ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN Nofrida W.Y. Efi, NIM. 16382950 “Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinodea) yang Berasosiasi dengan Ekosistem Lamun di Perairan Kuanheum Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang” Donny M. BessieS. Pi., M. Si, Imanuel J. Emola,S.Pi.,M.Si.sebagai pembimbing I dan II.Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen ArthaWacanaKupang. Bulu babi adalah hewan herbivora yang juga grazer utama pada daerah padang lamun.Secara ekologi,padang lamun berfungsi sebagai habitat dari berbagai organisme karena padang lamun menyediakan tempat berlindung dan juga makanan bagi berbagai macam biota laut. Distribusi dan kehadiran bulu babi di padang lamun menunjukan bahwa mereka memainkan peran ekologis yang sangat penting dan menjadi kunci penting dalam aliran energy dan dau rmateri.Data bulu babi yang telah di dapatt di analisis secara deskriptif kuantitatif. Kemudian, di lakukan analisis data dengan menggunakan rumus; Kepadatan (D), keanekaragaman jenis (H’), dominansi(C) dan indeks keseragaman(E) dengan menggunakan model matematis dan di sajikan dalam bentuk gambar, grafik dan tabel. Komposisijenis Echinoidea terdiridari 5 jenis ,dua di antaranya yg mendominasi perairan Kuanheum yaitu Echinotrix calamaris dan Diadema setosum.Kepadatan tertinggi di tempati oleh Echinotrix calamaris 18 individu/500m2 Diadema setosum sebanyak 10 individu/500m2 .Nilai indeks keanekaragaman tergolong rendah, keseragaman jenis termasuk dalam kondisi tertekan dan nilai indeks dominansi tergolong sedang Perairan Pantai kuanheum merupakan salah satu Perairan Pantai yang terletak di Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang yang memiliki perairan laut cukup luas dan di dalamnya terdapat ekosistem lamun dan terumbu karang yang cukup baik dan berperan penting dalam proses siklus hidup organism laut. Padang lamun juga memiliki fungsi sebaga itempa tberlindung (habitat berbaga ibiotalaut) dan sumber nutrisi dalam rantaima kanan. . Kata kunci: Bulu babi, Kuanheum, deskriptif kuantitatif Echinotrix calamaris SUMMARY Nofrida W.Y. Efi, NIM. 16382950 "Sea urchin (Echinodea) Community Structure Associated with Seagrass Ecosystem in Kuanheum Waters, West Kupang District, Kupang Regency" Donny M. Bessie S. Pi., M. Si, Imanuel J. Emola, S. Pi., M. Si. as supervisor I and II. Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang. Sea urchins are herbivorous animals that are also the main grazers in seagrass meadow areas. Ecologically, seagrass beds function as habitats of various organisms because seagrass beds provide shelter and food for various marine macambiota. The distribution and presence of sea urchins in seagrass beds suggests that they play a very important ecological role and are key in energy flow and material cycling.Sea urchin data that have been analyzed in a quantitative descriptive manner. Then, data analysis is carried out using formulas; Density (D), species diversity (H'), dominance (C) and uniformity index (E) using mathematical models and presented in the form of figures, graphs and tables. The composition of Echinoidea species consists of 5 types, two of which dominate the waters of Quineheum, namely Echinotrix calamaris and Diadema setosum. The highest density is occupied by Echinotrix calamaris 18 individuals/500m2, Diadema setosum as many as 10 individuals/500m2. The value of the diversity index is low, the uniformity of species is included in depressed conditions and the value of the dominance index is classified as medium Kuanheum Beach Waters is one of the coastal waters located in West Kupang District, Kupang Regency which has extensive sea waters and in which there are seagrass ecosystems and coral reefs that are quite good and play an important role in the life cycle process of marine organisms. Seagrass beds also have a function as a shelter (habitat for various marine life) and a source of nutrients in the food chain. Keywords: Quantitative descriptive Kuanheum urchin Echinotrix calamaris
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi pada saat ini sangatlah penting. Pilihan penggunaan sarana transportasi sangatlah beragam jenisnya, misalnya pilihan menggunakan angkutan darat,laut,maupun udara. Salah satu pilihan sarana angkutan darat untuk memperrmudah dan mempercepat jarak tempuh adalah dengan menggunakan motor honda. Motor honda merupakan salah satu alternatif kendaraan yang menjadi pilihan masyarakat karena dapat mempermudah dan mempercepat dalam mencapai tujuan, utamanya di dalam kota. (Umar,2016) salah satu industry yang saat ini mengalami perkembangan cukup pesat yaitu industry otomotif, dimana masing-masing industry berusaha menonjolkan bentuk, ukuran,merek dan warna yang menarik pada setiap produknya. Demikian halnya Dealer Mutiara Timor Star Kota Kupang sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penjualan motor Honda yang dalam melaksanakan kegiatannya dihadapkan pada persaingan dengan perusahaan-perusahaan bisnis otomotif lainnya.Dalam upaya meningkatkan penjualannya maka, perusahaan ini senantiasa fokus pada pelayanan terhadap konsumen. Motor Honda sepertinya sudah menjadi tuntutan para pengendara motor Honda terutama pengendara yang tidakmau repot ketika mau memindahkan gigi motornya karena motor ini tidak menggunakan system pemindahan gigi pada motor bebek lainya, melainkan ketika mengendarainya pengendara hanya cukup mengatur gasnya saja,melihat keadaan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai menganalisis factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian motor Honda pada dealer mutiara timor star kota kupang untuk mencapai tujuanya. Dalam hal ini permasalahan yang muncul adalah para konsumen belum sepenuhnya memahami akan berbagai jenis motor Honda matic sehingga dalam pembelian motor Honda masih mencari pertimbangan-pertimbangan untuk memutuskan pembelian produk tersebut, maka perlu diketahui faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian motor Honda pada Dealer Mutiara Timor Star Kota Kupang tersebut bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian yaitu (1) faktor kepribadian,(2) faktor selea,(3) dan faktor pengalaman.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Motor Honda Pada Dealer Mutiara Timor Star Kota Kupang
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Motor Honda Pada Dealer Mutiara Timor Star Kota Kupang
Pemasaran merupakan cara untuk dapat memperoleh penjualan yang maksimal sehingga produsen dapat mencapai laba yang maksimal pula. Devinisi pemasaran adalah suatu proses sosial yang melibatkan kegiatan-kegiatan penting yang memungkinkan individu dan perusahaan Dealer Mutiara Timur Star Kota Kupang mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penjualan motor honda. Pemasaran menurut kotler dan keller(2016), yang dimaksudkan, pemasran adalah aktivitas, yang diataur dalam sebuah lembaga dan terjadinya proses menciptakan, mengkomunikasikan, memberikan dan menukar penawaran yang memberikan nilai untuk pelanggan,klien,rekan dan, masyarakat umumnya. Dealer Mutiara timor star kota kupang merupakan salah satu dealer yang bergerak dalam bidang industry otomotif,berupa penjualan dan service sepeda motor merk Honda dikota kupang,dimana dealer ini menjual berbagai jenis motor matic Honda seperti vario,scoopy,beat,dan spacy.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini :
1. Kepribadian adalah suatu perpaduan yang utuh antara sikap, sifat, pola piker, emosi serta juga nilai-nilai yang mempengaruhi individu tersebut agar berbuat sesuatu yang benar sesuai dengan lingkungannya.
2. Selera adalah konsumen mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap keinginan masyarakat untuk membeli barang- barang atau jasa-jasa.
3. Pengalaman merupakan sesuatu yang pernah dialami, dijalani maupun dirasakan yang kemudian disimpan dalam memori seseorang. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna motor honda di kota kupang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Secara keseluruhan kepribadian, selera dan pengalaman berpengaruh signifikan terhadap keputusan perilaku konsumen dalam menggunakan produk motor Honda pada Dealer Mutiara Timor Star Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal yang dapat meningkatkan Indonesia adalah dengan adanya literasi keuangan dimana sangat membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas keuangan dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Oleh karena itu pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membantu dan mendorong masyarakat dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadinya. Literasi keuangan memiliki hal paling penting bagi mahasiswa dengan adanya literasi keuangan untuk dapat membantu mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadinya, apalagi untuk mahasiswa yang merantau yang jauh dari orangtua sangat diperlukan untuk dapat mengontrol keuangan pribadinya dengan bijak. Keberhasilan mahasiswa dalam literasi keuangan tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti pengelolaan keuangan pribadi.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah Literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW.
Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh melalui kuesioner yang sebarkan kepada mahasiswa fakultas ekonomi semester 6 dan semester 8. Indikator dalam penelitian ini adalah: Literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam pengelolaan keuangan pribadi untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen) terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu alat uji statistik yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Excel 2016.
Populasi yang dipakai oleh peneliti ini adalah mahasiswa aktif semester 6 dan semester 8 di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Sampel dari jumlah mahasiwa aktif Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana sebanyak 2.100 dengan menggunakan rumus roa purba sehingga peneliti mendapatkan 100 sampel. Dengan mahasiswa yang berpartisipasi semester 6 berjumlah 39 mahasiswa dan mahasiswa semester 8 berjumlah 61 orang dan terdapat 2 program studi yaitu mahasiswa program studi manajemen sejumlah 39 orang dari semester 6 dan semester 8 dan mahasiswa program studi akuntansi sebanyak 61 orang dari semester 6 dan semester 8. Penentuan sampel menggunakan metode random sampling adalah pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu yang dimana dianggap cocok oleh peneliti untuk dijadikan sebagai sampel atau responden menurut sugiyono (2019).
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan hasil t hitung > r tabel dengan hasil 8,844 > 1,984 dari data ini menunjukkan besarnya pengaruh variabel literassi keuangan sebesar 44,4% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kuantitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan kantor dinas sosial yang dijadikan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini adalah: Tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar -4,195 dengan signifikansi 0,000 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,000<0,05. Pengalaman Kerja tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 1,636 dengan signifikansi 0,114 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,114 > 0,05. Faktor Sosial berpengaruh terhadap pemanfaatan catatan atas laporan keuangan yang ditunjukkan dengan perolehan hasil uji t yaitu nilai t hitung sebesar 3,111 dengan signifikansi 0,004 pada taraf signifikansi 5% dimana 0,004 < 0,05. Dalam penelitian ini menurut pandangan kepala dinas sosial telah sesuai dengan konsep kerja sehingga sebagian besar karyawan memiliki tingkat pendidikan dan faktor sosial yang cukup baik demi terciptanya keberlangsungan kinerja yang baik dan terciptanya pegawai yang produktif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tenun ikat merupakan salah satu seni budaya kain tradisional Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tumbuh dan berkembang secara turun-temurun dalam masyarakat.Kebiasaan menenun bagi masyarakat Desa Bellekabupaten TTS, sudah berlangsung secara turun-temurun, sehingga mereka pun tidak mengetahui kapan dimulainya budaya menenun. Pemakaian zat warna yang berasal dari tanaman telah banyak dilakukan oleh para pengrajin tenun ikat Desa Belle, namun yang paling banyak digunakan adalah yang berasal dari daun tanaman yang diperoleh dari hutan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan tenun ikat di Desa Belle Kecamatan Ki`E Kabupaten Timor Tengah Selatan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif,Teknik observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan 5 orang pengrajin tenun ikat, yang mengacu pada daftar pertanyaan yang disiapkan oleh peneliti kepada pengrajin tenun ikat (Walujo,2004). Hasil penelitian menunjukan bahwa 10 jenis tumbuhan yang ada dimanfaatkan sebagai pewarna alami baik sebagai penghasil warna maupun sebagai tumbuhan pendamping dalam proses pewarnaan kain tenun ikat. Jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai penghasil warna pada kain tenun ikat oleh masyarakat di desa Belle adalah Tarum (Indigofera tinctoria L) menghasilkan warna hitam , Mengkudu (Morinda citrifolia L) menghasilkan warna merah, Kacang Arbila (Phaseolus lunatus L) menghasilkan warna hijau, buah tinta (hylantus reticulatus Poir) menghasilkan warna biru, kunyit (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning, mahoni (Swietenia macrophylla King) menghasilkan cokelat, jati (T. grandis Linn. F) menghasilkan warna ungu, mangga (M. Indica L) menghasilkan warna hitam, nangka(Artocarpusintegra L) menghasilkan warna kuning dan kemiri (Aleuritas moluccana)menghasilkan warna kuning.Oleh karena itu para pengrajin di Desa Belle menggunakan akar, batang,daun,kulit kayu, dan buah dari tanaman diatas untuk menghasilkan warna pada tenun ikat
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi Penulis adalah: DESKRIPSI TENTANG PENGAJUAN SAKSI VERBALISAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PIDANA DI PENGADILAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: Mengapa jaksa penuntut umum mengajuakan saksi verbalisan ? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: 1) Untuk mengetahui alasan jaksa penuntut umum mengajukan saksi verbalisan di persidangan, Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang alasan jaksa penuntut umum mengajukan saksi verbalisan di persidangan, Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: alasan Jaksa Penuntut Umum mengajukan Saksi Verbalisan ke pengadilan adalah 1) karena Karena Terdakwa memberikan keterangan berada dibawah tekanan penyidik, 2) Keterangan terdakwa bertentangan dengan BAP, 3)Terdakwa mencabut keterangan di BAP
Kata Kunci : Putusan Hakim, Perkara Pengajuan Saksi Verbalisan Dalam Pemeriksaan Perkara Pidana Di Pengadilan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Niaga Dalam Sengketa Kepailitan. Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah 1.Mengapa Pengadilan Negeri Niaga dalam menjatuhkan putusan ada Putusan yang di tolak dan ada Putusan yang di kabulkan 2. Bagaimana Akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengeta Kepailitan terhadap utang Perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui alasan Hakim dalam Putusan yang di tolak dan ada Putusan yang di kabulkan 2. Untuk mengetahui akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhadap utang Perusahaan. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang di gunakan adalah bahan Hukum primer yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, putusan Hakim dan kaida dasar. Variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Variabel bebas yaitu Alasan Hakim Pengadilan Negeri Niaga menjatuhkan Putusan Kepailitan ada yang di tolak dan ada yang di kabulkan dan akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhadap utang Perusahan, variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan Niaga dalam sengketa kepailitan.
Hasil penelitian ini penulis menemukan 3 (tiga) alasan Putusan Hakin bahwa ada putusan yang ditolak dan ada putusan yang di kabulkan serta akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhdap Utang Perusahaan:
1. Alasan hakim menolak permohonan pemohon.
a) Termohon hanya memiliki satu krediturnya
b) Pemohon tidak mampu membuktikan minuta/akta perjanjian asli kepda hakim
2. Alasan hakim pengadilan negeri niaga mengabulkan permohonan pemohon.
a) Debitur memiliki dua atau lebih krediturnya.
b) Tidak membayar sedikit utang yang sudah jatuh tempo dan dapat di tagih.
3. Akibat hukum dari putusan hakim dalam sengketa kepilitan terhdap utang perusahaan.
a. Penunjukan kurator.
Kata kunci: Deskripsi Tentang Putusan Penangadilan Niaga Dalam Sengketa Kepailitan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Proporsi ikan terdiri dari bagian yang dapat dimakan (edible
portion) berupa daging dan bagian yang dibuang (processing waste) berupa sisik,
kepala, tulang dan kulit. Penyedap rasa alami merupakan salah satu bahan
tambahan (zat aditif) yang diberikan pada masakan dengan tujuan untuk
memperkuat rasa pada masakan dan digunakan secara instan supaya masakan
menjadi lebih lezat dengan takaran bumbu yang sedikit. Berdasarkan beberapa
informasi yang penulis kumpulkan belum ada penelitian tentang pembuatan
penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella
sp) sebagai bahan penyedap rasa alami.
Tujuan penelitian: Penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan
tembang (Sardinella sp) sebagai bahan penyedap rasa alami adalah sebagai
berikut: (1) Mengetahui proporsi ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang
(Sardinella sp) sebagai bahan alternatif penyedap rasa alami, (2) Mengetahui
karakteristik uji organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) serta kandungan
kadar air, protein, lemak dan asam amino dari penyedap rasa alami dari ikan layur
(Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp).
Metode penelitian: Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus
2022 untuk pembuatan studi proporsi daging ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan
tembang (Sardinella sp) sebagai bahan penyedap rasa alami di Laboratorium
Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Lab Fakultas Teknologi
Pertanian Universitas Gadjah Mada untuk pengujian kadar lemak dan protein serta
di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian
asam amino.
Hasil dan pembahasan: Proporsi pembuatan penyedap rasa alami dari ikan layur
(Trichiurus sp) dan ikan temang (Sardinella sp) yang dapat digunakan adalah
75%. Simpulan: Karakteristik organoleptik yang dimiliki oleh ikan tembang
menunjukan bahwa ikan tembang lebih baik digunakan sebagai bahan dasar
pembuatan penyedap rasa dibandingkan ikan layur. Berdasarkan analisis kimia
pada penyedap rasa hasil uji kadar air belum memenuhi syarat mutu SNI, analisis
kadar protein, kadar garam, memenuhi syarat mutu SNI 01-4273-1996, asam
amino esensial yang dominan adalah asam glutamat dan aspartat sedangkan asam
amino non esensial yang dominan adalah leusin dan arginin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Garam mengandung natrium klorida (NaCl), ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat yang penting bagi tubuh manusia, sehingga diperlukan konsumsi garam dengan jumlah yang tepat untuk menunjang kesehatan manusiaPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022, di Desa Silawan, Kabupaten Belu untuk pengambilan sampel garam, sedangkan untuk pengujian Organoleptik, Kadar Air, Kadar NaCl, Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air dan Iodium, dilakukan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik pembuatan garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan Kabupaten Belu, meliputi tanah tambak digaruk/dikumpulkan dan air laut ditampung dalam kolam jebakan, penyaringan selama 1 jam, pemasakan atau perebusan selama 7 jam, penirisan selama 2 jam, pengemasan dan distribusi. Kualitas garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan, untuk pengujian kadar air : 4,44%, kadar NaCl : 48,2%, bagian yang tidak larut dalam air : 0,83 dan kadar iodium : 34,4% mg/kg, Parameter warna (putih normal) 0%, (putih kecokelatan) 100%, dan parameter bau (Bau normal) 7%, (bau tidak normal) 93%. Desa Silawan juga memperhatikan proses/teknik pembuatan garam masak yang baik dan garam masak yang sudah diproses harus dilanjutkan dengan proses penjemuran sehingga kadar airnya sesuai dengan standar SNI 4435-2017.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL, PENGALAMAN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP ROTASI JABATAN PADA KANTOR BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN KUPANG
Oleh:
Ormi Tamelan
Nim : 18410302
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan manajerial, pengalaman kerja dan pengawasan kerja terhadap rotasi jabatan pada kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang berjumlah 66 orang yang terdiri dari pegawai PNS 42 orang dan pegawai Honorer berjumlah 24 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai PNS berjumlah 42 orang dan dilakukan penentual sampel menggunakan rumus slovin maka sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan manajerial, pengalaman kerja dan pengawasan kerja terhadap rotasi jabatan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan (Uji F), dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial kemampuan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap rotasi jabatan pada kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang, pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap rotasi jabatan pada kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang, dan pengawasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap rotasi jabatan pada kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Sedangkan secara Stimultan kemampuan manajerial, pengalaman kerja dan pengawasan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap rotasi jabatan pada kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 7.022 sedangkan koefisien b1 = -0.127, koefisien b2 = 0.580 dan b3 = 0.440. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kemampuan manajerial (X1), Pengalaman kerja (X2), dan pengawasan kerja (X3) terhadap rotasi jabatan adalah sebagai berikut: Y= 7.022 -0.127 (X1) + 0.580 (X2) + 0.440 (X3) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel kemampuan manajerial (X1) terhadap variabel rotasi jabatan (Y).
Diketahui bahwa untuk variabel kemampuan manajerial (X1) di temukan t hitung = -0.678 lebih kecil dari t tabel = 2,0518 dan tingkat signifikan = 0.504 oleh karena itu nilai sig.< 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kemampuan manajerial (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap rotasi jabatan (Y).
Hasil Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengalaman kerja (X2) terhadap rotasi jabatan (Y). diketahui bahwa variabel pengalaman kerja (X2) ditemukan t hitung = 3.071 lebih besar dari t tabel = 2,0518 dan tingkat signifikan = 0.005 oleh karena nilai sig < 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dab Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel pengalaman kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap rotasi jabatan (Y). berikut
Hasil Uji Hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh variabel pengawasan kerja (X3) terhadap rotasi jabatan (Y). diketahui t hitung = 2.278 lebih besar dari t tabel = 2.0518 dan tingkat signifikan 0.031. Oleh karena nilai sig < 0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel pengawasan kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel rotasi jabatan (Y).
untuk hasil Uji F didapati F hitung = 10.233 lebih besar dari F tabel = 3.35 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel kemampuan manajerial (X1), variabel pengalaman kerja (X2), dan pengawasan kerja (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel rotasi jabatan (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil.
Uji Koofisien determinasi (R2) adalah 0.541 atau 54.1%. Hal ini berarti besarnya pengaruh kemampuan manajerial, pengalaman kerja dan pengawasan kerja terhadap rotasi jabatan adalah 54.1%. Sedangkan pengaruh sebesar 45.9% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Kemampuan Manajerial, Pengalaman Kerja, Pengawasan Kerja, Rotasi Jabatan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Penerapan Hukum Dalam Tindak Pidana Kekerasan Menghilangkan Nyawa Orang Lain Dalam Lingkup Rumah Tangga”. Rumusan masalah yaitu mengapa tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain dalam lingkup rumah tangga, ada yang diterapkan Pasal 44 undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan ada yang diterapkan pasal 338 dan 340 KUHPidana.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui alasan yuridis penerapan hukum tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain dalam lingkup rumah tangga, ada yang diterapkan pasal 44 undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan ada yang diterapkan pasal 338 dan 340 KUHPidana.
Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan hakim menerapkan pasal 44 ayat (3) Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, adalah karena:a. Hakim mengacu pada dakwaan Penuntut umum, b. Pasal 44 merupakan tindak pidana yang diawali dengan kekerasan. Alasan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan dengan menerapkan Pasal 338 KUHP, karena Pasal 338 KUHP merupakan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan tidak direncanakan. Sedangkan alasan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan dengan menerapkan Pasal 340 KUHP, karena: pasal 340 KUHP merupakan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan sudah direncanakan.
Saran yang dapat penulis berikan adalah : agar pihak keluarga diharapkan sejak dini memberikan pelayanan pendidikan kepada setiap anggota keluarganya, dan menamankan rasa cinta, dan kasih sayang antara satu dengan yang lainnya baik antara suami dan istri, maupun antara anak-anak agar terhindar dari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.Kepada masyarakat pada umunya diharapkan memberikan suatu masukan, saran serta dukungan kepada keluarga ataupun tetangga yang memiliki perselisihan ditengah keluarganya untuk menyelesaikan setiap permasalahannya dengan cara menyikapinya dengan bijak
serta kepala dingin, agar tidak menimbulkan emosi yang berlebihan yang dapat jadi faktor kuat memunculkan suatu kekerasan dalam rumah tangga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
Mese M. Ataupah.1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy CH. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latarbelakang:Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan insan manusia. Pendidiksan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia dalam alih generasi secara berkesinambungan. Namun dalam perjalanannya mahasiswa PJKR lambat dalam mencari judul dan menyelesaikan skripsi, Mahasiswa PJKR semester akhir kesulitan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan kegiatan atau hobi, Mahasiswa masih terpengaruh dari teman mahasiswa lain yang masih belum mengerjakan skripsi, Belum diketahuinya kesulitan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir skripsi.
Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir skripsi.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PJKR semester akhir yang sedang mengerjakan Tugas Akhir Skripsi. Objek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan mahasiswa prodi PJKR semester akhir dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi. Kesulitan yang dialami antara lain: karena sulitnya menentukan judul dan topik penelitian, kesulitan dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah, kesulitan dalam menentukan jenis dan desain penelitian, kesulitan dalam mencari jurnal, kesulitan dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan ilmiah, dan juga kesulitan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa respon mahasiswa prodi PJKR semester akhir terhadap proses penyusunan tugas akhir skripsi secara keseluruhan sudah sedikit mengetahui tetapi masih banyak kekurangan yang belum diketahui.
Katakunci:; ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATERI SENAM LANTAI LONCAT KANGKANG
Irman Roset Paut1*, Ramona M Mae2, Fredik E Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang:Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang beranggapan bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara ilmiah, artinya belajar akan lebih bermakna jika anak bekerja dan mengalami sendiri apa yang dipelajarinya, bukan sekedar mengetahuinya.
Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran KontekstualDalam Materi Senam Lantai Loncat Kangkang di SMP N 1 Fatuleu.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini bagaimana implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang.
Hasil dan pembahasan: Sumber data diperoleh langsung dari hasil Wawancara dengan Guru Penjasorkes dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, pembahasan pembelajaran kontekstual adalah metode pembelajaran yang membantu peserta didik untuk menemukan dan membangun materi yang dipelajari dengan kondisi kehidupan nyata sehari-hari.
Simpulan: Dari hasil penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran loncat kangkang di SMP N 1 Fatuleu, guru penjasorkes masih menggunakan metode ceramah, diskusi dan Tanya jawab, alangkah lebih baiknya guru penjasorkes mencoba metode pembelajaran yang lebih afektif untuk membuat siswa-siswi juga turut aktif dalam mengikuti pembelajaran loncat kangkang, karena itu metode pembelajaran yang cocok untuk membuat pembelajaran loncat kangkang lebih menyenangkang adalah metode pembelajaran kontekstual.
Katakunci: Kompetensi guru; Implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BULU TANGKIS SISWA PUTRA KELAS VIII DI SMPN 4 LOLI Roberto Riamu Rago Wino1*, David Loba2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini dilator belakangi oleh tidak tersedianya sarana dan prasana pendukung kegiatan pelajaran bulutangkisyang belum digunakan secara maksimal dan dari kemampuan guru olahraga yang sering bermain bulutangkis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar minat siswadi SMPN 4 loli Tujuan penelitian:Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli TujuanPenelitian: Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli. Metode penelitian:Penelitan ini merupakan penelitian merupakan tindakan kelas .Lokasi penelitian di SMPN 4 Loli.Teknik pengambilan data mengunakan wawancara observasi dan angket sedangkan Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data mengunakan data reductions, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes passing bulu tangkis> 75) pada siklus I hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberitindakan berupa pembelajaran permainan minat bulu tangkis. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran bulu tangkis sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran bulu tangkis
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peranan suasana ruang dalam, suasana ruang luar terhadap minat beli konsumen pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Sehingga persoalan penelitian ini adalah apakah ruang dalam berpengaruh pada minat beli konsumen J.CO Donuts & Breadtalk Kupang dan apakah ruang luar berpengaruh pada minat beli konsumen di Donuts & Breadtalk Kupang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi adalah konsumen yang sudah mengunjungi J.CO Donuts & Breadtalk kupang, dengan sampel sebanyak 96 responden. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 11.866+ 0.297X1+ 0.257X2. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel ruang dalam (X1) ditemukan thitung (2.985) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang dalam (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan minat beli (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel ruang luar (X2) ditemukan) thitung (2.791) > ttabel (1,986), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel ruang luar (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 11.850 sedangkan F-tabel sebesar 3,09 dengan demikian F-hitung > F-tabel dan tarif signifikan (0,000 < 0,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima.
Hasil uji signifikansi secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa secara parsial variabel suasana ruang dalam toko dan suasana Suasana Ruang Luar Toko berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang. Hasil uji signifikansi secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa secara simultan suasana suasana ruang dalam toko dan suasana ruang luar berpengaruh signifikan terhadap minat beli pada J.CO Donuts & Breadtalk Kupang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Peran Guru Agama Kristen Dalam Penerapan Pendalaman Alkitab
Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 20 Kota Kupang
Busi, G,A)* Nuban Timo, E,I)** Manggoa, M,A)**
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang. Yang mejadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Kristen di SMP Negeri 20 Kota Kupang, yang berjumlahh 5 orang. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni guru pendidikan agama Kristen kelas IX dengan jumlah 1 orang. Metode penelitian penelitian deskrptif adalah mengambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Teknik pengumpulan data yang di pakai adalah teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data Sesuai dengan metode yang digunakan, maka teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif yang tujuannya untuk mencari tahu keadaan yang terjadi di lapangan kemudian ditarik kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran guru PAK dalam Penerapan pendalaman Alkitab sangatlah penting bagi siswa-siswi, tujuannya untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Peran guru PAK sebagai pendidik atau pengajar tidak hanya menanamkan pengetahuan kepada anak ataupun salah satu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak-anak sehingga terjadi proses belajar tetapi mampu menanamkan nilai-niali etik dan moral Kristiani kepada para peserta didik dan dapat membimbing anak dalam mengambil keputusan untuk menuntun agar moral dan akhlaknya semakin baik bahkan menjauhkan diri mereka dari perbuatan-perbuatan yang dilarang, dan dapat membantu peserta didik keluar dari zona nyaman yang membahayakan diri mereka dan membimbing mereka untuk membeda-bedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik sehingga peserta didik dapat menerima Kristus dalam diri mereka masing-masing.
Kesimpulannya adalah Peran guru PAK dalam Pendalaman Alkitab dapat diperhitungkan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, sekalipun pendalaman Alkitab masih sangat jarang dilakukan di sekolah tetapi pendalaman Alkitab juga salah satuh metode yang dapat menolong para siswa-siswi untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Pendalaman Alkitab ketika diikuti dengan benar dan diajarkan dengan baik maka kehidupan siswa-siswi akan berubah lewat pertolongan Roh Kudus. Dari kesimpulan di atas, maka penulis memberi saran kepada : Guru PAK harus memberi arahan dan motivasi kepada siswa untuk lebih rajin mengikuti pendalaman Alkitab (PA), Guru PAK juga harus membuat penerapan baru dalam melaksanakan kegiatan pendalaman Alkitab sehingga siswa-siswi semakin tertarik dalam mengikuti pendalaman Alkitab (PA) dan kepada siswa harus tetap rajin serta tidak bermalas-malasan dalam mengikuti kegiatan pendalaman Alkitab yang dilaksanakan di sekolah karena berguna bagi pertumbuhan nilai-nilai etik dan moral Kristiani
Kata Kunci : Peran Guru, Pendalaman Alkitab
Keterangan : * Mahasiswa
** Dosen pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) DALAM MENDUKUNG KINERJA MANAJERIAL PADA BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA II NAMA : MIKE SOFIA LIFU NIM : 18190082 System informasi akuntansi mempunyai tujuan umum yaitu sebagai penyedia informasi bagi pengelola kegiatan, memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh system yang sudah ada, baik yang mengenai mutu, ketetapan pengajian, maupun struktur informasinya, dan memperbaiki pengendalian akuntansinya. System informasi sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan, karena system informasi akuntansi mengandung sebuah proses untuk melaporkan kondisi keuangan perusahaan secara akurat dan benar untuk semua pihak yang bersangkutan. Dengan adanya informasi tersebut dengan pihak perusahaan dapat membantu khususnya unuk bagaian manajemen dalam mengambil keputusan. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, perusahaan-perusahaan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengembangkan usaha bahkan juga dapat digunakan untuk membantu fungsi-fungsi manajemen yang baik seperti, planning,organizing, implementation, dan controlling. Adapun salah satu cara agar fungsi dari manajemen tersebut dapat terlaksanakan dengan baik yaitu dengan cara menetapkan system informasi akuntansi pada perusahaan proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak manajemen adalah tugas yang sangat berat dilakukan dan keputusan yang diambilpun berdasarkan pada informasi yang diterimanya, maka informasi yang diperlukan harus secermat mungkin dan relevan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan sisstem informasi akuntansi dalam mendukung kinerja manajerial pada balai wilayah sungai nusa tenggara II. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi Berdasarkan hasil analisis wawancara penelitian menunjukan bahwa pengaruh system informasi akuntansi positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial karena system system akuntansi yang relevan, akurat, dan penyedia informasi yang tepat waktu akan meningkatkan kinerja manaajerial di Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa system informasi akuntansi sangat berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Trisye Yeni Anggraini (2011) dan Periyanti (2014) yang membuktikan bahwa system informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Berdasarkan hasil penelitian dan teori sangat menunjukan bahwa system informasi akuntansi sangat sejalan karena system Informasi akuntansi sangat penting dan bermanfaat bagi Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Perkembangan teknologi komputer sangat mempengaruhi perubahan cara kerja akuntansi dalam mengolah transaksi menjadi informasi, sistem informasi yang didasarkan pada komputer dikenal dengan istilah Sistem Informasi Akuntansi. Sistem informasi akuntansi merupakan sistem yang dirancang untuk mengumpulkan dan menampilkan informasi akuntansi sehingga akuntan dan eksekutif perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat. Sistem ini dianggap sebagai komponen penting dari kantor keuangan di seluruh dunia di mana sebagian besar berbasis perangkat lunak dan dapat diterapkan sebagai bagian dari solusi teknologi informasi. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sangat diperlukan oleh perusahaan dan lembaga lain yang bergerak di bidang apapun. Alasannya karena mengandung sebuah proses untuk melaporkan kondisi keuangan secara akurat dan benar untuk semua pihak yang membutuhkan. Proses tersebut berkaitan dengan teknologi informasi untuk memajukan organisasi. Menurut Baridwan (2004) menyatakan bahwa “system informasi akuntansi adalah: suatu komponen yang menggumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan pihak-pihak luar (seperti inspektorat pajak, investor dan kreditor) pihak-pihak dalam (terutama manajemen)”. Hasil penelitian tentang Analisis Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Mendukung Kinerja Manajerial Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, sejalan dengan teori diatas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul: Deskripsi tentang Pengiriman Anggota Polri dalam Misi Perdamaian PBB di Darfur, Sudan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : faktor apakah yang menyebabkan anggota Polri yang mengikuti seleksi FPU (Formed Police Unit) dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB ke Darfur, Sudan tidak lulus seleksi ? Tujuan penelitian adalah : mengetahui faktor apakah yang menyebabkan anggota Polri yang mengikuti seleksi FPU dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB ke Darfur, Sudan tidak lulus yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah anggota Polri sebagai Formed Police Unit (FPU). Sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah tentang Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Pengumpulan bahan hukum yang dilakukan melalui kegiatan studi Kepustakaan dan melakukan wawancara (interview). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa untuk mencapai Formed Police Unit harus mengikuti beberapa prosedur untuk mengikuti misi perdamaian PBB di Sudan yaitu:1).Tahap seleksi yaitu tahap seleksi administrasi meliputi syarat pendaftaran secara internal oleh Markas Besar Polri melalui pemberitahaun online mengenai persyaratan yang harus dilengkapi oleh anggota Polri seluruh Indonesia yang akan mengikuti misi perdamaian dan tahapan seleksi yaitu: Pemeriksaan Administrasi (Rikmin), tes psikologi dan wawancara psikologi, Assessment untuk jabatan Kasatgas dan Wakasatgas, kesamaptaan Jasmani, menembak, mengemudi, kemampuan bahasa inggris, komputer, test kompetensi bidang mekanik TI/AC/Genset/Ranmor/MTO, simak BMN, bensat/keuangan, manage, kualifikasi medis/paramedis dan water treatment. 2). Tahap pelatihan yang meliputi pelatihan fisik, mental dan pengetahuan. 3). Tahap rencana pengiriman. Dalam rencana pengiriman ini harus menunggu menunggu Assessment dari tim Assessment And Advisory Visit (AVV) PBB untuk memastikan Indonesia siap mengirimkan pasukan dan logistik untuk mendukung perdamaian dunia. Baik menyangkut kesiapan fasilitas, sarana, prasarana, perlengkapan, senjata, maupun performance atau kemampuan, setelah itu menunggu persetujuan DPR dan Presiden yang dituangkan dalam MOU Indonesia dan PBB sesuai dengan jumlah personil yang telah di siapkan berdasarkan permintaan PBB. Berdasarkan pada pembahasan di atas, maka dapat simpulkan bahwa prosedur pengiriman anggota Polri Polda NTT dalam misi PBB harus mengikuti 3 tahapan dalam proses pengirman yaitu: Seleksi administrasi anggota dari masing-masing Polda di seluruh Indonesia yang meliputi syarat pendaftaran dan tahapan seleksi, latihan pra operasi dan rencana keberangkatan yang dituangkan dalam MOU antara Indonesia dan PBB.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Senyawa radikal bebas perlu diredam atau dikurangi sehingga diperlukan adanya senyawa antioksidan untuk menangkal dampak burukr adikal bebas. Aktivitas radikal bebas diperlukan antioksidan dari dalam makanan atau minuman. Salah satu sumber antioksidan adalah buah alpukat yang didominasi asam lemak tak jenuh tunggal serta pemanfaatan pandan wangi sebagai pewarna alami yang memiliki kandungan alkoid dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan buah alpukat yang menghasilkan aktivitas antioksidan paling tinggi dalam pembuuatan ice cream buah alpukat. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperiman dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL) sebanyak 3 perlakuan dengan ulangan sebanyak 3 kali. Metode yang digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan adalah metode DPPH dan kualitas ice cream menggunakan uji organoleptik secara statistic yaitu uji anova satujalur (One Way Anova). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembuatan ice cream alpukat dengan penambahan pandan wangi sebagai pewarna alami memiliki kandungan aktivitas antioksidan yang sangat kuat karena memiliki nilai IC50 kurang dari 50 ppm. Sedangkan dalam pengujian organoleptic perlakuan P3 berpengaruh terhadap kualitas ice cream terbaik pada kriteriawarna, aroma, rasa, dan tekstur dengan nilai sebesar 3.95%.