Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Gender
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS ON AFFIXATION IN’’THE LORD OF THE RING’’ MOVIE BY J.R.R.TOLKIEN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Stereotypes and prejudices are the facilities for people in order to fell safe in their position in society hence the become our tradition in life (Lippmann 1956).sexism is a stereotype of differentiating or judging people based on their gender ,which cause discrimination and unequal treadment to the garders.sexism can be displayed in every aspects that contribute to our habit and tradition one of them is language.sexist language consciously or not,has been portrayed in everything in our life ,including media such as film.this article observed sexist language in ‘’The Lord of the Rings’’film rtilogy. This study uses sara mills sexism theory,which classifies sexist language into overt and indirect sexism.In The Lord of the Ringfilm trilogy, there are six types that are included to overt sexism:naming,generic pronouns,generic nouns,compouns wort,non-parallel terms,and derivational.For the indirect sexism,there are two types in the film:metaphors and presuppositions.By observing the categories of sexist language,the effectof its usage towartds the female character in the film can be observed

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF GENDER REPRESENTATION ON THE EFL TEXT BOOK GROW WITH ENGLISH GRADE THREE BY MUKARTO ET ALL, PUBLISHER BY ERLANGGA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Textbook is one of the materials in teaching learning process which is regularly used by both teachers and students at school. Textbook should be a representation of gender equality. Thus, this research was conducted to examine if both gender are represented equally in the EFL textbook Grow with Eenglish grade three. This research aims at answering the question “what are gender represented equally in the EFL textbook Grow with English grade three?”. To answer the research questions, document analysis method was applied to this research. Every page of the textbooks was analyzed to discover three aspects. They are visibility, occupation, and activity. After doing the analysis, it can be concluded that the gender did not represented equally. The number of female dominated in five chapter, while male were dominated in three chapter. Over all, the author of the textbook has tried to promote gender equity in the textbook. The textbook in this research still contain gender bias issues. Thus, it is expected to be revised in order to gender representation in the all of textbook will be represented equally.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STIMULUS MEDIA IKLAN, UANGSAKU, USIA DAN GENDER TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PRODUK HAND AND BODY LOTION VASELINE (Studi Kasus Di Dutalia Swalayan Kupang)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adanya perubahan teknologi komonikasi yang sangat cepat dan menggobal, telah memberikan kesempatan para pemasar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan efisiensi. Menggunakan media iklan sebagai cara menjangkau pelanggan secara global, menjadi pertimbangan dunia bisnis saat ini pertumbuhan ini akan berdampak pada perilaku pengambilan pembelian impulsive. Mengkomunikasikan produk hand body lotion Vaseline kepada konsumen nyata mampu potensial membutuhkan usaha promosi efektif. Promosi dalam memperkenalkan atau mengkomonukasikan produk atau jasa yang dihasilkan, merupakan salah satu usaha pemasaran perusahan dalam meningkatkan penjualan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media iklan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lation Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang.Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden.Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Dutalia Swalayan Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Dutalia Swalayan Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 X1 + b2X2 + b3X3 +b4X4 +e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y=a +b1 diperoleh X1 = 4.329 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2 = 6.707 nilai t hitung > t tabel sehingga Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 5.770 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.Selanjutnya data diperoleh X4 =11.009 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: media iklan, uang saku, usia dan gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel media iklan (X1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), terhadap pembelian impulsive (Y) adalah 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (311.596>23)sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel media iklan (x1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), berpen garuh positif terhadap pembelian impulsif (Y). Pengaruh Media Iklan (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y) Hasil penelitian pada variabel media iklan (X1) memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsive (Y) prodyk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 4.329, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat di Dutalia Swalayan Kupang. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Mila Noni Alfiolita pada tahun 2021 dengan judul pengaruh literasi ekonomi, media iklan dan control diri terhadap pembelian impulsive mahasiswa, hasil penelitian menyimpulkan bahwa media iklan berpengaruh terhadap pembelian impulsif. Pengaruh Uang Saku (X2) Terhadap Pembelian Impulsif (Y) hasil penelitian pada variabel uang saku (X2) menunjukan bahwa uang saku memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.707, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Noni purnama Sari pada tahun 2019 dengan judul pengaruh uang saku terhadap pola konsumsi mahasiswa fakultas ekonomi IAIN Bengkulu, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe uang saku berpengaruh terhadap pola konsumsi mahasiswa ekonomi IAIN Bengkulu. Pengaruh Usia (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y) Hsail penelitian pada variabel Usia (X3) menunjukan bahwa Usia memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif produk (Y) hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung sebesar 5.770, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap bariabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Muhamad Wildan pada tahun 2021 dengan judul pengaruh stimulus media ikllan, usia, dan gender terhadap perilaku pembelian impulsif produk fashion, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe usia berpengaruh terhadap pperilaku pembelian impulsif. Pengaruh Gender (X4) terhadap Pembelian Impulsif (Y) Hasil penelitian pada variabel Gender (X4) menunjukan bahwa gender memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand body vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung 11.009, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dwi Purwanto pada tahun 2018 dengan judul pengaruh gender,promosi penjualan, dan sifat materealisme terhadap perilaku impulse buying secara online pada mahasiwa fakultas ekonomi universitas negeri Yogyakarta, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel gender berpengaruh terhadap perilaku impulse buying.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A STUDY ON LINGUISTIC VARIATION OF GENDER IN TETUN FEHAN DIALECT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The research is entitled “ A STUDY ON LINGUISTICS VARIATION OF GENDER IN TETUN FEHAN DIALECT. This study was carried out to find languages variation of gender in Tetun Fehan dialect? and differences in gender of affectionate names between male and female in Tetun Fehan dialect?. Data for this Thesis was taken from the interview of two native informants. In this study, the researcher used a descriptive qualitative approach. By collecting data, then classified the data. The results of the data analysis showed there is language variations of gender in Tetun Fehan Dialect. There are 4 kind of language variation in the term of speaker. The first is based on terms of user Idiolect, Dialect, Temporal dialect, and Social dialect. The second is based on terms of language user variation in terms of utilization and the third language variation in terms of formality, and the last language variation in the term of facilities. Based on the informant, there are impact on listener’s attitudes toward language variation of gender in Tetun Fehan dialect. The level of education, Age, Social level sex/ gender, Economic, and social network/ the impact of their community. Differentation of affectionate name between male and female found based on the data analisysare Veto (female) including Bete, Bu’i, Ferik (mariage female), Ina (grand-mother), whereas Mane (male) including Bo’o, Mane, Katuas (mariage man), Ama (grand-father). The word He’e and Hi’i mean polite and Bete, Bu’i, Bo’o, Mane, are nickname of endearment.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ALLAH MEMBERKATI PEREMPUAN “Suatu Tafsir Feminis Kritis Terhadap Hakim-Hakim 4:17-24; 5:24-27 dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Alfa Omega Labat”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penindasan gender merupakan persoalan serius yang masih dihadapi dalam kehidupan bergereja di GMIT. Keberadaan jemaat yang hidup dalam konteks masyarakat dengan budaya patriarki yang kuat turut membentuk sistem sosial yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, kurang didengar, dan kerap dipahami sekadar sebagai pelengkap laki-laki. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan suara, perasaan, emosi dan tindakan Yael dalam teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27 yang selama ini terpinggirkan dalam pembacaan Alkitab yang dipengaruhi struktur patriarki serta mengimplikasikannya bagi jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode feminis kritis Elisabeth Schüssler Fiorenza yang menafsirkan teks dari pengalaman konkret perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27, menegaskan bahwa kekerasan tidak dibenarkan, melainkan dipahami dalam konteks krisis kehidupan dan ketiadaan sistem keadilan, sehingga penekanan teks terletak pada keberpihakan Allah terhadap kehidupan dan pembebasan dari penindasan. Suara Yael dalam teks ini menegaskan keberanian, kepekaan, dan tanggung jawab moral sebagai sikap iman yang berpihak pada kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa Allah memberkati perempuan bukan karena status sosial atau kepatuhan pada struktur patriarki, melainkan karena keberanian dan tanggung jawab etisnya, sehingga Jemaat GMIT Alfa Omega Labat dipanggil untuk keluar dari struktur patriarki yang menindas serta secara berani, bertanggung jawab, peka, dan cerdik menghadirkan pembebasan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

"LAMATUAK" Sub Judul : Tinjauan Teologi Feminis Tentang Lamatuak dan Implikasinya Bagi Persekutuan Jemaat GMIT Galed Mbadokai Klasis Rote Barat Daya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada pemahaman jemaat GMIT Galed Mbadokai tentang Lamatuak. Lamatuak dalam pemahaman jemaat masa kini merupakan bagian integral dari kehidupan spiritual setiap jemaat yang dipercaya sebagai Allah yang memberikan kehidupan bagi setiap jemaat bahkan semua manusia yang hidup di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman jemaat secara teologi feminis tentang Lamatuak untuk menemukan dan menggali pemahaman jemaat mengenai Lamatuak serta memberikan implikasinya bagi persekutuan Jemaat GMIT Galed Mbadokai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan dan kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi literatur dengan 23 informan yang terdiri dari pendeta, majelis jemaat, anggota jemaat dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jemaat GMIT Galed Mbadokai mengakui Lamatuak sebagai Allah yang sama di dalam kekristenan, gambaran jemaat tentang Lamatuak dalam budaya dan keagamaan adalah seorang laki-laki dan bukan perempuan, namun jemaat tidak menyadari bahwa dalam pengungkapan mereka ada sisi-sisi feminin Allah yang diungkapkan dalam konsep mereka terhadap Lamatuak. Penilitian ini menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara konsep yang dianut oleh jemaat dan praktik mereka tentang paham konsep terhadap Lamatuak. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan refleksi teologi feminis tentang bagaimana Lamatuak dapat dipandang sebagai Allah yang setara, juga mengungkapkan bahwa sifat Lamatuak sebagai Allah yang merangkul semua gender dan yang terakhir Lamatuak sebagai konsep Allah yang setara. Implikasi dari temuan ini diharapkan dapat memberi wawasan baru terhadap pemahaman jemaat tentang Lamatuak yang tidak terbatas gender serta memperjuangkan kesetaraan perempuan dalam budaya yang dimunculkan dari konsep kepercayaan yang dianut oleh jemaat yang disebut sebagai Lamatuak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEREMPUAN DAN RUMAH ADAT SUMBA Tinjauan Teologi Gender terhadap Peran Perempuan dalam Rumah Adat Sumba Barat Daya dan Implikasinya bagi GKS Jemaat Rara, Klasis Rara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pulau Sumba dikenal dengan beberapa sebutan antara lain; Tana Humba dan Tanah Marapuatau Tanah Leluhur. Tana Humba memiliki arti Tanah Sumba. Nama Sumba berasal dari nama isteri nenek moyang orang Sumba yang pertama datang dan mendiami Sumba yaitu bernama Humba. Dalam kebudayaanya, masyarakat sumba menjunjung tinggi pemahaman bahwa laki-laki yang adalah kepala rumah tangga memiliki hak untuk memimpin dan mengambil keputusan dalam keluarga, sebagai pencari nafkah dan selain itu laki-laki juga memiliki kedudukan dalam urusan adat maupun dalam upacara keagamaan, sedangkan perempuan hanya mengurusi hal-hal yang bersifat domestik atau bersifat rumah tangga saja. Hal tersebut juga terjadi di masyarakat Rara. Penulis menggunakan metode penilitian Kualitatif dengan menjadikan masyaraka Rara di desa Weri Lolo sebagai objek penelitian penulis untuk melihat bagaimana permasalahan seperti sistem patriarki yang terjadi di desa tersebut. Penulis lebih berfokus untuk melihat kesetaraan gender yang terdapat di dalam rumah adat masyarakat Rara. Penulis menemukan bahwa masyarakat Rara di desa Weri Lolo menganggap bahwa peran laki-laki lebih diutamakan dalam segala hal, termasuk pengambilan keputusan dibandingkan perempuan. Selain itu, laki-laki juga lebih diutamakan dalam peran gereja, seperti memberikan pendapat dalam diskusi sampai pada pengambilan keputusan. Peran laki-laki lebih dominan dibandingkan perempuan. Hal ini disebabkan oleh adanya faktor adat istiadat dan kebiasaan masyarakat setempat yang lebih mendominankan peran laki-laki daripada peran peran perempuan. Sehingga hal tersebut berdampak bagi eksistensi perempuan di ranah publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEREMPUAN DAN EKONOMI KELUARGA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji peran perempuan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Jemaat GMIT Betania Oemofa. Fokus penelitian ini adalah memahami bagaimana perempuan berkontribusi dalam meingkatkan ekonomi keluarga, tantangan yang dihadapi serta dampak dari peran tersebut terhadap kehidupan keluarga dan jemaat. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan di Jemaat GMIT Betania Oemofa berperan signifikan dalam meningkatkan penghasilan keluarga melalui berbagai aktivitas ekonomi seperti berjualan sayur-mayur di pasar-pasar kota. Namun mereka juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakadilan gender dalam rumah tangga, dampABSTRAK Penelitian ini mengkaji peran perempuan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga di Jemaat GMIT Betania Oemofa. Fokus penelitian ini adalah memahami bagaimana perempuan berkontribusi dalam meingkatkan ekonomi keluarga, tantangan yang dihadapi serta dampak dari peran tersebut terhadap kehidupan keluarga dan jemaat. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan di Jemaat GMIT Betania Oemofa berperan signifikan dalam meningkatkan penghasilan keluarga melalui berbagai aktivitas ekonomi seperti berjualan sayur-mayur di pasar-pasar kota. Namun mereka juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakadilan gender dalam rumah tangga, dampak fisik dan psikis dari peran ganda yang mereka emban. Penelitian ini juga merefleksikan teks-teks Alkitab untuk meninjau peran suami istri dalam keluarga Kristen, serta menyoroti pentingnya kesetaraan dan kemitraan dalam rumah tangga. Teologi gender digunakan sebagai kerangka teori untuk mendorong advokasi kesetaraan dan transformasi struktur kerja yang baik di dalam rumah maupun di ranah publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gereja dan masyarakat harus berperan aktif dalam mengatasi ketidakadilan gender dan mendukung perempuan dalam peran meningkatkan ekonomi keluarga. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat jemaat secara keseluruhan. Selain itu, ada kebutuhan mendesak untuk transformasi mendasar dalam pandangan masyarakat mengenai peran perempuan sebagai istri, guna menghapus stigma dan memberikan penghargaan yang layak bagi upaya keras perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan dapat mewujudkan kesetaraan gender.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RELASI TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KESETARAAN GENDER DALAM PRAKTIK BELIS MASYARAKAT ROTE Suatu Tinjauan Etis - Teologis terhadap Tradisi Belis Masyarakat Rote di Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng - Klasis Kupang Tengah

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pandangan dari praktik tradisi belis masyarakat Rote di lingkup Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng, yang telah mengalami pergeseran nilai berdasarkan tingkat pendidikan perempuan, dan membuat refleksi etis - teologis. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Responden penelitian adalah tokoh – tokoh adat Rote; pasangan suami istri (pasutri) yang berasal dari Rote; kaum milenial dari Rote; dan Presbiter Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng. Data yang dikumpulkan dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis data yang dipakai peneliti adalah data kualitatif yaitu data yang tidak berbentuk angka. Penelitian ini akan menggali dari sumber data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan alat pengukur atau alat pengambil data langsung pada subjek sebagai sumber informasi yang dicari. Data yang terkumpul akan dibahas dan dianalisis, kemudian membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi belis masyarakat Rote telah mengalami perubahan nilai, yang mana belis ditentukan menurut tingkat pendidikan perempuan, bukan berdasarkan nilai dan tujuan dari belis itu sendiri. Dampak dari Tingkat Pendidikan terhadap kesetaraan gender dalam praktik belis masyarakat Rote di Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng yaitu: terjadinya kawin lari, penundaan dan pembatalan pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga, dan perempuan diposisikan sebagai komoditas. Refleksi etis-teologis dari penelitian ini, yaitu pemberian belis sebagai kehendak Allah, sikap gereja dalam menyikapi kebudayaan dan kesetaraan gender bahwa laki-laki dan perempuan adalah gambar dan rupa Allah (imago Dei).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HATAMA KAKALUK SUATU TINJAUAN TEOLOGIS GENDER TERHADAP PEMAHAMAN NILAI-NILAI TRADISI HATAMA KAKALUK DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT GMIT IMANUEL MAKTIHAN, KLASIS MALAKA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ritus Hatama Kakaluk merupakan ritus penyembuh sakit. Hatama Kakaluk secara harafiah yakni memasukkan kesaku atau ruangan, artinya bahwa orang yang sakit dipisahkan dari keluarga dan akan tinggal di dalam rumah adat atau rumahnya sendiri. Selama proses penyembuhan perempuan dilarang untuk ikut terlibat dalam merawat. Hal ini karena perempuan dianggap sebagai yang lemah, kotor dan dapat memperparah kondisi dari orang yang sakit. Selain itu, pemahaman lain bahwa perempuan itu sama dengan Hawa sehingga jika mereka masuk maka dapat menyebabkan kesalahan seperti Hawa. Ritus ini masih dilakukan oleh Jemaat GMIT Imanuel Maktihan-Klasis Malaka. Hal ini telah merendahkan perempuan sebagai penolong yang sepadan dan Segambar dan SerupadenganAllah. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi pemahaman Jemaat yang masih melakukan ritus yang mendiskriminasikan satu pihak dan merefleksikan persoalan ini menurut teologi gender serta bagaimana memberikan pemahaman yang tepat mengenai Ritus Hatama Kakaluk di Jemaat GMIT Imanuel Maktihan-Klasis Malaka. Tujuan ini dapat dicapai dengan satu penelitian dan metode yang digunakan adalah metode penelitian fenomenologi. Metode penelitian ini digunakan untuk menggambarkan pengalaman hidup dan persepsi yang muncul dari suatumasyarakat mengenai fenomena tertentu, bertujuan untuk memperoleh makna yang mandalam terhadap masalah Ritus Hatama Kakaluk di Maktihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa permasalahan gender yang terjadi dalam ritus Hatama Kakaluk disebabkan beberapa faktor yaitu budaya Matriakat, di mana posisi perempuan lebih tinggi dari laki-laki, sehingga timbul kecemburuan, faktor penafisiran terhadap teks-teks Alkitab, di mana menggunakan teks Kejatuhan Manusia sebagai alasan pelarangan bagi perempuan dan faktor Ekonomi. Adapun dampak yang ditimbulkan dari faktor-faktor ini yaitu adanya ketidakadilan gender. Ritus Hatama Kakaluk menjadi tempat untuk Jemaat mendapatkan kesembuhan namun karena praktiknya yang mendiskriminasi satupihak yaitu perempuan maka Gereja haruslah hadir untuk memberikan pemahaman kepada Jemaat mengenai kesetaraan gender baik itu laki-laki dan perempuan. Agar jemaat dapat memahami bahwa praktik yang selama ini mereka jalani adalah salah (pelarangan terhadap perempuan sebagai yang kotor dan lemah serta sebagai pembawa kekacauan seperti Hawa).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail