ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA KRISTEN CITRA BANGSA Maryana M. Atambaru1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Masalah yang peneliti jumpai pada motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa tidak maksimal karena tingkat level pandemi covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan proses pembelajaran pada peserta didik tidak maksimal atau kurang efektif. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk menganalisis motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa terjadi menurun. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan lebih memberikan motivasi belajar agar membantu peserta didik bisa meningkatkan minat belajar dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Simpulan: Peserta didik sulit dalam mengikuti pembalajaran PJOK saat melakukan kegiatan praktek melalui aplikasi zoom dan kurang memadai alat-alat olahraga yang digunakan oleh peserta didik di rumah, oleh karena itu Guru harus mampu untuk memberikan motivasi belajar dan memodifikasi alat-alat olahraga agar bisa digunakan oleh peserta didik di rumah selama mengikuti pembelajaran secara daring di masa pandemi covid-19.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen & Budi Pekerti Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SD GMIT Oesapa Tahun Ajaran 2022/2023
Taniu, A L.)* Natonis, D A.)** Pabala, P.)**
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa di SD GMIT Oesapa. Penelitian ini menggunakan metode Tru exsperiment dengan desain post test only control design. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini Stratified Random Sampling Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan uji “t” maka nilai “t” yang diperoleh adalah= 6,622 > 2,021, maka Ha (hipotesis alternatif) diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAK & BP di SD GMIT Oesapa. Model Pembelajaran Discovery Learning memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap hasil belajar PAK & BP siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dengan nilai rata-rata (mean) = 80,32 sedangkan hasil belajar siswa kelas VB yang menggunakan model kovensional sebagai kelas kontrol dengan nilai rata-rata (mean) = 58,96. Sehingga sangat diharapkan model pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran karena model pembelajaran ini efektif dalam proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Hasil Belajar Peserta Didik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Analisis Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Di Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah
(Nedi, L.R.L)* (Manu, T.S.N)** (Nggadas, D.E.P)**
Penelitian telah dilakukan di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah pada bulan september 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi.minat belajar adalah salah satu rasa untuk menyukai atau juga tertarik pada satu hal dan aktivitas belajar tanpa adanya yang menyuruh untuk belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan satu orang Guru IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara yakni 19 butir angket dan 5 pertanyaan wawancara yang terbagi dari empat indikator, yaitu (1) perasaan senang, (2) rasa tertarik, (3) perhatian dan (4) partisipasi. Dengan Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa minat belajar siswa di SMP Kristen Waibakul dalam pembelajaran IPA terpadu dari ke empat indikator di dapatkan hasil berbeda-beda, pada indikator perasaan senang persentasenya sebesar 77%, pada indikator rasa tertarik persentasenya 59%, pada indikator perhatianpersentasenya 75% dan pada indikator partisipasi persentasenya 74%.
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Kristen Waibakul berada pada kategorisedang hal tersebut dilihat dari hasil persentase ke empat indikator minat belajar siswa.
Kata Kunci : Minat Belajar, Peserta Didik, IPA Terpadu
Keterangan : **Pembimbing
*Mahasiswa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Amanuban Tengah belum sepenuhnya melibatkan siswa secara aktif dan mandiri sehingga siswa tidak termotivasi dalam mempelajari suatu topik materi yang diajarkan oleh guru dan hal tersebut dapat berakibat pada hasil belajar siswa yang dapat dikategorikan rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan menggunakan desain kontrol group pree-test dan post-tes. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 33 siswa dan kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 33 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes dan dilakukan dengan dua tahap, yaitu pree- ttest dan post-tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian yang di peroleh yaitu 2,16 ≥ 1,66 artinya bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada penggunaan LKPD berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis proyek, dimana siswa diberikan tugas untuk mendesain sebuah proyek berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang diperoleh siswa, dan dalam proses pembuatan proyek ini siswa secara langsung mendesain proyek sesuai dengan instruksi yang ada pada LKPD tersebut, sehingga dari hasil eksperimen yang dilakukan oleh siswa melalui pembuatuan proyek ini maka dapat dilihat bahwa siswa dengan mudah memahami materi yang diajarkan dan hasil belajar yang diperoleh siswa dapat dikategorikan baik atau mencapai standar KKM. Dari hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis proyek ini berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Buku ini terdiri dari tujuh bab. Bab satu, membahas konsep dasar psikologi perkembangan, ruang lingkup dan peranannya dalam perkembangan peserta didik, Bab dua, konsep dasar perkembangan. Bab tiga, karakteristik individu dan perbedaannya. Bab empat, perkembangan pada masa pranatal, neonatal dan pascanatal. Bab lima, perkembangan pada masa anak-anak. Bab enam, perkembangan pada masa remaja. Bab tujuh, perkembangan pada masa dewasa. Setelah membaca buku ini, para mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan tentang perkembangan peserta didik. Para mahasiswa perlu memiliki dan mempelajari isi buku ini sebagai acuan dalam perkuliahan, sehingga perkuliahan dapat dilaksanakan secara terprogram sesuai dengan kurikulum. Perkembangan Peserta Didik ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Buku Perkembangan Peserta Didik ini ditulis sebagai buku acuan dan buku pedoman pembaca yang tertarik dengan materi seputar Perkembangan Peserta Didik, dan buku ini juga dibuat untuk bisa dijadikan sebagai referensi bagi mahasiswa Prodi Kependidkan untuk memahami tentang proses perkembangan manusia dari masa pranatal sampai meninggal, namun penekanan khususnya adalah pada perkembangan pada usia sekolah yang akan mereka temui dalam dunia kerja nantinya. Perkembangan Peserta Didik ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Perkembangan dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan yang terjadi di dalam diri individu yang menyangkut aspek fisik ataupun psikis menuju tingkat kedewasaannya. Berhubungan dengan hal tersebut, pendidikan mempunyai peranan yang penting dalam perkembangan peserta didik. Pendidikan menjadi salah satu wadah yang berfungsi membekali peserta didik untuk berinteraksi, memahami, dan bersosialisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Buku ini membahas tentang perkembangan dan pertumbuhan, konsep kebutuhan dan implikasinya dalam bidang pendidikan, pertumbuhan fisik dan perkembangan intelektual bahasa dan emosi, tahapan perkembangan dalam kehidupan individu, tugas-tugas perkembangan, kehidupan pribadi dan kepribadian anak, penyesuaian diri, teori kecerdasan, serta teori belajar.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tujuan pembuatan buku referensi ini diharapkan dapat digunakan oleh kalangan akademisi, pendidik, dari level dasar sampai perguruan tinggi, dan penggiat pendidikan nonformal dan informal. Materi buku ini ditulis dari data empiris dengan gaya tulisan yang populer sehingga bisa diterima oleh masyarakat umum. Buku ini membahas konsep dasar dan fundamental dari peserta didik itu sendiri sampai teori dan praktik perkembangannya, yang secara rinci dijabarkan dalam 11 bab: Bab 1 Definisi, Hakikat, dan Kebutuhan Peserta Didik Bab 2 Aturan Pelayaran dan Jenis-Jenis Muatan Kapal Laut Bab 3 Hukum – Hukum Perkembangan Bab 4 Prinsip – Prinsip Perkembangan Bab 5 Perkembangan Pranatal Bab 6 Perkembangan Masa Awal Kanak – Kanak Bab 7 Perkembangan Remaja Bab 8 Pengaruh Perkembangan Emosi Terhadap Perkembangan Peserta Didik Bab 9 Perkembangan Sosial Yang Dialami Peserta Didik Bab 10 Perkembangan Moral Peserta Didik
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Manusia yang diawali dari janin, bayi, kanak, remaja, dewasa, tua merupakan agen-agen pembawa perubahan zaman. Tentunya agen perubahan peradaban sering dimulai dari masa kanak-kanak. Seorang anak dikatakan memasuki dunia yang bernama PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yaitu sedari mereka lahir hingga berumur enam tahun. PAUD adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Hal-hal yang dilakukan pada jenjang ini seperti pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal Bab 1 Konsep Dasar Belajar Bab 2 Teori Perkembangan Kognitif Piaget Bab 3 Teori Perkembangan Moral Bab 4 Perkembangan Afektif Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Emosi Bab 5 Karakteristik Dan Perbedaan Individu Bab 6 Pertumbuhan Dan Perkembangan Individu Bab 7 Pengertian Belajar Dan Teori-Teori Belajar Bab 8 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Belajar Bab 9 Guru Dan Proses Belajar Mengajar
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Perkembangan adalah suatu perubahan yang terjadi pada setiap individu yang berawal pada masa konsepsi baik dalam struktur maupun fungsi fisik maupun non fisik yang terjadi secara teratur dan terorganir berlangsung sepanjang kehidupan manusia. Pertumbuhan dan perkembangan jika kita telaah bersama dari sudut pandang psikologi berbeda. Pertumbuhan dapat diartikansebuah perubahan secara kuantitatif pada fisik manusia baik faktor internal dan eksternal. Sedangkan perkembangan adalah perubahan secara kualitatif yang bersifat jasmani dan rohani manusia yang saling berkesinambungan menuju ke arah yang lebih baik, dan pertumbuhan ini ada batasannya, sedangkan perkembangan terjadi sepanjang hayat manusia tidak ada batasannya Pendidikan adalah merupakan sebuah proses yang terdiri dari beberapa tahap, diantaranya tahap perkembangan, perkembangan ini merupakan suatu yang muncul pada periode tertentu dalam khidupan individu atau kehidupan masyarakat, dan apabila tugas itu dapat berhasil diselesaikan maka akan membawa kesuksesan dalam khidupan, dan apabila gagal maka akan menyebabkan ketidak bahagiaan pada diri individu atau masyarakat, maka secara otomatis akan menimbulkan penolakan dalam masyarakatdan akan mengahdapi kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas nya pada periode berikutnya, oleh sebab itu kemampuan dapat menilai dan memahami agar lebih melihat tentang perkembangan peserta didiknya dan menjadi prasyarat penting dalam proses pembelajaran.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Mulai dari anak-anak hingga usia dewasa wajib mengenyam pendidikan yang dicanangkan pemerintah yaitu wajib belajar 9 tahun. Pendidikan merupakan suatu bentuk interaksi individu dengan individu lainnya (antara manusia, yang di barengi dengan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dalam pendidikan menuntut terwujudnya manusia Indonesia yang berkualitas, cerdas, beriman, beriptek dan berakhlakul karimah sebagai tujuan dari pendidikan, maka perlu pengamatan dari segi aktualisasinya bahwa pendidikan merupakan proses interaksi antara pendidik dan peserta didik untuk mencapai tujuan dari sebuah proses pendidikan. Perkembangan peserta didik merupakan bagian dari pengkajian dan penerapan psikologi perkembangan yang secara khusus mempelajari aspek-aspek perkembangan individu yang berada pada tahap usia sekolah dan sekolah menengah. Sebagai individu yang tengah tumbuh dan berkembang, peserta didik memerlukan bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju ke arah titik optimal kemampuan fitrahnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
KONTRIBUTOR: Dr. Ina Magdalena, M.Pd. Aditya Dwi Nokhriyana Alifah Oktania Alim Aqqil Nashrulah Annisa Dwi Pratiwi Asika Fauziah Della Destiana Febri Yanti Fitri Ramadanti Firsta Azzahra pasyah Hadana Nur Fauzi Hani Melly Mayanti Hasanah Fitriah Hilda Firliyansyah Irwan Kurniawan Kristin Novita Sari Sipayung Lusy Nur Rahmayani Novia Permata Sari Nurmanita Yuniawan Nurul Hasanah Nurul Rossatia Putri Indah Sari Raafiza Putri Rachmah Nurfitriah Rideva Az-zahra Rizka Surya Putri Syamsul Arief Sekartini Rikawan Syaputri Sholikhatu Tsania Siti Santi Milawati Sri Wulandari Pamungkas Tika Yuliyani Yollha Yuandrani Yulia Septina
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Banyaknya peserta didik tentu akan membawa keragaman karakter. Keberagaman karakter peserta didik tentunya akan menguji kemampuan guru dalam profesionalismenya. Suasana proses pembelajaran sangat penting dalam menjalin hubungan timbal balik antara guru dan peserta didik. Jika suasana tersebut terjalin dengan baik, maka hubungan timbal baliknya pun akan berkoherensi dengan baik sehingga keeratan hubungan akan terjalin dan proses pembelajaran pun menjadi lancar. Ketika proses pembelajaran menjadi lancar, maka peserta didik akan merasa nyaman untuk belajar dan berekplorasi dengan pokok bahasan dalam pembelajaran tersebut. Guru yang profesional selalu menciptakan suasana yang positif terhadap peserta didik sebelum mereka beradaptasi dan selama proses pembelajaran. Dibutuhkan kecermatan dan pikiran yang taktis serta open minded dari seorang guru dalam menyusun sebuah strategi pembelajaran. Proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan efektif apabila guru tersebut tidak dapat memahami karakter peserta didik. Secara sederhana pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang secara khusus disiapkan untuk itu dan bukan pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang karena tidak dapat atau tidak memperoleh pekerjaan yang lainnya. Profesionalisme yang berdasarkan keterbukaan dan kebijakan terhadap ide-ide pembaharuan itulah yang akan mampu melestarikan eksistensi sekolah/madrasah. Profesionalisme Guru Dalam Memahami Perkembangan Peserta Didik ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Buku ini kami persembahkan bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau mahasiswa yang berada dalam lingkup Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga bagi guruguru dan praktisi pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Tentunya buku ini dapat menjadi referensi utama dalam memahami dan mengetahui karakteristik peserta didik SD pada setiap aspek perkembangannya. Pemahaman terhadap karakteristik peserta didik SD pada aspek fisik dan perseptual membantu guru dalam mendesain kegiatan pembelajaran dan pola penyajian materi ajar agar sesuai dengan kondisi fisik dan perseptual anak didik. Begitu juga dengan pemahaman pada aspek intelektual dan kreativitas dapat membantu guru dalam memilih media pembelajaran, menentukan model/ strategi/metode pembelajaran, pola penyajian materi ajar, serta menciptakan iklim dan suasana pembelajaran yang sesuai. Pun demikian, pemahaman terhadap aspek sosial, emosional, dan moral membantu guru menciptakan iklim dan suasana pembelajaran yang sesuai dengan kepribadian anak didik secara klasikal dan sebagai pedoman dalam melakukan pendekatan. Sedangkan pemahaman terhadap karakteristik peserta didik pada aspek bahasa tentu akan membantu guru dalam menyajikan materi ajar, melakukan pendekatan terhadap peserta didik, dan menciptakan iklim dan suasana pembelajaran sesuai kemampuan komunikasi peserta didik. Peserta didik adalah subjek pembelajaran, individu yang diharapkan dapat menguasai materi ajar yang diberikan dan mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Oleh karena itu kemampuan untuk memenuhi kebutuhan subjek pembelajaran iv tersebut merupakan sesuatu yang mutlak. Penjelasan di atas merupakan jabaran singkat mengenai pentingnya memahami perkembangan peserta didik dalam mempersiapkan pembelajaran yang sesuai. Kami harap keberadaan buku ini dapat membantu mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan jenjang SD dalam memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut. Akhir kata, sesuai tujuan awal kami untuk mempermudah pihak-pihak yang berkepentingan menemukan rujukan yang tepat, semoga buku ini mendapatkan tempat di hati pembaca dan bermanfaat dalam mengawal guru menciptakan pembelajaran yang selaras dengan karakteristik peserta didik SD.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Buku yang berjudul Perkembangan Peserta Didik ini ditulis berdasarkan analisis empiris tentang proses pembelajaran pada lembaga pendidikan pada umumnya, dengan tujuan: Pertama: Untuk melihat mengukur dan menimbang pertumbuhan dan perkembangan peserta didik pada lembaga pendidikan pada umumnya. Kedua: Untuk menjelaskan tentang apa sesungguhnya yang dimaksud peserta didik serta berbagai problema yang dihadapi peserta didik tersebut. Ketiga: Menjelaskan tentang proses belajar mengajar, meliputi pengertian atau pemaknaan, prinsip-prinsip, faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan belajar, metode pembelajaran dan cara-cara meningkatkan mutu/kualitas pembelajaran, mengenai faktor-faktor penghambat dalam proses pembelajaran seperti kesulitan belajar dan faktor penyebabnya, tidak luput dari kupasan tajam di dalam buku ini, kecuali itu, buku ini juga membahas dan mengupas tuntas urgensi bimbingan belajar baik dilihat dari sisi fungsi substansi dan teknik bimbingan maupun peran-peran guru dalam melakukan bimbingan dan motivasi para peserta didik. Demikian pula aspek-aspek psikologis seperti minat, bakat dan ragam jenisnya serta bagaimana mengembangkan proses pembelajaran berbasis minat dan bakat tersebut, tidak luput menjadi bahasan penting di dalam buku ini, sedangkan mengenai hakikat belajar, pengertian ciri-ciri prinsip-prinsip dan faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran dikupas pada bagian akhir buku ini untuk itu, kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas hadirnya buku yang sangat penting ini, terutama dalam rangka memetakan gagasan, ide, pikiran dan konsep-konsep keilmuan, khususnya dalam bidang pendidikan. Manfaat lain dari buku ini adalah memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan Intelektual di era persaingan global saat ini dan mendatang. Perkembangan Peserta Didik ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Psikologi Perkembangan adalah Mata Kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa sekolah pascasarjana, khususnya program studi pendidikan dasar yang notabene Sebagian besar adalah guru di sekolah. Sebagai seorang guru, pemahaman psikologis tentang tumbuh kembang anak sangat dibutuhkan, agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan hasil yang optimal. Melalui mata kuliah psikologi perkembangan peserta didik, mahasiswa sekolah pascasarjana diharapkan memahami tentang tahap perkembangan anak, sejak dari fase pranatal sampai fase pendidikan tingkat dasar, yang meliputi perkembangan fisik, kognitif dan psikososial serta perkembangan moral. Pengkajian saintifik perkembangan manusia dengan penekanan pada perkembangan masa konsepsi sampai usia sekolah dasar yang mengaitkan dengan nilai nilai Islami untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah dasar.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Proses perkuliahan yang dapat menjangkau kea rah tuntutan tersebut harus didukung dengan berbagai sarana dan prasarana yang cukup memadai, di antaranya tersedianya sumber materi yang representative bagi mahasiswa. Upaya untuk harus harus dapat diwujudkan oleh para dosen dengan jalan membuat materi perkuliahan secara sistematis dan terpadu yang diformulasikan dalam bentuk Buku Ajar Perkuliahan.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Buku Perkembangan Peserta Didik ini merupakan buku ajar yang dapat digunakan sebagai panduan bagi Pendidik dan Mahasiswa dalam memahami dan mempelajari perkembangan peserta didik dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Buku ini membahas Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan, Teori Perkembangan, Prinsip – Prinsip Perkembangan, Aspek – Aspek Perkembangan, Karakteristik Peserta Didik, Perkembangan Kognitif Peserta Didik, Perkembangan Afektif Peserta Didik, Perkembangan Psikomotorik Peserta Didik, dan Permasalahan dan Bimbingan Peserta Didik.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Dalam pengkajian perkembangan individu ada dua istilah yang sering muncul, pertama yaitu istilah pertumbuhan (growth), dan kedua adalah istilah perkembangan (development). Istilah pertumbuhan dipakai untuk perubahan-perubahan yang bersifat fisik (kuantitatif), sedangkan istilah perkembangan dititikberatkan pada aspek-aspek yang bersifat psikis (kualitatif). Antara fisik dan psikis ini saling berkaitan dalam menelaah kehidupan manusia. Aspek perkembangan meliputi perkembangan fisik yang tampak nyata dari luar, perkembangan kognitif yang berkaitan dengan kecerdasan dan perkembangan bahasa, perkembangan emosi yang berkaitan dengan kepribadian dan pengendalian diri, dan perkembangan sosial yang berkaitan dengan interaksi dan komunikasi dengan lingkungan sekitar. Buku ini akan menguraikan lebih luas, perkembangan individu, khususnya dalam kapasitas sebagai peserta didik. pembahasan dalam buku ini dibagi dalam sembilan bagian