ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR TIMOR RAYA MAKMUR KUPANG
Penelitian ini berjudul ‘analisis pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang. Organisasi/ perusahaan yang kuat mempunyai kemampuan dalam menciptakandan menjaga kepuasan kerja karyawan sehingga akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki motivasi dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individu karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda beda sesuai dengan nilainilai yang berlaku dalam setiap individu.Salah satu penentuan utama yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan adalah kinerja karyawan.usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan,diantaranya dengan memperhatikan kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi dalam perusahaan. Kinerja kerja karyawan merupakan hasil proses yang kompleks,baik berasal dari iri pribadi karyawan (internal factor), keadaan lingkungan perusahaan (eksternal factor) maupun upaya strategi dari perusahaan.kinerja yang baik tentu saja merupakan harapan bagi semua perusahaan dan intansi yang memperkerjakan karyawan,sebab kinerja karyawan dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.karyawan yang puas dengan apa yang di perolehnya dari perusahaan akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.jika kepuasan kerja da motivasi kerja karyawan tinggi maka kinerja kerja juga tinggi, tetapi sebaliknya jika kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan rendah maka kinerja karyawan tersebut akan rendah. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjawab tiga persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kedua apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan ketiga apakah komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengunakan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dalam perusahan tersebut. Tekknik dalam pengambilan mengunakan sampling jenuh atau sensus yang berjumlah 21 responden.metode pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang berupa pernyataan tentang pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Data kemudian diperoleh dan diolah mengunakan alat bantu SPSS versi 16.00. maka dalam penelitian ini ditentukan dengan jumlah sampel yang dihitung mengunakan rumus kriteria tiga kota three-box method dengan tingkat kesalaha 10%.dan dari hasil presentase sampel yang di dapatkan dari masing-masing golongan secara acak adalah 21 orang sebagai responden. Untuk menguji pengaruh variabel indenpenden yaitu variabel kepuasan kerja, variabel motivasi kerja dan variabel komitmen organisasi terhadap variabel denpenden kinerja karyawan digunakan alatanalisis statistic inferensial yaitu Regresi linear berganda,uji T, uji F dan uji R2. Analisis lanjutan sedangkan dalam analisis pendahuluan digunakan analisis deksriptif yaiut untuk mengetahui jawaban responden atas indikator-indikator dari variabel indenpenden dan dependen. Hasil penelitian diketahui jumlah jumlah karyawan 21 orang yang berjenis kelamin laki-laki 13 orang (61,19%),dan perempuan 8 orang (38,81%) maka jumlah karyawan laki-laki lebih banyak dari karyawan perempuan, jumlah status perkawinan yang menikah sebanyak 14 responden dengan presentase 66,67% belum menikah sebanyak 7 responden dengan presentase 33,33%.dan tingkat pendidikan pada PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang sangat baik dapat di ketahui dengan jumlah pendidikan SMA berjumlah 4 orang (19,05%),tingkat pendidikan Diplomad 2 orang (09,52%), dan jumlah pendidikan S1 15 orang (71,43%). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda, nilai konsanta yang di peroleh sebesar 1,639 menunjukan bahwa kepuasan kerja (X1) , motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) di anggap konstan menyebabkan kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 1,639,dengan nilai koefisien β1 sebesar 0,286 jika variabel kepuasan kerja( X1) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) akan menigkat 0,286, nilai koefisien β2 sebesar 0,508 jika variabel motivasi kerja (X2) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat 0,286, dan nilai koefisien β3 sebesar 0,482 jika variabel komitmen organisasi (X3) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 0,482.dengan hal tersebut menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) memiliki arah yang positif terhadap kinerja karyawan (Y). Teknik hasil analisis data pada penelitian ini menunjukan secara parsial menghasilkan variabel kepuasan kerja (X1) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (X) dengan hasil uji thitung sebesar 2.244 lebih besar dari ttabel sebesar 2,03693.untuk variabel motivasi(X2) kerja pengaruh positif terhadap kinerja karyawan(Y) dengan hasil uji thitung 2.283 lebih besar dari nilai ttabel 203693, dan untuk variabel komitmen organisasi (X3) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil uji thitung sebesar 2.490 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,03693, dengan pengambilan keputusan bahwa HO ditolak. Hasil perhitungan nilai uji F nilai Fhitung sebesar 46.301 lebih besar dari Ftabel 3,20, maka sebagaimana di simpulkan bahwa kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) secara simultan mempunyai pengaruh secara positif terhadap kinerja kerja (Y).pada nilai koefisien Determinan (R2) di ketahui nilai adjusted R square sebesar 0,891 atau 89,1%. Dalam pengujian hipotesis juga diketahui bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) dapat mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebesar 89,1%.sedangkan sisanya sebesar 10,9% disebabkan oleh factor lainya yang tidak diteliti dalam variabel tersebut. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dam komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama(simultan)kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan uji R2 secara bersama –sama (simultan) antara variabel lepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) terhadap kinerja karyawan.