ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nugget adalah suatu bentuk produk daging giling yang dibumbui, kemudian diselimuti oleh perekat tepung, pelumuran tepung roti (breading), dan digoreng setengah matang lalu dibekukan untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan. Tetelan ikan tuna adalah limbah hasil pengolahan tuna loin, yang terdiri dari jenis daging merah dan sebagian daging ikan putih. Tujuan dari penelitian pembuatan nugget dari tetelan tuna loin dengan variasi penambahan tepung jagung adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung jagung yang berbeda terhadap karakteristik nugget dari tetelan tuna loin (2) Untuk mendapatkan konsentrasi tepung jagung yang tepat sebagai pengikat dalam pembuatan nugget dari tetelan tuna loin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2022 yang bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana untuk pembuatan produk nugget ikan, uji organoleptik dan uji kekenyalan. Kemudian uji kadar air, kadar lemak dan kadar protein di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan variabel yang diteliti. Analisis kuantitatif digunakan untuk menerangkan data berupa angka yang didapat dari hasil pengamatan uji kadar air, kadar protein, kekenyalan dan lemak. Sedangkan analisis kualitatif hasil dari uji organoleptik. Hasil dari penelitian ini adalah penambahan konsentrasi tepung jagung yang berbeda berpengaruh terhadap karakteristik nugget dari tetelan tuna loin. Jumlah konsentrasi tepung jagung yang tepat sebagai pengikat dalam pembuatan nugget dari tetelan tuna loin diperoleh pada semua perlakuan yakni A (600 g tetelan tuna loin : 10% tepung jagung), B (600 g tetelan tuna loin : 20%), C (600 g tetelan tuna loin : 30% tepung jagung) dengan tingkat penerimaan organoleptik memenuhi SNI 7758 : 2013.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PenambahanTepungKelorDalamTepungJagungTerhadapKarakteristikBuburJagung
Mesa DadiYohanis *), NubatonisM.Lesibeth**), MalelakZet**)
Email:[email protected]
Buburjagungmerupakanpanganalternatif yang dijadikansebagaipenggantibuburberaspadasaatsarapanmaupundiwaktu-waktutertentu. Kosumenbuburinilebihdidominasikanoleh orang dewasabahkanmanulakarenateksturnya yang lembut.Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 8 novembersampai 11 November 2021 dilaboratoriumprosessingFakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArthawacanKupang, penelitianinibertujuanuntukmengetahuikarakteristikterhadap organoleptic buburjagungdenganpenambahantepungdaunkelor(moringaoleifera). Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahRancanganAcakLengkap (RAL) menggunkan 5 perlakuandanmasing-masingdiulangsebanyak 3 kali denganpresentase 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%. Parameter yang diukurpadakarakteristikbubur yang dihasilkanadalahujiWarna, Aroma, dan Rasa.Berdasarkanhasilujiorganoleptiknilai yang tertinggiterdapatpadaperlakuan E (12,5%) ujiwarnadengannilai rata-rata 4,644 (sangatsuka), uji aroma dengannilai rata-rata 4,578 (sangatsuka), danuji rasa dengannilai rata-rata 4,833 (sangatsuka)
Kata Kunci :Penambahan,TepungJagung, TepungKelor, Bubur
*)Peneliti
**)Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari realitas budaya masyarakat Putun, khususnya jemaat Pos Pelayanan Getsemani Oekani yang memaknai jagung sebagai pemberi kehidupan dan simbol penting dalam keberlangsungan hidup. Pokok persoalan yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimana dampak dari pemaknaan terhadap filosofi jagung. Ketika jagung diposisikan sebagai penentu keselamatan, maka iman jemaat mengalami pergeseran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat filosofi jagung melalui pendekatan teologi kontekstual berdasarkan teori dari Richard Niebuhr dengan tipologi (Kristus memperbaharui budaya) dan membuat refleksi teologi kontekstual dari perspektif Alkitab dan iman Kristen, serta merumuskan implikasinya bagi kehidupan iman jemaat dan peran gereja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sebelas orang. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa jagung dapat dimaknai sebagai tanda pemeliharaan Allah yang menopang kehidupan jasmani, tetapi bukan sebagai sumber keselamatan. Yesus Kristus sebagai Roti Hidup adalah pusat iman dan sumber kehidupan sejati. Pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib menegaskan bahwa karya keselamatan Allah telah diselesaikan secara sempurna dan final. Sehingga praktik pengorbanan dalam budaya filosofi jagung perlu ditafsirkan kembali secara kritis dan teologis. Pengorbanan budaya pada jagung yang menuntut kurban sebagai syarat ketaatan pada leluhur untuk memperoleh kehidupan atau keselamatan tidak lagi dapat dipahami sebagai keharusan religius yang menentukan relasi manusia dengan Allah untuk memperoleh keselamatan. Sebab, dalam iman Kristen, relasi tersebut telah dipulihkan sepenuhnya melalui pengorbanan Kristus. Oleh karena itu budaya filosofi jagung tidak dihapus, melainkan diperbaharui nilai dan maknanya dalam terang injil sehingga dapat memmbangun iman jemaat yang kontekstual dan berakar pada Kristus.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SuatupenelitiantelahdilakukandengantujuanmengetahuiPengaruhcampurandaunkesambidan tongkoljagungterhadapkualitasbiopelet.Rancanganpercobaanyangdigunakandalampenelitianini adalahRancanganAcakLengkap.Perlakuanyangdiujiadalahkombinasidaunkesambidantongkol jagungsebagaibahanbakubiopeletantaralain:A.(Campurandaunkesambi80%+ 20% tongkol jagung)B.(Campurandaunkesambi60%+40%tongkoljagung)C.(Campurandaunkesambi40%+ 60%)D(Campurandaunkesambi20%+80%).Pembuatanbiopeletdiawalidenganpengecilan ukuran,pengayakandilakukanmenggunakandenganalatpengayakdenganukuran30mesh.Pencetakan dilakukanmenggunakanpipadiameter1mmpanjang 9mmdanpengeringanbiopeletdikeringkan dibawahsinarmatahariselama±6jam.Variabelpengamatanmeliputikadarair,beratjenis,nilaikalor. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa perlakuanpencampurandaunkesambidantongkoljagung memberikanpengaruhpadapengamatanberatjenisdannilaikalordenganperlakuanA(Campuran daunkesambi80%+tongkoljagung20%) adalahperlakuanterbaikdanmenghasilkannilaikalor tertinngi29,83J,beratjenistertinggi0,052gr/cm3dankadarairterendah22,83%biopeletcampuran daunkesambidantongkoljagungterbai
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu penyebab yang menghambat produktivitas penanam benih jagung adalah karena proses penanaman masih dilakukan secara manual ,dengan menggunakan tenaga manusia. Untuk mengatasi hal tersebut, sistem ini dibuat untuk penanaman benih jagung dengan proses menamam benih secara mekanik.Penanaman dilakukan secaramekanikdengan menggunakan besih holow yang di rancang atau desain agar bisa menanam benih jagung dengan mudah. Melalui penelitian yang telah dilakukan, proses penanaman benih jagungterdiri dari bagian Kotak corong (mulut pemasukan), bagian sistem penanaman, Saluran benih jagung (rangka alat) dan Alu pelubang . Dari hasil pengujian 1kali percobaan dengan jumlah 32 biji jagung didapatkan 2,777%. Atau jika dihitung, dihasilkan kapasitas mesin sebesar 0,000018 ha/jam , itu karena tempat benih pisah dari alat tersebut, sehingga pekerja membutuhkan akurasi yang tepat dengan mengunakan mesin atau dinamo.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG (ZEA MAIS) NifusSelfince)* Medah Andre)**MalelakZet)** ABSTRAK Marningjagungadalahbijijagungkering yang telah di rendamkedalam air kapursiridengandurasi lama waktuperendamanselama 1 malamdan di konsumsisecarasederhanadenganteknologi yang tidaksulit.NamunpengembanganMarningjagungbanyakdilakukanolehmasyarakat di Ntt.tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuaipengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNttdanuntukmengetahuisalahsatumarningjagungterbaikterhadapkualitasbijijagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNtt.penelitianinidilaksanakandilaboratorium Processing FakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArtaWacanaKupangpadabulanOktober 2021.Desain penelitianinimenggunakanmetode duo trio dengan 2 perlakuandan 3 kali ulangan,sehinggasecara total mendapat 6 unit percobaan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwapengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) memberikanpengaruh yang sangatnyatapadatarafsignifikan (P>0,01) warna, tekstur, kesukaan rasa. Khas yang dihasilkan.selainitu, perlakuanmemberikanmarningjagungterbaikpadaperlakuan A yaitu 1 kg jagung yang menghasilkanwarna (,80872) sangatsuka,rasa(,78492) sangatsuka,tekstur (,30513) sangatsuka.padamarningjagungpangantradisionalNtt yang dihasilkan. Keterangan:*peneliti**pembimbing Kata kunci: Marningjagung, bijijagungmetodeuji Duo Trio,Nusatenggaratimur
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) Penelitian ini berlangsung selama 3 hari untuk pengambilan data . Materi yang digunakan adalah pengemasan jagung manis yang digunakan adalah metode rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan Perlakuan yang dicobakan adalah A. 0,3, B. 0,4, C. 0,5, D.0,6. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa Berdasarkan hasil penelitain yang dicobakan dan uraian-uraian yang ada maka dapat disimpulkan bahwa pengemasan jagung manis pada kemasan berbagai dapat memberikan hasil yang optimum yang ditunjukan oleh kualitas penyimpanan dalam kemasan tanpa kelobot serta panjang tongkol.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FORTIFIKASI TEPUNG KELOR PADA TEPUNG JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN NILAI GIZI BUBUR JAGUNG Sesun B. Derikson*) , Nubatonis M. Lesybeth**)Malelak Zet**) Abstrak Penelitian ‘’Fortifikasi Tepung Kelor Pada Tepung Jagung Untuk Meningkatkan Nilai Gizi Bubur Jagung” dilakukan dengan empat perlakuan. Perlakuan A: kontrol 150% tanpa tepung kelor , B: 45% tepung kelor, C: 50% tepung kelor, D: 55% tepung kelor. Penelitian ini dilaksanakan pada 8-22 Juni 2021 bertempat di Laboratorium Procecing Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa persentase dan perlakuan terbaik dalam penambahan tepung kelor terhadap karakteristik organoleptik bubur jagung. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase 150% Tepung Jagung (tanpa Tepung Kelor), 45% Tepung Daun Kelor, 50% Tepung Daun Kelor dan 55% Tepung Daun Kelor. Hasil uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap Rasa bubur jagung dengan skor rata-rata: 3,306 (agak suka), tingkat kesukaan rata-rata terhadap Aroma Bubur Jangung adalah 4,444 (suka). Sedangkan tingkat kesukaan terhadap Warna bubur jagung adalah 4,389 (suka).Hasil penelitian menunjukan tingkat kesukaan panelis terhadap bubur jagung dari hasil fortifikasi tepung kelor pada tepung jagung, baik dari segi warna, aroma dan rasa adalah semakin sedikit penambahan tepung kelor dalam pembuatan bubur jagung, maka semakin tinggi tingkat kesukaan panelis terhadap bubur jagung tersebut. Kata Kunci: Fortifikasi, Tepung Jagung, Tepung Kelor, Bubur
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN JAGUNG DALAM LARUTAN KAPUR (Ca(OH)2) SETELAH PEREBUSAN PADA PENGOLAHAN EMPING JAGUNG. ( ZEA MAYS L) Metriana EtiliaTaes ;* Ir. I.D.A.A.R.R.Adi, ** Ir. Melkianus Nuhamara. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Email: [email protected] ABSTRAK Pericarp ( kulit luar) pada jagung dapat mempengaruhi karakteristik fisik dan organoleptik emping jagung.Upaya perendaman( deffating) merupakan salah satu cara untuk melepaskan pericarp pada jagung supaya emping jagung yang di hasilkan berkualitas .Penelitian pengaruh lama waktu perendaman dalam larutan kapur ( Ca(OH)2) setelah perebusan Pada pengolahan emping jagung ( Zea Mays L) telah dilakukan pada bulan mei 2021.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perendaman yang tepat untuk menghasilkan emping jagung yang berkualitas baik.Metode yang di gunakan dalam penelitain ini yaitu Rancangan acak legkap (RAL), dengan 4 Perlakuan dan masing-masing di ulang sebanyak 3 kali ulangan. Proses perendaman menggunakan air dan kapur 3 % dengan lama waktu perendaman 10,11,12,dan 13 jam. Hasil penelitian dengan perlakuan terbaik dari perndaman dalam larutan kapur dengan lama waktu yang berbeda dalam pengolahan emping jagung terdapat pada perlakuan C yaitu lama waktu perendaman 12 jam dengan nilai rata rata warna 4.583, rasa 4.783 tekstur 111.667 g Kata kunci: Perendaman, jagung, emping jagung, organoleptik,pengukuran dengan alat textur analyser. *(Peneliti)**( Pembimbing)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK (FERDINANDUS LAMPUR*) (Ir. ZET MALELAK, MSi **)(Ir. M. NUHAMARA MP**) Tortilla merupakan salah satu produk olahan yang terbuat jagung yang berupa sejenis keripik atau chips yang terbuat dari jagung berbentuk bundar gepeng dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 10%,20% dan 30%. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu rasa, warna, tekstur, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh substitusi tepung biji Nangka pada tepung Jagung terhadap karakteristik organoleptik tortilla sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari tepung biii nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Rasa 4,7, warna 4,4, dan Tekstur 4,1 dengan kategori sangat suka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG PADA TEPUNG BERAS TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK KUE CUCUR KHAS NTT Kellin .S Nobel*) Medah.I.A,**) Malelak Zet**) ABSTRAK Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Pengaruh Substitusi Tepung Jagung Pada Tepung Beras Terhadap Karakteristik Organoleptik Kue Cucur Khas NTT. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan presentase 100%, 50%, 75%, 100% tepung jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan substitusi 100% terhadap rasa kue cucur khas NTT yang tertinggi dengan skor 4,2 (sangat suka),dan tekstur kue cucur khas NTT yang paling tinggi dengan skor 4,3 (sangat suka).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jagung manis (Zea mays saccharata) merupakan salah satu sumber pangan yang mudah ditemukan, tetapi pemanfaatannya belum optimal di Nusa Tenggara Timur. Jagung manis mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan beberapa vitamin serta mineral. Perlu diciptakan makanan bergizi tinggi dengan harga yang murah, salah satunya adalah yoghurt susu jagung manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisikokimia yoghurt ditinjau dari parameter kandungan gizi, dan kadar asam laktat pada yoghurt susu jagung manis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 3 tahap yaitu 1) pembuatan yoghurt susu jagung manis dengan 4 perlakuan yaitu, kontrol (10 % biokul plain ), K1 (20 % biokul plain), K2 (30 % biokul plain), K3 (40 % biokul plain): 2) Uji proksimat: 3) Uji kadar asam laktat. Hasil analisis proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 6,50 % terdapat pada yoghurt K1, sedangkan untuk kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 12,73 % terdapat pada yoghurt K1 dan lemak terendah yaitu 0,87 % pada yoghurt K1. Hasil uji kadar asam laktat menunjukkan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Yoghurt susu jagung manis memiliki karakteristik fisikokimia tekstur semi padat, warna putih, aroma normal, rasa asam, protein tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 6,50 %, karbohidrat tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 12,73 %, lemak terendah pada perlakuan K1 dengan nilai 0,87 %, dan kadar asam laktat tertinggi pada perlakuan K3 dengan nilai 2,07 %
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK KEBUTUHAN TANAMAN JAGUNG (STUDI KASUS DESA BAUMTA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata untuk kebutuhan tanaman jagung (studi kasus desa baumata kecamatan Taebenu kabupaten kupang). Metode penelitian ini adalah kualitatif. Hasil analisi menunjukan bahwa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata di Desa Baumta Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang untuk kebutuhan tanaman jagung terlihat sudah mencukupi. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengukuran Cropwat 8.0 yang menunjukan bahwa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata Evapotranspirasi tanaman ( ETc) tertinggi pada Februari dekade ketiga sebesar 1,77 mm dan terendah pada bulan Februari 1,02 mm. Kebuthan air tertinggi decade ketiga pada bulan mei yaitu 37,9 mm dan terendah pada bulan mei yaitu 22,8 mm. Penulis menyarankan untuk melakukan pengaturan jadwal tanam jagung yang baik sehingga defisit air irigasi dapat diperkecil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
RANCANG BANGUN ALAT PEMIPIL JAGUNG TIPE PEMUKUL
KARET DENGAN PENGGERAK DINAMO
Fobia ongky* Makaborang marten STP. M.sc** Lano.l. marthen STP, MP**
Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi
Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Korenspondensi ; [email protected]
Penilitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember 2020 di Labolatorium
Mekanisasi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana. Penilitian ini bertujuan
untuk mengetahui Rancang Bangun Alat Pemipil Jagung Tipe Pemukul Karet
Dengan Penggerak Dinamo. Kegunaan dari penilitian ini adalah sebagai referensi
dan informasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Dari hasil penilitian tersebut
menunjukan bahwa secara struktural dan fungsional semua komponen alat
pemipil jagung dapat berfungsi sesuai dengan desainnya. Dari hasil uji kinerja
alat pemipil jagung menunjukan bahwa kapasitas kerja alat, dengan Kapasitas
Kerja Rancang Bangun Alat Pemipil Jagung Tipe Pemukul Karet Dengan
Penggerak Dinamo Dapat Menghasilkan Pipilan Jagung Sebesar 1.245gr/Menit.
Dalam rancangan alat pemipil jagung ini menggunakan tenaga penggerak yaitu
motor listrik (dynamo) dan bahan utama adalah jagung.
Kata Kunci :Rancang bangun, Alat Pemipil, Jagung
* peneliti
** pembimbin
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENAMBAHAN PEREKAT PADA BIOPELET CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI Riga N. B* Makaborang M ** Dethan J. J. S*** Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Bahan sumber biomassa limbah pertanian yang ketersediaanya melimpah adalah tongkol jagung dan daun kesambi. Daun kesambi berkhasiat sebagai obat eksem, obat kudis, obat koreng dan obat radang telinga. Namun dalam keadaan modern sekarang ini biomassa dari tongkol jagung dan daun kesambi yang dicampur dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan rumah tangga seperti memasak, memanggang, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Dari hasil penelitian perlakuan penambahan perekat berpengaruh nyata terhadap kadar air, pengembangan diameter, kerapatan, dan kalori biopelet pada tingkat kepercayaan P>0.05. Hasil uji jarak berganda Duncan menunjukkan bahwa perlakuan A (Perekat 5%) menghasilkan kadar air tertinggi 14.38 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan pengembangan diameter 14.87 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kerapatan 647.52 kg/m3, Perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kalori 1294.69 j.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tiumlafu J. I * Bunga F. J. H ** Dethan J. J. S *** Pengaruh variasi campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket. Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket dan perlakuan campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket terbaik.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji. Perlakuan yang diuji adalah kombinasi tongkol jagung dan daun kesambi sebagai bahan baku briket sebagai berikut:A. (Campuran Tongkol 80% + Daun kesambi 20%), B. (Campuran Tongkol 70% + Daun kesambi 30%)C. (Campuran Tongkol 60% + Daun kesambi 40%), dan D. (Campuran Tongkol 50% + Daun kesambi 50%). Pembuatan briket tongkol diawali dengan pengecilan ukuran, pengayakan dilakukan menggunakan alat pengayak dengan ukuran saringan 40 mesh, pencampuran tongkol jagung dengan daun kesambi dan bahan perekat. pencetakan briket. Pencetakan dilakukan menggunakan diameter 48.22 mm panjang 60 mm dan pengeringan briket. dikeringkan di bawah sinar matahari selama ± 4 jam. Pengamatan dengan mengukur kadar air, berat, suhu.Variabel pengamatan meliputi kadar air, kerapatan, pengembangan diameter dan nilai kalor briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencampuran tongkol jagung dan daun kesambi memberikan pengaruh pada pengamatan kerapatan dan nilai kalor bahan dan perlakuan D (Campuran tongkol jagung 50% + Daun kesambi 50%) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1419.74J, kerapatan tertinggi 460.03 kg/m3, pengembangan diameter terendah 6.96 % dan kadar air terendah 11.91%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KOMPOSISI PADA BRIKET ARANG TONGKOL JAGUNG DAN ARANG SEKAM PADI TERHADAP ENERGI PANAS YANG DIHASILKAN Kofi. M* Bunga F. J. H ** Makaborang M *** Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. ABSTRAK Energi alternatif terbarukan merupakan suatu alasan sebagai pengatasan krisis energi saat ini, Bahan tongkol jagung dan sekam padi yang umumnya digunakan secara tradisional oleh petani. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ukuran komposisi yang menghasilkan energy panas tertinggi (Nilai Kalori).Penelitian dilaksanakan pada bulan November2020 - Januari 2021 di Laboratorium Mekanisasi Pertanian, Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana.Perlakuan yang diuji adalah energi panas yang dihasilkan, hand press dan ring die briket, jangka sorong, timbangan meter Toledo, dan termocopel.Dari hasil penelitian berdasarak hasil uji jarak Duncan menunjukan bahwa nilai kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan jumlah 15,4% dan terendah perlakuan D dengan nilai 14,02%, nilai pengembanagan diameter tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan nilai 11,74% dan terendah perlakuan A dengan nilai 4,69%, nilai masa jenis tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan nilai 379% dan perlakuan D dengan nilai 336,8%, dan nilai kalor tertinggi terdapat pada perlakuan E dengan nilai 1430,60 j/Kg dan perlakuan A menghasilkan nilai kalor terendah dengan jumlah 1396,20 j/Kg.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH UKURAN PARTIKEL TONGKOL JAGUNG (Zea mays) TERHADAP BIOPELET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF TERBARUKAN Ama E. Y. T* Bunga F. J. H ** Makaborang M *** Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Suatu penelitian telah dengan tujuan mengetahui pengaruh ukuran partikel tongkol jagung terhadap kualitas biopelet. Bahan yang digunakan yaitu tongkol jagung kering.Tongkol jagung diolah menjadi partikel dengan penggilingan. Penelitian dilakukan dengan 3 perlakuan, yaitu ukuran partikel 20 mesh, 40 mesh dan 60 mesh, Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Setiap perlakuan mengalami 6 pengulangan. Setiap biopelet dibuat dengan bahan dasar 30 gr untuk menghasilkan biopelet diameter awal sebelum pengeringan 11,22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan C (ukuran partikel lolos 60 mesh) menghasilkan nilai kadar air terrendah 11,82%, masa jenis tertinggi 468.52 kg/m3, nilai pengembangan diameter biopelet terrendah 46.49%, dan nilai kalor tertinggi 1243.69 J.