Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

29 hasil
Subjek: Persepsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERSEPSI GURU, SISWA DAN ORANG TUA MENGENAI PROSES PEMBELAJARAN IPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS VIII A SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Guru, Siswa dan Orang Tua mengenai Pembelajaran IPA pada masa Pandemi COVID-19 di kelas VIII A SMP Negeri 20 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek Penelitian ini adalah Guru IPA kelas VIII berjumlah 5 Orang, Siswa-siswi kelas VIII A berjumlah 31 Orang, dan Orang Tua Siswa berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi, Teknik Wawancara, dan Kuesioner/Angket. Hasil penelitian di SMP Negeri 20 Kota Kupang dan menganalisis berbagai data temuan, penulis dapat menyimpulkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 20 Kota Kupang selama masa pandemi, baik guru, siswa maupun orang tua memiliki persepsi masing-masing. Siswa mengatakan bahwa pembelajaran yang dilakukan disekolah tersebut meskipun dilakukan dengan metode pembelajaran daring, namun siswa tetap antusias mengikuti pembelajaran. Selain siswa, guru mengatakan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah tersebut kurang efektif karena dilakukan secara daring dimana, dampak dari pembelajaran daring ini adalah siswa kurang mengerti dan memahami materi dan soal-soal yang dibagikan oleh guru. Orang tua mengatakan bahwa pembelajaran daring ini kurang efektif karena waktu untuk bekerja harus digunakan untuk mendampingi anak ketika belajar dan juga harus menyediakan Handphone dan kuota internet supaya bisa mengakses materi yang dibagikan oleh guru. Metode pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom dan Whatssap Group yang digunakan untuk membagikan materi pembelajaran dan mengirimkan tugas. Selain mengajar secara daring melalui aplikasi, guru melakukan kunjungan ke rumah siswa untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai soal-soal latihan yang tidak dikerjakan oleh siswa seminggu sekali dan juga sebulan sekali. Dalam pelaksanaannya orang tua memfasilitasi seperti laptop, komputer, Handphone, dan kuota internet untuk kelancaran proses belajar siswa, dan juga berperan dalam mendampingi dan mengawasi siswa selama belajar dirumah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Tingkah laku siswa dan keseriusan saat mengikuti pembelajaran, jika materinya disukai oleh siswa maka mereka begitu semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, sebaliknya jika materinya tidak disukai siswa hanya sekedar mengikuti dan hanya menjadi penonton ketika proses pembelajaran pendidikan jasmani berlangsung. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX terhadap pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat. Metode penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan kelas IX terdiri dari 217 siswa diambil 60% dari keseluruhan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Dalam penelitian ini angket yang digunakan adalah angket tertutup, cara ini dapat memudahkan responden untuk mengisinya. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa kelas VIII dan kelas IX SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik, dilihat dari tabel presentase dari 130 siswa terdapat kategori sangat baik 3 orang atau 2,30%, baik 89 orang atau 68,46%, sedang 41 orang atau 31,53%, kurang 0 orang atau 0,00% dan sangat kurang 0 orang atau 0,00%. Simpulan: Dari hasil penelitian bahwa persepsi siswa terhadap proses pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Negeri 2 Solor Barat berkategori baik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI DESA POLLO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI DESA POLLO Eben S. Kabnani*, Ramona M. Mae, Yahya J. Palinata. Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh proses penginderaan, yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indera atau juga disebut proses sensoris. Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela mempertahankan eksistensi (kemandiriannya) dan integritasnya terhadap lingkungan hidup atau alam sekitsrnya untuk mencapai keselarasan hidup guna peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Tujuan penelitian:Adapun tujuan penelitian yang ingin di capai oleh peneliti dalam melaksanakan penelitian ini adalah: untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kehadiran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Pollo. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui instrumrn penelitian (kuesioner), serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu: data statistik. Populasi Sampel pada penelitian ini adalah 20% jumlah masyrakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese yaitu 60 orang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menujukan bahwa persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese dengan populasi 60 orang sebagai responden yang member persepsi dengan menjawab 8 pernyataan dari 4 kategori jawaban yaitu: (SS), (S), (TS) dan (STS). Responden tertinggi pada pernyataan 1 adalah kategori (S) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 2 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan perentasi 50%, pernyataan 3 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 4 adalah kategori (TS) dengan jumlah 28 dan persentasi 46,66%, pernyataan 5 adalah kategori (TS) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 6 adalah kategori (S) dengan jumlah 32 dan persentasi 53,33%, pernyataan 7 adalah kategori (S) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 8 adalah kategori (S) dengan jumlah 52 dan persentasi 86,66%. Simpulan: Persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT, Masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese setuju dengan hadirnya PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese, namun demikian masyarakat sangat mengharapkan kehadiran PSHT agar tidak menimbulkan tindakan criminal, kehadiran PSHT dapat menimbulkan nilai-nilai kehidupan yang baik, memperluas jaringan social, melakukan ajaran beladiri dengan baik, dan masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese bersedia memberi persepsi terhadap kehadiran PSHT. Katakunci: Persepsi,Masyarakat, Pencak Silat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI TENTANG PERSEPSI REMAJA LAHAI-ROI MENGENAI BENTUK-BENTUK KEGIATAN PEMBANGUNAN SPIRITUALITAS ANAK REMAJA JEMAAT LAHAI-ROI MALIANG DI PANTAR TENGAH KABUPATEN ALOR TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI TENTANG PERSEPSI REMAJA LAHAI-ROI MENGENAI BENTUKBENTUK PEMBANGUNAN SPIRITUALITAS ANAK REMAJA JEMAAT LAHAI-ROI MALIANG DI PANTAR TENGAH KABUPATEN ALOR. Weni, S. M.)* Nuban Timo, I E.)* Pabala, P.)** ABSTRAK Kehidupan spiritualitas Remaja Lahai-Roi belum sesuai dengan yang diharapkan, Jemaat sudah melakukan pendampingan bagi remaja dengan kegiatan rohani rutin dan non rutin namun spiritualitas remaja belum seutuhnya meningkat. Miras, tawuran, perkelahian masi saja terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja mengenai bentuk-bentuk kegiatan Pembangunan Spiritualitas Anak Remaja Jemaat Lahai-Roi Maliang di Pantar Tengah Kabupaten Alor. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 24 responden. Pengambilan data menggunakan teknik Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Sugiyono (2009:91) yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil Penelitian ini menunjukan pemahaman remaja mengenai bentuk-bentuk pembangunan spiritualitas anak remaja jemaat Lahai-Roi di lihat dari kegiatan kerohanian yang ada tidak semuanya berjalan dengan baik, remaja dalam ketaatan ibadah masih rendah, sebagian remaja lainnya menolak dan tidak memiliki kepercayaan diri saat diberikan tugas dalam ibadah. Setelah diterapkan pendekatan dan bimbingan kerohanian, ketaatan ibadah dan kepercayaan memimpin ibadah Remaja Lahai-Roi Maliang meningkat. Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : Gereja Lahai-Roi Maliang harus melakukan pendekatan, bimbingan kepada setiap anak remaja dalam rasa kepercayaan diri serta membangun kegiatan kerohanian yang baru, dengan kreatif dan inovatif sehingga membuat Remaja di gereja dapat aktif dan tidak ada masa kebosanan dalam beribadah. Kata Kunci : Persepsi , Remaja, Bentuk-bentuk pembangunan Spiritualitas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERSEPSI DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH(UMKM) SETELAH TERBITNYA PP NO. 23 TAHUN 2018 TENTANG PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN DARI USAHA YANG DITERIMA ATAU DIPEROLEH WAJIB PAJAK YANG MEMILIKI PEREDARAN BRUTO TERTENTU DI KELURAHAN OESAPA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menurut Mardiasmo ( 2009:1 ) pajak merupakan iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang – undang ( dapat dipaksakan ) serta tidak mendapat jasa timbal balik secara langsung dapat digunakan dalam pembiayaan pengeluaran umum. Penerimaan pajak merupakan salah satu pilar utama dalam APBN yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja Negara dalam rangka pembangunan. Pemungutan pajak memang bukan sesuatu yang mudah, selain peran serta pegawai pajak kesadaran masyarakat juga di tuntut untuk membayar pajak. Pada umumnya masyarakat (wajib pajak) cenderung menghindari diri dari pembayaran pajak. Kecerderungan ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap peraturan perpajakan. Dari tahun ke tahun pemerintah terus mengupayakan agar wajib pajak dapat dengan mudah untuk membayar pajak dan meringankan besar tarif pajak sehingga wajib pajak tidak merasa dirugikan dan pemerintah diuntungkan malainkan memiliki keadilan pada kedua belah pihak. Penelitian yang dilakukan oleh Sanasti Ayuningtyas (2019) dengan judul penelitian pengaruh faktor-faktor pelaksanaan pp no 23 tahun 2018 terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, menunjukkan bahwa tarif pajak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian kepatuhan wajib pajak juga dapat tercapai apabila ada penetapan tarif yang jelas, selain itu tarif pajak juga harus bersifat adil dalam menentukan subjek dan objek pajaknya, Berdasakan latar belakang di atas, Masalah dalam penelitian ini adalah : “Persepsi dan Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) setelah Terbitknya PP. No 23 Tahun 2018 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto di Kelurahan Oesapa” Penelitian ini mengambil sampel sebayak 6 UMKM dengan identitas sebegai berikut Identitas UMKMSampelPenelitian Identitas UMKM Nama UMKM Alamat Usaha Jenis Usaha Lama Usaha Ijin Usaha Jumlah Tenaga Kerja Arif Jaya Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang Sulfan mandu Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 6 Tahun SITU- SIUP 6 Orang Girinatha Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 22 Tahun SITU-SIUP 3 Orang Rizky Indah Jati Oesapa RT 023/ RW 008 Industri 18 Tahun SITU-SIUP 3 Orang Toko Salwa Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 10 Tahun SITU-SIUP 4 Orang Paman Armin Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang Sumber : Hasil penelitian Analisis atas persoalan penelitian tersebut, menunjukkan bahwa semua responden memiliki persepsi yang cenderung sama yakni mereka memahami dan mentaati pemberlakuan peraturan tersebut, baik dari sisi isi PP, kewajiban wajib pajak dan pembayaran bahkan pemotongan pajak. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kemudahan pembayaran pajak, menurut responden, sistem yang jelas dan mempermudah ewajib pajak dalam melakukan pembayaran, dari sisitanggapan responden atas keringanan pembayaran pajak dari PP sebelumnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenaan tarif pajak lebig rungan dari PP sebelumya dan bahkan sangat ringan. Tanggapan responden atas kemudahan dan tarif pembayaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memberikan tanggapan positif, PP tersebut mempermudah dan memberikan ruang kepada masyarakat kecil untuk berkembang dalam dunia usaha Hasil analisis menunjukkan bahwa 5 responden melaporkan SPT tepat waktu, hanya 1 responden yang terlambat melapor karena kesibukan dengan pekerjaan dan lupa melaporkan SPT, walau demikian, semua responden membayar tepat waktu sesuai dengan ketentuan yakni bulan Maret setiap tahunnya. Hal yang sama dengan waktu pengisian formulir Pajak, selalu tepat waktu bagi 6 responden. Ada responden yang mengunakan jasa pihak ketiga untuk menghitung jumlah pajak, sedangkan ada responden yang menghitung sendiri jumlah pajak, walau menghitung sendiri tetapi selalu berkonsultasi dengan pijak perpajakan berkaitan dengan kebenaran perhtungan pajak. Dari 6 responden, 3 responden pernah menunggak pajak, 3 responden lainnya tidak pernak menunggak pembayaran pajak, hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi responden yang menunggak, diakibatkan kesibukan dalam mengurus usaha, sehingga tidak sempat melakukan pembayaran pajak tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan bahasan maka beberaa saran pengembangan dimasa datang adalah sebagai berikut: 1. Perlu ditingkat sosialisasi pemberlakuka PP No. 23 Tahun 2018 dan peraturan lain kepada UMKM sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan dalam memberikan kewajiban kepada negara. 2. Persepsi wajib pajak atas PP tersebut sangat positif, situasi ini perlu dipertahankan dimasa datang serta tingkatkan kepatuhan wajib pajak atas pembayaran pajak 3. Bagi peneliti lanjutan, hasil penelitian ini menjadi bahan untuk dikembangkan, terutama berkaitan dengan jenis peraturan pajak yang diberlakukan bagi UMKM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERSEPSI TENTANG AKUNTANSI, PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERSEPSI TENTANG AKUNTANSI, PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT ABSTRAK NAMA : IMAKULATA NGONGO NIM : 18190303 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi, ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan factor utama yang menimbulkan permasalahan dan bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh persepsi tentang akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. 2) pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasia kuntansi. 3) pengaruh skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat sebanyak 160 UMKM. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga sampel penelitian berjumlah 32 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner, yang disebarkan secara Online. Untuk menjawab hipotesis dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) persepsi tentang akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dilihat dari nilai signifikan 0,021 < 0,05 dan nilai t hitung 2.445 > nilai t tabel 2.048. 2) pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 4,327 > nilai t tabel 2.048. 3) skala usaha tidak berpengaruh secara positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan 0,691 > 0,05 dan nilai t hitung 0,402 < nilai t tabel 2,408.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERSEPSI TENTANG AKUNTANSI, PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERSEPSI TENTANG AKUNTANSI, PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT ABSTRAK NAMA : IMAKULATA NGONGO NIM : 18190303 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi, ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan factor utama yang menimbulkan permasalahan dan bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh persepsi tentang akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. 2) pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasia kuntansi. 3) pengaruh skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat sebanyak 160 UMKM. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga sampel penelitian berjumlah 32 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner, yang disebarkan secara Online. Untuk menjawab hipotesis dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) persepsi tentang akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dilihat dari nilai signifikan 0,021 0,05 dan nilai t hitung 2.445 > nilai t tabel 2.048. 2) pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan 0,000 0,05 dan nilai t hitung 4,327 > nilai t tabel 2.048. 3) skala usaha tidak berpengaruh secara positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan 0,691 > 0,05 dan nilai t hitung 0,402 nilai t tabel 2,408.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG VARIASI GAYA MENGAJAR GURU IPA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA UPTD SMP NEGERI LANTOKAKABUPATEN ALOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG VARIASI MENGAJAR GURU IPA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA UPTD SMP NEGERI LANTOKA KABUPATEN ALOR TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Besituba L)* Manu S.T)** Nggadas E.D)** Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan persepsi siswa tentang variasi gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa, variabel (X) persepsi siswa tentang gaya mengajar guru dengan (Y) motivasi belajar siswa. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri Lantoka yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan statistik inferensial bantuan SPSS. Hasil analisis deskriptif diperoleh variasi mengajar guru dan motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang dengan presentase rhitung 0,459 > rtabel 0,349 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signitifikan antara variasi mengajar guru dengan motivasi belajar siswa UPTD SMP Negeri Lantoka. Kata kunci :persepsi siswa tentang gaya mengajar variasi mengajar guru dan motivasi belajar *) Mahasiswa Peneliti *) Dosen Pimbimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Masyarakat Tentang Konversi Hutan Mangrove Menjadi Lahan Tambak Garam Di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WENDELINUS TAE (15380068). Persepsi Masyarakat Tentang Konversi Hutan Mangrove Menjadi Lahan Tambak Garam Di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka : ALFRED G. O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi. M.Si, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hutan mangrove adalah komunitas vegetasi pantai tropis yang khas, tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut, terutama didekat muara, sungai, laguna dan pantai yang terlindung dengan substrat lumpur atau lumpur berpasir. Konversi lahan mangrove menjadi lahan tambak garam secara besar-besaran juga terjadi di Desa Weseben Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Garam menjadi program dari pemerintah Kabupaten Malaka yang baru saja di kembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sehingga perlu adanya pembuatan lahan tambak garam. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka selama satu bulan yaitu pada bulan Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah semua masyarakat di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka dengan jumlah 254 KK. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling yaitu berjumlah 72 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data menggunakan koesioner (angket). Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic deskriptif dengan presentase. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh bahwa pengetahuan masyarakat tentang hutan mangrove sebesar 86,11 % responden mengetahui secara baik tentang mangrove serta fungsi-fungsinya, dengan berturut-turut masyarakat yang tergolong dalam kategori sangat baik diperoleh nilai sebesar 8,33 %, dan kategori cukup baik dengan nilai sebesar 5,56 %. Untuk pengetahuan masyarakat tentang tambak garam diperoleh nilainya adalah 72,22 % responden mengetahui secara baik tentang tambak garam serta pengelolaannya, dengan berturut-turut masyarakat yang tergolong dalam kategori sangat baik diperoleh nilai sebesar 5,56 %, dan kategori cukup baik dengan nilai sebesar 22,22 %. Sedangkan Persepsi masyarakat tentang konversi hutan mangrove menjadi lahan tambak garam di Desa Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka diperoleh nilai sebesar 73,61 % responden memahami secara baik tentang tujuan konversi serta manfaatnya, dengan berturut-turut masyarakat yang tergolong dalam kategori sangat baik diperoleh nilai sebesar 18,06 %, dan kategori cukup baik dengan nilai sebesar 8,33 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

“PERSEPSI MASYARAKAT AMARASI BARAT MENGENAI KOSU DALAM TRADISI PERKAWINAN ADAT DI DESA TUNBAUN KECAMATAN AMARASI BARAT KABUPATEN KUPANG “

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Amarasi Barat Desa Tunbaun mengenai tradisi kosu.tempat penelitian dilaksanakan di Desa Tunbaun, Amarasi Barat dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Tunbaun yang mengerti dengan tradisi kosu dengan sample dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari 3 tokoh adat, 1 guru, 1 ibu rumah tangga dan 1 mahasiswa dengan menggunakan pengambilan sample secara probality sampling dengan cara sampel random sampling. Teknik pengumpulan data digunakan teknik wawancara dan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat Tunbaun mempersepsikan kosus sebagai salah satu harta kebudayaan orang Amarasi yang harus dijaga untuk generasi-generasi selanjutnya agar kedepannya tidak hilang.. Harapannya pada tradisi kosu ini bisa dilestarikan dan dipertahankan turun-temurun sampai generasi-generasi beikutnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KELAS SOSIAL, GAYA HIDUP (LIFE STYLES) DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN CEPAT SAJI DI GEPREK BENSU KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI PENGARUH KELAS SOSIAL, GAYA HIDUP (LIFE STYLES) DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN CEPAT SAJI DI GEPREK BENSU KUPANG. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelas sosial, gaya hidup dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Sehingga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah kelas sosial berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang, apakah gaya hidup (life styles) berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang dan apakah persepsi harga berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh konsumen yang membeli dan makan di Geprek Bensu Kupang, dengan sampel sebanyak 100 responden. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 36, 479 + 0,318X1 + 0,416X2 + 0,544X3. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel kelas sosial (X1) ditemukan thitung (2,226) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel kelas sosial (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel gaya hidup (X2) ditemukan thitung (3,009) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel gaya hidup (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis ketiga untuk variabel persepsi harga (X3) ditemukan thitung (7,021) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel persepsi harga (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 34,950 sedangkan F-tabel sebesar 2,70 dengan demikian F-hitung > F-tabel dan tarif signifikan (0,000 0,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel faktor internal berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinasi R² sebesar 0,522 artinya bahwa sebesar 52,2% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel kelas sosial, gaya hidup (life styles) dan persepsi harga. Sedangkan sisanya 47,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Peneliti memilih restoran makanan siap saji dengan brand terkenal seperti Geprek Bensu dibandingkan merek lain karena Geprek Bensu cuman memiliki satu cabang di Kota Kupang dan berada pada lokasi yang cukup strategis serta banyak dikunjungi oleh masyarakat, dan pada lokasi tersebut juga terdapat bisnis sejenis yang berdekatan, persaingan yang ada pun sangat ketat, hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam mengkonsumsi produk Geprek Bensu. Sehingga dalam hal ini meskipun terdapat banyak persaingan makanan cepat saji di kota Kupang membuat Geprek Bensu tetap mempertahankan ciri khasnya dan Geprek Bensu menarik untuk diteliti karena sampai saat ini Geprek Bensu di kota Kupang masih mampu mempertahankan brandnya dan semakin terus berkembang. Penelitan ini menunjukkan bahwa kelas sosial, gaya hidup dan persepsi harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Berkaitan dengan kelas sosial produk Geprek Bensu sebaiknya perlu mengembangkan berbagai inovasi agar dapat dijangkau oleh tingkatan masyarakat. Berkaitan dengan gaya hidup (life styles), Geprek Bensu Kupang sebaiknya perlu memperhatikan gaya hidup konsumen dengan cara melihat perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan dengan strategi marketing agar menarik konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan. Dan berkaitan dengan persepsi harga, Geprek Bensu Kupang perlu untuk menjaga dan mempertahankan keterjangkauan harga produk ayam Geprek sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba restoran, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PELAYANAN WISATA PADA KAMPUNG ADAT BENA DI KABUPATEN NGADA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PELAYANAN WISATA PADA KAMPUNG ADAT BENA DI KABUPATEN NGADA Penelitian ini berjudul’’Persepsi Wisatawan Domestik Terhadap Pelayanan Wisata Pada Kampung Adat Bena di Kabupaten Ngada’’ Dengan persoalan penelitian dalam penelitian ini adalah: ( 1 ) Apakah jenis pelayanan wisata bagi wisatawan Domestik dan Manca negara?, ( 2 ) Bagaimana persepsi wisatawan terhadap pelayanan wisata pada kampong Bena di kabupaten Ngada? Serta tujuan dari penelitian ini adalah ‘’ untuk mengetahui jenis pelayanan wisata bagi wisatawan Domestik dan Mancarnegara pada kampong adat Bena. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah minimal satu kali berkunjung keobjek wisata kampong adat Bena, dengan sampel sebanyak 6 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan stu diDokumentasi. Analisis data menggunakan deskripsi kualitatif Hasil penelitian dari Persepsi wisatawan Domestik terhadap pelayanan wisata pada kampong adat Bena di kabupaten Ngada adalah: 1.) Atraksi, 2). Aksesibilitas, 3). Amenitas atau fasilitas wisata, 4). Promosi, 5). Pelakuusaha, 6) pelayanan wisata. persepsi wiatawan terhadap Atraksi Objek wisata kampung adat Bena merupakan sebuah objek wisata yang terletak di Kabupaten Ngada. Kampung adat Bena merupakan peninggalan dari masa Megalithikum kampung ini tepatnya di Desa Tiworiwu, Kecamatan Jerebu’u sekitar 19 Km dari kota Bajawa.Kampung adat Bena adalah warisan budaya yang kaya dan masih bisa dinikmati sampai hari ini, selain merupakan kampung Megalithikm kampung adat Bena juga memiliki pemandangan alam yang indah serta berhawa sejuk. Kamung ini memiliki 45 buah rumah adat Tradisional yang saling berhadap-hadapan. Para wisatawan yang berknjng tidak hanya dari wiatawan Domestik ada juga wisatawan Mancarnegara. Persepsi wisatawan terhadap Aksesibilitas Kampung adat Bena letaknya sekitar 19 Km dari kota Bajawa. Perjalanan menuju ke kampung adat Bena bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Akses jalanya sudah cukup halus dan beraspal tetapi jalanya masih berkelok-kelok dan naik turun, dan pada saat musim hujan akses jalan menuju kampung adat Bena rawan terjadinya longsor. Jalanya juga cukup terjal sehinngga wisatawan yang ingin berkunjung kesana harus menyewa kendaraan yang kuat untuk sampai kekampung adat Bena. Dan jika kamu datang dari bandara Turelelo so’a kamu bisa memulai perjalanan dengan travel ke kota Bajawa, setelah sampai di Kota Bajawa kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan jasa ojek atau travel dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Persepsi wisatawan terhadap Amenitas Di kampung adat Bena belum tersedianya penginapan seperti Homestay dan Hotel disekitaran objek wisata kampung adat Bena.jika ada wisatawan yang ingin bermalam disana mereka bisa menghubungi pengelola bagian seksi akomodasi dan penginapan untuk menyediakan penginapan dan penginapannya masih dirumah masyarakat dan biaya penginpan satu malam Rp. 200.000/orang disiapkan hanya dengan snack saja.Restoran dan toilet umum juga sudah tersedia disana. Promosi dan Pelaku usaha Dalam pengembangan promosi dalam pengelolaan objek wisata kampung adat bena peran masyrakat di Desa Tiworiwu ada pulah menyediakan pakayan adat dan cendra mata berupa selendang yang disewakan kepada wisatawan yang berkunjung ke kampung adat bena. Pengembangan dan pengelolaan objek wisata Kampung Adat Bena berdampak secara positif terhadap pendapatan masyrakat setempat, peningkatan pendapatan terjadi pada berbagai bidang, seperti penyediaan tempat parkir, guide, kios, pakayan adat dan restoran sekitar kampung adat bena.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERSEPSI AKUNTANSI,PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI (Studi Pada UMKM Kelurahan Oesapa)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. UMKM di Indonesia di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM pada pasal 1 dari UU tersebut menyatakan bahwa usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha perorangan yang memiliki kriteria usaha mikro sebagaiman diatur dalam UU tersebut. Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (2) pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (3) pengaruh skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi, (4) pengaruh persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi, dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang di sebarkan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa. Indikator dalam penelitian ini adalah : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha dan Penggunaan Informasi Akuntansi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan uji statistik yaitu program SPSS versi 26 dan Ms. Excel 2007. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 pelaku UMKM pada uasaha perdagangan yang lama usahanya lebih dari 2 tahun. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Porposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif persespi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,099 dengan t hitung > t tabel (5,605 > 1,666) dan sig. 0,000 (0,000 0,05), (2) tidak terdapat pengaruh positif pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,082 dengan t hitung > t tabel (0,726 > 1,666) dan sig. 0,470 (0,470 > 0,05), (3) tidak terdapat pengaruh positif skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,323 dengan t hitung dari t tabel (0,434 1,666) dan sig. 0,665 (0,665 > 0,05), (4) terdapat pengaruh positif persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel (15,374 > 2,73 ) dengan nilai sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 0,05). Kata kunci : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha, Penggunaan Informasi Akuntansi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PADA WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN KELAPA LIMA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PADA WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN KELAPA LIMA ABSTRAK Dengan perkembangan ekonomi saat ini, sektor pajak tetap menjadi sumber pemasukan yang utama bagi negara Indonesia. Pajak merupakan penerimaan dana yang paling aman dan terjamin karena memiliki sifat yang fleksibel, yang dapat lebih mudah dipengaruhi melalui kebijakan yang dibuat oleh negara. Saat ini pemerintah mulai memberikan perhatian besar pada perkembangan sektor swasta yang dipastikan akan memberikan sumbangsih pamasukan pajak yang besar bagi negara yaitu dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan mengeluarkan kebijakan yang terbaru sebagai upaya penerimaan pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yang tertuang dalam peraturan pemerintah Nomor 55 tahun 2022. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat tanggapan para pelaku UMKM terhadap pajak penghasilan PP 55 Tahun 2022, guna memperoleh informasi mengenai persepsi wajib pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wajib pajak dalam pemungutan pajak penghasilan atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan menggunakan pendekatan wawancara kepada UMKM yang ada dikecamatan Kelapa Lima Kupang, kemudian menganalisis kondisi nyata yang terjadi dengan tinjauan teori yang digunakan sebagai acuan penelitian ini. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya UMKM yang menyatakan mengetahui Pemungutan PPh Final dengan berbagai alasan yaitu ketentuan pemberian modal atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Sudah ada pengetahuan tarif pemungutan pajak tetapi tidak begitu memahami perhitungan pajak,Menurut pelaku UMKM Sosialisai masih kurang dalam Pajak atas UMKM, belum adanya pengetahuan secara jelas dalam ketentuan pemungutan pajak, pelaku UMKM sependapat dengan adanya kemudahan dan penyederhanaan dalam pemungutan pajak yang tidak perlu membuat pembukuan, menurut UMKM dikatakan adil saat keuntungan tinggi tetapi disaat keadaan lesu mejadi tidak adil, dan tarif 0.5% juga masih menimbulkan Pro dan Kontra dalam keadaan ekonomi UMKM.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERSEPSI PENGENAAN PAJAK PENGHASILAN DALAM TRANSASKI JUAL BELI ONLINE ( E-COMMERCE) MENURUT UU NOMOR 36 TAHUN 2008

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beralihnya transaksi konvensional ke transaksi elektronik (e-commerce) membawa pengaruh pada aspek kehidupan seperti, pola interaksi sosial masyarakat, pola belanja konsumen, pola distribusi barang dan termasuk pada aspek perpajakan. Oleh karena itulah, untuk menjaga keseimbangan antara toko online dan toko konvensional, dan dengan tingginya tingkat pendapatan perusahaan e-commerce, menjadi alasan pemerintah untuk mengenakan pajak terhadap perusahaan e-commerce tersebut. Ditinjau dari peraturan perundang-undangan perpajakan, perdagangan online (ecommerce) berpotensi untuk dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap penghasilan yang diperoleh sebagai hasil dari perdagangan online itu sendiri (Feial Muhammad: 2019) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengenaan pajak penghasilan dalam transaski jual beli online (E-commerce) menurut uu nomor 36 tahun 2008. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha online dari media penjualan, Instagram, tik-tok dan FB di kota kupang berdasarkan prasentase Usaha E-Commerce dari Badan Pusat Statistik (2019) pada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling yaitu simple random sampling yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut. Tekni pengambilan informan sebanyak 4 pelaku usaha yang terkait dalam proses implementasi Pajak E-Commerce dan pihak dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Kupang sebagai key informan (Orang yang kompeten). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperolah dari wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif, dengan menggunakan tahapan-tahapan pengumpulan data, analisis data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemungutan pajak atas penghasilan pengusaha online bukan merupakan bentuk aturan baru melainkan penegasan peraturan yang sudah ada, Sudah seharusnya pengusaha online (e-commerce) dikenakan pajak penghasilan. Namun pelaku usaha online banyak yang belum memahami tentang pengenaan pajak atas transasi jual beli online karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat untuk membayar pajak e-commerce.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK NASI BABI DI KELURAHAN OESAPA ( Studi Kasus Usaha Nasi Babi Ma Nona )

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tentang motivasi, persepsi dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian Produk Nasi Babi Ma Nona. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh konsumen Nasi Babi Ma Nona yang berlokasi di kelurahan oesapa. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen Nasi Babi Ma Nona yang berjumlah 96 responden. Data sampel dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis penelitian menggunakan Analisis Regresi Liniear Berganda, Uji T, Uji F, Uji R², dan IBM SPSS Statistic 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, persepsi dan sikap konsumen secara simultan dan parsial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk Nasi Babi Ma Nona. Berdasarkan hasil uji t dalam penelitian ini menunjukkan bahwa untuk variabel motivasi konumen (X1) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produl Nasi Babi Ma Nona, dan variabel persepsi konsumen (X2) menunjukkan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk Nasi Babi Ma nona. Variabel sikap kosumen (X3) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Nasi babi Ma Nona. Dan hasil nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,285 atau 28,5%, sedangkan sisanya 71,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak menjadi fokus dalam penelitian ini. Artinya setelah melakukan penelitian maka diketahui 28.5% Keputusan Pembelian Nasi Babi Ma Nona dipengaruhi oleh Motivasi, Persepsi dan Sikap Konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAAN PADA OBYEK WISATA PANTAI LASIANA KOTA KUPANG.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kedalaman alam Indonesia yang merupakan Negara kepulauan sehingga begitu banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan disetiap daerah. Selain menyimpan sejuta pesona wisata alam, Indonesia juga kaya akan wisata budayanya yang terbukti dengan begitu banyak peninggalan-peninggalansejarah serta keanekaragaman seni dan adat budaya masyarakat local maupun wisatawan manca Negara sehingga banyaknya potensi yang dimiliki menjadikan Indonesia sebagai salah satu daerah tujuan wisata. Untuk tetap menjaga kuantitas wisatawan, perlu diadakan pengukuran kepuasan wisatawan yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Untuk itu, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pengaruh persepsi wisatawan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan witsatawan pada objek wisata pantai lasiana kota kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan dan kualitas terhadap kepuasan pada obyek wisata pantai lasiana kota kupang. Untuk mengetahui factor mana yang paling dominan mempengaruhi kepuasan wisatawan pantai lasiana. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan. Penelitian yang dilakukan bersifat korelasi kuantitatif populasi yang dijadikan peneliti sebagai subjek penelitian adalah semua wisatawan pantai lasiana kota kupang. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah 100 wisatawan. Dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 16 yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini diperoleh hasil pengaruh antara variabel persepsi wisatawan dan kepuasan pengunjung untuk mengetahui tersebut maka dilakukan hipotesis diketahui memiliki pengaruh positif antara variabel independen presepsi wisatawan dan kepuasan pengunjung. Pengujian melalui SPSS diketahui hasil uji hipotesis menggunakan teknik analisis hubungan atau product moment pearson memperoleh hasil r x y sebesar 0,559 (p>0,01) dengan sign 0,00 yang berarti hipotesis diterima karena menunjukan adanya hubungan positif antara presepsi wisatawan dan kepuasan pengunjung. %4 presepsi wisatawan dan kualitas pelayan berpengaruh terhadap kepuasan pengunjungdengan uji analisis regresi linear y=0,536 + 559 x 1 + 0,476 x 2. Nilai f =234.725 dan nilai signifikasi = 0.0005% ini berarti variabel persepsi wisatawan dan kualitas pelayanan simultan harus benar berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasanpengunjung. Sedangkannilai R2 yaitu 82,9% dan sisanya di pengaruhi oleh variabellain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN FORMAL BAGI ANAK PEREMPUAN Di Desa Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Mauta Kecamatan Pantar Tengah, masih bertahan dengan adat istiadat dimana pada umumnya Orang Tua selalu mempekerjakan anak perempuan dalam usia sekolah untuk bekerja di kebun atau di ladang serta tugas dalam rumah tangga dari pada menyekolahkannya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : untuk mengetahui persepsi OrangTua Desa Mauta di Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor tentang pendidikan bagi anak perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 6 responden. Pengambilan data menggunakan teknik Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil penelitian ini menunjukan Persepsi Orang Tua Desa Mauta dalam pendidikan Formal Anak Perempuan yaitu masi terdapat perbedaan perhatian antara anak perempuan dan anak laki-laki, Ekonomi Orang tua yang minim menghambat kebutuhan pendidikan tinggi bagi anak perempuan, Hilangnya rasa kepercayaan orang Tua terhadap Anak Perempuan dikarenakan sebagian anak perempuan tidak serius dan tidak dapat menuntaskan pendidikan yang diberikan orang tua dengan baik. Sebagian orang tua memilih akan melanjutkan pendidikan anak perempuannya ke jenjang Paket B dan Paket C. Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut: Aparat Desa Mauta seharusnya dapat memberikan penyuluhan, edukasi dan kesadaran dalam masyarakat tentang pentingnya pendidikan Formal bagi anak perempuan, bagi Orang Tua harus memiliki pemikiran yang maju dan terbuka agar anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak sebagai bekal mereka bertumbuh dan berkembang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OBJEK WISATA PANTAI WARNA DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN THOFIN IMANUEL TEFSELE (15380060) Persepsi Masyarakat Terhadap Objek Wisata Pantai Warna di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang; Dr. BEATRIX M. REHATTA, S.Pi, M.Si dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Oesapa memiliki potensi sumber daya alam yang dimilikinya diantaranya terdapat mangrove dan juga ikan pelagis kecil. Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang berpotensi sebagai salah satu penunjang perkonomian nasional, ekowisata dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Persepsi perlu di teliti untuk mengetahui tanggapan langsung dari masyarakat atau pengunjung terhadap suatu obyek wisata sehingga nantinya dari persepsi tersebut dapat menjadi masukan serta evaluasi pihak pengelola. Pantai Warna dikembangkan sebagai objek wisata yang menarik untuk di kunjungi, karena memiliki panorama yang indah hamparan pasir putih yang lembut, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap objek wisata pantai warna di kelurahan oesapa, kecamatan kelapa lima, kota kupang Penelitian dilakukan di pantai warna kelurahan oesapa, kecamatan kelapa lima, kota kupang dari bulan april-mei tahun 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling menggunakan rumus slovin. Analisis data digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa persepsi masyarakat objek wisata pantai warna oesapa, (1) keindahan pantai dengan skor rata-rata 3,20 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (2) Aksesbilitas dengan skor rata-rata 3,68 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori sangat baik, (3) sarana pondok wisata atau lopo dengan skor rata-rata 3,03 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (4) kafe dan kios dengan skor rata-rata 3,47 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (5) tempat sampah dengan skor rata-rata 1,72 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori tidak baik, (6) wc umum dengan skor rata-rata 1,30 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori tidak baik, (7) lahan parkir dengan skor rata-rata 3,11 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (8) pos keamanan dengan skor rata-rata 3,27 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik. Dengan demikian persepsi masyarakat secara keseluruhan berada dalam kategori baik. Kata Kunci : Potensi perikanan, persepsi, masyarakat, wisata pantai warna, oesapa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN SAMSAT KELILING DALAM PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Pajak kendaran bermotor termasuk pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah tingkat satu persepsi. Dalam mengelola pajak kendaraan bermotor, pemerintah daerah mendirikan Kantor Samsat dimana kantor tersebut memberikan bermacam-macam layanan seperti seperti Samsat Keliling. Pemerintah sebagai penyedia pelayanan berusaha menyediakan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang memberikan pelayanan prima sesuai dengan PERGUB Prov.NTT Nomor 29 Tahun 2012 Kemudian, Satuan Admnisitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) meluncurkan program samsat keliling untuk mempermudah masyarakat dalam melakunkan pemabayaran pajak. Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang disediakan oleh pemerintah saat ini semakin meningkat. Masyarakat selalu menuntut pelayanan publik yang berkualitas dari birokrat, meskipun perwujudannya antara kinerja layanan sering tidak sesuai dengan harapan sehingga terjadi ketidakpuasan kepada konsumen. Kualitas pelayanan terbagi kedalam lima dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi yaitu wajib pajak yang terdaftar di kantor bersama samsat dan sampel sebanyak 100 orang. Namun masih banyak keluhan dari masyarakat mengenai samsat keliling tersebut. Secara umum kajian ini menggunakan metode : deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian ini diperoleh temuan-temuan untuk mengetahui bagimana persepsi Massyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di Kota Kupang, dan melihat sejauh mana samsat keliling menyelenggarakan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Sampel yang ditentukan menggunakan teknik resepresentative. Untuk mengetahui keabsahan data, dilakukan uji kualitas data yang terdiri dari uji validitas dan uji realibilitas. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t, uji f dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling di Kota Kupang sudah berjalan dengan baik, namun masih ada komplain mengenai antrean panjang yang masih sama halnya yang terjadi di Kantor Bersama Samsat dan masih menjadi koreksi untuk diperbaiki demi meningkatkan pendapatan pajak daerah dan memberikan pelayanan yang lebih memuasakan terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Samsat Keliling

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail