Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: SWOT
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERAPAN STRATEGI BISNIS JASA TRANSPORTASI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Penerapan Strategi Bisnis Jasa transportasi Di Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Belu. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1)Apa saja yang merupakan kekuatan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (2) Apa saja yang merupakan kelemahan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (3) Apa saja yang merupakan peluang dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (4) Apa saja yang merupakan ancaman dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (5) Apa saja yang merupakan strategi bisnis dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu. Penelitian ini bertujuan :(1) Untuk mengetahui Kekuatan dari Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (2) Untuk mengetahui Kelemahan Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (3) Untuk mengetahui Peluang Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (4) Untuk mengetahui Ancaman Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (5)Untuk mengetahui Penerapan strategi bisnis Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19. Adapun konsep dari penelitian ini adalah berdasarkan Analisis SWOT. Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis yang menggunakan identifikasi dari berbagai faktor secara sistematis terhadap kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weakness) suatu organisasi atau lembaga serta peluang (Opportunites) dan ancaman (Threats) dari lingkungan untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini berpijak pada logika memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (opportunites), namun secara bersamaan meminimalkan ancaman (Threats) dan kelemahan (Wakness) Yusmini (2011:68). Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha ja transportasi di Kabupaten Belu. Sampel dalam penelitian ini adalah UD. Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan memakai kuisioner. Berdasarkan analisis SWOT yang dapat dilakukan oleh UD sinar Gemilang dan PT. Timor Travel yaitu perusahaan yang memiliki kekuatan (Strength) dan yang dilakukan dalam strategi dapat memanfaatkan peluang (opportunity) yang ada dan semaksimal mungkin, disamping itu dapat pula meminimalkan kelemahan (Weakness) dan bisajuga melawan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh UD.Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Maka dari itu diputuskan untuk memilih strategi yang terbaik adalah strategi SO

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA PANTAI LODIK KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LOZITO PIRES. Skripsi Tahun 2022, dengan judul: Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Lodik Kabupaten Malaka, Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini akan difokuskan pada strategi pengembangan agar dapat menarik minat wisatawan untuk dapat berkunjung serta mengetahui apa permasalahaan yang sedang di hadapi agar dapat mencari jalan keluar permasalahan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengembangan objek wisata pantai Loodik Kabupaten Malaka, serta dapat mengetahui strategi apa yang dapat dilakukan oleh Pemerintah dalam upaya mengembangkan objek wisata dan juga menarik minat wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Pantai Loodik Kabupaten Malaka. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yakni suatu metode analisis yang digunakan agar dapat mengetahu, menggambarkan atau memecahkan masalah secara sistematis dengan menggunakan metode analisi SWOT yang dimana sebagai instrument yang penting untuk mengetahui serta mengukur lingkungan untuk memperoleh strategi kekuatan, kelemahan, peluang dan juga ancaman yang diperlukan untuk dalam hal pengembangan lokasi pantai wisata Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dengan Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam hal mengembangkan pariwisata pantai Loodik dibutuhkan kesadaran kerja sama dari semua pihak terkait baik itu pemerintah sebagai pendorong atau penggerak yang memberikan kewenangan yang penuh kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka dan pengelola lokasi pantai wisata Loodik agar dapat melakukan pengembangan dengan strategi-strategi pengembangan, pemeliharaan dan inofasi sehingga dapat mempertahankan yang sudah ada dan melengkapi hal yang menjadi penunjang agar menarik minat dari wisatawan. Kata Kunci : Pengembangan wisata, Pantai Loodik, Analisi SWOT

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP PUKAT CINCIN (Mini Purse Seine) DI KELURAHAN METINA KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SMIT KRIS GES THIODORIS (17382357). Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap Pukat Cincin (Mini Purse Seine) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si dan Ir. Izaak Angwarmase, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Keberadaan perikanan tangkap disuatu daerah akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah tersebut. Permasalahan didalam gerak maju pengembangan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao ada beberapa faktor yaitu kurangnya alat tangkap beserta perlengkapan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga menyebabkan hasil penangkapannya rendah. Terdapatnya Armada penangkapan tradisonal, kurangnya penyuluhan dari pemerintah, sarana prasarana serta tingkat pengetahuan nelayan yang rendah juga berpengaruh terhadap pengembagan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Permasalahan-permasalahan tersebut diperlukan perubahan dan perlakuan dari berbagai pihak, baik itu bantuan dana, sarana dan prasarana serta upaya peneingkatan SDM agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi aktivitas nelayan tangkap Mini Purse Seine di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao yang meliputi kondisi internal dan eksternal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu bulan Oktober sampai November 2021 di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dimana data dan informasi dikumpulkan menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang merupakan faktor internal serta peluang dan ancaman. Hasil penelitian yang diperoleh 2 faktor yaituFaktor internal terdiri dari Kekuatan (Strengths) yaitu potensi sumberdaya alam serta jarak lokasi penangkapan yang tidak jauh dari lokasi tambat labuh kapal, Jumlah alat tangkap pukat cincin (mini purse seine) yang cukup banyak yaitu 16 unit. Kelemahan (Weakness) terdiri dari tingkat pendidikan nelayan yang tergolong rendah mempengaruhi minimnya sumberdaya manusia (SDM). Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman dalam pengembagan perikanan tangkap pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina. Usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Pukat Cincin (mini purse seine) yang dilakukan nelayan di Kelurahan Metina telah berlangsung sejak lama degan jumlah intensitas melaut dalam sebulan yang bervariasi. Jumlah hari melaut nelayan Pukat Cincin (mini purse seine) yakni 1-10 kali melaut mencapai 18%, 11-20 melaut 32% dan 21-30 kali melaut sebanyak 50%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

strategi pengembangan fasilitas wisata dalam peningkatan kunjungan wisatawan pada objek wisata pantai tablolong kabupaten kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA PANTAI TABLOLONG KABUPATEN KUPANG Pengembangan amenitas atau Fasilitas wisata merupakan kunci dalam keberhasilan suatu objek pariwisata, dimana secara keseluruhan kebutuhan wisatawan sangat erat dengan kualitas dan kuantitas pengembangan amenitas, dan di era globalisasi ini wisatawan tentu lebih memilih objek wisata yang memiliki daya tarik, fasilitas, dan akses yang lebih baik, sehingga para instansi/organisasi yang bergerak pada bidang pariwisata harus meningkatkan kualitas produk dari objek wisatanya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi pengembangan fasilisata wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang dalam peningkatan kunjungan wisatawaan, strategi pengembangan yang dibutuhkan oleh Wisata Pantai Tablolong kecamatan Kupang Barat dengan cara menidentifikasi komponen pengembangan wisata dengan mengggunakan analisis SWOT. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan Dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini Dokumentasi dan wawancara sampel menggunakan Dokumen RENSTRA. Hasil wawancara atau pernyataan diolah menggunakan analisis SWOT. Analsis SWOT menghasilkan total bobot dan skor pada masing-masing faktor Internal (Kekatan dan Kelemhan), faktor Eksternal (Peluang dan Ancama). Total skor IFAS dan EFAS tersebut dimasukan kedalam diagram Cartesius untuk mengetahui pengembangan Wisata Pantai Tablolong berada pada posis berkembang atau bertumbuh. Untuk mengetahui bagaimana posisi Wisata Pantai Tablolong berdasarkan strategi yang didasarkan pada strategi kekuta dan peluang ( strategi SO), srategi kelemahan dan peluang (strategi WO) , strategi kekuatan dan ancaman (ST), dan strategi kelemahan dan ancaman(strategi WO). Faktor startegi internal dan eksternal dimasukan kedalam tabel IFAS( Internal Facktor Analysis Summary)dan EFAS ( Internal Factor Analysis Summary) untuk mengetahui posis dan strategi yang dibutuhkan. Hasil skor IFAS adalah 3,24 dan skor EFAS 3,54. Skor IFAS dan EFAS dimasukan ke kuadaran matrik internal dan ekternal, Hasilnya bahwa wisata Pantai Tablolong berada pada posisi kudaran I yaitu posisi pertumubuhan (urgen). Matrik space menyebutkan bahwa Wisata Pantai Tablolong berada pada posisi Agresif (berkembang).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

strategi pemasaran produk lokal makanan kecil nusa timor kelurahan batakte kecamatan kupang barat (studi dalam masa covid-19)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Strategi pemasaran adalah proses menetukan target pasar untuk memasarkan serta mengenalkan suatu produk maupun jasa pada masyarakat.strategi pemasaran merupakan salah satu cara dalam mengenalkan produk kepada konsumen, dan hal ini menjadi penting karena akan berhubungan dengan laba yang akan dicapai oleh perusahaan. strategi pemasaran akan berguna secara optimal bila didukung oleh perencanaan yang terstruktur baik dalam segi internal maupun eksternal perusahaan. Dan sebelum melakukan berbagai macam promosi atau pendekatan pemasaran lainnya, perusahaan harus terlebih dahulu membidik pasar atau segmen secara jelas. Sebagian besar kegagalan usaha yang terjadi disebabkan oleh gagal nya perusahaan mendefenisikan pasar yang dituju dan bagaimana potensinya Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strength (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunity (peluang) dan threats (ancaman) yang dihadapi oleh usaha Nusa Timor (2) melihat alternatif apa yang baik digunakan untuk oleh usaha Nusa Timor. Jenis analisis yang digunakan oleh usaha Nusa Timor yaitu analisis SWOT (strength, weaknesses, opportunity, dan threats), dalam analisis SWOT pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Alat yang digunakan dalam penyusunan faktor strategi usaha Nusa Timor adalah dengan menggunakan matriks SWOT. Hasil dari analisis matriks SWOT menghasilkan alternatif strategi yang dapat dilakukan adalah ST, WT, SO, dan WO. Hasilnya adalah posisi perusahaan sedang berada pada kuadran 1 yaitu posisi growth (bertumbuh) sehingga menghasilkan alternatif strategi yang bisa dilakukan oleh perusahaan diantaranya ada empat yaitu strategi SO, memanfaatkan strength (kekuatan)untuk memaksimalkan opportunity (peluang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategis pengelolaan sampah di tiga lokasi wisata pesisir laut kota kupang, NTT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana serta menganalisa strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 3R Reduce atau Menggurangi, Reuse atau Menggunakan and Recyle atau Mendaur ulang (Risma Dwi Arisona 2018). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah faktor internal dan eksternal yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan/ancaman (Eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa adalah strategi S-O yang didapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 7,5 dan sumbu Y dengan nilai 5,5, sedangkan di Pantai Lasiana jumlah faktor yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan (eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Lasiana yaitu strategi S-O yang di dapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 5,5 dan sumbu Y dengan nilai 1,5. ABSTRACT The purpose of this research is to identify internal and external factors related to waste in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach and analyse waste management strategy in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach. The method used in this study is the 3R Reduce, Reuse, and Recycle (Risma Dwi Arisona 2018). Data collection techniques using observation, interview and documentation. The data analysis used in this study is a SWOT. The result of this study indicate of internal and external factors about 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factor for internal factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenges/threats factors for external factors. A waste management strategy that is feasible to be developed at the Oesapa Color Beachis ti use the S-O strategy which is based on the calculated value of SWOT analysis about on the X axis with a value of 7,5 and the Y axis with a value of 5,5, while the number of internal and external factors on the Lasiana Beach is 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenge/threat factors for external factors and waste management strategy that is feasible to be developed on the coast of Lasiana Beach is using the S-O strategy based on the value of the SWOT analysis calculation, on the X axis with a value of 5,5 and the Y axis with a value of 1,5.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Di Kawasan Pantai Konokar Ki'ik Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ekowisata mangrove merupakan objek wisata yang berwawasan lingkungan dimana wisata tersebut mengutamakan aspek keindahan yang alami dari hutan mangrove serta fauna yang hidup di sekitarnya tanpa harus merusak ekosistem tersebut untuk membuatnya lebih menarik wisatawan. Ekowisata merupakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir yang dapat menambah pendapatan mereka. Selain itu dalam pengelolaan ekowisata dan strategi konservasi hutan mangrove, keterlibatan para stakeholders sangat berperan penting. Proyek ekowisata dapat berhasil jika stakeholders melaksanakan peran mereka dalam pengelolaan ekowisata maupun konservasi hutan mangrove. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisis data menggunakan analisis SWOT. Strategi yang dipakai adalah progresif dimana pengembangan ekowisata hutan mangrove di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu sedang berkembang, dan memiliki prioritas yang paling tepat dilakukan adalah (1) Meningkatkan sistem pengelolaan ekowisata mangrove lebih maksimal serta menjaga ekosistem mangrove dan fauna yang ada, guna menarik perhatian bagi setiap pengunjung yang datang, (2) Pengembangan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan wisata,(3) Membangun komitmen bersama antara instansi terkait dalam proses pengembangan ekowisata ke depan, (4) Pemanfaatan potensi dan ekosistem untuk pengembangan ekowisata yang menjunjung tinggi nilai kelestarian alam

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK WISATA MANGROVE LITIANAK DI DESA HOLULAI, KECAMATAN LOAHOLU, KABUPATEN ROTE NDAO

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN YUSMINA FATIN (17382420) Strategi Pengembangan Potensi Objek Ekowisata Mangrove Litianak Di Desa Holulai Kecamatan Loaholu Kabupaten Rote Ndao: ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ekowisata merupakan sektor pariwisata yang berpotensi sebagai salah satupenunjang perekonomian nasional, dari ekowisata juga dapat dimanfaatkan olehpemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Sarana dan prasaran juga merupakan suatu hal yang sangat penting dalam menunjang suatu kegiatan wisata, agar setiap pengunjung mendapatkan kemudahan rasa nyaman dan merasa puas dalam berwisata. Mangrove Litianak merupakan salah satu ekowisata Hutan Mangrove yang berada di Desa Holulai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan,laut yang jernih serta hamparan pasir putih, Lopo-lopo, Jembatan/trackyang indah menjadi potensi menarik bagi pengunjung. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021 di DesaHolulai.Metodeyangdigunakanyaknimetodesurvey.TeknikpengambilansampeldengancarapurposivesamplingmenggunakanrumusSlovin.Analisisdata terhadap potensi objek dan daya tarik wisata alam diuraikan secara deskriptifdandiolahmenggunakanPedomanAnalisisDaerahOperasiObjekdanDayaTarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) Dirjen PHKA tahun 2003 dan menganalisisstrategipengembanganmenggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekowisata Mangrove Litianak dengan tingkat penentuan alternatif strategi pengembangan ekowisata mangrove Litianak Desa Holulai sebesar 3,84. Dari hasil analisisSWOT, terdapat 3 prioritas utama yang diambil berdasarkan peringkat yaitu meningkatkan sistem pengelolaan ekowisata mangrove lebih maksimal serta menjaga ekosistem mangrove dan fauna yang ada, guna menarik perhatian bagi setiap pengunjung yang datang yaitu dengancara memberikan lebih banyak bantuan berupa bahan-bahan infrastruktur wisata yang ramah lingkungan untuk memperbaiki dan menjaga ekowisata yang lebih baik KataKunci:Strategi, Pengembangan, Ekowisata, Mangrove, SWOT, Litianak

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fransisko Tahu Kali (15380066) Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka, Wilson L.Tisera S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penangkapan yang optimal menjadi sangat penting dalam pertimbangan untuk pengembangan sektor perikanan tangkap agar tingkat produksi di sektor kelautan dan perikanan memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi. Penelitian ini telah dilaksanankan pada bulan februari 2021. masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yakni kurangnya sarana dan prasarana yang tersedia yang menyebabkan kurang optimalnya hasil tangkapan yang diperoleh nelayan di Kecamatan Malaka Barat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan kondisi internal dan kondisi eksternal yang mempengaruhi pengembangan perikanan tangkap serta bagaimana menerapkan strategi penangkapan yang tepat untuk mendapatkan pengembangan hasil tangkapan yang tepat di Kecamatan Malaka Barat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan strategi yang telah dirumuskan menggunakan analisis SWOT menjadi prioritas utama dalam upaya mengembangkan perikanan tangkap diantaranya: Strategi memanfaatkan luas wilayah penangkapan ikan yang cukup besar dengan menjalin hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan nelayan, merawat dan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada dan meningkatkan fasilitas lain yang belum tersedia sesuai kebutuhan nelayan perikanan, membangun sumberdaya manusia dengan melakukan sosialisasi terkait pengelolaan perikanan tangkap secara bijaksana, peningkatan fasilitas penangkapan yang dibutuhkan nelayan perikanan tangkap. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penulis menyarankan agar campur tangan pemerintah sangat diperlukan untuk menyediakan sarana dan prasarana serta kemudahan memperoleh modal untuk menunjang kegiatan operasional nelayan agar dapat memperoleh hasil tangkapan yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail