ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran perempuan juga menjadi salah satu harapan dalam pengembangan strategi nafkah berkelanjutan. Seorang istri dituntun untuk dapat melakukan kegiatan produktif mencari nafkah tambahan di samping harus tetap mengurus rumah tangga dan anak. Istri nelayan yang bekerja produktif mencari nafkah tambahan harus mencurahkan waktu lebih banyak daripada suami yang pergi melaut. Hal ini dikarenakan perempuan harus tetap melakukan peran reproduktif dan peran sosialnya dalam masyarakat. Perempuan merupakan makhluk yang diciptakan dengan berbagai kelebihan, sehingga banyak topik yang diangkat dengan latar belakang perempuan.
Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu bulan April 2022 di Keluarahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif menggunakan metode survei dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dari ibu-ibu( istri nelayan) yang menggunakan alat tangkap bagan tancap sedangkan data sekunder diperoleh dari data instansi terkait.
Populasi penelitian ini adalah kaum perempuan (istri) nelayan yang menggunakan alat bagan tancap yang berada di Kelurahan Oesapa. Berdasarkan hal tersebut maka penulis mengambil responden sebanyak 14 orang karena jumlah respondennya sedikit. maka peneliti mengambil semua populasi kaum perempuan (istri) nelayan yang menggunakan alat tangkap bagan tancap di Kelurahan Oesapa sebanyak 14 orang.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata kontribusi pendapatan perempuan nelayan bagan tancap relative lebih rendah sebesar Rp Rp. 2.214.286 (11%) dibandingkan dengan rata-rata pendapatan suaminya Rp. 18.607.145 (89%). Meskipun demikian sangat membantu dalam berkontribusi pada pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan. Kontribusi rata-rata pendapatan perempuan nelayan yaitu 11 %(2,.214.286) artinya perempuan nelayan bagan tancap di Kelurahan Oesapa menyumbang sebesar 11% dari 100% dari total rata-rata pendapatan keluarga
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian “Pengaruh Pengetahuan Keuangan Dan Keterampilan Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Pada UMKM’’ (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan terhadap perilaku keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Oesapa. Permasalahan yang dihadapi UMKM sering kali berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang kurang optimal, sehingga mempengaruhi keberlanjutan usaha. Pengetahuan keuangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami konsep dasar keuangan, sedangkan keterampilan keuangan berkaitan dengan kemampuan praktis dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 33 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel independen terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih bijak dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Kebutuhan Air Irigasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Putih Menggunakan Metode CropWat 8.0 di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang analisis kebutuhan air terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi putih dengan menggunakan metode cropwat 8.0 dan menentukan profil kebutuhan air tanaman sawi putih dengan mengunakan Aplikasi Cropwat 8.0. Penelitian ini merupakan eksperimen yang diatur dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun perlakuan yang digunakan sehingga hasil pengamatan tinggi tanaman terbaik pada perlakuan 1 (hasil estimasi CropWat ditambah 50%) mempunyai nilai tertinggi 46 cm, berbeda nyata dengan perlakuan 2 (estimasi CropWat ditambah 25%).