Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

18 hasil
Subjek: oesapa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Perempuan Terhadap Pendapatan Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Bagan Tancap di Kelurahan Oesapa

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peran perempuan juga menjadi salah satu harapan dalam pengembangan strategi nafkah berkelanjutan. Seorang istri dituntun untuk dapat melakukan kegiatan produktif mencari nafkah tambahan di samping harus tetap mengurus rumah tangga dan anak. Istri nelayan yang bekerja produktif mencari nafkah tambahan harus mencurahkan waktu lebih banyak daripada suami yang pergi melaut. Hal ini dikarenakan perempuan harus tetap melakukan peran reproduktif dan peran sosialnya dalam masyarakat. Perempuan merupakan makhluk yang diciptakan dengan berbagai kelebihan, sehingga banyak topik yang diangkat dengan latar belakang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu bulan April 2022 di Keluarahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif menggunakan metode survei dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dari ibu-ibu( istri nelayan) yang menggunakan alat tangkap bagan tancap sedangkan data sekunder diperoleh dari data instansi terkait. Populasi penelitian ini adalah kaum perempuan (istri) nelayan yang menggunakan alat bagan tancap yang berada di Kelurahan Oesapa. Berdasarkan hal tersebut maka penulis mengambil responden sebanyak 14 orang karena jumlah respondennya sedikit. maka peneliti mengambil semua populasi kaum perempuan (istri) nelayan yang menggunakan alat tangkap bagan tancap di Kelurahan Oesapa sebanyak 14 orang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata kontribusi pendapatan perempuan nelayan bagan tancap relative lebih rendah sebesar Rp Rp. 2.214.286 (11%) dibandingkan dengan rata-rata pendapatan suaminya Rp. 18.607.145 (89%). Meskipun demikian sangat membantu dalam berkontribusi pada pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan. Kontribusi rata-rata pendapatan perempuan nelayan yaitu 11 %(2,.214.286) artinya perempuan nelayan bagan tancap di Kelurahan Oesapa menyumbang sebesar 11% dari 100% dari total rata-rata pendapatan keluarga

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR Borassus flabellifer L.) SEBAGAI MEDIA FILTER AIR LIMBAH PABRIK TAHU BINTANG OESAPA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Arang aktif merupakan suatu produk yang dihasilkan dari metode karbonisasi, baik secara kimia, fisika, maupun keduanya. Struktur arang dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya menjadi lebih tinggi. Arang aktif digunakan sebagai media filter terhadap penurunan kualitas air limbah tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas arang aktif dari tempurung lontar (B.flabelliter L) dalam menurunkan, suhu, warna, bau, TSS, COD, BOD, pH, NH₃, NO₂ Mikrobiologi dari limbah pabrik Tahu Bintang Oesapa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, pH, BOD, COD, TSS, NH₃, dan NO₂ secara berurutan adalah; 25°C; 5,60; 839,47mg/L; 1094,600mg/L; 9,31mg/L; 0,097mg/L; 0,054mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 544,89mg/L; 967,827mg/L; 8,97mg/L; 0,050mg/L; 0,01mg/L. Hasil pengujian pada titik tiga, sebelum filter nilai parameter secara berurutan: 25°C; 6,25; 309,39mg/L; 1004,700mg/L; 9,46mg/L; 0,484mg/L; 1,336mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 173,13mg/L; 961,053mg/L; 9,38mg/L; 0,503mg/L; 0,22mg/L. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik III diperoleh hasil yang berbeda yaitu 180/100 mL dan 1.700/100 mL pada titik III tidak memenuhi standar baku mutu air limbah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PP No. 82 Tahun 2001. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah tahu dengan parameter bau, warna, suhu, COD, BOD, NH₃, NO₂ dan total coliform pada titik I dan III Sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda pada ekosistem mangrove di Pesisir Pantai Pohon Duri Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maria Godelifa Seran (16381528) Analisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda pada ekosistem mangrove di Pesisir Pantai Pohon Duri Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Donny M. Bessie, S.Pi.,M.Si, Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki peran penting bagi kehidupan makluk hidup diperairan dan daratan. Ekosistem mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi), peredam badai dan gelombang, penangkap sedimen, habitat (tempat tinggal), tempat mencari makan (feeding graund), dan tempat pemijahan (spawning graund) bagi biota perairan Salah satu biota yang sering dijumpai diekosistem mangrove adalah moluska dan moluska yang paling banyak ditemui pada ekosiste mangrove yaitu gastropoda. Gastropoda mempunyai peranan penting dari segi ekologi dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda yang meliputih analisis mangrove dan gastropoda dengan kerapatan jenis, kelimpahan Relatif, kelimpahan jenis, Indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan dominansi. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan jenis dan keanekaragaman gastropoda diPesisir Pantai Pohon Duri Oesapa mulai dari yang tertinggi hingga terendah yaitu masing-masing pada stasiun 1 memiliki 1.208 ind/m² yang terdiri dari 33 jenis gastropoda dan stasiun 2 memiliki 0.918 ind/m² yang terdiri dari 49 jenis. Kelimpahan jenis tertinggi Clithon dispar dengan jumlah 0,325 ind/m² dan jenis Nerita histrio dengan jumlah 0,297 ind/m². Kelimpahan jenis terendah yaitu Clypeomorus subbrevicula, Nassarius gaudiosus, Nassarius pullus, Clithon squamulata, Clithon soerbianus, Clithon francoisi, Nerita signata, Nerita dydima, Nerita squamulata dengan presentase 0,091%. Dari kedua stasiun ini kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dikategorikan sedang dan dominansi dikategorikan rendah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) DI PERAIRAN OESAPA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOSUA DIKSON TAEMNANU (16382423) Analisis Tingkat Pendapatan Nelayan dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. (di bawah bimbingan: ALFRED G. O. KASE, S.Pi., M.Si.,Ph.D dan Wilson L. Tisera, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Pendapatan nelayan adalah hasil yang diterima oleh seluruh nelayan, setelah melakukan kegiatan penangkapan ikan pada waktu tertentu. Namun hasil tangkapan ikan yang diperoleh belum bisa di katakan sebagai pendapatan, jika belum terjadi transaksi jual beli. Transaksi yang dimaksud yaitu transaksi jual beli antara nelayan dengan pembeli dan transaksi antara nelayan dengan bandar ikan. Alat tangkap ikan yang biasa digunakan di perairan Oesapa Barat adalah Jaring Insang. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi produksi penangkapan ikan menggunakan kapal Jaring Insang adalah Trip penangkapan, ukuran mesin kapal, ukuran alat tangkap dan tenaga kerja. Realita yang terjadi di kalangan nelayan Oesapa Barat setelah produksi masih jarangnya nelayan yang menghitung detail analisis usaha nelayan secara ekonomi artinya mereka tidak pernah membuat perincian biaya-biaya yang dikeluarkan baik berupa biaya, tetap, variabel serta tidak pernah menghitung jumlah penerimaan dalam sekali produksi sehingga berapa keuntungan yang didapatkan dalam sekali produksi hampir tidak diketauhi. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pendidikan dan pengetahuan nelayan itu sendiri, besar kecilnya pendapatan yang diperoleh nelayan sangat mempengaruhi motivasi nelayan itu sendiri dalam melakukan usaha nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pendapatan Nelayan Dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Adapun objek dalam penelitian ini dikhususkan pada tingkat pendapatan nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di Perairan Pantai Oesapa Barat Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil Penelitian menunjukan Nelayan Gill Net di Oesapa Barat memperoleh keuntungan nelayan perbulan Rp Rp.4.037.752 dan berdasarkan analisis ekonomi BEP, ROI dan BCR ratio bahwa usaha penangkapan ikan layak di usahakan/dijalankanHasil tangkapan utama Pukat (Gill Net) adalah ikan Barakuda (Sphyraena borealis), ikan kembung (Rastrelliger kanagurta), ikan belang kuning (Caranx leptolepis), ikan tenggiri (Acanthocybiumsolandri), ikan bawal putih (Pampus argenteus), dan Ikan Belanak (Valamugil seheli).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GEREJA YANG MERANGKUL JEMAAT LANJUT USIA: Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Dalam Upaya Mengoptimalkan Pelayanan Bagi Jemaat Lanjut Usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tulisan ini berangkat dari realitas pelayanan gereja terhadap jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa yang belum berjalan secara optimal. Jemaat lanjut usia sebagai kelompok minoritas dalam jemaat ini kurang mendapat perhatian serius dari gereja. Permasalahan jemaat lanjut usia bersifat kompleks dan saling berkaitan, meliputi aspek fisik, ekonomi, sosial, dan spiritual, yang berdampak pada rendahnya partisipasi mereka dalam kehidupan bergereja serta program pelayanan yang dirancangkan menjadi kurang relevan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konteks jemaat Diaspora Danau Ina Oesapa khususnya anggota jemaat lanjut usia, menganalisis pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia berdasarkan teori pendampingan pastoral dari Aart van Beek, serta merumuskan refleksi teologis terhadap pelayanan pastoral yang relevan bagi jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi-analisis-reflektif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari satu orang pendeta, satu koordinator kategorial lansia, satu koordinator unit pelayanan pastoral, dan tujuh anggota jemaat lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa belum menyentuh kebutuhan nyata jemaat secara holistik. Pelayanan yang ada cenderung berfokus pada program yang direncanakan tanpa melihat kondisi jemaat lanjut usia yang berhadapan dengan keterbatasan fisik dan kompleksitas pergumulan hidup. Berdasarkan analisis fungsi pendampingan pastoral Aart van Beek, penelitian ini menegaskan bahwa fungsi mengutuhkan menjadi pusat pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia. Pelayanan pastoral yang mengutuhkan, holistik, dan kontekstual menjadi wujud nyata kehadiran gereja yang merangkul jemaat lanjut usia sebagai subjek pastoral yang bermartabat dan bernilai bagi kehidupan bergereja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN KETERAMPILAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PADA UMKM (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian “Pengaruh Pengetahuan Keuangan Dan Keterampilan Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Pada UMKM’’ (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan terhadap perilaku keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Oesapa. Permasalahan yang dihadapi UMKM sering kali berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang kurang optimal, sehingga mempengaruhi keberlanjutan usaha. Pengetahuan keuangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami konsep dasar keuangan, sedangkan keterampilan keuangan berkaitan dengan kemampuan praktis dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 33 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel independen terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih bijak dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SPIRITUALITAS PARA JANDA Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Spiritualitas Para Janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa Klasis Kota Kupang Timur

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Spiritualitas Para Janda: Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Spiritualitas Para Janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa Klasis Kota Kupang Timur.” Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengungkap realitas kehidupan para janda dalam konteks kehidupan bergereja, khususnya berkaitan dengan pemahaman dan praktik spiritualitas mereka dalam menghadapi tantangan hidup setelah kehilangan suami. Latar belakang penelitian ini berpijak pada kenyataan bahwa wafatnya suami memberikan dampak besar bagi istri yang ditinggalkan, baik secara psikologis, sosial, ekonomi, maupun spiritual, terutama dalam masyarakat yang masih kuat menganut budaya patriarki seperti di Kota Kupang. Dalam kondisi tersebut, spiritualitas dipandang sebagai kekuatan utama yang menopang keteguhan iman dan mental para janda untuk terus melanjutkan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, mayoritas janda di GMIT Ora Et Labora Oesapa memiliki pemahaman yang masih terbatas mengenai makna spiritualitas. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti latar belakang pendidikan, pengalaman iman, prioritas hidup, serta minimnya keterlibatan mereka dalam aktivitas pelayanan gereja. Rendahnya pemahaman dan penghayatan akan spiritualitas ini berdampak langsung pada keterlibatan mereka yang minim dalam kegiatan gerejawi, serta berakibat memudarnya nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi gereja dalam merancang pelayanan pastoral yang lebih relevan, guna memperkuat dan memberdayakan para janda agar mampu bangkit, mandiri, dan menjalani kehidupan yang berlandaskan spiritualitas Kristen secara utuh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Semantik Pada Komponen Negosiasi di Pasar Tradisional Oesapa

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A SEMANTIC ANALYSIS ON COMPONENTS OF NEGOTIATION MEANING IN OESAPA TRADITIONAL MARKET ABSTRACT (Nio Trifena Nippu)(June A. Jacob, S.Pd., MA) (Alfred Snae, S.Pd.,M.Pd) Negotiation is the process between two or more parties who initially have different understanding, until they eventually reach an agreement. While meaning negotiation refers to the action that occurs when the listener suggests to the speaker that the message is unclear so that the speakers and listeners work linguistically to resolve this situation. The researcher investigated the negotiation components used in the traditional Oesapa market. The study consists of two research issues as follows: 1) What are the negotiating components used by sellers and buyers in the traditional Oesapa market? 2) What are the dominant components of the negotiation used by sellers and buyers in the traditional Oesapa market? The aim of this study is to answer the problems present in this study using the theory by Pica et. all (1991) on meaning negotiation. This study uses qualitative descriptive method to describe the results. The research used audio recording techniques to collect data. The researcher found that there are four negotiation components used by sellers and buyers in the traditional Oesapa market: triggers, signals, responses, and follow-up. All components in the negotiation are used by the seller and buyer in their conversations. But the trigger is the dominant components used by sellers and buyers in negotiations, while the lowest component is the response. By knowing the components of negotiations, the writer conclude there are 4 components of negotiation and that the dominant negotiation component used by sellers and buyers in the traditional Oesapa market is the triger

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU TRANSPOR SEDIMEN DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE KELURAHAN OESAPA BARAT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI ZONA INTERTIDAL PANTAI OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI ZONA INTERTIDAL PANTAI OESAPA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keanekaragaman Makrozoobentos di Zona Intertidal Pantai Oesapa, 2) apakah terdapat keanekaragaman makrozoobentos di Zona Intertidal Pantai Oesapa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey lapangan dengan menggunakan metode Line Transect yang dimodifikasi berdasarkan metode garis berpetak. Sampel penelitian ini yaitu makrozoobentos yang diambil menggunakan teknik area sampling. Tahapan dalam penelitian ini adalah 1) tahap persiapan meliputi observasi dan persiapan alat dan bahan, 2) tahap pelaksanaan, meliputi identifikasi dan pengukuran makrozoobentos, pengukuran parameter lingkungan, 3) tahap akhir yaitu makrozoobentos yang telah didapat akan dilakukan perhitungan terhadap indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Data yang telah dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh 2,0, nilai indeks dominansi 0,00 C 0,50 dan nilai indeks keseragaman adalah 0,75 E 1,00. Artinya kehidupan makrozoobentos di zona intertidal pantai Oesapa pada indeks keanekaragaman dan dominansi masih tergolong rendah sedangkan indeks Kelimpahan tergolong stabil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PJOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PJOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA. Idewen Bell1* , Lukas Boleng2 , Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pendidikan karakter merupakan proses kegiatan yang mengarah pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan budi harmoni yang selalu mengajarkan, membimbing, dan membina setia manusia untuk memiliki kompetensi intelektual karakter, dan ketrampilan menarik dalam nilai-nilai pendidikan karakter. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memahami bentuk peranan guru penjas dalam membentuk karakter, mengidentifikasi mengenai keaktifan dan kepedulian guru terhadap pembentukan karakter peserta didiknya. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa SD GMIT Oesapa. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa peran guru penjas dalam membentuk karakter peserta didiknya sudah terlaksana dengan baik dalam pembelajaran maupun diluar jam pelajaran. Hal tersebut memberi manfaat positif bagi lingkungan sekolah di SD GMIT Oesapa, sehingga dapat terciptanya peserta didik yang berkarakter. Simpulan: SD GMIT OESAPA berhasil menanamkan karakter peserta didik melalui berbagai program. Program senyum sapa salam yang dipelopori oleh guru penjas menjadi langkah awal penanaman karakter sopan santun . Program tersebut merupakan program yang dilaksanakan oleh guru penjas sebagai usaha penanaman pendidikan karakter siswa. Kata kunci: Peran Guru PJOK, Pembentukan Karakter Siswa, SD GMIT Oesapa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGAJAR DI GMIT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengajar dalam jemaat sering dikaitkan dengan PAR dan katekisasi. Karena yang diketahui oleh khalayak luas pengajar mempunyai tugas dan peran sebagai pengajar sekolah minggu dan pengajar katekisasi saja. Hal ini membuat tugas pengajar menjadi dipersempit dengan minimnya pemahaman jemaat dan pengajar mengenai tugasnya. Jemaat Ora Et Labora Oesapa berada dalam kompleks perumahan RSS Oesapa dan Jemaat ini termasuk dalam wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang Timur. Dalam melakukan penelitian kualitatif, penulis melakukan pengamatan secara langsung dengan terlibat dalam aktivitas bersama terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penelitian untuk melihat atau mengamati peran dan tugas pengajar kemudian dapat dilakukan penilaian secara sistematis, metode penulisan yang dipakai adalah metode deskriptif, analitis, dan interpretatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penelitian menemukan bahwa pengajar belum memahami dan melaksanakan dengan baik perihal tugas dan tugas, wewenang, dan tanggung jawab dari pengajar karena kurangnya pembinaan dari gereja oleh pendeta. Penulis menemukan bahwa perlu adanya sosialisasi mengenai tugas pengajar serta persiapan diri dari pengajar untuk mempersiapkan materi yang ada sehingga materi dapat dipahami dan menjawab pergumulan jemaat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI PUTIH MENGGUNAKAN METODE CROPWAT 8.0 DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Analisis Kebutuhan Air Irigasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Putih Menggunakan Metode CropWat 8.0 di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang analisis kebutuhan air terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi putih dengan menggunakan metode cropwat 8.0 dan menentukan profil kebutuhan air tanaman sawi putih dengan mengunakan Aplikasi Cropwat 8.0. Penelitian ini merupakan eksperimen yang diatur dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun perlakuan yang digunakan sehingga hasil pengamatan tinggi tanaman terbaik pada perlakuan 1 (hasil estimasi CropWat ditambah 50%) mempunyai nilai tertinggi 46 cm, berbeda nyata dengan perlakuan 2 (estimasi CropWat ditambah 25%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OBJEK WISATA PANTAI WARNA DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN THOFIN IMANUEL TEFSELE (15380060) Persepsi Masyarakat Terhadap Objek Wisata Pantai Warna di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang; Dr. BEATRIX M. REHATTA, S.Pi, M.Si dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Oesapa memiliki potensi sumber daya alam yang dimilikinya diantaranya terdapat mangrove dan juga ikan pelagis kecil. Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang berpotensi sebagai salah satu penunjang perkonomian nasional, ekowisata dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Persepsi perlu di teliti untuk mengetahui tanggapan langsung dari masyarakat atau pengunjung terhadap suatu obyek wisata sehingga nantinya dari persepsi tersebut dapat menjadi masukan serta evaluasi pihak pengelola. Pantai Warna dikembangkan sebagai objek wisata yang menarik untuk di kunjungi, karena memiliki panorama yang indah hamparan pasir putih yang lembut, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap objek wisata pantai warna di kelurahan oesapa, kecamatan kelapa lima, kota kupang Penelitian dilakukan di pantai warna kelurahan oesapa, kecamatan kelapa lima, kota kupang dari bulan april-mei tahun 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling menggunakan rumus slovin. Analisis data digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa persepsi masyarakat objek wisata pantai warna oesapa, (1) keindahan pantai dengan skor rata-rata 3,20 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (2) Aksesbilitas dengan skor rata-rata 3,68 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori sangat baik, (3) sarana pondok wisata atau lopo dengan skor rata-rata 3,03 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (4) kafe dan kios dengan skor rata-rata 3,47 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (5) tempat sampah dengan skor rata-rata 1,72 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori tidak baik, (6) wc umum dengan skor rata-rata 1,30 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori tidak baik, (7) lahan parkir dengan skor rata-rata 3,11 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik, (8) pos keamanan dengan skor rata-rata 3,27 dengan persepsi masyarakat berada dalam kategori baik. Dengan demikian persepsi masyarakat secara keseluruhan berada dalam kategori baik. Kata Kunci : Potensi perikanan, persepsi, masyarakat, wisata pantai warna, oesapa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategis pengelolaan sampah di tiga lokasi wisata pesisir laut kota kupang, NTT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana serta menganalisa strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 3R Reduce atau Menggurangi, Reuse atau Menggunakan and Recyle atau Mendaur ulang (Risma Dwi Arisona 2018). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah faktor internal dan eksternal yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan/ancaman (Eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa adalah strategi S-O yang didapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 7,5 dan sumbu Y dengan nilai 5,5, sedangkan di Pantai Lasiana jumlah faktor yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan (eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Lasiana yaitu strategi S-O yang di dapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 5,5 dan sumbu Y dengan nilai 1,5. ABSTRACT The purpose of this research is to identify internal and external factors related to waste in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach and analyse waste management strategy in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach. The method used in this study is the 3R Reduce, Reuse, and Recycle (Risma Dwi Arisona 2018). Data collection techniques using observation, interview and documentation. The data analysis used in this study is a SWOT. The result of this study indicate of internal and external factors about 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factor for internal factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenges/threats factors for external factors. A waste management strategy that is feasible to be developed at the Oesapa Color Beachis ti use the S-O strategy which is based on the calculated value of SWOT analysis about on the X axis with a value of 7,5 and the Y axis with a value of 5,5, while the number of internal and external factors on the Lasiana Beach is 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenge/threat factors for external factors and waste management strategy that is feasible to be developed on the coast of Lasiana Beach is using the S-O strategy based on the value of the SWOT analysis calculation, on the X axis with a value of 5,5 and the Y axis with a value of 1,5.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Variasi Plankton Berdasarkan Kondisi Oseanografi di Daerah Penangkapan Bagan Apung dan Bagan Tancap di Perairan Oesapa

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Plankton merupakan organisme yang hidup melayang di dalam badan perairan dan mempunyai kemampuan yang terbatas. Perairan Oesapa diduga merupakan salah satu daerah perikanan tangkap ikan pelagis kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi plankton dalam komunitasnya berdasarkan kondisi oseanografi pada daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap di perairan Oesapa. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah deskripsi eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap Perairan Oesapa, selama dua (2) bulan yaitu Maret dan Mei 2021. Sementara untuk identifikasi sampel di Laboratorium Eksakta UKAW Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa plankton yang ditemukan di daerah penangkapan bagan apung terdiri dari fitoplankton sebanyak 178 jenis dari 3 kelas. Sedangkan Zooplankton sebanyak 195 jenis dari 11 kelas. sedangkan Fitoplankton ditemukan di daerah penangkapan bagan tancap sebanyak 179 jenis dari 3 kelas. Sedangkan zooplankton ditemukan sebanyak 162 jenis dari 8 kelas.Kelimpahan plankton di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap mengikuti trend kedalaman dan waktu pengamatan terlihat bahwa kelimpahan plankton di kedua lokasi penelitian bervariasi. Nilai keanekaragaman Plankton di daerah penangkapan baganapung dan bagan tancap memiliki nilai keanekaragaman tinggi. Keseragaman plankton yang diperoleh pada kedua daerah penangkapan (bagan apung dan bagan tancap) kekayaan setiap individu memiliki spesies jauh berbeda. Dominansi plankton di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap perairan Oesapa tidak terdapat spesies yang dominan lainnya atau struktur komunitas dalam keadaan stabil

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI SD INPRES OESAPA PADA MASA PANDEMI COVID-19

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI SD INPRES OESAPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Jafrid Eki Leo1*, Andreas J. F. Lumba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Kebugaran jasmani sangat dibutuhkan selama masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V sekolah dasar di SD Inpres Oesapa pada pasa pandemi Covid-19. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa sekolah dasar di SD Inpres Oesapa selama masa pandemi covid-19 adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali” 0% (0 siswa), “Baik” 30% (3 siswa), “Sedang” 50% (5 siswa), “Kurang” 20% (2 siswa), dan “Kurang sekali” 0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,59, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang. Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,59 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang. Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SD Inpres Oesapa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA VEGETASI MANGROVE DI PERAIRAN OESAPA BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN NATALIA DEBYANTI MANO (16383325). Analisis Struktur Komunitas Makrzoobentos pada Vegetasi Mangrove di Perairan Oesapa Barat. WILSON L. TISERA, S.PI, M.SI, PH.D, M.Si sebagai Pembimbing I dan DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Ekosistem hutan mangrove adalah suatu sistem yang terdiri dari oragisme ( vegetasi, satwa dan mikroorganisme) yang berinteraksi dengan sistem lingkungannya pada suatu habitat hutan mangrove. Makrozoobentos adalah hewan invertebrate yang hidup di dasar perairan. Oleh karena itu, komposisi dan struktur komunitas makrozoobentos yang hidup dalam perubahankualitas air. Makrozoobentos sering dipakai untuk menduga ketidak seimbangan lingkungan fisik, kimia, dan biologi perairan. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang meliputi kelimpahan dan keanekaragaman, keseragaman dan dominansi pada vegetasi mangrove di Perairan Oesapa Barat. Penelitian ini telah dilaksanakn pada bulan November 2020 bertempat di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel yang berdasrkan atas suatu pertimbangan tertentu seperti sifat-sifat populasi ataupun ciri-ciri yang sudah diketahui. Pengambilan sampel mangrove menggunakan metode Garis Transek dan Plot sedangkan pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan Garis Transek dan Kuadran pada 2 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan komposisi mangrove pada Pantai Paradiso dengan jumlah tegakan 38 dan pada Ekowisata Mangrove dengan jumlah tegakan 48. Komposisi jenis makrozoobentos yang terdiri dari 96 spesies yang terbagi dalam 3 kelas yaitu, Gastropoda 73 spesies, 23 famili dan 43 genus dengan jumlah 68 individu, Bivalvia 11 spesies, 6 famili dan 6 genus dengan jumlah 6 individu sedangkan Crustacea 6 spesies, 7 famili dan 9 genus dengan jumlah 11 individu. Kelimpahan makrozoobentos dengan jumlah tertinggi adalah Gastropoda 2151 individu. Nilai Keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Paradiso 0.45 dan Ekowisata Mangrove 0.47. Sesuai kriteria keanekaragaman makrozoobentos di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove tergolong keanekaragaman rendah. Kata Kunci : Mangrove, Makrozoobentos, Kelimpahan, Keanekaragaman, Oesapa Barat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail