ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI MASA PANDEMI COVID19 (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT)
ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI MASA PANDEMI COVID19 (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT) Setiaporganisasi/perusahaanpastimempunyaitujuan yang harusdicapai dan sumberdayamanusiamerupakansumberpentingdalammencapaitujuanperusahan. Saat ini, semuaorganisasibisnisharusmempersiapkandiridenganbenar agar mampuberadaptasi di era globalisasisekarangsehinggamampuuntukbersaing dan dapatmenjawabsemuatantangandimasa yang akandating.sumberdayamanusia yang berkualitasdapatmemberikankontribusi yang positifdenganbekerjaefektif dan efisienpegawai yang memilikikinerjapositifadalahpegawai yang kompetendimana proses belajarharusmenjadibudayadariperusahansehinggaketerampilanpegawaiterusterpeliharasehinggapegawaidapatbekerjasesuaiharapanperusahaan. Tujuan penelitianiniuntukmengetahuiseberapabesarnyakepuasankerja, stress kerjapegawai, pada RSUD Naibonatsemakinmeningkatsehinggakinerjapegawaiakanikutmenurun. Dengansemakinbanyaknyapasien covid-19 makaakanmenimbulkanstres pada pegawaisehinggakepuasankerjapegawaiakanikutmenurunsertaberdampakburuk pada kinerjapegawai pada RSUD Naibonat. Konseppenelitiandalamskripsiiniadalahkinerjapegawai, kepuasankerja dan stress kerja. Kinerja pegawaidalampenelitianiniadalahhasildarisuatu proses yang mengacu dan diukurselamaperiodewaktutertentuberdasarkanketentuanataukesepakatan yang telahditetapkansebelumnya. Menurut Wibowo (2015:141) kepuasankerjamempunyaipengaruhpositifmoderat pada kinerja. Orang yang mempunyaitingkatkepuasankerjalebihtinggicenderungmempunyaitingkatkinerjatugaslebihtinggii, tingkat citizenship behavior lebihtinggi dan tingkatperilakukontraproduktiflebihrendah. Streskerjadalampenelitianiniadalahhal-hal yang mengganggupikiranpegawaidalammelaksanakanpekerjaanyaitukekhawatiran, perasaangelisah, tekanan, dan frustasi yang dapatberdampak pada psikismaupunfisik. Penelitianinimenggunakanmetodekuantitatif. Denganjumlahpopulasisebanyak 200 orang pegawai. Sampel dalampenelitianiniadalahsebanyak 100 orang pegawai.Denganmenggunakanrumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukandenganmenyebarkankuesioner pada responden, kemudian data dianalisismenggunakanteknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasilpenelitian, dalamanalisislanjutan yang menggunakananalisisdeskriptifpresentasediketahuibahwakepuasankerja pada RSUD Naibonatberadadalamkategori sangat baik, streskerjakaryawandalamkategoricukuptinggi, dan kinerjapegawaidalamketegoribaik. Indikatordarimasing-masingvariabeltersebut juga dideskripsikandenganbantuantabeldistribusifrekuensi. Dalam analisislanjutan yang menggunakanteknikanalisis uji korelasi rank spearman diketahuibahwakepuasankerjamempunyaihubunganpositifdengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,000 dan correlation coefficient sebesar 0,479 yang berartisemakinbaikkepuasankerja, semakintinggi pula kinerjapegawai, dan sebaliknya. Sedangkanstreskerjamempunyaihubungannegatif dengankinerjapegawai yang ditunjukkandengannilai sig(2-tailed) sebesar 0,018 dan correlation coefficient sebesar -0,237 yang berartisemakintinggistreskerja, semakinrendahkinerjapegawai, dan sebaliknya. Kata Kunci :KepuasanKerja, StresKerja, Kinerja Pegawai.