ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PASING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN METODE BERPASANGAN DI SMP NEGERI 1 KOTA KUPANG
Himel Agrianus Ngara1*, Andereas J.F Lumba2, Pnatmo Welhelmina Masi3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat berjalan sukses dan lancar sangat ditentukan oleh beberapa unsur antara lain: guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana, tujuan, metode, lingkungan yang mendukung, dan penilaian. dalam proses pemebelajaran guru harus mampu memahami karakter siswa .seorang guru dapat mengunakan bermacam - macam metode dalam proses pembelajaran yang di hadapinya
Tujuan penelitian: Untuk Meningkatkan Pembelajaran Pasing Bawah Permainan Bola Voli Dengan Metode Berpasangan di SMP Negeri 1 Kota Kupang
Metode penelitian: penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahapan dalam penelitian tindakan tersebut adalah membentuk siklus, jadi satu siklus adalah dimulai dari tahapan perencanaan sampai refleksi.
Hasil dan pembahasan: Kegiatan pembelajaran penjasorkes dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup dengan pendinginan. Kegiatan pembelajaran di lakukan di luar ruangan dengan menggunakan pembelajaran pasing bawah permainan bola voli dengan metode berpasangan
Simpulan: Penggunaan metode pembelajaran pasing bawah dengan metode berpasangan di SMP Negeri 1 Kota Kupang sudah berjalan dengan baik . Dengan berpartisipasinya siswa dalam pembelajaran bola voli sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
Kata kunci: pembelajaran pasing bawah dengan metode berpasangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bunuh diri adalah tindakan sadar seseorang yang sengaja mematikan dirinya sendiri karena berbagai alasan masalah pribadi maupun masalah finansial lainnya. Bunuh diri merupakan masalah yang fenomenal karena bukanlah hal yang mudah seseorang melakukan bunuh diri, sehingga jika ada yang melakukan bunuh diri akan menimbulkan berbagai konsekuensi sampai pada ketimpangan-ketimpangan sosial, yakni menimbulkan bahan bicara publik. Bunuh diri di Indonesia bahkan sampe ke daerah NTT yang marak terjadi oleh karena fungsi control mengelola stress dan emosional tidak begitu kuat. Sehingga tantangan yang hadir seolah-olah telah menutup jalan hidup. Artinya bunuh diri yang terjadi akibat masalah yang hadir baik dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang, masalah-masalah itu mengganggu aspek ketahanan psikologis yang meliputi psikis dan fisik. Oleh karena ketidak mampanan dalam mengelola stress dan emosional seseorang akan nekat melakukan bunuh diri. Bahkan tindakan bunuh diri tidak melihat hidup sebagai pemberian Tuhan. Sebagaimana masalah/kasus bunuh diri yang terjadi di Jemaat GMIT Pniel Sikumana, suami istri dalam rentan waktu 2 bulan berturut-turut melakukan tindakan bunuh diri. Bunuh diri itu terjadi akibat masalah ekonomi rumah tangga. Namun sayangnya tindakan bunuh diri itu memberi dampak trauma bagi keluarga dan dua orang anak mereka yang masih kecil. Pelaku bunuh diri berinisial EF (istri) dan MO (suami) mereka dikaruniakan dua orang anak yang masih sangat kecil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Gerak dasar pencak silat merupakan gerakan terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali yang memiliki aspek sebagai kesatuan, yaitu aspek mental, spritual, beladiri, olahraga, dan seni budaya. Teknik guntingan merupakan cara menjatukan lawan dengan cara menjepit kedua tungkai kaki dan sasaran pinggang atau tungkai lawan sehingga lawan kehilangan keseimbangan sehingga jatuh. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui metode latihan teknik guntingan depan pada siswa PSHT Ranting Penfui Timur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Prinsip latihan pada organisasi bela diri PSHT merupakan unsur paling mendasar dalam meningkatkan kualitas setiap siswa yang berlatih. Teknik guntingan dilaksanakan dari tahapan awalan atau sikap pasang, tahapan pelaksanaan dan gerakan lanjutan. Latihan guntingan depan yang digunakan bagi siswa PSHT ranting Penfui Timur menggunakan metode latihan tahap pertahap hingga siswa menguasai teknik guntingan depan. Simpulan: Penguasaan akan teknik guntingan depan dalam PSHT haruslah melalui tahapan sikap awal, pelaksanaan dan gerakan lanjutan. Siswa PSHT haruslah menguasai teknik tersebut secara bertahap, sebab gerakan tersebut haruslah dilaksanakan secara cepat dan tepat
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TINJAUAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMIC COVID-19 Brayen M. Haekase1*, Ramona M. Mae2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat berjalan sukses dan lancar sangat ditentukan oleh beberapa unsur antara lain: guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana, tujuan, metode, lingkungan yang mendukung, dan penilaian.Dalam proses pembelajaran seorang guru dapat menggunakan bermacam-macam metode pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapinya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran penjasorkes di masa pandemic covid-19 di SMPS Adhyaksa 2 Kupang. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Kegiatan pembelajaran penjasorkes dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan baik secara daring dan luring di lingkungan sekolah SMPS Adhyaksa 2 Kupang. Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan melalui aplikasi zoom dengan menggunakan metode ceramah, latihan dan penugasan sedangkan, pembelajaran luring dilaksanakan secara tatap muka terbatas dengan menggunakan metode komando, metode demonstrasi, metode tanya jawab, dan metode penugasan. Simpulan:Penggunaan metode pembelajaran guru dalam pembelajaran penjasorkes secara daring di SMPS Adhyaksa 2 kupang sudah berjalan dengan baik seperti pembelajaran di sekolah. Dengan berpartisipasinya siswa dalam pembelajaran daring sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk memperlihatkan bahwa Metode Gross Up sebagai metode perhitungan tunjangan pajak penghasilan karyawan,yang mampu menghemat pajak penghasilan perusahaan dan juga akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan dalam metode gross up metode alternative dalam menghitung tunjangan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-comparative, dengan teknik pengumpulan data primer yang berupa hasil observasi secara langsung, dokumentasi dan wawancara yang dilakukan di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode gross up terhadap penerapan gaji tahun 2022 mengakibatkan tunjangan PPh Pasal 21 yang diberikan perusahaan besarnya sama dengan PPh Pasal 21 terutang, selain itu dengan penerapan metode gross up mengakibatkan biaya gaji meningkat sehingga pajak penghasilan Pasal 21 karyawan juga meningkat. Disamping itu akun biaya PPh Pasal 21 yang terkena koreksi fiskal pada L/R fiscal perusahaan akan dihapus dan akan digantikan dengan tunjangan PPh Pasal 21 yang tidak terkena koreksi fiscal sehingga akan menurunkan laba fiscal sebelum pajak perusahaan yang otomatis akan menurunkan beban PPh badan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa adengan metode gross up perusahaan mampu menurunkan beban PPh perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH)
Mokola. K. Y ) * Nitsae.M ) ** Daud.Y) **
Metode DPPH merupakan metode pengukuran aktivitas antioksidan yang stabil, sederhana, mudah, dan menggunakan sampel dalam jumlah yang sedikit dengan waktu yang singkat, sesuai untuk komponen antioksidan yang bersifat polar karena kristal DPPH hanya dapat larut dan memberikan absorbansi maksimum pada pelarut etanol maupun metanol (Hanani, dkk, 2005). Parameter yang digunakan untuk menunjukan aktivitas antioksidan adalah efiensi (EC50) atau konsentrasi inhibisi (IC50) (konsentrasi substrat untuk menghasilkan 50% reduksi dari DPPH) (Molyneux,2003). Semakin rendah nilai IC50 menunjukan bahwa antioksidan semakin besar.). Dalam penelitian ini menggunakan kulit buah pala (Myristica fragrans) untuk mengetahui aktifitas antioksidan. Metode penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis untuk menguji aktifitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang gelombang maksimum metode DPPH adalah 514,92 nm dengan nilai regerasi y = 0,2294x-0,0126 dan nilai R2 = 0,998. Hasil uji antioksidan secara berturut-turut untuk fraksi etanol menunjukkan aktifitas antioksidan yang paling baik dengan nilai IC50 nya adalah 73,219 ppm.
Kata Kunci : Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl (DPPH)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH METODE THE POWER OF TWO TERHADAP PENGUASAAAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 4 FATULEU TAHUN AJARAN 2021/2022
Sairtory S.S )* Meha M.A)** Nenotek A.S )*
Rendahnya penguasaan konsep siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Fatuleu, disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga cenderung membuat siswa pasif dalam pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengandesainPosstest-Only Control. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 102 siswa dan sampelnya adalah kelas VIIIA dan kelas VIIIB yang berjumlah 41 orang. Data penguasaan konsep diperoleh dengan tes, selanjutnya dianalisismenggunakan Uji t berbantuanSPSS 26.0. Berdasarkanhasil uji hipotesisdiperolehnilai thitung 14,623 lebih besar dari nilai ttabel 2.021 dengan taraf signifikan 0,000 ataukurangdari 0,05 haltersebutmenunjukanbahwaterdapatperbedaan penguasaan konsep siswa antara kelas yang menggunakan metode The Power Of Two dan kelas metode konvensional, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dapatdilihat pada persentase penguasaan konsep siswa kelaseksperimenlebihtinggiyaitu Indikator 1 83,93%, Indikator 271,43%, Indikator 379,76% dan Indikator 4 98,41% dibandingkan penguasaan konsep siswa pada kelaskontrol. Hal inidikarenakan pada kelaseksperimensiswalebihaktifmencaritahusendiri, sikapsiswa yang berantusiasdalambelajar, memiliki rasa ingintahu, dan berani menjelaskan dengan kata-kata sendiri tanpa mengubah makna di dalamnya saat proses pembelajaran, sehinggasiswa mampu menyajikan, mampu mengklasifikasikan dan mampu menghubungkan dan memberikan contoh apa yang ditemukandalampembelajaran. Sehinggadapatdisimpulkanadapengaruh yang signifikandalampenggunaan metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa.
Kata kunci: Metode The Power Of Two,Penguasaan Konsep Siswa.
Keterangan * ) = Peneliti
**) = Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DENSIANA LURUK SERAN (17381978) Seleksi Varietas Unggul Rumput Laut Kappaphycus spp. yang Dibudidayakan dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Tablolong. Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si., Ph.D dan Rockie R. L. Supit., S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Kappaphcus merupakan salah satu rumput laut panghasil karaginan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditas ekspor perikanan Indonesia di pasar dunia. Seleksi varietas merupakan salah satu metode yang diharapkan dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan mengurangi penyakit. Desa Tablolong, di Kabupaten Kupang memiliki potensi budidaya Kappaphycus spp. yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas rumput laut Kappaphycus spp. yang memberikan pertumbuhan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap penyakit ice-ice yang dibudidayakan di Perairan Tablolong.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 7 minggu pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Kappaphycus spp. yang diuji adalah Varietas Tambalang hasil kultur jaringan dari Rote, Varietas Sacol dari Sulamu, Varietas Sacol dari Semau dan Varietas Cottonii dari Pasir Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan metode budidaya adalah metode lepas dasar. Data pertumbuhan dan penyakit ice-ice di ambil setiap 7 hari sekali. Pengukuran parameter kualitas air berupa suhu, salinitas, kecepatan arus, Ph dan kecerahan. Data pertumbuhan yang dianalisis adalah Pertumbuhan Harian, Pertumbuhan Spesifik dan Pertumbuhan Mutlak. Sementara data penyakit adalah Insiden dan Intensitas penyakit.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat Kappaphycus spp. tertinggi di Perairan Tablolong adalah Sacol Sulamu dengan nilai rata-rata tertinggi 844,50 gram pada minggu ke tujuh dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 295,60 gram pada minggu ke tujuh. Pertumbuhan harian dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu yaitu 13,00 gram/hari, sedangkan pertumbuhan terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 2,85 gram/hari. Pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata tertinggi pada Sacol Sulamu yakni 5,73 %/hari, sedangkan pertumbuhan spesifik terendah pada Cottonii Pasir Panjang dengan nilai 2,18%/hari. Pertumbuhan mutlak dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu 744,5 gram dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 195,6 gram. Untk Insiden penyakit ice-ice, Cotonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 61,85 % sedangkan paling rendah Sacol Sulamu dengan nilai 34,02 %. Untuk Intensitas penyakit, Cottonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 19,80 % sedangkan paling rendah Tambalang hasil Kultur jaringan Rote dengan rata-rata 3, 88 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Judul penulisan ini “Penggunaan Metode Show and Tell (S&T) dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa Kelas II SMP N 11 Kota Kupang” Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah penggunaan metode Show and Tell (S&T) untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas 2 SMP N 11 Kota Kupang? Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kuantitatif. Data penelitian ini diambil dari perlakuan kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMP N 11 Kota Kupang.Penulis mengumpulkan dan menganalisis penggunaan metode Show and Tell (S&T) untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas dua SMP N 11 Kota Kupang kemudian mempresentasikan hasilnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode Show and Tell (S&T) dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas dua SMP N 11 Kota Kupang.Hal ini dapat dilihat berdasarkan nilai uji-t yang menunjukkan bahwa signifikansi uji 0,000 0,05. Artinya terdapat perbedaan nilai antara Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol. Penulis berharap penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang metode Show and Tell (S&T) dalam belajar mengajar.
Kata Kunci: Metode Show and Tell (S&T), Penguasaan Kosa Kata
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa Tablolong terletak di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pemilihan lokasi ini dikarenakan Desa Tablolong memiliki perairan yang cocok dalam melakukan budidaya rumput laut, serta lokasi tersebut juga merupakan lokasi budidaya rumput laut bagi masyarakat sekitar, mengacu pada penjelasan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap rumput laut yang diformulasikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertumbuhan alga merah Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidaya dengan metode yang berbeda dan habitat. Jumlah rata-rata pada akhir penelitian hari yang ke-49 adalah 716,5 gram pada habit lamun jenis Sacol Sulamu di habitat pasir jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat pasir tertinggi 573,0 gram pertumbuhan harian tertinggi pada habitat lamun 590,4 gram/hari terendahnya 105,2 gram/hari, sedangkan habitat pasir tertinggi 636,4 gram/hari terendahnya 109,2 gram/hari pertumbuhannya awal 4,15% per hari sampai minggu ke-7 dengan nilai 5,47% per hari. Kemudian jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat lamun pertumbuhan spesifik tertinggi 4,15% sampai 5,47% per hari sedangkan pada habitat pasir pertumbuhan awal 4,15%.
Pertumbuhan mutlak tertinggi pada habitat lamun dari jenis Sacol Sulamu metode long line tertinggi 657,5 gram, sedangkan pada habitat pasir pertumbuhan tertinggi pada metode long line 569,0 gram, kemudian jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat lamun metode long line 486,5 gram sedangkan pada habitat pasir pertumbuhannya 420,0 gram.
Tertinggi pada kedua habitat tersebut berasal dari rumput laut Sacol Sulamu pada habitat lamun dan habitat pasir sedangkan pertumbuhan yang terendah pada habitat pasir dan habitat lamun jenis Eucheuma Cottonii Pasir panjang, pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan pada habitat pasir dan habitat lamun, maka dapat disimpulkan bahwa varietas dari kedua jenis tersebut yang memberikan varietas yang baik di perairan Desa Tablolong adalah rumput laut Sacol Sulamu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD
EdmandusNgongoMalo*, M. RambuP.Wasak, MelvianusSelan3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang:Pendidikanjasmanimerupakanpendidikanlewataktivitas-aktivitasjasmaniataupengajarangerakdalammencapaitujuanpendidikan. Kemamapuanpassingadalahkecakapandalammengoper bola kepadatemansendiridalamsuaturegudengansuatutekniktertentu, sebagaiawalpolaserangankepadalawan.
Tujuan penelitian:Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikemampuanpassingbawah bola volimelalui model pembelajarankooperatiftipestaddalammeningkatkankemampuanpassing bawah bola volipadasiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatan.
Metode penelitian:Penelitianinimerupakanpenelitiantindakankelas (PTK). SubjekdalampenelitianiniadalahsiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatan.
Sebanyak 25siswa.Teknikpengumpulan data yang digunakanyaituteknikobservasi.Teknikanalisisdatanyamengunakandeskriptifkualitatif
Hasil dan pembahasan:Hasilpenelitianmenunjukanadanyapeningkatankemampuan passingbawa bola volisiswadengannilai rata–rata padasiklus I sebesar 79,33denganpresentaseketuntasansebesar 72%. Dan padasiklus II nilai rata-rata sebesar 96denganpresentaseketuntasansebesar 92%.
Simpulan:Berdasarkanhasilpenelitiandiatasmakapenelitianmengambilsebuahkesimpulanbahwapembelajaranpassingbawah bola volimelalaui model pembelajarankooperatiftipestadpadasiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatanselamaduasiklusdapatmeningkatkemampuansiswa yang mencapainilai KKM 75. Sehinggaketuntasanklasikaldalamkelastersebutsudahmencapaidari 75% siswa yang tuntaspassingbawah Bola Voli
Katakunci: Metode pembelajaran kooperatif tipestad, Passing bawah bola voli
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HIDEGARDIS ASA (18380049). Analisis Kandungan Karaginan Rumput Laut Kappaphycus spp Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Dengan Menggunakan Metode Dan Habitat Berbeda di Perairan Desa Bolok. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ADI N.T. LANGGA S.Pi., M.Sc sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas unggulan penghasil Karaginan yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai industri. Kandungan karaginan berfluktuasi menurut varietas, metode dan habitat budidaya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan dengan menggunakan metode dan habitat berbeda. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022, dengan pengambilan sampel dilakukan di Perairan Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat dan Ekstraksi pengujian kandungan karaginan dilakukan di Laboratorium Eksakta UKAW. Terdapat 4 (empat) varietas yaitu varietas tambalang coklat hasil kultur jaringan asal Rote, varietas sacol asal Sulamu, varietas sacol asal Semau, dan varietas tambalang hijau hasil kultur jaringan asal Semau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok Faktorial. Parameter yang diuji yaitu, kandungan karaginan varietas berbeda, metode berbeda, habitat berbeda dan pengukuran kualitas perairan. Analisis data menggunakan uji sidik ragam ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk varietas, varietas Tambalang hijau hasil kultur jaringan asal Semau memberikan nilai tertinggi yaitu 56.71%, Untuk perbandingan metode, Kappaphycus spp yang dibudidaya dengan metode lepas dasar memberikan kandungan karaginan yang lebih tinggi (rata-rata 56,90%) dibandingkan metode longline. Untuk habitat yang berbeda, Kappaphycus spp yang dibudidaya pada habitat pasir memberikan kandungan karaginan yang lebih tinggi (rata-rata 55,15%) dibandingkan habitat lamun. Hasil ANOVA menunjukan bahwa interaksi antara varietas berbeda yang dibudidaya dengan metode dan habitat yang berbeda tidak berpengaruh nyata (p0,05) terhadap kandungan karaginan Kappaphycus spp.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil belajar siswa dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk meneilai apakah pendidikan disuatu sekolah berhasil atau tidak. Sedangkan hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan metode tanya jawab oleh seorang pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini dilakukan seorang pendidik agar mampu menciptakan lingkungan kelas yang menyenangkan dan menarik sehingga siswa mampu mengasah kreatifitasnya dalam berpikir yang nanti nya berdampak pada peningkatan hasil belajar nya khususnya dalam mata pelajaran agama Kristen. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yakni apakah ada penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten, sedangkan populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 siswa dengan sampel 43 siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginterprestasi penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten . Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner (angket),observasi dan dokumentasi. Kuesioner (angket) ditunjukkan kepada siswa untuk mencari data tentang pengaruh penggunaan metode tanya jawab,dan dokumentasi yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hasil belajar siswa pendidikan agama Kristen,sejarah singkat berdirinya, visi misi dan tujuan, kondisi, identitas, lokasi sekolah, sarana dan prasarana, strukutur organisasi, data guru dan karyawan serta data jumlah siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar pendidikan agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus Chi Kuadrat diperoleh harga xhitung lebih besar dari xtabel signifikan.Sehingga dalam penelitian ini hipotesis alternative (Ha) diterima dan (Ho) ditolak, dengan tingkat pengaruh sangat kuat.Adapun dari hasil perhitungan koefisien determinasinya penggunaan metode tanya jawab memiliki kontribusi atau pengaruh pengaruh dalam mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar pengetahuan Pendidikan Agama Kristen di Kelas 8 SMP Negeri Satu Atap Oenam, Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian group desain. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Oenam. Yang terdiri dari kelas VIIIA 29 dan kelas VIII B 25 siswa.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berupa pilihan ganda yang butir soalnya berjumlah 20 dan teknik analisis data yang digunakan Uji-t. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata 91,24 pada kelas eksperimen, 62,32 pada kelas kontrol. Uji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=51, maka harga ttabel1,59 ini berarti nilai thitung> nilaittabel. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen di Kelas 8 SMP Negeri Satu Atap Oenam, Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Disimpulkan bahwa ada pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar pengetahuan pendidikan agama kristen di kelas 8 SMP Negeri Satu Atap Oenam. Hal ini dapat dilihat darihasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata 91,24 pada kelas eksperimen, 62,32 pada kelas kontrol. Uji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=51, maka harga ttabel1,59 ini berarti nilai thitung> nilaittabel. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Saran: Sebaiknya guru menggunakan metode resitasi sebagai salah satu alternatif metodepembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hengki Rawa Mandapu (16382696) Studi Kandungan Karaginan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Varietas Berbeda yang Dibudidaya dengan Metode yang Berbeda di Perairan Tablolong. Wilson L. Tisera, S.Pi., M.Si., Ph.D dan Rockie R.L. Supit, S.Pi., M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Karaginan merupakan senyawa hidrokoloid yang diekstraksi dari alga laut merah jenis Kappaphycus dan Eucheuma. Karaginan dipakai sebagai stabilisator, pengental, pembentuk gel, pengemulsi, pengikat dan pencegah kristalisasi dalam industri makanan ataupun minuman, farmasi dan kosmetik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan karaginan dari rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidaya dengan metode yang berbeda di perairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari tiga perlakuan dengan empat ulangan.Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel meliputi variabel bebas, variabel terkontrol dan variabel terikat. Varietas Kappaphycus alvarezii yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas tambalang hasil kultur jaringan (Kuljar) dari Rote, varietas sacol asal Sulamu, varietas sacol asal Semau, dan varietas Cottonii asal Pasir Panjang. Hasil penelitian menunjukan nilai kandungan karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii dari metode long line berkisar antara 17,9-32,2%. Nilai kandungan karaginan tertinggi pada metode long line terdapat pada varietas sacol Sulamu dengan nilai rata-rata 32,2%, sedangkan nilai kandungan karaginan terendah terdapat pada tambalang kultur jaringan Rote dengan nilai rata-rata 17,9%. Sedangkan nilai kandungan karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii dari metode lepas dasar berkisar antara 26,7-51,8%. Nilai kandungan karaginan tertinggi terdapat pada tambalang kultur jaringan Rote dengan nilai rata-rata 51,8%, sedangkan nilai kandungan karaginan terendah terdapat pada sacol Sulamu dengan nilai rata-rata 26,7%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Metode resitasi resitasi sering disebut pekerjaan rumah karna di sini guru memberikan tugas diluar jam pelajaran, metode ini selain merangsang siswa untuk aktif belajar baik secara individu maupun kelompok juga menanamkan tanggung jawab.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode resitasi berbantuan gambar terhadap hasil belajar kognitif pendidikan agama kristen, Di Kelas V SD Inpres Oefau Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksprimentipe one grup pree-test-post-tesst. Populasi dalam penelitian ini siswa Kelas V SD Inpres Oefau. Dengan siswa sebanyak 28 orang siswa dan guru pendidikan agama kristen 1 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebagai kelaseksprimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berupa pilihan ganda 20 butir soalnya dan teknik analisis data yang digunakan Uji-t. Hasil Analisis data hasil belajar menunjukan bahwa nilai rata-rata 13,92 pada kelas Pree-tes ,dan 82,53 pada kelas Post-Tes . Uji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=50, maka harga ttabel1,59 ini berarti ttabel ≤ thitung Maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya pengaruh metode resitasi berbantuan ganbar terhadap hasil belajar kognitif pendidikan Agama Kristen di Kelas V SD Inpres Oefau, Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Disimpulkan bahwa ada pengaruh metode resitasi berbantuan gambar terhadap hasil belajar kognitif PAK di kelas V sd inpres oefau. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata 13,92 pada kelas Pree-tes ,dan 82,53 pada kelas Post-TesUji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=50, maka harga ttabel1,59 ini berarti ttabel ≤ thitung Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Saran sebaiknya guru menggunakan metode resitasi dan media gambar sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PAK DI SD GMIT NUNUH ENO, KECAMATAN AMANUBAN TIMUR, TAHUN AJARAN 2021/2022.
Anabanu Y. I. (*) Tnunay Paulus. (**) Pellu Lintje. (**)
Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode demostrasi terhadap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, tahun ajaran 2021/2022. Rumusan masalah yang diteliti apakah terdapat pengaruh metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep PAK. Tujuan penilitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh metode demonstrasi teradap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen tipe pre-experimental design. Populasi dalam penilitian ini adalah siswa kelas V yang beragama Kristen Protestan yang berjumlah 28 siswa. Dan yang menjadi sampel pada penilitian ini yaitu siswa kelas V sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t” untuk sampel dependen. Hasil penilitian pada siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama Kristen Jumlah siswa pada penelitian ini ialah 28 orang siswa. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 11.50 > 1,703). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh metode demostrasi yang berpengaruh terhadap pemahaman konsep PAK yang diketahui melalui analisis hasil N-gain 42,8% berkategori tinggi, dengan jumlah 28 orang siswa (100%), kelas V SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, Tahun pelajaran 2021 / 2022.
Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Konsep PAK : Penulis (*) Pembimbing (**)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA KOTA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sesfao, R. Dorkas (*) Natonis, A. Dina(**) Pabala P. P. (**) Dari rendahnya hasil belajar siswa maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pemberian tugas kepada siswa.Rumusan masalah apakah ada pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Populasi adalah siswa kelas V SD GMIT Oesapa Kota Kupang, Tahun pelajaran 2021/2022.Yang terdiri dari kelas A 28 Siswa dan kelas B 18 Siswa.Sampel dari penelitian ini sebanyak 2 kelas dan kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas control.Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu Jika t hitung >Nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai tabel 8,18 > 1,684. Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh penggunaan metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa Kelas V Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti SD GMIT Oesapa Kota Kupang Tahun 2021/2022. Kata Kunci : Metode Pembelajaran Pemberian Tugas, Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Keterangan: Penulis (*) Pembimbing (**)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH DOSIS RAGI TERHADAP KUALITAS UBI KAYU KERING TERFERMENTASI (LUAI KAMBAU) SEBAGAI PANGAN TRADISIONAL SUMBA
Wulang D. Elias)* Nuhamara M)** Banoet R)**
ABSTRAK
Luai kambau adalah ubi kayu yang sudah kering lalu direndam kembali kedalam air dengan durasi waktu 3-5 hari dan dikomsumsi secara sederhana dengan teknologi yang tidak sulit. Namun pengembangan luai kambau belum banyak dilakukan oleh masyarakat pulau Sumba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis ragi terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (luaikambau) sebagai pangan tradisional Sumba dan untuk mengetahui salah satu dosis ragi terbaik terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (luaikambau) sebagai pangan tradisional Sumba. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana pada bulan agustus 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga secara total terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pengaruh dosis ragi terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (Luai kambau) memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf signifikan (P>0,01) terhadap warna, tekstur, kesukaan rasa, dan aroma khas ferementasi yang dihasilkan. Selain itu, perlakuan pemberian dosis ragi terbaik terdapat pada perlakuan D yaitu 3 gram ragi yang menghasilkan warna (4,50) sangat suka, rasa (4,5) sangat suka, tekstur (4,58) sangat suka dan dengan aroma (4,42) sangat suka pada luai kambau sebagai pangan tradisional sumba. Dengan demikian, Pemberian dosis ragi yang berbedaberpengaruh terhadap kualitas ubi kayu keringterfermentasi (luai kambau) sebagai pangan tradisional Sumba yang dihasilkan.
Keterangan: * peneliti ** pembimbing
Kata kunci:Luai kambau, dosis ragi, metode rancangan acak lengkap, Sumba
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERBANDINGAN PISANG KEPOK DAN KACANG TANAH TERHADAP PRODUK MANGGULU
Rifat W.B Bella)* M. Nuhamara)** Zet Malelak)**
ABSTRAK
Manggulu merupakan produk pangan tradisional yang terbuat dari pisang dan kacang tanah yang kandungan karbohidratnya tinggi dengan nilai kadar airnya rendah. Manggulu sebagai pangan local dibuat dari pisang matang dan kacang tanah yang sudah disangrai namun dalam proses pembuatan manggulu masyarakat sumba timur menggunakan cara sederhana tanpa mengetahui perbandingan kedua bahan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat perbandingan terbaik pisang kapok dan kacang tanah terhadap produk manggulu. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium prosesing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana pada Bulan September 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga secara total terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perbandingan pisang kapok dan kacang tanah terhadap produk manggulu memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf signifikan (P>0,01) terhadap warna, tekstur,rasa dan aroma produk manggulu yang dihasilkan. Selain itu, perlakuan perbandingan pisang kapok dan kacang tanah terbaik terdapat pada perlakuan B yaitu 250 g pisang kapok dan 250 g kacang tanah yang menghasilkan aroma (4,667) sangat suka,rasa (4,756) sangat suka,tekstur (4,711) sangat suka dan warna (4,622) sangat suka pada manggulu. Dengan demikian, perbandingan pisang kapok dan kacang tanah yang berbeda berpengaruh terhadap produk manggulu.
Kata Kunci : Manggulu,Perbandingan,sumba timur, metode rancangan acak lengkap
Keterangan :
*) Peneliti
**) pembimbing