Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

21 hasil
Subjek: tekstur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY LONTAR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY LONTAR Oktavianus D. D. Putra*) Lesybeth M. Nubatonis**) Zet Malelak***) *Mahasiswa Program Studi Teknolgi HasilPertanian Universitas Kristen Artha Wacana ABSTRAK Penelitian ini di laksanakan di laboratorium Eksata universitas kriten artha wacana kupang pada tanggal 28 juni – 1 juli 2021. Tujuan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gelatin dalam pembuatan permen jelli lontar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing – masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase 80 gram, 100 gram, 120 gram, dan 140 gram gelatin. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik terbaik pada rasa terdapat pada perlakuan A dengan penambahan 80 gram gelatin menghasilkan nilai rata – rata 1,361 (sangat manis). Dan tekstur permen jeli lontar yang paling di sukai terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 1,500 (sangat lunak). Uji tekstur dengan menggunakan alat penetrometer menunjukan bahwa tingkat kekerasan terbaik terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 2 m/s. Kata kunci : permen, suspensi lontar, rasa, dan tekstur. *) peneliti **) pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENERIMAAN KONSUMEN TERHADAP UKURAN GULA-GULA BABEKO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 05 -07 Juli 2021 di laboratorium processing fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang tentang menganalisis pengaruh penerimaan konsumen terhadap ukuran gula-gula babeko yang berbeda dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK ). Percobaan mengaplikasikan (3) taraf perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang tiga (3) kali memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap Metode analisis uji sensorik yang digunakan adalah metode uji scoring, skala uji yang digunakan dalam penguji sensorik terhadap tekstur babeko. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa menganalisis pengaruh penerimaan konsumen terhadap tekstur sensorik babeko yang berbeda terdapat pada perlakuan B. panjang : 25 mm + lebar 18 mm + tinggi 8 mm yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan ukuran (4,6) sangat suka .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPOSISI GULA LONTAR CAIR TERHADAP TEKSTUR SENSORIK BABEKO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi gula lontar cair terhadap tekstur sensorik babeko.Penelitian ini telah dilaksanakan pada tangga 22-28 juni 2021 di laboratorium processing fakultas teknologi pertanian, Universitas Kristen Artha wacana Kupang. Menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan mengaplikasikan empat (4) perlakuan, aplikasi setiap perlakauan diulang 3 kali (triplo) dengan 30 panelis menjadi sumber pengelompokan, memberikan pengaruh yang sangatnyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap, Metode uji sensorik yang digunakan adalah metode uji scoring, skalauji yang digunakan dalam penguji sensorik terhadap rasa, aroma, tektur babeko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh komposisi gula lontar cair terhadap tekstur sensorik babeko yang berbeda terdapat pada perlakuan D. 60 % gula lontar cair yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variable yaitu tingkat kesukaan rasa babeko (4,733) sangat suka tekstur (4,611) sangat suka dan aroma babeko(4,578) sangat suka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH TERHADAP GULA LONTAR CAIR YANG BERBEDA (FANDU T W*) , (MEDAH I A**), (ZET MALELAK**) ABSTRAK Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 25 -29 juni 2021 di laboratoriumprocessingfakultasteknologipertanianUniversitas Kristen ArthawacanaKupangtentangmenganalisispenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedadanMetode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeRancanganAcakKelompok (RAK). Percobaanmengaplikasikanempat (4) tarafperlakuandanmasing-masingperlakuanproporsikacangtanahterhadapgulalontarcairmemberikanpengaruh yang sangatnyata (P>0,01) padatarafsignifikan 1% terhadapujianalisissensorik yang digunakanadalahmetodeuji scoring terhadap rasa, teksturdan aroma babeko. Hasilanalisisdanpembahasanmenunjukkanbahwaperlakuan yang tepatdenganpenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedaterdapatpadaperlakuanD.gulacair 60% yang mendapat rata-rata nilaiuntuksetiapvariabelyaitutingkatkesukaan rasa babeko(4,733) sangatsukatekstur (4,611) sangatsukadan aroma babeko(4,578) sangatsuka. KataKunci:Gulalontarcair, kacangtanah, sari jahe,babeko,rasa, tekstur,aroma

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI JAHE YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini tentang penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe yang berbeda terhadap gula lontar cair. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 22-28 juni 2021 di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe berbeda pada gula lontar cair. Dan juga terdapat salah satu perlakuan terbaik yang dapat diterima oleh panelis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuandan3 kali ulangan. Dengan 30 panelis sebagai sumber pengelompokan dengan prenstase 0%, 10%, 15% dan 20% sari jahe. Variabel yang diamati adalah aroma, rasa, tektur permen babeko. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik pada aroma terdapat pada perlakuan C dengan penambahan sari jahe yang menghasilkan nilai rata-rata aroma babeko (4,689) sangat suka, rasa babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata(4,744) sangat suka, tekstur babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata (4,611) sangat suka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUBSTITUSI BUBUR JAMBU BIJI MERAH PADA KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK DODOL JAMBU BIJI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dodol merupakan salah satu olahan hasil pertanian yang sangat diminati oleh banyak kalangan baik orang tua, orang dewasa dan anak-anak. Dodol termasuk dalam jenis pangan semi basah dengan kadar air 30% (Dewan Standarisasi Nasional,1992).Bahan dasar pembuatan dodol adalah tepung ketan,gula pasir dan santan kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi bubur jambu biji pada tepung ketan terhadap karakteristik sensorik dodol jambu biji. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Prosesing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan. Perlakuan A (kontrol) 0% substitusi bubur jambu, Perlakuan B 15% substitusi bubur jambu , Perlakuan C 30% substitusi bubur jambu dan Perlakuan D 45% substitusi bubur jambu. Variabel pengamatan adalah, uji organoleptik ( warna, aroma dan rasa),uji fisik (tekstur) dan analisis kimia (kadar air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik uji organoleptik pada perlakuan (D) substitusi bubur jambu 45 % dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Rasa 4,97 (sangat suka), warna 4,80(sangat suka), aroma 4,77 (sangat suka), uji fisik (tekstur)4,91 sangat suka dan analis kimia (kadar air) 5,79 sangat suka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISI PROTEIN, TEKSTUR DAN RASA ICE CREAM BERBAHAN DASAR RUMPUT LAUT MERAH ( Kappaphycus alvarezii )

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumput laut merupakan kelompok tumbuhan tingkat rendah yang tergolong dalam ganggang (algae). Berbagai macam species rumput laut berpeluang untuk diproduksi menjadi ice cream. Ice cream merupakan produk pangan beku yang sangat populer di seluruh dunia dan sangat digemari oleh anak-anak maupun orang dewasa yang tentunya memiliki kandungan nutrisi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kadar protein, tekstur dan rasa ice cream berbahan dasar rumput laut Kappaphycus alvarezii. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan. Analisis data menggunakan one way Anova. Formulasi perlakuan yang digunakan P1 (15% Kappaphycus alvarezii), P2 (30% Kappaphycus alvarezii ) dan P3 (45% Kappaphycus alvarezii). Hasil penelitian terbukti Kappaphycus alvarezii dapat dijadikan sebagai bahan baku alternatif pembuatan ice cream. Berdasarkan analisis one way anova dan uji lanjut DMRT menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pada kandungan kadar protein P1 yaitu sebesar 0.130 %. Sedangkan hasil uji organoleptik terkait parameter tekstur ice cream berdasarkan analisis one way anova menunjukkan tekstur tidak terdapat pengaruh yang signifikan sehingga tidak dilanjutkan pada uji DMRT dengan nilai P2 sebesar 4,36 %. Sedangkan uji organoleptik untuk aspek rasa berdasarkan analisis one way anova menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan sehingga tidak dilanjutkan pada uji DMRT dengan nilai P1 sebesar 4,45 %

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM Umbu Tamu Mahabar; A. I. Medeah; Zet Malelak Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuandaripenelitianiniadalah Untuk mengetahui berapakah konsentrasi optimum dalam penambahan sari sabut buah lontar yang dapat meningkatkan penerimaan sensorikkonsumen pada es krim dan untuk mengetahui profil kesukaan masyarakat terhadap es krim dengan konsentrasi sari sabut buah lontar dilihar dari warna, rasa, aroma dan tekstur. Adapunbahan-bahan yang akandigunakandalamkegiatanpenelitianini, yaitu:sari sabutbuah lontar (70 gr), SP (125 gr), santankelapa (300 gr), gulapasir (200 gr)dan susu (1500 gr). Adapunalat yang akandigunakandalampenelitianini, yaitu: Timbangan, blender, freezer, gelasukur, saringan, pisau, mixer, cup ice cream, baskomplastik, pancialuminium dan kompor.Penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 30 orang panelis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari:P0 = Tanpa penambahan konsentrasi sari sabut buah lontar; P1 = Penambahan sari sabut buah lontar 7 %; P2 = Penambahan sari sabut buah lontar 14 %; P3 = Penambahan sari sabut buah lontar 21%; P4 = Penambahan sari sabut buah lontar 28 %. Adapunvariabel yang akandiamatidalampenelitianadalahCita rasa (warna, rasa, aroma, tekstur).Data yang diperolehdihitungmenggunakanAnalisis of variance (ANOVA). Nilai rata-rata karakteristikaspekwarna (P0 = 1.02; P1 = 1.833; P2 = 2.944; P3 = 3.944; P4 = 4.667), karakteristikaspek rasa (P0 = 2.00; P1 = 2.778; P2 = 3.444; P3 = 4.122; P4 = 4.756), karakteristikaspek aroma (P0 = 1.11; P1 = 2.089; P2 = 3.144; P3 = 3.9; P4 = 4.944) dan karakteristikaspektekstur (P0 = 1.74; P1 = 2.911; P2 = 3.244; P3 = 4; P4 = 4.933). Hasil AnalisisSidikRagam (ANOVA) menunjukkanbahwapembuatan es krim sari sabutbuahlontarmemberikanpengaruh yang nyata pada tarafsignifikan 1% (P>0.01) terhadappenerimaankarakteristikaspekwarna, rasa, aroma dan tekstur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu : Penambahan sari sabut buah lontar pada pembuatan es krim dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada taraf 1% (P>0.01) terhadap karakteristik organoleptik dilihat dari aspek rasa, aroma, warna dan tekstur yang dihasilkan, persentase sari sabut buah lontar yang paling baik digunakan pada es krim yaitu persentase 28% terhadap karakteristik organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur dan es krim dengan penambahan sari sabut buah lontar dapat diterima oleh panelis terhadap karakteristik organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENAMBAHAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BISKUIT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK BISKUIT Feronika Mo’i*) , Lesybeth M Nubatonis**) Zet Malelak**) ABSTRAK Biskuit adalah produk panggang dalam bentuk potongan kecil dan mempunyai tekstur atau konsistensi yang kering, renyah dan tekstur berpori lebih rapat Penelitian ini tentang Penambahan tepung labu kuning pada tepung terigu terhadap sifat fisik kimia dan organoleptik biskuit dan metode yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. analisis menunjukan bahwa Perlakuan lama waktu pembuatan dalam menghasilkan biskuit memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap organoleptik biskuit yaitu aroma, warna, rasa dan tekstur biskuit. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan yang tepat dengan lama waktu pembuatan dalam menghasilkan biskuit terdapat pada perlakuan D 15 menit yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan aroma biskuit (4,611) sangat suka, rasa biskuit (4,77) sangat suka, warna biskuit (4,567) sangat suka tekstur biskuit (4,711). Kata Kunci : labu kuning, pembuatan ,biskuit, aroma, rasa, warna, tekstur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LAMA WAKTU PEMASAKAN GULA DALAM MENGHASILKAN KARAKTERISTIK TENTENG KACANG TANAH

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LAMA WAKTU PEMASAKAN GULA DALAM MENGHASILKAN KARAKTERISTIK TENTENG KACANG TANAH Rolan K.A.Nenomataus1), Lesybeth M.Nubatonis1)Zet Malelak2) ABSTRAK Kacang tanah merupakan salah satu produk yang banyak dijumpai di Belu dan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari kacang tanah dapat diolah menjadi beberapa produk salah satunya adalah tenteng kacang tanah. Penelitian bertujuan untuk mengatahui lama waktu pemasakan gula dalam menghasilkan tekstur tenteng yang terbaik dan untuk mendapatkan salah satu perlakuan lama waktu pemasakan pada pembuatan tenteng. Metode yang digunakan adalah Rancang Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil analisis menunjukan bahwa perlakuan lama waktu pemasakan gula menghasilkan karakteristik organoleptik tenteng kacang tanah yaitu warna, rasa dan tekstur memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf 1%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan lama waktu pemasakan gula menghasilkan karakteristik tenteng kacang tanah yang terbaik terdapat pada perlakuan B ( lama waktu pemasakan 5 menit) dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan rasa tenteng kacang tanah (4,861) sangat suka, warna tenteng kacang tanah (4,611) sangat suka dan tekstur tenteng kacang tanah (4,722). Kata Kunci : kacang tanah, pemasakan, tenteng, rasa, warna, tekstur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMASI GULA TEBU DAN GULA LONTAR DALAM MENGHASILKAN TEKSTUR SARUTAN GORENG UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OPTIMASI GULA TEBU DAN GULA LONTAR DALAM MENGHASILKAN TEKSTUR SARUTAN GORENG UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas) DONI U PILA), LESYBETH M. NUBATONIS1), ZET MALELAK2) ABSTRAK Ubi jalar ungu adalah salah satu komoditas pertanian jenis umbi-umbian yang cukup penting di Indonesia sebagai sumber pangan dan sebagai salah satu sumber karbohidrat Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juli 2021 di laboraturatorium eksata fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang tentang menganalisis pengaruh optimasi gula tebu dan gula lontar dalam menghasilkan tekstur sarutan goreng ubi jalar ungu metode yang digunakan adalah menggunakan Response surface methodology (RSM) dengan 12 perlakuan terhadap gula tebu dan gula lontar yaitu warna, rasa, tekstur dan. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan dengan pengaruh optimasi gula tebu dan gula lontar terhadap pembuatan sarutan goreng ubi jalar ungu terdapat pada gula tebu 12,15,20,25,dan 27 dengan gula lontar 62,65,70,75,dan 77gram Kata Kunci : Gula tebu, gula lontar sarutan goreng tekstur, RSM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN GULA DALAM MENGHASILKAN PERMEN SUSPENSI LONTAR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN GULA DALAM MENGHASILKAN PERMEN SUSPENSI LONTAR Yulita K Mbaring*) Nubatonis M.Lesybeth**) MalelakZet**) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan dilaboratorium Eksata universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tanggal 8-9 juli 2021. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh dari penambahan gula dala m menghasilkan permen lontar. Metode yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing di ulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase 80 gr, 100 gr, 120 gr, 140 gr gula. Hasil penelitian menunjukan bahnwa uji analisis organoleptik pada Aroma permen tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan penambahan 120 gr gula yang menghasilkan nilai rata-rata 4,25, rasa pada permen yang paling tertinggi (suka) terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata 4,25, dan Tekstur permen yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata 4,416. Penambahan 140 gr gula menunjukan tingkat kekerasan tertinggi yaitu 4,533 berbeda nyata terhadap perlakuan penambahan gula 80,100,120 gr. Kata Kunci :permen, buah lontar, warna, rasa, dan tekstur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUHU PEMANGGANGAN DALAM PEMBUATAN CHIFFON

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUHU PEMANGGANGAN DALAM PEMBUATAN CHIFFON Luruk Jenita *) Nubatonis Lesybet**) Malelak Zet**) ABSTRAK Penelitian tentang pengaruh suhu pemanggangan dalam pembuatan chiffon.Metode yang digunakan adalah mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masin diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan Suhu 155 OC ,Suhu 165 OC,Suhu 175 OC,dan Suhu 185 OC. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik dari hasil analisis terhadap respon organoleptik yang ditinjau dari rasa,aroma,warna,dan tekstur yang paling disukai panelis yaitu perlakuan A. 155 OC yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan rasa sangat suka (3,833), aroma sanggat suka (3,750) warna sanggat suka (3,694) dan tekstur sangat suka (3,750 Sampel atau produk chiffon. Kata kunci : chiffon, suhu, Warna, Rasa, aroma,Tekstur

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Kelapa Pada Tepung Terigu Terhadap Sifat Sensorik Biskuit

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu terhadap tingkat penerimaan sensorik biskuit yang disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Adapun perlakuan sebagai berikut : A kontrol ( tanpa tepung ampas kelapa) B (5% tepung ampas kelapa), C (10% tepung ampas kelapa) dan D (15% tepung ampas kelapa). Substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu berpengaruh terhadap sifat sensorik biskuit. Perlakuan substitusi tepung ampas kelapa yang menggantikan sebagian tepung terigu dalam pembuatan biskuit yang diterima panelis adalah perlakuan D (substitusi 15%) dengan nilai rata-rata tekstur biskuit (3,933 %) warna biskuit (4,6 %) rasa biskuit (4,489 %) aroma biskuit (4,556 %).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) PADA TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) TERHADAP SIFAT SENSORIK STICK

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) PADA TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) TERHADAP SIFAT SENSORIK STICK (YOHANES CONSTAN AQUINO*) (Andre.I. Medah**)(I.D.A.A.R.R.AdI**) Stick adalah salah satu jenis camilan yang berbahan utama tepung terigu yang memiliki kandungan gluten dan pati. Variasi stick sudah banyak dikembangkan mulai dari stick keju (chesse stick), stick ikan sampai stick dari umbi-umbian. Bahan baku utama pembuatan stick adalah tepung terigu. Tepung terigu adalah bahan baku utama yang sering digunakan oleh masyarakat, namun impor tepung terigu di Indonesia terus menerus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang hijau pada tepung mocaf terhadap sifat sensorik stick dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau yang optimal terhadap sifat sensorik pada stick. Jenis penelitian ini Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 15%, 20% dan 25%. Variabel yang diamati adalah, karakteristik sensorik yaitu rasa, tekstur, warna, aroma. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Tekstur 4,6, Rasa 4,5, Aroma 4,4, dan Warna 4,3, dengan kategori sangat suka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK TORTILLA JAGUNG HIBRIDA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK (FERDINANDUS LAMPUR*) (Ir. ZET MALELAK, MSi **)(Ir. M. NUHAMARA MP**) Tortilla merupakan salah satu produk olahan yang terbuat jagung yang berupa sejenis keripik atau chips yang terbuat dari jagung berbentuk bundar gepeng dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 10%,20% dan 30%. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu rasa, warna, tekstur, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh substitusi tepung biji Nangka pada tepung Jagung terhadap karakteristik organoleptik tortilla sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari tepung biii nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Rasa 4,7, warna 4,4, dan Tekstur 4,1 dengan kategori sangat suka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE PISANG GORENG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE PISANG GORENG Umbu Robaka Mensen *) Nuhamara.Melkianus**) Banoet Regina I.M.**) ABSTRAK Pisang goreng adalah makanan ringan yang banyak ditemukan di Indonesia, singapura dan Malaysia. Makanan ini terbuat dari pisang yang sudah dikupas kulitnya dipotong potong kecil sesuai keinginan kemudian dicampur dengan adonan hingga rata yang terbuat dari tepung dan sedikit garam dan gula dan selanjutnya digoreng dengan minyak goreng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan melakukan 4 perlakuan (empat) kali perlakuan dan 3 kali (tiga) kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung mocaf pada tepung terigu dalam pembuatan kue pisang goreng. Untuk mengetahui salah satu perlakuan terbaik dari tepung mocaf dalam menghasilkan kue pisang goreng yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada perlakuan B 90% menghasilkan nilai rata-rata rasa kue pisang goreng sebesar 4,778 (sangat suka), warna kue pisang goreng sebesar 4,677 (sangat suka), aroma kue pisang goreng sebesar 4,578 (sangat suka), dan tekstur kue pisang goreng 4,600 (sangat suka).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Substitusi Tepung Talas Pada Tepung Terigu dalam Pembuatan Cookies Talas.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN COOKIES TALAS (YULENS H. DAPA OLE*) (Ir ANDERIAS I. MEDAH, MP**)(Ir. ZET MALELAK**) Menurut SNI 01-2973-1992, Cookies merupakan salah satu jenis biskuit yang dibuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relatif renyah bila dipatahkan dan penampang potongannya, bertekstur padat (BSN, 1992). Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan akan terigu adalah dengan melakukan pemanfaatan umbi umbian yang akan menghasilkan tepung dan sebagai pengganti tepung terigu ke dalam produk-produk berbahan baku tepung terigu. Di sini penulis mencoba untuk mengurangi pemakaian impor terigu yaitu dengan pemanfaatan tepung umbi talas. Pemanfaatan tepung talas sebagai bahan penganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung talas pada tepung terigu dalam pembuatan Cookies Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit percobaan, dengan persentase 100%, 5%,10% dan 15 %. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan tekstur 4,667 ( sangat suka )

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK MIE KERING

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini tentang penambahan tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karateristik fisik dan organoleptik mie kering. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian selama 2 minggu pada tanggal 21 Januari – 03 Februari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karakteristik fisika dan organoleptik mie kering dan juga mengetahui salah satu perlakuan tingkat substitusi yang tepat dalam menghasilkan mie kering yang dapat diterimah oleh panelis. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan presentase 0% , 10%, 15%, dan 20% tepung kacang hijau. Variabel yang diamati adalah warna,rasa,dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada Warna tepung kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung kacang hijau 10% yang menghasilkan nilai rata-rata 3.97, Rasa mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4.37, dan Tekstur mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4,62.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail