Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Permainan rounders
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PERMAINAN ROUNDERS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR PADA SISWA KELAS V SD GMIT NO. O7 OEBUFU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:.Masih rendahnya hasil pembelajaran permainan rounders pada siswa SD GMIT No. 07 Oebufu Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD Gmit No. 07 Oebufu. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjai satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan: Rounders adalah permainan bola pukul yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari 12 orang. Rounders menggunakan lapangan yang berbentuk segi lima beraturan yang setiap sudutnya diberi base sebagai tempat hinggapnya masing-masing berjarak 15 meter. Cara bermain adalah pemukul (batter) memukul bola yang di lambungkan oleh pelambung (pitcher),setelah pukulannya sah, batter harus berlari ke base I sampai kembali ke home base baik atas pukulan sendiri maupun atas pukulan temannya. Lemparan atau pitcher memenuhi syarat apabila lemparan melalui daerah pukulan (strike zone) yaitu lewat diantara lutut dan bahu pemukul diatas home base, Jusuf Blegur & M. Rambu (2017:237) Simpulan: Berdasarkan uraian diatas maka dapat di simpulkan bahwa penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD GMIT NO. 07 Obufu tahun ajaran 2022\2023 sangat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUI PERMAINAN ROUNDERS

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail