ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK penelitian ini berjudul”Analisis efektivitas,kontribusi, dan trend retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang” tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat efektivitas retribusi daerah dan juga tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu di daerah kota kupang tahun 2017-2021. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah dan juga tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu terhadap pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021. (3) trend retribusi daerah kota kupang selama 5 tahun kedepan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan retribusi daerah di kota kupang tahun 2017-2021. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah selama tahun 2017 hingga tahun 2021 masuk dalam kategori tidak efektif, dan juga rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum dengan kategori tidak efektif, retribusi jasa usaha dengan kategori tidak efektif, dan retribusi perizinan tertentu dengan kategori tidak efektif. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah kota kupang selama tahun 2017 hingga tahun 2021 rata-rata sangat kurang berkontribus dan tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis retribusi jasa umum dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi jasa usaha dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi perizinan tertentu dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD. (3) trend penerimaan retribusi daerah selama 5 tahun kedepan mengalami penurunan setiap tahunnya atau disebut trend negar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia merupakan faktor utama dalam menentukan tujuan sebuah organisasi. Salah satu langkah strategis untuk mengembangkan kemampuan organisasi yakni upaya penyempurnaan perilaku manusia sebagai sumber daya yang memegang peranan penting dalam menyelenggarakan tugas- tugas organisasi, sehingga berdasarkan penjelasan tersebut perlu diketahui bahwa sumber daya manusia memiliki peranan dan posisi yang sangat strategis dalam suatu organisasi, artinya unsur manusia memegang peranan penting dalam melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan organisasisecara efektif, efisien, dan produktif.Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia.
Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan organisasi. Walaupun banyak sumber daya, sarana dan prasarana lainnya, tanpa ada sumber daya manusia maka kegiatan organisasi tersebut tidak akan berjalan dengan baik.Untuk nenentukan kualitas suatu organisasi maka perlu untuk melihat suatu Kinerja Pegawai. Untuk itu perlu dilakukan penilaian kinerja secara periodik yang berorientasi pada masa lalu atau masa yang akan datang. Penilaian disini dimaksudkan untuk mengetahui apakah bentuk kerja dari pegawai sudah memenuhi standar kerja yang diharapkan atau belum. Oleh sebab itu Kinerja pegawai dapat mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikan kontribusi kepada organisasi atau instansi tersebut. Setiap pekerjaan memiliki kriteria pekerjaan yang spesifik, atau dimensi kerja yang mengidentifikasi elemen-elemen yang paling penting dari suatu pekerjaan. Organisasi atau instansi perlu mengetahui berbagai kelemahan dan kelebihan pegawai, hal ini dilihat berdasarkan pada banyaknya faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya kurangnya disiplin karyawan dan tingginya beban kerja yang diberikan organisasi atau instansi tersebut.
Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut maka perlu bagi instansi atau organisasi untuk mempertimbangkan serta memperbaiki kelemahan dan menguatkan kelebihan dalam rangka meningkatkan produktifitas dan pengembangan pegawai sehingga kinerja pegawai pada setiap instansi harus dioptimalkan demi tercapainya tujuan organisasi atau instansi tersebut.
Dari penjelasan tersebut diatas maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meganaisis apakah terdapat pengaruh disiplin kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai. Objek yang peneliti akan teliti dalam penelitan ini adalah pada kantor Kecamatan Maulafa dan sampel yang dijadikan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada pada kantor Kecamatan Maulaf yaitu sebanyak 24 orang pegawai.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan menyatakan bahwa secara terpisahterdapat pengaruh dan signifikan Disiplin Kerja (X1) terhadap Kinerja pegawai (Y) pada Kantor Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (β1) sebesar 0.484 yang artinya bahwa jika Disiplin Kerja mengalami peningkatan 1 poin maka Kinerja Pegawai akan bertambah. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Selain dari pada itu hasil penelitian ini dibuktikan dari uji t menunjukan tingkat signifikan sebesar 0.000 < 0.05 dan t hitung sebesar 4.201 > t tabel sebesar 1.721. Sedangkan untuk variabel beban kerja terdapat pengaruh yang signifikan Beban Kerja (X2) terhadap Kinerja pegawai (Y) pada Kantor Kecamatan Maulafa Kota Kupang.Hal ini dibuktikan dengan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi(β2) sebesar 0.295 yang artinya bahwa jika Beban Kerja mengalami peningkatan 1 poin maka Kinerja Pegawai akan bertambah. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif Beban terhadap Kinerja Pegawai.Selain dari pada itu hasil penelitian ini dibuktikan dari uji t menunjukan tingkat signifikan sebesar 0.021 < 0.05 dan t hitung sebesar 2.503> t tabel sebesar 1.721.
Sehingga Berdasarkan hasil analisis yang dilakaukan oleh peneliti maka dapat memberikan beberapa saran bagi Kantor Kecamatan Maulafa dimasa yang akadatang, oleh karena itu hal yang perlu untuk diperhatikan oleh Kantor Kecamatan Maulafa berkaitan dengan disiplin kerja adalah kuantitas kerja pegawai, selain dari pada itu perlu adanya pengawasan yang ketat dan sanksi yang keras agar pegawai lebih disiplin dalam mematuhi peraturan kantor.
Sedangkan untuk beban kerja pegawai, hal yang perlu untuk diperhatikan oleh Kantor Kecamatan Maulafa adalah harus lebih meningkatkan hal-hal yang menyangkut dengan penggunaan waktu kerja untuk menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawab mereka, sehingga mereka dapat menggunakan waktu kerja dengan sebaik mungkin agar dapat meningkatkan kenerja pegawai
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ASING INVASIF PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG
2021/2022
Malese M, A.)* Hendrik A,Ch.)** Daud, Y.)**
Tumbuhan asing invasif dikenal sebagai jenis yang mengancam integritas alam maupun semi alam dan memberikan dampak buruk yang luar biasa pada komunitas flora maupun fauna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asing invasif dan kepadatan tumbuhan asing invasif yang dominan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang. Pencuplikan tumbuhan menggunakan metode survey eksplorative (jelajah). Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, Parameter analisis vegetasi yag digunakan adalah Kerapatan (K), Kerapatan Relatif (KR) Frekuensi (F), dan Frekuensi Relatif (FR). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang terdapat 1816 individu 23 jenis, dan 14 famili. Tumbuhan asing invasif yang memiliki nilai INP tertinggi adalah Choromolaena odorata yaitu (23,09%) dan Chottochloa nodosa yaitu (yaitu 22,53). Yang memiliki nilai kerapatan (K) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa (30,25%), dan nilai kerapatan relatif (KR) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa yaitu (12,55%). Nilai frekuensi (F) tertinggi yaitu Choromolaena odorata (0,84%), nilai frekuensi relatif (FR) tertinggi yaitu (13,47%).Spesies Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman (2,92%). Sesuai dengan pernyataan Shannon Winner yaitu apabila 1≤ H’≤ 3 maka dikatakan keanekaragaman spesiesnya sedang. Oleh karena itu, spesies Jenis Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang tergolong melimpah sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam permasalahan pokoknya diteliti penulis ialah Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Bagaimana Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor penyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Untuk Mengetahui Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Jenis penilitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut.
Hasil penelitian menujukan sebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian sabung ayam:
1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana sabung ayam
a. Hobi para terdakwa.
b. Terdakwa mendapatkan keuntungan.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana sabung ayam
a. Terdakwa menelpon temannya untuk melaksanakan sabung ayam.
b. Terdakwa membuka arena perjudian sabung ayam ditempat umum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat.
c. Setiap peserta judi sabung ayam yang membawa kendaraan disimpan dirumah Terdakwa.
d. Terdakwa menyediakan semua perlengkapan yang akan dibutuhkan pada saat sabung ayam.
e. Sebelum judi sabung ayam dimulai Para pemilik ayam mencocok kedua ayam terlebih dahulu.
f. Setiap peserta taruhan yang menang wajib menyerahkan uang kemenangan kepada wasit dan terdakwa.
3. Akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana perjudian sabung ayam
a. Terdakwa ditahan.
b. Terdakwa dikenai pidana penjara dan denda serta dibebankan biaya perkara
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TEKNIK BANTINGAN PADA PESERTA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI-
TUNGGAL HATI MARIA (THS-THM)
Alexander O. Kaleb Bhega1*, Agustinus J. Nafie2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Teknik bantingan dalam pencak silat merupakan metode dan strategi serangan pada jarak jangkau dekat yang dilakukan dengan menangkap salah satu komponen tubuh lawan untuk selanjutnya dilakukan dengan cara mendorong atau menarik kemudian mengempaskan atau menjatuhkan lawan.Permasalahanyang terjadi di lapangan, seperti pada pusat latihan Organisasi Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere, yaitu kemampuanpesertabelum maksimal dalam melakukan teknik bantingan dan belum sesuai dengan latihan yang diterapkan pelatih.
Tujuan penelitian:Tujuan untuk mengetahuiteknik bantingan pada peserta cabang olahraga Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere.
Metode penelitian:Metode yang digunakan yaitu metodepenelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode dekriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan:Langkah-langkah melakukan teknik bantingan diuraikan dalam aktivitas gerak sebagai berikut:melakukan sikap pasang, tahap pelaksanaan gerak teknik bantingan, pesilatB melakukan serangan dengan teknik pukulan/tendangan, selanjutnya pesilat A menghinar lalu menangkap tangan/kaki pesilat B,tahap selanjutnya dengan gerakan cepat pesilat A mengangkat lalu memutar dan membanting tubuh lawan (pesilat B) hingga terjatuh tanpa reaksi balasan dari lawandengan durasi waktu reaksi kurang lebih 3 sampai 5 detik.
Simpulan:Peserta mampu menerapkan teknik bantingan dengan baik dan menguasai teknik melakukan bantingan dengan koordinasi gerak yang cepat dan tepat. Sehingga hasil yang didapat dalam melakukan bantingan sudah maksimal, efektif dan efisien.
Katakunci:Pencak silat; Teknik bantingan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan
Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di
bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan
pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk
mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-
Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan
jasa travel Malaka-Kupang
Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat
kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang.
Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan
rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner
yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data
mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f),
dan koefisien determinasi (R2)
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai
setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu
404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam
kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan
nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6,
dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori
tinggi.
Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1
+ 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar
0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka
kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan
Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel
mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya
jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan
pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan
Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan
travel mandiri expres akan semakin tinggi.
Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti
dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka
Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti
menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis
oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui
pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya.
Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar
dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan
metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman
yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan
pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Kecepatan dan ketepatan shooting merupakan kemampuan
penting dalam sepak bola untuk mencetak gol. Pada Club Putra Sikumana, masih
sering terjadi kesalahan saat pemain melakukan shooting akibat rendahnya akurasi
kecepatan dan ketepatan. Model permainan target dipilih sebagai solusi karena
dapat melatih konsentrasi dan ketepatan sasaran.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Tingkat Kecepatan Dan Ketepatan
Shooting Sepak Bola Melalui Model Permainan Target Pada Klub Putra
Sikumana.
Metode penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan experiment. Subjek penelitian adalah 12 pemain Club Putra
Sikumana. Data dikumpulkan melalui tes shooting dan dianalisis dengan statistic
deskriptif menggunakan SPSS 22
Hasil dan pembahasan: Tingkat Kecepatan dan Ketepatan Shooting Sepak Bola
Melalui Model Permainan Target Pada Club Putra Sikumana yang berkategori
baik sekali 2 orang atau 13,3%, baik 3 orang atau 33,3%, cukup 2 orang atau
13,3%, kurang 3 orang2
skor adalah 3,20 dengan nilai tengah 3,05 dan mode 3,55. Setelah penerapan
model permainan target.
Simpulan: Tingkat Kecepatan dan Ketepatan Shooting Sepak Bola Melalui
Model Permainan Target Pada Club Putra Sikumana adalah baik dengan
pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori baik ( 33,3%.)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk pertama mengeksplorasi pemahaman para pemuda-pemudi pelaku seks bebas di Jemaat Silo Naikoten 1 tentang tubuh. Kedua menjelaskan makna esensial dari Teologi Tubuh Paus Yohanes Paulus II terhadap para pemuda-pemudi pelaku seks bebas. Penelitian ini memakai metode kualitatif dan terdiri dari 10 sampel terdapat 5 laki-laki dan 5 perempuan. Penulis juga mengkaji dan mendalami berbagai sumber yang berhubungan dengan tema tulisan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pemuda-pemudi Jemaat Silo Naikoten 1 tentang makna tubuh itu beragam seperti menganggap tubuh sebagai objek pemuas nafsu, penghasil uang, struktur kehidupan. Dimana para pelaku seks bebas melihat kalau tubuh itu di pandang sebagai objek yang bisa untuk memuaskan nafsu badani mereka terlebih lagi mereka juga memandang kalau tubuh itu indah dan bisa diperjual belikan sehingga tidak melihat sebagai sebuah ciptaan Allah yang kudus.
Berdasarkan pemahaman Paus Yohanes Paulus II tentang tubuh maka Teologi Tubuh melahirkan sebuah refleksi iman tentang makna seksual manusia. Pemaparan ajaran dalam Teologi Tubuh hendak mengajak umat beriman dan menanggapi berbagai perilaku dan gagasan menyimpang tentang pemahaman umum manusia tentang tubuh dalam perspektif iman. Hakikat tubuh sering diasumsi secara keliru. Tubuh dipandang sebagai objek pemuas seksual dan mengandung unsur komoditi dalam perekonomian.
Oleh karena itu hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pertama tubuh bukan lagi sebuah objek seksual dan sebagai alat untuk diperjual belikan. Kedua tubuh bukan lagi seonggok daging melainkan tubuh merupakan cara kita untuk berkomunikasi. Karena itu tubuh yang hadir merupakan sebuah kesatuan antara tubuh dengan pribadi ini tergambar dalam bahasa dalam tubuh yang tercetak saat manusia dilahirkan. Tubuh dapat mengungkapkan apa yang tak terlihat menjadi terlihat, sehingga tubuh memiliki nilai keluhuran dan keilahiannya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi: “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Obstruction Of Justice Oleh Advokat”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Mengapa putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction of Justice oleh Advokat ada yang dijatuhi putusan pemidanaan dan ada yang dijatuhi putusan bebas”? Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahuai alasan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction of justice Oleh Advokat. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian hukum normative yaitu dengan mengkaji putusan Nomor : 90/Pid.Sus/Tpk/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 13/PID.SUS-TPK/2019/PT.DKI, putusan Nomor : 3328 K/Pid.Sus/2019, putusan Nomor : 78 PK/Pid.Sus /2021, putusan Nomor : 9/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 23/Pid.Sus-TPK/2018/PT.DKI dan putusan Nomor : 3315 K/Pid.Sus/2018, putusan Nomor : 294 PK/Pid.Sus/2021. Penelitian ini menggunakan dua variable yaitu variable bebas dan terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim terhadap perkara Obstruction of Justice oleh Advokat dan Variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat . Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder,dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka: Alasan Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : Alasan penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana korupsi. 2. Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Alasan penjatuhan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana. 2. Perbuatan terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan. Saran dari penelitian ini yaitu: 1. Kepada penegak hukum, seharusnya menaruh perhatian yang lebih serius dan bersikap profesional untuk menegakkan hukum terhadap pelaku perbuatan menghalangi proses hukum. 2. Kepada advokat sendiri harus menyadari betul bahwa perbuatan menghalangi proses hukum (obstruction of justice) merupakan suatu perbuatan pidana yang kualitas dan bahayanya sama halnya dengan tindak pidana lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi: “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Obstruction Of Justice Oleh Advokat”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Mengapa putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction of Justice oleh Advokat ada yang dijatuhi putusan pemidanaan dan ada yang dijatuhi putusan bebas”? Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahuai alasan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction of justice Oleh Advokat. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian hukum normative yaitu dengan mengkaji putusan Nomor : 90/Pid.Sus/Tpk/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 13/PID.SUS-TPK/2019/PT.DKI, putusan Nomor : 3328 K/Pid.Sus/2019, putusan Nomor : 78 PK/Pid.Sus /2021, putusan Nomor : 9/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 23/Pid.Sus-TPK/2018/PT.DKI dan putusan Nomor : 3315 K/Pid.Sus/2018, putusan Nomor : 294 PK/Pid.Sus/2021. Penelitian ini menggunakan dua variable yaitu variable bebas dan terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim terhadap perkara Obstruction of Justice oleh Advokat dan Variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat . Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder,dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka: Alasan Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : Alasan penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana korupsi. 2. Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Alasan penjatuhan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana. 2. Perbuatan terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan. Saran dari penelitian ini yaitu: 1. Kepada penegak hukum, seharusnya menaruh perhatian yang lebih serius dan bersikap profesional untuk menegakkan hukum terhadap pelaku perbuatan menghalangi proses hukum. 2. Kepada advokat sendiri harus menyadari betul bahwa perbuatan menghalangi proses hukum (obstruction of justice) merupakan suatu perbuatan pidana yang kualitas dan bahayanya sama halnya dengan tindak pidana lainnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI JARAK PENDEK MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP ANGKASA Alexander Try Susanto Tenggo1*, Ramona Mathias Mae2, AlventurBaun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di SMP Angkasa Kupang pada kelas VII saat melakukan pengamatan, siswa-siswi tersebut masih banyak mengalami kesulitan dalam menerima materi pembelajaran lari jarak pendek yang telah diajarkan oleh guru. Hal tersebut dikarenakan proses pembelajaran lari jarak pendek di SMP Angkasa Kupang yang terlalu monoton. Siswa hanya di suruh melakukan pratek lari jarak pendek kemudian lansung dinilai oleh guru. Dengan cara pembelajaran tersebut banyak siswa yang kurang antusias, kurang bersemangat dan cenderung sering melakukan praktek tanpa mengetahui teknik dasar dalam melakukan lari jarak pendek setelah itu selesai.Proses pembelajaran lari jarak pendek guru fokus dengan pembelajaran pada materi dan monoton sehingga belum adanya pendekatan pembelajaran bermain yang menekankan pada hasil belajar lari jarak pendek yang kurang maksimal. Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain pada pembelajaran penjasorkes di SMP Angkasa. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dan ada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Peneliti menggunakan 2 siklus Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran penjas pada materi lari jarak pendek. Hasil penelitian lari jarak pendek melalui pendekatan bermain memasukan bola kedalam kotak pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kupang di peroleh rata-rata ketercapaian pada siklus 1 sebesar 63,5, rata-rata pada siklus 2 sebesar 87,5. Simpulan:Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan bermain memasukan bola kedalam kotak pada pembelajaran lari jarak pendek dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VII di Smp Angkasa Kupang tahun ajaran 2022/2023 sudah sangat meningkat. Katakunci:Meningkatkan; Hasil belajar;Lari jarak pendek;Pendekatan bermain
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI JARAK PENDEK MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP ANGKASA Alexander Try Susanto Tenggo1*, Ramona Mathias Mae2, AlventurBaun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di SMP Angkasa Kupang pada kelas VII saat melakukan pengamatan, siswa-siswi tersebut masih banyak mengalami kesulitan dalam menerima materi pembelajaran lari jarak pendek yang telah diajarkan oleh guru. Hal tersebut dikarenakan proses pembelajaran lari jarak pendek di SMP Angkasa Kupang yang terlalu monoton. Siswa hanya di suruh melakukan pratek lari jarak pendek kemudian lansung dinilai oleh guru. Dengan cara pembelajaran tersebut banyak siswa yang kurang antusias, kurang bersemangat dan cenderung sering melakukan praktek tanpa mengetahui teknik dasar dalam melakukan lari jarak pendek setelah itu selesai.Proses pembelajaran lari jarak pendek guru fokus dengan pembelajaran pada materi dan monoton sehingga belum adanya pendekatan pembelajaran bermain yang menekankan pada hasil belajar lari jarak pendek yang kurang maksimal. Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain pada pembelajaran penjasorkes di SMP Angkasa. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dan ada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Peneliti menggunakan 2 siklus Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran penjas pada materi lari jarak pendek. Hasil penelitian lari jarak pendek melalui pendekatan bermain memasukan bola kedalam kotak pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kupang di peroleh rata-rata ketercapaian pada siklus 1 sebesar 63,5, rata-rata pada siklus 2 sebesar 87,5. Simpulan:Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan bermain memasukan bola kedalam kotak pada pembelajaran lari jarak pendek dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VII di Smp Angkasa Kupang tahun ajaran 2022/2023 sudah sangat meningkat. Katakunci:Meningkatkan; Hasil belajar;Lari jarak pendek;Pendekatan bermain
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Sistematika buku Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 15 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Tinjauan Umum Penelitian; Jenis-Jenis Penelitian; Proses Penelitian; Masalah Penelitian; Teori Sebagai Dasar Pemikiran; Hipotesis; Populasi dan Sampel; Pengumpulan Data; Variabel Penelitian; Instrumen Penelitian; Analisis Data Kualitatif; Analisis Data Kuantitatif; Teknik Pemeriksaan Keabsahaan Data; Pembahasan, Kesimpulan, dan Rekomendasi; dan Penulisan Laporan Penelitian.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Grappling with grammar? Struggling with punctuation? Whether you′re writing an essay or assignment, report or dissertation, this useful guide shows you how to improve the quality of your work at university – fast – by identifying and using the correct use of English grammar and punctuation in your academic writing. Using tried and tested advice from student workshops, Alex Osmond shares practical examples that illustrate common mistakes, and shows you how to avoid them. You’ll also discover guidance on: Writing structure – the what and how of crafting sentences and paragraphs Conciseness – how to express your point succinctly and clearly, showing you understand the topic Effective proofreading – the importance of the final ‘tidy up’, so your work is ready to hand in Referencing – common systems, and how to reference consistently (and avoid plagiarism). This new edition also includes separate chapters on critical thinking and referencing, exploring each topic in more detail, and learning outcomes in every chapter, so you can identify what new skills you’ll take away. The Student Success series are essential guides for students of all levels. From how to think critically and write great essays to planning your dream career, the Student Success series helps you study smarter and get the best from your time at university. Visit the SAGE Study Skills hub for tips and resources for study success!
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Manajemen operasional merupakan satu fungsi manajemen yang sangat penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Bidang ini berkembang sangat pesat terutama dengan lahirnya inovasi dan teknologi baru yang diterapkan dalam praktik bisnis. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah melirik dan menjadikan aspek-aspek dalam manajemen operasi sebagai salah satu senjata strategis untuk bersaing dan mengungguli kompetitornya. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yaitu : Bab 1 Pemahaman Operasi Produksi Bab 2 Strategi Operasi Produksi dan Produktivitas Bab 3 Peramalan (Forecasting) Bab 4 Penentuan Lokasi Suatu Pabrik (Plant Location) Bab 5 Penyusunan Tata Letak Bab 6 Desain Proses Bab 7 Pemeliharaan (Maintenance) Bab 8 Manajemen Persediaan Bab 9 Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management) Bab 10 Manajemen Kualitas
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Terorisme”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Janis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunaka variabel bebas dan terikat. Vriabel bebas dalam penelitian ini adalah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban adalah : Akibat hukum terhadap pelaku adalah : Pelaku dipidana penjara. membayar biaya perkara Pelaku membayar biaya perkara Pelaku mengikuti Program Deradikalisasi Akbat hukum bagi korban adalah : Korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia Korban merasa takut dan meninggalkan Aceh. Saran, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam melakukan pemberantasan terorisme supaya tercapainya suasana aman, nyaman, dan tidak adanya pihak-pihak yang dirugikan. Kepada lembaga hukum pemerintah harus memberikan hukuman yang sesuai atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku tindak pidana terorisme secara adil dan memiliki efek jera, sehingga kasus terorisme dapat dihilangkan di negara Indonesia dan tetap melakukan program deradikalisasi terhadap pelaku tindak pidana terorisme. Kata Kunci : Tindak Pidana, Terorisme, Akibat Hukum
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Terorisme”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Janis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunaka variabel bebas dan terikat. Vriabel bebas dalam penelitian ini adalah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban adalah : Akibat hukum terhadap pelaku adalah : Pelaku dipidana penjara. membayar biaya perkara Pelaku membayar biaya perkara Pelaku mengikuti Program Deradikalisasi Akbat hukum bagi korban adalah : Korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia Korban merasa takut dan meninggalkan Aceh. Saran, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam melakukan pemberantasan terorisme supaya tercapainya suasana aman, nyaman, dan tidak adanya pihak-pihak yang dirugikan. Kepada lembaga hukum pemerintah harus memberikan hukuman yang sesuai atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku tindak pidana terorisme secara adil dan memiliki efek jera, sehingga kasus terorisme dapat dihilangkan di negara Indonesia dan tetap melakukan program deradikalisasi terhadap pelaku tindak pidana terorisme. Kata Kunci : Tindak Pidana, Terorisme, Akibat Hukum
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Sistem informasi dan teknologi telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis Internet, memainkan peranan penting dan makin luas dalam bisnis. Memasuki abad ke-21 ini kemajuan teknologi sangat pesat di dalam segala bidang termasuk dalam SIM Banyak Perusahaan yang telah mengunakan SIM yang terkomputerisasi dan mengambil keuntungan dari SIM yang terkomputerisasi. Tetapi juga terdapat perusahaan yang masih menggunakan SIM yang masih manual dengan kelemahan dan kelebihannya. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Dasar Sistem Informasi Bab 2 Komponen Sistem Informasi Manajemen Bab 3 Penggunaan dan Pengelolaan Sistem Informasi Bab 4 Sistem Informasi Pemasaran Bab 5 Model Sistem Umum Perusahaan Bab 6 Manajer dan Sarana Pengambilan Keputusan Bab 7 Pemanfaatan Teknologi pada Sistem Informasi Bab 8 Peranan Komputer dalam Pasar, Produksi dan Jasa Bab 9 Perusahaan Digital: e-Commerce dan e-Business Bab 10 Infrastruktur Teknologi Informasi