ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DAMPAK PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Kondo, N.I)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas diluar kelas perkuliahan serta mengasah kemampuan sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki untuk meningkatkan komptensi lulusan, baik soft-skills maupun hard-skills agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yaitu kampus mengajar dan pertukaran mahasiswa merdeka bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif, dalam proses pengumpulan data penulis mengunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan pengisian kuesioner melalui online maupun ofline untuk mengetahui dampak program merdeka belajar bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi mahasiswa kampus mengajar 1 sampai angkatan 4 dan mahasiswa pertukaran mahasiswa merdeka. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa program studi pendidikan biologi yang telah mengikuti program kampus mengajar dan pertukaran mahasiswa merdeka memperoleh dampak positif pada peningkatan soft-skill dan hard-skill dan untuk sotf-skill seperti kemampuan kecapakan dalam sikap untuk mudah menyesuaikan diri, kecakapan berkomonikasi, kemampuan menyelesaikan masalah dan kreativitas. Sedangkan untuk hard-skill berupa kecakapan pengusaan ilmu pengetahuan teknologi, pemikiran kreatif dan inovatif. Kata kunci: Merdeka belajar kampus merdeka, Mahasiswa Keterangan ꞉* )= Peneliti **) = Pembimbing ABSTRACT THE IMPACT OF INDEPENDENT LEARNING IN INDEPENDENT CAMPUS FOR STUDENTS IN BIOLOGY EDUCATION STUDY PROGRAM ARTHA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG Kondo, N.I)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** Merdeka Learning Merdeka Campus (MBKM) is one of the policies of the Minister of Education and Culture which aims to provide opportunities for students to learn and develop themselves through activities outside the lecture class and hone skills according to their talents and interests to improve graduate competence, both soft-skills and hard-skills to be more prepared and relevant to the needs of the times, preparing graduates as future leaders of the nation who are superior and have personality. The purpose of this study was to determine the impact of the independent learning campus independent program (MBKM), namely the teaching campus and independent student exchanges for students of the Biology Education Study Program at Artha Wacana Christian University Kupang. This research is a qualitative descriptive study, in the data collection process the author used data collection techniques. by interviewing and filling out questionnaires online and offline to find out the impact of the independent learning program for Biology Education Students, campus students teaching batch 1 to 4 and independent student exchange students. obtain a positive impact on increasing soft-skills and hard-skills and for soft-skills such as the ability to adapt easily, communication skills, problem-solving abilities and creativity. Meanwhile, hard skills are in the form of skills in mastering science and technology, creative and innovative thinking. Keywords: Independent learning independent campus, Students Description ꞉ *): Researcher **) : Advisor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA KELAS VIII SMP ANGKASA KUPANG
Albert Lisentis Alle1*, Lukas M. Boleng2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untukmengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Angkasa Kupang adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali”0% (0 siswa), “Baik”37% (11 siswa), “Sedang”37% (11 siswa), “Kurang” 26% (8 siswa), dan “Kurang sekali”0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,71, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,71 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswab kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SMP Angkasa Kupang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ADHYAKASA 2 KUPANG
Frans.A.E)* Meha.A)** Bullu.N )**
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dengan motivasi belajar pada siswa kelas VII SMP Adhyakasa 2 Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 21 siswa dan seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes angket motivasi belajar siswa. Hasil perhitungan uji normalitas dan linearitas, menunjukan bahwa motivasi belajar siswa berdistribusi normal, dan berlinearitas (mempunyai hubungan) sehingga dilanjutkan dengan pengujian hipotesis (uji t). Data hasil motivasi siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 5.878>2.02 dengan signifikan 0.000 atau kurang dari 0.5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan secara nyata anatar pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan hasil motivasi belajar yang signifikan dari penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dan metode konvensional terhadap motivasi belajar siswa serta terdapat hubungan secara signifikan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping terhadap motivasi belajar siswa.
Kata Kunci : Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping, Terhadap Motivasi belajar siswa
Keterangan : *Peneliti
: **Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal yang dapat meningkatkan Indonesia adalah dengan adanya literasi keuangan dimana sangat membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas keuangan dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Oleh karena itu pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membantu dan mendorong masyarakat dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadinya. Literasi keuangan memiliki hal paling penting bagi mahasiswa dengan adanya literasi keuangan untuk dapat membantu mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadinya, apalagi untuk mahasiswa yang merantau yang jauh dari orangtua sangat diperlukan untuk dapat mengontrol keuangan pribadinya dengan bijak. Keberhasilan mahasiswa dalam literasi keuangan tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti pengelolaan keuangan pribadi.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah Literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW.
Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh melalui kuesioner yang sebarkan kepada mahasiswa fakultas ekonomi semester 6 dan semester 8. Indikator dalam penelitian ini adalah: Literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam pengelolaan keuangan pribadi untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen) terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu alat uji statistik yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Excel 2016.
Populasi yang dipakai oleh peneliti ini adalah mahasiswa aktif semester 6 dan semester 8 di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Sampel dari jumlah mahasiwa aktif Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana sebanyak 2.100 dengan menggunakan rumus roa purba sehingga peneliti mendapatkan 100 sampel. Dengan mahasiswa yang berpartisipasi semester 6 berjumlah 39 mahasiswa dan mahasiswa semester 8 berjumlah 61 orang dan terdapat 2 program studi yaitu mahasiswa program studi manajemen sejumlah 39 orang dari semester 6 dan semester 8 dan mahasiswa program studi akuntansi sebanyak 61 orang dari semester 6 dan semester 8. Penentuan sampel menggunakan metode random sampling adalah pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu yang dimana dianggap cocok oleh peneliti untuk dijadikan sebagai sampel atau responden menurut sugiyono (2019).
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan hasil t hitung > r tabel dengan hasil 8,844 > 1,984 dari data ini menunjukkan besarnya pengaruh variabel literassi keuangan sebesar 44,4% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI (Studi Kasus: Mahasiswa PPL-FKIP-PSPB Semester Ganjil Tahun 2022)
Tupa, J.J)* Meha, A.M)** Nggadas, D.E.P)**
Dalam proses pembelajaran kompetensi guru sangat penting. Ada 4 kompetensi guru yaitu kompetensi professional, pedagogik, sosial dan kepribadian.Penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana dalam melaksanakan PPL semester ganjil tahun 2022 di sekolah.Tujuan peneltian ini yaitu untuk menganalisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi dalam melaksanakan PPL.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan penelitian ini menggunakan subjek penelitian sebanyak 13 orang guru pamong.Instrumen penilaian yang digunakan yakni instrument angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi menunjukkan kriteria baik dengan nilai rata-rata akhir sebesar 81,53 yang terdiri dari 7 indikator dengan hasil sebagai berikut: kemampuan mahasiswa calon guru dalam menguasai karakteristik peserta didik sebesar 84.00% kategori sangat baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran yang mendidik sebesar 78,40% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam pengembangan kurikulum sebesar 81,07% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam kegiatan pembelajaran yang mendidik sebesar 80,34% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam pengembangan potensi peserta didik sebesar 81,60% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam komunikasi dengan peserta didik sebesar 84,20% kategori sangat baik, dan kemampuan mahasiswa calon dalam penilaian dan evaluasi sebesar 81,07% kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi berada pada kategori baik.
Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Mahasiswa, calon guru, Mahasiswa PPL
Keterangan : *) Penulis
**) Pembimbing
ABSTRACT
PEDAGOGIC COMPETENCY ANALYSIS OF PROSPECTIVE BIOLOGY TEACHER STUDENTS (Case Study: Student PPL-FKIP-PSPB Odd Semester 2022)
Tupa, J.J)* Meha, A.M)** Nggadas, D.E.P)**
In the learning process teacher competence is very important. There are 4 teacher competencies, namely professional, pedagogic, social and personality competencies. This research was conducted to measure the extent to which the pedagogical competency abilities of prospective teacher students in the Biology Education Study Program at Artha Wacana Christian University in implementing Field Experience Practice(PPL) odd semester of 2022 at school. The purpose of this research is to analyze the pedagogical competence of prospective biology teacher students in implementing Field Experience Practice (PPL). This study used a qualitative descriptive method and this research used 13 tutors as subjects. The assessment instruments used were questionnaires, interviews and documentation. The results showed that the pedagogical competence of prospective biology teacher students showed good criteria with a final average score of 81.53 which consisted of 7 indicators with the following results: the ability of prospective teacher students to master the characteristics of students was 84.00% very good category, ability student teacher candidates in mastering learning theory and learning principles that educate are 78.40% good category, student teacher candidate skills in curriculum development are 81.07% good category, student teacher candidate abilities in educational learning activities are 80.34% category good, the ability of student teacher candidates in developing the potential of students is 81.60% in the good category, the ability of student teacher candidates in communicating with students is 84.20% in the very good category, and the ability of prospective students in assessment and evaluation is 81.07% good category. This shows that the pedagogical competence of prospective biology teacher students is in the good category.
Keywords: Student Pedagogic Competence, prospective teachers, Field Experience Practice
Description: *) Author
**) Advisor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH BAHAN AJAR LEAFLET STRUKTUR TUBUH ANIMALIA (INVERTEBRATA) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2022/2023
Iku G. M)* Meha A. M)** DaudY)**
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh bahan ajar leaflet struktur tubuh animalia (invertebrate) di SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. Penelitian ini merupakan penellitian eksperimen dengan metode eksperimen dengan rancangan penelitianposttest-only control design.Dengan jumlah populasi sebanyak 24 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri darisiswa kelas kelas X IPA A dan kelas IPA XB, dimana kelasX IPA A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 12 orang dan kelas IPA B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 12 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengumpulan data menggunakan angketdengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa dengan perolehan nilai t sebesar 7,340 dengan taraf signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05. Hal ini hal ini terlihat pada saat guru membagikan media leaflet pada masing-masing kelompok, siswa terlihat tertarik pada media leaflet karena bagi siswa penggunaan media leaflet merupakan suatu hal yang baru saat proses pembelajaran, dan memiliki banyak gambar yang menarik, materinya mudah dimengerti sehingga menjadikan siswa lebih termotivasi dalam proses pembelajaran. Pada saat kegiatan diskusi dan tanya jawab semua siswa bekerja sama dengn kelompoknya masing-masing untuk memecahkan masalah yang terdapat pada media leaflet dan rata-rata siswa aktif bertanya terkait konsep yang belum dimengerti dan juga menjawab pertanyaan yang peneliti berikan.
Fakta tersebut menunjukkan bahwaada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa di SMA N 1 Amarasi Selatan Tahun Ajaran 2022/2023.
Kata kunci:Bahan Ajar leaflet.Struktur Tubuh Animalia, dan MotivasiBelajar Siswa
Keterangan * )= Peneliti
**) = Pembimbing
ABSTRACT
THE EFFECT OF ANIMAL BODY STRUCTURE LEAFLET TEACHING MATERIALS (INVERTEBRATE) ON STUDENT LEARNING MOTIVATION AT SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN ACADEMIC YEAR 2022/2023
Iku G. M)* Meha A. M)** Daud Y)**
The purpose of this study was to examine the effect of leaflet teaching materials on the body structure of animals (invertebrates) at SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. This research is an experimental research with an experimental method with a posttest-only control design. With a total population of 24 and a sample of two classes consisting of students in class X IPA A and class IPA XB, where class X IPA A is the experimental class with 12 students and class IPA B is the control class with 12 students. Sampling used is random sampling. Data collection used a questionnaire with a Likert attitude scale, research data were analyzed using SPSS with a parametric statistical test, namely the t-test. The results of this study stated that there was a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on students' Learning Motivation with a t acquisition value of 7.340 with a significant level of 0.000 or less than 0.05. This can be seen when the teacher distributes leaflet media to each group, students look interested in leaflet media because for students the use of leaflet media is something new during the learning process, and has lots of interesting pictures, the material is easy to understand so that it makes students are more motivated in the learning process. During the discussion and question and answer activities, all students worked together with their respective groups to solve the problems contained in the leaflet media and on average students actively asked questions related to concepts they had not understood and also answered questions that the researchers gave.
These facts show that there is a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on the Learning Motivation of students at SMA N 1 Amarasi Selatan Academic Year 2022/2023.
Key words : Materials for leaflets. Animalia Body Structure, and Student Learning Motivation.
Description*) = Researcher
**)= Advisor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Guru, Siswa dan Orang Tua mengenai Pembelajaran IPA pada masa Pandemi COVID-19 di kelas VIII A SMP Negeri 20 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek Penelitian ini adalah Guru IPA kelas VIII berjumlah 5 Orang, Siswa-siswi kelas VIII A berjumlah 31 Orang, dan Orang Tua Siswa berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi, Teknik Wawancara, dan Kuesioner/Angket. Hasil penelitian di SMP Negeri 20 Kota Kupang dan menganalisis berbagai data temuan, penulis dapat menyimpulkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 20 Kota Kupang selama masa pandemi, baik guru, siswa maupun orang tua memiliki persepsi masing-masing. Siswa mengatakan bahwa pembelajaran yang dilakukan disekolah tersebut meskipun dilakukan dengan metode pembelajaran daring, namun siswa tetap antusias mengikuti pembelajaran. Selain siswa, guru mengatakan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah tersebut kurang efektif karena dilakukan secara daring dimana, dampak dari pembelajaran daring ini adalah siswa kurang mengerti dan memahami materi dan soal-soal yang dibagikan oleh guru. Orang tua mengatakan bahwa pembelajaran daring ini kurang efektif karena waktu untuk bekerja harus digunakan untuk mendampingi anak ketika belajar dan juga harus menyediakan Handphone dan kuota internet supaya bisa mengakses materi yang dibagikan oleh guru. Metode pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom dan Whatssap Group yang digunakan untuk membagikan materi pembelajaran dan mengirimkan tugas. Selain mengajar secara daring melalui aplikasi, guru melakukan kunjungan ke rumah siswa untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai soal-soal latihan yang tidak dikerjakan oleh siswa seminggu sekali dan juga sebulan sekali. Dalam pelaksanaannya orang tua memfasilitasi seperti laptop, komputer, Handphone, dan kuota internet untuk kelancaran proses belajar siswa, dan juga berperan dalam mendampingi dan mengawasi siswa selama belajar dirumah
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN
BANTUAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP
MATA PELAJARAN IPA, SISWA KELAS V11 DI UPTD SMP NEGERI
7 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023
Tefa S. ) ** Meha A. M)** Paballa P. P)**
Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang mengaitkan antara materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata peserta didik. Leaflet merupakan media pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran. Leaflet disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dimengerti siswa. Leaflet juga merupakan media berbentuk selembar kertas yang diberi gambar dan tulisan serta dilipat menjadi 3 lipatan. Pemahaman konsep adalah proses kemampuan seseorang dalam memaknai suatu konsep serta memahami dan mampu menjelaskannya kembali dengan kata-katanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual dengan bantuan Media Leaflet Terhadap Pemahaman Konsep Mata Pelajaran IPA, Siswa Kelas V11 di UPTD SMP Negeri 7 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian posttest-only design. Kelompok yang pertama diperlakuan (X) disebut kelompok eksperimet dan kelompok kedua disebut kelompok kontrol. Jumlah seluruh sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan soal posttest, data penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil nilai taraf signifikan 0,05. penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran kontekstual dengan bantuan media Leafle terhadap pemahaman konsep siswa di UPTD SMP Negeri 7 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023.
Kata kunci : Model Pembelajaran Kontekstual, Media leaflet, Pemahaman Konsep Siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
Mese M. Ataupah.1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy CH. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latarbelakang:Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan insan manusia. Pendidiksan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia dalam alih generasi secara berkesinambungan. Namun dalam perjalanannya mahasiswa PJKR lambat dalam mencari judul dan menyelesaikan skripsi, Mahasiswa PJKR semester akhir kesulitan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan kegiatan atau hobi, Mahasiswa masih terpengaruh dari teman mahasiswa lain yang masih belum mengerjakan skripsi, Belum diketahuinya kesulitan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir skripsi.
Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir skripsi.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PJKR semester akhir yang sedang mengerjakan Tugas Akhir Skripsi. Objek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan mahasiswa prodi PJKR semester akhir dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi. Kesulitan yang dialami antara lain: karena sulitnya menentukan judul dan topik penelitian, kesulitan dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah, kesulitan dalam menentukan jenis dan desain penelitian, kesulitan dalam mencari jurnal, kesulitan dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan ilmiah, dan juga kesulitan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa respon mahasiswa prodi PJKR semester akhir terhadap proses penyusunan tugas akhir skripsi secara keseluruhan sudah sedikit mengetahui tetapi masih banyak kekurangan yang belum diketahui.
Katakunci:; ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BULU TANGKIS SISWA PUTRA KELAS VIII DI SMPN 4 LOLI Roberto Riamu Rago Wino1*, David Loba2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini dilator belakangi oleh tidak tersedianya sarana dan prasana pendukung kegiatan pelajaran bulutangkisyang belum digunakan secara maksimal dan dari kemampuan guru olahraga yang sering bermain bulutangkis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar minat siswadi SMPN 4 loli Tujuan penelitian:Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli TujuanPenelitian: Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli. Metode penelitian:Penelitan ini merupakan penelitian merupakan tindakan kelas .Lokasi penelitian di SMPN 4 Loli.Teknik pengambilan data mengunakan wawancara observasi dan angket sedangkan Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data mengunakan data reductions, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes passing bulu tangkis> 75) pada siklus I hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberitindakan berupa pembelajaran permainan minat bulu tangkis. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran bulu tangkis sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran bulu tangkis
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Kreativitas merupakan komponen penting dalam pembelajaran, tanpa kreativitas siswa hanya akan belajar pada tingkat kognitifnya saja, dan hal ini akan mempersempit pengetahuan siswa dalam belajar mengembangkan kreativitasnya. Guru harus mampu menciptakan kondisi yang nyaman dalam pembelajaran sehingga bakat-bakat kreativitas dalam siswa dapat keluar dan menghasilkan pemahaman yang mudah dimengerti oleh siswa.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kreativitas siswa pada pembelajaran bola basket di masa pandemic covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: SMP Adiyaksa 2 Kota Kupang merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang mengalami pendamic covid-19 tersebut. Sehingga proses pembelajaran dilakukan secara online. Kegiatan belajar mengajar tetaplah berjalan di masa pandemic covid-19. Proses belajar mengajar bola basket dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru akan membuat materi pembelajaran kepada siswa baik itu teori dan praktek dalam bentuk video pembelajaran yang diambil dari youtube. Siswa akan diberikan kesempatan untuk dapat berkreatif dalam melalukan setiap teknik dasar yang diberikan dalam bentuk video yang akan dikirimkan ke group whatsapp kelas.
Simpulan:Proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat berkreatif dalam mempraktekkan teknik dasar bola basket baik itu passing (mengoper bola), dribbling (menggiring bola), shooting (menembak bola), pivot dan rebound (memantul)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Proses Pembelajaran Penjasorkes Pada Siswa Berkebutuhan Khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang harus sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami anak dan guru juga harus mampu melayani setiap anak. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa tunadaksa kelas VIII di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami oleh anak-anak dan guru juga mampu melayani setiap anak sehingga anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran penjasorkes anak-anak lebih senang dengan permainan bulutangkis, karena permainan bulutangkis mereka dianggap tidak terlalu sulit. Simpulan: Proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami anak-anak. Dalam proses pembelajaran penjasorkes anak-anak lebih senang dengan pembelajaran permainan bulutangkis
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
STRATEGI PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNA RUNGU DI SMPLB NEGERI PEMBINA KUPANG
Yustus Olang 1*, Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or 2, Ramona M. Mae, S.Pd., M.Or.3
1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupan, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Tunarungu merupakan seseorang yang mengalami gangguan pendengaran. Suatu keondisi kehilangan pendengaran ini menyebabkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai ransangan, terutama melalui indra pendengarannya yang menyebabkan pendengarannya tidak berfungsi. Berdasarkan hasil observasi penulis diketahui bahwa jumlah peserta didik pada SMPLB Negeri Pembina Kupang pada Tahun Ajaran 2021/2022 adalah sebanyak 31 orang yang terbagi dalam 6 (enam) kelas kecacatan yakni Cacat tuna grahita sedang sebanyak 7 orang, cacat tuna grahita ringan sebanyak 9 orang, cacat autis sebanyak 6 orang, cacat tuna ganda sebanyak 4 orang, cacat tuna rungu sebanyak 3 orang dan cacat tuna daksa sebanyak 2 orang.
Tujuan penelitian: untuk mengetahui Strategi Pembelajaran Penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus Tuna Rungu di SMPLB Negeri Pembina Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru penjas. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian sebagaimana telah diuraikan terdahulu bahwa dalam pembelajaran Penjasorkes bagi siswa tuna rungu di SMPLB Negeri Pembina Kupang, guru Penjasorkes menggunakan metode bagian. Artinya proses pembelajarannya dilakukan pada setiap bagian hingga terangkai suatu gerakan yang lengkap; seperti dalam permainan bulu tangkis, siswa diajarkan cara service panjang, setelah itu diajarkan service pendek, smash, dan sebagainya. Hal ini patut diketahui bahwa dengan adanya pembelajaran bagian demi bagian dari suatu permainan merupakan suatu strategi yang diterapkan oleh guru Penjasorkes untuk disesuaikan dengan kemampuan siswa dalam memahami tahapan-tahapan permainan yang diajarkan.
Simpulan: Guru Penjasorkes pada SMPLB Negeri Pembina Kupang dalam melakukan proses pembelajaran kepada siswa tuna rungu, metode yang digunakan adalah metode bagian; dimana materi permainan yang akan diajarkan kepada siswa tidak dilakukan secara keseluruhan tetapi dilakukan bagian demi bagian. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan dan sesuai kondisi dan kemampuan siswa dalam memahami pelajaran yang diajarkan.
Kata kunci: Siswa Berkebutuhan Khusus; Tuna Rungu
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran sebelum masa pandemic covid -19 yaitu pembelajaran secara langsung di dalam kelas guru menggunakan media pembelajaran berupa buku yang medukung siswa serta memmbantu siswa dalam proses pembelajaran dengan demikian guru tidak sulit untuk mengontorol siswa serta mengetahui siswa yang tekun belajar dan siswa yang kurang tekun belajar.namun pembelajaran sesudah adanya pandemi pembelajaran yang terjadi dilaksanakan secara online dengan media handphone dengan mengakses internet sebagai sumber untuk belajar hal tersebut membuat siswa kurang termotivasi untuk belajar karena keterbatsan media yang digunakan untuk belajar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan media pembelajaran sebelum dan sesudah pandemi terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri Raimanuk. Penelitian ini bersifat kuantitatif, teknik pengumpulan data dokumentasi dan angket analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dengan bantuan spss 16 dengan uji hipotesis dengan menggunakan ujit .Media merupakan salah satu faktor yang mendukung motivasi belajar siswa karena dengan media mampu merangsang siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru.motivasi belajar merupakan dorongan dari dalam diri maupun dari luar diri sesorang untuk belajar sehingga mampu mecapai tujuan belajar yang baik Berdasarakan hasil analisis data yang dilakukan menggunakan bantuan spss yanitu diperoleh nilai thitung 2.034 dan nilai ttabel 1.735 dengan df=n-k dan α=0,05 diperoleh nilai ttabel 1.753 dengan demikian diperoleh nilai thitung 2.034>1.753 maka ada pengaruh yang singnifikan media pembelajaran sebelum dan selama pandemi terhadap motivasi belajar siswa maka hipotesis yang di ajukan ha di terima dan ho di tolak karena ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa.
Kesimpulan Dari hasil penelitian dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa karena keterbatsan media pembelajaran yang dimilki oleh siswa ,kurang serta keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran sehingga menimbulkankan kurangnya motivasi belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui soft skill dan hard skill mahasiswa semester VI kelas B pada mata kuliah Micro Teaching Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus untuk mengkaji kemampuan hard skill dan soft skill yang didapat oleh mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah Micro Teaching. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang Dosen pengajar dan mahasiswa sebanyak 22 orang mahsiswa. Pengambilan data dalam penelitian ini melalui observasi langsung dalam kelas dengan mengikuti proses belajar dan mengajar, wawancara berupa pengisian kuisioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran Mikro Teaching sangat bermanfaat yang dibuktikan dengan respon mahasiswa berdasarkan nilai hard skill yaitu berkisar antara 87,27-91,82 artinya mahasiswa sangat setuju (SS), dan nilai soft skill berkisar antara 71,82-92,73 artinya mahasiswa setuju (S) dan sangat setuju (SS).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI UPTD SMP NEGERI 8 KUPANG.
Bayang, M.W) * Meha, A.M) ** Ndun, O.)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana pelaksanaan blended learning di UPTD SMP Negeri 8 Kupang. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru biologi dan 28 siswa kelas VIIA dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah selama pandemi covid-19 guru melakukan pembelajaran blended learning dalam pembelajaran yaitu 1). Pencarian imformasi atau sumber belajar terkait materi yang dipelajari, mencakup pencarian imformasi dari berbagai sumber yang telah tersedia secara ofline dan online dengan berdasarkan pada relevansi, validalitas dan akademik. Pendidik atau fasilitator berperan memberikan masukan pada peserta didik untuk mencari imformasi yang efektif dan efesien. 2). Menemukan, memahami dan mengimformasikan ide atau gagasan, peserta didik secara individu maupun secara kelompok berupaya untuk menemukan, memahami serta mengimformasikannya dengan ide atau gagasan yang telah ada dalam pikiran peserta didik kemudian menginterprestasikan ide atau gagasan yang telah ada dalam pikiran peserta didik, kemudian menginterprestasikan imformasi atau pengetahuan dari berbagai sumber yang suda tersedia, samapai peserta didik mampu mengkomonikasikan kembali dan menginterprestasikan ide-ide dan hasil prestasinya menggunakan fasilitas. 3).mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara ofline dan online didepan kelas. Setiap kelompok diharuskan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas dan kelompok lain mengajukan pertanyaan atau penanggapi hasil diskusinya.setelah mendapatkan tanggapan peserta didik menyempurnakan hasil diskusi kelompoknya apa bila terdapt kesalahan. 4). Mengkontruksikan pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi dari hasil analisis dari kesimpulan atau mengimformasika materi yang dipelajari dalam pembelajaran. Mengkontruksikan pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi bertolak dari hasil analisis diskusi dan perumusan kesimpulan dari imformasi yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan sebagaiamana telah diuraikan diatas ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran Blended Learning belum maksimal hal ini disebabkan karena faktor tidak meratanya fasilitas belajar yang dimiliki peserta didik, akses internet yang tidak lancar sehingga menghambat proses pembelajaran dan kurangnya guru dalam mendesain pembelajaran yang menarik untuk diikuti secara online.
.
Kata kunci: pembelajaran blended learning siswa SMP Negeri 8 Kupang
Keterampilan *: Peneliti
**: Pembimbinbing
ABSTRAK
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OFBLENDED LEARNING MODEL IN UPTD SMP NEGERI 8 KUPANG.
Bayang, M.W) * Meha, A.M) ** Ndun, O.)**
This study aims to determine how the implementation of blended learning in UPTD SMP N egeri 8 Kupang. The subjects in this study were 1 biology teacher and 28 studens of cllas VIIA. The data analisis techni ques used were data reduction, data presentation and conclusion drawing The resultsof this study that during the COVID-19 pandemic the theacher carried out blended learning in learning, namely 1). Search for imformation or learning resouces related to the materila being studied, including searching for imformatoin from various sources thad are avail able offline and online based on relevance, vilidity, and akademics.Educators or facilitators play a role in providing imput to studeds to find eficcient imformatoin. 2) finding, understading and imforming or ideas, stidens individually and in gro ups try to find, understand and imform them whith ideas that already exist in the minds of studen then interpret the ideas or ideas thad already exist in the minds of studeds, then interpreting imformation or knowledge from varous souerces that are already available, until studedns are aple ti re-communicate using facilities. 3) presenting the results of group disccussions offline and online in fron of the class. Each group is required to present the results of their group discussion offline in front of the class and other groups ask questions or respond to the results of the discission. 4) constructing knowledge through the process of asismilation andaccodation of the results of the analisys of conclusion or imforming the material learning in learning. Constructing knoledge through the procces of asilation and accommodation star from the results of discussion as described above it is colcluded that the implementation of blended learning has not been maximized, this is due to the univen distrubution of learning facilities ownet by studed, internet access that is not smooth so that it hinders the learning the process that is not smooth so that it hinders the learning process and the lack of teachers in designinng intersting learning for studeds. Followed online
Keywords: blended learning for studedns of SMP Negeri 8 Kupang skills: researcher.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh minat permainan bola voli terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran penjasorkes.
Metode penelitian:Metode penellitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor internal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 17,64%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 23,52%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 26,47. Dan berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor eksternal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai minat belajar dari faktor eksternal antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 26,47%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 38,23%. Sesuai hasil analisiss regresi dari faktor internal bahwa siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 50,5% sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dan untuk faktor eksternal siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 56,0% sedandkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui perhitungan regresi dapat disimpulkan bahwa variabel minat dari Faktor internal memberikan sumbangan sebesar 50,5% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain dan Faktor eksternal memberikan sumbangan sebesar 56,0% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu di SMPN 10 Kota Kupang dapat diatasi dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model pembelajaran Structured Numbered Heads. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads pada mata pelajaran IPA dengan materi sistem ekskresi pada manusia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 25-23 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 6,768 > 2.012 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Structured Numbered Heads sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Structured Numbered heads memiliki kelebihan yaitu melatih tanggung jawab siswa, dapat meningkatkan presentasi belajar siswa, meningkatkan rasa percaya diri siswa, mampu memperdalam pemahaman siswa dan mengembangkan rasa saling memiliki dan kerja sama. Selain itu juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads terhadap aktivitas belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan variasi mengajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UKAW kupang ang telah melakukan praktek mengajar. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini di lakukan di kampus Universitas Artha Wacana Kupang khususnya pada prodi Pendidikan Biologi yang sedang melakukan praktek keterampilan dasar mengajar. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah observasi dan dokumentasi darib32 vidio Mahasiswa prodi Pendidikan Biologi yang meleksanakan praktek keterampilan dasar mengajar. Setelah vidio didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan instrumen keterampilan variasi mengajar dan untuk setiap aspek diberi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa Pendidikan t UKAW kupang memiliki, (1) Keterampilan variasi mengajar guru dengan persentase nilai rata-rata 83,55% termasuk kategori Sangat Baik. Kemudian posisi kedua (2) Keterampilan Variasi Pola Interaksi dengan persentase nilai rata-rata 75,23% termasuk dalam kategori Baik. Dan terakhir (3) Variasi Media alat peraga dengan persentase nilai rata-rata 50,49% termasuk dalam Kategori Kurang. Mengapa demikian, karena pada saat proses pembelajaran penggunaan media cuma media visual atau media yang dapat dilihat seperti poster dan leptop dan juga ada persediaan media LCD tetapi sangat terbatas atau kurang dipakai. Oleh sebab itu perlu adanya penambahan media pembelajaran yang cukup bagus agar menambah variasi mengajar Yang lebih kondusif dalam praktek mengajar agar proses pembelajaran lebih optimal.