ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Ofris Edison Selan *,David Loba2, Fredik E. Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktifitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki peserta didik mengenai bahan pelajaran yang akan dijadikan materi didalam proses pembelajaran
Metode penelitian:Metode yang biasa digunakan guru dalam menyampaikan materi penjasorkes adalah metode deduktif atau metode perintah, metode tugas, demonstrasi dan pemberian penjelasan.
Hasil dan pembahasan:Penjasorkes pada dasarnya merupakan bagian integrasi dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang bertujuan untuk mengembangkan aspekkesegaran dan kebugaran jasmani pada setiap individu sehingga individu memiliki keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui aktivitas jasmani dan olahraga.
Simpulan:Penjasorkes merupakan mata pelajaran yang juga ikut mempengaruhi perkembangan kepribadian siswa dan ikut serta berkonstribusi dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian pendidikan harus dilaksanakan dengan tertib dan bertanggung jawab.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Pendidikan jasmani merupakan suatu proses seseorang sebagai individu maupun anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh kemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, dan pembentukan watak.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK di SMP Negeri Satap Serenglang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK yang memberikan dampak positif di SMP Negeri Satap Serenglang yaitu Kurikulum, Metode mengajar dan alat pelajaran untuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
Simpulan:Faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran sehingga memberikan dampak positif pada hasil belajar siswa pada SMP Negeri Satap Serenglang yaitu kurikulum, metode mengajardan alat pelajaranuntuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDK KELAS VIII SMPN NILOPO
Dafit Semuel Bako1*, Agustinus J. Nafie2, Julian J. Leko3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email;[email protected]
Latar belakang;Pembentukan karakter peserta didik mempunyai peranan yang sangat penting dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan formal seperti sekolah memberikan pengajaran dengan segala bentuk pendidikan baik secara akademik maupun non akademik yang dilakukan oleh seorang pendidik.
Tujuan; penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani memperkuat karakter siswa. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara, koisioner, dan dokumentasi serta analisis data penyajian data dan penarikan.
Meetode; penelitian ini menunjukkan bahawa. Pendidikan olahraga dan jasmani sangat baik dalam pembentukan karakter siswa yang Pertama: karakter menghargai atau menghormati semua komponen dalam aktivitas olahraga. membuat guru PJOK lebih punya banyak peluang dalam pembentukan karakter siswa.
Hasil dan pembahasan; Karakter yang ingin dibentuk adalah religius, nasionalis, integritas, gotongroyong, dan mandiri. Guru pendidikan jasmani berperan dan mengawasi terhadap karakter-karakter yang menyimpang dalam pembentukan karakter peserta didik.
Kesimpulan; Guru pendidikan jasmani juga berperan dan dapat merubah sikap dan mental dari siswa. Siswa yang mempunyai sifat takut atau ragu dalam menjalankan suatu aktivitas dengan pembelajaran, pelatihan dan bimbingan yang terarah dan terprogram dengan baik secara bertahap akan berubah menjadi siswa seperti yang diharapkan.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan kecil trdisional putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan kecil trdisional menjadi menurun.
Tujuan penelitian: menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.dan lapangan
Metode penelitian: :Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dan lapangan Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar permainan kecil trdisional melalui metode pembelajara n kooperatif tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 33% yaitu dari 66% (siklus 1) menjadi 85% (siklus II).
Simpulan: peneliti ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar permainan keci trdisional melalui pendekatan bermain beregu pada siswa kelas V SD Inpres Fatufeto 2 termsuk kategori baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas Vll khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli menggunakan metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing atas bola voli melalui metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 25% yaitu dari 75% (siklus 1) menjadi 95% (siklus II).
Simpulan : peneliti ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar passing atas permainan bola voli melalui pembelajaran jigsaw tipe jigsaw pada siswa kelas Vii SMP Swasta Advent Nusra termasuk kategori baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 2) bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 3) apakah terdapat hubungan antara sikap belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post fakto (non eksperimen) dengan menggunakan desain penelitian korelasional dan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa/i kelas VII yang berjumblah 310 orang. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik simple ramdom sampling dengan tingkat kesalahan (presisi) 10% dan tingkat kepercayaan 90% sehingga total sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument non tes yang berupa angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap belajar siswa memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA, hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product momen berbantuan SPSS versi 25 menunjukan bahwa nilai t hitung > ttabel (0.676 0.224). Sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA adalah sikap belajar positif. Karena hasil analisis menunjukan bahwa sikap siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA mencerminkan sikap siswa yang merasa suka, senang, serta setuju terhadap proses pembelajaran IPA. Hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA dinyatakan lulus atau tuntas dan perolehan hasil belajar tersebut memuaskan. Karena hasil belajar yang diperoleh siswa berada pada rentang 70-90. Dengan demikian maka sikap belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Bentuk hubungan yang terjadi adalah hubungan positif dengan tingkat korelasi kuat. Besar pengaruh yang diberikan sikap belajar siswa terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 55,4% atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan setiap uraian diatas maka H0 ditolak dan H1 diterima
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING BELAKANG MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO - VISUAL SISWA KELAS VIII SMP
Daniel Jawu Duka1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Rendahnya hasil belajar materi senam lantai guling belakang para siswa terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual di SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Metode penelitian: penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan dalam melakukan guling belakang yaitu siklus 1 dan 2, Pada siklus 1 diketahui jumlah siswa yang mengikuti tes teknik melakukan guling belakang sebanyak 25 orang siswa. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran penjas pada materi senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual seperti diuraikan di atas, maka peneliti merefleksikan bahwa kegiatan pembelajaran tersebut telah dapat dilakukan dengan baik dan terbukti mampu meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual pada siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui persentase siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas (NA tes melakukan gerakan guling belakang> 75) pada siklus 1 hanya 64,2%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86,32% pada siklus 2.Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindaka n berupa penerapan media audio-visual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PELAKSANAAN TES KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KUPANG
Herlistin Rambu Kaweda Loya1*, M. Rambu P. Wasak2, Dortean A. Jois Jaha,3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani merupakan salah satu kondisi fisik yang harus dimiliki oleh setiap orang, karna dengan kebugaran jasmani yang baik dapat membuat orang beraktivitas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani yang dimiliki siswa pada pelaksanaan tes kebugaran jasmani dilapangan SMP Negeri 2 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Sumber data dapat diperoleh dari siswa.Teknik pengumpulan data melalui Tes kebugaran jasmani, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: hasil dan pembahasan penelitian menunjukan bahwa kebugaran jasmani siswa dapat di ukur dengan melakukan rangkaian tes berupa, tes lari 50 meter, tes angkat tubuh 60 detik, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari jarak 800 meter, ( tes TKJI,2000). Dari 5 nomor TKJI (Tes Kebugaran Jasmani Indonesia) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang mendapatkan hasil dari 24 siswa dengan kategori Baik 15 siswa, Sedang 6 siswa, Kurang 3 siswa.
Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan kondisi kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang berada dalam kategori Baik (B).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Tingkah laku siswa dan keseriusan saat mengikuti pembelajaran, jika materinya disukai oleh siswa maka mereka begitu semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, sebaliknya jika materinya tidak disukai siswa hanya sekedar mengikuti dan hanya menjadi penonton ketika proses pembelajaran pendidikan jasmani berlangsung.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX terhadap pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat.
Metode penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan kelas IX terdiri dari 217 siswa diambil 60% dari keseluruhan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Dalam penelitian ini angket yang digunakan adalah angket tertutup, cara ini dapat memudahkan responden untuk mengisinya.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik, dilihat dari tabel presentase dari 130 siswa terdapat kategori sangat baik 3 orang atau 2,30%, baik 89 orang atau 68,46%, sedang 41 orang atau 31,53%, kurang 0 orang atau 0,00% dan sangat kurang 0 orang atau 0,00%.
Simpulan: Dari hasil penelitian bahwa persepsi siswa terhadap proses pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK BAGI SISWA
Elda Lediana Lau1*, David Loba, S.Pd., M.Pd2, Yahya J. Palinata, S.Pd., M.Or3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Masalah yang penulis jumpai adalah pada proses pembelajaran daring, guru menggunakan media WhatsApp sebagai media pembelajaran sehingga dengan penggunaan media WhatsApp adakah pengaruh terhadap hasil belajar siswa
Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memiliki tujuan yang hendak di capai adalah untuk megetahui Pengaruh Penggunaan Media WhatsApp terhadap Hasil Belajar PJOK Bagi Siswa
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif
Hasil dan pembahasan: Hasil belajar PJOK dari hasil rekapitulasi nilai hasil ulagan harian atletik siwa kelas VII B SMP Negeri 20 Kota Kupang 75, 16% dan Pembahasan pengaruh media sosial WhatsApp terhadap hasil belajar PJOK bagi siswa bersadarkan hasil rekapitulasi pengaruh pengunaan media sosial WhatsApp terhadap hasil belajar di kelas VII B SMP Negeri 20 Kota Kupang 84, 31%
Simpulan: Berdasarkan nilai r dari output, diperoleh nilai rhitung 0,030305191 dan rtabel 0,240. Karena nilai rtabel 0,240 < rhitung 0,030305191 yang berarti Ha di terima dan Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam menggunakan media sosial WhatsApp terhadap hasil belajar siswa.
Katakunci: WhatsApp, hasil belajar
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen & Budi Pekerti Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SD GMIT Oesapa Tahun Ajaran 2022/2023
Taniu, A L.)* Natonis, D A.)** Pabala, P.)**
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa di SD GMIT Oesapa. Penelitian ini menggunakan metode Tru exsperiment dengan desain post test only control design. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini Stratified Random Sampling Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan uji “t” maka nilai “t” yang diperoleh adalah= 6,622 > 2,021, maka Ha (hipotesis alternatif) diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAK & BP di SD GMIT Oesapa. Model Pembelajaran Discovery Learning memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap hasil belajar PAK & BP siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dengan nilai rata-rata (mean) = 80,32 sedangkan hasil belajar siswa kelas VB yang menggunakan model kovensional sebagai kelas kontrol dengan nilai rata-rata (mean) = 58,96. Sehingga sangat diharapkan model pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran karena model pembelajaran ini efektif dalam proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Hasil Belajar Peserta Didik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MEDIA VIDIO TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAK KELAS VIII DI SMP NEGERI OEMAMAN TAHUN AJARAN 2022/2023
Yulmi H)* Manggoa, M)* Pabala, P)**
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh media vidio terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAK kelas VIII di SMP Negeri Oemaman tahun ajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media vidio terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAK. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII seluruhnya 20 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 orang siswa. Adapun metode yang dipakai dalam penelitian adalah bentuk One Group Pre-Test Post-Test Design. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah eksperimen atau teknik tes. Selain tes ada juga test yaitu untuk mengukur kemampuan siswa-siswi dalam proses pembelajaran dengan memberikan soal setelah memberikan pembelajaran didalam kelas. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah statistik dengan menggunakan rumus uji (t). Teknik ini dipakai untuk mengukur uji beda antara Pre-test dan Post-test dalam mendapatkan data yang diperoleh dari siswa-siswi. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data menggunakan rumus (t), test. Hasil hitung menunjukkan nilai siswa pada materi Yesus teladanku kelas VIII SMP Negeri Oemaman thitung ˃ ttabel yaitu 85,82˃1,729 yang artinya menolak HO dan menerima H1,sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh media vidio terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAK kelas VIII SMP Negeri Oemaman.
Kata kunci : Media Vidio Terhadap Hasil Belajar
Keterangan :*Mahasiswa
: ** Dosen pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES SISWA KELAS VIII MATERI SENAM LANTAI HANDSTAND OVERSLAG DI SMP SWASTA MERBAUN Fulgens Januarius Rotes 1*, Ramona M. Mae,2Fredik E. Nope, 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan Jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani dan keterampilan berpikir psikis.Berdasarkan pengalaman penulis waktu sekolah di SMP Swasta Merbaun melihat bahwa terbatasanya sarana dan prasarana serta kurangnya modifikasi alat yang digunakan guru dalam pembelajaran sehingga menyebabkan anak-anak kurang tertarik dan merasa takut untuk melakukan gerakan senam lantai dengan benar. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran penjasorkes materi senam lantai handstand overslag. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas ( PTK ). Hasil dan pembahasan: Hasil belajar siswa SMP Swasta Merbaun dalam keadaan pra siklustingkat ketuntasannya hanya 20% ( 3 siswa ) dari 15 siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan dimana tingkat ketuntasan siswa menjadi 60 % ( 9 siswa ) dan siswa yang tidak tuntas menjadi 40 % ( 6 siswa ). Hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan yang besar dimana siswa yang tuntas menjadi 87 % ( 13 siswa ) siswa yang tidak tuntas menerun menjadi 13 % ( 2 siswa ) Simpulan:Bahwa hasil belajarHanstand Overslag pada siswa kelas VIII di SMP Swasta Merbaun mengalami peningkatan dengan menggunakan pembelejaran model explincit instruction. Katakunci: Handstand Overslag; Hasil Belajar; Pendidikan Jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MPDEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SATU ATAP OENAM, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2021
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah ada Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pakerti Kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Oenam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran koopreratif tipe think pair share terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, Populasi terdiri dari dua kelas dengan jumlah keseluruhan 54 siswa.Sampel dari penelitian ini adalah 29 siswa untuk kelas VIII A sebagai kelas ekspreimen dan 25 siswa kelas VIII B sebagaikelas kontrol.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dengan analisis uji t.
Berdasarkan analisis uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,17sedangkan ttabel pada taraf signifikasi 5% yaitu sebesar 2,006, maka dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel.Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pakerti.
Kesimpulannya bahwa ada pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri satu atap oenam.Berdasarkan penelitian ini saran yang disampaikan adalah model pembelajaran think pair sharedapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar.
Kata kunci : Model pembelajaran kooperatiftipe think pair share, hasil belajar.
Keterangan :
*) :Penulis
**) :Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI MEDIA BOLA BOLA PLASTIK DI SDN TABULO DARA
Melkianus Bulu Pata Ledi1*, Dr. Andreas J. F. Lumba2, Pnatmo W. Masi 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar passing bawah bola voli para siswa SDN Tabulo Dara terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SDN Tabulo Dara oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar bola voli melalui media bola plastik dan juga memberikan motivasi belajar.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui media bola plastik pada siswa kelas V SDN Tabulo Dara.
Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SDN Tabulo Dara yang tuntas (NA tes passing bawah bola voli> 75) pada siklus I hanya 45%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 90% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SDN Tabulo Dara yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindakan berupa pembelajaran passing bawah bola voli melalui media bola pelastik.
Simpulan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil belajar bola voli siklus I dan II, analisis permasalahan siklus I dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus I siswa masi dalam proses meyempurnakan hasil belajar bola voli sehingga masi banyak siswa yang pempunyai kategori cuku baik. Pada siklus II siswa suda bagus dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui media bola plastik sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil.
Kata kunci: Meningkatkan hasil belajar bola voli melalui media bola pelastik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya siswa yang cenderung mengikuti pembelajaran penjasorkes dan kurangnya kreatifitas guru dalam melakukan pembelajaran yang membuat siswa cenderung bosan, Metode pembelajaran yang di gunakan kurang memadai sehingga Penjelasan yang diberikan oleh guru memuat secara keseluruhan rangkaian gerakan sehingga sebagian besar siswa tidak memahami dengan baik. Pada proses pembelajaran guru selalu menggunakan metode drill.Hal ini mengakibatkan penguasaan siswa terhadap materi kurang sempurna dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan kurang berhasil dengan baik.
Tujuan penelitian: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lempar tangkap bola melalui permainan tradisional boi.
Penelitian ini mengunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lempar tangkap bola melalui metode pembelajaran permainan tradisional boi berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 32,5% yaitu dari 50% (siklus 1) menjadi 87,5% (siklus 2).
Simpulan:peneliti ini adalah menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lempar tangkap bola melalui metode pembelajaran permainan tradisional boi pada SD Inpres lelogama termasuk kategori baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh minat permainan bola voli terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran penjasorkes.
Metode penelitian:Metode penellitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor internal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 17,64%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 23,52%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 26,47. Dan berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor eksternal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai minat belajar dari faktor eksternal antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 26,47%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 38,23%. Sesuai hasil analisiss regresi dari faktor internal bahwa siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 50,5% sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dan untuk faktor eksternal siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 56,0% sedandkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui perhitungan regresi dapat disimpulkan bahwa variabel minat dari Faktor internal memberikan sumbangan sebesar 50,5% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain dan Faktor eksternal memberikan sumbangan sebesar 56,0% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Fady Nubatonis1*, Jusuf Blegur2, Melvianus Selan 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang:permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat banyak siswa yang belum memahami teknik dasar gerakan lompat jauh gaya jongkok dengan benar, pembelajaran yang di gunakan kurang memadai sehingga Penjelasan yang diberikan oleh guru memuat secara keseluruhan rangkaian gerakan sehingga sebagian besar siswa tidak memahami dengan baik. Pada proses pembelajaran guru selalu menggunakan gaya mengajar klasikal. Hal ini mengakibatkan penguasaan siswa terhadap materi kurang sempurna dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan kurang berhasil dengan baik.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri Fatukopa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan, refleksi.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan metode bermain, mempunyai dampak yang baik. Hal ini dilihat dari hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang ditetapkan yaitu 75 dan mengalami peningkatan pada siklus I ke siklus II.
Simpulan:penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan metode bermain pada siswa SMA Negeri Fatukopa termasuk kategori baik.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA SMP NEGERI 2 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022.”
Gole, W. D. )* Manu, N. S. T. )** Nggadas, P.E. D. )**
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Antara Kemandirian belajar dan Gaya belajar terhadap Hasil belajar IPA terpadu siswa SMP N 2 kota kupang. Metodepenelitian yang digunakanpadapenelitianiniadalahmetodepenelitianex-post facto yang bertujuanuntukmengetahuiadatidaknyasuatuhubunganantaraduavariabelataulebihsertamengetahuiseberapaeratnyahubungandanberartitidaknyahubungantersebut, dengan proses penelitian berupaangket (kuesioer) yang digunakanuntukmemperoleh data kemandirianbelajar, dangayabelajarsiswa,danDokumentasidigunakanuntukmemperolehnilaihasilbelajarIPA terpadu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIk yang berjumlah 32 orang. dengan teknik analisis data yang Dalam penelitian ini digunakan teknik korelasi, yaitu korelasi Pearson Product Moment (r). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kemandirian belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar, ketiganya saling mendukung dalam meningkatkan hasil belajar. jikakemandirianbelajar yang dimilikiseorangsiswatinggimakahasilbelajar yang diperolehakantinggi pula. Siswa yang memilikikemandirianbelajar yang tinggiakanberusahamenyelesaikantugas yang diberikanoleh guru dengankemampuan yang dimilikinya. Demikianjugadengangayabelajar, siswamemahamigayabelajarmerekasendirisepertibagaimanamemahamipelajarandenganbaik, sehinggamerekadapatmenerimamateripelajaran yang diberikanoleh guru denganbaik. JadiSemakintinggitingkatkemandirianbelajardangayabelajarmakaakansemakintinggi pula hasilbelajar. begitujugasebaliknyasemakinrendahtingkatkemandirianbelajarmakaakansemakinrendahjugahasilbelajar.
Kata Kunci : Kemandirian Belajar, Gaya Belajar dan Hasil Belajar
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUANHANDOUT BERBASIS TUMBUHAN PAKU CIRI KHAS NTT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI WEBRIAMATAKABUPATEN MALAKA
Seran, P.J.)* Manu, T.S.N.)** Nomleni,F.Th.)**
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku ciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian posttest-only control design. populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Negeri Webriamata kelas IPA yang terdiri dari 2 kelas yaitu XI IPAa dan XI IPAb dengan jumlah siswa 44 siswa. sampel dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPAa dengan jumlah siswa 20 siswa sebagai kelas ekperimen dan IPAb yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling.Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dimana kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Pengaruhini terjadi karena pembelajaran mengunakan model STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku memiliki beberapa kelebihan yaitu, mampu meningkatkan minat baca siswa karena handout berbasis tumbuhan menyajikan materi secara ringkas, melatih siswa untuk bekerja kelompok dalam proses diskusi,melatih siwa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran,melatih kemampuan siswa belajar mandiri, dengan penggunaan gambar, warna menarik serta bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan model pembelajaran STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku menjadikan siswa lebih termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajar siswa meningkat. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan pakuciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata.
Kata Kunci :
Model STAD, handout berbasis tumbuhanpaku ciri khas NTT , hasil belajar
Keterangan:
)*Peneliti)**Pembimbing I)** Pembimbing II