ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat Daya . Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 7,787>2,008 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C2 94,10%, C3 73,35% , dan C4 84,01% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri Met’ana. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Round Club (Keliling Kelompok) pada siswa kelas VIII A SMP Negeri Met’ana. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK. Penerapan model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Round Club (Keliling Kelompok)dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan teknik analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, guru masih kurang dalam mengontrol siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa hanya mencapai 64,70%. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus 1 belum mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga akan dilanjutkan ke siklus berikutnya yaitu siklus II.Pada siklus II, guru telah memperbaiki atau menyempurnakan kesalahan dari siklus I. Sintaks model pembelajaran Round Club (Keliling Kelompok) dapat membantu guru menuntun siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan memberikan pendapat mereka masing-masing mengenai tugas tersebut, siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan oleh guru sehingga hasil belajar siswa pada siklus II dapat meningkat menjadi 82,35% dan telah memenuhi KKM. Dengan adanya peningkatan ini maka penelitian diberhentikan pada siklus II. Dengan demikian proses pembelajaran yang diterapkan dengan menggunakan model Round Club (Keliling Kelompok) dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Bokong. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa . Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 29 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t, dengan bantuan SPSS 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai f sebesar 3,097, dan uji normalitas data diperoleh nilai 0,885 serta hasil uji hipotesis nilai t 13,501 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran The Power Of Two memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 78,33 %, C2 86,66% dan C3 66,66% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 62,24%, C2 66,32% dan C3 65,75%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 50 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0.
Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,748 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 12,967 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge sharing memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 93,26 %, C2 93,38% dan C3 74,35% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Model Pembelajaran Active Knowledge Sharing Dalam Pembelajaran IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 5 Kota Komba Tahun Ajaran 2020/2021
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading Questioning Answeringterhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 135 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig. sebesar 0.569 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung 7,116 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif siswa.Hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan Reading Questioning and Answering lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan metode konvensional. Hal ini dikarenakan model pembelajaran kooperatif tipe Reading Questioning And Answering memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 88,46 %, C2 75% dan C3 84,54% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaranReading Questioning and Answering terhadap hasil belajar siswa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEMTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2020/2021
Manu D. S)* NomleniF.TH)** KorohT)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Amabi Oefeto Timur Satap. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Superitemterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 45 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 7,967>2,048dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 78,51 %, C2 78,33% , C3 72,22% dan C4 68%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Superitem terhadap hasil belajar siswa.
Kata kunci : PembelajaranSuperitem, Hasil Belajar Siswa.