ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air limbah laboratorium merupakan limbah yang berasal dari buangan hasil reaksi berbagai zat atau larutan yang digunakan dalam suatu eksperimen. Dalam penelitian ini jenis limbah yang digunakan adalah limbah cair domestik laboratorium
DLHK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT berdasarkan parameter bau, warna, kekeruhan, suhu, TSS, dan amoniak. Metode yang digunakan adalah metode
deskriptif kuantitatif. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah arang aktif tempurung lontar (Borassus flabellifer L.), sabut kelapa, pasir dan zeolit.
Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, kekeruhan, TSS, dan NH3, secara berurutan adalah;
27°C; 5,090; 75mg/L; dan 0,434mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 24°C; 5,990; 13mg/L; dan 0,019mg/L. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah laboratorium DLHK Provinsi NTT dengan parameter suhu, kekeruhan, TSS dan amoniak setelah filter jika dibandingkan dengan standar baku mutu mengacu pada peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.68 tahun 2016 nilai suhu, TSS dan amoniak sudah memenuhi
standar baku mutu yang telah ditetapkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGOLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN VARIASI MEDIA FILTER ARANG AKTIF Borassus flabellifer L, ZEOLIT,PASIR DAN SABUT KELAPA
“
Tiumlafu, M.I )* Nitsae, M.)** Solle, H.L.R.)**
BorazSilab filter merupakan alat filtrasi yang dirancang mengunakan kaca berukuran 20×20×20 cm, berbentuk kubus dengan beberapa variasi isian biomaterial-biomaterial yang dihasilkan dari metode karbonisasi dan dehidrasi, baik secara fisika, kimia, maupun keduanya. Ukuran dari tiap-tiap biomaterial sama 65 mesh dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya tiap biomaterial menjadi lebih tinggi. Arang aktif, zeolit,pasir, dan sabut kelapa digunakan sebagai material filter terhadap pengolahan air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dan UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensialatBorazilab filter berdasarkan variasi material filterdalam menurunkan, bau, warna/kekruhan, suhu, dan derajat keasaman/pH. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai: suhu, warna, pH, dan bauterhadap air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana secara berurutan adalah:260C; 71,380 NTU; 2,40; berbau;. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 240C; 61,160 NTU; 7,50; tidak berbau;. Sedangkan hasil penelitian pada air limbah domestik UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT secara berurutan adalah: 270C; 5,990 NTU; 7,10; berbau;. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 240C; 5,090 NTU; 7,90; tidak berbau;. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah dengan parameter suhu, warna, pH, dan bau sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup RI No.68 Tahun 2016.Debit filtrasi dan Persen penurunan alat BorazSilab filter terhadap air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana secara berurutan adalah;0,0023 L/dtk; 7,8%; 91,69%; 68%;. Sedangkan debit filtrasi dan persen penurunan pada air limbah domestik UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT secara berurutan adalah: 0,0013 L/dtk; 0,11%; 15,74%; dan 7,5%.
Kata Kunci: Alat BorazSilab filter,variasi material filter, debit filtrasi dan persen penurunan Alat BorazSilab filter
Keterangan:
* ) : Peneliti
**) : Pembimbing