ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kualitas layanan adalah suatu bentuk produk yang terdiri dari kegiatan, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Keputusan pembelian merupakan serangkaian proses yang berawal dari konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi tentang produk atau merk tertentu dan mengevaluasi produk atau merk tersebut seberapa baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya,yang kemudian serangkaian proses tersebut mengarah kepada keputusan pembelian. Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang dan Penelitian ini dilakukan pada Carol Salon di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang. Teknik analisis data yang di gunakan penelitian ini adalah analisis korelasi. Korelasi adalah studi yang membahas tentang derajat hubungan antara dua variabel atau lebih. Besarnya tingkat keeratan hubungan antara dua variabel atau lebih dapat di ketahui dengan mencari besarnya angka korelasi yang biasa di sebut dengan teknik korelasi lugas atau korelasi sederhana. Tetapi dalam hal atau memperhitungkan variabel koefisien korelasi. Untuk mempelajari hubungan antara satu variabel atau bebas dengan variabel terikat tanpa memperdulikan kemungkinan adanya pengaruh ataupun kaitan dengan variabel variabel lain. Dalam analisis korelasi yang di cari adalah koefisien korelasi yaitu angka yang menyatakan derajat hubungan antara variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y) atau untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis ini maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Kualitas Layanan (X) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian(Y) pada Carol Salon di Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap manusia selalu berusaha memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup dengan sebaik-baiknya. Usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut akan menyebabkan penawaran barang semakin komplek baik dari segi macam maupun jumlahnya. Keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana sebuah strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan berikutnya. Keberhasilan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian sangat didukung melalui upaya membangun komunikasi dengan konsumen yaitu membangun merek kepada konsumen dengan strategi pemasaran. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan nuntuk dapat menjaring konsumen.
Sebagai upaya melanjutkan eksistensi perusahaannya serta keberlangsungan hidup usahanya, maka perusahaan harus dapat meningkatkan penjualannya untuk meraih laba sebesar-besarnya. Hal ini bisa terwujud dengan strategi pemasaran serta pemakaian kebijakan yang dapat mendorong konsumen melakukan tindakan pembelian. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah menerapkan potongan harga, dan memperhatikan tata letak.
Potongan Harga dan tata letak merupakan faktor yang harus dikontrol secara berkesinambungan demi meningkatkan minat konsumen dan juga pengambilan keputusan dalam pembelian produk. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk dapat menjaring konsumen. PT. Ramayana Kupang adalah salah satu jaringan toko PT. Ramayana terbesar di Kupang yang menjual produk sandang dan kebutuhan pangan sehari-hari seperti pakaian dan aksesoris pria, wanita dan anak-anak, termasuk barang-barang fashion lainnya, seperti sepatu, mainan anak-anak, barang-barang kebutuhan rumah tangga, alat-alat tulis dan bahan makanan yang juga disediakan di PT. Ramayana. PT. Ramayana Kupang di dirikan pada tahun 2003, belokasi di jalan W.J. Lalamentik, Oebobo), Kupang, Nusa Tenggara Timur, kode pos 85111. Keunikan PT.Ramayana tidak hanya menawarkan produk - produk fashion untuk segmen kelas menegah ke bawah tetapi Perusahaan juga telah bertransformasi dan membangun versi Ramayana baru yang merujuk ke segmen kelas lebih tinggi ini telah di buktikan dengan pembukaan Ramayana Prime, sebuah target berbelanja yang lengkap dan menawarkan produk - produk fashion bemerek.
Sesuai latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh potongan harga dan tata letak terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT. Ramayana Kota Kupang.
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT.Ramayana Kupang, untuk mengetahui pengaruh tata letak terhadap keputusan pembelian anak bayi di PT.Ramayana Kupang.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Potongan Harga dalam penelitian ini potongan harga adalah pengurangan harga produk dari harga normal dalam periode tertentu.
b. Tata letak adalah satu dari beberapa keputusan kunci yang menentukan efesiensi operasional perusahaan dalam jangka waktu yang relative panjang.
c. Keputusan pembelian yaitu proses dalam mengambil keputusan untuk membeli, dimana calon konsumen menjatuhkan pilihan, memutuskan pembelian, dan memberikan kepuasan akan keinginan dan kebutuhan.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari PT.Ramayana Kupang yang terpilih sebanyak 96 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 96 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder
Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Potongan Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang, secara persial Variabel tata letak diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG NAMA : HILARIUS LONDA TOLA NIM : 17413624 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN Setiap perusahaan dewasa ini di tuntut untuk mengenal pasar atau konsumennya sebaik mungkin agar dapat sukses dalam persaingan. Ningsih (2008) mengtakan bahwa persaingan yang semakin ketat, dimana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen menyebabkan setiap perusahan harus menempatkan orientasi pada konsumen sebagai tujuan utama ( Purwanti 2019). Perilaku Konsumen dapat dilihat melalui keputusan pembelian konsumen, yang mana banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian yaitu “keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi”. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh took (Ambarwati 2020). Menurut Itta Masibbuk, 2019 tata letak merupakan suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi jangka panjang, tata letak memiliki banyak dampak starategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas ,proses, fleksibilitas, biaya dan kualitas lingkungan kerja, dan citra perusahaan. Penyedian produk yang bervariasi dan harga yang terjangkau akan memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang dagang, karena hal ini akan memberikan sebuah dorongan kepada konsumen untuk mengambil sebuah tindakan pembelian di perusahaan tersebut (Enos Korawa, 2018). Untuk menarik konsumen membeli salah satunya menawarkan kelengkapan produk yang cukup beragam meliputi variasi jenis produk yang dijual, merek yang standard sampai yang popular, tipe dan ukuran kemasan produk. Adanya kelengkapan produk dalam toko tentu akan menarik minat dan mempengaruhi keputusan konsumen untuk berbelanja. Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pemilihan Tata Letak Produk, Harga dan Kelengkepan Produk Terhdapa Keputusan Pembelian Pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh pemelihan tata letak produk terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Tata letak produk b. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di took d. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli di Coopmart PKPRI Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Tata Letak Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen pada smartphone Samsung adalah munculnya pesaing-pesaing baru yang menggerus pangsa pasar yang akhirnya mempengaruhi penjualan smartphone dalam kurun waktu 2012 – 2013. (Latief 2019) mengatakan bahwa Smartphone sesuai arti katanya (telepon pintar) mempunyai fungsi dan kemampuan seperti komputer yang didukung sistem operasi yang canggih seperti Android, Ios,Windows Mobile, Linux, Blackberry OS, Symbian dan lain-lain. Sistem inilah yang mengatur dan mengitegrasikan software dan hardware layaknya sebuah komputer.Inovasi Produk dan Strategi Harga merupakan faktor yang dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap keputusan konsumen. Penelitian bertujuan untukmengetahui pengaruh inovasi produk, strategi harga, terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Definisi mengenai pengertian inovasi produk menurut Myers dan Marquis dalam Kotler (2014:36) menyatakan bahwa inovasi produk adalah gabungan dari berbagai macam proses yang saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain. Jadi inovasi bukanlah konsep dari suatu ide baru, penemuan baru atau juga bukan merupakan suatu perkembangan dari suatu pasar yang baru saja, tetapi inovasi merupakan gambaran dari semua proses-proses tersebut.Menurut Henry simamora (2002) strategi harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atau dikeluarkan atas sebuah produk dan jasa. Strategi harga ( pringcing strategy) adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk mereka. Berapa perusahaan mungkin menetapkan harga dengan lebih mempertimbangkan pasar ( market- based pricing), sementara yang lain lebih mempertimbangakan biaya produksi (cost – based pricing).Populasi dalam penelitian ini merupakan 45 orang data keputusan pembelian masyarakat selama tahun 2020. Sampel sebanyak 45 masyarakat Desa angkaes . Data dihimpun melalui kuesioner. keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana suatu strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan kedepannya.konsumen dengan strategi pemasaran, serta melakukan inovasi untuk varian-varian baru pada suatu produk.menurut Follet dalam Hasan (2012;9), merupakan hasil dari pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus mampu memberikan jawaban pertanyaan tentang apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan
Data yang sudah terhimpun kemudian dianalisa dengan teknik analisis regresi berganda dan koefisien korelasi, dengan rumus yang digunakan yaitu:
Hipotesis Statistik:HO: B1= 0 tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara strategi harga pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka
HA: B1≠0 ada pengaruh yang signifikan antara keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka H0: B2 = 0 tidak ada pengaruhn signifikan antara strategi harga terhadap keputuan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka.HA: B2≠0 ada pengaruh yang signifikan antara strategi harga terhadap keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh inovasi produk dan strategi harga secara simultan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Berdasarkan hasil uji parsial bahwa Strategi harga dan inovasi produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Implikasi, optimalisasi strategi harga (melalui dimensi keterjangkauan harga dan cara pembayaran) dan inovasi produk (terutama dimensi penambahan lini produk baru dan perbaikan produk yang telah ada) dapat meningkatkan keputusan pembelian Smartphone Samsung.
Kata kunci: Inovasi produk; Strategi harga; Keputusan pembelian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan pada Fried Cihcken BrottusSubyek dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli di Fried Chicken Brotus sebagai obyek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap keputuan pembelian; 2) Mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian dan; 3) Mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian pada Fried Chiken Brottus. Kualitas layanan adalah segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan guna memenuhi harapan konsumen. Layanan dalam hal ini diartikan sebagai jasa atau service yang disampaikan oleh pemilik jasa yang berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, kemapuan dan keramahan yang ditunjukan melalui sikap da sifat alam memberikan layanan untuk kepuasan konsumen. Kualitas Produk merupakan suatu kemampuan produk dalam melakukan fungsi-fungsinya, kemapuan itu meliputi daya tahan, kehandalan, ketelitian, yang diperoleh produk secara keseluruhan. Harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan, sementara ketiga unsur lainnya (produk, distribusi, dam promosi) menyebabkan timbulnya biaya/pengeluaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripif kuantitatif. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah datang dan melakukan pembelian di Fried Chicken Brottus dengan teknik penentuan sampel dalam penelitian ni mengggunakan rumus Rao Purba. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t dan uji f yang dilakukan dengan menggunakan program SPS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikan sebesar 0,014 0,05 %; 2) kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikan sebesar 0,537 > a5% atau 0,05 ; 3) harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 a5% atau 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan, kualitas produk dan harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Fried Chicken Brottus. Secara simultan kualita layanan kualitas produk, dan harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Fried Chiken Brottus
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan teknologi dan industri membawa dampak bagi kehidupanmanusia terutama dunia usaha pada saat ini. Di samping itu banyaknya usaha yang bermunculan baik perusahaan kecil maupun besar berdampak pada persaingan yang ketat antar perusahaan baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis.Oleh karena itu pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam menghadapi persaingan,pengembangan usaha dan untuk mendapatkan laba, sehingga perusahaan dapat mengembangkan produknya,menetapkan harga,mengadakan promosi dan mendistribusikan barang dengan efektif.
Produk mie instan sebagaimana diketahui adalah salah satu produk makanan cepat saji yang semakin lama semakin banyak digemari masyarakat karena kemudahan dalam hal penyajiannya. Dengan semakin banyaknya mie instan yang ada di pasaran berarti memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih merk yang sesuai dengan keinginannya. Oleh karena itu perlu bagi perusahaan untuk menganalisis perilaku konsumen mie instan untuk mengetahui pola pembeliannya. Dengan banyaknya merek mie instan yang ada di pasaran akan mendorong perusahaan bersaing mendapatkan calon konsumen melalui berbagai strategi yang tepat, misalnya mengubah kemasan, warna, aroma, promosi dan harga. Lebih jauh lagi produsen dalam mendistribusikan produknya ke pasar konsumen berusaha agar produknya dapat diterima sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen. Keanekaragaman konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari diri konsumen maupun luar konsumen.
Menurut Vanessa dan Arifin,(2017). Merek adalah nama, istilah, logo, tanda atau lambang dan kombinasi dari dua atau lebih unsure tersebut yang dimaksud untuk mengidentifikasikan barang-barang atau jasa dari seorang penjual atau kelompok untuk membedakannya dari produk pesaing.
Kualitas produk merupakan fokus utama dalam perusahaan, kualitas merupakan suatu kebijakan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberi kepuasan kepada konsumen yang melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. prusahaan harus benar-benar memahamiapa yang dibutuhkann konsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan. dengan demikian kualitas produk adalah suatu usaha untuk memenuhi atau melebihi harapan pelanggan, diamana suatu produk tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan,dan kualitas merupakan kondisi yang selalu berubahkarena selera atau harapan konsumen pada suatu produk selalu berubah, kualitas produk yang baik merupakan harapan konsumen yang harus dipenuhi oleh perusahaan, karena kualitas produk yang baik merupakan kunci perkembangan produktivitas perusahaan.
Mengetahui akan pentingnya pola perilaku pembelian,maka menarik bagi peneliti untuk melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang menentukan perilaku pembelian konsumen khususnya terhadap mi instan merek indomie.Dengan adanya pengukuran pola perilaku pembelian,maka perusahaan bisa mengetahui sejauh mana animo produk mi instan merek indomie. Keputusan pembelian merupakan seleksi terhadap dua pilihana lternatif atau lebih konsumen pada pembelian (Schiffman dan Kanuk,2010:485).
Menurut Sudarsono dan Kurniawati (2013),keputusan pembelian dipengaruhi oleh ekuitas merek.Ekuitas merek merupakan pengaruh diferensial positif bahwa jika konsumen mengenal nama merek, konsumen akan merespon produk atau jasa (Kotler danAmstrong,2018:282).
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 86 orang responden.Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh Kualitas Layanan terhadap loyalitas anggota. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel Produk (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 2925 dan nilai t tabel 1989 dengan tingkat signifikan sebesar 0,004. Karena t hitung 2925 >1,989 maka dapat disimpulkan Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.Di ketahui variabel Merek (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 5.633dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000.Karena nilai t hitung sebesar 8.221 dan nilai t tabel 1,989 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000.Karena nilai t hitung 8.221>1,989.Maka dapat disimpulkan bahwa merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan pembelian. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y= 2.781 + 0,1511 + 501X2 yang artinya terdapat hubungan positif variabel kualitas Produk dan Merek Terhadap keputusan pembelian . Hasil Uji Koefisien Determinasi Menghasilkan Nilai R Square Sebesar 0.978. Artinya bahwa sebesar 97,8% variabel keputusan pembelian (Y) dapat dijelaskan oleh variabel kualitas produk (X1), dan variabel Merek (X2) Sedangkan selisihnya 1,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada era globalisasi saat ini dunia usaha di Indonesia mengalami persaingan dan semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha-usaha baru yang mulai bermunculan, para pelaku usaha saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk dapat menguasai pangsa pasar. Oleh karena itu, pemasar perlu menyadari bahwa keputusan konsumen untuk membeli barang atau menggunakan jasa tertentu didasarkan pada nilai, sikap, dan persepsinya.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di toko gunung mas indah kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di toko gunung mas indah kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), uji f (simultan) dan uji 𝑅² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1X1 + b2X2 + e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1 diperoleh X1 = 2.677 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2 = 6.708 nilai t hitung > t tabel sehingga Ha ditolak da Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: kualitas produkdan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas produk harga (X2), terhadap keputusan pembelian (Y) produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang adalah 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (112.692>46,5) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel kualitas produk (X1), harga (X2), berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y).
Hasil penelitian pada variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) Produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 2.677, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada toko gunung mas indah kupang, artinya:Kinerja dalam produk helm NHK memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakan helm, keistimewaan tambahan helm NHK juga sangat lengkap, keandalan helm NHK sangat diperacaya, kesesuaian dengan spesifikasi helm NHK sesuai dengan standar, dan daya tahan helem NHK sangat kuat dalam hal ini keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X1 ditemukan t hitung sebesar = 2,677 lebih besar dari t tabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,002 lebih kecil dari 0,005.
Hasil penelitian pada variabel harga (X2) menunjukan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y) produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,708, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang, artinya : Keterjangkauan harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan, Kesesuaian harga dengan kualitas produk yang ditawarkan pada konsumen sesuai dengan kualitas produk helm NHK, dan Kesesuaian harga dengan manfaat pada produk helm NHK dilengkapi dengan kaca dan reben, dalam hal ini keputusan pembelian produk helm NHK ditoko gunung mas indah NHK helmet kupang mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X2 ditemukan nilai t hitung sebesar = 6,708 lebih besar dari t tabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan dalam bidang industri, jasa dan dagang sangat berperan penting dalam dunia perekonomian, dimana perekonomian mampu memberikan perubahan-perubahan yang berarti bagi kehidupan masyarakat. Perubahan kondisi perekonomian Indonesia mengakibatkan terjadinya peningkatan bisnis ritel atau eceran. Hal ini ditandai dengan banyaknya bisnis ritel modern yang bermunculan, terutama di kota-kota besar di Indonesia dengan konsep one stop shoping, yang memenuhi segala kebutuhan berbelanja di suatu tempat perbelanjaan. Dalam lingkungan persaingan global yang semakin ketat dengan masuknya beberapa produk yang inovatif ke pemasaran di satu sisi dan kondisi pasar yang semakin jenuh untuk beberapa produk tertentu disisi lain, menyebabkan tugas untuk mengelola keputusan pembelian/menggunakan jasa pelanggan menjadi tantangan manajerial yang tidak ringan, kepergian pelanggan merupakan salah satu kadar ukuran yang paling nyata di dalam bisnis. Penting bagi perusahaan menyusun strategi yang tepat untuk memikat konsumen dalam melakukan transaksi. Kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau sebagai atribut dalam kelengkapan produk seperti harga, varian produk, pelayanan umum, lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel & Paul, 2011:251).
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah berkunjung dan yang seadng berkunjung dan berbelanja produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan berdasarka rumus Rao Purba. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, kemudian data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda berdasarkan alat bantu SPSS. Kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bahwa variabel kualitas layanan memiliki nilai thitung 5,326>ttabel
1.986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena thitung > ttabel dan tingkat signifikan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. hipotesis kedua diketahui bahwa variabel kelengkapan produk Unilever memiliki nilai thitung 3.201>ttabel1.986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,002. Karena thitung>ttabel dan tingkat signifikan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kelengkapan produk Unilever berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, maka maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui bahwa nilai Fhitung>Ftabel yaitu 28.753>2.70, Karena nilai 𝐹ℎ 𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dan tingkat signifikannya lebih kecil dari 0,05 yaitu 0.000, maka disimpulkan bahwa kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever berpengaruh bersama-sama terhadap keputusan pembelian Produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Metode segmentasi pasar yang paling populer, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya pilihan pertama dalam strategi pemasaran di seluruh organisasi. Oleh karena itu, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis membantu organisasi memahami pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Untuk tujuan segmentasi, dengan mengidentifikasi variabel demografi dan psikografis yang murah dan mudah diukur.
Ini membantu untuk memahami dan melayani kebutuhan subpopulasi konsumen yang homogen. Penelitian ini menyajikan beberapa jenis asosiasi, di antara berbagai faktor demografi dan psikografis yang prospek bisnisnya pertimbangkan. Strategi segmentasi pasar ini bertujuan untuk memahami pasar prospektif, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kelompok sasaran terpenuhi.
Penelitian ini juga menggambarkan hubungan antara segmentasi pasar demografis, segmentasi psikografis dan keputusan pembelian atau kemungkinan pengembangan bisnis berkenaan dengan perspektif demografis untuk menjadi entitas bisnis yang sukses.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (912 ; 1,000 x 100%=9,12%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 17-25 tahun dengan persentase 9,12% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (851 ; 1,000 x 100%=8,51%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 25-35 tahun dengan persentase 8,51% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (640 ; 1,000 x 100%=6,40%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 35-65 tahun ke atas dengan persentase 6,40% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (830 ; 1,000 x 100%=8,30%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum perempuan dengan persentase 8,30% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (860 ; 1,000 x 100%=8,60%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum laki-laki dengan persentase 8,60% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (702; 1,000 x 100%=7,02%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda memiliki penghasilan 0 – 1.000.000 dengan persentase 7.02% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (727; 1,000 x 100%=7,27%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda menunjang pekerjaan sebagai pegawai negeri dengan persentase 7.27% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (691; 1,000 x 100%=6,91%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda mendukung gaya hidup, seperti mengikuti komunitas klub motor dengan persentase 6,91% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (774; 1,000 x 100%=7,74%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan dengan membeli sepeda motor honda dapat meningkatkan strata sosial dengan persentase 7,74% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (694; 1,000 x 100%=6,94%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan mendapatkan pengakuan dari rekan anda setelah menggunakan sepeda motor honda dengan persentase 6,94% responden.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di uraikan pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hipotesisyang di rumuskan maka penulis menyimpulkan bahwa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi demografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota Kupang.
Kata Kunci : Segmentasi Demografis, Segmentasi Psikografis, Keputusan Pembelian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Untuk memnuhi tingkat kebutuhan manusia dengan adanya persaingan dalam pencarian lapangan kerja dengan adanya tingkat keseimbangan antara angkatan tenaga kerja dengan lapangan kerja. Maka setiap orang berjiwa bisnis selalu berorientasi pada masa depan untuk mempertahankan usahanya. Pemilihan lokasi usaha adalah hal utama yang perlu dipertimbangkan. Lokasi strategis menjadi salah satu faktor yang penting dan sangat menentukan keberhasilan suatu usaha. Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang.harga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap penjualan, bagaiman yang telah dijeskan dalam hukum permintaan “jika harga semakin murah maka barang yang diminta akan semakin banyak dan sebaliknya jika harga semakin mahal maka barang yang diminta semakin sedikit”. Harga juga merupakan suatu penentu bagi permintaan barang dan untuk menentukan posisi persaingan penjualan dipasar. Harga juga salah satu produk maupun jasa yang akan dibeli tersebut merupakan kebutuhan pokok lainnya, konsumen akan sangat memperhatikan harganya. Pengusaha perlu memperhatikan hal ini, karena dalam persaingan usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing usaha, bisa lebih rendah. Lokasi usaha juga akan berhubungan dengan masalah efisiensi transportasi, sifat bahan baku atau sifat produknya, dan kemudahannya mencapai konsumen. Dalam memilih lokasi usaha toko harus lebih selektif, karna ada usaha yang cocok didirikan di satu lokasi tapi tidak cocok di tempat lain. Untuk itu pengusaha disarankan untuk melakukan survei untuk mencari tempat yang sesuai dengan usahanya. Lokasi yang strategis dalam teori wira usaha ditafsirkan sebagai lokasi dimana ada banyak calon pembeli, dalam antrian lokasi ini mudah dijangkau, gampang dilihat konsumen, dan lokasi yang banyak dilalui atau dihuni target konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasa yang dijual. Keberadaan Toko Engki Motor yang berdiri pada tahu 2015 merupakan sala satu toko yang menjual sparepart accessories khususnys roda dua, lokasi yang strategis mudah di jangkau yang terletak di jln. Dalek Esa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang NTT, dan memiliki lima kariawan laki-laki. Berdasarkan fenomena yang penulis lihat dan penulis amati dilapangan, terdapat masalah yang berhubungan dengan lokasi tempat parkir yang tergolong masih sempit atau tidak memadai, dan kelengkapan produk yang masih kurang yaitu apabila barang habis tidak langsung ada pengganti atau stoknya. Toko Engki Eng Motor memiliki keunikan tersendiri, dimana harga terjangkau dan berkualitas, kemudahan dalam mengakses lokasi ini mudah dijangkau, gampang dilihat konsumen, dan lokasi yang banyak dilalui atau dihini target konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasa yang dijual dan produk yang ditawarkan bervariasi. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. Berdasarka uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Harga, Lokasi dan Kelengkapan Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor, untuk mengetahui pengaruh lokasi terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor, untuk mengetahui apakah kelengkapan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. b. Lokasi merupakan salah satu faktor dari situasional yang ikut berpengaruh pada keputusan pembelian. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. d. Keputusan pemebelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang, secara persial Variabel Lokasi diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN LAYANAN PURNA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA
DI PT. YAMAHA HASJRAT ABADI KUPANG
Salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian motor adalah promosi. Promosi yang menarik dapat meningkatan minat konsumen terhadap produk yamaha tersebut. Selain promosi ada juga layanan purna jual yang disiapkan oleh perusahaan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang memiliki keluhan atau klaim setelah kegiatan jual-beli berakhhir.
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian serta bagaimana pengaruh antara promosi dengan keputusan pembelian dan pengaruh layanan purna jual dengan keputusan pembelian pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang, karena peneliti menemukan terdapat penurunan penjualan yang mengindikasikan bahwa adanya penurunan keputusan pembelian konsumen.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah lingkungan promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian. Kotler dan Keller (2016:96) menyatakan keputusan pembelian konsumen merupakan bagian dari perilaku konsumen yaitu studi tentang bagaiman barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Menurut Tjiptono (2012:219) promosi adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atau perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Menurut M. Yusup (2011:10) pelayanan purna jual merupakan tanggung jawab penjual atas kualitas barang yang dijualnya yang dapat diberikan dalam bentuk konsultasi lanjutan, atau garansi berupa penggantian barang rusak, pemeliharaan, penyediaan suku cadang dan lain sebagainya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengguna motor Yamaha yang berlokasi di kota Kupang yang berjumlah 96 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS.
Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa promosi pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang berada dalam kategori tinggi, layanan purna jual dalam kategori tinggi, dan keputusan pembelian dalam ketegori tinggi. Indikator dari masing- masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji regresi linear berganda diketahui bahwa promosi mempunyai hubungan positif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 3,493 > 1,986 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan layanan purna jual mempunyai hubungan negatif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 0,848 < 1,986 yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian layanan purna jual berpengaruh negatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI PENGARUH KELAS SOSIAL, GAYA HIDUP (LIFE STYLES) DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN CEPAT SAJI DI GEPREK BENSU KUPANG. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelas sosial, gaya hidup dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Sehingga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah kelas sosial berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang, apakah gaya hidup (life styles) berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang dan apakah persepsi harga berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh konsumen yang membeli dan makan di Geprek Bensu Kupang, dengan sampel sebanyak 100 responden. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 36, 479 + 0,318X1 + 0,416X2 + 0,544X3. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel kelas sosial (X1) ditemukan thitung (2,226) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel kelas sosial (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel gaya hidup (X2) ditemukan thitung (3,009) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel gaya hidup (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis ketiga untuk variabel persepsi harga (X3) ditemukan thitung (7,021) > ttabel (1,985), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel persepsi harga (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 34,950 sedangkan F-tabel sebesar 2,70 dengan demikian F-hitung > F-tabel dan tarif signifikan (0,000 0,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel faktor internal berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinasi R² sebesar 0,522 artinya bahwa sebesar 52,2% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel kelas sosial, gaya hidup (life styles) dan persepsi harga. Sedangkan sisanya 47,8% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Peneliti memilih restoran makanan siap saji dengan brand terkenal seperti Geprek Bensu dibandingkan merek lain karena Geprek Bensu cuman memiliki satu cabang di Kota Kupang dan berada pada lokasi yang cukup strategis serta banyak dikunjungi oleh masyarakat, dan pada lokasi tersebut juga terdapat bisnis sejenis yang berdekatan, persaingan yang ada pun sangat ketat, hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam mengkonsumsi produk Geprek Bensu. Sehingga dalam hal ini meskipun terdapat banyak persaingan makanan cepat saji di kota Kupang membuat Geprek Bensu tetap mempertahankan ciri khasnya dan Geprek Bensu menarik untuk diteliti karena sampai saat ini Geprek Bensu di kota Kupang masih mampu mempertahankan brandnya dan semakin terus berkembang. Penelitan ini menunjukkan bahwa kelas sosial, gaya hidup dan persepsi harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian makanan cepat saji di Geprek Bensu Kupang. Berkaitan dengan kelas sosial produk Geprek Bensu sebaiknya perlu mengembangkan berbagai inovasi agar dapat dijangkau oleh tingkatan masyarakat. Berkaitan dengan gaya hidup (life styles), Geprek Bensu Kupang sebaiknya perlu memperhatikan gaya hidup konsumen dengan cara melihat perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan dengan strategi marketing agar menarik konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan. Dan berkaitan dengan persepsi harga, Geprek Bensu Kupang perlu untuk menjaga dan mempertahankan keterjangkauan harga produk ayam Geprek sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba restoran, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH GRATIS ONGKOS KIRIM, DISKON DAN IKLAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE PADA MARKETPLACE SHOPEE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKAW Kupang) Perkembangan dan persaingan di dunia teknologi dalam era globalisasi saat ini sangatlah pesat hingga mampu membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang sangat pesat dan sangat melekat untuk memenuhi kebutuhan manusia yaitu kemajuan teknologi khususnya di bidang internet. Shopee menjadi salah satu situs aplikasi menggunakan internet untuk jual beli secara online yang telah melakukan perubahan untuk menarik pelanggan agar lebih banyak berinteraksi melalui fitur chat di situs aplikasi shopee pada ponsel mereka. Salah satu faktor yang menjadikan keunggulan Shopee adalah melalui strategi promosi penjualan (Pradana, 2015:36). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Gratis Ongkos Kirim, Diskon Dan Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Online Pada Marketplace Shopee”. Penelitian ini dilakukan karena peneliti perlu mengetahui variabel yang di teliti pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKAW Kupang. Menurut Assauri (2010:268) Gratis ongkos kirim merupakan bagian dari promosi penjualan yaitu kegiatan untuk mendorong pembelian yang berupa usaha penjualan khusus (special selling effort) seperti pameran display, eksibisi, peragaan/demonstrasi dan kegiatan penjualan lainnya yang dapat dilakukan sewaktu-waktu. Menurut Tjiptono (2008:166) diskon adalah potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli sebagai penghargaan atas aktivitas tertentu dari pembeli yang menyenangkan bagi penjual. Diskon merupakan potongan harga yang diberikan penjual kepada pembeli sebagai bentuk penghargaan atas aktivitas tertentu bagi pembeli yang menyenangkan bagi penjual. Menurut Liliweri dalam Widyatama (2011:15) Iklan merupakan suatu proses komunikasi yang mempunyai kekuatan sangat penting sebagai alat pemasaran yang membantu menjual barang, memberikan layanan, serta gagasan atau ide-ide melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi yang persuasif. Menurut Tjiptono (2014:21) keputusan pembelian adalah sebuah proses dimana konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi mengenai produk atau merek tertentu dan mengevaluasi secara baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya, yang kemudian mengarah kepada keputusan pembelian. Keputusan pembelian merupakan sebuah proses pengambilan keputusan yang diawali dengan pengenalan masalah kemudian mengevaluasinya dan memutuskan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang pengaruh gratis ongkos kirim, diskon dan iklan terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKAW Kupang Angkatan 2018. Teknik Pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner yang berisi pertanyaan atau pernyataan secara ofline pada responden berjumlah 86 responden yang menggunakan marketplace shopee untuk berbelanja. Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, Uji T, Uji F, Uji Koefisien Determinasi (R2) dan olah data menggunakan SPSS Versi 24. Dari hasil penelitian dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa, variabel gratis ongkos kirim berada dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 66,36%. Variabel diskon berada dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 63,83%. Variabel iklan berada dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 55,10%. Dan variabel keputusan pembelian berada dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 68,54%. Hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS Versi 24 dengan hasil nilai konstanta a sebesar 3,485. Hasil Uji T menunjukkan bahwa gratis ongkos kirim berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 4,866 > ttabel sebesar 1,989. Diskon berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,928 > ttabel sebesar 1,989. Iklan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 1,933 ttabel sebesar 1,989. Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 76,633 > 2,71 dan tingkat signifikan adalah sebesar 0,00 0,05, maka disimpulkan bahwa gratis ongkos kirim, diskon, dan iklan berpengaruh bersama-sama (simultan) terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee. Berdasarkan tabel hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,737 atau 73,7%. Hal ini berarti bahwa besarnya pengaruh gratis ongkos kirim, diskon dan iklan terhadap keputusan pembelian online pada marketplace shopee adalah 73,3% sedangkan pengaruh sebesar 26,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata Kunci : Gratis Ongkos Kirim, Diskon, Iklan Dan Keputusan Pembelian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dalam upaya mencapai tujuan pemenuhan target penjualan, sebuah perusahaan harus mampu memiliki teknik untuk memenuhi tujuan tersebut. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan, khususnya pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang adalah periklanan. Periklanan merupakan salah satu teknik pemasaran yang harus diperhatikan, karna berdampak pada keputusan terhadap pembelian suatu produk yang ditawarkan. Dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang dapat bertahan jika didukung dengan periklanan yang baik dan menarik serta harus memperhatikan teknik pemasaran secara langsung, agar mampu menarik dan menambah hubungan kerja dan memperluas daerah pemasaran pada Dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang. Periklanan yang baik akan mampu menarik minat konsumen untuk membeli produk yang dijual. Selain itu pemasaran langsung juga merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh Perusahaan demi menarik minat dan menciptakan hubungan yang baik dengan konsumen. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Periklanan, Pemasaran langsung dan Keputusan pembelian. Menurut Djaslim Saladin (2010:129) Periklanan adalah semua bentuk penyajian yang sifatnya nonpersonal, dan promosi ide-ide, promosi barang-barang atau jasa yang dibayar oleh sponsor. Menurut Kotler & Amstrong (2014:429) Pemasaran Langsung adalah hubungan langsung dengan sasaran konsumen dengan tujuan untuk memperoleh tanggapan segera dan membina hubungan yang baik dengan konsumen. Menurut Munandar (2021), Keputusan Pembelian adalah proses pengenalan masalah (problem recognition), pencarian informasi, evaluasi (penilaian) dan seleksi dari alternatif produk, seleksi saluran distribusi dan pelaksanaan keputusan terhadap produk yang akan dibelinya Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh antara periklanan (X1) dan pemasaran langsung (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang . Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah dengan menggunakan angket/ kuesioner yang dibagikan kepada 79 responden yaitu difokusan pada para konsumen yang berbelanja pada dealer Motor Honda Mutiara Timor Star Kupang. Setelah kuisioner selesai di isi oleh responden yaitu para konsumen pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kupang, peneliti akan mengumpulkan angket/kuesioner yang dibagikan kepada konsumen pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang, peneliti akan melakukan perhitungan terhadap ketiga variabel tersebut menggunakan klasifikasi dengan ketentuan menurut levis dengan bobot 1 sampai 3. Untuk menganalisis pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap Y penelitian menggunakan teksnik pengujian hipotesis yaitu dengan melakukan pengujian hipotesis (uji T), uji parsial (uji F), untuk mengetahui apakah ada pengaruh bersama variabel-variabel independen terhadap variabel dependen, dalam konteks ini peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh bersama periklanan (X1) dan pemasaran langsung (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kupang, dan yang terakir penulis menggunakan koefisien determinasi (R2 ), untuk mengetahui berapa persen perubahan variabel-variabel independen. Setelah melakukan penelitian dan perhitungan terhadap hasil dari pengumpulan data yang telah diperoleh, hasil penelitian menyimpulkan bahwa periklanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang. Adapun pada variabel pemasaran langsung juga memiliki hasil yang sama yaitu pemasaran langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Dealer Honda Mutiara Timor Star Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul, ”Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang”. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana . Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui produk, harga, tempat, periklanan, people, proses, bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw.
Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan Teknik analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif. Dalam pembahasan penelitian menggunakan regresi linear berganda
Y=8,008+0,021X1+0,096X2+0,058X3+0,210X4+0,019X5+0,138X6+0,152X7 +e
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda diatas, maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta yang diperoleh sebesar 8,008 menunjukkan bahwa apabila Produk, Harga, Tempat, Periklanan, Orang, Proses dan Bukti fisik dianggap sebagai konstanta menyebabkan keputusan pembelian meningkat sebesar 8,008.
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa produk, harga, tempat, people (orang), proses, bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw.
1. Hasil membuktikan bahwa variabel produk tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel people (orang) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel proses tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu perusahaan beroperasi di samping untuk mendapatkan laba atau keuntungan juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat dewasa ini, kemampuan perusahaan dituntut untuk lebih cermat dalam persaingan bisnis. Jika perusahaan ingin tetap eksis dalam persaingan, maka perusahaan harus memperhatikan salah satu fungsi pokoknya yaitu pemasaran. Dalam melaksanakan pemasaran yang baik, produsen harus mengetahui dahulu apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga produk yang ditawarkan akan sesuai dengan permintaan konsumen. Konsumen dalam memilih suatu merek produk akan melalui tahap percobaan terlebih dahulu, pada tahap ini seringkali konsumen akan mencoba berbagai merek yang berbeda. Jika dirasakan bahwa merek tersebut cocok dan memenuhi apa yang diharapkan dari produk sejenis maka konsumen akan terus mencari merek tersebut. Dalam usaha memenangkan persaingan, perusahaan harus mempunyai strategi pemasaran untuk produknya. Menurut Kotler (dalam Aminah, 2020) strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapai sasaran yang diinginkan dari suatu unit bisnis. Strategi adalah suatu kesatuan rencana yang menyeluruh, komprehensif, dan terpadu yang diarahkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Strategi merupakan suatu cara untuk memenangkan persaingan, meskipun syarat strategi tersebut tidak menghalalkan segala cara, tidak melakukan cara-cara batil, tidak melakukan kebohongan atau penipuan, dan tidak menzalimi pihak lain. Strategi harus terbebas dari tipu daya (Maulana, 2020). Sedangkan untuk pengertian pemasaran seperti diungkap oleh Kotler dan Armstrong (dalam Priansa, 2017) pemasaran merupakan proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan hal-hal yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Strategi penempatan posisi ini harus mampu dilakukan perusahaan dengan baik untuk upaya mendapatkan pelanggan dan mempertahankan pelanggan tersebut. Menurut Kotler dan Amstrong (2012: 72) adalah logika pemasaran dimana unit bisnis berharap untuk menciptakan nilai dan memperoleh keuntungan dari hubungannya dengan konsumen. Menurut Malau (2017:103), “Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk, dan/atau mengingatkan sasaran pasar atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal kepada produk yang ditawarkan perusahaan tersebut” Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Promosi dan Positioning Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Di NSS Kota Kefamenau Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda , untuk mengetahui pengaruh Positioning terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kota Kefamenanu. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Promosi merupakan cara komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen atau pasar yang dituju, dengan tujuan menyampaikan informasi mengenai produk/perusahaan agar mereka mau membeli. b. Positioning adalah strategi untuk merancang penawaran dan membentuk citra perusahaan agar bisa memperoleh tempat khususnya dalam benak konsumen. c. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli sepeda motor honda di NSS Kefamenanu yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Promosi diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu , secara persial Variabel Positioning diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang.persoalan penelitian :1. Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sotis Kupang? 2. Apakah keyakinan konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sotis Kupang? Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Tujuan penelitian yaitu : Untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Untuk menganalisis pengaruh keyakinan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Metode penelitian dalan penelitian ini yakni populasi dan sampel pada pengunjung yang nginap di hotes Sotis Kupang, Sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji simultan (uji F), dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan Berdasarkan Tabel 4.7 maka ditarik kesimpulannya mengenai pengujian hipotesis uji t (terpisah) diketahui untuk mengetahui t tabel maka dapat dilihat dari nilai n = 100 dan k = 2 dan rumus untuk Ftabel = F ( k; n – k ) (F (2;98) jadi Ftabel = 3,09. Sehingga dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh nilai fhitung = 63,925 lebih besar dari nilai ftabel 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil 0,05. Oleh karena itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel kualitas layanan (X1) dan keyakinan konsumen (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y). Impilikasi terapan,Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut: 1.Terkait dengan pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian, maka Hotel Sotis Kupang perlu untuk lebih meningkatkan indikator seperti meberikan pelayanan yang handal dan profesional agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang ada pada Hotel Sotis Kupang. 2. Hotel Sotis Kupang harus tetap lebih memprioritaskan pelanggan dalam memberikan pelayanan agar lebih meningkatkan keyakinan konsumen dan menjaga kepercayaan yang tinggi dari konsumen agar konsumen memiliki keyakinan yang baik terhadap Hotel Sotis Kupang.3. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai bahan perbandingan dan referensi untuk penelitian, dan sebagai bahan pertimbangan untuk lebih memperdalam penelitian selanjutnya dengan menggunakan variabel yang sama. Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa inovasi produk dan citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial kualitas pelaynan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang, Secara parsial keyakinan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang Kupang, Dan secara simultan kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen berpengaruh secara Bersama-sama terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada era globalisasi saat ini dunia usaha di Indonesia mengalami persaingan dan semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha-usaha baru yang mulai bermunculan, para pelaku usaha saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk dapat menguasai pangsa pasar. Oleh karena itu, pemasar perlu menyadari bahwa keputusan konsumen untuk membeli suatu produk tertentu didasarkan pada harga suatu produk.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga produk terhadap keputusan pembelian di Dutalia Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Dutalia Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Dutalia Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan ujit (secara parsial), uji f (simultan) danuji 𝑅² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengana nalisis regresi linear berganda Y = a + b1 X1 +b 2X2+ e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Datayang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1 diperoleh X1 =-2680 nilai thitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai ttabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh thitung > ttabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2=4,436 nilai thitung > ttabel sehingga Ha di terima dan Ho ditolak berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Dutalia Kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas produk harga (X2), terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang adalah 0,000<0,05 dan nilai Fhitung lebih besar Ftabel (14,350>3,09) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel lokasi (X1), harga (X2), berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y).
Hasil penelitian pada variabel lokasi (X1) tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung sebesar -2,680, sehingga variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat pada Dutalia Kupang,. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X1 ditemukan thitung sebesar = -2,680 lebih besar dari ttabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,009 lebih besar dari 0,005.
Hasil penelitian pada variabel harga (X2) menunjukan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujianyang memiliki nilai thitung sebesar 4,436, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat keputusan pembelian di Dutalia Kupang, Hal ini dibuktikan bahwa variabel X2 ditemukan nilai thitung sebesar = 4,436 lebih besar dari ttabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadapap Keputusan Pembelian Konsumen Di Toko Sinar Karya Halilulik Kab. Belu, Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, SE.,M.P dan pembimbing 2 (dua) Melvin K. Djami Rane, SE.,MM menurut (Kotler, 2008:346) citra merek adalah persepsi dan keyakinan yang dilakukan oleh konsumen, seperti tercermin dalam asosiasi yang terjadi dalam memori konsumen. Citra merek umumnya didefinisikan segala hal yang terkait dengan merek yang ada dibenak ingatan konsumen. Menurut Philip Kotler (2012) harga adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk produk yang akan dibeli. Menurut Joko Untoro (2010), definisi harga adalah kemampuan yang dimiliki suatu barang atau jasa, yang dinyatakan dalam bentuk uang. Menurut Tjiptono (2015:22) Keputusan pembelian merupakan salah satu bagian dari perilaku konsumen. Perilaku konsumen merupakan tindakan yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh, menentukan produk dan jasa, termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian minyak goreng Bimoli, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen yang berbelanja minyak goreng Bimoli pada Toko Sinar Karya Halilulik Kab. Belu Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa citra merek dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian minyak goreng Bimoli dengan nilai thitung > ttabel (2,2631,661) untuk variabel citra merek (X1) atau H0 ditolak dan Ha diterima, dan nilai thitung > ttabel (2,908>1,661) untuk variabel Harga (X2) atau H0 ditolak dan Ha diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar terhadap kputusan faktor budaya, faktor sosial, dan faktor harga terhadap keputusan pembelian pada Toko Praiya Furniture pada konsumen di Toko Praiya Furniture Oesapa Kota Kupang Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan cara mengamati dan mengumpulkan data dengan kuesioner, sehingga dat yang diproleh penulis memproleh hasil penelitian dan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Toko Praiya Furniture Oesapa Kota Kupang dan mendapat sampel sebanyak 97 responden. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis koefisien determinasi secara parsial dan simultan, serta pengujian hipotesis dengan program SPSS 21. Hasil penelitian secara parsial menunjukan variabel faktor budaya dalam keputusan pembelian sebesar = 0,155, faktor sosial = 0,033, faktor harga = 0,033. Dengan demikian sumbangan pengaruh parsial yang paling besar atau dominan adalah faktor budaya sebesar = 0,155. Pengaruh simultan faktor budaya, faktor sosial, dan faktor harga = sebesar = 0,009%, sedangkan sisahnya di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan tingkat signifikan (0,05), diproleh hasil bahwa secara parsial fakor sosial dan faktor harga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian di Toko Praiya Furniture Oesapa Kota Kupang, sedangkan faktor budaya mempunyai pengaruh negative yang signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Praiya Furnitur Oesapa Kota Kupang. Namun secara simultan faktor budaya, sosial, harga mempunyai pengaruh negative yang sifnifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Praiya Furniture Oesapa Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linier berganda dengan konstanta a sebesar 30,313, sedangkan koefisien regresi b1 = 0,155, b2 sebesar = 0,033 dan b3 sebesar = 0,093. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda memperlihatkan pengaruh faktor budaya X1, faktor sosial X2 dan faktor harga X3 terhadap keputusan pembelian (Y) adalah sebagai berikut : Y = 30,313+0,155X1+0,033X2+0,093+e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama faktor budaya (X1) memiliki pengaruh negatif terhadap keputusan pembelian (Y). Diketahui faktor budaya (X1) ditemukan t hitung = 0,465 lebih kecil dari t tabel = 1,66140 dan tingkat signifikan = 0,643 oleh karena itu nilai sig > 0,05 maka Ho diterima dan H1 ditolak yaitu faktor budaya (X1) memiliki pengaruh negative secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). Berikut uji hipotesis kedua yaitu faktor sosial X2 terhadap keputusan pembelian (Y) diketahui bahwa faktor sosial (X2) ditemukan t hitung = 0,244 lebih kecil dari nilai t tabel = 1,66140 dan tingkat sig = 0,808 oleh karena itu sig > 0,05 maka Ho diterima dan H1 ditolak yaitu faktor sosial (X2) memiliki pengaruh positif secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). dan yang berikut uji hipotesis ketiga yaitu faktor harga X3 terhadap keputusan pembelian (Y) diketahui bahwa faktor harga (X3) ditemukan t hitung = 0,-813 lebih kecil dari nilai t tabel = 1,66140 dan tingkat sig = 0,418 oleh karena itu sig > 0,05 maka Ho diterima dan H1 ditolak yaitu faktor harga (X3) memiliki arah pengaruh yang negative secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi adalah 0,009% atau 0,009%. Hal ini berarti besar pengaruhnya fakto r budaya, faktor sosial dan faktor harga terhadap keputusan pembelian adalah 0,009%. Sedangkan pengaruh sebesar 91% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci :Faktor Budaya, Faktor Sosial Faktor Harga dan Keputusan Pembelian