ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan industri barang konsumsi sub sektor farmasi di bursa efek Indonesia”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi sub sektor farmasi yang terdaftar bursa efek Indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek Indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor farmasi dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan PT. Phapros Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,19 kali dengan kriteria tidak baik.
Untuk perusahaan PT. Darya Varia laboratorio Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,70 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Tempo Scan Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,91 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Merck Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,88 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. indofarma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria tidak baik.Untuk perusahaan PT.industri jamu dan farmasi sido Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 3,95 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Soho Global Health Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,98 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Pyridam Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,00 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kalbe Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 4,11 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Organon Fharma indonesia Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,77 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kimia Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria baik.
Rasio solvabilitas menunjukan bahwa daya keuangan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 59% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Darya Vario Laboratorio Tbk rata-rata sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar 81% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Indusrri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Soho Global Health Tbk rata-rata sebesar 46% dengan kriteria kurang baik. Pada perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk rata-rata sebesar 60% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT.kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 18% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk selama tahun 2020-2022 sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. kimia farma Tbk rata-rata sebesar 58% dengan kriteria kurang baik.
Perhitungan menggunakan Net Profit Margin pada perusahaan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 3% dengan kriteria kurang baik. pada perusahaan PT. Darya Varia Laboratirio Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT.Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 13% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar -1% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 29% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Soho global Health Tbk rata-rata sebesar 5% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Pyridam farma Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 12% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk rata-rata sebesar 7% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kimia Farma Tbk rata-rata sebesar 1% dengan kriteria tidak baik. Prsentase tertinggi diperoleh PT. Industri jamu dan farmasi sido Tbk, sebesar 29% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,29 dari setiap Rp 1.00. Dan kemudian nilai net profit margin terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -1%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,01 dari setiap Rp1.00, jumlah penjualan. Berdasarkan hasil perhitungan return on asset sub sektor farmasi pada tahun 2020-2022 didapatkan hasil perhitungan rata-rata sebesar 4% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Darya Varia Laboratorio Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 7% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Tempo Scan Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Merck Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Indofarma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -9% dengan kriteria tidak baik baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 27% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Soho Global Health Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Pyridam Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 11% dengan kriteria baik.Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kalbe Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Kalbe Farma Tbk dapat dikatakan baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Organon Fharma Indonesia Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 12% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kimia Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -1% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitungan diatas, menunjukan untuk rata-rata persentase Return on asset hasil yang didapatkan oleh PT Industri jamu dan farmasi sido Tbk, mendapatkan persentase tertinggi sebesar 27% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,27 dari setiap Rp 1.00 dari jumlah total asset yang digunakan dan sebaliknya nilai return on asset terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -9%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,09 dari setiap Rp1.00, jumlah total asset yang dipakai.
Kata Kunci :Kinerja keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Standar Akuntansi Keuangan No. 45 (revisi 2011) terdapat standar khusus untuk organisasi nirlaba merupakan salah satu komponen dalam masyarakat yang perannya terasa menjadi penting, tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari kini semakin banyak keterlibatan organisasi nirlaba sehingga transparansi dan kesesuaian dalam pengungkapan pelaporan keuangannya dirasa perlu disajikan dalam prinsip yang diterima umum. belum diketahui juga secara terperinci apakah penerapan standar akuntansi keuangan PSAK No.45 pada gereja-gereja diWilayah Klasis Kupang Timur ini bermanfaat dan meningkatkan dalam pengelolaan pelaporan keuangan agar lebih transparan ataukah justru membuat laporan keuangan menjadi terbengkalai dan tidak transparan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan pada sepuluh (10) gereja diwilayah Klasis Kupang Timur. Hasil dari penelitian in menunjukan bahwa implementasi PSAK No. 45 tentang pelaporan keuangan entitas nirlaba. Dalam proses akuntansi masih banyak gereja yang belum menerapkan akuntansi dengan benar. Sebagian besar gereja hanya melakukan pencatatan keungan dengan menggunakan kas masuk dan kas kas keluar saja. Terdapat 4 gereja yang tidak melakukan pencatatan keuangan sesuai dengan PSAK 45, dan hanya 6 gereja saja yang melakukan pencatatn keuangan sesuai dengan PSAK 45.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Globalisasi membawa dampak yang sangat besar bagi perkembangan dunia bisnis di seluruh Dunia. Perusahaan yang bergerak dibidang produk harus dapat mempertahankan reputasi yang baik dimata pelanggan. Kesetiaan pelanggan tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman pelanggan itu sendiri dan dari pembelian konsisten sepanjang waktu.
Jika pelanggan tidak mendapatkan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba produk dan merek lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria mereka, dan jika pelanggan mendapakan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan mencoba produk atau merek lain.
Perkembangan sebuah sistem informasi juga perlu didukung oleh banyak faktor diharapkan bisa memberikan keberhasilan dari sistem tersebut. Keberhasilan aplikasi sistem informasi pada suatu perusahaan dipengaruhi dari cara sistem itu dijalankan, tingkat kemudahan sistem itu bagi para pemakainya, dan pemanfaatan teknologi yang digunakan. Setiap perusahan dituntut untuk melakukan perubahan dibidang teknologi sehingga nantinya mampu memberikan peluang untuk meningkatkan keungulan kompetitif.
Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang penerapan sistem informasi pada suatu perusahaan membawa pengaruh terhadap kinerja keuangan. Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas produktifitas perusahaan. Kinerja keuangan merupakan usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan dengan mengandalkan sumber daya yang ada.
Berdasarka uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada CV. Indah Permai Kota Kupang
CV. Indah Permai merupakan industri rumah tangga yang memproduksi cemilan khas NTT berbahan dasar jagung, kacang tanah,ubi dan pisang. Industri rumah tangga CV. Indah Permai mulai Beroperasi di Kota Kupang pada tahun 2019. Industri Rumah Tangga Indah Permai beralamat di jl. Timor Raya Km 17, Neolbaki Kupang Tenggah. Awal mula berdirinya usaha ini di dasari karena pemilik melihat hasil pertanian kota kupang yang begitu sangat melimpah seperti jagung, kacang tanah, ubi dan pisang sehingga dengan sekali kemampuan yang dimilki oleh pemilik, hasil pertanian tersebut diolah menjadi cemilan yang renyah dan gurih.
Hasil kerja pemilik dan karyawan menghasilkan banyak jenis produk yang ditawarkan mulai dari emping jagung, jagung goreng, kacang telur, keripik ubi dan stik pisang.
Hal ini merupakan suatu perhatian bagi para perusahaan agar meningkatkan penjualannya dalam usaha merebut pangsa pasar. Contoh salah satu perusahan yang melaksanakan bisnis seperti ini adalah CV. Indah Permai dalam melakukan produksinya, CV. Indah Permai dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahan bersangkutan.
Penerapan sistem informasi akuntansi keuangan menurut Romney dan Steinbart (2018:10) sistem informasi akuntansi keuangan adalah sistem yang dapat mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasibagi para pembuat keputusan. Masyarakat yang sadar akan makanan lokal, harga terjangkau dan terjamin kualitasnya .
Kualiatas laporan keuangan menurut Ibrahim Ingga (2017:163) menjelaskan bahwa kualitas dapat diartikan sebagai ukuran relative tentang kebaikan. Menurut Wastam Wahyu Hidayat (2018:2) laporan keuanagan merupakan suatu kondisi yang mengambarkan informasi keuangan suatu perusahaan, dimana informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gamabaran kinerja keuangan suatu perusahaan tersebut.
1. Pengukuran variabel penerapan sistem informasi ini terdiri dari beberapa indikator yang telah dijabarkan oleh Wower dan Widhiyani (2012) yaitu:
a. Keamanan data, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk
mengantisipasi apabila terjadi kejadian-kejadian yang tak
terduga yang mampu menggangu proses berjalannya sistem.
b. Waktu, merupakan kecepatan waktu yang diperlukan sistem untuk melakukan proses menjadi output baik secara periodic maupun non periodic
c. Ketelitian, merupakan kemampuan sistem dalam memproses data dengan teliti dan bebas dari kesalahan dan dapat menyajikan informasi secara tepat dan akurat.
d. Relevansi, merupakan data yang disajikan sistem sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna.
e. Variasi laporan atau output, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk membuat laporan yang bervariasi sehingga laporan tersebut dapat berguna bagi pengguna informasi.Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
4 Indikator kualitas laporan keuangan
Karekteristik kualitas laporan keuangan menurut Hery (2015:8) sebagai berikut:
a. Dapat dipahami
Agar bermanfaat, dalam penyajiannya laporan keuangan harus disajikan dengan cara yang dapat dipahami oleh penggunanya sehingga pengguna laporan keuangan tersebut dapat mengerti informasi apa yang disampaikan didalamnya dan dapat menginterprestasikannya.
b. Relevan
Agar bermanfaat, penyajian laporan keuangan harus dapat mempengaruhi keputusan pengunanya, dengan cara membantu pengunanya untuk mengevaluasi peristiwa dimasa lalu, masa kini ataupun peristiwa yang terjadi dimasa yang akan datang.
c. Keandalan
Agar laporan keuangan dapat bermanfaat, informasi yang disajikan juga harus handal. Informasi yang disajikan dengan benar-benarnya dan terbebas dari keselahannya, informasi yang menyesatkan, kesalahan material, serta dapat diandalkan kebenarannya oleh pengguna informasi tersebut.
d. Dapat dibandingkan
Dalam penyajiannya, laporan keuangan harus dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan yang telah disajikan dari sebelumnya atau dibandingkan dengan laporan keuangan yang terdapat pada intitas lainnya. Ada dua cara untuk membandingkan laporan keuangan tersebut, pertama secara internal dimana intitas tersebut menerapkan kebijakan akuntansi yang sama setiap tahunnya, yang kedua secara eksternal dimana laporan keuangan dibandingkan dengan intitas lain yang memiliki kebijakan akuntansi yang sama dengan intitasnya.
Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 35 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu kegiatan penggerak ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat yang ada di Indonesia, dan masih menjadi fondasi kokoh dalam memajukan perekonomian di Indonesia.
(Eni dan Krisan, 2014) menyatakan bahwa latar belakang pendidikan akuntansi dapat memberikan kompetensi bagi seseorang mengenai Ilmu Akuntansi.Kompetensi merupakan kemampuan untuk melaksanakan suatu pekerjaan.
(Andriani & Zuliyati, 2015). Pelatihan mengenai akuntansi akan menentukan baik/buruknya pemilik/manajer dalam menguasai teknis akuntansi
Sri Mulyani (2014) menyatakan bahwa rendahnya penggunaan dan pemahaman praktek akuntansi di Indonesia disebabkan rendahnya pendidikan dan kurangnya pemahaman terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dari manajer pemilik (owner manager).
Holmes dan Nicholls (1988) yaitu kemampuan perusahaan dalam mengelola usaha dengan memerhatikan besarnya aset, jumlah karyawan, dan pendapatan yang diperoleh selama satu periode akuntansi.
Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Yang menjadi persoala dalam penelitian ini adalah: Bagaimana latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa? Bagaimana pelatihan akuntansi berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan oesapa?Bagaimana pemahaman akuntansi akuntansi berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa?Bagaimana skala usaha berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, untuk mengetahui pengaruh pelatihan akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, untuk mengetahui pengaruh pemahaman akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, dan untuk mengetahui pengaruh skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Populasi dalam penelitian ini adalah 76 UMKM di Keluraha Oesapa.Sampel dalam peelitian ini adalah 12 UMKM yang sesuai dengan kriteria yang penulis tentukan.Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa latar belakang pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -3,452 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,011 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-3,452 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel latar belakang pendidikan terhadap penyusunan laporan keuangan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pelatihan akuntansi tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -2,239 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,060 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-2,239 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel pelatihan akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman akuntansi tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuanganhal ni dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -3,021 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,019 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-3,021 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel pemahaman akuntansi terhadap penyusunan laporan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa skala usaha berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung 4,206 > ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,004 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,206 > 1,883) dimana Ha diterima dan Ho di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh dari variabel skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan.
Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,808. Hal ini berarti 80% variasi variabel penyusunan laporan keuangan (Y) ditentukan oleh keempat variabel independen yaitu latar belakang pendidikan (X1) pelatihan akuntansi (X2) pemahaman akuntansi (X3) skala usaha (X4) Sedangkan sisanya 20% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Dari hasil perhitungan uji F dapat diketahui bahwa nilai Fhitung adalah 7.357 dengan tingkat signifikan 0,012, sedangkan ftabel 4,256 dengan signifikan 0,05. Dengan demikian fhitung > ftabel yakni 7,357 > 4,256 Nilai 7,357 lebih besar dari 4,256 menunjukkan fhitung lebih besar dari ftabel, artinya Ha diterima, Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara latar belakang pendidikan, pelatihan akuntansi, pemahaman akuntansi dan skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan.
Implikasi terapan dalam penelitian ini adalah hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa agar dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya penyusunan/pembukuan akuntansi agar dapat meningkatkan perkembangan usaha mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH KUPANG NAMA : ANDRIANTO HENDRYO SERAN NIM : 16190405 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI ABSTRAK Laporan kinerja keuangan merupakan bagian dari dokumen perusahaan yang penting. Pembuatan laporan kinerja keuangan suatu perusahaan menyatakan bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal pengumpulan data dan peyaluran dana. Kinerja keuangan merupakan gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Likuiditas menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih Hasil penelitian ini membuktikan bahwa likuiditas yang di ukur dengan current ratio berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan yang di ukur dengan return on equity di ksp kopdit timau indah kota kupang untuk tahun 2018-2022, hal ini ditunjukan dengan hasil uji regresi yang memberikan nilai R sebesar 0,844 atau 84,4% variansi data likuiditas dapat menjelaskan variansi data kinerja keuangan. Dengan kemamampuan perusahaan menyelesaikan kewajiban lancar dengan menggunakan altiva lancarnya, maka perusahaan memiliki kelebihan aktiva lancar untuk mengembangkan usahanya. Perkembangan usaha tersebut dapat dilihat dari kinerja keuangan yang diukur dengan rasio laba atau sisa hasil usaha terhadap total ekuitasnya. Jenis penelitian adalah studi pada. Data di peroleh dengan menggunakan Dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan Laporan Keungan Akhir Tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai b = 0,009 bertanda positif sehingga disimpulkan bahwa tingkat likuidtas di KSP Kopdit Timau Indah Kota Kupang berpengaruh positif terhadap kinerja keuangannya di ukur dengan return on equity atau tingkat pengembalian modal. Kata Kunci: Laporan Keuangan yang efektif
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Pendapatan terhadap Perilaku Keuangan pada pelaku UMKM di Kecamatan Fatuleu. Metode penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuisioner responden. Pengukuran variabelnya menggunakan skala likert. Teknik analisis yang digunakan adalah metode analisis PLS (Partial Least Square). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Pendapatan merupakan Variabel Independent sedangkan Variabel Dependennya adalah Perilaku Keuangan. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh usaha mikro, kecil, dan menengah di Kecamatan Fatuleu. Penelitian ini menggunakan metode probability sampling dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan kriteria responden sehingga jumlah sampel sebanyak 85 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Model Pengukuran (Outer Model), Uji Validitas Konvergen, Uji Validitas Diskriminan, Uji Reliabilitas PLS, Model Struktural (Inner Model), dan Uji Hipotesis dengan SmartPLS 4.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Keuangan dan Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan pelaku UMKM Kecamatan Fatuleu. Dimana Hasil pengujian variabel literasi keuangan terhadap perilaku keuangan menunjukan nilai thitung 2,956>ttabel 1,662 dan nilai signifikan sebesar 0,0030,05 ini menunjukan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Kemudian Hasil pengujian variabel pendapatan terhadap perilaku keuangan menunjukan nilai thitung 2,744>ttabel 1,662 dan nilai signifikan sebesar 0,0060,05 ini menunjukan pendapatan berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Sedangkan Inklusi Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Keuangan pelaku UMKM Kecamatan Fatuleu. Dimana Hasil pengujian variabel inklusi keuangan terhadap perilaku keuangan menunjukan nilai thitung 1,3690,05 ini menunjukan bahwa inklusi keuangan tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Sedangkan Inklusi Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Keuangan pelaku UMKM Kecamatan Fatuleu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 20013 pasal 3 meliputi kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, azas umum dan struktur APBD, penyusunan rancangan APBD, penetapan APBD, penyusunan dan penetapan APBD bagi daerah yang belum memiliki DPRD, pelaksanaan APBD, perubahan APBD, pengelolaan kas, penatausahaan keuangan daerah, akuntansi keuangan daerah, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah, kerugian daerah, dan pengelolaan keuangan BLUD..
Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah.
Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kota Kupang tahun 2018-2022 dilihat dari :
(1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Ketergantunga, (4) Rasio Pertumbuhan,
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Ketergantungan, Rasio Pertumbuhan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Sangat Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 106,05%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Tidak Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 100,16%. (3) Rasio Ketergantungan dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang masih mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yaitu rata-rata sebesar 74,02%, (4) Rasio Pertumbuhan Kota Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD.
Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut :
1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kota Kupang yang sangat efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada.
2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kota Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kota Kupang.
3. Dengan diketahuinya Rasio Ketergantungan pada Kota Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih banyak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat.
4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin
dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan dapat mengembalikan investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan .Dalam kata lain semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan PT. Indofarma dan PT. Kalbe Farma Tbk dengan menggunakan rasio profitabilitas serta untuk mengetahui perbandingan kinerja perusahaan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan PT.Indofarma dan Kale Farma dilihat dari rasio Profitabilitas (Return On Aset) itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Kalbe Farma. Dilihat dari rasio profitabilitas pada rasio(return on equity), PT. Kalbe Farma itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Indofarma. Rasio Return On Assets (ROA) Kalbe Farma terdapat perbedaan secara signifikan antara PT.Indofarma dan PT. Indofarma serta Return On Equity terdapat perbedaan yang signifikan antara PT.Kalbe Farma dan Indofarma. Populasi dalam Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan analisis rasio keuangan.Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan PT Indofarma dan PT Kalbe Farma yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui situs www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan axcel .Hasil Profitabiltas ROA menunjukan Bahwa nilai tertingggi pada PT Indofarma dan Profitabilitas ROE menunjukan nilai tertinggi pada ROE
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan jaman pada saat ini menjadikan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Banyaknya tingkat kebutuhan masyarakat menjadikan masyarakat banyak yang harus melakukan pinjaman pada lembaga keuangan demi memenuhi kebutuhan. Masyarakat pada umumnya juga banyak yang memilih melakukan pinjamanan pada sebuah lembaga keuangan simpan pinjam yang memiliki bunga pinjaman rendah dan mendapatkan kemudahan saat akan melakukan pinjaman, Adapun tujuan dari Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan atau meningkatkan laba, tetapi lebih ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi piutang pada koperasi sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan diskriptif ialah peneliti akan mendeskripsikan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis, yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran,atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat. Teknik pengumpulan data mengunakan dokumentasi, yakni penulis mendapatkan data laporan keuangan koperasi Tahun 2022, sebagai bahan dasar untuk melakukan analisa data atas masalah yang diteliti.
Berdasarkan hasil pengujian dengan menuggunakan metode deskriptif, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: “Pengakuan dan pengukuran Kopdit Swastisari sudah sesuai dangan SAK yang berlaku yakni pengakuan piutang yang diterapkan sesuai dengan PSAK No. 23 revisi 2014 dan pencatatan sesuai dengan PSAK ETAP. Ditinjau dari segi pencatatan, penyajian dan pengungkapan piutang yang dilakukan, Kopdit Swastisari sesuai dengan SAK yang berlaku. Maka perlakuan akuntansi piutang pada koperasi swastisari sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.”
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Perbedaan Tingkat Literasi Keuangan Antara Mahasiswa Prodi Manajemen Dan Mahasiswa Prodi Akuntansi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, memfokuskan permasalahan pada tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntani. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi. Dengan demikian, tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahsiswa prodi akuntansi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan kuisoner. Responden dalam penelitian ini berjumlah 96 orang terdiri dari 48 mahasiswa manajemen dan 48 mahasiswa akuntansi. Mode analisis penelitian menggunsakan Analisis Uji Beda, Uji T dan IBM SPSS 24. Analisis data bersifat kualitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diuraikan, dapat diperoleh hasil bahwa perbedaan tingkat literasi keuangan antara mahasiswa prodi manajemen dan mahasiswa prodi akuntansi menunjukkan hasil perbedaan sebesar 1,67.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengeloaan keuangan mahasiswa fakultas ekonomi prodi manajemen uniersitas kristen artha wacana kupang dalam mengelola keuangan pribadi, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel pada penelitian ini diambil dari mahasiswa aktif semester 4 dan 6 . dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis penelitian menggunakan Analisis Regresi Liniear sederhana, Uji T, Uji R², dan IBM SPSS Statistic 24 . Untuk mengetahui pengaruh pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universita kristen artha wacana kupang . Berdasarkan uji t diperoleh sebesar thitung > ttabel (14.48
> 1.984) (Sig 0.000 < α0.05). dengan demikian H0 ditolak. kesimpulannya : ada pengaruh signifikan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada Mahasiswa jurusan manajemen. Berdasarkan nilai R square sebesar 0,680 atau 68,0%, sedangkan sisanya 32,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak menjadi fokus dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberian kredit merupakan kegiatan usaha yang mendominasi pengalokasian dana bank. Oleh karena itu sumber utama pendapatan bank berasal dari kegiatan penyaluran kredit dalam bentuk pendapatan bunga.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah 6 pegawai di koperasi sangosay cabang oelamasi. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa laporan keuangan nasabah pada Koperasi Sangosay Cabang Oelamasi sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Yakobus Buka memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya be rkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar Rp. 2.100.000. tiap bulannya, Mario Babis memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 100.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 30.000.000. tiap bulannya, Yohanes Pian memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 7.500.000. tiap bulannya, Maria Fatima Abuk melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.850.000. tiap bulannya, Andrianus Kon Anin memulai usaha dengan melakukan kredit sebesar Rp. 50.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 15.550.000 tiap bulannya.
Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa laporan keuangan nasabah sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit, karena kelayakan kredit dilakukan dengan cara melihat perkembangan usaha yang dilakukan debitur, sekaligus juga mendapatkan kredit mengalami peningkatan atau tidak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulisan ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah adanya perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger pada PT. Bank Dinar Indonesia Tbk Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021. Rasio keuangan pada penelitian ini adalah rasio profitabilitas diproksikan dengan Net Profit Margin, Return On Asset, Return On Equity, rasio aktivitas diproksikan dengan Total Asset Turnover, dan rasio laverage diproksikan dengan Financial Leverage Multipier.
Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan uji Parametric Paired Sampel T-Test atau uji T sampel berpasangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan merger selama periode penelitian dari Tahun 2017-2021 yaitu PT. Bank Oke Indonesia Tbk dengan PT. Bank Dinar Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sehingga dalam penelitian ini diambil laporan keuangan dari masing-masing perusahaan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Dan Total Asset Turnover (TATO), Sedangkan PadaFinancial Leverage Multiplier (FLM) mengalami perbedaan yang signifikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan daerah Kabupaten Kupang dilihat dari rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian.
Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan rumus : rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal dapat dikategorikan sangat kurang, karena rata-ratanya sebesar 6,37% (2) Rasio Kemandirian Daerah pola hubungannya masih tergolong dalam pola hubungan instruktif karena rata-rata besarnya rasio ini sebesar 8,27% (3) Rasio Efektivitas PAD efektivitas kinerja keuangan Kabupaten Kupang kurang efektif karena rata-rata efektivitasnya 78,46% (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dapat dikatakan kurang efisiensi karena rata-rata efisiensi keuangan daerah Kabupaten Kupang sebesar 98,51% (5) Rasio Keserasian diketahui bahwa rata-rata belanja operasi daerah masih lebih tinggi yaitu 54,68% dibandingkan rata-rata belanja modal sebesar 44,92% sehingga masih dapat dikatakan bahwa Pemerintah Daerah kurang memperhatikan pembangunan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal yang dapat meningkatkan Indonesia adalah dengan adanya literasi keuangan dimana sangat membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga stabilitas keuangan dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Oleh karena itu pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membantu dan mendorong masyarakat dalam melakukan pengelolaan keuangan pribadinya. Literasi keuangan memiliki hal paling penting bagi mahasiswa dengan adanya literasi keuangan untuk dapat membantu mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadinya, apalagi untuk mahasiswa yang merantau yang jauh dari orangtua sangat diperlukan untuk dapat mengontrol keuangan pribadinya dengan bijak. Keberhasilan mahasiswa dalam literasi keuangan tidak terlepas dari beberapa faktor pendukung seperti pengelolaan keuangan pribadi.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah Literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa fakultas ekonomi UKAW.
Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh melalui kuesioner yang sebarkan kepada mahasiswa fakultas ekonomi semester 6 dan semester 8. Indikator dalam penelitian ini adalah: Literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam pengelolaan keuangan pribadi untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen) terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu alat uji statistik yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Excel 2016.
Populasi yang dipakai oleh peneliti ini adalah mahasiswa aktif semester 6 dan semester 8 di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Sampel dari jumlah mahasiwa aktif Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana sebanyak 2.100 dengan menggunakan rumus roa purba sehingga peneliti mendapatkan 100 sampel. Dengan mahasiswa yang berpartisipasi semester 6 berjumlah 39 mahasiswa dan mahasiswa semester 8 berjumlah 61 orang dan terdapat 2 program studi yaitu mahasiswa program studi manajemen sejumlah 39 orang dari semester 6 dan semester 8 dan mahasiswa program studi akuntansi sebanyak 61 orang dari semester 6 dan semester 8. Penentuan sampel menggunakan metode random sampling adalah pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu yang dimana dianggap cocok oleh peneliti untuk dijadikan sebagai sampel atau responden menurut sugiyono (2019).
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan hasil t hitung > r tabel dengan hasil 8,844 > 1,984 dari data ini menunjukkan besarnya pengaruh variabel literassi keuangan sebesar 44,4% diperoleh dari hasil analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA LAPORAN KEUANGAN KABUPATEN FLORES TIMUR
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja laporan keuangan kabupaten flores timur. Objek penelitlan ini adalah badan keuangan daerah kabupaten flores timur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penaruh penerapan akuntansi dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan pada BKD kabaputen sumba tengah.Dalam penelitian ini metode yang di gunakan peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif.Populasi dan sampel adalah seluruh pengawai badan keuang daerah dan skpd kabupaten sumba tengah yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari pegawai PNS 20 orang,sehingga sampel penelitian ini di peroritaskan pegawai PNS yang berjumlah 20 orang dan dialukan penentuan sampel mengunkan rumus slofin maka sampel pebnelitian ini berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan, peneliti Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial ( t), Uji Stimultan ( f ),dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan,peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial penenerapan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah,dan pengawasan internal perpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah. Sedangkan secara stimultan penerapan akuntansi dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan secara bersama- sama terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah.
Hasil ini di buktikan denagan perolehan hasil pengujihan yang didapati hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar -2..307 sedangkan koefisien b1 0,736, koefisien b2 1.157. dengan demikian persama regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penerapan akuntansi ( X1), pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan sebagai berikut :Y=0,-2.307+0,736 ( X1 )+1.157 (X2) +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel penerapan akuntansi sektor publik ( X1) Terhadap kualitas laporan keuangan ( Y) di ketahui bahwa, untuk variabel penerapan akuntansi ( X1) di temukan t hitung =4.164> nilai ttabel 2,119 dan tingkat signifikan =0,736 oleh karena itu nilai sig >0,05 maka Ha di terima dan Ho di tolak yang berarti berpengaruh antara variabel penerapan akuntansi ( X1) terhadap kualitas laporan keuangan ( Y ).Uji hipotesis kedua pengawasan internal (X2) yaitu pengaruh pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) diketahui bahwa, untuk variabel pengawasan internal ( X2) di temukan t hitung =4,652 > nilai t tabel=2.119 dan tingkat signifikan =1.157 oleh karena itu nilai sig.> 0,05 maka Ho di terima dan Ha di tolak yang berarti berpengaruh antara variabel pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan ( Y).
Untuk f hitung didapati f hitung =18.021 > f tabel 3,59 dan tingkat signifikan 0,000 oleh karena nilai sig < 0,05 maka dapat simpulkan bahwa penerapan akuntansi sektor public ( X1) dan pengawasan internal ( X2) sama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (Y) pada satuan kerja perangkat daerah kabupaten sumba tengah.berdasarkan hasil uji koefisien determinasi R2 dapat diketahui besarnya koefisien determinasi (R2) adalah 0,824 atau 82,4%. Hal ini berarti besarnya pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan adalah sebesar 0,642%. Sedangkan pengaruh sebesar 82,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Penerapan Akuntansi Sektor Publik, Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini yaitu : mengetahui meningkatkan eko-efisiensi aktivitas operasi yang timbul oleh aktivitas manusia. Aktivitas yang timbul dari manusia adalah pencemaran lingkungan yang akan muncul biaya-biaya lingkungan. Kinerja keuangan merupakan hasil atas pencapaian manajemen perusahaan yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit untuk mengetahui dan mengevaluasi sampai di mana tingkat keberhasilan rumah sakit berdasarkan aktivitas keuangan yang telah dilaksanakan.
Dalam suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar. Kinerja keuangan perusahaan selama beroperasi dapat terlihat melalui laporan keuangan yang berisi informasi mengenai data-data keuangan. Dengan menganalisa laporan keuangan akan membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam memilih dan mengevaluasi informasi. Analisa kinerja keuangan adalah analisis laporan keuangan yang banyak digunakan karena penggunaannya yang relatif mudah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan eco-efisien, aktivitas operasi dalam pengungkapan akuntansi lingkungan terhadap kinerja keuangan pada rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Regresi linier berganda digunakan sebagai alat analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan eco-efisien tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, aktivitas operasi berpengaruh terhadap kinerja keuangan, akuntansi lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Data yang digunakan yaitu data primer dengan kurun waktu (time series) penelitian dua minggu. Dengan hasil demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan eco-efisien belum mampu berjalan secara efektif dalam mendukung hasil kinerja keuangan; efisiensi dan efektifitas pengelolaan arus kas operasi menjadikan surplus arus kas operasi, sehingga mendorong kinerja keuangan akan semakin baik; serta hasil kinerja lingkungan tidak cukup untuk memberikan peningkatan profitabilitas perusahaan.
Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa ekoefisiensi dan akuntansi lingkungan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang, pengungkapan akuntansi lingkungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang dan struktur organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang. Oleh karena itu secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasikan non-keuangan. Walaupun demikian, dalam beberapa hal, rumah sakit perluh menyediakan informasi non-keuangan yang mempunyai pengaruh keuangan di masa depan.
Implikasi penelitian ini di Rsud Prof.Dr.W.Z. Johannes Kota Kupang Temuan analisis menunjukkan bahwa menggunakan praktik eko-efisiensi tidak berdampak pada kesuksesan rumah sakit. nilai signifikansi 0,068 (di atas 0,05) berfungsi sebagai pembuktian. analisis statistik diketahui bahwa Pengungkapan akuntansi lingkungan berdampak kecil pada kinerja keuangan, menurut temuan analisis nilai signifikansi 0,442>0,05 berfungsi sebagai pembuktian.
Kata Kunci : Eko-efisiensi Aktivitas Operasi, Pengungkapan Akuntansi Lingkungan, Kinerja Keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA DESA CENDANA BARAT KECAMATAN MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH
OLEH
Iskawati Kaka Ina
19410265
ABSTRAK
Desa merupakan suatu wilayah yang memiliki batas-batas tertentu dan juga memiliki pemerintahan sendiri sehingga mampu secara mandiri untuk mengatur dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat. Desa sebagai pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai fokus utama dalam pembangunan pemerintah, hal ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia ada di pedesaan. Pemerintah Desa diyakini mampu melihat prioritas kebutuhan masyarakat dibandingkan Pemerintah Kabupaten.dan pemberdayaan di desa yang di dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan perdesaan haruslah sesuai dengan masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, aspirasi masyarakat, dan prioritas pembangunan perdesaan yang telah ditetapkan. Kemampuan pemerintah desa dalam mengelola keuangan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang menggambarkan kemampuan pemerintah desa dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan desa dan pelayanan sosial masyarakat desa. Dengan kata lain, APBDesa merupakan instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah desa.
Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) adalah rencasna keuangan tahunan pemerintah desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan badan permusyawaratan desa yang ditetapkan oleh perturan desa yang terdiri dari pendapatan dan belanja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Cendana Barat Kematan Mamboro Kabuptaen Sumba Tengah tahun 2019-2022 dengan menggunkan anlisis rasio efektivitas, efisiensi, pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan untuk adalah deskriptif kuantitatif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diolah dalm penelitian ini adalah laporan Anggaran dan Realisasi anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di desa Cendana Barat.
Hasil penelitian menunjukan Kinerja Keuangan dalama Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Cendana Barat di lihat dari (1) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat dilihat dari Rasio Efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tergolong Efektif karena rata-rata efektivitasnya diatas 99%, (2) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio efisiensi Keuangan Desanya tidak Efisien karena rata-rata efisiensinya diatas 100%, (3) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio pertumbuhan mengalami penurunan.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Komponen-komponen APBDes, Rasio efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Pertumbuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA
NAMA PEMBIMBING: I .Helda M. Ala, SE.,M.Si
II.Herny C. Fanggidae SE.,M.Ak
NAMA :Ferdinandus Krisantus Asa
FAKULTAS : Ekonomi
PROGRAM STUDI: Akuntansi
TAHUN PENULIS:2023
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di bursa efek indonesia. Perusahaan harus mencermati dan menganalisis kinerja perusahaan agar dapat bertahan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kinerja keuangan dari sisi keuangan terhadap laporan keuangan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan laporan arus kas.
Penelitian kinerja suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis dua aspek, yaitu kinerja finansial dan kinerja non finansial. Kinerja finansial dapat dilihat melalui datadata laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Telekomunikasi dengan mengunakan laporan arus kas. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitian ini adalah motode dokumentasi yang diambil dari media interne.
Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata dengan tingkat perputaran dari hasil perhitungan seluruh rasio laporan arus kas yang paling tinggi adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dimana ini terlihat dari seluruh hasil perhitungan rasio laporan arus kas yang yang ditunjukan lewat hasil perputaran dan presentase dari PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Sebaiknya perusahaan meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengurangi jumlah hutang dan meningkatkan arus kas operasi.Data yang digunakan berupa laporan arus kas dari 5 perusahaan perusahaan industri jasa sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. tData dari penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaanIndustri jasa sub sector telekomunikasi yang di peroleh di Bursa Efek Indonesia (BEI)priode 2018-2021 yang diperoleh dari https://www.idx.co.id.
Kata Kunci : arus kas operasi, rasio arus kas, kinerja keuangan, bursa efek indonesia.