ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Strategi Penjualan Terhadap Persaingan Bisnis Pada Cv Tiara Indah Amdk We’mon Kabupaten Malaka. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Analisis Analisis Strategi Penjualan Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Pada CV. Tiara Indah AMDK We’Mon. Tujuan Penelitian yaitu : Untuk mengetahui bagaimana strategi penjualan dalam menghadapi persaingan bisnis pada AMDK. Yang menjadi manfaat akademik dan praktik yaituBagi akademik hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan, sebagai bahan referensi untuk penelitian selanjutnya dan memberikan informasi yang berkaitan tentang strategi penjualan dalam menghadapi persaingan bisnis dan manfaat praktik yaitu Bagi perusahaan, penelitian ini dapat sebagai masukan atau informasi tambahan bagi perusahaan dan akan menjadi bahan perimbangan untuk menetapkan kebijakan dalam menghadapi persaingan bisnis.
Yang menjadi konsep dalam penelitian adalah Periklanan (Advertising) dipandang sebagai kegiatan penawaran kepada suatu kelompok masyarakat baik secara lisan maupun dengan penglihatan tentang suatu produk, jasa atau ide.Penjualan pribadi ini berkaitan dengan penggunaan salesman untuk menjual produk suatu perusahaan. Sedangkan definisi Personal sellingadalah interaksi antar individu, saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saking menguntungkan dengan pihak lain. Publisitas adalah penempatan berupa artikel, tulisan, foto, atau layanan visual yang sarat nilai berita baik karena luar biasa, penting atau mengandung unsur-unsur emosional, kemanusiaan dan humor.Secara garis besar bertujuan untuk memusatkan perhatian terhadap suatu tempat, orang atau suatu institusi yang biasanya melalui penerbitan umum.
Jadi publisitas informasi yang disebarluaskan ke masyarakat melalui media tanpa dipungut biaya untuk meningkatkan permintaan. Promosi penjualan merupakan
insentif jangka pendek untuk mendorong, mencoba atau membeli suatu produk. Bentuknya antara lain adalah pemberian sampel, kupon, hadiah dan lain sebagainya. Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel Periklanan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Persaingan Bisnis pada CV Tiara Indah Kabupaten Malaka. Hal ini terlihat dari nilai thitung-0,001 yang lebih kecil dari ttabel sebesar 2,015 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak, yang berarti bahwa variabel Periklanan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Persaingan Bisnis.Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel Penjualan Pribadi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Persaingan Bisnisbidang Produksi Air Mineral Dalam Kemasan. Hal ini terlihat dari nilai t hitung 0,396 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 2,014 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak, yang berarti bahwa variabel Penjualan Pribaditidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Persaingan Bisnis. Disarankan bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel Periklanan,Penjualan Pribadi, Publisitas dan Promosi Penjualan, penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian mengenai analisis strategi penjualan dalam menghadapi persaingan bisnis.
Kata Kunci :Periklanan (X1), Penjualan Pribadi (X2), Publisitas (X3), Promosi Penjualan (X4) dan Persaingan Bisnis (Y)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan dunia usaha dan persaingan bisnis yang semakin ketat dan kompetitif, menuntut dan menyadarkan para pelaku bisnis untuk mampu bersaing. Sistem persaingan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan atau tidaknya suatu bisnis.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh harga terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 2) mengetahui pengaruh periklanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 3) mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua.
Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan sebagai alat tukar untuk memperoleh sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Dalam hubungannya dengan loyalitas pelanggan terutama pada jasa perhotelan kesesuaian harga yang diukur melalui tingkat harga, potongan harga dan metode pembayaran dapat mempengaruhi keinginan konsumen untuk menginap. Ketika harga yang ditawarkan pihak hotel terus sesuai dengan kriteria harga yang mereka inginkan maka akan membuat mereka kambali untuk menginap sehingga akan meningkatkan loyalitas mereka terhadap hotel. Iklan yang diberikan melalui informasi tentang keunggulan atau keuntungan advertising dan public relation dapat mempengaruhi loyalitas konsumen terhadap suatu produk. Dalam kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam sangat erat karena ketika promosi-promosi yang dilakukan selalu efektif dalam menarik minat pelanggan maka dapat mempengaruhi keinginan mereka untuk membeli kembali produk dan jasa yang ditawarkan, maka hal tersebut dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Kualitas pelayanan adalah sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas layanan yang mereka terima. Kualitas pelayanan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi para pelanggan atas layanan yang benar-benar mereka terima. Kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam bidang perhotelan ketika hotel memberikan kualitas pelayanan yang baik dan dapat memuaskan keinginan dari pelanggan, maka hal tersebut akan mempengaruhi keinginan pelanggan tersebut untuk kembali menginap dan menggunakan jasa dari hotel tersebut yang akan berdampak terhadap loyalitas pelanggan dari hotel tersebut. Loyalitas konsumen merupakan komitmen konsumen untuk bertahan secara mendalam dengan tujuan untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan perubahan perilaku.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa Hotel Matahari Atambua sejak tahun 2018 hingga bulan Juli 2022 yakni sebanyak 4.890 orang. Sedangkan teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, Uji t dan Uji F yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 26.0.
Dari hasil analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa, variabel harga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 72,66, variabel periklanan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 73,67, variabel kualitas pelayanan juga berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 68,88, dan variabel loyalitas konsumen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 84,96.
Hasil analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta b sebesar 9.173. Hasil Uji t menunjukkan bahwa harga berpebgaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.762 > nilai t-tabel 1,985,); periklanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.278 > nilai t-tabel 1,985); kualiitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 4.048 > nilai t-tabel 1,985). Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan harga, promosi dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua dengan nilai (F-hitung 6,969 > F-tabel 2,698)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang,telah sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoprasian, data yang digunakan berupa data Dokumentasi yaitu data yang diperoleh secara langsung dari pengurus koperasi dan karyawan koperasi mengenai sejarah perkembangan koperasi dan data laporan keuangan koperasi mencakup laporan neraca, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan serta struktur organisasi koperasi .
Hasil penelitian yang diketahui bahwa secara umum koperasi telah menerapkan PSAK No.27 tentang akuntansi perkoprasian dalam penyajian laporan keuangannya meskipun dalam beberapa hal harus ada perbaikan dalam pola penyajiannya. Hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan keuangan koperasi. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa koperasi telah membuat setidaknya empat dari lima unsur-unsur laporan keuangan yang lengkap dari koperasi yaitu : Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
Berikut kesimpulan secara khusus dari laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang : Berdasarkan dari hasil analisis laporan keuangan yang dilakukan ditemukan bahwa Koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang belum seutuhnya menerapkan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian dalam penyajian laporan keuangan koperasi. Pada neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disajikan koperasi telah sesuai dengan analisis. Ketidaksesuaian laporan keuangan koperasi dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian juga dibuktikan dari laporan keuangan yang disajikan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang tidak lengkap karena hanya menyajikan neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan sedangkan menurut PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian laporan keuangan koperasi terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan promosi ekonomi anggota, dan catatan atas laporan keuangan
Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu belum seutuhnya menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK NO.27,tentang akuntansi perkoperasian adapun item-item yang tidak sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoperasian. antara lain penyajian pada neraca dan laporan sisa hasil usaha koperasi tidak membedakan pencatatan antara transaksi anggota dan non anggota, koperasi masih menyajikan laporan kekayaan bersih, tidak menyajikan laporan promosi ekonomi anggota, serta tidak menjelaskan kebijakan akuntansi dan penjelasan unsur-unsur laporan keuangan dalam menyajikan catatan atas laporan keuangan.Dalam penyajian laporan keuangan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang juga tidak menggabungkan akun kas dan akun bank, tidak memisahkan antara piutang usaha , piutang pinjaman anggota dan pinjaman non-anggota.
Dari kesimpulan dan saran yang disampaikan penulis, hendaknya koperasi memuat penyisihan piuitang tidak tertagih. Memisahkan antara piutang anggota dan non-anggota serta menyajikan seluruh unsur-unsur laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoprasian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA MS GLOW KOTA KUPANG.
Pada dasarnya saluran distribusi merupakan kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudahkan penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen, sehingga penggunanya sesuai dengan yang di perlukan. Menurut Abubakar (2018: 60)Sedangkan menurut Sunyoto (2015 :198) saluran distribusi dapat di artikan sekelompok pedagang dan agen perusahaan yang mengkombinasikan antara pemindahan fisik dan nama dari satu produk untuk menciptakan kegunaan bagi pasar tertentu. Menurut sunyoto (2015:158) promosi merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Dalam promosi terdapat komunikasi yang harus dibangun oleh pihak produsen kepada para konsumennya. Sebab dengan komunikasi yang baik dan jelas, akan memberikan pengaruh positif antara kedua belah pihak dalam rangka membangun saling percaya,tanpa ada rasa curiga satu sama yang lain. Volume penjualan menurut pendapat yang dikemukan oleh John Downes dan Jordan Elliot Goodman yang dikutip oleh Susanto Budidharmo (2000:646), yaitu volume penjualan adalah total penjualan yang didapat dari komoditas yang diperdagangkan dalam suatu masa tertentu. Dan juga menurut Winardi (2001:359), volume penjulan sebagai hasil penjualan yang dinyatakan dalam bentuk kualitatif,fiskal atau volume sedangkan menurut Swastha(2003:141) Apabila perusahaan memiliki produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau secara sistem distribusi yang baik namun tidak mampu memperkenalkan produk secara luas dan merata, maka produk yang dihasilkan tidak akan memiliki nilai jual. disamping
itu, agar konsumen mudah memperoleh produk yang dibutukan maka distribusi merupakan suatu kegiatan yang penting sebgai penghubung antara produsen dan konsumen pengguna atau pengeluaran biaya distribusi berperan sebagai penjual cepat untuk menyalurkan batang atau produk ke tangan pelanggan. Berdasarkan penjulasan diatas maka penelitian ini akan membahas hubungan saluran distribusi dan promosi terhadap volume penjualan pada ms glow kota kupang.dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif,sampel yang berdasarkan karyawan pada ms glow diperoleh sampel sebanyak 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan saluran distribusi dan promosi terhadap volume penjualan ( uji f) dan uji koefisien determinasi (r2) dari hasil penelitian yang dilakukan saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) seacara simultan berpengaruh positif terhadap volume penjualan (Y) pada Ms Glow Kota Kupang Hal yang membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisi regresi linear berganda dan nilai konstanta a sebesar 8.189 sedangkan koefisien regresi b1=0.114,b2 adalah 0. 351 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) terhadap volume penjualan (Y) adalah sebagai berikut : Y = 8,189+0,114X1+ 0,651X2+e Dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstanta sebesar
8,189 artinya jika nilai saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) sama dengan nol, maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 8,189 poin. koefisien regresi (b1) sebesar 0,114 artinya jika saluran distribusi (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 0,114 poin dengan asumsi varibel lainnya konstant.koefisisen regresi (b2) sebesar 0,651 artinya jika promosi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 poin, maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 0,651 poin dengan asumsi variabel ainnya konstant. Hal tersebut menunjukan bahwa variabel saluran distribusi (X1) dan variabel promosi (X2) memiliki
arah pengaruh yang positif terhadap volume penjualan (Y). Uji t pada dasarnya digunakan untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel dependen (priyanto 2011:90). Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 5% (a=0,05), sebagai batasan.kriteria Ttabel = t (a / 2 : n-k-1) = t ( 0,025 : 30 - 2 -1) =27
Ttabel dari 27= 2,052 Kriteria pengujian hipotesis dalam uji koefisien secara parsial (terpisah) adalah sebagai berikut : Jika thitung>ttabel : maka Ha diterima dan H0 ditolak Jika thitung<ttabel : maka Ha ditolak dan H0 diterimaPengujian Hipotesis Pertama : Pengaruh saluran distribusi (X1) Terhadap volume penjualan (Y)Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan 0,020 <
0,05 dan t-hitung 2,466 > t-tabel 2,052 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel saluran distribusi (X1) terhadap volume penjualan (Y) Pengujian Hipotesis Kedua: Pengaruh promosi (X2) Terhadap volume penjualan (Y).Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan t-hitung 5,630> t-tabel 2,052 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh positif antara variabel promosi (X2) terhadap volume penjualan (Y) Di ketahui bahwa F-hitung > Ftabel yaitu 21,206 > 3,34 dan signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak atau saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) seacara simultan berpengaruh positif terhadap volume penjualan (Y) Berdasarkan dari hasil koefisien determinasi dapat diketahui bahwa nilai R = 0,782. Untuk mengetahui besarnya variansi dari volume penjualan dapat dilihat dari nilai Adjusted R Aquare yang diperoleh sebesar 0,611. Hal ini menunjukan bahwa
61,1% variabel volume penjualan (Y) dapat dijelaskan oleh saluran distribusi (X1) dan Promosi (X2) dan sisanya 39,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini:
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN LAYANAN PURNA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA
DI PT. YAMAHA HASJRAT ABADI KUPANG
Salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian motor adalah promosi. Promosi yang menarik dapat meningkatan minat konsumen terhadap produk yamaha tersebut. Selain promosi ada juga layanan purna jual yang disiapkan oleh perusahaan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang memiliki keluhan atau klaim setelah kegiatan jual-beli berakhhir.
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian serta bagaimana pengaruh antara promosi dengan keputusan pembelian dan pengaruh layanan purna jual dengan keputusan pembelian pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang, karena peneliti menemukan terdapat penurunan penjualan yang mengindikasikan bahwa adanya penurunan keputusan pembelian konsumen.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah lingkungan promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian. Kotler dan Keller (2016:96) menyatakan keputusan pembelian konsumen merupakan bagian dari perilaku konsumen yaitu studi tentang bagaiman barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Menurut Tjiptono (2012:219) promosi adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atau perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Menurut M. Yusup (2011:10) pelayanan purna jual merupakan tanggung jawab penjual atas kualitas barang yang dijualnya yang dapat diberikan dalam bentuk konsultasi lanjutan, atau garansi berupa penggantian barang rusak, pemeliharaan, penyediaan suku cadang dan lain sebagainya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengguna motor Yamaha yang berlokasi di kota Kupang yang berjumlah 96 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS.
Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa promosi pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang berada dalam kategori tinggi, layanan purna jual dalam kategori tinggi, dan keputusan pembelian dalam ketegori tinggi. Indikator dari masing- masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji regresi linear berganda diketahui bahwa promosi mempunyai hubungan positif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 3,493 > 1,986 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan layanan purna jual mempunyai hubungan negatif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 0,848 < 1,986 yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian layanan purna jual berpengaruh negatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI PADA PT. SURYA BATARA MAHKOTA KOTA KUPANG Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 93 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Surya Batara Mahkota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y= a +b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (uji Parsial) berdasarkan hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 diperoleh X1 = 11.865 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak Selanjutnya data diperoleh X2 = 4.938 nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 6.424 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X4 = 8.979 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: produk, harga, lokasi dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mobil suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Berdasarkan hasil uji F analisi regresi linear berganda maka dapat diketahui nilai signifikansi untuk variabel produk (X1), harga (X2), lokasi (X3) dan promosi (X4) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,0000,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (99.701> 2,47) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel produk(X1), harga(X2), lokasi(X3) dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian(Y). Hasil penelitian pada variabel produk (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 11,865 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel Harga (X2) menunjukan bahwa harga memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4.938 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel lokasi (X3) menunjukan bahwa lokasi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.424 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel promosi (X4) menunjukan bahwa promosi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8.979 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Kata Kunci: Produk, Harga, Lokasi, Promosi Dan Keputusam Pembelian
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul, ”Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang”. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana . Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui produk, harga, tempat, periklanan, people, proses, bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw.
Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan Teknik analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif. Dalam pembahasan penelitian menggunakan regresi linear berganda
Y=8,008+0,021X1+0,096X2+0,058X3+0,210X4+0,019X5+0,138X6+0,152X7 +e
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda diatas, maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta yang diperoleh sebesar 8,008 menunjukkan bahwa apabila Produk, Harga, Tempat, Periklanan, Orang, Proses dan Bukti fisik dianggap sebagai konstanta menyebabkan keputusan pembelian meningkat sebesar 8,008.
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa produk, harga, tempat, people (orang), proses, bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw.
1. Hasil membuktikan bahwa variabel produk tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel people (orang) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel proses tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu perusahaan beroperasi di samping untuk mendapatkan laba atau keuntungan juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat dewasa ini, kemampuan perusahaan dituntut untuk lebih cermat dalam persaingan bisnis. Jika perusahaan ingin tetap eksis dalam persaingan, maka perusahaan harus memperhatikan salah satu fungsi pokoknya yaitu pemasaran. Dalam melaksanakan pemasaran yang baik, produsen harus mengetahui dahulu apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga produk yang ditawarkan akan sesuai dengan permintaan konsumen. Konsumen dalam memilih suatu merek produk akan melalui tahap percobaan terlebih dahulu, pada tahap ini seringkali konsumen akan mencoba berbagai merek yang berbeda. Jika dirasakan bahwa merek tersebut cocok dan memenuhi apa yang diharapkan dari produk sejenis maka konsumen akan terus mencari merek tersebut. Dalam usaha memenangkan persaingan, perusahaan harus mempunyai strategi pemasaran untuk produknya. Menurut Kotler (dalam Aminah, 2020) strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapai sasaran yang diinginkan dari suatu unit bisnis. Strategi adalah suatu kesatuan rencana yang menyeluruh, komprehensif, dan terpadu yang diarahkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Strategi merupakan suatu cara untuk memenangkan persaingan, meskipun syarat strategi tersebut tidak menghalalkan segala cara, tidak melakukan cara-cara batil, tidak melakukan kebohongan atau penipuan, dan tidak menzalimi pihak lain. Strategi harus terbebas dari tipu daya (Maulana, 2020). Sedangkan untuk pengertian pemasaran seperti diungkap oleh Kotler dan Armstrong (dalam Priansa, 2017) pemasaran merupakan proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan hal-hal yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Strategi penempatan posisi ini harus mampu dilakukan perusahaan dengan baik untuk upaya mendapatkan pelanggan dan mempertahankan pelanggan tersebut. Menurut Kotler dan Amstrong (2012: 72) adalah logika pemasaran dimana unit bisnis berharap untuk menciptakan nilai dan memperoleh keuntungan dari hubungannya dengan konsumen. Menurut Malau (2017:103), “Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk, dan/atau mengingatkan sasaran pasar atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal kepada produk yang ditawarkan perusahaan tersebut” Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Promosi dan Positioning Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Di NSS Kota Kefamenau Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda , untuk mengetahui pengaruh Positioning terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kota Kefamenanu. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Promosi merupakan cara komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen atau pasar yang dituju, dengan tujuan menyampaikan informasi mengenai produk/perusahaan agar mereka mau membeli. b. Positioning adalah strategi untuk merancang penawaran dan membentuk citra perusahaan agar bisa memperoleh tempat khususnya dalam benak konsumen. c. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli sepeda motor honda di NSS Kefamenanu yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Promosi diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu , secara persial Variabel Positioning diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 di JHON’S HOTEL KOTA KUPANG Latar belakang dalam penelitian ini bahwa daftar kepuasan pelanggan pada Jhon’s Hotel di Kota Kupang dari tahun 2018-2020 mengalami penurunan dan berdasarkan hasil penelitian terdahulu dari Nadapdap Kristanty tahun 2015 dan penelitian berikut yang dilakukan oleh Usulu Dwicahya Ichtiar, Tumbel Altje tahun 2019, hasil analisis menunjukan secara serempak dalam hal ini Uji F, factor Produk, Harga, Promisi, Distribusi, Orang, Proses dan Customer service berpengaruh terhadap jumlah pelanggan. Bauran pemasaran merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi pembeli atau konsumen atau bauran pemasaran atau disebut dengan istilah bauran pemasaran adalah bagian penting yang berpengaruh langsung dalam aktifitas pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bauran pemasaran dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada masa pandemi covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan di Jhon’s Hotel Kota Kupang yang terpilih sebagai responden dalam penelitian ini. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang yang terpilih sebagai responden.dalam penelitia ini digunakan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data mengunakan analisis yang bersifat deskripsi. Dalam pembahasan peneliti mengunakan Regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Produk terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid- 19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Promosi tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel orang tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Proses tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul,” Analisis Pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian Produk Artaboga DiPT.Linka Jaya Sentosa Lasiana Kupang,” Masalah Yang Akan Dibahas Pengaruh Citra Merek dan promosi penjualan adalah: Persoalan penelitian yaitu apakah citra merek dan promosi penjualan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Artaboga Pada PT. Linka Jaya Sentosa Kupang?. Yang menjadi menfaat dalam penelitian ini adalah sebagian bahan informasi dan pendoma bagi pembaca atau penelitian yang ini melakukan penelitian pada bidang yang sama dan dapat bermanfaat bagi mahasiswa fakultas ekeonomi, sedangkan menfaat praktis yaitu sebagia masukan dan saran bagi perusahan sebagia informasi akan Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPT.linka jaya sentosa lasiana kupang.
Yang menjadi konsep dalam penelitian ini yakni menurut kotler dan Keller (2019), mengungkapkan bahwa citra merek adalah sebuah keyakinan dan persepsi yang dipegang oleh konsumen, untuk mempengaruh para konsumen mengenal baik suatu asosiasi, Menurut Keller (2016:622) Promosi Penjualan merupakan kunci utama dalam kampanye pemasaran untuk merangsang keputusan pembelian produk atau layanan tertentu dengan lebih cepat atau lebih kepada konsumen atau perdagangan dan model kerangka pemikiran merupakan gambaran sistematik tentang hubungan dari masing-masing konsep dan penjelasan yang telah diuraikan dalam landasan teori serta pengertian konsep diatas. Hipotesis dan kerangka dasar berpikir dalam penelitian ini yaitu Diduga citra merek berpengaruh positif dan segnifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga
Hasil penelitian data dalam penelitian ini mendasari mengambilan kesimpulan dalam penelitian terkait Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga lasiana kupang.
Y = 34.475 + -0.009X1+ -0.023X2 + e.
Nilai konstanta = 34,475 artinya apabila nilai variabel citra merek (X1), promosi penjualan (X2), sama dengan nol maka variabel keputusan pembelian (Y) = 34,475 poin.
Nilai koefisien citra merek (X1) = -0,009 artinya jika variabel citra merek (X1) mengalami pengurangan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang sebesar -0,009.
Nilai koefisien promosi penjualan (X2) = -0.023 artinya jika variabel promosi penjualan konsumen (X2) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang-0,023.
Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh variabel citra merek(X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,973 > 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; -3-1) = ( 0,025;50 ) =1,676. Berarti nilai t hitung <t tabel ( -0,79< 1,676 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa citra merek (X1) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada produk Artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana Kupang.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan maka penulis menyimpulkan yaitu:bahwa citra merek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana kupang dan Promosi penjualan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa kupang.Disarankan Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel citra merek, penelitian ini dapat di jadikan sebagai refrensi untuk penelitian mengenai analisis pengaruh citra merek dan promosi penjulan terhadap keputusan pembelian konsumen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHPROMOSI,KUALITASLAYANANTERHADAPKEPUTUSANKONSUMENDALAMMENGGUNAKANLAYANANGRABFOODDALAMMASAPANDEMICOVID-19DIKOTAKUAPANG MariaNataliaPoluPapu 17412852 UniversitasKristenArthaWacana Kupang 2021 PenelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Penelitianinidilakukan bertujuanuntuk,untukmengetahuiPengaruhPromosidankualitasPelayanan terhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Jenispenelitianinibersifatasosiatifsampelyangdigunakandalampenelitianini100respondendenganteknikpengambilansampelmenggunakanPurposiveSampling.DatayangdigunakandalampenenlitianinidataprimerMetodepengumpulandatayangdigunakanmelaluikuesioner(Angket).Analisisdatayangdigunakanadalahanalisiskualitatifdankuantitatif.TeknikAnalisisdatayangdigunakanadalahanalisisRegresilinierberganda.Hasilujikoefisiendeterminasimenunjukanvariabelpromosikualitaslayanan,terhadapkeputusankonsumen.HasilpenelitianinimenunjukanAdaPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKuapangsaatpandemicCovid-19. Berdasarkanpersoalanpenelitiantersebutmakahipotesisdirumuskan sebagaiberikut: 1.Hipotesispromosi(H1):didugasegmentasipsikografisberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankeputusankonsumendalammenggunakanlayananaGrabfooddiKotaKupang 2.HipotesisKualitaslayanan(H2):didugasegmentasiperilakuberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanlayanangrabfooddiKotaKupang KataKunci:Promosi,KualitasPelayanan,KeputusanKonsumen
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan peningkatan akan kebutuhan setiap masyarakat, Kebutuhan-akan alattransportasi sekarang ini-telah menjadi-kebutuhan-utama, khususnya alat transportasi darat. Berbagaijenis transportasi-darat mulai dari kendaraan roda dua sampai roda empat pun sanggupmemenuhi berbagai-jenis aktivitas di kehidupan manusia. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Harga dan Promosi terhadap keputusan pembelian mobil Toyota Avanza di auto nusa abadi kota kupang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan penggunaan mobil Toyota Avanza dibandingkan dengan varian lain. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari 96 responden yang menggunakan mobil Toyota Avanza. Responden yang diperoleh dengan xiii menggunakan teknik aksidental sampling. Pernyataan yang diberikan dengan menggunakan kuisioner. Tanggapan responden terhadap pernyataan-pernyataan kemudian dianalisis dengan menggunakan kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji t, uji f, uji koefisien determinasi dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hipotesis harga (H1): diduga segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang 2. Hipotesis promosi (H2): diduga segmentasi perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan pada toko hokky mart di kota kupang.
Pemasaran adalah sesuatu yang sangat penting dalam sebuah usaha dan bisnis,dimana pemasaran berperan besar untuk menginformasikan dan menyampaikan barang atau jasa yang di produksi oleh perusahaan kepada konsumen. Salah satu
upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam melakukan pemasaran sebagai upaya peningkatan pangsa pasar adalah dengan menerapkan strategi pemasaran. Kondisi ini menuntut perusahaan harus lebih kreatif dan inovatif dengan menawarkan sesuatu yang bernilai lebih, dibanding yang dilakukan pesaing. Strategi diperlukan perusahaan guna memenuhi permintaan pangsa pasarnya, perusahaan harus memiliki strategi agar dapat mempertahankan
konsumen/pelanggan dan diharapkan akan mendapatkan pelanggan yang loyal terhadap perusahaan agar perusahaan mampu untuk bersaing dengan perusahaan lainnya. Inilah yang dituntut oleh pasar yang menjadi fokus pada sasaran perusahaan, pada umumnya perusahaan berupaya untuk memenuhi harapan konsumen, dengan cara membangun kepercayaan dalam suatu hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggannya. Menurut Kotler dan Keller (2016). Bauran pemsaran dapat diartikan sebagai sekumpulan dari variabel- variabel yang dapat dikendalikan yang
digunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam pasar sasaran merupakan kombinasi dari variabel-variabel pemasaran yang merupakan factor internal yang berada dalam jangkauan yang dapat dikendalikan oleh perusahaan.
Dalam hal ini peneliti mengangkat 5 variabel yaitu Produk, Harga, Tempat, Promosi, dan kepuasan pelanggan dan di ambil sampel oleh penulis sebanyak 97
responden dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan secara langsung untuk teknik pengumpulan data. Kemudian data diolah menggunakan spss 2016 diketahui bahwa hasil uji pada variabel Produk menunjukkan bahwa Produk (X1) secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan
pelanggan pada toko hokky mart di kota kupang dengan nilai signifikan 0,295 yakni lebih besar dari standar error yaitu sebesar 0,05. Hasil uji pada variabel
Harga (X2) terhadap kepuasan pelanggan (Y) menunjukkan bahwa harga secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan
pelanggan dengan nilai signifikan sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05. Hasil uji pada variabel Tempat (X3) terhadap kepuasan pelanggan (Y) menunjukkan
bahwa tempat secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikan sebesar 0,049 lebih kecil dari 0,05. Hasil uji pada variabel Promosi (X4) terhadap kepuasan pelanggan (Y) menunjukkan bahwa promosi memliki pengaruh yang positif dan signifikan
terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikan sebesar 0,027 lebih dari 0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya tingkat pembelian konsumen dalam memutuskan pembelian tenun ikat sumba timur di prailiu yang dapat dikatakan suatu produk eksulusif, sehinga dapat peluang bagi pembisnis bidang industri terlebih bagi industritenun ikat sumba timur.Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di kabupaten sumba timur, kelurahan prailiudan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi penjualan terhadap keputusan pembeli kain tenun ikat sumba timur di prailiu.Uji t pada dasarnya untuk menunjukan seberapa besar hubungan satu variabel independen secara individual dalam menerapkan variabel dependen. Uji t merupakan prosedur yang digunakan untuk menguji kebenaran atau kesalahan hipotesis nol dan hasil sampel. Hasil penelitian ini menunjukan setiap penambahan 1% nilai promosi penjualan maka keputusan pembeli akan bertambah sebesar 0,250. Koefesian regresi tersebut bernilai positif, sehinga dapat di katakana bahwa promosi penjualan (variabel X) terhadap keputusan pembelian (variabel Y) adalah positif. Dan berdasarkan nilai signifikasi yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa variabel promosi penjualan (X) berpengaruh terhadap keputusan pembelian variabel (Y). Dilakukan untuk menunjukan seberapa juah pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Apabila nilai signifikasi (sig) lebih kecil dari 0,05 maka satu variabel dikatakan berpengaruh secara signifikasi terhadap variabel yang lain. Pada tabel 2.20 di ketahui bahwa nilai thitung, sebesar -2,339 lebih besar dari nilai tabel 1.686 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05.Dapat diambil kesimplan bahwa promosi penjualan berpengaru positif dan signifikasikan lebih kecil dari 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hal ini menunjukan bahwa promosi penjualan kain tenun ikat sumba timur di prailiu memiliki berpengaruh positif dan signifikasi terhadap keputusan pembelian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN HARGA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION SECARA DARING DI KOTA KUPANG”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN HARGA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION. Populasi penelitian ini adalah semua konsumen pengguna sosial media (facebook dan Instagram) dan pembeli produk fashion online di Kota Kupang sebagai populasi. Sedangkan sampel dalam pemelitan ini adalah 100. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: Hipotesis pertama (H1) menyatakan bahwa promosi (X1) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,720 > t tabel 1,985, dengan taraf signifikannya 0,000 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,720 > 1,985) dimana Ho ditolak Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa promosi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) di Kota Kupang. Hipotesis kedua (H2) menyatakan bahwa harga jual (X2) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,274> t tabel 1,985, dengan taraf signifikannya 0,000 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,274 > 1,985) dimana Ho ditolak Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga jual (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) di Kota Kupang.
Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa Berdasarkan hasil koefisien determinasi R2, maka dapat diketahui besarnya presentasi kontribusi pada pengaruh variabel promosi (X1) dan harga jual (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,689 atau 68,9% sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel - variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: a. Promosi (X1) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion (Y) di kota Kupang. b. Harga jual (X2) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion (Y) di kota Kupang.