Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Penyusunan Laporan Keuangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM DI KELURAHAN OESAPA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu kegiatan penggerak ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat yang ada di Indonesia, dan masih menjadi fondasi kokoh dalam memajukan perekonomian di Indonesia. (Eni dan Krisan, 2014) menyatakan bahwa latar belakang pendidikan akuntansi dapat memberikan kompetensi bagi seseorang mengenai Ilmu Akuntansi.Kompetensi merupakan kemampuan untuk melaksanakan suatu pekerjaan. (Andriani & Zuliyati, 2015). Pelatihan mengenai akuntansi akan menentukan baik/buruknya pemilik/manajer dalam menguasai teknis akuntansi Sri Mulyani (2014) menyatakan bahwa rendahnya penggunaan dan pemahaman praktek akuntansi di Indonesia disebabkan rendahnya pendidikan dan kurangnya pemahaman terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dari manajer pemilik (owner manager). Holmes dan Nicholls (1988) yaitu kemampuan perusahaan dalam mengelola usaha dengan memerhatikan besarnya aset, jumlah karyawan, dan pendapatan yang diperoleh selama satu periode akuntansi. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Yang menjadi persoala dalam penelitian ini adalah: Bagaimana latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa? Bagaimana pelatihan akuntansi berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan oesapa?Bagaimana pemahaman akuntansi akuntansi berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa?Bagaimana skala usaha berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, untuk mengetahui pengaruh pelatihan akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, untuk mengetahui pengaruh pemahaman akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa, dan untuk mengetahui pengaruh skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Populasi dalam penelitian ini adalah 76 UMKM di Keluraha Oesapa.Sampel dalam peelitian ini adalah 12 UMKM yang sesuai dengan kriteria yang penulis tentukan.Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa latar belakang pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -3,452 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,011 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-3,452 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel latar belakang pendidikan terhadap penyusunan laporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pelatihan akuntansi tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -2,239 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,060 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-2,239 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel pelatihan akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman akuntansi tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuanganhal ni dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung -3,021 < ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,019 yang mengandung makna t hitung < t tabel (-3,021 < 1,883) dimana Ho diterima dan Ha di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa tidak ada pengaruh dari variabel pemahaman akuntansi terhadap penyusunan laporan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa skala usaha berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan hal ini dibuktikan dengan diperoleh nilai t hitung 4,206 > ttabel 1,833 dengan taraf signifikanya 0,004 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,206 > 1,883) dimana Ha diterima dan Ho di tolak, dengan demikian dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh dari variabel skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,808. Hal ini berarti 80% variasi variabel penyusunan laporan keuangan (Y) ditentukan oleh keempat variabel independen yaitu latar belakang pendidikan (X1) pelatihan akuntansi (X2) pemahaman akuntansi (X3) skala usaha (X4) Sedangkan sisanya 20% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Dari hasil perhitungan uji F dapat diketahui bahwa nilai Fhitung adalah 7.357 dengan tingkat signifikan 0,012, sedangkan ftabel 4,256 dengan signifikan 0,05. Dengan demikian fhitung > ftabel yakni 7,357 > 4,256 Nilai 7,357 lebih besar dari 4,256 menunjukkan fhitung lebih besar dari ftabel, artinya Ha diterima, Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara latar belakang pendidikan, pelatihan akuntansi, pemahaman akuntansi dan skala usaha terhadap penyusunan laporan keuangan. Implikasi terapan dalam penelitian ini adalah hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa agar dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya penyusunan/pembukuan akuntansi agar dapat meningkatkan perkembangan usaha mereka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PRAKTIK AKUNTANSI DAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM DI KOTA KUPANG (Studi pada Industri Rumah Tangga “NUSA TIMOR”)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Skrkipsi ini berjudul “Praktik Akuntansi dan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM di Kota Kupang (Studi pada Industri Rumah Tangga NUSA TIMOR)”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesesuaian praktik akuntansi dan untuk mengetahui kemampuan penyusunan laporan keuangan pada Industri Rumah Tangga NUSA TIMOR. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bidang usaha yang berkembang di masyarakat dan juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan perekonomian nasional di Indonesia. Pesatnya perkembangan UMKM dalam kehidupan masyarakat juga disertai dengan berbagai permasalahan, diantaranya adalah permasalahan pengelolaan keuangan dan permodalan. Penyusunan laporan keuangan sebagai salah satu bentuk praktik akuntansi merupakan aspek penting dalam suatu kegiatan usaha. Namun praktik akuntansi keuangan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masih rendah dan memiliki banyak kelemahan. Fenomena yang ditemui di UMKM adalah pengelolaan laporan keuangan masih kurangnya pemahaman pelaku UMKM dalam bidang akuntansi, sehingga pembukuan UMKM dilakukan dengan cara-cara sederhana dan tidak detail. Akuntansi dapat dipahami sebagai seni pencatatan dan pengikhitsaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi. Sehingga dapat dipahami bahwa praktik akuntansi tentunya juga berkaitan dengan kegiatan operasional, pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan dan juga pelaporan laporan keuangan. Oleh karena itu, setiap kegiatan usaha dapat dikatan telah menerapkan praktik akuntansi apabila telah menjalankan bagian-bagian praktik akuntansi tersebut. Pelaku-pelaku UMKM pada umumnya mengalami kendala dalam melakukan penyusunan laporan keuangan. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya belum adanya pemahaman yang benar tentang laporan keuangan dan cara menyusun laporan keuangan yang baik dan benar sesuai dengan standar akuntansi. Dengan adanya PSAK No. 1, para pelaku UMKM diharapkan semakin dipermudah untuk melakukan pencatatan dan menyususn laporan keuangan dari usahanya. Untuk itu, dalam mengukur kemampuan para pelaku UMKM maka digunakanlah laporan-laporan keuangan yang termasuk dalam PSAK No. 1 sebagai standar pengukurannya. Laporan-laporan keuangan dalam PSAK No. 1 terdiri dari laporan laba rugi, laporan neraca, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas alporan keuangan. Penelitian ini dilakukan pada Industi Rumah Tangga NUSA TIMOR. Salah satu UMKM yang ada di Kecamatan Alak adalah Industri Rumah Tangga “NUSA TIMOR”, yang memproduksi cemilan khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai salah satu UMKM yang ada di Kecamatan Alak, “NUSA TIMOR” juga menerapkan praktik akuntansi dalam kegiatan usahanya. Pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan merupakan bentuk praktik akuntansi yang telah diterapkan oleh Industri Rumah Tangga “NUSA TIMOR”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung kepada pemilik usaha yang sekaligus menangani bagian keuangan dan dengan cara dokumentasi yaitu dengan mendapatkan data keuangan dari pemilik usaha. Hasil dari penelitian ini adalah praktik akuntansi yang dilakukan pada IRT NUSA TIMOR sudah dilakukan dengan baik seperti praktik akuntasni UMKM pada umumnya. Selanjutnya, kemampuan penyususnan laporan keuangan yang dilakukan IRT NUSA TIMOR masih bersifat manual dan sederhana serta belum sesuai dengan PSAK No. 1. Kata Kunci: Praktik Akuntansi, Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh tingkat pendidikan dan pemahaman akuntansi terhadap kemampuan penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan SAK ETAP di Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadap kemampuan penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan SAK ETAP. 2) Untuk mengetahui pengaruh pemahaman akuntansiterhadap kemampuan penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan SAK ETAP. Sampel dalam penelitian ini adalah UMKM yang ada di Kabupaten Malaka khususnya 27 responden yang ada di Kecamatan Rinhat. Jenis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Data primer adalah data yang digunakan dalam penelitian yang diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan SAK ETAP. Hal ini dibuktikan dengan thitung lebih besar dari ttabel (14,736>2,052) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,024 0,05). (2) Terdapat pengaruh signifikan pemahaman akuntansi terhadap pelaporan keuangan UMKM berdasarkan SAK ETAP. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar thitung lebih besar dari ttabel (2,418>2,052).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail