Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: daerah penangkapan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Variasi Plankton Berdasarkan Kondisi Oseanografi di Daerah Penangkapan Bagan Apung dan Bagan Tancap di Perairan Oesapa

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Plankton merupakan organisme yang hidup melayang di dalam badan perairan dan mempunyai kemampuan yang terbatas. Perairan Oesapa diduga merupakan salah satu daerah perikanan tangkap ikan pelagis kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi plankton dalam komunitasnya berdasarkan kondisi oseanografi pada daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap di perairan Oesapa. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah deskripsi eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap Perairan Oesapa, selama dua (2) bulan yaitu Maret dan Mei 2021. Sementara untuk identifikasi sampel di Laboratorium Eksakta UKAW Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa plankton yang ditemukan di daerah penangkapan bagan apung terdiri dari fitoplankton sebanyak 178 jenis dari 3 kelas. Sedangkan Zooplankton sebanyak 195 jenis dari 11 kelas. sedangkan Fitoplankton ditemukan di daerah penangkapan bagan tancap sebanyak 179 jenis dari 3 kelas. Sedangkan zooplankton ditemukan sebanyak 162 jenis dari 8 kelas.Kelimpahan plankton di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap mengikuti trend kedalaman dan waktu pengamatan terlihat bahwa kelimpahan plankton di kedua lokasi penelitian bervariasi. Nilai keanekaragaman Plankton di daerah penangkapan baganapung dan bagan tancap memiliki nilai keanekaragaman tinggi. Keseragaman plankton yang diperoleh pada kedua daerah penangkapan (bagan apung dan bagan tancap) kekayaan setiap individu memiliki spesies jauh berbeda. Dominansi plankton di daerah penangkapan bagan apung dan bagan tancap perairan Oesapa tidak terdapat spesies yang dominan lainnya atau struktur komunitas dalam keadaan stabil

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Primer Fitoplankton pada Daerah Penangkapan Alat Tangkap Lampara di Perairan Oeseli Kabupaten Rote Ndao

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitoplankton merupakan salah satu parameter tingkat kesuburan suatu perairan. Fitoplankton berkontribusi sangat besar untuk mengetahui produktivitas primer di perairan.Jika jumlahfitoplankton dalam perairan tinggi maka perairan tersebut cenderung memiliki produktivitas tinggi.Perairan Oeseli merupakan salah satu daerah penangkapan bagi nelayan setempat dan dari desa lainnya. Salah satu sumber makan ikan pelagis kecil adalah fitoplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli yang ditemukan di kedalaman 1 m sebanyak 67 jenis. Kelimpahan fitoplankton tertinggi di kedalaman 1 m pada siang hari sebesar 6324 sel/L, sedangkan terendah pada malam hari sebanyak 4682,9 sel/L. Kelimpahan pada kedalaman 5 m tertinggi pada siang hari sebanyak 5084,8 sel/L dan terendah adalah di sore hari sebanyak 3932,8 sel/L. Nilai keanekaragaman (H’) di daerah penangkapan lampara Perairan Oeseli baik kedalaman 1 m dan 5 m pada pagi, siang, sore dan malam tergolong tinggi. Nilai dominansi fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli pada kedalaman 1 m berkisar antara 0,020-0,021, sedangkan di kedalaman 5 m nilai dominansi fitoplankton berkisar antara 0,021-0,023. Hubungan atau korelasi yang terjadi sangat kuat dan positif antara parameter kimia (nitrat) dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,724; kecerahan dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,611.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail