Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: APRIANA KARTINI SERAN PALA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH SUASANA TOKO DAN LOKASI TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA

2022•Koleksi Perpustakaan

MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA Oleh : APRIANA KARTINI SERAN PALA NIM : 17411621 ABSTAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakam kuesioner sebagai instrumennya.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Sampel yang digunakan adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua yang berjumlah 100 orang dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Uji validitas instrumen menggunakanuji T (uji persial) , uji F (Pengujian secara simultan) dan koefisien determinasi(R2) . Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan tujuan untuk membuktikan hipotesis mengenai adanya pengaruh suasana toko (X1) lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) persamaan regresi berganda secara umum adalah Y= a + β1x1 + β2x2+e. Hasil analisis dengan menggunakan aplikasi SSPS diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut Y=2,179 + 0,849X1 + -0,066 X2+e. Diketahii t hitung lebih besar dari t tabel (2,067>1,984 ),maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana toko (X1)berpengaruh terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua.Variabel lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) adalah :0,080>0,05 dan t tabel = t (0,05:100-3-1 ) =(0,05:96) =1,984.Berarti nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-0,1561,984 ),maka Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lokasi (X2) tidak berpengaru terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua, nilai F hitung sebesar 102. 352 dan tingkat signifikan 0,000 0,05 makaHoditolak dan Ha diterima dapat disimpulkan bahwa suasana toko dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di sawlayan De mart Atambua. Hasil penelitian menemukan bahwa :(1) Suasana Toko tidakberpengaruh positif terhadap minat beli. (2) Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. (3) Suasana Toko, Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. Besarnya pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi terhadap Minat Beli Dari hasi penelitian yang dilakukan, saran penelitiadalah perusahaan perlu memperhatikan factor-faktor dalam menciptakan suasan toko karena salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan pelanggannya adalah dengan memberi pelayanan dan fasilitas yang baik.Perusahaan perlu lebih mampu memvariasikan dan menyesuaikan musik dengan suasana toko karena musik yang menyenangkan akan membuat keputusan konsumen sadar dan membuat dampak konsumen pada niat pembelian.Diharapakan ada juga penelitian lebih lanjut mengenai suasana toko dan lokasi yang dilakukan sehingga dapat membuat inovasi teori baru dibidang usaha lainnya. Menurut Engeldkk (2005:123) minat membeli merupakan suatu kekuatan pendorong atau sebagai motif yang bersifat intrinsik yang mampu mendorong seseorang untuk menaruh perhatian secara spontan, wajar, mudah, tanpa paksaan, danselektifpada suatuprodukuntukkemudianmengambilkeputusanuntukmembeliatautidak. Selain itu menurut schiffman dan kanuk(2004)bahwa pengaruh eksternal,kesadaran akan kebutuhan,pengenalan produk dan evaluasi alternatif adalah hal yang dapat menimbulkan minat beli konsumen.Pengaruh eksternal ini terdiri dari usaha pemasaran dan faktor sosial budaya.Adapun usaha pemasaran yang dimaksud adalah bauran komunikasi pemasaran,yaitu iklan,promosi penjualan,acara dan pengalaman,hubungan masyarakat dan publistas,pemasaran langsung,pemasaran interaktif, pemasaran dari mulut ke mulut,dan penjualan personal. Minat beli merupakan rasa ketertarikan yang di alami oleh konsumen terhadap suatu produk (barang atau jasa) yang dipengaruhi oleh sikap di luar konsumen dan di dalamnya konsumen itu sendiri. Kata Kunci: Suasana Toko, Lokasi. Dan Minat Beli

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH SUASANA TOKO DAN LOKASI TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA Oleh : APRIANA KARTINI SERAN PALA NIM : 17411621 ABSTAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakam kuesioner sebagai instrumennya.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Sampel yang digunakan adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua yang berjumlah 100 orang dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Uji validitas instrumen menggunakanuji T (uji persial) , uji F (Pengujian secara simultan) dan koefisien determinasi(R2) . Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan tujuan untuk membuktikan hipotesis mengenai adanya pengaruh suasana toko (X1) lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) persamaan regresi berganda secara umum adalah Y= a + β1x1 + β2x2+e. Hasil analisis dengan menggunakan aplikasi SSPS diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut Y=2,179 + 0,849X1 + -0,066 X2+e. Diketahii t hitung lebih besar dari t tabel (2,067>1,984 ),maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana toko (X1)berpengaruh terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua.Variabel lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) adalah :0,080>0,05 dan t tabel = t (0,05:100-3-1 ) =(0,05:96) =1,984.Berarti nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-0,1561,984 ),maka Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lokasi (X2) tidak berpengaru terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua, nilai F hitung sebesar 102. 352 dan tingkat signifikan 0,000 0,05 makaHoditolak dan Ha diterima dapat disimpulkan bahwa suasana toko dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di sawlayan De mart Atambua. Hasil penelitian menemukan bahwa :(1) Suasana Toko tidakberpengaruh positif terhadap minat beli. (2) Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. (3) Suasana Toko, Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. Besarnya pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi terhadap Minat Beli Dari hasi penelitian yang dilakukan, saran penelitiadalah perusahaan perlu memperhatikan factor-faktor dalam menciptakan suasan toko karena salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan pelanggannya adalah dengan memberi pelayanan dan fasilitas yang baik.Perusahaan perlu lebih mampu memvariasikan dan menyesuaikan musik dengan suasana toko karena musik yang menyenangkan akan membuat keputusan konsumen sadar dan membuat dampak konsumen pada niat pembelian.Diharapakan ada juga penelitian lebih lanjut mengenai suasana toko dan lokasi yang dilakukan sehingga dapat membuat inovasi teori baru dibidang usaha lainnya. Menurut Engeldkk (2005:123) minat membeli merupakan suatu kekuatan pendorong atau sebagai motif yang bersifat intrinsik yang mampu mendorong seseorang untuk menaruh perhatian secara spontan, wajar, mudah, tanpa paksaan, danselektifpada suatuprodukuntukkemudianmengambilkeputusanuntukmembeliatautidak. Selain itu menurut schiffman dan kanuk(2004)bahwa pengaruh eksternal,kesadaran akan kebutuhan,pengenalan produk dan evaluasi alternatif adalah hal yang dapat menimbulkan minat beli konsumen.Pengaruh eksternal ini terdiri dari usaha pemasaran dan faktor sosial budaya.Adapun usaha pemasaran yang dimaksud adalah bauran komunikasi pemasaran,yaitu iklan,promosi penjualan,acara dan pengalaman,hubungan masyarakat dan publistas,pemasaran langsung,pemasaran interaktif, pemasaran dari mulut ke mulut,dan penjualan personal. Minat beli merupakan rasa ketertarikan yang di alami oleh konsumen terhadap suatu produk (barang atau jasa) yang dipengaruhi oleh sikap di luar konsumen dan di dalamnya konsumen itu sendiri. Kata Kunci: Suasana Toko, Lokasi. Dan Minat Beli

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail