Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: keterampilan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KETRAMPILAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. HASJRAT ABADI CABANG KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan dunia bisnis yang sangat pesat dan persaingan yang semakin ketat menjadikan setiap organisasi harus menghadapi tantangan yang menuntut sumber daya manusia yang berkualitas.Kualitas sumber daya manusia ditandai dengan SDM yang kreatif, memiliki kemampuan serta kinerja yang tinggi. Tercapainya kinerja karyawan yang terukur, memadai dan sesuai dengan kebutuhan perusahanmerupakan target dari setiap organisasi. Peningkatan manajemen kinerja bukan hanya berpengaruh pada peningkatan hasil perusahaan saja, namun lebih jauh lagi bagi para karyawan agar dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam bekerja jauh menjadi lebih baik. Banyak cara yang diupayakan setiap organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Cara tersebut didalamnya termasuk kemampuan kerja dan ketrampilan kerja yang terus diupayaan dan dikembangkan kepada karyawan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan merekalah yang menjadi pelaku utama dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Oleh karena itubisa dikatakan bahwa yang berpengaruh dalam kinerja para karyawan dalam organisasi adalah kemampuan kerja dan keterampilan kerja. Menurut Amelia dan Abdul (2017:26) kemampuan (ability) didefinisikan sebagai suatu potensi atau kecakapan individu dalam menguasai keahlian bekerja serta melakukan atau mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan.Dengan demikian, penulis menyimpukan, bahwa kemampuan kerja merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seorang individu.Kemampuan setiap individu akan memberikan dampak besar terhadap pekerjaan yang dilakukan, sehingga setiap individu perlu memiliki keahlian yang sesuai di bidang pekerjaannya agar ketrampilan kerja yang dimiliki sesuai dengan bidang yang dikerjakan. Keterampilan adalah kemampuan untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat.Keterampilan juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang memerlukan praktek atau dapat diartikan sebagai implikasi dari aktivitas.Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam penyelesaian setiap pekerjaan secara efektif dan efisiensi tanpa adanya kesulitan hingga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik.Karyoto(2016:21). Ketrampilan atau keahlian(skill) adalah merupakan kecakapan yang berhubungan dengan tugas yang dimiliki dan dipergunakan dalam menghadapi tugas-tugas yang bersifat teknis atunon-teknis. Menurut Uno dkk (2014:62) menyampaikan bahwa kinerja adalah perilaku seseorang yang membuahkan hasil kerja tertentu setelah memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan yang dimaksud adalah sudah memenuhi kebutuhan dari karyawan pada organisasi. Hal ini bisa dinilai bahwa kinerja dari seorang pegawai bisa berdampak baik atau buruk tergantung apakah kebutuhannya sudah terpenuhi dalam hal ini yaitu kepuasan kerja dan komitmennya terhadap organisasi. Kinerja yang dimaksut disini adalah bagaimana para karyawan mampu meningkatkan target pekerjaan, mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan, mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan dan mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan sehingga perlu adanya dorongan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kemampuan Kerja dan Ketrampilan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini : a. Kemampuan Kerja merupakan kemampuan individu yang dimiliki oleh setiap karyawan, hal ini berarti bahwa setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda. b. Keterampilan Kerja ialah kemampuan melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan menggunakan anggota badan dan peralatan kerja yang tersedia. Artinya keterampilan lebih banyak menggunakan unsur anggota badan daripada unsur lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang yang berjumlah 32 orang. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 32 orang responden.Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden.Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Kemampuan kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, secara persial Variabel Keterampilan Kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KETERAMPILAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan kerja dan Lingkungan Kerja merupakan salah satu factor dan fungsi dalam pengembangan sumber daya manusia yang sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Keterampilan dan lingkungan adalah rancangan suatu sistem dalam proses pengubahan sikap dan tata laku sesorang maupun peningkatan atau perolehan kemahiran dalam rangka pendewasaan dalam suatu bidang atau organisasi. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, dan memberikan kontribusi pada ekonomi. Dengan demikian, kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Kinerja adalah tentang apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini melatar belakang data keterampilan pegawai pada Badan Kepegawaian , Pendidikan dan pelatihan Daerah di Kota Kupang mengalami Fluktuasi setiap bulannya baik dari bulan Juli sampai September pada Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebanyak 67 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah yakni berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesiner, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menyebarkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebagai responden pada penelitian ini. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method). Analisi lanjutan dalam penelitian ini menggunakan persamaan regresi linear berganda, uji koefisien regresi secara parsial (Uji t), uji hipotesis (uji F) dan Koefisien determinasi (R2) Hasil penelitian menunjukan teori bahwa secara parsial menununjukkan Variabel Keterampilan Kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan Hasil uji regresi secara parsial menunjukkan bahwa variabel Lingkungan kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TES KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI DI SMA PGRI SWASTA MNELALETE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TES KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI DI SMA PGRI SWASTA MNELALETE Junedi Selan1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Menguasai teknik dasar merupakan modal utama untuk melakukan olahraga ini dan dalam cabang olahraga bola voli terdapat beberapa teknik dasar yang dapat dipelajari, di antaranya servis, passing, smash, dan blocking. Passing adalah mengoperkan bola kepada teman seregunya dengan gerakan tertentu,sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan kepada regu lawan dan terdapat teknik dasar passing bawah dan atas dalam permainan bola voli. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui keterampilan passing bola voli di SMA PGRI Swasta Mnelalete. Metode penelitian: Pendekatan dan jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik tes keterampilan bola voli. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian tentang tentang tes keterampilan passing bola voli bagi siswa SMA PGRI Swasta Mnelalete maka diperoleh 35% (7 orang siswa) berkategori Baik, 65% (13 orang siswa) berkategori Cukup dan tidak yang berkategori Kurang dan Buruk. Simpulan: Kegiatan penelitian telah dilaksanakan oleh siswa dengan langkah-langkah passing bawah dan atas telah diikuti oleh siswa sesuai dengan ketentuannya. Hasil keterampilan passing pada siswa perlu ditingkatkan dari kategori cukup ke baik baik melalui modifikasi media, penerapan metode-metode belajar dan strategi-strategi yang dapat meningkatkan hasil belajar passing bola voli siswa. Kata kunci: Keterampilan; passing bola voli

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS WRITING SKILL AT ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul ini adalah “Implementasi pembelaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis yang digunakan dosen dalam mengajar di Universitas Artha Wacana Kupang. Penelitian ini digunakan untuk menjawab pertanyaan bagaimana langkah-langkah guru menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis? Thesisnya berfokus pada implementasi dan pembelajaran berbasis masalah. Data akan diambil dengan wawancara sebagai instrument. Peserta adalah 1 dosen dengan Dr.Phil.Festif R. Hoinbala S.Pd.,MA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkn keterampilan siswa dalam menulis yang digunakan oleh dosen untuk mengatahui apa yang dilakukan dosen ketika diterapkan dalam menggunakan pembelajaran berbasis masalah di Universitas Kristen Artha Wacana Kristen. Peneliti menemukan 5 tahap yang digunakan para dosen pada pembelajaran berbasis masalah yakni: Menjelaskan orientasi permasalahan pada peserta didik, mengorganisasi peserta didik dalam belajar,memberikan bimbingan pada individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya peserta didik,melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Pembelajaran berbasis masalah bisa menjadi solusi bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis lebih mudah karena pembelajaran berbasis masalah menghadirkan situasi sebagai stimulasi yang dapat dilakukaan siswa mengembangkan ide. Semoga penelitian ini menjadi referensi bagi guru bahasa inggris untuk mengajarkan teks diskusi dan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian selanjutnya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PERMAINAN ROUNDERS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR PADA SISWA KELAS V SD GMIT NO. O7 OEBUFU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:.Masih rendahnya hasil pembelajaran permainan rounders pada siswa SD GMIT No. 07 Oebufu Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD Gmit No. 07 Oebufu. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjai satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan: Rounders adalah permainan bola pukul yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari 12 orang. Rounders menggunakan lapangan yang berbentuk segi lima beraturan yang setiap sudutnya diberi base sebagai tempat hinggapnya masing-masing berjarak 15 meter. Cara bermain adalah pemukul (batter) memukul bola yang di lambungkan oleh pelambung (pitcher),setelah pukulannya sah, batter harus berlari ke base I sampai kembali ke home base baik atas pukulan sendiri maupun atas pukulan temannya. Lemparan atau pitcher memenuhi syarat apabila lemparan melalui daerah pukulan (strike zone) yaitu lewat diantara lutut dan bahu pemukul diatas home base, Jusuf Blegur & M. Rambu (2017:237) Simpulan: Berdasarkan uraian diatas maka dapat di simpulkan bahwa penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD GMIT NO. 07 Obufu tahun ajaran 2022\2023 sangat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERMAINAN TENIS MEJA DENGAN PENDEKATAN TAKTIS PADA KELAS VIII SMPN 4 LOLI.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERMAINAN TENIS MEJA DENGAN PENDEKATAN TAKTIS PADA KELAS VIII SMPN 4 LOLI. Oskar Jaga Dewa1*, David Loba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar materi tenis meja para siswa SMPN 4 Loli terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SMPN 4 Loli masi kurang pembelajaran tenis meja oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan ketrampilan dalam pendekatan taktis tenis meja dan juga memberikan motivasi belajar. Tujuan penelitian:untuk meningkatkan permainan tenis meja dengan pendekatan taktis pada siswa kelas VIII SMPN4 Loli. Metode penelitian: Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK)karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan tenis meja siklus 1 dan 2, analisis permasalahan persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes Teknik dasarn permainan tenis meja> 75) pada siklus 1 hanya 54,7%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 89,7% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi Tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar permainan tenis meja melalui dengan pendekatan taktis. Simpulan: Upaya meningkatkan keterampilan tenis meja dengan pendekatan taktis menunjukan presentase ketuntasan sebesar 89,7% bagi siswa kelas VIII di SMPN 4 Loli Katakunci:Keterampilan, penerimaan tenis meja, pendekatan Taktis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada. Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan. Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KETRAMPILAN KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang dicapai seseorang untuk mengetahui sejauh mana seseorang mencapai prestasi yang diukur atau nilai.Prestasi juga merupakan suatu hasil yang dicapai seseorang setelah ia melakukan suatu kegiatan. Tanpa adanya suatu prestasi kerja yang tinggi, mengakibatkan tugas-tugas pekerjaan yang diselesaikan kurang baik.Semakin pegawai yang prestasi kerja tinggi, maka produktivitas instansi secara keseluruhan akan meningkat dan instansi dapat bertahan dalam persaingan kinerja. Penilaian prestasi kerja ini dapat dilihat dari tingakat kecakapan, kedisiplinan, kepribadian dan tanggungjawab setiap pegawai dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Memasuki era globalisasi, kebutuhan mutlak akan sumber daya manusia yang tangguh tidak dapat dipungkiri dalam menghadapi abad baru ini, organisasi akan memenuhi suatu bentuk persaingan yang sangat kompleks dengan variasi, intensitas dan cakupan memungkinkan belum pernah ditemui sebelumnya, sehingga organisasi membutuhkan orag-orang yang tangguh, yang sanggup beradaptasi dengan cepat untuk setiap organisasi yang terjadi, yang sanggup bekerja dengan cara-cara baru melalui kecakapan dengan tugas-tugasnya, prestasi kerja mempunyai unsur kemampuan, kecakapan, disiplin kerja, dan ketelitian sehingga dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik atau menonjol, Robin dan Judge ( 2011 : 68) Keterampilan kerja merupakan salah satu faktor dalam usaha mencapai suksesnya pencapaian tujuan organisasi. Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan secara efektif dan efesiensi tanpa adanya kesulitan hinngga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik. Tujuan pengembangan pegawai adalah untuk memperbaiki efektifitas kerja pegawai dalam mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan. Perbaikan efektifitas kerja dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pengetahuan pegawai, keterampilan maupun sikap pegawai itu tersendiri terhadap tugas-tugasnya. Sikap kerja merupakan tindakan yang diambil pekerja dan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan (Purwanto,2008:67). Sikap kerja adalah penilaian kesesuaian antara alat kerja yang digunakan oleh pekerja dalam kerja dengan ukuran antropometripekerja dengan ukuran yang sudah ditentukan (Rahayu,2005:72).pada saat bekerja sangat perlu diperhatikan dimana sikap kerja harus dalam keadaan seimbang agar dapat bekerja dengan nyaman dan tahan lama (Murulalia,2010:145). Kenneth (2000:129) menjelaskan bahwa sikap kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya yang mencerminkan pengalaman yang meyenangkan dan tidak menyenangkan dalam pekerjaannya serta harapan-harapannya terhadap pengalaman masa depan. Sikap kerja sebagai tindakan yang akan diambil pegawai dan kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawab yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Prestasi kerja merupakan suatu keahlihan yang diharapkan oleh instansi dari pegawainya dalam rangka mengembangkan dan melancarkan sikap perkerjan organisasi.sehingga tujuan organisasi atau instansi dapat tercapai. Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan organisasi secara legal, tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral atau etika, Rivai (2013 : 92). Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu, Hasibuan (2014 : 94). Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya, (Mangkunegara, 2012 : 67). Prestasi kerja merupakan tingkat kecakapan seseorang pada tugas-tugas yang mencakup pada pekerjaannya, (Sutrisno, 2016 : 150) Justine sirait (2006 : 128) menjelaskan bahwa “ prestasi kerja adalah proses evaluasi atau unjuk kerja pegawai yang dilakukan oleh organinisasi.” Dengan melihat batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.Prestasi kerja mencerminkan keberhasilan atau kegagalan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh keterampilan kerja dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 37 orang pegawai dalam yang ada pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keterampilan Kerja (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Prestasi kerja pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,506> 0,05 dan nilai hitung 1,902 <2,03224 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keterampilan kerja (X1) prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel sikap kerja (X2) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel sikap kerja (X2) 0,738> 0,05 dan t hitung 0,1902< 2,03224 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel sikap kerja (X2) terhadap Prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu.. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Prestasi kerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis keterampilan variasi mengajar Mahasiswa Pendidikan Biologi tahun Akademik 2021/2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan variasi mengajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UKAW kupang ang telah melakukan praktek mengajar. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini di lakukan di kampus Universitas Artha Wacana Kupang khususnya pada prodi Pendidikan Biologi yang sedang melakukan praktek keterampilan dasar mengajar. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah observasi dan dokumentasi darib32 vidio Mahasiswa prodi Pendidikan Biologi yang meleksanakan praktek keterampilan dasar mengajar. Setelah vidio didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan instrumen keterampilan variasi mengajar dan untuk setiap aspek diberi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa Pendidikan t UKAW kupang memiliki, (1) Keterampilan variasi mengajar guru dengan persentase nilai rata-rata 83,55% termasuk kategori Sangat Baik. Kemudian posisi kedua (2) Keterampilan Variasi Pola Interaksi dengan persentase nilai rata-rata 75,23% termasuk dalam kategori Baik. Dan terakhir (3) Variasi Media alat peraga dengan persentase nilai rata-rata 50,49% termasuk dalam Kategori Kurang. Mengapa demikian, karena pada saat proses pembelajaran penggunaan media cuma media visual atau media yang dapat dilihat seperti poster dan leptop dan juga ada persediaan media LCD tetapi sangat terbatas atau kurang dipakai. Oleh sebab itu perlu adanya penambahan media pembelajaran yang cukup bagus agar menambah variasi mengajar Yang lebih kondusif dalam praktek mengajar agar proses pembelajaran lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR CALON GURU BIOLOGI ( STUDI PADA MAHASISWA SEMESTER V PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI DI UKAW)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR CALON GURU BIOLOGI ( STUDI PADA MAHASISWA SEMESTER V PRODI PENDIDIKANBIOLOGI DI UKAW) Raddi, N. F.)* Nomleni, Th. F)** Manu, S.N. T)** Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi Studi Pada Mahasiswa Semester V Prodi Pendidikan Biologi di Ukaw. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi,dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi. Subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester V Yang Berjumlah 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dari keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari 8 indikator keterampilan dasar mengajar adalah berkategori baik dengan nilai rata-rata presentase 77%. dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Keterampilan dasar mengajar calon guru biologi semester V yang ada pada aspek keterampilan dasar mengajar yang berada dalam kategori sangat baik adalah keterampilan membuka dan menutup pelajaran, Keterampilan menjelaskan, Keterampilan bertanya, keterampilan mengelola kelas, Sedangkan aspek keterampilan dasar mengajar yang berada dalam kategori baik ada pasa aspek keterampilan keterampilan memberikan penguatan, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil. Aspek keterampilan mengadakan variasi berada pada kategori cukup baik. Keterampilan mengadakan variasi pada calon guru biologi harus lebih belajar lagi agar keterampilan mengadakan variasi lebih baik pada mahasiswa yang memprogram mata kuliah keterampilan dasar mengajar pada semester yang akan datang KataKunci: Penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi mahasiswa semestser V Keterangan:* Peneliti **Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Jefri Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Permainan tradisional adalah jenis permainan yang mengandung nilai-nilai budaya yang hakikatnya merupakan warisan leluhur. Keterampilan sosal adalah jenis keterampilan yang diperoleh individu melalui proses belajar yang digunakan dalam berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat. Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi keterampilan sosial melalui permainan tradisionalGalaAsedi SD Inpres Oenasi. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Perkembangan sosial anak usia 6 tahun sudah menyukai permainan yang melibatkan imajinasi dan fantasi serta anak suka bermain dengan teman-teman yang memiliki jenis kelamin sama. Perkembangan sosial anak usia 7 tahun terkadang mau bermain berkelompok dengan teman-temannya, tetapi kadang juga ingin bermain sendiri. Perkembangan sosial anak usia 8 tahun tentu sudah semakin terasa baik karena anak mendapatkan rasa aman ketika terlibat dalam kegiatan kelompok yang ia sukai, misalnya mengikuti ekstrakulikuler olahraga, ektrakulikuler pramuka dan lainnya. Perkembangan sosial anak usia 9 tahun biasanya sudah mencapai berbagai hal seperti anak memahami norma sosial dan perilaku yang baik untuk dilakukan dan anak mulai tertarik ingin tahu mengenai hubungan antara anak laki-laki dan perempuan. Simpulan:Perkembangan keterampilan sosial yang ditunjukan oleh peserta didik melalui permainan tradisional Gala Ase yaitu mampu terbiasa berinteraksi, tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, kerja sama, kerja keras, kekompakan, kepemimpinan dan pantang menyerah. Katakunci: Implementasi Permainanl Tradisional, Keterampilan sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN SENAM KETANGKASAN LOMPAT KANGKANG TERHADAP KETERAMPILAN GERAK LOMPAT JAUH DI SDN MUKEN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah para siswa sangat sukar melakukan pembelajaran lompat tinggi itu di karenakan kurang pembentukan pola gerak dasar yang di terapkan di pendidikan SD sehingga tidak memiliki kelenturan tubuh dalam melakukan gerakan, sarana prasarana yang kurang mendukung sehingga siswa takut dalam melakukan gerakan gerakan lompat tinggi. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan tinjauan tentang senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap keterampilan gerak lompat jauh di SDN Muken. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama 1 (satu) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi Hasil dan pembahasan: Hasil ini mengungkapkan bahwa dalam pembelajaran lompat jauh ketika dilakukan sebelum menggunakan variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang ternyata banyak siswa yang takut dan ragu-dalam melakukan gerak lompat jauh tetapi setelah menggunakan variasi gerak senam ketangkasan ternyata banyak siswa yang senang dan aktif dalam melakukan gerak lompat jauh hal itu dibuktikan dengan banyaknya siswa yang berlomba-lomba menanti gilirian untuk melakukan keterampilan gerak lompat jauh. Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjas pada materi lompat jauh sebaiknya guru atau tenaga pendidik harus kreatif dan inovatif mengkombinasikan variasi gerak agar siswa tidak bosan, malas, ragu-ragu dan bahkan takut saat melakukan gerakan karena cedera, seperti halnya mengkombinasikan variasi gerak yang saling menyerupai yaitu variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap lompat jauh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN KETERAMPILAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PADA UMKM (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian “Pengaruh Pengetahuan Keuangan Dan Keterampilan Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Pada UMKM’’ (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan terhadap perilaku keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Oesapa. Permasalahan yang dihadapi UMKM sering kali berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang kurang optimal, sehingga mempengaruhi keberlanjutan usaha. Pengetahuan keuangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami konsep dasar keuangan, sedangkan keterampilan keuangan berkaitan dengan kemampuan praktis dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 33 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel independen terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih bijak dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN SHOOTING SEPAK BOLA PADA MAHASISWA PJKR UKAW

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN SHOOTING SEPAK BOLA PADA MAHASISWA PJKR UKAW Billy Suma’a1*, Ramona M. Mae2, Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Keterampilan bermain sepak bola merupakan kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan mendasar atau teknik dasar dalam permainan sepakbola secara efektif dan efisien. Adapun teknik yang dimaksud adalah passing, shooting, controlling, dan heading. Teknik dasar shooting sepak bola merupakan kemampuan tendangan yang dilakukan untuk menghasilkan sebuah gol ke gawang lawan yang menjadi tujuan permainan sepak bola. Tujuan penelitian: untuk mengetahui tingkat keterampilan shooting sepak bola pada mahasiswa PJKR UKAW Metode penelitian: Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantititif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik tes keterampilan shooting sepak bola. Hasil dan pembahasan: Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian 61,9% (26 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang, dan 38,1% (16 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian luar pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang berklasifikasi Baik dan Buruk, 33,3% (14 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang, dan 66,7% (28 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan punggung kaki pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang berklasifikasi Baik dan Buruk, 38,1% (16 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang dan 61,9% (26 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Simpulan: Sesuai dengan hasil rekapitulasi tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa 40,5% (17 orang mahasiswa) yang berklasifikasi Baik, 59,5% (25 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang dan tidak ada yang berklasifikasi Kurang dan Buruk. Kata kunci: Keterampilan shooting; sepak bola

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DI SD GMIT 4 KEFAMENANU, TAHUN PELAJARAN 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DI SD GMIT 4 KEFAMENANU, TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Jiwa. V. A (*) Natonis A. D (**) Timo N. I. E. (**) Penelitian ini membahas tentang keterampilan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SD GMIT 4 Kefamenanu, Tahun Pelajaran 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketrampilan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SD GMIT 4 Kefamenanu, Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 105 orang. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa/siswi kelas V B dengan jumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SD GMIT 4 Kefamenanu, Tahun Pelajaran 2022/2023 adalah penataan ruang kelas dengan menetapkan tempat duduk siswa, mengantisipasi kondisi kelas dengan kondisikan semua siswa baik secara fisik maupun psikis, menetapkan aturan dengan tegas namun bersahabat dengan memberikan konsekuensi, sesuai dengan aturan yang telah disepakati, mengajak siswa untuk bekerjasama dan mengajak siswa untuk mengikuti pelajaran dengan baik, pastikan siswa tetap fokus dengan mepersiapkan banyak cara agar siswa tetap fokus memperhatikan saat pembelajaran, memberikan pertanyaan kepada siswa, mengajak siswa melakukan kegiatan yang mencairkan suasana (ice breaking), serius tapi santai dengan pembelajaran diselingi dengan homor dan intermezzo, jangan biarkan ada waktu tersisa yang kosong dengan memberikan pengayaan dan memberikan soal latihan, bersemangat sejak awal pembelajaran dengan mengelola emosi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL KETERAMPILAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DI SMP NEGERI SATU ATAP BO’A KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN AJARAN 2021/2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROFIL KETERAMPILAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DI SMP NEGERI SATU ATAP BO’A KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN AJARAN 2021/2022” Nggebu, M, D* Meha, M, A** Manu, L** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri Satu Atap Bo’a Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao Tahun Pelajaran 2021/2022.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru dan siswa di SMP Negeri Satu Atap Bo’a.Sampel dalam penelitian ini adalah guru IPA dan 29 orang siswa kelas VIII.Pengumpulan data dilakukan dengan pedoman observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara kuantitatif dan dideskripsikan kemudian dihitung persentasenya. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap guru IPA diketahui bahwa keterampilan guru IPA dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri Satu Atap Bo’a sudah tergolong dalam kategori baik. Hal ini berdasarkan jumlah skor hasil pengumpulan data siswa yang diperoleh nilai dari 71-85 terdapat 25 siswa dengan persentase 79,3% dan nilai dari 56-70 terdapat 4 siswa dengan persentase 68,75%. Hasil analisis persentase terhadap jawaban responden ditemukan bahwa secara keseluruhan persentase skor capaian untuk standar pengelolaan kelas adalah sebesar 79,3% yang berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru IPA di SMP Negeri Satu Atap Bo’a sudah dapat mengelola kelas dengan baik sesuai standar pengelolaan kelas menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Dari hasil penelitian yang didapatkan peneliti menyimpulkan bahwa profil keterampilan guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri Satu Atap Bo’a sudah termasuk dalam kategori baik dengan persentase 79,3%. Dimana pada saat proses pembelajaran guru mampu mengelola kelas dengan baik, guru mampu menciptakan kondisi belajar yang optimal dan kondusif seperti guru menunjukkan sikap tanggap, membagi perhatian kepada siswa dengan cara guru menghampiri setiap kelompok diskusi, memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas terhadap siswa pada saat pembelajaran, memberikan penguatan, memberikan teguran ketika siswa tersebut tidak memperhatikan saat guru menjelaskan, memperbaiki tingkah laku siswa yang tidak sesuai dengan proses pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan serta memiliki keterampilan yang baik dalam membuka dan menutup pembelajaran, menjelaskan materi pembelajaran, dan membimbing diskusi kelompok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Keterampilan Kerja, Loyalitas Kerja Dan Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Sapta Sari Tama Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perusahaan yakni keterampilan kerja dan loyalitas kerja. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh keterampilan dan loyalitas kerja yang baik agar dapat mencapai prestasi kerja yang efesien. Keterampilan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap karyawan karena kecakapan, kemampuan seorang karyawan dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan perusahaan. Loyalitasi kerja merupakan salah satu faktor mempengaruhi pegawai perusahaan serta untuk mencapai tujuan.Loyalitas kerja karywan juga sangat berperan penting dalam perusahaan agar dapatmencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai karyawan. Selain itu prestasi kerja juga perlu diperhatikan karena untuk mencapai hasil kerja yang efisien karyawan juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan perusahaan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara keterampilan kerja, loyalitas kerja, prestasi kerja serta untuk mengetahui hubungan antara. keterampilan kerja dan loyalitas kerja tehadap prestasi kerja pada PT. Sapta sari tama kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang yang berjumlah 20 orang karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang mmenggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa keterampilan kerja,loyalitas kerja dan prestasi kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang berada dalam kategori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa keterampilan kerja dan prestasi kerja karyawan mempunyai hubungan positif dengan keterampilan kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.21 dan corelation coffcient sebesar 1.000 dan loyalitas kerja mempunyai hubungan positif dengan prestasi kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.001 dan corelation coffcient sebesar 0.665.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MEA (MEANS-ENDS ANALYSIS) DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMPS PANCA KARYA LITE ADONARA TENGAH FLORES TIMUR TAHUN AJARAN 2020/2021

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran MEA dalam model pembelajaran berbasis pemecahan masalah terhadap keterampilan berpikir kritis siswapada kelas VIIISMPS Panca Karya Lite.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksperimen yaitu bertujuan untuk mengetahui hubungan variable bebas terhadap variable terikat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 75 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 15 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Strategi Pembelajaran pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu Mengidentifikasi 96%, Merumuskan92%, Membandingkan89,3% , Menilai 90,66%.dan Pemecahan Masalah 80%. Dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis pada kelas Kontrol.Adanya pengaruh strategi pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen diberikan perlakuan sedangkan kelas control tidak diberikan perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam strategi pembelajaran terhadap keterampilan perpikir kritis siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X MIA SMA NEGERI 2 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2020/2021

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan Tahun Ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan 40 sisawa kelas X MIA( X MIA I kelas eksperimen dan X MIA II kelas kontrol) sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi Keterampilan Proses Sains. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada kelas eksperimen sudah memenuhi semua indikator keterampilan proses sains dengan mendapat nilai rata-rata sebesar 78,44 dengan kriteria tinggi sedangkan kelas kontrol belum memenuhi semua indikator keterampilan proses sains dengan mendapat nilai rata-rata sebesar 45,86 dengan kriteria kurang. Pada kelas eksperimen Keterampilan Proses Sains siswa lebih tinggi karena menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek. Hal ini dapat dibuktikan pada peran aktif siswa ketika mengikuti pembelajaran dan kegiatan proyek. Berdasarkan data uji-t berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (12,947 >2,024), maka dapat dikatakan H1 diterima dan H0 ditolak. Fakta tersebut menunjukan bahwa Media Pembelajaran Pembelajaran Berbasis Proyek memiliki pengaruh yang sangat baik terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020 Hamap, L)* Tnunay, P)** Nomleni, F. Th)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh alat peraga terhadap keterampilan proses sains di SMP Negeri 7 Amabi Oefeto Timur Tahun Ajaran 2019 / 2020. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Amabi Oefeto Timur yang berjumlah 57 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas, dan sampelnya kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 11 orang dan siswa kelas VIIIC sebagai kelas kontrol sebanyak 11 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan rubrik dan analisis menggunakan Uji t menggunakan bantuan softwere SPSS tipe 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis yang disajikan pada Tabel 4.3.4 diketahui pada tabel tersebut menunjukan bahwa kedua varians adalah sama, maka penggunaan varians untuk membandingkan nilai rata-rata dalam pengujian t tes harus dengan dasar Levene's Test for Equality of Variances memiliki nilai signifikan 0,229(p>0,05). Pada Equal variances not assumed diperoleh nilai t sebesar 9.610 dan t taraf signifikan p=0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dikelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan alat peraga. Fakta tersebut menunjukan bahwa alat peraga memiliki potensi yang sangat besar.Selain itu juga pada kelas kontrol proses pembelajarannya membuat siswa kurang aktif di kelas, hal ini dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru sebagai pemberi informasi pengetahuan sehingga pembelajaran terkesan membosankan akibatnya kemampuan mengingat, memahami, menerapkan dan mengaplikasikan di kelas kontrol rendah. Kata Kuci : Alat Peraga, Keterampilan proses sains )* Peneliti )** Pembimbing I )**Pembimbing I

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail