Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: pengembangan karir
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pengaruh beban kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Kantor Bappeda Kabupaten Malaka. Skripsi ini ditulis oleh Meyanti Joelina Klau NIM 18410203 Fakultas Ekonomi, program studi manajemen jalur minat manajemen sumber daya manusia, Universitas Kristen Arta Wacana Kupang. Penelitioan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dan juga mengetahui pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, sampel yang berdasarkan pada karyawan bappeda kabupaten malaka di peroleh sampel 35 orang. teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) (uji f) dan uji koefisien determinasi(R2) dari hasil penelitin yang dilakukan beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) secara mutlak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) pada bappeda hall ini membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisis regresi linear berganda dan nilai konstanta sebesar –2,652 sedangkan nilai koefisien b1 0,752, b2 : 0,330 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan beban kerja (X1) dan Pengembangan karir (X2) terhadap kepuaan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut Y = -2,652+0,752+0,330+e . dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstantan -2,652 artinya jika nialai beban kerja (X1) dan pengembangan karir (X2) sama dengan nol maka kepuasan kerja karyawan menurun sebesar -2,652 poin.koefisien regresi b1 sebesar 0,752 artinya jika beban kerja (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan kerja karyawan (Y) bakan meningkat sebesar 0,752. Dengan asumsi variable lain konstanyan .koefisien regresi b2 sebesar 0,330 artinya jika pengembangan karir mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka kepuasan karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,330 poin dengan asumsi variable lain konstantan. Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG Sumber daya manusia adalah individu yang bekerja dalam suatu organisasi, baik perusahaan maupun instansi yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga perlu adanya pelatihan dan pengembangan untuk kemampuanya. Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting bahkan tidak bisa dilepaskan dalam suatu organisasi. Sumber daya manusia juga menjadi salah satu kunci penentu berkembangnya organisasi. Karakteristik pekerjaan merupakan sifat dari tugas yang meliputi tanggung jawab, macam tugas dan tingkat kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan itu sendiri. Pengembangankarir adalah eksplorasi, pemantapan, keberhasilan dan pemenuhan karir seseorang.Loyalitas atau kesetiaan merupakan salah satu unsur yang digunakan dalam penilaian karyawan yang mencakup kesetiaan terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasi.Populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang ada. Sampel pada penelitian kali ini adalah seluruh pegawai Pada Kantor Camat Maulafa Kupangyang berjumlah 23 orang. Analisis Pendahuluan dilakukan untuk mendeskripsikan berbagai karakteristik masing-masing indikator untuk menjelaskan konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel karakteristik pekerjaan (X1) memiliki pengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,480 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel pengembangan karir (X2) berpengaruh terhadap loyalitas pegawai (Y) pada pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,372 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengembangan karir berpengaruh signifikan secara parsial terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Diketahui bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2.Diketahui bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Variabel karakteristis pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Hasil penelitian ini itdak sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Charlos Alexander Lumiu dalam penelitiannya dengan judul Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Terhadap Loyalitas karyawan, berdasarkan hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Pengembangan Karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Artinya semakin tinggi Pengembangan Karir tidak akan mengakibatkan tinggi rendahnya Loyalitas Karyawan. dan juga hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Kompensasi memiliki hubungan secara langsung dengan variabel loyalitas karyawan. Artinya semakin tinggi kompensasi akan mengakibatkan semakin tinggi loyalitas karyawan.Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh tehadap loyalitas pegawai maka disarankan kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang untuk selalu memperhatikan karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir agar para pegawai merasa puas dan nyaman serta terus menjadi pegawai yang tetap maupun setia kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, PENGEMBANGAN KARIR DAN KREATIVITAS KERJA PEGAWAI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Penempatan Kerja, Pengembangan Karir Dan Kreativitas Kerja Pegawai Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang Dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan, pihak manajemen perusahaan harus dapat memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya prestasi kerja karyawan. Adapun program dan kebijakan perusahaan pada bidang sumber daya manusia merupakan peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi kerja karyawan. Salah satu kebijakan yang dapat mempengaruhi prestasi kerja karyawan adalah pengembangan karir dan penempatan kerja (Puspitasari, Djali, & Pambelum,2015). Salah satu cara yang dapat dilakukan suatu organisasi atau instansi pemerintah untuk menjaga dan memelihara sumber daya manusia yang dimiliki yaitu dengan cara penempatan kerja dan pengembangan karir. Penempatan pegawai ini dilakukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan apa yang diharapkan baik secara ideal. Hal ini penting mengingat penempatan pegawai pada suatu kedudukan akan mempengaruhi terhadap pelaksanaan pekerjaan. Tidak jauh dari pentingnya penempatan kerja, pengembangan karir juga merupakan salah satu kunci meraih kinerja kerja yang optimal dari setiap pegawai, baik kreativitas dan prakarsanya akan berkembang. Pengembangan karir berkaitan dengan penyusunan jalur karir yang merupakan urut-urutan posisi (jabatan) yang mungkin diduduki oleh seorang pegawai mulai dari tangkat terendah hingga tingkat teratas dalam struktur organisasi. Prabowo dan Herawati (2007), mengutarakan bahwa prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang digapai karyawan untuk mengetahui sejauh mana karyawan mencapai hasil kerja yang diukur atau dinilai. Hasil kerja juga merupakan Penempatan kerja adalah proses pemberian tugas dan pekerjaan kepada karyawan yang lulus seleksi untuk dilaksanakan sesuai ruang lingkup yang telah ditetapkan, serta mampu mempertanggung jawabkan segala resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas tugas dan pekerjaan, wewenang, serta tanggung jawabnya (Sastrohadiwiryo,2001). Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Kupang berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Stimultan dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 57.399 sedangkan regresi X1= -0,377, X2= -0,016 dan X3 = -0,275. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan kerja(X1), pengembangan karir(X2) dan kreativitas kerja pegawai(X3) terhadap prestasi kerja adalah sebagai berikut : Y =57.399 -0,377 X1 -0,016 X2 -0,275 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu tidak ada pengaruh variabel penempatan kerja (X1) terhadap variabel prestasi kerja(Y). Diketahui bahwa untuk variabel penempatan kerja(X1) di temukan t hitung = -1.821 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu variabel penempatan kerja(X1) tidak berpengaruh terhadap variabel prestasi kerja pegawai(Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu tidak ada pengaruh pengembangan karir(X2) terhadap prestasi kerja pegawai(Y) diketahui bahwa variabel pengembangan karir(X2) ditemukan t hitung = -0,076 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu variabel pengembangan karir(X2) memiliki pengaruh negatif terhadap prestasi kerja (Y). Sedangkan hasil uji hipotesis ketiga yaitu tidak ada pengaruh kreativitas kerja pegawai(X3) terhadap prestasi kerja pegawai(Y). Diketahui bahwa variabel kreativitas kerja pegawai(X3) ditemukan t hitung = -1,173 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 maka Ho diterima dann Ha ditolak yaitu variabel kreativitas kerja pegawai(X3) tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja(Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung = 1.165 lebih kecil dari F tabel = 3,35 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya variabel penempatan kerja(X1), pengembangan karir(X2) dan kreativitas kerja pegawai(X3) tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai(Y). Dan terakhir berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R Square Adjusted adalah = 0,017 atau 17%. Hal ini berarti kontribusi dari variabel penempatan kerja, pengembangan karir dan kreativitas kerja pegawai terhadap prestasi kerja pegawai adalah = 17%. Sedangkan sisanya 83% oleh variabel lain diluar yang tidak diteliti. Kata kunci :Penempatan Kerja, Pengembangan Karir, Kreativitas Kerja Pegawai, Prestasi Kerja Pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peranan Budaya Organisasi dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menegetahui Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang, dan Untuk Mengetahui Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah PT Bank NTT adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa seperti perbankan dengan ukran yang besar tentunya memrlukan karyawan yang cukup banyak. Dengan demikian faktro sumber daya manusia yang ada harus dapat di kelolah dan dipeliharadengan sebaik baiknya oleh perusahaan agar dapat bekerja secara optimal tanpa adanya masalah yang berarti serta karyawan tersebut diharapkan memiliki loyalitas kerja yang tinggi terhadap perusahaan, sehingga tujuan perusahaan dapat terwujut. Pesaingan perbankan di Indonesia dewasa ini baik perbankan konvensional dan syariah sangat intens dan ketat. Berdasarkan data situs Bank NTT terdapat 22 kantor cabang di Propinsi Nusa Tenggara Timur dan PT bank NTT cabang Oelamasi merupakan salah satu cabang dari 22 jaringan kator cabang PT Bank NTT. Salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan dari suatu organisasi adalah loyalitas para pegawainya. Dengan adanya loyalitas dan sikap kerja yang positif, pegawai tersebut akan selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik, sehingga pegawai merasakan adanya kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Selama ini manajemen PT. Bank NTT Cabang Oelmasi selalu melakukan sistem training atau pelatihan untuk karyawan baru. Sistem training tersebut dilaksanakan selama tiga bulan 16 yang bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan pekerjaannya agar ia lebih cekatan dan terampil dalam menghadapi pekerjaan tersebut, selain itu training juga dilaksanakan agar karyawan memahami sasaran apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dan training juga dilaksanakan selama tiga bulan dan dalam pelakasanaan training dilksanakan dengan baik maka perusahaan akan menberikan SK 80 % kepada yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dan Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dapat di buat kesimpulan sebagai berikut : Responden yang merupakan karyawan–karyawati di Bank NTT Cabang Oelamasi menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Budaya Organisasi (X1) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,369, hasil ini menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi sehingga Hasil dari penelitian H1 menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi sangat kuat sehingga dapat meningkatakan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Pengembangan Karir (X2) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,386. Hasil ini menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.Sehingga Hasil dari penelitian H2 menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail