Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

798 hasil
Penulis: SE
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HELA KETA "Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual terhadap tradisi Hela keta dan Implikasinya bagi Kehidupan Keluarga Kristen di Jemaat GMIT Getsemani Halilulik Mata jemaat Manoinhau Motasokon Klasis Belu"

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berangkat dari realitas komplek tradisi Hela Keta dalam kehidupan keluarga Kristen di jemaat GMIT Getsemani Halilulik Mata Jemaat Manoinhau Motasokon, Klasis Belu. Tradisi Hela Keta merupakan praktik adat masyarakat Tetun yang bertujuan untuk melepaskan sumpah leluhur dan memperoleh kedamaian dalam pernikahan, namun menimbulkan pertanyaan teologis karena masih melibatkan pengorbanan darah hewan. Permasalahan jemaat bersifat kompleks, mencakup aspek budaya, kepercayaan, sosial, ekonomi, dan spiritual yang berdampak pada pemahaman jemaat tentang keselamatan dan pendamaian sejati dalam Kristus.Tulisan penelitian ini memahami konteks jemaat Manoinhau Motasokon, menganalisis pelaksanaan dan makna tradisi Hela Keta, serta merumuskan tinjauan teologi kontekstual berdasarkan teori Robert J. Schreiter tentang model kontekstual dalam pengembangan teologi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, analitis, dan reflektif melalui wawncara, pengamatan langsung, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri dari tokoh adat, tokoh masyarakat, pendeta, dan anggota jemaat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Hela Keta mengandung nilai-nilai teologis positif yang sejalan dengan iman Kristen, yaitu kerinduan akan pendamaian, pemulihan hubungan yang rusak, dan kesadaran akan dampak lintas generasi. Namun, praktik ini juga mengandung aspek yang memerlukan transformasi, khususnya pemahaman tentang sumber keselamatan, fungsi darah dalam ritual, dan ketakutan terhadap kutuk leluhur. Penelitian ini mengusulkan model transformasi dialogis yang mempertahankan identitas budaya sambil mengarahkan makna Hela Keta menuju pemahaman yang sejalan dengan iman Kristen, yakni melalui doa bersama, rekonsiliasi yang sadar, pengampunan, dan pengharapan dalam Allah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA KUPANG Sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, dan memanfaatkan karyawan sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk tercapainya tujuan perusahaan. sumber daya manusia sebagai penggerak organisasi dalam mencapai tujuannya, maka upaya – upaya organisasi dalam mendorong karyawan untuk bekerja lebih baik harus terus dilakukan, dengan adanya karyawan- karyawan yang bekerja secara baik ini, maka diharapkan hasil kerja (kinerja) dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab di berikan terhadap karyawan. Salah satu upaya yang dapat menentukan proses prima khususnya dalam organisasi apalagi organisasi pemerintah tergantung pada kinerja. Kinerja merupakan performance atau unjuk rasa. Kinerja juga dapat pula diartikan sebagai prestasi kerja atau hasil unjuk kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada kantor dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 orang pegawai pada kantor dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang dengan sampel keseluruhan pegawai yaitu 43 orang. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan penyebaran Kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda pada SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui kompensasi dalam kategori rendah, motivasi berada dalam kategori rendah serta kinerja karyawan juga berada pada kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,001 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,489 yang berarti semakin baik kompensasi semakin tinggi kinerja pegawai dan sebaliknya. Sedangkan motivasi berpengaruh positif juga terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,033 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,395 yang berarti semakin baik motivasi maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Kata Kunci : Kompensasi, Motivasi dan Kinerja Pegawai

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN PAKIAN BEKAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI 1. Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas”.Permasalahan yang diangkat oleh penelitian ini adalah” a. Bagaimana motif pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas. b. Bagaimana modus pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.c. Bagaimana akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas.2.Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: a.untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.b.untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakian bekas.c.untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.3.Sifat dan Jenis Penelitian a.Sifat Penelitian, Penelitian ini bersifat deskriptif dan hasil penelitian adalah.1.Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi, atau yang menjadi sebab perubahan dari adanya suatu variabel dependen (terkait), Dalam penelitian ini motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas terhadap pelaku dan barang bukti.2, Variabel terkait yaitu variabel yang tergantung pada variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel tersebut adalah putusan pengadilan tentang tidak pidana penyelundupan pakaian bekas. 2. Berdasarkan hasil penelitian, maka yang menjadi motif, modus, dan akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan Pakaian Bekas Adalah: 1. Motif terjadinyatindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Untuk mendapatkan keuntungan.b.Karena ada permintaan konsumen.2.Modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Terdakwa mendapat tawaran.b.Terdakwa memuat pakaian bekas dengan menggunakan kapal.3.akibat hukum bagi pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekasadalah.a. Pelaku ditahan b.Pelaku dipidana penjara c.Pelaku dikenakan denda.d.Pelaku dikenkana menanggung biaya perkara.e.akibat hukum Terhadap barang bukti yaitu barang bukti Dirampas untuk dimusnakan. kata kunci: Motif, Modus Akibat Hukum, Penyelundupan Pakaian Bekas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG PEMIDANAAN TERHADAP TINDAK PIDANA MEMBERIKAN KETERANGAN PALSU DI PERSIDANGAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Alasan saksi memberikan keterangan palsu di persidangan dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di persidangan. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk Mengetahui Alasan saksi memberikan keterangan palsu di persidangan dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di persidangan. Penelitian ini bersifat Deskriptif analisis artinya bahwa penelitian ini termasuk lingkungan penelitian yang menggambarkan, menelaah, menjelaskan secara tepat serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini yakni tindak pidana keterangan palsu. Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif, karena dalam penelitian hukum normatif menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa disebut dengan (liblary search). Variabel yang digunakan yaitu variable bebas dalam penelitian ini adalah alasan saksi memberikan keterangan palsu di persidangan dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di persidangan. Variaberl terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim tindak pidana memberikan keterangan palsu. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu, Alasan saksi memberikan keterangan palsu di persidangan adalah a. Untuk menghindari pertengkaran dengan istri. b. Karena tidak ingin terlibat dalam kasus penipuan. c. Untuk mengelabui pihak leasing. d. Karena tidak terima diberhentikan dari jabatan sabagai Datuak Bando Rajo. e. Karena terdakwa memiliki dendam pribadi. Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di persidangan adalah: Pelaku ditahan, dipidana penjara dan membayar biaya perkara. Saran penulis adalah: 1. Masyarakat dapatkan meningkatkan kesadaran hukum dan berfikir secara matang untuk tidak memberikan keterangan palsu di depan persidangan, karena dengan memberikan keteragan palsu dalam persidangan akan menimbulkan akibat hukum yang akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain yang bersangkutan. 2. Pemerintah diharapkan melakukan sosialisasi serta edukasi terkait pidana sumpah palsu dan pidana penyertaan agar lebih banyak orang yang memahami terkait akibat apabila seseorang melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu di persidangan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK BAKSO IKAN BELANAK MENGGUNAKAN TEPUNG SAGU (AKABILAN) DI DESA RAILOR KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN OLDIANA SEUK NAHAK (18390028). Karakteristik Bakso Ikan Belanak Menggunakan Tepung Sagu (Akabilan)Di Desa Railor Kecamatan Makala Tengah Kabupaten Malaka. Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M. Sc sebagai pembimbing I, dan Mada M. Lakapu,S. Si, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Bakso merupakan suatu bentuk produk olahan daging yang merupakan bentuk emulsi lemak. Oleh karena itu, komponen lemak di dalam produk olahan daging mempunyai peranan penting pada pembentukan tekstur, yaitu memberikan tekstur yang juiceness (empuk). Ikan belanak (Mugil cephalus) merupakan salah satu jenis ikan perairan laut yang menggunakan habitat perairan muara sebagai tempat hidupnya termasuk di muara sungai. Tepung sagu merupakan jenis tepung yang berasal dari pati batang sagu. Tekstur tepung sagu mirip dengan tepung tapioka, yakni berwarna putih dan terasa lembut ditangan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2023 yang bertempat di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk bakso ikan belanak, dan uji organoleptik (kenampakan,bau, rasa, tekstur) . Kemudian dilakukan pengujian kandungan kimia (kadar air, kadar protein, dan kadar abu) bakso ikan belanak. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data hasil penelitian diolah secara stastistik dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dilakukan analisis variansi (Anova) untuk menentukan apakah hipotesis diterima atau ditolak. Produk karakteristik bakso ikan belanak menggunakan tepung sagu (akabilan) pada pengujian organoleptik sensori yang menghasilkan tingkat penerimaan panelis terbaik pada pelakuan 10% yaitu parameter kenampakan 7.2 (Permukaan kurang halus, sedikit berongga, kurang cerah), parameter bau 7.6 (spesifik produk kurang), parameter rasa 7.73 (spesifik produk kurang) dan parameter tekstur 7.46 (padat, kompak , agak kenyal). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari uji karakteristik bakso ikan belanak menggunakan akabilan (sagu) pada perlakuan terbaik (10%) memberikan hasil kadar air 62.93% dan protein dengan 27.74%. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan penulis menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang masa simpan karakteristik bakso ikan belanak menggunakan tepung sagu (akabilan). Kata kunci: Karakteristik Bakso Ikan Belanak Menggunakan Tepung Sagu (Akabilan) Di Desa Railor Kecamatan Makala Tengah Kabupaten Malaka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SD NEGERI KUANINO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ofris Edison Selan *,David Loba2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktifitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki peserta didik mengenai bahan pelajaran yang akan dijadikan materi didalam proses pembelajaran Metode penelitian:Metode yang biasa digunakan guru dalam menyampaikan materi penjasorkes adalah metode deduktif atau metode perintah, metode tugas, demonstrasi dan pemberian penjelasan. Hasil dan pembahasan:Penjasorkes pada dasarnya merupakan bagian integrasi dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang bertujuan untuk mengembangkan aspekkesegaran dan kebugaran jasmani pada setiap individu sehingga individu memiliki keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui aktivitas jasmani dan olahraga. Simpulan:Penjasorkes merupakan mata pelajaran yang juga ikut mempengaruhi perkembangan kepribadian siswa dan ikut serta berkonstribusi dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian pendidikan harus dilaksanakan dengan tertib dan bertanggung jawab. Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERTUMBUHAN ALGA MERAH Kappaphycus alvarezii DENGAN METODE LEPAS DASAR DI PERAIRAN DESA JENILU KECAMATAN KAKULUK MESAK KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Jenilu terletak di Kecamatan Kakuluk Mesakdan wilayah pesisirnya bisa dimanfaatkan untuk budidaya Alga Merah. Alga Merah yang dibudidaya masih dalam tahap ujicoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Desa Jenilu. Penelitia dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022. Metode yang digunakan yaitu metode ujicoba langsung dilapangan dengan menggunakan metode lepas dasar (patok) dan analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian, pertumbuhan relatif serta pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa Alga Merah Kappaphycus alvarezii memiliki pertambahan berat dari awal sampai berakhirnya penelitian dengan berat tertinggi pada minggu ke-7 dengan nilai (283,4 gram), Kisaran pertumbuhan harian Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai (4,76 gram) dan terendahnya dengan nilai (2,19 gram), Pertumbuhan mutlak Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi yakni (223,4 gram/hari) dan terendahnya dengan nilai (15,3gram/hari), Pertumbuhan spesifik Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi (5,57 %) dan terendah dengan nilai (3,62 %). Hal ini disebabkan karena bibit yang diambil mampu beradaptasi dengan lingkungan perairan yang berbeda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA PERIODE 2017-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan pada suatu perusahaan. Dengan demikian model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress perusahaan sejak dini diharapkan dapatdilakukan tindakan-tindakan untuk mengantisipasi kondisi yang mengarah pada kebangkrutan. Financial distress dapat diuku rmelalui aporan keuangan dengan cara menganalisis laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil dari suatua ktivitas yang bersifat teknis berdasar pada metode dan prosedur-prosedur yang memerlukan penjelasan-penjelasan agar tujuan atau maksud untuk menyediakan informasi yang bermanfaat dapat dicapai. Rasio menggambarkan suatu hubungan matematis antara suatu jumlah dengan jumlah yang lain. Penggunaan alat analisis berupa rasio dapat menjelaskan penilaian baik dan buruk posisi keuangan pada perusahaan,terutama bila angka rasio ini di bandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar. Tujuan dari analisis rasio adalah untuk menentukan tingkat likuiditas, sulfabilitas keefektifan operasi serta derajat keuntungan suatu perusahaan Manfaat analisis rasio keuangan sangatpenting. Rasio keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan kondisi dan kinerja perusahaan selama waktu tersebut. Hasil analisis statistic diskriptif berisinilai minimum, maksimum, rata-rata dan deviasi standar. Variable likuiditas memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing -0,38 dan 0,36 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing -masing 0,0193 dan 0,16421. Lalu variable profitabilitas memiliki nilai minimum dan maksimummasing-masing -0,15 dan 0,12 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing -0,0066 dan 0,05629. Kemudian, variabel financial leverage memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 2,50 sedangkan rata-rata dan deviasistandar masing-masing 0,5152 dan 0,58514. Akhirnya, variabel financial distress memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 1,00 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing 0,5333 dan 0,50742. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ingin mengetahui atau ingin mengembangkan penelitian seperti ini dimasa yang akan datang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Sedeh. M)* Rafael. A)** Bullu, N. I** Bintang laut merupakan kelas dari filum Echinodermata yang memiliki tubuh simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan serta tidak memiliki rangka yang membantu pergerakannya. Bintang laut memiliki manfaat ekonomis yaitu bisa dijadikan obat untuk penyakit asma. Beberapa dari jenis bintang laut juga bisa dijadikan sebagai hiasan akuarium serta dapat dijadikan sebagai souvenir karena memiliki warna yang cerah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman jenis bintang laut di pantai Mbali Desa Mbali Lendeiki Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line Transect. Sedangkan teknik penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan area sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelirtian di pantai Mbali, bintang laut yang di temukan berjumlah 2 famili yaitu famili Ophidiasteridae dan Oreasteridae. Yang terdiri dari 7 spesies yaitu Linckia multifora, Linckia laevigata, Protoreaster nodosus, Protoreaster multispinus, Protoreaster sp, Culcita novaeguineae, dan Nardoa tuberculata. Indeks keanekaragaman bintang laut pada transek I, II,III,IV dan V di pantai Mbali tergolong sedang kerena menunjukan nilai H’ = 1.75. Sedangkan indeks kelimpahan, kelimpahan relatif, dan indeks dominasi tertinggi terdapat pada spesies Linckia laevigata yakni dengan nilai 5,8 ind/m2, 28,15%, 0,07. Kata Kunci : Asteroidea, Keanekaragaman jenis Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EFIKASI DIRI, LITERASI KEUANGAN, DAN PENGELOLAANKEUANGANTERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA (Studi Kasus Pada Mahasiswa MBKM Kota Kupang)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu faktor yang dianggap memiliki peran besar dalam wirausaha yang sukses adalah minat atau intention. Minat merupakan aspek penting bagi wirausaha yang sedang melakukan kegiatan untuk membangun bisnisnya yang baru. Minat berwirausaha dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya efikasi diri,Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh efikasi diri Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan terhadap minat berwirausaha. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa MBKM Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang. Adapun teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh Signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang,sedangkan Literasi Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang, begitu pula sama halnya dengan Pengelolaan keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang. Simpulan Penelitian terdapat pengaruh signifikan antara efikasi diri terhadap minat berwirausaha dari berbagai Fakultas di Universitas kota Kupang di Tahun 2023, sehingga semakin tinggi tingkat efikasi diri mahasiswa akan semakin meningkat juga minat berwirausaha mahasiswa MBKM Kota Kupang, Literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa MBKM Kota Kupang di tahun 2023 sehingga hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah Literasi keuangan Maka, semakin menurun juga tingkat Minat Berwirausaha, begitu pula sama halnya dengan Pengelolaan keuangan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa MBKM Kota Kupang di tahun 2023 sehingga hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah Pengelolaan keuangan Maka, semakin menurun juga tingkat Minat Berwirausaha. Kata Kunci : efikasi diri, Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan, minat berwirausaha

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH KUPANG NAMA : ANDRIANTO HENDRYO SERAN NIM : 16190405 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI ABSTRAK Laporan kinerja keuangan merupakan bagian dari dokumen perusahaan yang penting. Pembuatan laporan kinerja keuangan suatu perusahaan menyatakan bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal pengumpulan data dan peyaluran dana. Kinerja keuangan merupakan gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Likuiditas menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih Hasil penelitian ini membuktikan bahwa likuiditas yang di ukur dengan current ratio berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan yang di ukur dengan return on equity di ksp kopdit timau indah kota kupang untuk tahun 2018-2022, hal ini ditunjukan dengan hasil uji regresi yang memberikan nilai R sebesar 0,844 atau 84,4% variansi data likuiditas dapat menjelaskan variansi data kinerja keuangan. Dengan kemamampuan perusahaan menyelesaikan kewajiban lancar dengan menggunakan altiva lancarnya, maka perusahaan memiliki kelebihan aktiva lancar untuk mengembangkan usahanya. Perkembangan usaha tersebut dapat dilihat dari kinerja keuangan yang diukur dengan rasio laba atau sisa hasil usaha terhadap total ekuitasnya. Jenis penelitian adalah studi pada. Data di peroleh dengan menggunakan Dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan Laporan Keungan Akhir Tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai b = 0,009 bertanda positif sehingga disimpulkan bahwa tingkat likuidtas di KSP Kopdit Timau Indah Kota Kupang berpengaruh positif terhadap kinerja keuangannya di ukur dengan return on equity atau tingkat pengembalian modal. Kata Kunci: Laporan Keuangan yang efektif

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN DAN PENGELAMAN KERJA TERHADAP ETOS KERJA KARYAWAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SWASTI SARI CABANG KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki etos kerja yang baik dapat dipengaruhi dari, tingkat pengetahuan, dan pengalaman kerja. Faktor yang mempengaruhi etos kerja yang baik adalah yang pertama tingkat pengetahuan karyawean. Masyarakat meyakini bahwa orang yang latar belakang pendidikannya tinggi maka keterampilannya juga bagus (Basyit., 2020). Latar belakang pendidikan seseorang tidak menjamin keterampilannya baik. Banyak orang memiliki keterampilan bagus walaupun latar belakang pendidikannya rendah. Hal ini terjadi karena adanya kemauan dari dalam diri untuk terus mengasah kemampuan yang dimilikinya tidak harus menempuh pendidikan yang tinggi. Selain latar belakang pendidikan, pengalaman kerja juga mempengaruhi etos kerja. Pengalaman kerja berkaitan dengan lama atau tidaknya bekerja di suatu tempat. Pengalaman kerja dari karyawan yang telah memiliki keahlian pada pekerjaannya yang banyak dan diharapkan akan mempunyai pengalaman dalam memecahkan berbagai masalah, sesuai dengan kemampuan pribadi masing-masing karyawan (Wahyuni., 2018). Pengalaman kerja dapat mempengaruhi tingkat kerja dari setiap karyawan. Semakin lama pengalaman kerja seorang karyawan maka semakin tinggi kemampuan kerjanya. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 orang dari jumlah populasi sebanyak 46 orang karyawan yang bekerja di Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang dan pengelaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Sedangkan secara simultan pengetahuan dan pengelaman kerja berpengaruh terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstana sebesar 2.870 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.632, b² adalah 0.239. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengetahuan (X1) dan pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 2,870 + 0,632 X1 + 0,239 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengetahuan (X1) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengetahuan (X1) diperoleh t hitung sebesar 4,064 lebih besar t table = 1,699 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja karyawan (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengelaman kerja (X2) diperoleh t hitung sebesar 2.063 lebih besar t table yaitu 1,699 dan tingkat Sig. = 0,048. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja pegawai (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 25,030 lebih besar F tabel = 2,95 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan dan variable pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap etos kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2 ) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.633 atau 63,3%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan adalah 63,3%. Sedangkan pengaruh sebesar 36,7% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT LITERASI KEUANGAN ANTARA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN DAN MAHASISWA PRODI AKUNTANSI DI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Perbedaan Tingkat Literasi Keuangan Antara Mahasiswa Prodi Manajemen Dan Mahasiswa Prodi Akuntansi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, memfokuskan permasalahan pada tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntani. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi. Dengan demikian, tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahsiswa prodi akuntansi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan kuisoner. Responden dalam penelitian ini berjumlah 96 orang terdiri dari 48 mahasiswa manajemen dan 48 mahasiswa akuntansi. Mode analisis penelitian menggunsakan Analisis Uji Beda, Uji T dan IBM SPSS 24. Analisis data bersifat kualitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diuraikan, dapat diperoleh hasil bahwa perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi menunjukkan hasil perbedaan sebesar 1,67.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH DI KABUPATEN ALOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk menyediakan layanan dan kemampuan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang. Tujuan yang ingin dicapai biasanya ditentukan dalam bentuk kualitatif, misalnya peningkatan keamanan dan kenyamanan, mutu pendidikan, mutu kesehatan dan lain- lain. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif dengan data dokumentasi berupa Laporan Realisasi Keuangan Daerah. Hasil penelitian dari rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas pendapatan asli daerah, dan rasio efesieensi pendapatan asli daerah sebagai berikut: Rasio Kemandirian Keuangan Daerah yaitu dengan membandingkan jumlah penerimaan pendapatan asli daerah dibagi dengan jumlah total pendapatan, menunjukan bahawa rata-rata Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tahun 2012-20121 berdasarkan tabel 4.7 adalah sebesar 15,77% dengan klasifikasi kriteria rendah karena masih berada pada skala interval kurang dari 25%. Rasio Efektivitas yaitu, membandingkan realisasi pendapatan asli daerah dibagi anggaran pendapatan daerah, menunjukan bahwa rata-rata Rasio Efektivitas Pendapatn Daerah tahun 2012-20121 berdasarkan tabel 4.8 adalah 22,471%, dengan klasifikasi kriteria tidak efektif karena berada dibawah 100%. Rasio efesiensi Badan Keuangan dan Aset Daerah di Kabupaten Alor pada tahun 2012-2021, hasil perhitungan menggunakan analisis efisiensi pendapatan asli daerah yaitu membandingkan Realisasi Belanja Daerah dibagi Realisasi Pendapatan Daerah menunjuikan bahwa rata-rata Rasio Efisiensi Pendapatan Asli Daerah tahun 2012-2021 pada tabel 4.9 sebesar 42,64% dengan klasifikasi kriteria efisien karena nilainya dibawah dari 100%. kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah memperoleh klasifiksi kriteria rendah karena berada pada interfal dibawah dari 25% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun, Rasio Efektivitas PAD menunjukan efektifitas PAD memperoleh klasifikasi kriteria tidak efektif karena berada pada interfal dibawah dari 100% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun, dan Rasio Efisiensi PAD menunjukan efisiensi PAD memperoleh klasifikasi kriteria efisien karena berada pada interfal dibawah 100% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INVENTARISASI JENIS TANAMAN HIAS DI DESA NUNSAEN KECAMATAN FATULEU TENGAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia is a country rich in biodiversity. Some plants are grouped into ornamental plants, cultivated plants and medicinal plants one type of plant is guavawater. The purpose of this study was to inventory plant species that have the potential to be ornamental plants in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district. The method used in this study used descriptive qualitative analysis techniques with the main objective to provide an objective description or description of a situation. Based on research that has been conducted in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district regarding the inventory of ornamental plant species, it can be concluded that there are 10 types of ornamental plant with 10 families, Alloe vera, Codiaeum variegatum, Anthurium crystalinum, Echinopsis pachanoi, Aglaonema, Asplenium nidus L, Bugenvillea, Ficus Benjamina, Dypsis lutescens and Rosa multiflora namely ornamental plant groups can be grouped into 3, namely ornamental plants with flowers, stems and leaves. There were 2 types of ornamental flower plants,8 types of leaf ornamental plants and 1 type of stem ornamental plants.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERANAN LAPORAN KEUANGAN NASABAH DALAM KEBIJAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT KOPERASI SANGOSAY CABANG OELAMASI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemberian kredit merupakan kegiatan usaha yang mendominasi pengalokasian dana bank. Oleh karena itu sumber utama pendapatan bank berasal dari kegiatan penyaluran kredit dalam bentuk pendapatan bunga. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah 6 pegawai di koperasi sangosay cabang oelamasi. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa laporan keuangan nasabah pada Koperasi Sangosay Cabang Oelamasi sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Yakobus Buka memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya be rkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar Rp. 2.100.000. tiap bulannya, Mario Babis memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 100.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 30.000.000. tiap bulannya, Yohanes Pian memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 7.500.000. tiap bulannya, Maria Fatima Abuk melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.850.000. tiap bulannya, Andrianus Kon Anin memulai usaha dengan melakukan kredit sebesar Rp. 50.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 15.550.000 tiap bulannya. Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa laporan keuangan nasabah sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit, karena kelayakan kredit dilakukan dengan cara melihat perkembangan usaha yang dilakukan debitur, sekaligus juga mendapatkan kredit mengalami peningkatan atau tidak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan daerah Kabupaten Kupang dilihat dari rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan rumus : rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal dapat dikategorikan sangat kurang, karena rata-ratanya sebesar 6,37% (2) Rasio Kemandirian Daerah pola hubungannya masih tergolong dalam pola hubungan instruktif karena rata-rata besarnya rasio ini sebesar 8,27% (3) Rasio Efektivitas PAD efektivitas kinerja keuangan Kabupaten Kupang kurang efektif karena rata-rata efektivitasnya 78,46% (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dapat dikatakan kurang efisiensi karena rata-rata efisiensi keuangan daerah Kabupaten Kupang sebesar 98,51% (5) Rasio Keserasian diketahui bahwa rata-rata belanja operasi daerah masih lebih tinggi yaitu 54,68% dibandingkan rata-rata belanja modal sebesar 44,92% sehingga masih dapat dikatakan bahwa Pemerintah Daerah kurang memperhatikan pembangunan daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIFITAS PENGAWASAN DINAS PERHUBUNGAN ATAS KONTRIBUSI PEMBAYARAN RETRIBUSI MASUK TERMINAL DI KOTA ATAMBUA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penerimaan retribusi berkaitan dengan manajemen pengelolaannya yang di dukung oleh penyediaan fasilitas dan jasa yang di sediakan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat berupa pembangunan terminal angkutan umum lengkap dengan ruang tunggu penumpang yang datang dan pergi, penyediaan fasilitas sarana tersebut selain dalam rangka meningkatkan penerimaan retribusi dari sektor angkutan umum juga berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan kemudahan para pengusaha memperoleh pendapatan yang memadai upaya lain untuk meningkatkan penerimaan retribusi angkutan umum yang secara langsung dapat merangsang para pengusaha angkutan umum yaitu, pembangunan prasarana jalan,jembatan,yang memungkinkan kelancaran beropersinya angkutan umum melakukan aktifitasnya. Dinas Perhubungan Kabupaten Belu, pada tahun 2017 dan tahun 2020 realisasi penerimaan Retribusi Terminal lebih kecil dari target yang telah direncanakan. Dinas Perhubungan Kota Atambua melakukan pengawasan agar dinilai dapat efektif dengan menetapkan standar, melakukan pengukuran kegiatan, membandingkan kegiatan dengan standar, dan melakukan tindakan koreksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan peneliti dapat disimpulkan bahwa tingkat efektifitas pengawasan Dinas Perhubungan Kota Atambua dinilai belum efektif. Hal ini dikarenakan masih terdapat terminal-terminal liar yang ada di Kota Atambua yang mengakibatkan angkutan-angkutan umum yang tidak memarkirkan kendaraan didalam terminal. 1. Tingkat efektifitas pengawasan Dinas Perhubungan Kota Atambua dinilai belum efektif. Hal ini dikarenakan masih terdapat terminal-terminal liar yang ada di Kota Atambua yang mengakibatkan angkutan-angkutan umum yang tidak memarkirkan kendaraan didalam terminal. 2. Kontribusi pembayaran retribusi masuk terminal di Kota Atambua belum mencapai target retribusi yang ditetapkan. Belum tercapainya target retribusi terminal dikarenakan munculnya Covid-19 yang menyebabkan turunnya realisasi penerimaan retribusi terminal dan ditambah lagi munculnya terminal-terminal liar di Kota Atambua.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERILAKU KEWIRAUSAHAAN DAN PEMASARAN TERHADAP PENDAPATAN PELAKU-PELAKU UMKM DI KELURAHAN OESAPA (Studi Kasus Pada UMKM-UMKM di kelurahan oesapa)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel perilaku kewirausahaan berpengaruh terhadap pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data yang di gunakan yaitu : analisis regresi linear berganda, Uji t, Uji F, dan Uji kofisien determinasi (R2). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebar koesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku kewirausahaan berpengaruh positif terhadap pendapatan pada Kelurahan Oesapa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis di bawah ini : 1. Perilaku kewirausahaan dan pemasaran berpengaruh terhadap pendapatan dengan uji Analisis Regresi Linear Beranda Y = 12.329 X1 + 0,03 X2 +e 2. Perilaku kewirausahaan berpengaruh singnifikan terhadap Pendapatan di Kelurahan Oesapa dengan hasil uji t hitung = 0,515 3. Pemasaran berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan dengan hasil uji t hitung = 0,028 dan signifikasi sebesar 0,978 5%. 4. Perilaku kewirausahaan dan Pemasaran tidak berpengaruh secara simultan terhadap pendapatan. Rumus untuk F tabel =F(k:2= n-k-1)= F=(2:41) jadi F tabel = 3,22. F hitung = 0,133 lebih kecil dari F tabel = 3,22 dan tingkat sig.= 0,876. 5. Uji koefisien determinasi (R2) 0,006 atau 0,6 % dan sisanya di pengaruhi oleh variabel lain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MODAL KERJA DAN PENDAPATAN UMKM DI PASAR OESAO KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Modal kerja merupakan hal yang utama dalam menjalankan suatu usaha, termasuk berdagang. Modal adalah semua bentuk kekayaan yang digunakan dalam proses produksi atau menghasilkan output. Modal merupakan kekayaan yang dapat menghasilkan keuntungan pada waktu yang akan dating. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pendapatan adalah hasil kerja (usaha atau sebagainya). Sedangkan pendapatan dalam akuntansi adalah penghasilan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas entitas yang biasa dan dikenal dengan sebutan berbeda seperti penjualan, imbalan, bunga, dan dividen. Peraturan UMKM 2021 tertuang dalam PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja terhadap pendapatan UMKM di Pasar Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa modal kerja berpengaruh besar dan positif terhadap pendapatan UMKM di Pasar Oesak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk penelitian kedepannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail