Tinjauan tentang unsur keseimbangan dalam permainan tradisional Siki Doka pada siswa SMP N 1 Kota Kupang
ABSTRAK UMBU RATUNGGAI, NIM: 16320744, dengan judul Tinjauan Tentang unsur keseimbangan Dalam Permainan Tradisional Siki Doka Pada Siswa SMP N 1 KOTA KUPANG. Pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dengan Dosen Pembimbing I Drs. Lambertus Ara Tukan., M.M. Pembimbing II Jusuf Blegur, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Keseimbangan Permainan Tradisional Siki Doka Permainan merupakan sebuah jembatan untuk meningkatkan daya intelektual seorang siswa dan juga melatih kekuatan pada kaki untuk menjaga keseimbangan tubuh siswa. Sehingga, Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keseimbangan siswa dalam permainan tradisional Siki Doka di SMP N 1 Kota Kupang, penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif, sedangkan observasi dan tes prakrik dalam penelitian ini yakni pada siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang sebanyak 20 siswa dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes praktek. Dan alat (garis, balok dan stopwacth) yang digunakan yaitu untuk mengukur keseimbangan tubuh siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ternyata permainan tradisional Siki Doka ini dapat membantu melatih keseimbangan tubuh siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang, karena apabila dilihat dari hasil setelah memberikan permainan tradisional Siki Doka terus-menerus pada siswa maka, komponen fisik dan kekuatan otot pada siswa terbentuk pada saat bermain, dan peneliti membuktikan lewat kedua hasil tes keseimbangan yang dilakukan menggunakan beberapa alat dalam penelitian dan dapat membuktikan keseimbangan siswa dari 20 siswa ternyata 16 siswa dinyatakan seimbang dan 4 siswa diantara tidak seimbang. Kesimpulannya, ternyata dalam permainan tradisional Siki Doka terdapat aktifitas fisik seperti melatih kekuatan tungkai kaki, otot kaki dan persendian pada kaki sehingga dapat membantu meningkatkan aktifitas komponen gerak fisik terutama pada kekuatan kaki saat siswa beraktifitas. Hal ini dibuktikan lewat penujian keseimbangan yang di lakukan bertahap yakni; pengujian keseimbangan secara statis/detik, dinamis/detik dan pengujian keseimbangan menggunakan alat.