Abstrak
Laba setiap tahun dapat mengalami kenaikan dan penurunan baik dalam jumlah besar maupun kecil. Dengan kondisi yang berubah-ubah, lembaga perbankan memperoleh tantangan dalam mengelola bisnisnya agar dapat bertahan. Berkaitan dengan kesinambungan dan stabilitas bisnis lembaga keuangan, laba menjadi faktor yang penting. Laba merupakan salah satu informasi potensial yang terkandung di dalam laporan keuang dan informasi yang sangat penting bagi pihak internal maupun eksternal perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM), terhadap Pertumbuhan Laba secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 yang berjumlah 48 perusahan perbankan. Peneliti ini menggunakan purposive sampling, dimana dari 48 perusahan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia hanya 10 perusahaan perbankan yang dapat menjadi sampel penelitian. Ada empat variabel independen yang dikaji dalam penelitian ini yaiti: Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) sedangkan Pertumbuhan Laba sebagai variabel dependen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis menggunakan alat bantu program SPSS. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keempat variabel bebas yaitu: Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) tidak mempunyai pengaruh secara simultan terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.sedangkan secara parsial bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA) dan Net Profit Margn (NPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia