ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran sebelum masa pandemic covid -19 yaitu pembelajaran secara langsung di dalam kelas guru menggunakan media pembelajaran berupa buku yang medukung siswa serta memmbantu siswa dalam proses pembelajaran dengan demikian guru tidak sulit untuk mengontorol siswa serta mengetahui siswa yang tekun belajar dan siswa yang kurang tekun belajar.namun pembelajaran sesudah adanya pandemi pembelajaran yang terjadi dilaksanakan secara online dengan media handphone dengan mengakses internet sebagai sumber untuk belajar hal tersebut membuat siswa kurang termotivasi untuk belajar karena keterbatsan media yang digunakan untuk belajar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan media pembelajaran sebelum dan sesudah pandemi terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri Raimanuk. Penelitian ini bersifat kuantitatif, teknik pengumpulan data dokumentasi dan angket analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dengan bantuan spss 16 dengan uji hipotesis dengan menggunakan ujit .Media merupakan salah satu faktor yang mendukung motivasi belajar siswa karena dengan media mampu merangsang siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru.motivasi belajar merupakan dorongan dari dalam diri maupun dari luar diri sesorang untuk belajar sehingga mampu mecapai tujuan belajar yang baik Berdasarakan hasil analisis data yang dilakukan menggunakan bantuan spss yanitu diperoleh nilai thitung 2.034 dan nilai ttabel 1.735 dengan df=n-k dan α=0,05 diperoleh nilai ttabel 1.753 dengan demikian diperoleh nilai thitung 2.034>1.753 maka ada pengaruh yang singnifikan media pembelajaran sebelum dan selama pandemi terhadap motivasi belajar siswa maka hipotesis yang di ajukan ha di terima dan ho di tolak karena ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa.
Kesimpulan Dari hasil penelitian dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa karena keterbatsan media pembelajaran yang dimilki oleh siswa ,kurang serta keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran sehingga menimbulkankan kurangnya motivasi belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH METODE THE POWER OF TWO TERHADAP PENGUASAAAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 4 FATULEU TAHUN AJARAN 2021/2022
Sairtory S.S )* Meha M.A)** Nenotek A.S )*
Rendahnya penguasaan konsep siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Fatuleu, disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga cenderung membuat siswa pasif dalam pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengandesainPosstest-Only Control. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 102 siswa dan sampelnya adalah kelas VIIIA dan kelas VIIIB yang berjumlah 41 orang. Data penguasaan konsep diperoleh dengan tes, selanjutnya dianalisismenggunakan Uji t berbantuanSPSS 26.0. Berdasarkanhasil uji hipotesisdiperolehnilai thitung 14,623 lebih besar dari nilai ttabel 2.021 dengan taraf signifikan 0,000 ataukurangdari 0,05 haltersebutmenunjukanbahwaterdapatperbedaan penguasaan konsep siswa antara kelas yang menggunakan metode The Power Of Two dan kelas metode konvensional, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dapatdilihat pada persentase penguasaan konsep siswa kelaseksperimenlebihtinggiyaitu Indikator 1 83,93%, Indikator 271,43%, Indikator 379,76% dan Indikator 4 98,41% dibandingkan penguasaan konsep siswa pada kelaskontrol. Hal inidikarenakan pada kelaseksperimensiswalebihaktifmencaritahusendiri, sikapsiswa yang berantusiasdalambelajar, memiliki rasa ingintahu, dan berani menjelaskan dengan kata-kata sendiri tanpa mengubah makna di dalamnya saat proses pembelajaran, sehinggasiswa mampu menyajikan, mampu mengklasifikasikan dan mampu menghubungkan dan memberikan contoh apa yang ditemukandalampembelajaran. Sehinggadapatdisimpulkanadapengaruh yang signifikandalampenggunaan metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa.
Kata kunci: Metode The Power Of Two,Penguasaan Konsep Siswa.
Keterangan * ) = Peneliti
**) = Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 265 siswa yang terdiri dari satu 9 kelas dan sampel yang diambil yaitu populasi yang berada di kelas VIII D yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Thitung>Ttabel atau 14.769>2,045 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan model pembelajaran talking chips (tc) salah satu model yang mempermudah siswa untuk untuk bisa berpikir aktif dan menyampaikan pendapat atau kontribusi masing-masing karena model talking chips (tc) siswa diberikan tantangan dengan satu orang siswa memiliki 2-3 buah kancing untuk memecahkan masalah yang dihadapi, maka siswa akan lebih mudah mengingat apa yang telah mereka pelajari sehingga ketika diberikan tes maka akan mempengaruhi hasil belajar kognitif mengingat (C1) 96% memahami (C2) 84.33%, menerapkan C3) 93.33%, menganalisis (C4) 81.33% siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP negeri 14 kota Kupang tahun ajaran 2021/2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat Daya . Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 7,787>2,008 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C2 94,10%, C3 73,35% , dan C4 84,01% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan eksperimen skema one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yang berjumlah 10 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yaitu sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik tes dengan skema One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perhitungan dapat disimpulkan yaitu t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. Maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 4,58 > 1,833). Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh media gambar terhadap hasil belajar PAK. Hasil N-gain menunjukan 40% berkategori tinggi, 60% berkategori sedang (100%) kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae, Kecamatan Noebeba, Tahun pelajaran 2022 / 2023. Dengan demikian, penggunaan media gambar memiliki peranan yang penting dalam proses belajar mengajar di sekolah khususnya Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini, dimana dalam penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media gambar dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar seorang guru hendaknya menggunakan media agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri Met’ana. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Round Club (Keliling Kelompok) pada siswa kelas VIII A SMP Negeri Met’ana. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK. Penerapan model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Round Club (Keliling Kelompok)dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan teknik analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, guru masih kurang dalam mengontrol siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa hanya mencapai 64,70%. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus 1 belum mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga akan dilanjutkan ke siklus berikutnya yaitu siklus II.Pada siklus II, guru telah memperbaiki atau menyempurnakan kesalahan dari siklus I. Sintaks model pembelajaran Round Club (Keliling Kelompok) dapat membantu guru menuntun siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan memberikan pendapat mereka masing-masing mengenai tugas tersebut, siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan oleh guru sehingga hasil belajar siswa pada siklus II dapat meningkat menjadi 82,35% dan telah memenuhi KKM. Dengan adanya peningkatan ini maka penelitian diberhentikan pada siklus II. Dengan demikian proses pembelajaran yang diterapkan dengan menggunakan model Round Club (Keliling Kelompok) dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strategi pembelajaran berbasis Joyfull Learningterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahteknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 5,885>2,008dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan strtegi pembelajaran joyfull learning memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 84,61 %, C2 82,30% , C3 80,28% dan C4 77,40%.Adanya strategi pembelajaran pada kelas eksperimen, karena kelas eksperimen diberikan perlakuan, sedangkan kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi pembelajaran joyfull learning terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN UKS DALAM MENINGKATKAS KESEHATAN SISWA ATAU PESERTA DIDIK PADA SDN TABULO DARA KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT Lede Manupadaka1*, Dr. Lukas M. Bolen2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:UKS adalah usaha kesehatan yang di jalankan disekolah dengan anak didik beserta lingkungan hidupnya sebagai sasaran utama untuk meningkatkan kesehatan SDN Tabulo Dara yang dimana sekolah tersebut Belum di ketahuinya pemanfaatan UKS dalam meningkat kan kesehatan siswa. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui peran UKS dalam meningkatkan kesehatan Siswa di SDN TabuloDara Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat. Metode penelitian: Metode penelitia nyang digunakan adalah metode kualitatif, Jenis penelitian yang di gunakan adalah Penelitian kualitatif bersifat naturalistik. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan dokumentasi Hasil dan pembahasan: Pihak sekolah terus berperan aktif dengan cara mengadakan sosialisasi akan pentingnya Pendidikan Kesehatan bagi peserta didik seperti selalu membuang sampah pada tempatnya, mengenalkan akan bahaya merokok dan mengingatkan peserta didik untuk selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekolah, mengadakan Pelayanan Kesehatan dengan cara melakukan kerja sama dengan pihak Puskesmas untuk mengadakan pemeriksaan pertumbuhan fisik peserta didik secara rutin setiap 6 bulan pada Siswa kelas I, III, dan VI; mengadakan pembinaan lingkungan sekolah sehat seperti memantau setiap penataan ruangan kelas agar peserta didik dapat nyaman dalam belajar dan selalu memperhatikan sanitasi sekolah karena semuanya itu dapat menunjang kebersihan peserta didik untuk hidup bersih dan sehat Simpulan: Pengetahuan kepala sekolah SDN Tabulo Dara Cukup mempunyai peran dalam meningkatkan derajat kesehatan siswa melalui program UKS. Semuanya memiliki sikap positif terhadap pelaksanaan program UKS, hal tersebut terbukti dimana ketersediaan sarana maupun prasarana yang mendukung pelaksanaan program UKS cukup memadai. Katakunci: Peran UKS, Kesehatan Siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Bokong. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa . Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 29 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t, dengan bantuan SPSS 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai f sebesar 3,097, dan uji normalitas data diperoleh nilai 0,885 serta hasil uji hipotesis nilai t 13,501 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran The Power Of Two memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 78,33 %, C2 86,66% dan C3 66,66% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 62,24%, C2 66,32% dan C3 65,75%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian bertujuan mencari hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ex post facto dengan desain korelasi, variabel (X) minat belajar dan hasil belajar (Y). Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi semester 3 yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan statistik inferensial berbantuan SPSS. Hasil pengujian uji Lineritas pada Deviation from Linearity Sig adalah 0,324 lebih besar dari 0,05. Sedangkan hasil pengujian hipotesis korelasi Product Moment menunjukkan nilai sig = 0,000 lebih kecil dari = 0,05 terdapat hubungan pembelajaran yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefisien hubungan kuat dan tinggi. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefesien hubungan kuat dan tinggi. Artinya semakin baik minat belajar mahasiswa maka akan semakin meningkat hasil belajar mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 50 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0.
Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,748 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 12,967 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge sharing memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 93,26 %, C2 93,38% dan C3 74,35% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Model Pembelajaran Active Knowledge Sharing Dalam Pembelajaran IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 5 Kota Komba Tahun Ajaran 2020/2021
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading Questioning Answeringterhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 135 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig. sebesar 0.569 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung 7,116 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif siswa.Hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan Reading Questioning and Answering lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan metode konvensional. Hal ini dikarenakan model pembelajaran kooperatif tipe Reading Questioning And Answering memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 88,46 %, C2 75% dan C3 84,54% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaranReading Questioning and Answering terhadap hasil belajar siswa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEMTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2020/2021
Manu D. S)* NomleniF.TH)** KorohT)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Amabi Oefeto Timur Satap. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Superitemterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 45 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 7,967>2,048dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 78,51 %, C2 78,33% , C3 72,22% dan C4 68%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Superitem terhadap hasil belajar siswa.
Kata kunci : PembelajaranSuperitem, Hasil Belajar Siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan sekolah ramah anak dengan penguatan pendidikan karakter siswa kelas IPA di SMA Negeri 1 Kupang Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganmenggunakan instrumen angket yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian sebanyak 214 siswa dan sampel sebanyak 36 siswa.Variabel dalam penelitian ini adalah penerapan sekolah ramah anak (X) dan penguatan pendidikan karakter (Y). Teknik analisis data menggunakan analisis korelasiProduct moment versi 25.1. Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan uji shapiro-wilk diperoleh nilai signifikan variabel SRA sebesar 0,092 > 0,05 dan PPK 0,082 > 0,05, uji linearitas diperoleh taraf signifikansi 0, 233 ˃ 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai r hitung 0,207< r tabel 0.339dan nilai signifikansi sebesar 0,226 lebih besar dari α = 0.05. Hal iniberartiterdapat hubungan yang rendah dan tidak signifikan antara penerapan sekolah ramah anak dengan penguatan pendidikan karakter siswa. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa faktor lain yang tidak diteliti yang mempengaruhi karakter siswa seperti diri siswa itu sendiri, pola asuh orang tua bahkan lingkungannya sehari-hari.
Kata Kunci : Sekolah ramah anak, Penguatan pendidikan karakter, Siswa
Keterangan:
)*Peneliti
)**Pembimbing I
)** Pembimbing II
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative type talking chips terhadap minat belajar siswa di SMTK So’e”. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas XI berjumlah 32 siswa, sampel kelas eksperimen 16 siswa dan kelas kontrol berjumlah 16 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji t, bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perhitungan Independent Samples Test nilai signifikan Equal variances assumed memiliki taraf Sign (2-tailed)= 0.000 yang artinya 0,05 maka hipotesis yang dipakai yaitu Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model cooperative type talking chips di SMTK So’e. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan dapat melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok tanpa ada yang mendominasi sehingga tercipta ketertarikan dan keaktifan siswa yang dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh Model pembelajaran Round robin terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 420 siswa dan sampel kelas VIIIE dan kelas VIIIF berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 1.0324 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9.879 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model Round Robin terhadap hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 89,23 %, C2 80,00% dan C3 83,07% .sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol belum mencapai KKM yaitu 47,2292. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin terhadap hasil belajar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DARI BAHAN BEKAS TERHADAP KETERAMPILAN ABSTRAK SISWA DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021
(Padda,Y.R.A)* (Nomleni, Th. F )** ( Manu,N.S.T)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan abstrak siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain posstest-onlycontrol design. Populasi seluruh siswa kelas XI berjumlah 212 siswa dan Sampel kelas XI IPAI dengan jumlah 35 siswa dan XI IPA2 dengan jumlah 48 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penilaian unjuk kerja. Data hasil keterampilan abstrak siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,052 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 5,884 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan abstrak siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari sikap siswa berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Dapat dilihat persentase hasil keterampilan abstrak siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu K1 92,03 %, K2 86,87% , K3 87,5% , K4 78,74% dan K5 81,87% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa di SMA Negeri 4 Kota Kupang Tahun Ajaran 2020/2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLAYING, COOPERATING, TRANSFERING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI SMP NEGERI 3 KOTA KUPANG (Tagu, A. N )* (Nomleni, Th. F )** ( Manu, T. S. N )** Proses pembelajaran IPA Biologi di SMPN 3 Kota Kupang mengalami kendala yakni kurang efektifnya proses pembelajaran disebabkan kemampuan berpikir kritis dari siswa kurang, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang baik seperti model pembelajaran Relating, Expperiencing, Applaying, Cooperating, dan Transfering (REACT) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makluk Hidup. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian 2 kelas yaitu VIIII dan VIIIL setiap kelas terdiri atas 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes.Instrumen penelitian menggunkan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol karena pada kelas eksperimen menggunakan model REACT sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah, dan disebabkan juga karena perbedaan perlakuan disertai dengan perbedaan variasi yang digunakan selama proses pembelajaran Sehingga dapat disimpulkkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 3 Kota Kupang.