ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) Penelitian ini berlangsung selama 3 hari untuk pengambilan data . Materi yang digunakan adalah pengemasan jagung manis yang digunakan adalah metode rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan Perlakuan yang dicobakan adalah A. 0,3, B. 0,4, C. 0,5, D.0,6. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap pengaruh jenis ketebalan plastik terhadap karakteritik fisik penyimpanan jagung manis segar (zea mays l) Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa Berdasarkan hasil penelitain yang dicobakan dan uraian-uraian yang ada maka dapat disimpulkan bahwa pengemasan jagung manis pada kemasan berbagai dapat memberikan hasil yang optimum yang ditunjukan oleh kualitas penyimpanan dalam kemasan tanpa kelobot serta panjang tongkol.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jagung manis (Zea mays saccharata) merupakan salah satu sumber pangan yang mudah ditemukan, tetapi pemanfaatannya belum optimal di Nusa Tenggara Timur. Jagung manis mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan beberapa vitamin serta mineral. Perlu diciptakan makanan bergizi tinggi dengan harga yang murah, salah satunya adalah yoghurt susu jagung manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisikokimia yoghurt ditinjau dari parameter kandungan gizi, dan kadar asam laktat pada yoghurt susu jagung manis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 3 tahap yaitu 1) pembuatan yoghurt susu jagung manis dengan 4 perlakuan yaitu, kontrol (10 % biokul plain ), K1 (20 % biokul plain), K2 (30 % biokul plain), K3 (40 % biokul plain): 2) Uji proksimat: 3) Uji kadar asam laktat. Hasil analisis proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 6,50 % terdapat pada yoghurt K1, sedangkan untuk kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 12,73 % terdapat pada yoghurt K1 dan lemak terendah yaitu 0,87 % pada yoghurt K1. Hasil uji kadar asam laktat menunjukkan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Yoghurt susu jagung manis memiliki karakteristik fisikokimia tekstur semi padat, warna putih, aroma normal, rasa asam, protein tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 6,50 %, karbohidrat tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 12,73 %, lemak terendah pada perlakuan K1 dengan nilai 0,87 %, dan kadar asam laktat tertinggi pada perlakuan K3 dengan nilai 2,07 %