ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan industri barang konsumsi sub sektor farmasi di bursa efek Indonesia”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi sub sektor farmasi yang terdaftar bursa efek Indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek Indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor farmasi dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan PT. Phapros Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,19 kali dengan kriteria tidak baik.
Untuk perusahaan PT. Darya Varia laboratorio Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,70 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Tempo Scan Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,91 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Merck Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,88 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. indofarma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria tidak baik.Untuk perusahaan PT.industri jamu dan farmasi sido Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 3,95 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Soho Global Health Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,98 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Pyridam Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,00 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kalbe Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 4,11 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Organon Fharma indonesia Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,77 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kimia Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria baik.
Rasio solvabilitas menunjukan bahwa daya keuangan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 59% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Darya Vario Laboratorio Tbk rata-rata sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar 81% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Indusrri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Soho Global Health Tbk rata-rata sebesar 46% dengan kriteria kurang baik. Pada perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk rata-rata sebesar 60% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT.kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 18% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk selama tahun 2020-2022 sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. kimia farma Tbk rata-rata sebesar 58% dengan kriteria kurang baik.
Perhitungan menggunakan Net Profit Margin pada perusahaan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 3% dengan kriteria kurang baik. pada perusahaan PT. Darya Varia Laboratirio Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT.Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 13% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar -1% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 29% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Soho global Health Tbk rata-rata sebesar 5% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Pyridam farma Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 12% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk rata-rata sebesar 7% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kimia Farma Tbk rata-rata sebesar 1% dengan kriteria tidak baik. Prsentase tertinggi diperoleh PT. Industri jamu dan farmasi sido Tbk, sebesar 29% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,29 dari setiap Rp 1.00. Dan kemudian nilai net profit margin terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -1%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,01 dari setiap Rp1.00, jumlah penjualan. Berdasarkan hasil perhitungan return on asset sub sektor farmasi pada tahun 2020-2022 didapatkan hasil perhitungan rata-rata sebesar 4% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Darya Varia Laboratorio Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 7% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Tempo Scan Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Merck Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Indofarma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -9% dengan kriteria tidak baik baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 27% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Soho Global Health Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Pyridam Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 11% dengan kriteria baik.Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kalbe Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Kalbe Farma Tbk dapat dikatakan baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Organon Fharma Indonesia Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 12% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kimia Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -1% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitungan diatas, menunjukan untuk rata-rata persentase Return on asset hasil yang didapatkan oleh PT Industri jamu dan farmasi sido Tbk, mendapatkan persentase tertinggi sebesar 27% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,27 dari setiap Rp 1.00 dari jumlah total asset yang digunakan dan sebaliknya nilai return on asset terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -9%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,09 dari setiap Rp1.00, jumlah total asset yang dipakai.
Kata Kunci :Kinerja keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. ASTRA AGRO LESTARI Tbk NAMA : VEKY SATRIA PANDHU LIBING NIM : 16194033 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAK Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Rumusan masalah ddalam penelitian nini adalah bagaimana kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Peneltitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan keuangan dari tahun 2015 – 2022 PT. Astra Argo Lestari Tbk dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan aktivitas. Poplasi dalam penelitian ini adalah sebagai perusahaan perkebunan sawit PT. Astra Argo Lestari Tbk yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 – 2020, sedangkan sampel yang digunakan adalah laporan keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data laporan keuangan perusahaan, yang dilakukan dengan mengakses melalui situs resmi Busra efek Indonesia (BEI) www.idx.com. yang menjadi sampel pada penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah engan menggunakan rumus atau perhitungan rasio keuangan sehingga dapat memberikan keterangan lengkap untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa rasio keuangan perusahaan yang mengalami peubahan dari 17 rasio keuangan yang digunakan. Dengan 4 (empat) rasio yang mengalami perunbahan rasio kas yaitu rasio kas, times, interst earnet, net profit margin dan vixed asset turnover. Dan terdapat 12 (dua belas) rasio yang mengalami penurunan yaitu current ratio, qwick ratio, long term debt to equity rasio, return on investment, perputaran modal kerja, total aset turnover, laba persaham, perputaran kas, times invetory to networking capital, debt to equity rasio, debt to aset rasio dan persediaan. Dengan demikian, perusahaan harus melakukan langkah – langakah secara cepat dan tepat unutk mengeatasi keadaan serta meningkatkan kinerjanya agar posisi perusahaan yang dilihat dari rasio–rasio keuangan yang belum sesuai yang diharapkan, kiranya dapat kembali berada dalam kondisi aman dan jauh dari masalah. Kata Kunci : Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktifitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan pada suatu perusahaan. Dengan demikian model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress perusahaan sejak dini diharapkan dapatdilakukan tindakan-tindakan untuk mengantisipasi kondisi yang mengarah pada kebangkrutan. Financial distress dapat diuku rmelalui aporan keuangan dengan cara menganalisis laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil dari suatua ktivitas yang bersifat teknis berdasar pada metode dan prosedur-prosedur yang memerlukan penjelasan-penjelasan agar tujuan atau maksud untuk menyediakan informasi yang bermanfaat dapat dicapai. Rasio menggambarkan suatu hubungan matematis antara suatu jumlah dengan jumlah yang lain. Penggunaan alat analisis berupa rasio dapat menjelaskan penilaian baik dan buruk posisi keuangan pada perusahaan,terutama bila angka rasio ini di bandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar. Tujuan dari analisis rasio adalah untuk menentukan tingkat likuiditas, sulfabilitas keefektifan operasi serta derajat keuntungan suatu perusahaan Manfaat analisis rasio keuangan sangatpenting. Rasio keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan kondisi dan kinerja perusahaan selama waktu tersebut. Hasil analisis statistic diskriptif berisinilai minimum, maksimum, rata-rata dan deviasi standar. Variable likuiditas memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing -0,38 dan 0,36 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing -masing 0,0193 dan 0,16421. Lalu variable profitabilitas memiliki nilai minimum dan maksimummasing-masing -0,15 dan 0,12 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing -0,0066 dan 0,05629. Kemudian, variabel financial leverage memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 2,50 sedangkan rata-rata dan deviasistandar masing-masing 0,5152 dan 0,58514. Akhirnya, variabel financial distress memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 1,00 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing 0,5333 dan 0,50742. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ingin mengetahui atau ingin mengembangkan penelitian seperti ini dimasa yang akan datang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada era globalisasi saat ini perkembangan dunia usaha yang berbentuk koperasi semakin maju, hal ini menyebabkan persaingan diantara koperasi yang lainnya semakin ketat. Koperasi merupakan organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh sekelompok orang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Sebagai lembaga ekonomi atau badan usaha yang berwatak sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya, koperasi harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam mengelola dana mereka. Dalam suatu organisasi dalam mencapai suatu tujuan mampu menganalisis kinerja untuk mempertahan keberadaan atau eksistensi koperasi serta mengantisipasi persaingan diantara koperasi yang ada diperlukan suatu sistem pengelolaan dan manajemen koperasi sebaik mungkin salah satunya dengan melakukan evaluasi den penilaian kinerja koperasi. Koperasi sebagai perusahaan (cooperatif enterprise) memerlukan penilaian kinerja sesuai dengan prestasi yang dinilainya secara periodik, mengingat keberhasilan usaha koperasi akan menentukan tingkat kesehatan usahanya.
Dari penjelasan tersebut untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan koperasi, maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap kinerja keuangan pada tiap akhir periode tertentu, dan ini merupakan salah satu tindakan penting yang harus dilakukan oleh Koperasi guna mengetahui prestasi dan keuntungan yang dicapainya melalui indikator-indikator pengukuran tingkat kesehatan keuangan dengan harapan koperasi beroperasi secara normal dan mampu memenuhi semua kewajibannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk menilai tingkat kesehatan koperasi maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap laporan keuangan koperasi terhadap kinerja keuangan. Dimana penilaian kinerja keuangan koperasi dapat dilakukan dengan menganalisis rasio–rasio keuangan koperasi, diantaranya rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Koperasi Berprestasi.
Pada penelitian ini objek penelitian akan dijadikan sampel penelitian adalah Laporan Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang dari tahun 2017-2021. Dan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi, Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) adalah kondisi atau keadaan koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat dan sangat tidak sehat. Maka berdasarkan hasil penelitian yang diteliti hasil Perhitungan Kinerja Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 yang terdiri dari delapan rasio memperoleh skor sebesar 975 dan bobot sebesar 24. Dari hasil perhitungan tersebut mendapatkan skor sebesar 40.62. Sehingga untuk menilai penetapan tingkat kesehatan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/per/M.KUKM/V/2006 Tanggal 1 Mei 2006 mendapatakan hasil kriteria Sangat Tidak Sehat dengan klarifikasi D atau perolehan standar <55. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa rasio yang belum memenuhi standar yang ditetapkan, diantaranya yaitu Rasio Return on asset, Rasio Return On Equity dan Perputaran Asset. Selain dari pada itu juga masih terdapat beberapa rasio yang masih tergolong rendah yaitu Net Profit Margin, Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio. Dari perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan koperasi KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang belum mampu mengelola laporan keuangan secara efektif dan efisien
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENGUKUR EFISIENSI MODAL KERJA STUDI PADA PERUSAHAAN DALAM SUB SEKTOR KESEHATAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Penelitian ini berjudul “Analisis Laporan Keuangan Untuk Mengukur Efisiensi Modal Kerja Studi Pada Perusahaan Dalam Sub Sektor Kesehatan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek tepat waktu (Rasio Likuiditas), Untuk mengukur tingkat perputaran modal kerja dalam melaksanakan kegiatan usaha (Rasio Aktivitas), Untuk mengukur tingkat efektifitas penggunaan modal kerja dalam menghasilkan laba (Rasio Profitabilitas) dan Untuk mengukur tingkat penggunaan modal sendiri dalam mengelola aset perusahaan (Rasio Solvabilitas). Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari 7 perusahaan Sub Sektor KesehatanYang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik dukumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis rasio keuangan, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata current ratio diperoleh 228%, 231%, 173%, 166% perusahaan mempunyai kemampuan dalam melunasi kewajiban jangkan pendeknya sangat baik. Rata-rata proprietory di peroleh 70%, 65%, 56%, 61% jika dilihat dari proprietory perusahaan dalam menggunakan modal sendiri untuk mengelola total aset baik. Rata-rata return on investemen diperoleh 3,96%, 2,83%, 5,10%, 11,48% jika dilihat dari ROI maka kemempuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari total aktiva kurang baik. Return on equity di peroleh 6,03%, 4,28%, 3,53%, 20,95% kemampuan perusahaan dalam menghasikan laba dari modal sendiri kurang baik. rata-rata collektion period di peroleh 0,350, 0,340, 0,392, 0,233 hasil yang diperoleh menunjukan kemampuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan usaha sangat baik. Rata-rata Inventory turnover di peroleh 0,082%, 0,084%, 0,099%, 0,078% jika dilihat dari hasil yang di peroleh dari Rata-rata Inventory turnover kemempuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan dari persediaan yang ada sangat baik. Rata –rata total aset turnover di peroleh 0,187%, 0,185%, 0,183%, 0,218% hasil yang di peroleh menunjukkan bahwa kemempuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan dari total aktiva perusahaan kurang baik. Kata Kunci : Rasio Likuiditas,Rasio Solvabilitas,Rasio Profitabilitas Dan Rasio Aktivitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Suka Damai Kota Kupang”. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Rasio Keuangan Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Suka Damai Kupang. Dengan persoalan penelitian adalah Bagaimana kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas tahun 2018-2021 dan Bagaimana trennya kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan selama empat tahun . Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas dan Untuk mengetahui trennya kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan selama empat tahun. Penelitian ini dilaksanakan di koperasi simpan pinjam kopdit suka damai kupang . konsep yang diangkat dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas diukur dengan current ratio dan cash ratio. rasio solvabilitas diukur dengan debt ratio. Dan Rasio Profitabilitas diukur dengan return on asset, return on equity dan net profit margin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan tehnik dukumentasi yaitu mengumpulkan data-data laporan keuangan berupa neraca dan laba rugi ( SHU ) tahun 2018-2021. Analisis datanya menggunakan analisis rasio dan analisis trend, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti di KSP Kopdit Suka Damai Kupang, Maka hasil penelitian ini sebagai berikut: 1. Rasio likuiditas Rasio solvabilitas dan Rasio profitabitas Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/per/M.KUKM/V/2006. Rasio likuiditas, Rasio solvabilitas dan Rasio profitabitas 2018-2021 mendapatkan nilai sebagai berikut: 27.28, 27.28, 18.18 dan 27.28 dari nilai tersebut berada pada interval 55 yang menujukan kinerja keuangan KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018-2019 kurang 2. Trend rasio keuangan Sesuai dengan the leastsquare’s ( metode kuadrat terkecil) sebagai berikut a) Current Ratio current ratio KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 diperoleh b (slope) positif sebesar 4,56, artinya bahwa Trend current ratio KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 mengalami penurunan kinerja hal ini disebabkan karena current ratio sudah melebihi batas dengan range >200% b) Debt Ratio Perhitungan trend Total Debt Asset Ratio KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 diperoleh b (slope) positif sebesar 1,03, artinya bahwa trend Total Debt Asset Ratio KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 mengalami peningkatan kinerja disebabkan karena total debt asset ratio menunjukan range >105 c) Return On Asset ( ROA) Perhitungan trend Return on asset KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 diperoleh b (slope) negatif sebesar 0,02. artinya bahwa Pertumbuhan ROA KSP Kopdit Suka Damai menurun dari tahu ke tahun ( 2018-2020) d) Return On Equity ( ROE ) dari Perhitungan tren return on equity KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 diperoleh b (slope) negatif sebesar 0,43. artinya bahwa Pertumbuhan ROE KSP Kopdit Suka Damai menurun dari tahu ke tahun KSP kopdit suka damai dari perkembangan berdasarkan ROE mengalami penurunan kinerja e) Net Profit Margin dari persamaan trend net profit margin KSP Kopdit Suka Damai tahun 2018 sampai tahun 2021 diperoleh b (slope) positif 0,62. artinya bahwa Pertumbuhan NPM KSP Kopdit Suka Damai meningkat dari tahun ke tahun Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA INDUSTRI FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
OLEH :
FALENTINA YJU
18190241
Kinerja Keuangan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui keadaan keuangan perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Dalam menilai kinerja keuangan dapat digunakan alat analisis keuangan. alat analisis yang digunakan adalah rasio keuangan. Salah satu tujuan perusahaan adalah memperoleh laba yang maksimal, untuk mengukur tingkat laba suatu perusahaan dapat dilakukan dengan rasio profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis rasio profitabilitas terhadap kinerja keuangan perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rasio profitabilitas yang digunakan adalah Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berjumlah 16 perusahaan farmasi yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan menggunakan teknik sampling dimana jumlah sampel ada 8 perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 berdasarkan Gross Profit Margin (GPM) dari hasil perhitungan rata-rata yaitu sebesar 43,19% dinilai sangat baik yang dimana persenan GPM berada di atas standart industri Gross Profit Margin yaitu sebesar 30%, kinerja keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 berdasarkan Operating Profit Margin (OPM) ) dari hasil perhitungan rata-rata yaitu 13,97 dinilai baik dimana persenan OPM berada diatas standart industri Operating Profit Margin, kinerja keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 berdasarkan Net Profit Margin (NPM) dari hasil perhitungan rata-rata yaitu 37,07% di nilai sangat baik karena nilai persenan melewati standart industri Net Profit Margin yaitu sebesar 20%, kinerja keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 berdasarkan Return On Asset (ROA) dari hasil perhitungan rata-rata yaitu sebesar 12,01% dinilai sangat kurang baik karena masih jauh di bawah standar industri Return On Asset yaitu sebesar 30%, kinerja keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021 berdasarkan Return On Equity (ROE) dari hasil perhitungan rata-rata yaitu sebesar 18,08% dinilai sangat kurang baik karena masih jauh di bawah standart industri Return On Equity yaitu sebesar 40%.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan rasio profitabilitas pada Industri Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia maka peneliti menarik kesimpulan bahwa secara umum kinerja keuangan pada Industri Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia: Kinerja Keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Gross Profit Margin dinilai sangat baik (>30%), hal ini berdasarkan hasil perhitungan semua perusahaan (8 perusahaan) melewati standar dengan nilai diatas standar industri yaitu >30%.
Kinerja Keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Operating Profit Margin hanya 5 perusahaan yang melewati standar industri 10,80% yaitu PT Darya Varia Laboratoria Tbk (12,89%), Kalbe Farma Tbk (15,08%), Merck Indonesia Tbk (14,77%), PT Phaprops Tbk (15,73%), Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul (34,23%) dan 3 perusahaan yang nilai tidak mencapai standar industri yaitu Kimia Farma Tbk (7,66%), Tempo Scan Pasific Tbk (8,46%), Pyridam Farma Tbk (7,94%).
Kinerja Keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Net Profit Margin hanya 3 perusahaan yang melewati standar industri 20% yaitu Merck Indonesia Tbk (55,95%), PT Phapros Tbk (29,02%), Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul (27,42%) dan 5 perusahaan yang tidak mencapai standar industri yaitu PT Darya Varia Laboratoria Tbk (10,14%), Kimia Farma Tbk (2,23%), Kalbe Farma Tbk (11,86%), Tempo Scan Pasific Tbk (6,54%), Pyridam Farma Tbk (7,94%).
Kinerja Keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Return on Asset yang melewati standar industri 30% hanya 1 perusahaan yaitu Merck Indonesia Tbk (30,33%) dan 7 perusahaan lainnya belum mencapai standar atau masih dibaewah standar industri.
Kinerja Keuangan industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Return on Equity ada hanya 1 perusahaan yang berhasil menapai standar industri farmasi 40% yaitu Merck Indonesia Tbk (67,14%) dan 7 perusahaan lainnya belum mencapai standar karena nili masih di bawah standar industri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris “ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SUB SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEI” , rasio keuangan tersebut adalah rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktifitas yang terdapat di perusahaan sub sektor aneka industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2019-2021.
Jenis penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio keuangan perusahaan sub sektor aneka industri yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021.jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian data kuantitatif.Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang telah diaudit .populasi dan sampelnya diambil berdasarkan kriteria tertentu atau purposive sampling.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jika dilihat dari sisi rasio profitabilitas,likuiditas,solvabilitas,dan aktivitas.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas, likuiditas, solvabilitasnya PT sri rejeki isman,PT astra international Tbk,PT selamat sempurna Tbk,PT astra auto parts Tbk,PT indokordsa Tbk ,PT multi strada arah sarana Tbk,PT pan brothers Tbk, yang terbaik.tetapi,jika dilihat dari PT astra international Tbk adalah yang terbaik dalam menghasilkan laba.
Kata kunci: Rasio Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas, Aktifitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PT. MARTINA BERTO TBK TAHUN 2013-2014 DAN 2021-2024
Pembimbing I : Dr. Christian D. Manu, SE., M.Sc.,Ak
Pembimbing II : Herny C. Fanggidae, SE., M.Ak
Nama : FRANSISKUS CHARLES ASY
Nim : 21190201
Fakultas : Ekonomi
Program studi : Akuntansi
Tahun Penulisan : 2025
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kinerja keuangan PT Martina Berto Tbk antara periode tahun 2013-2016 dan 2021-2024. Kinerja keuangan merupakan gambaran kondisi keuangan perusahaan yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif dan efisien. Pengukuran kinerja keuangan dalam penelitian ini menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT Martina Berto Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan sampel berupa laporan keuangan pada dua periode, yaitu 2013-2016 dan 2021-2024, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, Karena data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data diperoleh dari www.idx.co.id yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terjadi perbedaan dalam kinerja keuangan perusahaan antara periode 2013-2016 dan periode 2021-2024, yang ditunjukan oleh rasio likuiditas. Kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas menunjukan bahwa periode 2013-2016 memiliki kinerja keuangan yang dominan baik dibandingkan dengan periode 2021-2024. (2) Terjadi perbedaan dalam kinerja keuangan perusahaan antara periode 2013-2016 dan periode 2021-2024, yang ditunjukan oleh rasio solvabilitas. Kinerja keuangan berdasarkan rasio solvabilitas menunjukan bahwa periode 2013-2016 memiliki kinerja keuangan yang dominan baik dibandingkan dengan periode 2021-2024. (3) Tidak terdapat perbedaan dalam kinerja keuangan perusahaan antara periode 2013-2016 dan periode 2021-2024, yang ditunjukan oleh rasio aktivitas. Kinerja keuangan berdasarkan rasio aktivitas menunjukan bahwa periode 2013-2016 dan periode 2021-2024 tidak baik. (4) Terjadi perbedaan dalam kinerja keuangan perusahaan antara periode 2013-2016 dan periode 2021-2024, yang ditunjukan oleh rasio profitabilitas. Kinerja keuangan berdasarkan rasio profitabilitas menunjukan bahwa periode 2021-2024 memiliki kinerja keuangan yang dominan baik dibandingkan dengan periode 2013-2016.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor pabrik tembakau dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan. Perhitungan menggunakan rasio aktivitas receivable turnover PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 44,99 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar industri rata rata yaitu 15 kali. Untuk PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 36,97 kali dengan kriteria baik. Untuk PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 14,722 dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Untuk PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 17,28 kali dengan kriteria baik. Untuk PT. Wismila Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 25,81 kali dengn kriteria baik karena melebihi standar industri. Perhitungan menggunakan inventori turnover pada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,38 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Untuk PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 4,62 kali.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,37 kali. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 3,64 kali. PT. Wismilak Inti Makmur Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,55 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Hasil perhitungan menggunakan total asset turnover PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,22 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 2 kali.PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,44 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,27 dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri yaitu 2 kali. PT. Bentoel Internasional Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,55 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 5,35 dengan kriteria sangat baik karena melebihi standar industri rata rata rata yaitu 2 kali. Perhitungan menggunakan gross profit margin pada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 12% dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri yaitu 24,90%.PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria kurang baik. PT.Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 27% dengan kriteria baik, karena melebihi standar industri yaitu 24,90%.PT.Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 11% dengan kriteria kurang baik.PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 25% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 24,90%. Hasil perhitungan menggunakan net profit marginpada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 4% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri rata rata yaitu 3,92%.PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 6% dengan kriteria baik. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 5% dengan kriteria baik. PT. Wismilak Inti Makmur tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik.Hasil perhitungan menggunakan return on investmentpada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 10% dengan kriteria baik karena melebihi standar yaitu 3,98%.PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria baik. PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria baik.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 12% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri.Hasil perhitungan menggunakan return on equityPT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 9% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 8,32%> PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 25% kriteria baik. PT.Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 dengan hasil 5% dengan kriteria kurang baik karna berada dibawah standar industri. PT.Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 dengan hasil 20% kriteria baik.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 15% dengan kriteria baik karenA melebihi standar industri yaitu 8,32%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas maka penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang”
Adapun masalah dalam penelitian ini adalah Analisis kinerja keuangan perusahaan pada PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang yang diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas.
Tenik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dari tahun 2017-2019. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan cara mengumpukan data dan dilakukan dengan menggambarkan dan menjalaskan sesuatu yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan kemudian diuraikan secara sistematis dan diambil suatu kesimpulan.
Berdasarkan hasil-hasil analisis data melalui analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Rasio Likuiditas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT fast Food Indonesia di Kota Kupang dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya melalui indikator Current Ratio, Quick Ratio dan Cash Ratio berada pada kategori kinerja cukup baik untuk current ratio dan quick ratio dan sangat baik untuk cash ratio bila dibandingkan dengan rata-rata industri. Rasio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam memperoleh laba atau keuntungan melalui indikator Gross Profit Margin dan Return on Asset (ROA) berada pada kategori sangat baik berada diatas standar industri selama tiga tahun berturut-turut, sehingga dapat disimpulkan bahwa PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupangberada pada kategori sangat baik. Rasio Solvabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam membayar kewajiban jangka panjang jika perusahaan tersebut dilikuidasi, melalui indikator Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Total Equity Ratio memperlihatkan kecenderungan menurun selama tiga tahun terakhir berada sedikit diatas rata-rata standar industri sehingga dapat dikategorikan kenerja perusahaan cukup baik.
Diharapkan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang untuk meningkatkan kinerja keuangan melalui peningkatan Rasio Likuiditas, maka pihak manajemen harus berupaya untuk melipat gandakan perumbuhan aktiva lancar melalui peningkatan volume kas, piutang, investasi jangka pendek. Pihak lain, manajemen berusaha untuk mengurangi volume kewajiban lancar melalui pembayaran tepat waktu. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang melalui peningkatan Profitabilitas, maka pihak manajemen berupaya untuk melakukan pengontrolan terhadap kegiatan operasional sehingga dapat meningkatkan efesiensi operasi perusahaan yang pada gilirannya akan meningkatkan laba atau keuntungan perusahaan. Untuk meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang ke depan melalui peningkatan rasio solvabilitas, maka pihak manajemen perlu mengambil kebijakan yang tepat untuk mengurangi beban hutang jangka panjang sambil berupaya untuk meningkatkan total asset dan penambahan modal diatas 200% dari total hutang.
kata kunci : Rasio Likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan.penelitian ini di lakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) periode tahun 2016-2020.populaso dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia berjumlah 5 perusahaan dan menggunakan metode purposive samping, sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang aktif dan konsisten yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama periode penelitian.metode pengumpulan data yang digunakan adalah field research berupa laporan pengumpulan data yang di dapat langsung dari Bursa efek Indonesia (BEI). Dan situs website IDX.com.data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 2016-2020 dari bursa efek Indonesia (BEI). Teknik analisis kualitatif yang di gunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah data regrisi, model Sumari, Anova, dan coeffecients hasil penelitian ini, terdapat pengaruh rasio likuiditas terhadap nilai perusahaan secara signifikan, terdapat pengaruh positif tidak signifikan rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan secara persial, terdapat pengaruh positif tidak signifikan rasio solvabilitas terhadap nilai perusahaan secara persial.dan terdapat pengaruh signifikan rasio likuiditas, profitabilitas,dan solvabilitas terhadap nilai perusahaan secara simultan.variabel dari kinerja keuangan yang paling berpengaruh terhadap nilai perusahaan adalah rasio likuiditas.