Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Fasilitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS WELIMAN DIKECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan pasien puskesmas weliman di kecamatan weliman kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 99 responden yang berobat dipuskesmas weliman kabupaten malaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultan), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap variabel terikat kepuasan pasien. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar 0,204 artinya kualitas pelayanan (X1) mengalamai kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,204.berdasarkan hasil uji hipotesisi yang dilakukan ada pengaruh kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan pasien (Y).hal ini dibuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) ditemukan t hitung 2.615 < t tabel: 1.661 dan tingkat signifikan 0,010<0,005. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,416 artinya jika fasilitas kesehatan (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) akan meningkat sebesar 0,416.koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar: 4,930 < t tabel:1.661dan tingkat signifikan: 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas pelyanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dipuskeskesmas Weliman Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Secara parsial fasilitas kesehatan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) di Puskesmas Weliman kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Dan secara simultan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas weliman Kabupaten Malaka. Kata Kunci: Kualitas Pelayana, Fasilitas Kesehatan, Dan Kepuasan Pasien

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN FASILITAS OLAHRAGA DI SMP SATAP NEGERI OETFO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yohanes Dominggus Berek*, David Loba2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email [email protected] latar belakang:Fasilitas olahraga merupakan alat penunjang bagi guru dan siswa untuk membantu dalam kegiatan proses pembelajaran penjas dengan ada fasilitas olahraga bisa mempermudah kegitan proses pembelajaran. Tujuanpenelitian:untuk mengetahui peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo Kabupaten Timor Tengah Utara. Metodepenelitian:Penelitian ini menggukan metode deskrptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan kepala Sekolah guru pamong dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawacara dan dokumentasi. Teknik anlisis data menggunakan data reduction, data displyadan conlusion/verification. Hasildanpembahasan:Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas sarana prasarana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo belum tersedianya fasilitas sarana prasarana olahraga. Hal ini juga menujukan bahwa masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasarana olahraga, sehingga masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasrana olahraga yang masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasrana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo. Simpulan:peneliti menyimpulkan bahwa data hasil peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo, masih banyak kekurangan faslitas sarana dan prasarana olahraga di sekolahini, sehingga masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasarana olahraga yang membuat siswa atau siswi kurang senang dengan proses pembelajaran penjas. Katakunci: fasilitas sarana dan prasarana olahraga

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS OELABA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS OELABA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO Puskesmas sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan yang paling penting untuk memberikan fasilitas dan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat. Puskesmas diharuskan untuk selalu menjaga kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang bermutu. Puskesmas berarti harus memberikan fasilitas pelayanan kepada pasien didasarkan pada standart kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, sehingga dapat memperoleh kepuasan yang ahkirnya dapat meningkatkan kpercayaan pasien terhadap Puskesmas Oelaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Fasilitas adalah peralatan fisik harus ada sebelum suatu jasa yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Karena bentuk jasa tak bisa dilihat, tidak bisa dicium dan tidak bisa diraba maka wujud fisik penting sebagai ukuran dari pelayanan (Tjiptono, 2011:38). Kualitas pelayanan adalah suatu tingkat keunggulan yang dirasakan seseorang terhadap suatu jasa yang suatu jasa yang diharapkan dari perbandingan atara keinginan dan kinerja yang dirasakan konsumen setelah membeli jasa tersebut. Menurut Arianto (2018:83) kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai berfokus pada memenuhi kebutuhan dan persyaratan, serta pada ketepatan waktu untuk memenuhi harapan pelanggan. Sedangkan menurut Kasmir (2017:470) adalah tindakan atau perbuatan seseorang atau suatu organisasi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, sesama karyawan dan juga pimpinan. Kepuasan pasien terbentuk dari penilaian pelanggan terhadap mutu, kinerja hasil, dan pertimbangan biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari produk atau pelayanan yang diterima.. Dengan demikian kepuasan terjadi karena penilaian terhadap manfaat serta kenikmatan yang diperoleh lebih dari apa yang dibutuhkan atau diharapkan (Koencoro, 2007). Sedangkan Menurut Pohan dalam Anggriani, 2017 adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan tenaga kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan upaya. Berdasrkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini penulis akan membahas Pengaruh Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua pasien rawat jalan yang berobat/mengunakan jasa Puskesmas Oelaba sebanyak 1381 orang pasien. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 23.903 sedangkan koefisien regresi b1 = 0.281 dan b2 = 0.-185 Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Fasilitas (X1) dan Kualitas pelayanan (X2) terhadap Kepuasan pasien adalah sebagai berikut : Y = 23.903+ = 0.281 X1 + 0.-185 X2 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Fasilitas (X1) terhadap variabel Kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa untuk variabel Fasilitas (X1) di temukan t hitung = 3.452 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat signifikan = 0.001. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel fasilitas (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kualitas pelayanan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) ditemukan t hutung = -2.917 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat sig. = 0.004. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 8.130 lebih besar dari F tabel = 3,10 dan tingkat Sig = 0.002 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel fasilitas (X1) dan variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0.134 atau 13.4%. Hal ini berarti besar pengaruhnya fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah 13.4%. Sedangkan pengaruh sebesar 87,6% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH FASILITAS KANTOR, PRIORITAS KERJA DAN DUKUNGAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD SARANA PRASARANA OLAHRAGA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI NTT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Pengaruh Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja Dan Dukungan Pimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT Peningkatan pengetahuan, kerja, perubahan sikap, perilaku, koreksi terhadap kekurangan-kekurangan ketrampilan kerja dibutuhkan untuk meningkatkan kerja pegawai. Fasilitas kantor dan prioritas kerja akan memberikan kesempatan bagi pegawai mengembangkan keahlian dan kemampuan baru dalam bekerja agar apa yang diketahui dan dikuasai saat ini maupun untuk masa mendatang dapat membantu pegawai untuk mengerti apa yang sebenarnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan. Sedangkan dengan supportive boss yang diberikan pimpinan pada pegawai, maka pegawai mampu megembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok. Pentingnya pengelolaan terhadap penelitian ini disebabkan karena faktor manusia sebagai pelaku utama dalam setiap kegiatan operasional suatu instansi. Semakin baik kemampuan SDM yang dimiliki maka akan semakin baik hasil yang dicapai, dan begitu juga sebaliknya tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas akan menghambat tercapainya tujuan instansi tersebut. Melalui perencanaan Sumber Daya Manusia yang matang, kerja pegawai dapat ditingkatkan.Hal ini dapat diwujudkan melalui adanya pemberian motivasi dari seorang pimpinan (supportive boss) fasilitas kantor dan prioritas kerja yang baik. Sehingga setiap pegawai dapat menghasilkan sesuatu yang berkaitan langsung dengan kepentingan organisasi. Fasilitas kantor yang digunakan setiap instansi bermacam-macam bentuk,jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas suatu perusaan maka semakin lengkap pula fasilitas dan sarana pendukung dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Fasilitas kantor itu mencakup atau meliputi saran dan prasarana kantor. Karakteristik fasilitas kantor yang mencakup sarana dan prasarana pendukung dalam proses aktivitas perubahan atau organisasi. Fasilitas kantor pada setiap instansi akan berbeda dalam bentuk dan jenisnya, tergantung pada jenis usaha dan besar kecilnya instansi tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut ,maka sarana kantor berkaitan dengan mesin dan peralatan,perlengkapan kantor, peralatann kantor, dan peralatan investaris lainnya. Prioritas kerja merupakan salah satu cara yang sangat ampuh untuk meraih kesuksesan dalam berakarir.Sebagai manusia skala prioritas utama anda dalam kehidupan tentunya adalah karir yang sukses karena tentunya pegawai bekerja untuk mendapatkan banyak uang. Di dunia kerja prioritas dari seorang pegawai adalah memberikan hasil pekerjaan yang maksimal karena mereka adalah ujung tombak dari instansinya. Dukungan pimpinan dalam lingkungan kerja sangat penting terhadap perilaku bawahan. Ketika perhatian yang lebih besar ditunjukan oleh pimpinan bagi pegawai,maka pegawai mampu mengembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok.Bagaimana pegawai didukung dalam pekerjaannya juga merupakan kunci untuk mengurangi turnover dalam suatu instansi.Salah satu yang berperan penting dalam terciptanya kerja yang baik dari pegawai adalah dukungan atasan. Kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang dicapai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaan menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu. Menurut Robbins (2003) bahaw kinerja pegawai adalah sebagai fungsi dari interaksi antara kemampuan dan motivasi. Dalam studi manajemen kinerja pekerja atau pegawai ada hal yang memerlukan pertimbangan yang penting sebab kinerja individual seorang pegawai dalam organisasi merupakan bagian dari kinerja organisasi ,dan dapat menentukan kinerja dari organisasi tersebut. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan pennetuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial fasilitas kantor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT . Prioritas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT dan Dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Sedangkan secara stimultan fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja pegawai UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 26,959 sedangkan regresi b1 = 0,177, b2 = 0,131 dan b3 = 0,279. Dengan demikian persaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh fasilitas kantor (X1), prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai adalah sebagai berikut : Y =26,959+ 0,177 X1 + 0,133 X2 + 0,279 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel fasilitas kantor (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel fasilitas kantor (X1) di temukan t hitung = -1,110 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat signifikan = 0,227. Oleh karena itu nilai Sig.< 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak Ha (b1>0) diterimah yaitu variabel fasilitas kantpr (X1) memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara Parsial terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh prioritas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). diketahui bahwa variabel prioritas kerja (X2) ditemukan t hitung = 0,674 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,506. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterimah yaitu prioritas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bhawa variabel dukungan pimpinan (X3) ditemukan t hitung = 1,421 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,167. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1>0) diterima yaitu variabel dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung =1,675 lebih kecil dari F tabel = 3,35 dan tingkat Sig = 0,197 oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) maka Ho ditolak dan Ha (b1>0) diterimah artinya variabel fasilitas kantor (X1) dan variabel Prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi (R2) adalah = 0,162 atau 16,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai adalah = 16,2%. Sedangkan pengaruh sebesar sebesar 83,8% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja, Dukungan Pimpinan, Kinerja Pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS JASA PELAYANAN DAN FASILITAS HOTEL TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA HOTEL LE-DETADU DI KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas pelayanan berpusat pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta ketetapan penyampaian untuk mengimbangi harapan pelanggan. Pelayanan di Hotel Le-Detadu adalah segala macam bentuk pelayanan yang diberikan oleh pihak hotel selama tamu atau konsumen tersebut berada dihotel, meliputi pelayanan yang diberikan oleh receptionist, bell boy, room service, security, cleaning service, dan lain-lain. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas jasa pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le- Detadu di Kota kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 74 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Hotel Le-Detadu Kota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah mengginap di hotel Le-Detadu Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), Uji f (simultan) dan uji R² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y=a b1X1+b2X2+e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang digunakan akan diolah dengan analisis linear berganda Y=a+ b1 diperoleh X1 =0,557 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung < t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Selanjutnya data diperoleh X2 =0,017 nilai t hitung > t tabel sehingga HO diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Kualitas jasa pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu Kota Kupang, sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel Le-Detadu di Kota Kupang. Berdasarkan hasil uji f analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas jasa pelayanan (X1) terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu di Kota Kupang, sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu di Kota Kupang adalah 0,000 < 0,05 dan nilai f hitung lebih besar f tabel (15.260 > 35,5) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) untuk variabel kualitas jasa pelayana (X1) berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan (Y), sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan (Y). Pengaruh Variabel Kualitas Jasa Pelayanan (X1) Terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) Hasil penelitian pada variabel kualitas jasa pelayanan (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) pada Hortel Le-Detadu Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung 5.126 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada Hotel Le-Detadu Kota Kupang. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Zainal Pragogi, H. Agustian Burda (2020) Dengan judul penelitian pengaruh harga, fasilitas, dan kualitas pelayanan, terhadap kepuasan konsumen Hotel Borobudur Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasana konsumen. Pengaruh Variabel Fasilitas Hotel (X2)Terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) Hasil penelitian padea variabel fasilitas hotel (X2) menunjukan bahwa fasilitas hotel tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan (Y) pada hotel Le-Detadu Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang dimiliki nilai t hitung sebesar 0,164 sehingga variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu Kota Kupang. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Zainal Pragogi, H. Agustian Burda (2020) Dengan judul penelitian pengaruh harga, fasilitas, dan kualitas pelayanan, terhadap kepuasan konsumen Hotel Borobudur Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasana konsumen

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LATIHAN FISIK DI KLUB BOLA VOLI PUTRA ANAK TIMOR MANDIRI SELAMA PANDEMI COVID-19

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK LATIHAN FISIK DI KLUB BOLA VOLI PUTRA ANAK TIMOR MANDIRI SELAMA PANDEMI COVID-19 Nikson Missa1*, Andreas Johanis Fredik Lumba2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Berdasarkan latar belakang masalah, prestasi seorang atlet sangat ditentukan oleh kualitas latihan, program latihan dan pelaksanaan latihan yang baik. Latihan memerlukan keseriusan atlet dalam melaksanakan latihan tanpa dibatasi ruang dan waktu, namun sejak Pandemi covid-19 melanda dunia maka pelaksanaan latihan secara konvensional ditiadakan sehingga latihan dilakukan secara mandiri. Selama pandemic covid-19, proses latihan memerlukan strategi, metode latihan yang kreatif dari pelatih dan atlet sehingga kebugaran atlet tetap terjaga walaupun dalam keadaan pandemic. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui latihan fisik di klub bola voli Putra ATM selama pandemi covid-19. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sampel pada penelitian ini manager, pelatih dan atlet Klub Bola Voli Putra ATM. Hasil dan pembahasan:Sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melakukan latihan fisik walaupun latihan fisik dibatasi dengan keadaan pandemi covid-19. Keberhasilan atlet dalam melakukan latihan fisik tidak selamanya diperoleh melalui latihan berkelompok atau latihan sebagaimana sebelum pandemi covid-19 tetapi keberhasilan latihan fisik atlet dapat diperoleh dimasa pandemi covid -19 dengan cara penerapan strategi, metode dan durasi latihan yang baik dan tepat serta fasilitas latihan yang memadai. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik yaitu dengan menerapkan strategi, metode dan durasi yang sesuai dengan kondisi pandemi covid-19 serta menyediakan fasilitas latihan fisik sehingga dapat memperlancar latihan fisik atlet. Namun latihan fisik yang diberikan oleh pelatih masih bersifat umum, dan tidak sesuai dengan komponen latihan fisik pada olahraga bola voli, di mana komponen latihan fisik yang paling dominan adalah power, agility dan flexibility. Kata kunci: Fasilitas latihan, Latihan fisik, dan peran Pelatih di masa pandemic covid-19

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS WISATA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG OBJEK WISATA PANTAI LASIANA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH FASILITAS WISATA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG OBJEK WISATA PANTAI LASIANA Pariwisata di masa sekarang menjadi semakin berkembang, hal tersebut dapat dilihat pada sebagian masyarakat yang menjadikan wisata sebagai suatu kebutuhan yang harus terpenuhi. Banyak hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan suatu objek wisata, yaitu dengan memberikan sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan calon pengunjung hal tersebut sangat berpengaruh pada keberlanjutan pariwisata di Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada objek wisata Pantai Lasiana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung pada objek wisata Pantai Lasiana. Variabel yang digunakan adalah Fasilitas Wisata dan Kualitas Pelayanan sebagai variabel bebas, sedangkan variabel Kepuasan Berkunjung adalah variable terikat. Menurut Spillane dalam (Marhanah & Wahadi, 2016) Fasilitas merupakan “sarana dan prasarana yang mendukung operasional objek wisata untuk mengakomodasi segala kebutuhan wisatawan, tidak secara langsung mendorong pertumbuhan tetapi berkembang pada saat yang sama atau sesudah atraksi berkembang”. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Fasilitas Wisata, Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pengunjung. Menurut Saydam (2010:226) mendefenisikan lingkunga kerja sebagai keseluruhan sarana prasarana kerja yang ada disekitar pegawai yang sedang melaksanakan pekerjaan yang dapat mempengaruhi pekerja itu sendiri. Menurut John J. Sviokla dalam Tjiptono (2012:157) kualitas pelayanan merupakan kontribusi keberhasilan suatu perusahaan yang mampu menciptakan suatu persepsi positif dari pelanggan serta mampu menghasilkan suatu kepuasan dan loyalitas pelanggan. Menurut Kotler dalam (Kristanti & Farida, 2016) “Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesannya terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapan-harapannya”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 100 orang dari seluruh pengunjung wisata pantai Lasiana. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa. Fasilitas Wisata dalam kategori tinggi, Kualitas Pelayanan dalam kategori tinggi dan Kepuasan Pengunjung juga berada dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Fasilitas Wisata dan Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Berkunjung pada wisatawan di wisata Pantai Lasiana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

strategi pengembangan fasilitas wisata dalam peningkatan kunjungan wisatawan pada objek wisata pantai tablolong kabupaten kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA PANTAI TABLOLONG KABUPATEN KUPANG Pengembangan amenitas atau Fasilitas wisata merupakan kunci dalam keberhasilan suatu objek pariwisata, dimana secara keseluruhan kebutuhan wisatawan sangat erat dengan kualitas dan kuantitas pengembangan amenitas, dan di era globalisasi ini wisatawan tentu lebih memilih objek wisata yang memiliki daya tarik, fasilitas, dan akses yang lebih baik, sehingga para instansi/organisasi yang bergerak pada bidang pariwisata harus meningkatkan kualitas produk dari objek wisatanya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi pengembangan fasilisata wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang dalam peningkatan kunjungan wisatawaan, strategi pengembangan yang dibutuhkan oleh Wisata Pantai Tablolong kecamatan Kupang Barat dengan cara menidentifikasi komponen pengembangan wisata dengan mengggunakan analisis SWOT. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan Dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini Dokumentasi dan wawancara sampel menggunakan Dokumen RENSTRA. Hasil wawancara atau pernyataan diolah menggunakan analisis SWOT. Analsis SWOT menghasilkan total bobot dan skor pada masing-masing faktor Internal (Kekatan dan Kelemhan), faktor Eksternal (Peluang dan Ancama). Total skor IFAS dan EFAS tersebut dimasukan kedalam diagram Cartesius untuk mengetahui pengembangan Wisata Pantai Tablolong berada pada posis berkembang atau bertumbuh. Untuk mengetahui bagaimana posisi Wisata Pantai Tablolong berdasarkan strategi yang didasarkan pada strategi kekuta dan peluang ( strategi SO), srategi kelemahan dan peluang (strategi WO) , strategi kekuatan dan ancaman (ST), dan strategi kelemahan dan ancaman(strategi WO). Faktor startegi internal dan eksternal dimasukan kedalam tabel IFAS( Internal Facktor Analysis Summary)dan EFAS ( Internal Factor Analysis Summary) untuk mengetahui posis dan strategi yang dibutuhkan. Hasil skor IFAS adalah 3,24 dan skor EFAS 3,54. Skor IFAS dan EFAS dimasukan ke kuadaran matrik internal dan ekternal, Hasilnya bahwa wisata Pantai Tablolong berada pada posisi kudaran I yaitu posisi pertumubuhan (urgen). Matrik space menyebutkan bahwa Wisata Pantai Tablolong berada pada posisi Agresif (berkembang).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “PENGARUH FASILITAS KERJA DAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN KUPANG” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap produktivitas karyawan dan apakah kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas Karyawan, serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap produktivitas karyawan dan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas karyawan. Objek dalam penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang yaitu berjumlah 69 orang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah dari populasi dalam penelitian ini yaitu sebesar 69 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan memberikan sejumlah kuesioner yang dibuat dalam bentuk googleform kepada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel dapat diketahui dengan perkalian antara skor tertinggi dalam setiap variabel yang kemudian dibagi menjadi 3 (Three Box Methods) yaitu kondisi rendah, sedang dan tinggi, dalam skor berikut ini : Skor (%F1x1) + (%F2x2) + (%F3x3) + (%F4x4) + (%F5x5) + (%F6x6) + (%F7x7) + (%F8x8) + (%F9x9) + (%F10x10) : 10, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang dan secara simultan fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil uji t nilai thitung fasilitas kerja adalah 7,594 dan nilai sig adalah 0,000 sedangkan nilai thitung program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 4.908 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai ttabel adalah 1,984, thitung > dari ttabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang, kemudian berdasarkan hasil uji F nilai Fhitung fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja adalah 388,37 dan nilai sig adalah 0,000 dengan nilai Ftabel adalah 3,14, Fhitung > dari Ftabel dengan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang. Kemudian berdasarkan hasil uji R2 diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.922 atau 92,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kerja dan program kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitaas karyawan adalah 92,2%. Sedangkan pengaruh sebesar 7,8% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kepercayaan Dan Kualitas Layanan Mobile Bangking Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Bank NTT USPD Batakte

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuanUntuk mengetahui pengaruh Fasilitas M-Banking terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Batakte dan Untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan mobile banking terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalahKebutuhan akan informasi dan komunikasi semakin tinggi. Kebutuhan tersebut tidak hanya dibutuhkan oleh kalangan menengah ke atas namun di butuhkan oleh seluruh kalangan masyarakat. Khususnya kebutuhan akan informasi dan komunikasi terhadap dunia perbankan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat dari tahun ke tahun mendukung keberhasilan sebuah organisasi dalam persaingan bisnis. Semakin mudah dan cepatnya mendapatkan informasi dengan menggunakan teknologi berdampak pada peningkatan interaksi antar individu untuk mendapat informasi yang dibutuhkan. Hal ini memberikan pengaruh terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, baik dalam kegiatan ekonomi maupun sosial masyarakat termasuk kegiatan transaksi keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu yang mengikuti perkembangan teknologi informasi ini adalah perbankan. Perkembangan teknologi ini dilakukan perbankan dengan tujuan agar organisasinya berjalan dengan baik dan meningkatkan prestasi kerjanya. Kita telah menghadapi suatu era dimana keberhasilan strategi pemasaran suatu perusahaan tergantung keberhasilan mereka dalam menarik minat konsumen apakah melalui pelayanan terfokus, inovasi dan kualitas produk, penetapan harga, membangun komunikasi promosi yang tepat, dan. sebagainya. Terlebih lagi keadaan persaingan dalam pasar sudah semakin rumit, para pesaing memiliki beberapa strategi tersendiri untuk merebut pangsa pasar, ada pesaing yang berusaha bergerak di segmen yang sama dan meniru karakteristik produk perusahaan lain, ada juga pesaing yang mencoba mengarah ke segmen yang sebelumnya tidak terpikirkan dan mampu menciptakan inovasi-inovasi yang brilian. Hal ini menimbulkan respon perusahaan terhadap keinginan konsumen diperlukan untuk mengetahui seperti apa produk dan pelayanan yang diharapkan oleh konsumen sehingga perusahaan lebih mampu dan cepat tanggap dalam menghadapi perubahanperubahan dalam pasar. Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi juga semakin merubah karakteristik kebiasaan konsumen dalam proses pembelian, kemudahan dan kecepatan menjadi halutama yang dipikirkan oleh konsumen. Oleh karena itu, penerapan teknologi informasipada setiap strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan sangat diperlukan agar dapat mengatasi setiap permasalahan yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan tersebut. Perubahan ini juga tidak luput terjadi pada dunia perbankan, teknologi informasi telah menuntun pihak bank untuk dapat melayani konsumen secara lebih tanggap. Dewasa inibank telah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam layanan perbankannya denganmeluncurkan media layanan transaksi perbankan berbasis teknologi informasielectronic banking (ebanking) yaitu mobile banking (m-banking) dan internet banking (i-banking). Hasil penelitiaan ini adalah Responden yang merupakan nasabah di Bank NTT USPD menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel fasilitas (X1) terhadap variabel kepuasan nasabah (Y) sebesar 0,429, hasil ini menunjukan bahwa peranan kulaitas layanan mobile banking memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Dikarenakan atasan dan rekan kerja saling mendukung dalam bekerja dan pembagian tugas diberikan sesuai dengan peran masing-masing karyawan sehingga nasabah merasa kualitas pelayanan mobile banking menjadi baik sehingga berdampak pada kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Hasil Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Adapun penelitian terdahulu yang di lakukan oleh diana sintiya (2020) berjudul pengaruh kepercayaan dan kualitas layanan mobilebanking terhadap kepuasan nasabah dalambertransaksi di bank syariah(studi pada bank syariah mandiri kcp kedatonbandar lampung) Berdasarkan hasil penelitian melalui data statistic diketahui bahwa variabel kepercayaan nasabah memiliki pengaruh terhadap kepuasan nasabah dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel 2,073. Untuk variabel kualitas layanan, t hitung yang di dapat sebesar 2,739. Hal ini menunjukan bahwa variabel kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sedangkan pada hasil uji simultan kedua variabel secara bersama sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan F hitung sebesar 6,014. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Kualitas Pelayanan Mobile Banking (X2) terhadap variabel Kepuasan Nasabahs (Y) sebesar 0,470. Hasil ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Mobile Bankinig memiliki korelasi terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Artinya bahwa Disaat Bank NTT memberikan Kualitas layanan mobile banking yang baikmaka akan tercipta kepuasan nasabah yang tinggi terhadap Bank NTT USDP Baktate.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Hokky Mart Lasiana Kota Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persaingan dunia usaha pada saat ini sangat ketat dengan meningkatnya intensitas persaingan dan jumlah pesaing menuntut parah pengusaha untuk memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen serta berusaha memenuhi kepuasan.Kepuasan konsumen adalah kunci utama suatu usaha,agar usaha yang ditekuni dapat berjalan lancar.Dengan adanya kemajuan teknologi dan informasi sehinga konsumen mempunyai informasi yang lengkap mengenai alternatif pelihan produk yang tersediah dipasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Hokky Mart Lasiana.Fasilitas dan kepuasan konsumen berdasarkan hasil analisis uji produk rank spearman diketahui koefisien korelasi variabel fasilitas dengan kualitas pelayanan sebesar 0.198 secara signifikan fasilitas dan kepuasan konsumen memiliki hubungan yang kuat. Sementara variabel terikat adalah kepuasan konsumen penelitian ini di Hokku Mart lasiana dengan menggukan sampel sebanyak 100 konsumen yang memenuhi kriteriaPengumpulan data dilakukan dengan fasilitas dan kualitas pelayanan secara parsial.data dianalisis mengunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukan fasilitas dan kualitas pelayanan berhubungan dengan kepuasan konsumen yang dimiliki pada Hokkky Mart Lasiana. Menurut sugiyono (2005:306),hipotesis merupakan hawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Penelitian ini menggunakan Analisis koelasi rank spearman adalah hubungan antara dua variabel atau lebih variabel independen (X1,..X2) denganvariabel depen den (Y).Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan kuat untuk mem prediksi nilai dari variabel independen. Berdasarkan hasil perhitingan analisis korelsi rank spearman diketahui bahwa variabel fasilitas (X1) diperoleh koefisisen sebesar 0.198 menunjukan bahwa fasilitas memiliki hubungan yang kuat yang difignifikan .hal ini dibuktika dengan nilai rhitng>rtabel(0,212>0,198) yang berarti Ha diterima H0 ditolak.Didukung dengan hasil dari jawaban respondendalam kuesioner yang diberikan kepada konsumen Hokky Mart Lasiana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail