Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kuanheum
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS BULU BABI (ECHINOIDEA) YANG BERASOSIASI DENGAN EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN KUANHEUM KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Nofrida W.Y. Efi, NIM. 16382950 “Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinodea) yang Berasosiasi dengan Ekosistem Lamun di Perairan Kuanheum Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang” Donny M. BessieS. Pi., M. Si, Imanuel J. Emola,S.Pi.,M.Si.sebagai pembimbing I dan II.Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen ArthaWacanaKupang. Bulu babi adalah hewan herbivora yang juga grazer utama pada daerah padang lamun.Secara ekologi,padang lamun berfungsi sebagai habitat dari berbagai organisme karena padang lamun menyediakan tempat berlindung dan juga makanan bagi berbagai macam biota laut. Distribusi dan kehadiran bulu babi di padang lamun menunjukan bahwa mereka memainkan peran ekologis yang sangat penting dan menjadi kunci penting dalam aliran energy dan dau rmateri.Data bulu babi yang telah di dapatt di analisis secara deskriptif kuantitatif. Kemudian, di lakukan analisis data dengan menggunakan rumus; Kepadatan (D), keanekaragaman jenis (H’), dominansi(C) dan indeks keseragaman(E) dengan menggunakan model matematis dan di sajikan dalam bentuk gambar, grafik dan tabel. Komposisijenis Echinoidea terdiridari 5 jenis ,dua di antaranya yg mendominasi perairan Kuanheum yaitu Echinotrix calamaris dan Diadema setosum.Kepadatan tertinggi di tempati oleh Echinotrix calamaris 18 individu/500m2 Diadema setosum sebanyak 10 individu/500m2 .Nilai indeks keanekaragaman tergolong rendah, keseragaman jenis termasuk dalam kondisi tertekan dan nilai indeks dominansi tergolong sedang Perairan Pantai kuanheum merupakan salah satu Perairan Pantai yang terletak di Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang yang memiliki perairan laut cukup luas dan di dalamnya terdapat ekosistem lamun dan terumbu karang yang cukup baik dan berperan penting dalam proses siklus hidup organism laut. Padang lamun juga memiliki fungsi sebaga itempa tberlindung (habitat berbaga ibiotalaut) dan sumber nutrisi dalam rantaima kanan. . Kata kunci: Bulu babi, Kuanheum, deskriptif kuantitatif Echinotrix calamaris SUMMARY Nofrida W.Y. Efi, NIM. 16382950 "Sea urchin (Echinodea) Community Structure Associated with Seagrass Ecosystem in Kuanheum Waters, West Kupang District, Kupang Regency" Donny M. Bessie S. Pi., M. Si, Imanuel J. Emola, S. Pi., M. Si. as supervisor I and II. Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang. Sea urchins are herbivorous animals that are also the main grazers in seagrass meadow areas. Ecologically, seagrass beds function as habitats of various organisms because seagrass beds provide shelter and food for various marine macambiota. The distribution and presence of sea urchins in seagrass beds suggests that they play a very important ecological role and are key in energy flow and material cycling.Sea urchin data that have been analyzed in a quantitative descriptive manner. Then, data analysis is carried out using formulas; Density (D), species diversity (H'), dominance (C) and uniformity index (E) using mathematical models and presented in the form of figures, graphs and tables. The composition of Echinoidea species consists of 5 types, two of which dominate the waters of Quineheum, namely Echinotrix calamaris and Diadema setosum. The highest density is occupied by Echinotrix calamaris 18 individuals/500m2, Diadema setosum as many as 10 individuals/500m2. The value of the diversity index is low, the uniformity of species is included in depressed conditions and the value of the dominance index is classified as medium Kuanheum Beach Waters is one of the coastal waters located in West Kupang District, Kupang Regency which has extensive sea waters and in which there are seagrass ecosystems and coral reefs that are quite good and play an important role in the life cycle process of marine organisms. Seagrass beds also have a function as a shelter (habitat for various marine life) and a source of nutrients in the food chain. Keywords: Quantitative descriptive Kuanheum urchin Echinotrix calamaris

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA ASUH ORANGTUA DALAM PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KRISTIANI TERHADAP ANAK DALAM KELUARGA DI JEMAAT HOREB KUANHEUM KLASIS KUPANG TIMUR TAHUN 2021

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adonia M. Liunima 2021. Pola Asuh OrangTua Dalam PengembanganNilai-Nilai Kristiani Terhadap Anak Dalam Keluarga, Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. *(Pabala P)* I *(Metboki M)* Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana polaOII asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag. Jenis penelitian kualitatif subjek dalam penelitian ini adalah 30 orangtua, 30 anak. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh orangtua dalam jemaat Horeb Kuanheum adalah: 1. Pola asuh otoriter orangtua mengasuh anak dengan aturan-aturan yang tegas, memaksa anak untuk berperilaku seperti dirinya (orangtua), anak dibatasi bertindak sesuai keinginannya sendiri.(47,77%) 2. Pola asuh demokratis orangtua mengasuh anak dengan memberikan pengakuan terhadap kemampuan anak, anak diberikesempatan agar tidak bergantung bagi orangtua. (43,33%) 3. Pola asuh permisif orangtua mengasuh anak secara bebas, memberikan kelonggaran kepada anak untuk memilih apa yang mereka kehendaki karena anak dianggap sebagai orang dewasa atau muda. (4,95%) 4. Pola asuh lassez faire orangtua mengasuh anak dengan diberikan kebebasan untuk berperilaku sesuai keinginannya, tidak ada aturan atau pelanggaran terhadap anak. (51,69%) Penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa hasil dari wawancara dan analisis data dalam pembahasan maka dapat diketahui bahwa orangtua tidak hanya dominan pada satu pola asuh, tetapi bisa lebih dari satu pola asuh.Karena adas aat-saat tertentu dimana orang tua harus menerapkan pola asuh demokratis, tapi ada saat-saat tertentu orangtua harus menetapkan pola asuh otoriter sebagai bukti Kasih Sayang orangtua terhadap anak. Oleh karena itu, penulis memberikan saran agar orangtua dapat mengasuh dan mendidik anak mereka dengan lebih baik lagi, tanpa mengesampingkana spek Iman dalam keseharian terutama untuk mendidik atau mengasuh anak. Kata Kunci: Pola Asuh Nilai-Nilai Kristeni keluarga kristen di kuanheum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail