Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: ROI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Sedeh. M)* Rafael. A)** Bullu, N. I** Bintang laut merupakan kelas dari filum Echinodermata yang memiliki tubuh simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan serta tidak memiliki rangka yang membantu pergerakannya. Bintang laut memiliki manfaat ekonomis yaitu bisa dijadikan obat untuk penyakit asma. Beberapa dari jenis bintang laut juga bisa dijadikan sebagai hiasan akuarium serta dapat dijadikan sebagai souvenir karena memiliki warna yang cerah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman jenis bintang laut di pantai Mbali Desa Mbali Lendeiki Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line Transect. Sedangkan teknik penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan area sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelirtian di pantai Mbali, bintang laut yang di temukan berjumlah 2 famili yaitu famili Ophidiasteridae dan Oreasteridae. Yang terdiri dari 7 spesies yaitu Linckia multifora, Linckia laevigata, Protoreaster nodosus, Protoreaster multispinus, Protoreaster sp, Culcita novaeguineae, dan Nardoa tuberculata. Indeks keanekaragaman bintang laut pada transek I, II,III,IV dan V di pantai Mbali tergolong sedang kerena menunjukan nilai H’ = 1.75. Sedangkan indeks kelimpahan, kelimpahan relatif, dan indeks dominasi tertinggi terdapat pada spesies Linckia laevigata yakni dengan nilai 5,8 ind/m2, 28,15%, 0,07. Kata Kunci : Asteroidea, Keanekaragaman jenis Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BINTANG LAUT (ASTEROIDEA) DI PANTAI WELOLO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BINTANG LAUT (ASTEROIDEA) DI PANTAI WELOLO Lipiwata, Y.A)* Rupidara ,A. D. N)** Ngginak, J)** Lokasi Pantai Welolo berada tepat di Desa Mausamang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Lokasi yang memiliki substrat seperti pasir putih, terumbu karang, hutan mangrove dan lamun. Hasil wawancara sebelumnya bahwadi Pantai Welolo bahwa terdapat juga beberapa spesies yang biasa ditemukan seperti seperti spesies Archaster typicusdanProstoreaster nodosus. Selanjutnya, dijelaskan bahwa masyarakat Desa Mausamang juga memanfaatkan lendir dari Bintang Laut untuk mengobati luka pada tubuh dengan tujuan mengurangi keluarnya darah pada luka tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea) di Pantai Welolo. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 September sampai dengan 4 Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek ploting sistematis yang menggunakan 3 transek dengan jarak masing-masing transek 70 m. Pada tiap transek dibuat 4 plot dengan ukuran5 x 5 m, dengan jarak antara plot 10 m. Pembagian transek ditentukan berdasarkan substrat yaitu transek 1 (substrat berpasir), transek 2 (substrat lamun) dan transek 3 (substrat berkarang). Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, penghitungan, pengukuran dan pengambilan sampel di lapangan. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, ditemukan tiga spesies Asteroidea yaitu spesies Protoreaster nodusus, Linckia laevigata dan Archaster typicus dengan jumlah total sebanyak 121 individu. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Shannon Wienner diperoleh nilai H’ pada T1 (0.81), T2 (0,70), T3, (0,36). Jumlah spesies yang diperoleh T1 (3), T2 (3), T3, (2). Sehingga berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman maka hasil indeks keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Welolo rendah. Hasil analisis kelimpahan diketahui Spesies Protoreaster nodusus lebih banyak ditemukan dengan nilai 2,44 ind/m2. Hal ini karena kondisi Pantai Welolo terdapat banyak substrat pasir dan lamun yang merupakan habitat yang cocok untuk kehidupan Protoreaster nodusus. Indeks dominasi dari ketiga spesies kurang dari 0,50, sehingga tidak ada spesies yang mendominasi. Hal ini Maka Perlu adanya pelaksaanaan beberapa tindakan pencegahan untuk membatasi aksesibilitas masyarakat terhadap sumber daya laut dengan tujuan melindungi persediaan keanekaragaman hayati khususnya Bintang Laut (Asteroidea), sehingga tetap terjaga kestabilan kehidupan dari Bintang Laut Kata kunci : Keanekaragaman, Kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea) Keterangan * : Peneliti ** : Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP GILL NET DI KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Yapdilson Rianto Nubatonis(15380011)Analisis Usaha Perikanan Tangkap Gill Net Di Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan: Alfred G. O. Kase., S.Pi, M.Si, Ph.D,Rockie R. L. Supit., S.Pi., M.Si sebangai pembimbing Idan II.Progam studi Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Potensi sumber daya Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Timor Tengah Selatan terdiri dari wilayah laut untuk perikanan tangkap dan wilayah daratan untuk perikanan budidaya kolam. Kecamatan Kualin terdiri dari 8 Desa utama, dengan 3 desa yang secara geografis terdapat di daerah pesisir Karakteristik pantai pada Kecamatan Kualin cukup unik karena tipe substrat pantai adalah bebatuan kecil yang memiliki warna yang beragam sehingga memberikan keindahan. Selain itu, usaha penangkapan ikan di Kecamatan Kualin cukup baik Hal itu didukung dengan adanya sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan penangkap ikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha perikanan tangkap Gillnet yang meliputi Return On Invesment (ROI), Benefit Cost Ratio(B/C) dan Break Event Point (BEP) di Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah selatan. Penelitian menggunakan metodesurvei dan observasi Hasil penilitian menunjukan Nilai return of investmen (ROI) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap gillnet adalah sebesar 4.69. Sedangkan nilai B/C Rasio pertahun yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap gillnet adalah sebesar 5.81.Dan nilai Break Even Point (BEP) nelayan dengan menggunakan alat tangkap gillnet di Desa Kualin, Desa Oni dan Desa Tuapakasakan mencapai titik impas, BEP produksi pada penjualan sebanyak 1.290 kg dan BEP harga akan mencapai titik impas pada level harga minimum Rp. 37.143 pada penjualan total produksi 42 kg ikan. Kata kunci: Gillnet, return of investmen (ROI), B/C Rasio, Break Even Point (BEP), Kualin

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS USAHA PEDAGANG IKAN DI PASAR IKAN PASIR PANJANG KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GORDIANUS PIRU (15380038) Analisis Usaha Pedagang Ikan di Pasar Ikan Pasir Panjang Kota Kupang: ALFRED G. O. KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D dan BEATRIX M. REHATTA, S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perikanan merupakan salah satu komoditas yang potensial di daerah Nusa Tenggara Timur. Kondisi geografis ini sangat menguntungkan dan memungkinkan Nusa Tenggara Timur sebagai daerah sentra produksi perikanan Kota Kupang memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat baik di Kelola dan dimanfaatkan oleh para pedagang ikan dalam usaha meningkatkan ekonomi keluarga dengan usaha dagang ikan di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil usaha pedagang ikan di Pasar Pasir Panjang Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang didukung menggunakan metode survey dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Metode analisis data menggunakan persamaan yaitu, pendapatan bersih, Return on Investment (ROI), Break Even Point (BEP), Benefit Cost Ratio (BCR). Hasil penelitian menunjukkan Nilai return on investmen (ROI) yang diperoleh dalam usaha penjualan ikan di pasar ikan Pasir Pasir Panjang yaitu 1,34. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penjualan ikan di pasar ikan Pasir Pasir Panjang layak untuk dijalankan. Nilai B/C Rasio perbulan yang diperoleh dalam usaha penjualan ikan di pasar ikan Pasir Pasir Panjang yaitu 7,29. Angka ini menunjukan secara ekonomis usaha usaha penjualan ikan di pasar ikan Pasir Pasir Panjang layak untuk dijalankan. Nilai Break Even Point (BEP) usaha penjualan ikan di pasar ikan Pasir Pasir Panjang akan mencapai titik impas, BEP produksi pada penjualan sebanyak 31 kg dan BEP harga akan mencapai titik impas pada level harga minimum Rp.47.000 pada penjualan total produksi 34 kg. Kata Kunci : Pasar Ikan, ROI, BEP, BCR.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KONDISI BIOEKOLOGI BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA TANARAING KECAMATAN RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Feri kawodu nunu (16384028) Analisis Kondisi Bioekologi Budidaya Rumput Laut Di Desa Tanaraing Kecamatan Rindi Kabupaten Sumba Timur.Wilson L.Tisera,S.Pi.,M.Si.,Ph.D dan Rockie R.L.Supit,S.Pi.,M.Si(sebagai pembimbing 1dan 11).Program Studi,Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka jenis dan jumlah yang ditemukan di zona intertidal di perairan Desa Tanaraing Kabupaten Sumba Timur pada ketiga transek berbeda-beda. Secara keseluruhan terdapat 4 jenis kelas (Echinoidea), 2 jenis dari kelas (asteroidea), 3 jenis dari kelas (Ophiuroidea).Jenis makroalga di perairan desa tanaraing berdasarkan penelitian yang telah di laksanakan maka jenis dan jumlah yang ditemukan di zona intertidal di perairan desa tanaraing pada ketiga transek berbeda-beda.secara keseluruhan terdapat 2 jenis Hypnea sp, 2 jenis dari kelas Acanthopora spicifera, 2 jenis dari kelas Amphiroa fragilissima, 1 jenis dari kelas Caulerpa sp, 2 jenis dari kelas Gracilaria salicornia. Habitat Lamun di perairan Desa Tanaraing yang paling dominan adalah pasir berlumpur. Transek 1 merupakan kawasan yang berpasir dan berlumpur transek ini ditemukan 6 jenis lamun yaitu Halodule pinifolia, Cymodocea serrulata, Cymodocea rotundata, Enhalus acaroides, Syringodium isoetifolium, Thalassia hemprichii. Pada transek 2 ditemukan 5 jenis lamun yaitu Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia, Syringodium isoetifolium, enhalus acaroides, thalassia hemprichii, dan transek 3 ditemukan 4 jenis lamun yaitu halodule pinifolia, Cymodea serrulata, Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium. Kata kunci : Cymodea serrulata, Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium, Lamun, Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia, Syringodium isoetifolium, enhalus acaroides, thalassia hemprichii, Tanaraing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MARI BERSAAT TEDUH Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemahaman dan Pelaksanaan Saat Teduh serta Implikasinya bagi Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam kehidupan umat Kristen, beribadah kepada Allah melalui Yesus Kristus merupakan salah satu bentuk ucapan syukur atas karya penyelamatan yang dilakukan bagi umat manusia dan dunia ini. Selain itu, beribadah juga dapat membantu umat Kristen agar dapat membangun hubungan yang erat dengan sang pencipta. Salah satu hal yang dapat membantu umat kristen membangun hubungan yang erat dengan sang pencipta ialah saat teduh dalam liturgi kebaktian. Namun dalam realitas yang terjadi, saat teduh masih sering diabaikan dalam liturgi kebaktian. Contohnya ialah pada pelaksanaan saat teduh di Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana. Melihat masalah yang terjadi diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih dalam untuk mengetahui gambaran umum jemaat, pemahaman jemaat terhadap saat teduh, realita pelaksanaan saat teduh jemaat, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan pelaksanaan saat teduh tersebut. Dari point-point di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih dengan tujuan agar dapat menolong dalam mencari pengertian yang mendalam tentang suatu gejala, fakta atau realita masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan narasumber kunci. Dalam penyajian hasil penelitian, penulis menggunakan metode penulisan deskripsi, analisis, dan reflektif. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa Jemaat GMIT Lahairoi Tuaksabu Lasiana memiliki pemahaman mengenai saat teduh yang beragam. Pemahaman yang beragam itu kemudian mempengaruhi pelaksanaan saat teduh di jemaat tersebut. Bahkan ada jemaat yang mengakui dirinya sering melalaikan pelaksanaan saat teduh tersebut. Alkitab yang diyakini sebagai sentral dalam ibadah, juga diyakini menjadi dasar refleksi teologis dalam berbagai aspek. Salah satunya ialah untuk merefleksikan saat teduh di dalam pelaksanaan kebaktian jemaat. Selain melihat pendasaran Alkitab, pemahaman teologis tentang saat teduh juga dapat dilihat dari buku-buku dan narasumber ahli berkaitan saat teduh. Dengan demikian dapat membantu jemaat memahami pentingnya saat teduh untuk mengingat penyertaan Tuhan dalam kehidupan jemaat, serta menyadari kerapuhan dalam diri tiap jemaat yang membutuhkan Allah merengkuh kerapuhan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELAYAKAN USAHA GARAM MASAK TRADISIONAL YANG DIPRODUKSI PADA KELOMPOK TIBERIAS KELURAHAN OESAPA BARAT KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABTRAK EMELIA DOIKI RADI (14390017). Keleyakan Usaha Garam Masak Tradisional Yang Diproduksi Pada Tiberias Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang: UMBU P. L. DAWA, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan ALFRED G.O.KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing II. Program studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Unuversitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Garam adalah hasil dari proses penguapan air laut dan bantuan matahari, dimana air laut merupakan tempat bermuaranya sungai, baik sungai besar maupun kecil. Kebutuhan garam nasional semakin meningkat dari tahun ketahun dimana pada tahun 2015 dibutuhkan garam mencapai 3,75 juta ton yang terdiri dari garam konsumsi sebesar 1,31 juta ton dan garam industri 2,44 juta ton. Analisis kelayakan usaha atau disebut juga feasibility study adalah kegiatan menilai seberapa besar manfaat yang diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha. Metode Pengumpulan Data, data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari sumber yang diamati dan pihak yang bersangkutan secara langsung dengan obyek pengamatan yaitu Metode wawancara adalah proses tanya jawab dengan dengan responden secara lisan dimana dua orang atau lebih dan bertatap muka dan mendengarkan secara langsung informasi atau keterangan yang diperlukan,Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Untuk mengetahui kelayakan usaha (aspek ekonomi) pada Kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupamg maka dilakukan analisa B/C (benefit cost rasio), ROI (return of investment), dan BEP (breek event point). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya dan pendapatan pada usaha garam masak di Kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang, Menganalisis kelayakan usaha garam masak di Kelompok Tiberies Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang, menganalisis kendala pada usaha garam masak di Kelompok Tiberies Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya Usaha garam masak tradisional kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat sebesar Rp. 1.435.000 dan pendapatan adalah Rp. 2.000.000, usaha produksi garam skala rumah tangga layak dikembangkan karena memiliki nilai B/C Rasio 1,39 , nilai ROI 0,39 serta BEP produksi 278 kg dan BEP harga Rp .1.435, kendala pada usaha garam masak tradisional kelompok Tiberias adalah pada saat alat yang digunakan untuk produksi terjadi kerusakan Kata Kunci : Kelayakan usaha, Analisis B/C Rasio, Analisis ROI, Analisis BEP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail