Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

35 hasil
Subjek: permainan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOMPAT BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL PADA SISWA KELAS IV SD INPRES KOBELETE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Permainan Lompat Tali Merdeka adalah sebutan untuk mereka yang tinggal di Provinsi Riau. Di daerah yang masyarakatnya adalah pendukung kebudayaan Melayu ini ada sebuah permainan yang disebut sebagai tali merdeka. Inti dari permainan ini adalah melompat tali-karet yang tersimpul. Penamaan permainan ini ada kaitannya dengan tingkah laku atau perbuatan yang dilakukan pemain itu sendiri, khususnya pada lompatan yang terakhir. Pada lompatan ini (yang terakhir), tali direnggangkan oleh pemegangnya setinggi kepalan tangan yang diacungkan ke udara. Kepalan tangan tersebut hampir mirip dengan apa yang dilakukan oleh para pejuang ketika mengucapkan kata “merdeka”. Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui Penerapkan pembelajaran gerak dasar lompat berbasis permainan tradisional pada siswa kelas IV SD Inpres Kobelete. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena penelitian ini bersifat penelitian kualitatif naturalistic (alamiah) yaitu untuk mendapat informasi mengenai fenome-fenomena atau situasi yang aktual pada saat penelitian berlangsung. Hasil dan pembahasan: Dari hasil observasi, wawancara yang telah diperoleh, penulis memperoleh gambaran bahwa kajian permainan tradisional lompat tali sebagai kegiatan pemebelajaran anak di SD Inpres Kobelete mengacuh pada beberapa nilai yang saling berkaitan, diantaranya adalah Sarana dan Prasarana, Pelaksanaan, 1. Tahap Pertama Setinggi Mata Kaki atau Satu Jingkal Dari Tanah, 2. Tahap Kedua Setinggi Lutut Kaki, 3. Tahap ketiga setinggi pinggang, 4. Tahap keempat setinggi dada, 5. Tahap kelima setinngi Telinga, 6. Tahap keenam setinggi tangan diatas kepala dan kaki dijinjit. Simpulan: Melalui penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa, Permainan tradisional lompat tali sebagai kegiatan pembelajaran bagi anak di SD Inpres Kobelete. Selain dari pada itu demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seseorang serta efektifnya suatu proses pembelajaran, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan tradisional yaitu permainan lompat tali menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anak di sekolah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PERMAINAN ROUNDERS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR PADA SISWA KELAS V SD GMIT NO. O7 OEBUFU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:.Masih rendahnya hasil pembelajaran permainan rounders pada siswa SD GMIT No. 07 Oebufu Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD Gmit No. 07 Oebufu. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjai satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan: Rounders adalah permainan bola pukul yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari 12 orang. Rounders menggunakan lapangan yang berbentuk segi lima beraturan yang setiap sudutnya diberi base sebagai tempat hinggapnya masing-masing berjarak 15 meter. Cara bermain adalah pemukul (batter) memukul bola yang di lambungkan oleh pelambung (pitcher),setelah pukulannya sah, batter harus berlari ke base I sampai kembali ke home base baik atas pukulan sendiri maupun atas pukulan temannya. Lemparan atau pitcher memenuhi syarat apabila lemparan melalui daerah pukulan (strike zone) yaitu lewat diantara lutut dan bahu pemukul diatas home base, Jusuf Blegur & M. Rambu (2017:237) Simpulan: Berdasarkan uraian diatas maka dapat di simpulkan bahwa penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD GMIT NO. 07 Obufu tahun ajaran 2022\2023 sangat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERMAINAN TRADISIONAL MENJALA IKAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERMAINAN TRADISIONAL MENJALA IKAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI Yusak T.Laubura1*, M.Rambu P.Wasak2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bermain dan permainan sangat penting bagi manusia di segala usia. Bagi anak, karena merupakan syarat mutlak untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangannya, baik itu psikomotor, afektif, maupun kognitif Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Permainan Tradisional Menjala Ikan Dalam Pembelajaran Penjasorkes Dapat Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V SD Inpres Oebufu. Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research dibagi menjadi 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observing), serta refleksi (reflecting) yang dilakukan secara berurutan dan diidentifikasi menjadi sebuah siklus Hasil dan pembahasan: Pelaksanaan pada Siklus I diperoleh nilai rata-rata keseluruhan dari 14 orang siswa yaitu 75.05% dengan rincian 8 orang siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 71,77% dan jumlah yang tuntas yaitu 6 orang siswa dengan nilai rata-rata 79,41%. Pelaksanaan siklus II diperoleh rata-rata keseluruhan siswa adalah 90,01% dari Kriteria ketuntasan hasil belajar 75%. Simpulan: Sesuai dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan siswa dapat memahami akan peraturan dan permainan tradisional menjala ikan dalam pembelajaran penjasorkes Katakunci: Permainan tradisional menjala ikan;Pembelajaran penjasorkes

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Yusak Sedeh1* , Lukas M. Boleng2 , Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan tradisional mengandung nilai permainan dan olahraga. Permainan tradisional salah satu permainan yang dimainkan oleh orangorang dulu. Permainan tradisional juga merupakan kegiatan yang bersifat menghibur yang menggunakan alat sederhana dan telah diwariskan dari generasi kegenerasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian permainan tradisional siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak di SD Inpres Mbiu Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dan guru penjasorkes di SD Inpres Mbiu Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui permainan siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak, anak merasakan suatu kepuasan pada dirinya sendiri serta merasa senang, gembira dan bersemangat yang mengacu pada faktor 1) Nilai integrasi, 2) Nilai social, 3) Nilai kerja sama, 4) Nilai saling menghargai, 5) Nilai keterampilan dan 6) Nilai ketelitian. Simpulan: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seseorang, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan tradisional yaitu siki doka menjadi salah satu alternatif aktivitas yang dilakukan anak di sekolah. Katakunci: Permainan Tradisional; Rekreasi Anak

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA DI SEKOLAH DASAR MASEHI KAREKA NDUKU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK DI SEKOLAH DASAR MASEHI KAREKA NDUKU Yohanis Umbu Pati1*, Agustinus Jacob Nafie2, Ramona M. Mae3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latarbelakang: Permainan sepak bola adalah salah satu permainan Yang telah merakyat di Indonesia dan di gemari oleh masyarakat baik dari usia dini, dewasa dan bakan usia tua. Dan dari itu maka dapat di teliti tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola Tujuan penelitian: Meletakan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai dalam pendidikan jasmani. Serta membangun landasan kepribadian yang kuat, sikap cinta damai, sikap sosial dan toleransi dalam konteks kemajemukan budaya, dan agama. Metode penelitian:Pendekatan yang dapat di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Yang mencari informasi yang diangkat untuk menyangkut permainan sepak bola. Hasil dan pembahasan:Hasil dalam penelitian ini dapat berupa wawancara bersama guru dan siswa yang dalam belajar tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola yang membahas tentang ketrampilan dalam memahami apa arti dari sepak bola dan juga teknik dasarnya. Simpulan: Dalam simpulan yang dapat dikatakan yakni memberikan motivasi belajar untuk siswa mengenai pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola dan terlebikususnya bidang olahraga. Katakunci: Teknik dasar permainan sepak bola

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN POLA PEMBELAJARAN PENJASORKES PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XII SMA EFATA SOE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN POLA PEMBELAJARAN PENJASORKES PERMAINAN BOLA VOLI PADASIS WAKELAS XII SMA EFATA SOE Delfi Obaja Silla1*, Agustinus J. Nafie2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Hingga saat ini belum diketahui upaya guru untuk dapat mengembangkan suatu pola pembelajaran penjasorkes melalui permainan bola voli pada Siswa SMA Efata Soe sehingga dalam proses belajar mengajar dpat menjadi efektif dan efesian. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan pola pembelajaran penjasorkes permainan bola voli pada siswa kelas XII SMA Efata Soe. Metode penelitian: Kualitatif deskriptif naturalistik untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti, dengan membutuhkan waktu selama ± 2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1. Observasi, 2. wawancara, dan 3. dokumentasi. Peran peneliti dalam penelitian ini adalah sebagai instrumen kunci sedangkan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 1.kepala sekolah, 2.guru, 3. siswaemua data temuan yang didapatkan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Sugiyono. Hasil dan pembahasan: Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi dan kreativitas pengajar sehigga dapat terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien yang diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan siswa melalui proses model pembelajaran yang berbasis langsung, model pembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran kontekstual serta model pembelajaran berbasis cooperative. Simpulan: Pola pembelajaran Penjasorkes harus lebih koparatif dengan model-model pembelajaran yang sedang berkembang dan yang dikembangkan oleh guru itu sendiri sehingga mampu memberikan pembelajaran yang efektif. Katakunci: 1. Pola Pembelajaran Penjasorkes. 2. Permainan Bola Voli. ABSTRAK TEACHER’S EFFORT in DEVELOPING LEARNING METHOD of PHYSICAL EDUCATION, HEALTH and RECREATION STUDY PROGRAM of VOLLEYBALL GAME to XII GRADE STUDENTS of SMA EFATA SOE Defri obaja Silla¹, Agustinus J. Nafie²,Melvianus Selan³ ¹²³ Physical Education, Health,and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education,Artha Wacana Christian University,Kupang, Indonesia. [email protected] Background : Until now, it is unknown yet of teachers’ effort in developing a physical Education learning of volleyball game to SMA EFATA SOE students in order to get effective and efficient teaching and learning process. Research aims : The aim of this research to know the teachers effort in developing the learning method of Physical Education game to XII grade of SMA EFATA SOE. Reasearch Method : The method that used is naturalistic descriptive qualitative that able to gain data based on reallity to what the researcher seen and heard in the research place that taking ± 2 months. The techniques of gaining data are 1. Observation,2. Interview and 3. Documentation. The role of the researcher in this research will be the key instrument. The informant are 1. Headmaster,2. Teachers.3. students. All data that gained were analyzed by using qualitative data anlysis technique developed by Sugiyono. Results and discussion : The quality learning is highly dependent on the motivation and creativity teachers to create an effective and efficient teaching and learning process that measured by students attitude and abillity by direct – based learning models, problem-based learning models, contextual learning models and cooperative-based learning model. Conclussion : the Physical Education learning method must be more cooperative with the developing methods right now andit is developed by teachers themselves so they are able to provide effective learning. Key Word : 1. Learning method of Physical Education, Health and Recreation Studi Program. 2Volleyball game.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA PUTRI SMP NEGERI 10 KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA PUTRI SMP NEGERI 10 KUPANG Jefrianto Hati1*, David Loba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan jasmani merupakan pendidikan lewat aktivitas-aktivitas jasmani atau pengajaran gerak dalam mencapai tujuan pendidikan. Tujuan penelitian:penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang sebanyak 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi. Teknik analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar minat siswa pada permainan bola voli dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 74,28 dengan presentase ketuntasan sebesar 50%. Dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 82,5 dengan presentase ketuntasan sebesar 86%. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian diatas maka peneliti mengambil sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri pada siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang selama dua siklus dapat meningkat prestasi belajar siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar. Katakunci: modifikasipermainan bola voli, minat siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI JARAK PENDEK DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Proses pembelajaran yan masih belum berhasil karena banyak siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yang diharapkan, 2) Siswa takut dengan lari jarak pendek berkaitan dengan kondisi fisik yang kecil sehingga mengurangi aktivitas lari jarak pendek, 3) Belum diketahui hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus I, siklus II yaitu dari 74,2%, 88,33. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada lari jarak pendek dengan metode bermain sudah mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Simpulan: peneliti ini adalah menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola siswa kelas VI SD Negeri Bongkoa Kecamatan Toianas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENINGKATAN POLA GERAK DASAR MENGGUNAKAN MODEL PERMAINAN MENJALA IKAN PADA SISWA TK DHARWASI NONBES

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran penjaskes tentang gerak dasar, saat pembelajaran menunjukan bahwa siswa belum terampil dan menguasai untuk gerak lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif tentunya akan membatasi keterampilan dan kemampuan gerak dasar siswa yang akan berpengaruh pada pencapaian hasil pembelajaran. Salah satu penyebabnya adalah model pembelajaran yang tidak sesuai, sehingga tujuan pengajaran yang telah dirumuskan oleh pendidik belum mencapai hasil yang maksimal. Tujuan penelitian: penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pola gerak dasar menggunakan model permainanmenjala ikan Pada Siswa Tk Dharwasi Nonbes. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar pola gerak dasar melalui model permainan menjala ikan dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan peneliti/kolaborator (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I dan II). Pada siklus I ketuntasan hasil belajar mencapai 31,25% sedangkan pada siklus II ketuntasan hasil belajar mencapai 87,5%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebesar 56,25%. Simpulan:penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar pola gerak dasar melalui model permainan menjala ikan pada TK Dharwasi Nonbes termasuk kategori baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PEMAHAMAN MURID KELAS XI TERHADAP TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINGKAT PEMAHAMAN MURID KELAS XI TERHADAP TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Yesaya Oka1*, Jusuf Blegur2, Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Bola volimerupakansalahsatucabangolahraga bola yang dimainkansecaraberkelompokolehduatim.Padapermainan bola volitentunyasiswaharusbisamemahamimaupunmenguasaiteknikdasarpermainan bola voli.Berdasarkanhasilobservasi di SMA Negeri 2 Kupang Tengah penelitimenemukankurangnyatingkatpemahamansiswaterhadapteknikdasarpermainan bola voli. Tujuan penelitian:Untukmengetahuipemahamanmuridkelas XI terhadapteknikdasarpermainan bola volipada SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Metode penelitian:Metodepenelitianinimenggunakanmetodekualitatifdeskriptif, subyek yang digunakanpadapenelitianialah guru PJOK dansiswakelas XI IS. Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakan 1).Observasi, 2).Wawancara, 3).Dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Hasilpenelitianmenunjukkanbahwatingkatpemahamansiswakelas XI terhadapteknikdasarpermainan bola voli di SMA Negeri 2 Kupang Tengah telahmemenuhi 7 indikatorpemahamansiswayaitumenafsirkan, memberikancontoh, mengklasifikasikan, menyimpulkan, menduga, membandingkandanmenjelaskan. Simpulan:Padaproses pembelajaranteknikdasarpermainanbola voli, guru harusberperanpentingdan guru jugasebagaifasilitatordalammendorongsemangatsiswamencapaiindikator yang telahdiberikanolehsekolah. Katakunci: Tingkat pemahamanteknikdasarpermainan bola voli.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Jefri Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Permainan tradisional adalah jenis permainan yang mengandung nilai-nilai budaya yang hakikatnya merupakan warisan leluhur. Keterampilan sosal adalah jenis keterampilan yang diperoleh individu melalui proses belajar yang digunakan dalam berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat. Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi keterampilan sosial melalui permainan tradisionalGalaAsedi SD Inpres Oenasi. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Perkembangan sosial anak usia 6 tahun sudah menyukai permainan yang melibatkan imajinasi dan fantasi serta anak suka bermain dengan teman-teman yang memiliki jenis kelamin sama. Perkembangan sosial anak usia 7 tahun terkadang mau bermain berkelompok dengan teman-temannya, tetapi kadang juga ingin bermain sendiri. Perkembangan sosial anak usia 8 tahun tentu sudah semakin terasa baik karena anak mendapatkan rasa aman ketika terlibat dalam kegiatan kelompok yang ia sukai, misalnya mengikuti ekstrakulikuler olahraga, ektrakulikuler pramuka dan lainnya. Perkembangan sosial anak usia 9 tahun biasanya sudah mencapai berbagai hal seperti anak memahami norma sosial dan perilaku yang baik untuk dilakukan dan anak mulai tertarik ingin tahu mengenai hubungan antara anak laki-laki dan perempuan. Simpulan:Perkembangan keterampilan sosial yang ditunjukan oleh peserta didik melalui permainan tradisional Gala Ase yaitu mampu terbiasa berinteraksi, tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, kerja sama, kerja keras, kekompakan, kepemimpinan dan pantang menyerah. Katakunci: Implementasi Permainanl Tradisional, Keterampilan sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG NILAI SOSIAL PENJASORKES DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Alasan penulis menetapkan judul skripsi di atas adalah, karena fakta observasi awal yang memperlihatkan tidak semua siswa/i yang bermain bola voli di SMP Negeri 6, Kota Kupang, mempraktekkan nilai sosial penjasorkes. Hal itu terlihat dalam perilaku memberikan kata-kata hinaan pada teman atau rekan tim saat bermain bola voli. Tujuan penelitian: Penelitian yang dilakukan penulis memiliki tujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang tinjauan nilai sosial penjasorkes dalam pembelajaran bola voli pada siswa kelas VIII, SMP Negeri 6, Kota Kupang. Metode penelitian: Adapun jenis peneltian yang ditetapkan penulis dalam skripsi ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tindakan observasi dan wawancara secara mendalam. Fokus observasi dan wawancara mendalam penulis dalam penelitian ini, adalah para informan yang berjumlah 6 orang, yang diteliti penulis di lokasi penelitian. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis menemukan bahwa tidak semua informan menerapkan nilai sosial penjasorkes saat permainan bola voli berlangsung. Nilai sosial yang dilanggar para informan dalam penelitian ini adalah nilai respek, nilai tanggung jawab dan nilai beradap. Sedangkan nilai sosial fairdan jujur tidak dilanggar oleh para informan. Kesimpulan: Merujuk pada hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak seluruh nilai sosial penjasorkes diterapkan oleh para informan. Walaupun nilai sosial penjasorkes itu seharusnya diterapkan dalam permainan bola voli

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MANFAAT PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA USIA REMAJA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MANFAAT PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA USIA REMAJA Frederikus D. Ngaru1*, David Loba2, Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan bulutangkis sangat bermanfaat bagi kebugaran jasmani terlebih khusus diusia remaja. Permainan bulutangkis ini juga sangat beragam banyak manfaatnya bagi kesehatan seperti, mempertahankan kebugaran dan menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi kognitif otak, menguatkan otot dan pesendian tubuh, mengurangi stres, dan mencegah dari sejumlah penyakit. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Manfaat Permainan Bulutangkis Terhadap Kebugaran Jasmani pada Usia Remaja di Aula Mekon Penfui Kota Kupang. Metode penelitian: Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif naturalistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes pengukuran. Hasil dan pembahasan: Permainan bulutangkis sangat bermanfaat bagi perkembangan kebugaran jasmani remaja. 2) Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa kebugaran jasmani remaja didesa penfui berjumlah empat (3) orang remaja, terdapat (65,3) dalam kategori Baik Sekali, (56,0) dalam kategori Baik, (49,0) dalam kategori Sedang. Simpulan: Permainan bulutangkis merupakan olahraga yang sangat digemari masyarakat dari usia muda remaja sampe orang tua karena dengan berolahraga seseorang bisa menjaga atau mempertahankan kebugaran jasmani mereka. Berdasarkan hasil penelitian diatas secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani remaja di Desa Kelurahan Penfui Timur yang berjumlah 3 orang remaja dalam melakukan 4 butir rankain tes dan pengukuran kebugaran jasmani, Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa kebugaran jasmani remaja didesa penfui berjumlah empat (3) orang remaja, terdapat (65,3) dalam kategori Baik Sekali, (56,0) dalam kategori Baik, (49,0) dalam kategori Kurang. Katakunci: permainan bulu tangkis ; kebugaran jasmani;usia remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan tentang unsur keseimbangan dalam permainan tradisional Siki Doka pada siswa SMP N 1 Kota Kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UMBU RATUNGGAI, NIM: 16320744, dengan judul Tinjauan Tentang unsur keseimbangan Dalam Permainan Tradisional Siki Doka Pada Siswa SMP N 1 KOTA KUPANG. Pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dengan Dosen Pembimbing I Drs. Lambertus Ara Tukan., M.M. Pembimbing II Jusuf Blegur, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Keseimbangan Permainan Tradisional Siki Doka Permainan merupakan sebuah jembatan untuk meningkatkan daya intelektual seorang siswa dan juga melatih kekuatan pada kaki untuk menjaga keseimbangan tubuh siswa. Sehingga, Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keseimbangan siswa dalam permainan tradisional Siki Doka di SMP N 1 Kota Kupang, penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif, sedangkan observasi dan tes prakrik dalam penelitian ini yakni pada siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang sebanyak 20 siswa dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes praktek. Dan alat (garis, balok dan stopwacth) yang digunakan yaitu untuk mengukur keseimbangan tubuh siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ternyata permainan tradisional Siki Doka ini dapat membantu melatih keseimbangan tubuh siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang, karena apabila dilihat dari hasil setelah memberikan permainan tradisional Siki Doka terus-menerus pada siswa maka, komponen fisik dan kekuatan otot pada siswa terbentuk pada saat bermain, dan peneliti membuktikan lewat kedua hasil tes keseimbangan yang dilakukan menggunakan beberapa alat dalam penelitian dan dapat membuktikan keseimbangan siswa dari 20 siswa ternyata 16 siswa dinyatakan seimbang dan 4 siswa diantara tidak seimbang. Kesimpulannya, ternyata dalam permainan tradisional Siki Doka terdapat aktifitas fisik seperti melatih kekuatan tungkai kaki, otot kaki dan persendian pada kaki sehingga dapat membantu meningkatkan aktifitas komponen gerak fisik terutama pada kekuatan kaki saat siswa beraktifitas. Hal ini dibuktikan lewat penujian keseimbangan yang di lakukan bertahap yakni; pengujian keseimbangan secara statis/detik, dinamis/detik dan pengujian keseimbangan menggunakan alat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI MERDEKA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI MERDEKA Viktor Imanuel Selan*, M. Rambu P. Wasak 2, Vian Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan tradisional lompat tali merdeka adalah permainan anak-anak yang diwarisi turun temurun dan mempunyai banyak variasi permainannya yang pernah dimainkan oleh anak-anak tempo dulu yang tidak diketahui asal usulnya. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan karater siswa melalui permainan lompat tali merdeka di SD Inpres Oesapa. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif desskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru penjas di SD Inpres Oesapa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1). Observasi, 2). Wawancara, 3). Dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penerapanya pembentukan karakter anak menggunakan unsur pokok yaitu pemberian pengetahuan tentang nilai-nilai kebaikan melalui permainan tradisional lompat tali merdeka. Simpulan: Permainan tradisional lompat tali merdeka yang menjadi kegiatan rekreasi perlu dipertahankan sehingga menjaga kelestarian nilai-nilai dalam pembentukan karakter yang terkandung dalam permainan tradisional tersebut dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan kesegaran jasmani. Kata kunci: karakter, permainan , lompat tali merdeka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG Nelson R. O. Kaelusu1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Aktifitas bermain merupakan kegiatan spontanitas dan menyegarkan serta mempunyai dampak baik buat anak, dorongan bermain mengaitkan peran dengan sungguh, baik menggunakan alat maupun non alat Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan modifikasi permainan bola kasti dalam Pembelajaran Lempar Lembing pada siswa kelas IV SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, dan Guru Penjasorkes di SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui penarapan modifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes, siswa merasa senang dan bersemangat, serta gembira. Yang menjadi factor penentu diantaranya adalah 1) Guru, 2) Siswa, 3) Alat yang dimodifikasi. Simpulan: Penerapanmodifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes tidak terlepas dari adanya kemampuan serta kreatifitas seorang Guru Penjasorkes dan juga minat maupun kemauan belajar siswa, dan juga alat yang digunakan dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar Penjasorkes sehingga Guru Penjasorkes dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, memuaskan dan menggembirakan. Katakunci: Modifikasi permainan bola kasti; Pembelajaran Penjasorkes

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM PERMAINAN TIGA TAK BOLEH BAGI SISWA SD INPRES LABAT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM PERMAINAN TIGA TAK BOLEH BAGI SISWA SD INPRES LABAT Benyamin Giri1 , Agustinus J. Nafie2 , Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, nilai-nilai olahraga dalam permainan tiga tak boleh sangatlah penting untuk menanamkan nilai-nilai moral kemanusiaan pada siswa sejak dini, salah satunya melalui pembelajaran olahraga. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja nilai-nilai olahaga yang terkandung dalam permainan tiga tak boleh. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru olahraga dan siswa SD Inpres Labat. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab guru untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter pada siswa sejak dini. Salah satunya adalah dengan menanamkan nilai karakter melalui pelajaran yang ada di sekolah yang dimana dapat melatih kejujuran, percaya diri, kerjasama, kerja keras, toleransi, disiplin, religius, sportivitas, sehingga menjadi anak-anak bangsa yang berkarakter dan bermoral yang baik. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai karakter yang dikembangkan dalam permainan tiga tak boleh yaitu mengajarkan kereligiusan, toleransi, kerja keras, nilai sosial, problem solving, nilai perdamaian, serta nilai kebangsaan. Kata kunci: Nilai olahraga, permainan tradisional

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA KECIL PADA SISWA KELAS V, DI SD NEGERI TAKOLAH INDAH

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Gayus A. Nomleni, Nim: 19320170, Skripsi: Pelaksanaan Pembelajaran Permainal Bola Kecil Pada Siswa Kelas V Di SDN Takolah Indah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Pembimbing 1: M. Rambu P. Wasak, S.Pd.,M.Pd. Dan Pembimbing II: Christin P. M Rajagukguk, S.Pd.,M.Pd. Email. [email protected] Pembelajaran berasal dari kata dasar belajar yang diberi awalan "pem " dan akhiran " an". Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa: "pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan . Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil Slag Ball Pada Siswa Kelas V di SDN Takolah Indah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil terkhususnya permainan Slag Ball. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualititatif dengan teknik pengumpulan d0ata dalam penelitian ini adalah: observasi, wawancara, dan dukumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Slag Ball dan peneliti melihat bagaimana pelaksanaan pembelajaran permainan kecil di SDN Takolah Indah. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil obsevasi, wawancara, dan dukumentasi. Pelaksanaan pembelajaran permainan bola kecil Slag Ball yang dilakukan oleh wali kelas dapat memberikan dampak sesuai dengan apa yang di harapkan oleh wali kelas. Dari kesimpulan-kesimpulan di atas, saran peneliti adalah Pelaksanaan pembelajaran permainan bola kecil perlu terus dilakukan oleh guru kelas pada SDN Takolah Indah guna mendukung kelancaran aktivitas siswa dalam kegiatan belajara mengajar ( KBM). Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil Slag Ball. ABSTRACT Gayas A. Nomleni, Nim: 19320170, Thesis: Implementation of Small Ball Game Learning for Class V Students at SDN Takolah Indah. Tanah Merah Village, Central Kupang District, Kupang Regency. Advisor 1: M. Rambu P. Wasak, S.Pd., M.Pd. And Supervisor II: Christin P. M Rajagukguk, S.Pd., M.Pd. Email. [email protected] Learning comes from the basic word learning which is given the prefix "peman" and the ending "According to the National Education System Law No. 20 of 2003 states that: "learning is the process of interaction of students with educators and learning resources in an environment. The main problem in this research is how to implement the learning of the small ball game of slag ball in fifth grade students at SDN Takolah Indah. The purpose of the research this is to see how the implementation of small ball game learning, especially the slag ball game.The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in this study are: observation, interviews, and documentation.The results obtained in this study are slag ball and researchers see how implementation of small game learning at SDN Takolah Indah The data collected was obtained from observations, interviews, and documentation Implementation of small ball game Slag Ball learning conducted by the homeroom teacher can have an impact in accordance with what is expected by the homeroom teacher From the conclusions above, the researcher's suggestion is that the implementation of small ball game learning needs to be continued by class teachers at SDN Takolah Indah to support the smooth running of student activities in teaching and learning activities (KBM). Keywords: Learning Implementation, of Slag Ball Small Ball Game.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA PERMAINAN BOLA KASTI PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SD GMIT BESNAKE

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Modifikasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengubahan, maksudnya pengubahan dari bentuk semula, dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi aslinya. Tujuan penelitian: Modifikasi sarana dan prasarana dalam pembelajaran permainan bola kasti di SD GMIT Besnake. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif desskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru penjas di SD GMIT Besnake. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1). Observasi, 2). Wawancara, 3). Dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Data yang dikumpulkan selanjudnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pembelajaran bola kasti ditemukan Kurangnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran bola kasti, sehingga membuat guru berinisiatif untuk membuat modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti menggunakan bebak kelapa, serabut kelapa dan daun gewang. Simpulan: Dengan adanya modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti sehingga dapat membatu guru dalam menangani permasalahan dan dapat membantu siswa agar lebih mudah memahami pebelajaran serta dapat menguasai teknik gerak dasar bola kasti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

BENTUK PEMANASAN DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KECIL DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK BENTUK PEMANASAN DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KECIL DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES Amram Bastian Mnune1*, Ramona M. Mae2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Bentuk-bentuk pemanasan yang menarik dapat dikemas dalam sebuah permainan. kegiatan bermain dapat menyenangkan, menggembirakan, spontan, sukarela, cukup aktif dan mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Jadi, untuk mencapai tujuan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan maka permainan merupakan salah satu bentuk alatnya, diantaranya permainan kecil. ketika anak-anak melakukan pemanasan yang menarik, dapat diduga bahwa secara fisik dan mental anak akan siap untuk mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian: Tujuan untuk mengetahui bentuk pemanasan dengan menggunakan permainan kecil dalam pembelajaran penjasorkes di SD GMIT Bes’ana. Metode penelitian:Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil dan pembahasan:Bentuk pemanasan menggunakan salah satu permainan kecil yaitu (Menjala ikan) sebagai kegiatan pembelajaran anak adalah: Suatu cara untuk mempelajari tentang suatu bentuk pemanasan dengan permainan yang dimainkan oleh anak di SD GMIT Bes’ana sebagai kegiatan awalan pembelajaran. Permainan kecil merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh siswa untuk mengisi waktu luang dan ingin mendapatkan kepuasan serta kesenangan dalam diri sebagai suatu kegiatan pembelajaran. Simpulan:Melalui penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seorang anak, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan kecil yaitu permainan menjala ikan menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anak di sekolah. Katakunci: Bebtuk pemanasan menggunakan permainan kecil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail