Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Peran Orang Tua
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Orang tua merupakan guru yang pertama dan terutama dalam rumah. Peran dan tanggung jawab orang tua adalah untuk mendidik anak-anak mengenal pendidikan. Namun, penulis menemukan bahwa orang tua di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko tidak menjalankan perannya dengan baik. Mereka acuh tak acuh untuk mendidik dan mengajarkan hal baik kepada anak-anak. Hal ini disebabkan karena orang tua lebih mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memprioritaskan pendidikan anak. Keluarga secara Kristen harus lebih banyak mendidik anak-anak untuk mengerti bahwa pendidikan sangat penting., karena itu, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk meneliti lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawaborang tua terhadap pendidikan anak serta mendapatkan informasi melalui hasil wawancara yang diperoleh di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko Dari penelitian itu, penulis menemukan bahwa ternyata peran orang tua di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko tidak berjalan dengan baik. Karena banyak faktor yang menyebabkan seperti, rendahnya ekonomi, orang tua tidak memprioritaskan pendidikan anak, orang tua tidak memotivasi dan memberi dukungan bagi anak-anak, bahkan orang tua memberi hak dan kebebasan penuh untuk anak sendiri memilih apa yang ia kehendaki tanpa berpikir hal tersebut benar atau salah. Perintah Tuhan untuk memberikan sebuah pengajaran bahwa iman kepada Allah memiliki kaitan yang erat dengan seluruh aspek kehidupan. Orang tua yang percaya dan mengasihi Allah, menggunakan setiap kesempatan untuk mengimplementasiikan pendidikan rohani bagi anak-anak. Ha ini merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan kasih kepada Allah ialah memperdulikan kesejahteraan rohani anak-ana dan berusaha menuntun mereka kepada hubungan yang setia dengan Allah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SEMASA PANDEMI COVID 19 DI SD TUNAS HARAPAN KELURAHAN MANUTAPEN KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG TAHUN 2021/2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERANGORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SEMASA PANDEMI COVID-19 DI SD TUNAS HARAPAN KEL. MANUTAPEN KEC. ALAK KOTA KUPANG TAHUN 2021/2022 Riwu, N ( * ) Pellu, L. H ( ** ) Pabala, P. P ( ** ) Tujuan dalam penulisan ini adalah sebagai berikut: untuk mendapatkan gambaran secara komprehensif tentang peran orang tua dalam pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti semasa pandemi covid 19 di SD Tunas Harapan KelurahanManutapen Kecamatan Alak Kota Kupang Tahun 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif.Teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti semasa pandemi Covid-19 di SD Tunas Harapan Kel. Manutapen, Kec. Alak, Kota Kupang tahun 2021/2022 adalah bahwa orang tua dalam perannya sebagai pendidik, motivator, fasilitator, dan pembimbing, melakukan apa yang menjadi tanggungjawabnya khususnya dalam membantu peserta didik dalam mengikuti pembelajaran secara daring sangat membantu anak didik dalam menjalani proses belajar online. Berdasarkan hasil penelitian diharapakan agar para orang tua dapat memperhatikan pendidikan anak dengan berperan sebagai pendidik, motivator, fasilitator, dan juga pembimbing sehingga keberhasilan anak didik dalam menjalani pendidikan dapat tercapai. Kata Kunci : Peran orang tua, Pembelajaran Daring. Keterangan :Penulis ( * ) Pembimbing ( ** )

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK GOLDEN AGE : Suatu Tinjauan Pendidikan Agama Kristen Terhadap Peran Orang Tua Bagi Pembentukan Karakter Anak Golden Age (0-6 Tahun) di Jemaat GMIT Batu Karang Nonohonis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembentukan karakter anak pada usia Golden Age (0-6 tahun) merupakan tahap yang sangat menentukan bagi perkembangan kepribadian dan iman anak di masa depan. Dalam iman Kristen, orang tua dipahami sebagai pendidik iman pertama dan utama bagi anak. Namun, realitas kehidupan keluarga masa kini menunjukkan adanya berbagai tantangan yang menyebabkan peran orang tua dalam pembentukan karakter anak belum berjalan secara optimal. Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini berfokus pada persoalan bagaimana peran orang tua dalam pembentukan karakter anak Golden Age di Jemaat GMIT Batu Karang Nonohonis, serta bagaimana gereja berperan sebagai mitra keluarga dalam mendukung proses tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan karakter anak Golden Age berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Kristen, mengidentifikasi realitas praktik pengasuhan yang terjadi di jemaat, serta merumuskan refleksi teologis dan implikasi praktis bagi orang tua dan gereja. Penelitian ini juga bertujuan menegaskan kembali pentingnya sinergi antara keluarga dan gereja dalam pembinaan iman dan karakter anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif-analitis-refleksi. Data diperoleh melalui wawancara dengan orang tua, guru Sekolah Minggu, guru PAUD, dan pengajar program pelayanan anak, serta melalui observasi dan studi kepustakaan yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen. Analisis data dilakukan dengan mengaitkan temuan lapangan dengan landasan teologis Alkitab dan teori Pendidikan Agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menyadari pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini, namun keterbatasan waktu, pemahaman yang belum utuh tentang Golden Age, serta kesibukan pekerjaan menyebabkan pembentukan karakter anak belum dilakukan secara konsisten. Gereja telah menjalankan pelayanan anak, tetapi belum sepenuhnya didukung oleh keterlibatan aktif orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter anak Golden Age akan berjalan lebih efektif apabila orang tua menjalankan perannya sebagai pendidik iman utama dan gereja hadir sebagai mitra yang mendampingi keluarga secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENJADI MITRA ALLAH DALAM PENDIDIKAN "Suatu Tinjauan Teologi Sosial Terhadap Program The Parenting Project di Sanggar Belajar "School of Life" dan Implementasinya di Jemaat GMIT Efrata Karisin"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa kerap kali dalam dunia pendidikan perhatian masyarakat lebih tertuju pada guru, sekolah, metode pengajaran, dan kurikulum sebagai penentu utama keberhasilan atau kegagalan proses belajar anak, sementara peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama kurang mendapat perhatian. Cara pandang tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak, termasuk dalam konteks pendidikan nonformal di Jemaat GMIT Efrata Karisin melalui Sanggar Belajar School of Life. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran orang tua dalam pendidikan anak melalui pelaksanaan Program The Parenting Project di Jemaat GMIT Efrata Karisin serta merefleksikannya dalam perspektif teologi sosial sebagai bentuk kemitraan orang tua dengan Allah dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan majelis jemaat, tutor School of Life, serta orang tua peserta Program The Parenting Project, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan dengan mengintegrasikan teori keterlibatan orang tua dari Joyce L. Epstein sebagai kerangka analisis pendidikan dan pendekatan teologi sosial menurut Banawiratma yang menempatkan penyelidikan sosial sebagai dasar refleksi iman dalam memahami realitas pendidikan jemaat secara kritis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program The Parenting Project berperan penting dalam menggeser cara pandang orang tua dari sikap menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah menuju kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam pendidikan anak. Program ini mendorong pola pengasuhan yang lebih dialogis, mendukung perkembangan belajar anak, serta memperkuat peran gereja sebagai agen transformasi sosial di bidang pendidikan. Namun demikian, keberlanjutan program memerlukan pendampingan dan evaluasi yang konsisten agar dampaknya tetap terjaga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA ALKITAB PADA ANAK DI JEMAAT GMIT EISLEBEN OINLASI KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN TAHUN 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A B S T R A K PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA ALKITAB PADA ANAK DI JEMAAT GMIT EISLEBEN OINLASI, KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN TAHUN 2022 Babis, F, J)* Pellu, L)** Pobala, P)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi, Klasis Amanuban Timur Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada bulan Juni. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: bagaimana peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada orang tua anak untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan wawancara disetiap rumah yang dipilih penulis sebagai responden untuk mendapatkan informasi dari responden mengenai perannya dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak. Responden yang dipilih penulis untuk melakukan wawancara berjumlah 7 orang. Peran orang orang tua adalah sebagai guru/pendidik (penuntun), pembimbing, pemberi contoh/teladan, maupun sebagai fasilitator bagi anak-anaknya. Apabila orang tua tidak melakukan peran dengan baik maka akan berpengaruh pada anak. orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) yang dimaksud adalah anak pertama kali mendapatkan didikan adalah dari orang tua, sehingga peran orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) sangatlah dibutuhkan. Orang tua sebagai pembimbing yang dimaksud yaitu orang tua pasti menginginkan anaknya menuju arah yang yang benar maka setiap orang tua haruslah membimbing anak-anaknya dengan baik dan benar pula, dengan memberikan nasihat dan membimbing anak mengenal akan Firman Tuhan. orang tua sebagai teladan yaitu orang tua menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, anak akan mengikuti semua yang dilakukan oleh orang tua. Jika orang tua menunjukkan sikap yang baik maka anak akan meniru. Jika orang tua malas membaca Alkitab maka anakpun akan malas membaca Alkitab. Orang tua sebagai fasilitator yaitu orang tua bertanggung jawab memfasilitasi anak-anaknya, menyediakan segala kebutuhan anak dari sandang, pangan, dan papan. Akan tetapi itu tidak cukup, orang tua pasti menginginkan anak dapat belajar dengan baik, contohnya membaca Alkitab maka orang tua harus mempersiapkan bahan bacaan seperti Alkitab dan buku cerita tentang Alkitab pula. Dari keempat peran diatas maka orang tua memiliki tanggung jawab penuh untuk mendidik, membimbing, menjadi contoh, fasilitator yang baik untuk anak-anaknya sehingga anak memiliki kecintaan terhadap Alkitab. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Menumbuhkan Minat Baca Alkitab, Anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI Antonius Jamput1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, peran orang tua sangat penting dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Khususnya peran orang tua sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran orang tua dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini orang tua siswa di SMP N 8 Kupang. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak pada saat pembelajaran dimasa pandemi. Keberhasilan belajar anak tidak terlepas dari peran orang tua seperti peran sebagai pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tindakan yang dilakukan orang tua seperti mengarahkan dan mengingatkan kepada anak untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring, memberi motivasi dan fasilitas kebutuhan sekolah anak, mengajarkan anak selalu bersikap jujur baik dilingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, membangun komunikasi dengan anak dan mengawasi serta mendampingi anak dalam mengikuti proses pembelajaran agar anak angar mencapai tujuan belajar yang semestinya. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar anak di masa pandemi yaitu peran sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas sehingga anak merasa semangat dalam mengiukti proses pembelajaran secara daring. Kata kunci: peran orang tua; proses pembelajaran PJOK; pandemic covid 19

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANIDIMASA PANDEMI COVID-19

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJARANAK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DIMASA PANDEMI COVID-19 Yunus Imanuel Olla1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, keluarga mempunyai peran yang penting terhadap meningkatkan minat belajar anak, khususnya orang tua harus lebih merangsang, mendorong dan membimbing terhadap aktivitas belajar anaknya. Namun, masih banyak anak yang kurang minat dalam belajar hal ini disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam mendorong, membimbing, memfasilitasi dan mengawasi seluruh aktivitas belajar anaknya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar dalam pembelajaran penjas dimasa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sampel pada penelitian ini keluarga yang mempunyai anak usia sekolah dasar Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya, walaupun dengan kehidupan yang sederhana kebutuhan anak harus diprioritaskan. Anak yang berprestasi tidak harus dari keluarga yang memiliki ekonomi tingkat atas, tingkat menengah, maupun bawah tetapi cukup dengan selalu mendapatkan tindakan, perhatian, semangat dan motivasi dari keluarga terutama orang tuanya.Seperti, senantiassa membimbing dan membantu dalam mengerjakan tugas, memberikan fasilitas untuk mendukung belajar anak, memberikan perhatian dan dorongan agar selalu giat dalam belajar. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar anak yaitu dengan selalu memberikan motivasi dan semangat dalam belajar, dapat mengetahui kesulitan belajar anak dengan selalu memberikan bantuan serta memberikan fasilitas yang dibutuhkan dalam kegiatan belajarnya sehingga menumbuhkan rasa ingin belajar dan terus belajar atau minat belajar yang tinggi. Katakunci:Peran Orang Tua, Minat Belajar, Pembelajaran Pendidikan Jasmani

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANORANGTUADALAMMENERAPKANBIMBINGANBELAJARANAKDIMASAPANDEMI COVID-19 (StudiPadaSMPNegeri20Kota Kupang)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN ORANG TUADALAM MENERAPKANBIMBINGANBELAJARANAKDIMASAPANDEMICOVID-19 (STUDI PADA SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG) TanaR,A.B)* Meha M. A)** Blegur, J)** Penelitianinidilakukanuntukmengetahuiperanorangtuadalam menerapkan bimbingan belajar anak selama di rumah atau selama pandemi COVID-19 ini berlangsungdan juga kesulitan yang di hadapi orang tua dalam membimbing proses belajar anakselama masa pandemi COVID-19 (BDR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sesuai dari hasil penelitian yang telah peneliti dapatkan bahwa peran orang tua dalam membimbing proses belajar anak selama di rumah, belum 100% namun yang menjadi tanggung jawab utama mereka sebagai orang tua yang harus memenuhi kebutuhan anak baik dari vasilitas belajar, kebersihan, kesehatan, kerapian dan juga pola makan anak sudah terjamin dan sudah sesuai dari apa yang menjadi tanggung jawab utama mereka sebagai orang tua. Berikut adalah kendala maupun kesulitan yang dihadapi orang tua. Sesuai dari hasil penelitian yang telah peneliti dapatkan bahwa hampir semua orang tua baik orang tua yang berpendidikan tinggi, orang tua yang berpendidikan rendah, maupun orang tua yang ekonomi menjamin, dan juga orang tua yang ekonomi lemah, mereka sama-sama mengalami kesulitan dalam membimbing proses belajar anak selama pandemi ini berlangsung (BDR) dan juga kesulitan dalam paketan. Namun seiring berjalannya waktu sampe saat ini kendala maupun kesulitan yang mereka hadapi sudah berkurang. Kata kunci : Peran orang tua dalam membimbing belajar anak di masa pandemi COVID-19. , Keterangan: * :Peneliti **:Pembimbing ABSTRACT PARENTS'PARTICIPATIONIN IMPLEMENTING CHILDREN'S LEARNING GUIDANCE DURING THE COVID-19 PANDEMIC (STUDY AT JUNIOR HIGH SCHOOL 20 IN KUPANG CITY) Tana R, A. B)* Meha M. A)** Blegur, J)** This research was conducted to find out the role of parents in implementing children's tutoring while at home or during the COVID-19 pandemic and also the difficulties faced by parents in guiding their children's learning process during the COVID-19 pandemic (study from home). According to the results of research that researchers have found that the role of parents in guiding children's learning process while at home, is not 100% but it is their main responsibility as parents who must meet the needs of children both from learning facilities, cleanliness, health, neatness and also Children's diet is guaranteed and is in accordance with what is their main responsibility as parents. Here are the obstacles and difficulties faced by parents. In accordance with the results of research that researchers have found that almost all parents, both parents with high education, parents with low education, and parents who are economically secure, as well as parents who are economically weak, they both experience difficulties in guiding the process. children's learning during this pandemic (BDR) and also difficulties in packages. However, over time, the obstacles and difficulties they face have decreased. Keywords : Role of Parents Description : * : Researcher ** : Supervisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS OLAHRAGA FUTSAL (EKSTRAKURIKULER) SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI BONATAMA KECAMATAN FATULEU BARAT KABUPATEN KUPANG TAHUN 2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Anak usia sekolah dasar merupakan usia yang sangat membutuhkan peranan orang tua. Orang tua adalah orang pertama yang memberikan kasih sayang dan perhatian penuh kepada anaknya. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mendukung aktivitas olahraga futsal (ekstrakurikuler) siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Bonatama Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Tahun 2020. Metode penelitian: Metode yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil dan pembahasan: Ekstrakurikuler futsal di SD Negeri Bonatama dilaksanakan setiap hari sabtu. Dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler futsal orang tua berperan penting dalam mendukung, mendorong serta memotivasi anaknya untuk rajin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah. Simpulan: Kegiatan ekstrakurikuler olahraga futsal mendapatkan dukungan dari orang tua, tetapi kurangnya sarana dan prasarana dan solusi yang diambil adalah kerja sama dengan pemerintah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail