Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Pembelajaran penjasorkes
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERMAINAN TRADISIONAL MENJALA IKAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERMAINAN TRADISIONAL MENJALA IKAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI Yusak T.Laubura1*, M.Rambu P.Wasak2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bermain dan permainan sangat penting bagi manusia di segala usia. Bagi anak, karena merupakan syarat mutlak untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangannya, baik itu psikomotor, afektif, maupun kognitif Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Permainan Tradisional Menjala Ikan Dalam Pembelajaran Penjasorkes Dapat Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V SD Inpres Oebufu. Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research dibagi menjadi 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observing), serta refleksi (reflecting) yang dilakukan secara berurutan dan diidentifikasi menjadi sebuah siklus Hasil dan pembahasan: Pelaksanaan pada Siklus I diperoleh nilai rata-rata keseluruhan dari 14 orang siswa yaitu 75.05% dengan rincian 8 orang siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 71,77% dan jumlah yang tuntas yaitu 6 orang siswa dengan nilai rata-rata 79,41%. Pelaksanaan siklus II diperoleh rata-rata keseluruhan siswa adalah 90,01% dari Kriteria ketuntasan hasil belajar 75%. Simpulan: Sesuai dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan siswa dapat memahami akan peraturan dan permainan tradisional menjala ikan dalam pembelajaran penjasorkes Katakunci: Permainan tradisional menjala ikan;Pembelajaran penjasorkes

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROM DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMA NEGERI 8 KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada hakekatnya adalah proses pendidikanonlineyang memanfaatkan aktifitas fisik dan kesehatan untuk menghasilkan perubahan holistik dan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Tujuan penelitian:Peneliti ini adalah untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan:Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verification. Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMA Negeri 8 Kota Kupang berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai media online terutama dalam matapelajaran penjasorkes pada 11 orang siswa dalam mata pelajaran penjasorkes. Simpulan dan Saran:Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online oleh guru dan siswa menggunakan media google classroom dan diharapkan bagi guru Penjasorkes dapat lebih kreatif dan inovatif mengunakan alat teknologi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNADAKSA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Proses Pembelajaran Penjasorkes Pada Siswa Berkebutuhan Khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang harus sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami anak dan guru juga harus mampu melayani setiap anak. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa tunadaksa kelas VIII di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami oleh anak-anak dan guru juga mampu melayani setiap anak sehingga anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran penjasorkes anak-anak lebih senang dengan permainan bulutangkis, karena permainan bulutangkis mereka dianggap tidak terlalu sulit. Simpulan: Proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berkebutuhan khusus tunadaksa di SLB Negeri Pembina Kupang berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan yang dialami anak-anak. Dalam proses pembelajaran penjasorkes anak-anak lebih senang dengan pembelajaran permainan bulutangkis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN POLA PEMBELAJARAN PENJASORKES PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XII SMA EFATA SOE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN POLA PEMBELAJARAN PENJASORKES PERMAINAN BOLA VOLI PADASIS WAKELAS XII SMA EFATA SOE Delfi Obaja Silla1*, Agustinus J. Nafie2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Hingga saat ini belum diketahui upaya guru untuk dapat mengembangkan suatu pola pembelajaran penjasorkes melalui permainan bola voli pada Siswa SMA Efata Soe sehingga dalam proses belajar mengajar dpat menjadi efektif dan efesian. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan pola pembelajaran penjasorkes permainan bola voli pada siswa kelas XII SMA Efata Soe. Metode penelitian: Kualitatif deskriptif naturalistik untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti, dengan membutuhkan waktu selama ± 2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1. Observasi, 2. wawancara, dan 3. dokumentasi. Peran peneliti dalam penelitian ini adalah sebagai instrumen kunci sedangkan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 1.kepala sekolah, 2.guru, 3. siswaemua data temuan yang didapatkan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Sugiyono. Hasil dan pembahasan: Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi dan kreativitas pengajar sehigga dapat terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien yang diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan siswa melalui proses model pembelajaran yang berbasis langsung, model pembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran kontekstual serta model pembelajaran berbasis cooperative. Simpulan: Pola pembelajaran Penjasorkes harus lebih koparatif dengan model-model pembelajaran yang sedang berkembang dan yang dikembangkan oleh guru itu sendiri sehingga mampu memberikan pembelajaran yang efektif. Katakunci: 1. Pola Pembelajaran Penjasorkes. 2. Permainan Bola Voli. ABSTRAK TEACHER’S EFFORT in DEVELOPING LEARNING METHOD of PHYSICAL EDUCATION, HEALTH and RECREATION STUDY PROGRAM of VOLLEYBALL GAME to XII GRADE STUDENTS of SMA EFATA SOE Defri obaja Silla¹, Agustinus J. Nafie²,Melvianus Selan³ ¹²³ Physical Education, Health,and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education,Artha Wacana Christian University,Kupang, Indonesia. [email protected] Background : Until now, it is unknown yet of teachers’ effort in developing a physical Education learning of volleyball game to SMA EFATA SOE students in order to get effective and efficient teaching and learning process. Research aims : The aim of this research to know the teachers effort in developing the learning method of Physical Education game to XII grade of SMA EFATA SOE. Reasearch Method : The method that used is naturalistic descriptive qualitative that able to gain data based on reallity to what the researcher seen and heard in the research place that taking ± 2 months. The techniques of gaining data are 1. Observation,2. Interview and 3. Documentation. The role of the researcher in this research will be the key instrument. The informant are 1. Headmaster,2. Teachers.3. students. All data that gained were analyzed by using qualitative data anlysis technique developed by Sugiyono. Results and discussion : The quality learning is highly dependent on the motivation and creativity teachers to create an effective and efficient teaching and learning process that measured by students attitude and abillity by direct – based learning models, problem-based learning models, contextual learning models and cooperative-based learning model. Conclussion : the Physical Education learning method must be more cooperative with the developing methods right now andit is developed by teachers themselves so they are able to provide effective learning. Key Word : 1. Learning method of Physical Education, Health and Recreation Studi Program. 2Volleyball game.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVEKTIFITAS PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SD INPRES OEPURA 1 KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Belajar mengajar merupakan suatu proses yang dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam kegiatan pendidikan. Pendidikan olahraga pun tidak terlepas dari pendidikan yang memafaatkan sumber daya manusia baik itu secara formal dan non formal yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani manusia. Melalui pendidikan olahraga, manusia dapat mengembangkan kompetensi serta keahlian yang dimilikinya sehingga mendapatkan prestasi yang diinginkannya Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemic covid-19 Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI, dan guru penjasorkes di SD Inpres Oepura 1 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Adanya efektifitas belajar mengajar Penjasorkes dimana siswa kelas VI secara keseluruhan dapat menghadiri dan mengikuti proses belajar mengajar Penjasorkes dengan penuh semangat dan senang. Terjadinya efektifitas proses belajar mengajar Penjasorkes tentunya tidak terlepas dari faktor pendukung yang diantaranya adalah:1) Siswa, 2) Guru, 3) Lingkungan Simpulan: Dengan adanya kemauan belajar yang dimiliki siswa dan kemampuan guru dalam membimbing siswa, serta lingkungan belajar yang kondusif pada proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemic covid-19 hal ini membuat siswa menjadi bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemi Covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG PENERAPAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM PEMBELAJARAN PENJAORKES DI SD GMIT NOMOR 7 OEBUFU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Lingkungan sekolah adalah lingkungan dimana anak berada dalam situasi belajar,dan lingkungan ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang kepribadian anak. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Oleh sebabnya, sekolah seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para siswa untuk melakukan aktifitas pendidikan. Dan anak bebas berkreasi dalam belajar dengan suasana lingkungan pendidikan yang penuh dengan kasih sayang dan ramah anak. Sekolah ramah anak merupakan sekolah yang menjunjung tinggi hak-hak anak di sekolah. Hak-hak anak tersebut meliputi hak anak dalam memperoleh pendidikan, hak anak dalam memperoleh kenyamanan, keamanan, maupun kebebasan berekspresi. Tujuan penelitian: Tujuan dalam penelitian ini yakni; Untuk mengetahui penerapan sekolah ramah anak dalam pembelajaran penjasorkes di SD Gmit Nomor 7 Oebufu. Metode penelitian: Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Lingkungan sekolah adalah lingkungan dimana anak berada dalam situasi belajar,dan lingkungan ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang kepribadian anak. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Oleh sebabnya, sekolah seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para siswa untuk melakukan aktifitas pendidikan. Dan anak bebas berkreasi dalam belajar dengan suasana lingkungan pendidikan yang penuh dengan kasih sayang dan ramah anak. Sekolah ramah anak merupakan sekolah yang menjunjung tinggi hak-hak anak di sekolah. Hak-hak anak tersebut meliputi hak anak dalam memperoleh pendidikan, hak anak dalam memperoleh kenyamanan, keamanan, maupun kebebasan berekspresi. Simpulan: Program sekolah ramah anak di SD Gmit No 7 Oebufu sudah memenuhi kepentingan dan kebutuhan siswa sebagai pertimbangan utama dalam menetapkan setiap keputusan dan tindakan yang diambil oleh pengelolah dan penyelenggara pendidikan. Upaya yang diterapkan dalam pembelajaran penjasorkes mengenai program SRA meliputi: Penerpan perilaku hidup bersih dan sehat, aman, ramah, indah, serta nyaman serta laksanakan kegiatan ekstrakurikuler sebagai bentuk pengembangan minat dan bakat siswa. Dalam hal ini khususnya pada mata pelajaran penjasoreks guru membentuk minat siswa pada salah satu olahraga yang disukai

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN) Darmawan M. Idris 1, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil observasi saat PPL di SMK Negeri 1 Kupang, penulis melihat bahwa ketika siswa belajar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada Kelas X Otomalisasi Tata Kelola Perkantoran belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh perilaku siswa yang enggan melakukan gerakan yang diinstruksikan, cepat mengeluh dalam pembelajaran, sebagian besar siswa bercanda, mengobrol, bermain, berkelahi, dan terpengaruh saat teman di sekitarnya membuat gaduh. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Hubungan Pembelajaran Penjasorkes Dengan Perilaku Sosial Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, Penelitian dilakukan di Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data mengunakan metode angket atau kuosioner. Teknik analisis data mengunakan analisis kuantitatif yang diambil dari data angket. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis data ditemukan bahwa distribusi pengkategorian jawaban siswa, terlihat sebanyak 14 siswa (70%) memiliki kategori “Sangat Baik”, 6 siswa (30%) memiliki kategori “Baik”, sedangkan kategori “Cukup” dan “Kurang” tidak ada (0 %). Sehingga Hipotesis Alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis data, dapat peneliti simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran penjasorkes dengan perilaku sosial Siswa di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Kata Kunci: Pembelajaran Penjasorkes, Sikap Sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG Nelson R. O. Kaelusu1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Aktifitas bermain merupakan kegiatan spontanitas dan menyegarkan serta mempunyai dampak baik buat anak, dorongan bermain mengaitkan peran dengan sungguh, baik menggunakan alat maupun non alat Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan modifikasi permainan bola kasti dalam Pembelajaran Lempar Lembing pada siswa kelas IV SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, dan Guru Penjasorkes di SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui penarapan modifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes, siswa merasa senang dan bersemangat, serta gembira. Yang menjadi factor penentu diantaranya adalah 1) Guru, 2) Siswa, 3) Alat yang dimodifikasi. Simpulan: Penerapanmodifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes tidak terlepas dari adanya kemampuan serta kreatifitas seorang Guru Penjasorkes dan juga minat maupun kemauan belajar siswa, dan juga alat yang digunakan dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar Penjasorkes sehingga Guru Penjasorkes dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, memuaskan dan menggembirakan. Katakunci: Modifikasi permainan bola kasti; Pembelajaran Penjasorkes

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA PERMAINAN BOLA KASTI PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SD GMIT BESNAKE

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Modifikasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengubahan, maksudnya pengubahan dari bentuk semula, dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi aslinya. Tujuan penelitian: Modifikasi sarana dan prasarana dalam pembelajaran permainan bola kasti di SD GMIT Besnake. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif desskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru penjas di SD GMIT Besnake. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1). Observasi, 2). Wawancara, 3). Dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Data yang dikumpulkan selanjudnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pembelajaran bola kasti ditemukan Kurangnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran bola kasti, sehingga membuat guru berinisiatif untuk membuat modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti menggunakan bebak kelapa, serabut kelapa dan daun gewang. Simpulan: Dengan adanya modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti sehingga dapat membatu guru dalam menangani permasalahan dan dapat membantu siswa agar lebih mudah memahami pebelajaran serta dapat menguasai teknik gerak dasar bola kasti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMANU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMAN Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan suatu bangsa. Pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi dalam diri, serta berpola pikir secara kritis dan dinamis, bertanggung jawab, berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online pada siswa SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian:ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenalogi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dari rumah diketahui dari aspek pelaksanaan pembelajaran menggunakan media online guru dan siswa menyatakan bahwa pembelajaran penjasorkes dilaksanakan secara online. Namun demikian proses pembelajaran penjasorkes guru dan siswa mengalami berbagai macam kendala atau hambatan sepertijaringan internet dengan akses yang tidak lancar, susah mencari kuota internet, dan tidak mengerti cara menggunakan perangkat (HP/laptop) sehingga proses pembelajaran masih ditandai dengan kurang efektif. Simpulan: Pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri Nunuh Posmanu sudah dilakukan secara online.Namun dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan media online masih belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala yang di dialami guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media online. Katakunci: Media online; pembelajaran penjasorkes; kendala ABSTRACT THE OSBTACLES IN LEARNING PHYSICAL EDUCATION HEALTH AND RECREATION USING ONLINE MEDIA ON STUDNETS OF JUNIOR HIGH SCHOOL, NUNUH POSMANU Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Education has a verry important role in advancing a nation. Education is expected to be able to educate the younger generation who are able to develop their own potential, and have a critical and dinamic mindset, are responsible, have noble, character, have faith and fear God Almyghty. Aim of Study: this study aims to find out the obstacles in learning Physical Education and Health using online media for students at SMP Negeri Nunuh Posmanu. Research Method: this is included in the type of phenomenological research, which describes all forms of action and also phenomena carried out by the subjects studied in physical andphysical education learning problems using online media, while the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. Findings and Discussion: In physical education learning conditions from home, it is known from the aspect of implementing learning using online media, teachers and students state that physical education learning is carried out online media. However, the physical education learning process, teachers and students experience various kinds of obstacles such as the internet network with access that is not smooth, it is difficult to find internet quota, and they do not understand how to use the device (HP/Laptop) so that the learning process is still marked as less effective. Conclusion: Physical education learning at SMP Negeri Nunuh Posmanu has been done online. However, physical education learning using online media is still not effective because there are still some obstacles experienced by teachers and students in the learning process using online media. Keyword: Online media; physical education, learning; obstacles

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN MENGGUNAKAN MEDI ONLINE PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 4 KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada hakekatnya adalah proses pendidikan online yang memanfaatkan aktifitas fisik dan kesehatan untuk menghasilkan perubahan holistik dan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Tujuan penelitian: Peneliti ini adalah untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media online Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMK Negeri 4 Kota Kupang berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media online memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai media online terutama dalam matapelajaran penjasorkes pada 5 orang siswa dalam mata pelajaran penjasorkes. Simpulan dan Saran: Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online oleh guru dan siswa menggunakan media online dan diharapkan bagi guru Penjasorkes dapat lebih kreatif dan inovatif mengunakan alat teknologi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

]TINJAUN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMIC COVID¬-19 SD GMIT PARITI

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses belajar mengajar merupakan interaksi berkelanjutan antara perilaku guru dan perilaku peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga di Sekolah akan berjalan efektif apabila semua unsur bersinergi. Akibat pandemi covid-19, banyak sekolah dan perguruan tinggi ditutup sehingga bukan pembelajaran tatap muka melainkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemic covid-19 di SD GMIT Pariti. Metode penelitian: Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi penyajian data, pengolahan data, penarikan kesimpulan.Pengujian keabsahan data meliputi kredibilitas, transferbilitas, dependabilitas dan konfermabilitas. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran penjasorkes saat ini, dilaksanakan secara jarak jauh. Pihak sekolah tidak mengharuskan siswa ke sekolah untuk melakukan pembelajaran, sehingga alternatif yang digunkaan oleh sekolah adalah memberikan materi dan tugas pembelajaran kepada siswa untuk belajar dari rumah.Pembelajaran penjasorkes saat ini, tetap memperhatikan aspek afektif, kognitif dan psikomotor siswa, pada saat pembagian materi pembelajaran kepada siswa untuk dipelajari. Dalam pembagian tugas dan materi, siswa dikelompokan 2 sampai 3 orang untuk dapat belajar bersama, dikerenakan setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda, akan tetapi ada beberapa siswa yang harus dibimbing secara khusus di sekolah. Simpulan:Pada masa pendemic covid-19 saat ini, SD GMIT Pariti melakukan kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh. Guru penjasorkes harus memiliki kemampuan merancang, pelaksanaan dan evaluasi hasil belajar siswa dengan baik pada masa pandemic covid-19 saat ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP TUNAS JAYA KADALAK KECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP TUNAS JAYA KADALAK KECIMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA Meliana Hoar*, M. Rambu P. Wasak2, Yohanis Boling3 1,2Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia 3SD Negeri Balfai, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh manusia dengan tujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi–potensi yang dimilikinya dengan suatu pembawaan jasmani dan rohani yang baik dan sesuai dengan nilai–nilai yang ada dalam lingkungannya. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi COVID-19 di SMP Tunas Jaya Kadalak. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi COVID-19 di SMP Tunas Jaya Kadalak. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Pembelajaran Penjasorkes sebelum dan saat masa pandemi COVID-19, 2) Pembelajaran Penjasorkes kurang efektif, 3) Keterbatasan siswa, 4) Pembelajaran Penjasorkes secara offline, 5) Kelebihan dan kekurangan pembelajaran online dan ofline 6) Dukungan orang tua, 7) Kesadaran siswa. Simpulan: Siswa tetap senang dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes di sekolah, hal ini dikarenakan adanya kesadaran siswa untuk belajar, serta dukungan yang berasal dari orangtua, dengan setiap tetap mematuhi protokol kesehatan. Kata kunci:Pembelajaran Penjasorkes, Pandemi COVID-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes melalui pendekatan kontekstual dalam bentuk modifikasi permainan bola voly pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Fatuleu Tengah Satap Kabupaten Kupang

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi oleh Festus Tafui (NIM: 16322171) 2020, berjudul “Tinjauan Proses Pembelajran Penjasorkes Melalui Pendekatan Kontekstual Dalam Bentuk Modifikasi Permainan Bola Voli Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Fatuleu Tengah Satap”. Pembimbing I. Bapak Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or, Pembimbing II. David Loba, S.Pd., M.Pd. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimanakah Tinjauan Proses Pembelajaran Penjasorkes Melalui Pendekatan Kontekstual Dalam Bentuk Modifikasi Permainan Bola Voli Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Fatuleu Tengah Satap. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif bersifat naturalistik. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata – kata tertulis atau lisan dari dari orang dan perilaku yang dapat diamati.Penelitian ini diadakan di SMP Negeri 2 Fatuleu Tengah Satap Passi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru penjas selalu menggunakan pendekatan kontekstual dalam bentuk modifikasi permainan yang diterapkan, khususnya dalam modifikasi permainan bola voli.Dari hasil analisis penelitian dapat disimpukan bahwa, dengan diterapkan pendekatan kontekstual dalam bentuk modifikas permainan bola voli, lebih membuat siswa bersemangat, senang, dan merasa tertantang sehingga siswa mau melakukan seluruh modifikasi dengan baik, sehingga meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Motivasi Beajar Siswa Kelas IV A Dalam Mengikuti Pembelajaran Penjasorkes Menggunakan Permainan Tom dan Jerry di SDN Bertingkat Naikoten 1 Kota Kupang

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTAK Wilfridus H. H. S. Perada, 2020: Motivasi Belajar Siswa Kelas VA dalam Mengikuti Pembelajaran Penjasorkes Menggunakan Permainan Tom & Jerrry di SD Negeri Bertingkat Naikoten 1 Kota Kupang. Skripsi. Kota Kupang: Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa kelas VA dalam mengukiti Pembelajaran Penjasorkes menggunakan permainan Tom & Jerry di SD Negeri Bertingkat Naikoten 1 Kota Kupang. Dalam penelitian ini terdapat 2 faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa kelas VA dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes menggunakan permainan Tom & Jerry, diantaranya adalah motivasi intrinsik yang merupakan dorongan, kemauan yang berasal dari dalam diri siswa yang membuat siswa mau untuk melakukan atau berbuat dengan tanpa adanya dorongan atau rangsangan dari luar, dengan tujuan untuk memuaskan diri sendiri dengan tidak mengharapkan apresiasi dan pujian dari orang lain, dan motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan atau rangsangan yang berasal dari luar diri siswa yang menggerakan serta mengarahkan perilaku siswa agar mau melakukan atau berbuat dengan tujuan mendapat pujian maupun apresiasi maupun menghidari hukuman. Studi analisis deskriptif kualitatif menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis yang dilakukan, siswa sangat senang dengan permainan Tom & Jerry, walaupun siswa terlihat capek atau lelah dalam aktivitas permainan, namun sebagai siswa yang bertanggung jawab, siswa tetap melaksanakan dengan semangat dan tenaga ekstra, serta siswa terdorong untuk melaksanakan permainan dengan semangat dengan tujuan memperoleh pujian dan apresiasi serta menghidari hukuman dan juga siswa ingin mendapatkan nilai yang baik. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor intrinsik dan ekstrinsik sangat mempengaruhi motivasi belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail