ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha yang memberikan sumbangan serta kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, dimana UMKM bukan suatu yang asing dan tidak perlu dipertimbangkan lagi keberadaannya. Informasi yang disampaikan oleh kementerian bidang koperasi dan UMKM (2020), UMKM merupakan usaha yang memberikan masukan serta kontribusi yang sangat berpengaruh bagi masyarakat Indonesia dengan terciptanya investasi nasional serta adanya peningkatan bruto PDB Nasional, maupun dalam menyerap tenaga kerja dalam mendapatkan pekerjaan.
Adanya tingkat pengangguran yang tinggi sebagai akibat dari krisis ekonomi yang di Indonesia, memberikan pelajaran berharga tentang perlunya kreativitas dari setiap individu untuk tidak mengandalkan pekerjaan dari orang lain, melainkan menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menyerap tenaga kerja dan menghidupkan kembali roda perekonomian Indonesia.
Dalam berwirausaha, pelaku usaha harus pandai dalam berperilaku sehingga dalam memasarkan produk yang dipasarkan dapat tersalurkan oleh konsumen sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan usahanya. Kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perilaku Kewirausahaan Dan Pemasaran Terhadap Pendapatan UMKM Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha UMKM dengan jenis usaha warung makan, kantin sekolah, jagung bakar, bakso, dan gorengan sebanyak 35 pada pelaku usaha UMKM di kecamatan Kelapa Lima.
Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa Secara persial Variabel perilaku kewirausahaan (X1) diketahui berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Y) UMKM di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang dan Secara persial Variabel pemasaran (X2) diketahui tidak berpengaruh siknifikan terhadap pendapatan (Y), UMKM di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh Modal Usaha, Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja UMKM di Kelurahan Penfui Kabupaten Kupang.
Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan ekonomi nasional. Hal ini karena usaha tersebut merupakan tulang punggung sistem ekonomi kerakyatan yang tidak hanya ditujukan untuk mengurangi masalah kesenjangan antar golongan, pendapatan, dan antar pelaku usaha, ataupun pengentasan kemiskinan dan penyerapan tenaga kerja. Lebih dari itu, pengembangannya mampu memperluas basis ekonomi dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempercepat perubahan struktural, yaitu meningkatnya perekonomian daerah dan ketahanan ekonomi nasional. Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia ditunjukkan oleh populasinya sebagai pelaku usaha terbesar, serta kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja, pembentukan produk domestik bruto (PDB), ekspor, dan penciptaan modal tetap/investasi. Ditinjau secara sektoral, sebagian besar UMKM bergerak di sektor primer (50,1 persen), sektor sekunder (7,4) dan sektor tersier (42,5 persen). Penulisan ini bersumber dari BPS dan kementerian koperasi dan UMKM kabupaten kupang.
Menurut Listyawan Ardi Nugraha (2011:9) modal usaha merupakan salah satu variabel bebas, yang mempengaruhi kinerja UMKM. Modal usaha yang besar memungkinkan UMKM untuk melakukan usaha dengan kapasitas produksi yang besar pula sehingga menghasilkan laba yang besar. Begitu pula sebaliknya, modal usaha yang kecil mengakibatkan UMKM hnya mampu memproduksi atau menjual barang/jasa dalam jumlah sedikit. Menurut Lamb et.al Sumiati (2015:36) bahwa orientasi pasar merupakan suatu filosofi dalam strategi pemasaran yang menganggap bahwa penjualan produk tidak tergantung pada strategi penjualan tetapi lebih pada keputusan konsumen dalam membeli produk. orientasi pasar juga mempengaruhi kinerja UMKM apabila permintaan pasar meningkat maka kegiatan produksi akan semakin dipercepat untuk memenuhi permintaan konsumen. Menurut Morris dan Paul (2012) Orientasi kewirausahaan juga mempengaruhi kinerja UMKM, apabila pengusaha UMKM memiliki skill dan pengetahuan yang baik mengenai kewirausahaan, maka kinerjanya akan bagus.
Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor yang harus tetap diperhatikan karena dapat mempengaruhi kinerja suatu UMKM dan berdampak pada keberlanjutannya dalam dunia bisnis, yakni modal usaha, orientasi pasar, dan orientasi kewirausahaan. Ketiga faktor tersebut akan berdampak positif apabila porsinya dalam bisnis UMKM ditingkatkan, sehingga kinerja UMKM turut meningkat. Penulis menganalisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif, di mana penulis menyebarkan kuesioner kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Penfui kemudian melakukan perhitungan matematis dan menggunakan prosedur statistik untuk mendapatkan kesimpulan. Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T) Uji Simultan (Uji F), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa variabel modal usaha, orientasi pasar, dan orientasi kewirausahaan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Artinya, kinerja UMKM akan meningkat apabila modal usaha, orientasi pasar, dan orientasi kewirausahaan ditingkatkan di kalangan pelaku UMKM.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis linear berganda dengan nilai konstan regresi sebesar 8.462. sedangkan untuk koefisien regresi b1 = 0,211, b2 = 0,541, b3 = 0,099. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh modal usaha( X1), orientasi pasar (X2) dan orientasi kewirausahaan (X3) terhadap kinerja UMKM (Y) adalah sebagai berikut: Y = 4.462 + 0,054X1 + 0,156X2 + 0,139X3+e. berdasarkan hasil uji thitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar 1.542 dan nilai ttabel 1,679 dan tingkat signifikannya sebesar 0,000. Maka terbukti bahwa thitung lebih besar dari pada ttabelartinya Ho ditolak Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Orientasi Pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja UMKM. Berdasarkan hasil uji Fhitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 9.122 dan nilai Ftabel 2,81 dan tingkat signifikannya sebesar 0,000. Karena nilai Fhitung 9.122>2,81. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa modal usaha orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja UMKM di Kelurahan Penfui, Kabupaten Kupang. Besarnya koefisien determinasi atau angka (R2) totalnya. Hasil hitung menggunakan SPSS diperoleh nilai R= 0,611 R Square= 0,373 sehingga yang dipilih adalah Adjusted R Squad dengan besaran 0,332 atau 33,2%. Nilai R Square 0,332 ini berasal dari pengkuadratan nilai koefisien korelasi atau “R”, yaitu 0,611 x 0,611 = 0,332 atau sama dengan 33,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 (Modal Usaha) X2 (Orientasi Pasar) dan X3 (Orientasi Kewirausahaan) dapat menjelaskan sebesar 33,2 % berpengaruh terhadap variabel Y (Kinerja UMKM) di kelurahan penfui dan sisanya sebesar (100% - 33,2% = 62,7%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Modal Usaha, Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan, Kinerja UMKM
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RAK
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pengetahuan kewirausahaan, dan motivasih terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Sehingga persoalan dalam penelitianini adalah, pertama apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha pada pedagan kaki lima di pantai warna oesapa, kedua apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara motivasi terhadaap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh pedagang kaki lima di pantai warna oesapa, dengan sampel sebanyak 57 responden. dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini dan menyelesaikan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data di uji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = -2.431X1 + 0. .323 + 0.434X2 + e. Selain itu berdasarkan uji t hipotesis pertama dari variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) di temukan t hitung = 3.057 > t tabel = 2,05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel motivasi (X2) ditemukan t hitung = 3.186 > t tabel =2.05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel motivasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung > fF tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak, jika F hiting < F tabel, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terkait.
Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinan R2 sebesar 0,641 artinya bahwa sebesar 64,1% variabel pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Sedangkan sisanya 35,9% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Penelitian memilih pedagang kaki lima di pantai warna oesapa karena Pantai Warna Oesapa merupakan salah satu ruang terbuka publik favorit bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Kawasan pantai ini berkembang seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur pedestrian pada sepanjang pesisir pantai warna oesapa. Pembangunan pedestrian merupakan bentuk inisiasi pemerintah kota kupang untuk mendukung program sebagai waterfront city. Selama beberapa tahun digunakan sebagai ruang publik telah menunjukkan dampak perkembangan aktivitas pantai Warna yang lebih variatif dan ramai terutama menjelang sore, malam bahkan mencapai waktu dini hari. Keberadaan jalur pedestrian mulanya dibangun untuk mewadahi aktivitas rekreasi namun seiring perkembangannya telah memicu pertumbuhan sektor informal pedagang kaki lima (PKL) yang mendominasi pada kawasan tersebut.
Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan kewirausahaan, dan motivasi berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Berkaitan dengan pengetahuan kewirausahaan pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya perlu mengembangkan inovasi agar makin dijangkau oleh masyarakat. Berkaitan dengan motivasi pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya memperhatiakan perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan. Dan berkaitan dengan keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa perlu menjaga strategi dan tetap mempertahankan keterjangkauan harga pokok produk agar sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba penjualan, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawarkan.
Kata kunci: Pengetahuan Kewirausahaan, Motivasi, Keberhasilan Usaha
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisi pengaruh antara kepribadian wirausaha dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa strata-1 manajemen yang telah dan sedang mengambil mata kuliah kewirausahaan pada stambuk 2012-2013 Universitas Sumatera Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsu klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dibantu dengan SPSS for Windows. Pada uji asumsi klasik tidak terjadi masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepribadian Wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha, dan Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Kepribadian Wirausaha dan Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh secara simultan terhadap Minat Berwirausaha
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus UMKM Toko Kecil Kelurahan Bello Kota Kupang).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran secara parsial dan simultan.Data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif dimana dikumpulkan menggunakan metode observasi, kuesioner dan studi kepustakaankemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresiberganda. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah keseluruhan wirausaha dari RT 001 sampai RT 31 terhitung sebanyak 133 pelaku wirausahadan sampel yang diambil berjumlah 57 responden atau wirausaha UMKM toko kecil yang ada di Kelurahan Belo Kota Kupang dari RT 1 sampe RT 31.
Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel orientasi pasar (x1), orientasi kewirausahaan (x2) Dan inovasi produk (x3) berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pemasaran (y).Berdasarkan uji Uji Hipotesis Uji F, diketahui Nilai F hitung > F tabel (18,008> 2,773) dengan nilai sig. 0,000 < nilai alpha (0,05). Selanjutnya hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini memiliki kontribusi/sumbangan sebesar 50,5% terhadap hasil peningkatan variabel terikat (R Square = 0,505). sementara sisanya sebesar 49,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Nama : Marcel Otemusu Nim : 19410019 Fakultas : Ekonomi Program Studi / Jalur Minat : Manajemen / Kewirausahaan Pembelajaran Kewirausahaan merupakan sebuah bekal bagi seorang mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan baik teoritis maupun praktik yang akan menjadi jembatan dalam berwirausaha. motivasi berwirausaha merupakan sebuah dorongan yang akan membantu menguatkan pembelajaran kewirausahaan untuk menumbuhkan minat berwirausaha. Dari uraian tersebut peneliti tertarik mengangkat judul Penelitian Skripsi tentang Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Motivasi Berwirausaha terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang karena dengan itu diharapkan pembelajaran dalam menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa akan tercapai. Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui pengaruh signifikan pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa semester VIII Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, (2) Mengetahui pengaruh motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk mendapat hasil yang akurat tentang pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 343 dan sampel yang digunakan berjumlah 77. Adapun jenis pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan jenis korelasi. Dalam pengumpulan data untuk kemudian dianalisis, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data kuisioner, yang kemudian di uji validitas dan realibilitasnya dan selanjutnya dilakukan analisis data uji regresi linier berganda, kemudian dilakukan uji F, uji t dan uji R². Hasil penelitian dapat disampaikan bahwa: (1) Pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dinyatakan berpengaruh, (2) Pengaruh motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dinyatakan berpengaruh signifikan. Kata kunci : Pembelajaran Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha, Minat Berwirausaha
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Menurut Wiratmo (2018:2) istilah kewiraswastaan (entrepreneurship) berasal dari Prancis yang secara harfiah diterjemahkan sebagai “perantara”. Sedangkan kewiraswastaan secara lebih luas didefinisikan sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul risiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. Kristanto (2009:3) kewirausahaan adalah ilmu, seni maupun perilaku, sifat, ciri, watak seseorang yang memiliki kemampuan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif (create new & different). Sedangkan menurut Suryana (2009:2) kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Menurut Hendro (2011:5) kewirausahaan (entrepreneurship) bukan ilmu ajaib yang mendatangkan uang dalam sekejap. Melainkan sebuah ilmu, seni, dan keterampilan untuk mengelola semua keterbatasan sumber daya, informasi, dan dana yang ada guna mempertahankan hidup, mencari nafkah, atau meraih posisi puncak dalam karir.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan bukan lagi sekedar tren, melainkan telah menjadi kebutuhan. Juga bukan merupakan ilmu ajaib yang mendatangkan uang dalam waktu yang singkat, melainkan kewirausahaan merupakan sebuah ilmu, seni, dan keterampilan untuk mengelola semua keterbatasan sumber daya, informasi, dan dana yang ada guna mempertahankan hidup, atau mencari nafkah. Buku ini akan membekali pembaca sebagai panduan untuk berwirausaha. Juga sebagai referensi bagi mahasiswa pada mata kuliah kewirausahaan yang tidak hanya disajikan secara teoritis, namun diikuti dengan aplikasi secara praktis. Secara sistematis buku ini menyajikan konsep dasar kewirausahaan, inovasi dalam berwirausaha, jalan menuju wirausaha sukses, strategi pemasaran, dan ditutup dengan kegiatan praktik bersama mengelola usaha.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Manajemen Kewirausahaan merupakan buku membahas cara bewirausaha dan apa saja yang diperlukan, Tersusun dalam tiga belas bab, diantaranya Kewirausahaan, Karakteristik Kewirausahaan, Kreatif dan Inovasi, Ide Peluang Usaha, Motivasi Berwirausaha, Jalan Menuju Wirausaha Sukses, Risiko Bisnis, Proses Bisnis dan Usaha Industri Kreatif, Etika Bisnis, Manajemen Usaha Kecil dan Menengah, Melakukan Analisis Kelayakan dan Menyusun Rencana Bisnis yang Unggul, Aspek Pemasaran Bagi Kewirausahaan, dan Memuliakan Usaha Baru Membali Perusahaan dan Warabala Manajemen Kewirausahaan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan yang sebutan populernya entrepreneurship memang sangat erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian. Namun sebenarnya kalau dikaji secara mendalam ternyata lebih luas dari itu. Entrepreneurship yang menghasilkan wirausaha atau entrepreneur seseungguhnya tidak melulu berdampak ekonomis, tetapi dapat pula membuahkan berbagai nilai ideal dalam tataran sosial, politik, budaya dan aspek terkait lainnya. Artinya kalau bicara tentang wirausaha bukan berarti hanya memperbincangkan pengusaha atau pebisnis, melainkan setiap pekerjaan yang dilakukan individu tertentu sesuai dengan bidang profesinya yang didasari oleh jiwa wirausaha serta semangat dan nilai-nilai kewirausahaan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Topik penting dalam buku ini antara lain: pengertian wirausaha dan kewirausahaan; konsep dasar kewirausahaan; ide dan peluang kewirausahaan; tantangan dan cara mengatasi problema dunia kewirausahaan; kompetensi kewirausahaan; peningkatan produktivitas usaha melalui motivasi kewirausahaan; urgensi kewirausahaan di era globlisasi; etika kewiraushaan; kepemimpinan dalam kewirausahan; dan kewirausahaan dalam konsep Islam. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berisikan ruang lingkup kewirausahaan, pengertian wiraswasta dan wirausaha, sifat sifat wirausaha, ciri-ciri dan kepribadian wirausaha, prinsip-prinsip wirausaha, kiat-kiat sukses berwirausaha, kepemimpinan dalam wirausaha, pengambilan keputusan, pemilihan bidang usaha, pemasaran praktis, negosiasi dalam wirausaha, studi kelayakan bisnis, perencanaan bisnis, strategi menyusun proposal bisnis, serta etika bisnis dan corporate social responsibility. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang wirausaha dan kewirausahaan, bab dua tentang motivasi berwirausaha, bab tiga tentang peran wirausaha, bab empat tentang ilmu dan pendidikan kewirausahaan, bab lima tentang pengembangan kewirausahaan di Indonesia, dan bab enam tentang sinergitas dalam pengembangan kewirausahaan Wirausaha merupakan terjemahan dari entrepreneur ke dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian wirausaha sama dengan wiraswasta, yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya serta mengatur permodalan operasinya. Entrepreneur menurut Kamus Merriam Webster berasal dari bahasa Perancis “entreprendre” yang dalam Bahasa Inggris berarti “to undertake”, yaitu orang yang memulai bisnis dan bersedia mengambil risiko kehilangan dalam rangka menciptakan uang. Entrepreneur adalah sebutan bagi seseorang yang mahir melahirkan satu usaha baru. Bahkan, Merriam Webster menyebut wirausaha sebagai “economic leader”, karena berada di garda terdepan dan terawal bagi satu proses bisnis. Seorang entrepreneur mahir menggabungkan dan mengupayakan berbagai elemen terkait. Di Belanda wirausaha dikenal dengan ondernemer dan di Jerman dikenal dengan unternehmer. Kata entrepreneur muncul sebagai salah satu kosakata yang mulai populer di dalam Bahasa Inggris di sekitar tahun 1852 di saat para pemilik modal dan pelaku ekonomi di Eropa sedang berjuang keras menemukan berbagai usaha baru, baik sistem produksi baru, pasar baru, maupun sumber daya baru untuk mengatasi kejenuhan berbagai usaha yang telah ada. Berbagai istilah digunakan untuk menyebut kata “motivasi” (motivation) atau motif, antara lain kebutuhan (need), desakan (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive). Istilah motivasi, berasal dari bahasa Inggris, motivation. Sedangkan istilah “motivation” berasal dari bahasa Latin, “movere” yang berarti “menggerakkan” (“to move”), sehingga menurut Kamus Webster, motivasi didefinisikan sebagai “kekuatan (force), rangsangan (stimulus) atau pengaruh (influence). Motivasi biasanya dikaitkan dengan konsep lain seperti dorongan (drive), keinginan (want), hasrat (desire), kepentingan (interest), niat (intention) harapan (expectation) dan kebutuhan (need).
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
buku ini menguraikan berbagai konsep kewirausahaan, proses-proses menuju kewirausahaan, inspirasi dari pengusaha sukses yang bermodalkan nol hingga menjadi milyarder, dan kiat menuju kewirausahaan yang berhasil. Untuk perguruan tinggi, kursus dan pelatihan kewirausahaan, materi dalam buku ini dapat disajikan dalam enam program dan pelatihan, yaitu Kuliah Kewirausahaan Terstruktur (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), Magang Kewirausahaan (MKU), Karya Alternatif Mahasiswa (KAM), dan Klinik Konsultasi Bisnis (KKB). Bagi pembaca yang ingin belajar secara mandiri, buku ini juga dapat dapat dipelajari dengan mudah karena dilengkapi dengan uraian, contoh, dan latihan secara mandiri dan komprehensif.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini diharapkan menjadi bahan referensi dan dapat memberikan gambaran bahwa Kewirausahaan adalah kewirausahaan bisa didefinisikan sebagai kemampuan untuk menjadi kreatif dan inovatif (menciptakan yang baru dan berbeda), digunakan sebagai singkatnya keterampilan, fondasi, sumber daya, proses, dan upaya untuk menciptakan produk dan layanan bernilai tambah untuk berani menghadapi risiko. Buku ini membahas: Bab 1 Kewirausahaan dan Tantangan Bangsa Bab 2 Kewirausahaan: Konsep yang Berevolusi Bab 3 Falsafah dan Spirit Kewirausahaan Bab 4 Motivasi Wirausaha Bab 5 Kreativitas Dalam Kewirausahaan Bab 6 Inovasi Dalam Kewirausahaan Bab 7 Perspektif Kewirausahaan Pada Individu Bab 8 Kecerdasan Wirausaha Bab 9 Intrapreneurship Bab 10 Woman and Home Entrepreneurship Bab 11 Menemukan Dan Mengembangkan Ide Usaha Bab 12 Technopreneur dan Inspirasi Bab 13 Pendidikan Kewirausahaan Bab 14 Peran Teknologi Informasi dalam Kewirausahaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Satu hasil yang menyedihkan bangsa kita bahwa bangsa indonesia belum mengerti tentang pembangunan bangsa, karena tidak mampu atau tidak berkarya, inovasi, dan menciptakan fenomena dalam menghasilkan ide dan gagasan untuk mengatasi penyakit bangsa kita. Sehingga dapat menyebabkan ketidak sedianya lapangan kerja sehingga dengan demikian tidak membantu pemerintah dalam memperkecil tingkat pengangguran. Artinya orientasi para mahasiswa DKI Jakarta setelah lulus S1 hanya untuk mencari gaji, bukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga dapat membantu pemerintah untuk memperkecil tingkat pengangguran dan mudah-mudahan mahasiswa Sumatera Utara khususnya Kab. Asahan lebih memiliki kreativitas dan berinovasi, serta berintegrasi dalam upaya menyiapkan lapangan kerja secara merata demi meningkatkan pembangunan yang berkesinambungan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ajar mata kuliah kewirausahaan (entrepreneurship) ini disusun dalam rangka melengkapi buku teks yang telah ada dan bersifat memandu mahasiswa untuk menguasai konsep-konsep Entrepreneurship (Kewirausahaan), menyusun proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan praktek bisnis sehingga mahasiswa semakin mudah mempelajarinya. Buku ajar ini berisi mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha, mengembangkan semangat wirausaha, membangun komitmen dalam berwirausaha, mengelola resiko bisnis, membangun visi dan misi bisnis, peluang bisnis, mengelola aspek-aspek pengelolaan bisnis (aspek manajemen, aspek organisasi, aspek pemasaran, aspek produksi, aspek pembiayaan (arus kas dan BEP), akuntansi usaha mikro/kecil (akuntansi usaha mikro/kecil dan laporan keuangan), permodalan (jenis modal dan sumber modal), proposal bisnis, mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan K 13.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan telah menjadi penggerak utama dalam perekonomian global. Para pembuat kebijakan di seluruh dunia menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan terletak di tangan para wirausahawan. Para wirausahawan ini tidak hanya menciptakan kesejahteraan ekonomi, tetapi banyak diantara mereka yang juga berjuang keras untuk membuat dunia ini menjadi tempat tinggal yang lebih baik. Mereka yang memiliki jiwa wirausaha akan terus memimpin revolusi ekonomi yang dapat meningkatkan standard hidup masyarakat di mana pun. Buku Prinsip-prinsip Dasar Kewirausahaan merupakan buku yang sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin mengembangkan atau bahkan baru ingin membuat sebuah usaha. Melalui buku ini, Iwan Shalahuddin membantu mengenalkan tentang kewirausahaan dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menciptakan usaha. Dengan begitu, setiap pembaca dari kalangan manapun akan berpeluang besar mencapai kesuksesan melalui wirausaha
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Di era ekonomi digital saat ini, kewirausahaan adalah salah satu kata yang sering kita dengar. Secara sederhana kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan visi, inovasi dan melihat suatu peluang di masa datang.