,780 > 0,005. dan untuk Untuk variable orientasi etika terlihat bahwa thitung < ttabel yaitu 3.662 > 864 dengan nilai signifikan sebesar 0,001<0,005. Hasil penelitian menunjukkan bahawa Budaya Etis Organisasi tidak berpengaruh terhadap sensitivitas etika auditor dan Orientasi Etika berpengaruh Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail