ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO
VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA
PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT
BELAJAR PESERTA DIDIK
Lanmay A. L) * Meha, A. M) ** Daud. Y) **
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 3 Fatuleu tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada mata pelajaran upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian menggunakan angket control grup design. Sampel penelitian ini yaitu peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen penyebaran angket. Data yang telah dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (2,548> 2,201), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkungan terhasap minat belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu Tahun Ajaran 2022/2023
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting yang perlu dilakukan perusahaan untuk meningkatkan usaha dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Disamping kegiatan pemasaran perusahaan juga perlu mengkombinasikan fungsi-fungsi dan menggunakan keahlian mereka agar perusahaan berjalan dengan baik. Dalam hal ini perlu diketahui beberapa definisi pemasaran.
Menurut Utami (2010:162) kelengkapan produk adalah kelengkapan produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. Menurut Levy (2013) dalam Utami (2017) lokasi merupakan perencanaan dan pelaksanaan program penyaluran produk atau jasa melalui tempat atau lokasi yang sama. Menurut Kotler dan Keller (2011) Minat beli adalah perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukan keinginan seseorang untuk melakukan pembelian.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini penelitiakan
Membahas tentang Pengaruh Kelengkapan Produk dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Dutalia Kupang. Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan metode purpose sampling.
Populasi dalam penelitian ini jumlahnya tidak diketahui, maka sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus raopurba (sujarweni, 2015)
Berdasarkan hasil perhitungan, maka jumlah sampel yang digunakan minimal 96 responden..teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab .Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 konsumen Dutalia kupang.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable kelengkapan produk berkisar antara 82,6-75,1 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 78,1. Dengan nilai koefisien regresi dari kelengkapan produk sebesar 0,396 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari Minat beli sebesar 14,887 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000.
Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Kelengkapan produk lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu74,3>14,887.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable Lokasi berkisar antara 73-72,3 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 72,7. Dengan nilai koefisien regresi dari lokasi sebesar 0,264 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari minat beli sebesar 14,887 dengan nilai signifikansinya sebesar 0.000.
Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Lokasi lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu 72,7>14,887.
Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 14,8887. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar8,569>t table sebesar 1.986 maka, H0 di tolak dan Ha diterima yait kelengkapan produk berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen dutaliakupang. Dan nilai thitung sebesar 4.240>t tabel 1.986 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Lokasi berpengaruh positif terhadap Minat Beli pada konsumen. Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 72,741>3,09 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Kelengkapan Produk dan Lokasi berpengaruht erhadapMinat Beli pada konsumen. Berdasarkan table hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,610 atau 61%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Kelengkapan Produk terhadap Minat Beli konsumen adalah 61% sedangkan besaran 39,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari
(Kurniawan dan Krismonita, 2020;147) Di mana penyediaan kelengkapan produk yang bagus bukan hanya memikat minat pembeli melainkan juga bias berefek pada keputusa konsumen serta kemungkinan besar bias menjadi pelanggan tetap.
Hasil dari penelitian saya juga mendukung teori dari (Kurniawan dab Krismonita, 2020;147). Hasil penelitiansaya juga menguatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah dimana Penelitian terdahulu di lakukan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah di mana Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.
Berdasarkan hasilpenelitian, teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari Menurut Utami (2012:89), dimana Lokasi tidak hanya mempengaruhi keputusan pembelian, namun lokasi juga membentuk kesan sebuah usaha yang dilakukan perusahaan dalam melakukan penempatan usahanya. Memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh para konsumen sehingga diharapkan pemilik usaha dapat meningkatkan minat belikonsumen.
Hasil penelitian saya mendukung teori Utami (2012;89).Hasil penelitiansaya juga menuatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Hardiansyah dan Ekawanti (2019) dimana lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“ANALISIS PENGARUH HARGA JUAL DAN GAYA HIDUP MASYARAKAT TERHADAP MINAT BELI PRODUK MOBIL DI PT. MITSUBISHI BOSOWA BERLIAN KUPANG”
Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi minat beli konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga Jual dan Gaya Hidup terhadap Minat Beli produk mobil di PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang, baik secara persial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang. Dalam penelitian ini besar sampelnya adalah 97 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rao purba. Metode Rao Purba merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah sampel apabila perlu dari sebuah populasi yang tidak diketahui secara pasti. Variabel bebasnya adalah Harga Jual dan Gaya Hidup serta variabel terikat adalah Minat Beli.
Analisis data yang dilakukan melalui analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan r² menggunakan data primer berupa hasil kuesioner tentang harga jual, gaya hidup dan minat beli. Empat metode data ini guna mencari pengaruh Harga Jual dan Gaya Hidup. Hasil yang diperoleh yakni pada variabel bebas harga jual (X1) didapatkan Thitung (8,724) > Ttabel (1,661), variabel gaya hidup (X2) Thitung (2,054) > Ttabel (1,661) maka variabel harga jual (X1) berpengaruh secara persial terhadap variabel minat beli (Y), variabel gaya hidup (X2) berpengaruh secara parsial terhadap variabel minat beli. Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (54,326) > Ftabel (3,090), dan signifikansi 0,000 < alpha, dan taraf signifikansi 0,05, maka tolak Ho dan terima Ha yaitu variabel bebas (harga jual dan gaya hidup) secara bersama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen (minat beli) secara positif dan signifikan. Hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan penyesuaian R-squared sebesar 0,536 atau 53,6% yang berarti variasi variabel minat beli dapat dijelaskan oleh variabel harga jual dan gaya hidup, dan sisanya sebesar 46,4% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel penelitian. Akhirnya bahwa Harga Jual dan Gaya Hidup berpengaruh terhadap Minat Beli produk mobil di PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang.
Kata Kunci: Harga Jual, Gaya Hidup, Minat Beli
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI
DI SD INPRES HANAN
Agustinus Manek1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani, mental dan rohani masyarakat, serta ditujukan untuk pembentukan watak dan kepribadian, disiplin dan sportifitas yang tinggi serta peningkatan prestasi.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan Minat olahraga, 2) penerapan pendidikan Minat, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan Olahraga yang di terapkan kepada siswa-siswi SD Inpres Hanan, 4) pelaksanaan pendidikan Minat Olahraga pada Siswa-siswi SD Inpres Hanan, 5) hasil pedidikan karakter siswa-siswi Pada SD Inpres Hanan.
Simpulan: Olahraga merupakan salah satu bentuk pembinaan fisik-jasmani dan juga pembinaan mental-rohani yang cukup efektif bagi setiap orang. Pembinaan yang dimaksud sangat penting bagi setiap orang tanpa kecuali. Oleh karena itu, pembinaan seperti ini mesti dimulai dari anak-anak usia dini. Idealnya bahwa orientasi minat olahraga harus dimulai pada anak-anak berusia sekitar 4-14 tahun demi menunjang perkembangan fisik, mental dan prestasi anak-anak usia dini.
Kata kunci: Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BULU TANGKIS SISWA PUTRA KELAS VIII DI SMPN 4 LOLI Roberto Riamu Rago Wino1*, David Loba2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini dilator belakangi oleh tidak tersedianya sarana dan prasana pendukung kegiatan pelajaran bulutangkisyang belum digunakan secara maksimal dan dari kemampuan guru olahraga yang sering bermain bulutangkis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar minat siswadi SMPN 4 loli Tujuan penelitian:Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli TujuanPenelitian: Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli. Metode penelitian:Penelitan ini merupakan penelitian merupakan tindakan kelas .Lokasi penelitian di SMPN 4 Loli.Teknik pengambilan data mengunakan wawancara observasi dan angket sedangkan Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data mengunakan data reductions, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes passing bulu tangkis> 75) pada siklus I hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberitindakan berupa pembelajaran permainan minat bulu tangkis. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran bulu tangkis sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran bulu tangkis
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peranan suasana ruang dalam, suasana ruang luar terhadap minat beli konsumen pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Sehingga persoalan penelitian ini adalah apakah ruang dalam berpengaruh pada minat beli konsumen J.CO Donuts & Breadtalk Kupang dan apakah ruang luar berpengaruh pada minat beli konsumen di Donuts & Breadtalk Kupang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi adalah konsumen yang sudah mengunjungi J.CO Donuts & Breadtalk kupang, dengan sampel sebanyak 96 responden. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 11.866+ 0.297X1+ 0.257X2. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel ruang dalam (X1) ditemukan thitung (2.985) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang dalam (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan minat beli (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel ruang luar (X2) ditemukan) thitung (2.791) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang luar (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 11.850 sedangkan F-tabel sebesar 3,09 dengan demikian F-hitung > F-tabel dan tarif signifikan (0,000 < 0,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima.
Hasil uji signifikansi secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa secara parsial variabel suasana ruang dalam toko dan suasana Suasana Ruang Luar Toko berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Hasil uji signifikansi secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa secara simultan suasana suasana ruang dalam toko dan suasana ruang luar berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Olahraga futsal di kota waingapu awalnya tidak di anggap sebagai permainan yang menarik di bandingkan dengan permainan lainnya seperti bola kaki dan bola voli, sehingga permainan futsal jarang dimainkan oleh mayarakat di kota waingapu
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat masyarakat terhadap olahraga futsal di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner atau angket untuk melihat seberapa besar Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Futsal di Kota Waingapu khususnya di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu. Populasi penelitian ini adalah populasi laki-laki umur 15-34 tahun di kelurahan matawai dan kelurahan prailiu yang berjumlah 1.573 orang. sampel yang di pakai dari populasi dalam penelitian ini adalah laki – laki umur 15 – 34 tahun dengan jumlah 24 sampel (quota sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif kuantitatif dengan presentase
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian diperoleh data Minat Masyarakat Kelurahan Matawai terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (86%), Sering (60%), Kadang-kadang (34%) dan Tidak pernah (6%). Minat Masyarakat Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (87%), Sering (58%), Kadang-kadang (29%) dan Tidak pernah (12%).
Simpulan: Dimana hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Matawai yang memilih Selalu 86%, Sering 60%, Kadang-kadang 34% dan Tidak pernah 6%. Sedangkan hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Prailiu yang memilih Selalu 87%, Sering 58%, Kadang-kadang 29% dan Tidak pernah 8%. Dari data tersebut menunjukkan secara umum bahwa minat masyarakat Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal sangat tinggi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH PERIKLANAN DAN CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI SHAMPOO PANTENE PADA MAHASISWA
(Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas ekonomi Ukaw Kupang)
Dalam dunia usaha pemasaran memegang peranan sangat penting. Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh keberhasilan pemasarannya. tuntustan ini mengharuskan para pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan pemasaran yang salah satunya adalah kegiatan promosi. Setiap perusahaan berusaha keras mempromosikan keberadaan produk dan jasa yang mereka pasarkan. Pemasaran melalui peran komunikasinya harus dapat memperkenalkan dan membawa produknya agar sampai dan dikenal oleh pasar salah satunya melalui media periklanan.
Menurut Soraya (2018) periklanan adalah penggunaan media bayaran oleh seorang penjual untuk mengkomunikasikan informasi persuasif tentang produk (ide, barang, jasa) ataupun organisasi yang merupakan alat promosi yang kuat. Menurut Evita (2017) merek (brand) berfungsi untuk mengidentifikasi penjual atau perusahaan yang menghasilkan produk tertentu yang membedakannya dengan penjual atau perusahaan lainnya, brand itu sendiri dapat berupa nama,logo,tema atau gabungan dari keseluruhan lainnya. Menurut Pramono (2012) Minat Beli merupakan bagian dari komponen perilaku dalam sikap mengkonsumsi.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Analisis Pengaruh Periklanan dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Shampoo Pantene Pada Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang). Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 86 orang dari jumlah populasi sebanyak 633 orang.
Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu, data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan survey lapangan yang mengunakan metode data original lewat pembagian kuesioner pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang Angkatan 2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 86 mahasiswa pada Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang.
Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 3.068. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar 9.896>ttabel sebesar 1.989 maka, H0 di tolak dan Ha diterima yaitu Periklanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Mahasiswa. Dan nilai thitung sebesar 4.239>ttabel 1.989 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Citra Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Pada Mahasiswa.
Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 26,633>3,11 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Periklanan dan Citra Merek berpengaruh terhadap Minat Beli pada Mahasiswa.
Berdasarkan table hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,985 atau 98,5%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Periklanan dan Citra Merek terhadap Minat Beli Mahasiswa adalah 98,4% sedangkan besaran 1,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Periklanan, Citra Merek, dan Minat Beli
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
Stereotypes and prejudices are the facilities for people in order to fell safe in their position in society hence the become our tradition in life (Lippmann 1956).sexism is a stereotype of differentiating or judging people based on their gender ,which cause discrimination and unequal treadment to the garders.sexism can be displayed in every aspects that contribute to our habit and tradition one of them is language.sexist language consciously or not,has been portrayed in everything in our life ,including media such as film.this article observed sexist language in ‘’The Lord of the Rings’’film rtilogy.
This study uses sara mills sexism theory,which classifies sexist language into overt and indirect sexism.In The Lord of the Ringfilm trilogy, there are six types that are included to overt sexism:naming,generic pronouns,generic nouns,compouns wort,non-parallel terms,and derivational.For the indirect sexism,there are two types in the film:metaphors and presuppositions.By observing the categories of sexist language,the effectof its usage towartds the female character in the film can be observed
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh minat permainan bola voli terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran penjasorkes.
Metode penelitian:Metode penellitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor internal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 17,64%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 23,52%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 26,47. Dan berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor eksternal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai minat belajar dari faktor eksternal antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 26,47%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 38,23%. Sesuai hasil analisiss regresi dari faktor internal bahwa siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 50,5% sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dan untuk faktor eksternal siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 56,0% sedandkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui perhitungan regresi dapat disimpulkan bahwa variabel minat dari Faktor internal memberikan sumbangan sebesar 50,5% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain dan Faktor eksternal memberikan sumbangan sebesar 56,0% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
HUBUNGANMINAT BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Bere, M. M.D )* Manu, Th. S. N )** Nggadas, D. E.P )**
Penelitian inibertujuanuntukmengetahuihubungan minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemi covid-19.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis secara mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan biologi semester 3 pada matakulih biologi sel dan molukul yang terdiri dari 22 orang siswa dengan sampel penelitiannya terdiri atas 22 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Dari hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai (r) dari rx1y = 0,582 dengan nilai signifikansi (α) = 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemic covid-19sehingga hipotesis diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa pendidikan Biologi terhadap selamamasa pandemic covid-19pada mata kuliah biologi sel termasuk dalam kategori baik
Kata Kunci : Minat Belajar, Motivasi Belajar, pandemi covid-19
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Analisis Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Di Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah
(Nedi, L.R.L)* (Manu, T.S.N)** (Nggadas, D.E.P)**
Penelitian telah dilakukan di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah pada bulan september 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi.minat belajar adalah salah satu rasa untuk menyukai atau juga tertarik pada satu hal dan aktivitas belajar tanpa adanya yang menyuruh untuk belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan satu orang Guru IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara yakni 19 butir angket dan 5 pertanyaan wawancara yang terbagi dari empat indikator, yaitu (1) perasaan senang, (2) rasa tertarik, (3) perhatian dan (4) partisipasi. Dengan Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa minat belajar siswa di SMP Kristen Waibakul dalam pembelajaran IPA terpadu dari ke empat indikator di dapatkan hasil berbeda-beda, pada indikator perasaan senang persentasenya sebesar 77%, pada indikator rasa tertarik persentasenya 59%, pada indikator perhatianpersentasenya 75% dan pada indikator partisipasi persentasenya 74%.
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Kristen Waibakul berada pada kategorisedang hal tersebut dilihat dari hasil persentase ke empat indikator minat belajar siswa.
Kata Kunci : Minat Belajar, Peserta Didik, IPA Terpadu
Keterangan : **Pembimbing
*Mahasiswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang tidak fokus pada saat proses pembelajaran sehingga minat belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh bulletin berbentuk buku saku terhadap minat belajar siswa di SMP Negeri 3 Amarasi Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIIA dan kelas VIIIB dengan jumlah siswa 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sehingga di dapatkan populasi sampel penelitian yaitu kelas VIIIA dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas control. Desain penelitian yang di gunakan yaitu postest only control group desain pengumpulan data di lakukan dengan membagi Angket. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan bantuan spss versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana perasaan senang memiliki presentase sebesar 90%, keterlibatan siswa memiliki presentase sebesar 80%, ketertarikan siswa mwmiliki presentase sebesar 82,67%, perhatian siswa memiliki presentase sebesar 86%, dan pada kelas control perasaan senang memiliki presentase sebesar 73,19%, keterlibatan siswa memiliki presentase sebesar 71%,ketertarikan siswa memiliki presentase sebesar 66,07%, dan perhatian siswa memiliki presentase sebesar 69%. Berdasarkan hasil uji homogenesis di katakana homogeny jika taraf signifikan lebih besar dari 0,05 ( p>0,05 ), hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh minat belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga dapat di simpulkan bahwa penelitian ini terdapat pengaruh bulletin berbentuk buku saku terhadap minat belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
HUBUNGAN PEMBELAJARAN DARING BERBASIS E-LEARNING DENGAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI
Tkela, S)* Meha, A)** Blegur, J)**
Pembelajaran onlinemenggunakan e-learning merupakan suatu wujud inovasi baru dalam dunia pendidikan saat ini sekaligus menjadi solusi terbaik dalam proses belajar mengajar dimasa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara pembelajaran daring berbasis e-learning dengan minat belajar mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan desain korelasi, variabel (X) Pembelajaran daring berbasis e-learningdan minat belajar mahasiswa (Y). Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa semester VI yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, data penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pembelajaran daring berbasis e-learning dengan minat belajar mahasiswa pendidikan biologi dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,488 data tersebut berada pada kategori sedang karena pembelajaran daring berbasis e-learning memiliki kekurangan baik dari aplikasi yang digunakan dan kurangnya pemahaman pengoperasian aplikasi pembelajarn online baik dosen atau pengajar maupun mahasiswa . Semakin baik penerapan pembelajaran daring berbasis e-learning maka akan semakin meningkat minat belajar mahasiswa. Dari penelitian ini peneliti mengambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara pembelajaran daring berbasis e-learning dengan minat belajar pada kategori sedang.
Kata kunci : Pembelajaran Daring Berbasis E-learning, Minat Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi.
Keterangan * ) = Peneliti
**) = Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA PUTRI SMP NEGERI 10 KUPANG Jefrianto Hati1*, David Loba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan jasmani merupakan pendidikan lewat aktivitas-aktivitas jasmani atau pengajaran gerak dalam mencapai tujuan pendidikan. Tujuan penelitian:penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang sebanyak 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi. Teknik analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar minat siswa pada permainan bola voli dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 74,28 dengan presentase ketuntasan sebesar 50%. Dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 82,5 dengan presentase ketuntasan sebesar 86%. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian diatas maka peneliti mengambil sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri pada siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang selama dua siklus dapat meningkat prestasi belajar siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar. Katakunci: modifikasipermainan bola voli, minat siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
EKSPLORASI MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN BOLA VOLI
Ignasius Dedy Purwanto Sepu1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Eksplorasi Minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli tumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan, dan perhatian, serta strategi guru dalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaituuntuk Mengeksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini guru penjas orkes dan siswa kelas VIII(C) SMP Negeri 10 Kupang
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli adalah minat siswatumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan dan perhatianterhadap proses pembelajaran bola volikarena guru mampu memfasilitasi sarana dan prasarana pembelajaranmenggunakanstrategi pembelajaranyang dimilikidalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli, tumbuhmelalui,perasaan senang, keaktifan dan perhatian,dengan peran guru melalui strategi pembelajaran yang dimiliki, guna mengatasi sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Katakunci:Ekplorasi Minat Belajar Siswa Menggunakan Sarana Dan Prasarana Pembelajaran Bola Voli.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisi pengaruh antara kepribadian wirausaha dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa strata-1 manajemen yang telah dan sedang mengambil mata kuliah kewirausahaan pada stambuk 2012-2013 Universitas Sumatera Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsu klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dibantu dengan SPSS for Windows. Pada uji asumsi klasik tidak terjadi masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepribadian Wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha, dan Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Kepribadian Wirausaha dan Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh secara simultan terhadap Minat Berwirausaha
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISISPENGARUHSUASANATOKODANLOKASITERHADAPMINATBELI KONSUMENDISWALAYANGRALYPENFUIKOTAKUPANG Oléh: THEODORATERESAINA NIM:18410165 ABSTAK PénélitianinibértujuanuntukméngétahuipéngaruhSuasanaToko,danLokasi TérhadapMinatBéliKonsuménDiSwalayanGralyPénfuiKotaKupang.Pénélitianini mérupakanpénélitiansurvéydénganménggunakamkuésionérsébagaiinstruménnya. PopulasiyangdigunakandalampénélitianiniadalahkonsuménDiSwalayanGraly PénfuiKotaKupang.SampélyangdigunakanadalahkonsuménDiSwalayanGraly PénfuiKotaKupangyangbérjumlah100orangdénganménggunakanmétodéPurposivé Sampling. Téknikpéngumpulandatayangdigunakandalam pénélitianiniadalah kuésionér.Métodéangkétataukuésionéradalahtéknikpéngumpulandatayang dilakukandéngancaramémbérsépérangkatpértanyaantértulisképadaréspondén untukdijawabnya.UjivaliditasinstruménménggunakanujiT(ujipérsial),ujiF (Péngujiansécarasimultan)dankoéfisiéndétérminasi(R2) Téknikanalisisyangdigunakanadalahanalisisrégrésilinéarbérgandadéngan tujuanuntukmémbuktikanhipotésisméngénaiadanyapéngaruhsuasanatoko(X1) lokasi(X2) térhadapminatbéli(Y)pérsamaanrégrésibérgandasécaraumum adalahY=a+ 1x1+ 2x2+é.HasilanalisisdénganménggunakanaplikasiSSPS dipéroléhpérsamaanrégrésilinéarbérgandasébagaibérikutY=1,404+0,373X1+0,204 X2+é. Dikétahuithitunglébihbésardarittabél(9,971>1,984),makaHoditolakdan Haditérimadéngandémikiandapatdisimpulkanbahwasuasanatoko (X1) bérpéngaruhtérhadapminatbéli(Y)padaSwalayanGralyPénfuiKotaKupang. Variabéllokasi(X2)térhadapminatbéli(Y)adalah:0,001>0,05danttabél=t (0,05:100-3-1)=(0,05:96)=1,984.Bérartinilaithitung lébihbésardarittabél (3,4451,984),makaHaditérimadanHoditolakdéngandémikiandapatdisimpulkan bahwalokasi(X2)bérpéngaruhtérhadaapminatbéli(Y)padaSwalayanGralyPénfui KotaKupang,nilaiFhitungsébésar86.646dantingkatsignifikan0,0000,05maka HoditolakdanHaditérimadapatdisimpulkanbahwasuasanatokodanlokasi bérpéngaruhsignifikantérhadapminatbélikonsuméndisawlayanGralyPénfuiKota Kupang. Hasilpénélitianménémukanbahwa:(1)SuasanaTokobérpéngaruhsignifikan térhadapminatbéli.(2)Lokasibérpéngaruhsignifikan térhadapminatbéli.(3) SuasanaToko,Lokasibérpéngaruhsignifikantérhadapminatbéli.Bésarnyapéngaruh SuasanaToko,danLokasitérhadapMinatBéli Darihasipénélitianyangdilakukan,saranpénélitiadalah pérusahaanpérlu mémpérhatikanfactor-faktordalamménciptakansuasanatokokarénasalahsatu usahayangdilakukanpérusahaanuntukmémpértahankanpélanggannyaadalah dénganmémbéripélayanandanfasilitasyangbaik.Pérusahaanpérlulébihmampu mémvariasikandanményésuaikanmusikdéngansuasanatokokarénamusikyang ményénangkanakanmémbuatképutusankonsuménsadardanmémbuatdampak konsuménpadaniatpémbélian.Diharapakanadajugapénélitianlébihlanjut méngénaisuasanatokodanlokasiyangdilakukanséhinggadapatmémbuatinovasi téoribarudibidangusahalainnya. MénurutKotlérdanKélér(2015)méngatakanbahwaminatbélimérupakan sébuahpérilakukonsuméndimanakonsuménmémilikikéinginandalam mémilih, ménggunakan,danméngkomsumsiataubahkanménginginkansuatuprodukyang ditawarkan. Sélainituménurutschiffmandankanuk(2012)bahwapéngaruhékstérnal, késadaranakankébutuhan,péngénalanprodukdanévaluasialtérnatifadalahhal yangdapatménimbulkanminatbélikonsumén.Péngaruhékstérnalinitérdiridari usahapémasarandanfaktorsosialbudaya.Adapunusahapémasaranyang dimaksudadalahbaurankomunikasipémasaran,yaituiklan,promosipénjualan,acara dan péngalaman,hubungan masyarakat dan publistas,pémasaran langsung,pémasaran intéraktif,pémasaran dari mulut kémulut,dan pénjualan pérsonal. Minat béli mérupakan rasa kétértarikan yang dialami oléh konsumén térhadap suatu produk(barang atau jasa)yang dipéngaruhi oléh sikap diluar konsumén dan di dalamnya konsumén itu séndiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH IKLAN DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP MINAT BELI PENGGUNA HANDPHONE SAMSUNG DI KOTA KUPANG Sebuah produk atau layanan jasa tidak bisa terlepas dari sebuah merek, dimaksudkan disini bahwa sebuah merek harus disimbolkan sebagai sebuah payung yang dapat melindungi sebuah produk atau layanan jasa. Produk atau jasa mudah sekali ditiru, namun merek, khususnya citra merek yang terekam dalam benak konsumen tidak dapat ditiru. Pada era perkembangan teknologi informasi saat ini kondisi pemasaran produk yang sangat dinamis membuat para pelaku pasar produsen berlomba-lomba untuk memenangkan kompetisi yang sangat ketat. Ketatnya persaingan tersebut dapat tercermin dari makin banyaknya ragam produk – produk yang diluncurkan perusahaan untuk dapat mempertahankan eksistensinya dalam dunia usaha. Berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada konsumen pengguna Handphone samsung di Kota kupang, dimana samsung menjadi salah satu top brand pilihan Konsumen dan menempati tempat kedua setelah Xiaomi . Iklan yang ditampikan perusahaan samsung sanggat menarik dimata konsumen dalam memperkenalkan produk-produk elektronik handphone samsung. Merek samsung memiliki merek yang standar dimata masyarakat Kota kupang karena samsung bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Kepercayaan merek yang menarik tertanam dimasyarakat Kota kupang akan produk handphone samsung menimbulkan efek yang baik bagi perusahaan. Pelayanan yang ramah sehingga memberikan kepuasan terhadap masyarakat.setiap pembelian smartphone android mendapatkan keuntungan aplikasi, game, free wifi dan lain – lain dan akan memperoleh hadiah langsung menarik yang sudah di siapkan. Iklan adalah suatu bentuk informasi yang di lakukan oleh perusahaan yang isi nya berupa pesan yang menarik tentang sebuah produk atau jasa yang di tunjukan kepada khlayak. Kepercayaan merek merupakan kepercayaan yang terbangun karena adanya harapan bahwa pihak lain akan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Minat beli merupakan pernyataan mental konsumen yang merefleksikan rencana pembelian suatu produk dengan merek tertentu. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel iklan (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,426 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas iklan berpengaruh terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Variabel kepercayaan merek (X2) berpengaruh terhadap minat beli (Y) pada pengguna handphone samsung di kota kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,386 dengan tingkat signifikan 0,001. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kepercayaan merek berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Angka R square sebesar 0,691 atau 6,91%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 6,91% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini, yang dapat meningkatkan minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang: iklan berpengaruh terhadap minat beli. Jika iklan telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan minat beli. Dalam rangka meningkatkan kepercayaan merek maka samsung perlu memperhatikan kualitas yang bagus. Karena kualitas yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan minat beli handphone Samsung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Pop-up Book Materi Genetik Kelas IX di SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu Ati, Y. G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran pop-up book yang dapat membantu dan memudahkan siswa dalam mempelajari biologi, bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah R&Datau penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan model ADDIE dengan tahapan yaitu 1) Analisis 2) Desain 3) Pengembangan 4) Implementasi 5) Evaluasi. Rangkaian tahapan tersebut meliputi validasi ahli (ahli materi, ahli media dan ahli bahasa), uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Berdasarkan validasi para ahli media diantaranya ahli materi memperoleh 80,0% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli media memperoleh 78,3% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli bahasa memperoleh 97,7% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok kecil memperoleh 94,9% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok besar memperoleh 92,6% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi. Total keseluruhan hasil validasi media pembelajaran pop-up book yaitu 88,7% dengan kriteria sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran biologi karena media ini sudah memenuhi standar isi materi, kebahasaan, desain dan tampilan visual yang bisa menarik perhatian siswa untuk belajar. Untuk melihat efektivitas minat dan motivasi dengan menggunakan angket uji coba kelompok kecil memperoleh 4,80 dengan kategori sangat tinggi dan uji coba kelompok besar memperoleh 4,62 dengan kategori sangat tinggi karena pada saat siswa menggunakan media pembelajaran pop-up book ini banyak siswa yang merasa senang, kagum, dan bersemangat untuk membuka tiap halamannya karena adanya bentuk tiga dimensi atau gambar timbul. Berdasarkan hasil penilaian dari hasil validasi ahli dan uji coba lapangan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pop-up book untuk materi genetik dikatakan layak dan valid sebagai media pembelajaran biologi, sebagai sumber belajar bagi siswa kelas IX SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu, juga meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Genetik, Minat, Motivasi, Pengembangan, pop-up book, Keterangan: *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT Development of Pop-up Book Learning Media for Class IX Genetic Material at SMP Negeri SATAP Ekin II, Belu Regency Ati, Y.G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** This research aimed to produce pop-up book learning media products that can help and facilitate students in learning biology, can increase students' interest and motivation to learn. The type of research is R&D or development research. This study used the ADDIE model development model with stages, namely 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. The series of stages includes expert validation (subject matter experts, media experts and linguists), small group tests and large group tests. Based on the validation of media experts, including material experts obtained 80.0% with valid criteria without revision, media experts obtained 78.3% with valid criteria without revision, linguists obtained 97.7% with very valid criteria without revision, small group trials obtained 94.9% with very valid criteria without revision, large group trials obtained 92.6% with very valid criteria without revision. The total validation results of the pop-up book learning media are 88.7% with the criteria that are very feasible to be used as a learning medium in biology subjects because this media has met the standards of material content, language, design and visual appearance that can attract students' attention to learn. To see the effectiveness of interest and motivation using a small group trial questionnaire, 4.80 with a very high category and a large group trial obtained 4.62 with a very high category because when students use this pop-up book learning medium, many students feel happy, amazed, and excited to open each page because of the three-dimensional shapes or embossed images. Based on the results of the assessment from the results of expert validation and field trials, it can be concluded that the pop-up book learning media for genetic material is said to be feasible and valid as a biology learning medium, as a learning resource for grade IX students of SMP Negeri SATAP Ekin II Belu Regency, as well as increasing students' interest and motivation to learn. Keywords: Genetics, Interest, Motivation, Development, pop-up book, Information: *) : Researcher **) : Supervisor